<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>marketing &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/marketing/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 17 Oct 2025 05:22:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>marketing &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Kabupaten Jember Sabet Juara III Best Marketing Campaign di East Java Tourism Marketing Award 2025</title>
		<link>https://memontum.com/kabupaten-jember-sabet-juara-iii-best-marketing-campaign-di-east-java-tourism-marketing-award-2025</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Oct 2025 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[campaign]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[marketing]]></category>
		<category><![CDATA[tourism]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226815</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Sukses kembangkan pariwisata, Kabupaten Jember melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) berhasil menyabet penghargaan Juara III dalam kategori Best Marketing Campaign pada ajang bergengsi East Java Tourism Marketing Award (EJTMA) 2025. Penganugerahan ini, berlangsung meriah di Balai Pemuda Surabaya, kawasan Alun-Alun Surabaya, Rabu (15/10/2025) tadi. Penghargaan itu, diberikan Pemerintah Provinsi Jawa Timur [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Sukses kembangkan pariwisata, Kabupaten Jember melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) berhasil menyabet penghargaan Juara III dalam kategori Best Marketing Campaign pada ajang bergengsi East Java Tourism Marketing Award (EJTMA) 2025. Penganugerahan ini, berlangsung meriah di Balai Pemuda Surabaya, kawasan Alun-Alun Surabaya, Rabu (15/10/2025) tadi.</p>



<p>Penghargaan itu, diberikan Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, sebagai bentuk apresiasi kepada kabupaten atau kota di Jawa Timur, yang memenuhi beberapa kriteria. Diantaranya adalah, daerah yang dinilai memiliki strategi pemasaran pariwisata unggul, inovatif dan berdampak nyata terhadap pengembangan destinasi daerah.</p>



<p>Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur, Evi Afiana Sari, dalam momen itu hadir di malam puncak penganugerahan. Penghargaan tersebut, diterima langsung Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jember, Bobby Arie Sandy.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bobby menjelaskan, bahwa Jember telah melalui rangkaian proses penilaian yang ketat. “EJTMA 2025 yang diselenggarakan oleh Pemprov Jatim melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur, puncaknya kemarin tanggal 15 Oktober 2025 di Alun-alun Kota Surabaya,” kata Bobby, Kamis (16/10/2025) tadi.</p>



<p>Proses penilaian, menurut Bobby, dimulai dari tahap seleksi berkas dan Kabupaten Jember lolos dalam 20 terbaik. Proses penilaian, dilanjutkan dengan paparan dan wawancara, hingga tahapan besar yaitu kunjungan lapangan (cek lapang) oleh tim juri di Kabupaten Jember.</p>



<p>&#8220;Penilaian untuk Jember di kategori Best Marketing Campaign ini mendapatkan Juara III. Penghargaan ini, merupakan satu prestasi bagi teman-teman di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, untuk terus memberikan semangat berinovasi sekaligus dalam mempromosikan pariwisata Kabupaten Jember,” ujarnya. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226815</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Maksimalkan DBHCHT 2025, Disnaker Malang Gelar Digital Marketing untuk Kesejahteraan Masyarakat</title>
		<link>https://memontum.com/maksimalkan-dbhcht-2025-disnaker-malang-gelar-digital-marketing-untuk-kesejahteraan-masyarakat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 Aug 2025 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[DBHCHT]]></category>
		<category><![CDATA[digital]]></category>
		<category><![CDATA[Disnaker]]></category>
		<category><![CDATA[kesejahteraan]]></category>
		<category><![CDATA[maksimalkan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225018</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Malang menggelar pelatihan digital marketing, yang berlangsung di King&#8217;s Collage London, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jumat (15/08/2025) tadi. Pelaksanaan pelatihan yang diikuti sekitar 75 peserta itu, berlangsung selama tujuh hari dan akan diakhiri dengan ujian kompetensi bersertifikat. Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Malang menggelar pelatihan digital marketing, yang berlangsung di King&#8217;s Collage London, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jumat (15/08/2025) tadi. Pelaksanaan pelatihan yang diikuti sekitar 75 peserta itu, berlangsung selama tujuh hari dan akan diakhiri dengan ujian kompetensi bersertifikat.</p>



<p>Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Malang, Yudhi Hindharto, menjelaskan bahwa pelaksanaan pelatihan yang dilakukan memanfaatkan alokasi dana bagi hasil cukai dan hasil tembakau (DBHCHT) tahun 2025. Adapun sasaran peruntukan, sesuai pemanfaatan yaitu untuk bidang kesejahteraan masyarakat. Karenanya, menggelar pelatihan dengan sasaran peserta dari warga Kabupaten Malang.</p>



<p>&#8220;Pelatihan yang disiapkan Disnaker dalam memanfaatkan DBHCHT, ini beragam jenisnya. Salah satunya, adalah digital marketing seperti yang dilakukan hari ini,&#8221; kata Plt Kadisnaker Kabupaten Malang.</p>



<p>Sekretaris Disnaker Kabupaten Malang, Mochamad Yekti Pracoyo, menambahkan bahwa program ini dipilih karena relevansinya dengan tuntutan zaman. “Sekarang sudah era digitalisasi. Sehingga, generasi muda harus siap menghadapi tantangan tersebut. Banyak perusahaan menyampaikan kebutuhan akan pekerja muda yang memahami digital marketing,” katanya.</p>



<p>Ditambahkan Yekti, bahwa kegiatan ini bisa dilaksanakan, karena bersumber dari DBHCHT Tahun 2025. &#8220;Dari DBHCHT ini, kami manfaatkan untuk membekali warga kabupaten (Malang, red) agar bisa bersaing di dunia kerja atau memulai usaha sendiri,&#8221; tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p></p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="600" height="438" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2025/08/Maksimalkan-DBHCHT-2025-Disnaker-Malang-Gelar-Digital-Marketing-untuk-Kesejahteraan-Masyarakat-2.jpg?resize=600%2C438&#038;ssl=1" alt="" class="wp-image-225019" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2025/08/Maksimalkan-DBHCHT-2025-Disnaker-Malang-Gelar-Digital-Marketing-untuk-Kesejahteraan-Masyarakat-2.jpg?w=600&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2025/08/Maksimalkan-DBHCHT-2025-Disnaker-Malang-Gelar-Digital-Marketing-untuk-Kesejahteraan-Masyarakat-2.jpg?resize=300%2C219&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 600px) 100vw, 600px" data-recalc-dims="1" /><figcaption class="wp-element-caption">SIMBOLIS: Wakil Ketua IV DPRD Kabupaten Malang yang turut hadir di acara pelatihan. (memontum.com/sit)</figcaption></figure></div>


<p></p>



<p>Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pelatihan dan Produktivitas Disnaker Kabupaten Malang, Sri Mahanani, menambahkan bahwa peserta pelatihan terdiri dari pencari kerja, lulusan sekolah maupun perguruan tinggi serta pelaku UMKM. “Yang lulus pelatihan ini akan mendapatkan sertifikat kompetensi. Dengan bekal ini, mereka diharapkan siap masuk ke dunia kerja atau mengembangkan usaha yang sudah ada,” jelasnya.</p>



<p>Sepanjang tahun 2025, tambahnya, Disnaker Kabupaten Malang merencanakan 42 kegiatan pelatihan kerja dengan total peserta hampir 1.921 orang dan anggaran sekitar Rp 10,433 miliar. Program yang digelar, mencakup berbagai bidang seperti menjahit, Babershop, menjahit, tata rias, hingga pelatihan berbasis digital.</p>



<p>&#8220;Untuk anggaran, secara keseluruhan jauh lebih besar di tahun ini. Karenanya, kita mengoptimalkan untuk meningkatkan kompetensi adik-adik kita, ungkapnya.</p>



<p>Sementara itu, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Malang, Muslimin, menyampaikan apresiasinya terhadap program ini. Dirinya berharap, dari pemanfaatan DBHCHT yang dimaksimalkan untuk pelatihan, akan menambah skil dan kemampuan masyarakat di Kabupaten Malang.</p>



<p>“Kami berharap, peserta tidak hanya siap kerja, tetapi juga bisa membuka usaha dari rumah. Bahkan, jika dana dari pusat tidak tersedia, APBD akan kami maksimalkan untuk kegiatan seperti ini,” paparnya. <strong>(sit/adv)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225018</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Diskominfo Kota Malang bersama PWI Perkuat UMKM Melalui Gelaran Pelatihan Digital Branding dan Marketing</title>
		<link>https://memontum.com/diskominfo-kota-malang-bersama-pwi-perkuat-umkm-melalui-gelaran-pelatihan-digital-branding-dan-marketing</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Aug 2024 06:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[Branding]]></category>
		<category><![CDATA[digital]]></category>
		<category><![CDATA[Diskominfo]]></category>
		<category><![CDATA[gelaran]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[marketing]]></category>
		<category><![CDATA[melalui]]></category>
		<category><![CDATA[pelatihan]]></category>
		<category><![CDATA[perkuat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=213242</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Malang bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Malang Raya, menggelar Pelatihan Digital Branding dan Marketing pada para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kota Malang, di Kantor Pelayanan dan Perbendaharaan Negara (KPPN), Kamis (22/08/2024) tadi. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang, Erik Setyo Santoso, menyampaikan bahwa potensi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Malang bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Malang Raya, menggelar Pelatihan Digital Branding dan Marketing pada para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kota Malang, di Kantor Pelayanan dan Perbendaharaan Negara (KPPN), Kamis (22/08/2024) tadi.</p>



<p>Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang, Erik Setyo Santoso, menyampaikan bahwa potensi UMKM di Kota Malang saat ini memang sangat banyak. Dengan adanya pelatihan tersebut, diharapkan para pelaku UMKM Kota Malang dapat menambah kompetensi dan inovasi, serta memperkaya literatur untuk bersaing di era digital.</p>



<p>“Hari ini pelaku UMKM diberi bekal bagaimana produk mereka yang berkualitas ini bisa ditampilkan di dalam suatu karya, yang nantinya bisa dipasarkan lewat media sosial. Melalui media sosial itu, mereka bisa memarketingkan atau membuat branding untuk produknya,” kata Sekda Erik.</p>



<p>Dalam pelatihan tersebut, tambahnya, para pelaku UMKM diberikan bekal bagaimana produknya dapat berkualitas. Mulai dari proses pengemasan, teknik fotografi, pembuatan narasi atau caption, hingga menjalin jejaring yang lebih luas.</p>



<p>“Sehingga kami berharap bekal-bekal ini bisa membuat pelaku UMKM Kota Malang tidak hanya sekedar naik kelas, tetapi memang mempunyai kemampuan entepreneurship yang harus dimiliki di era digital saat ini,” tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Malang, Muhammad Nur Widianto, menyampaikan bahwa Diskominfo selama ini sudah memiliki rubrik UMKM of the Week. Dalam proses komunikasi dengan para UMKM, diakui telah memahami ekosistem online.</p>



<p>“Namun, masih banyak yang kesulitan dalam memvisualisasikan produk secara menarik dan estetik di berbagai kanal media sosial. Oleh karena itu, kami bersama PWI menginisiasi kegiatan digital kreatif dan marketing ini,” ujar Wiwid-sapaannya.</p>



<p>Ditambahkannya, bahwa inisiatif tersebut juga bertujuan untuk membangun strategi branding omnichannel bagi UMKM di Kota Malang. Dengan menggunakan berbagai platform, termasuk media sosial bahkan juga bioskop. Sehingga, mencakup UMKM dengan jangkauan yang lebih luas.</p>



<p>&#8220;Salah satu langkah yang akan kami coba adalah menggandeng dunia bioskop untuk menampilkan produk UMKM di sana, sehingga semakin banyak varian UMKM kita yang dikenal masyarakat. Ini adalah misi yang kami bangun bersama,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Diakhir, Wiwid juga mengucapkan terima kasih kepada PWI Malang Raya atas kolaborasi yang telah terjalin. Dengan semakin kuatnya sinergi antara Diskominfo Kota Malang dan PWI Malang Raya, serta dengan dukungan jaringan media yang luas, maka misi bersama untuk memajukan UMKM di Kota Malang akan semakin masif.</p>



<p>&#8220;Media memiliki peran penting dalam branding. Kehadiran media yang semakin dekat dengan masyarakat membuatnya menjadi alat strategis dalam mendukung pertumbuhan UMKM,&#8221; imbuh Wiwid. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">213242</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bahas Digital Marketing bagi UMKM Pemula, Kemenkominfo Gelar Diskusi Literasi Digital di Jombang</title>
		<link>https://memontum.com/bahas-digital-marketing-bagi-umkm-pemula-kemenkominfo-gelar-diskusi-literasi-digital-di-jombang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 29 Jul 2023 06:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jombang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bagi]]></category>
		<category><![CDATA[bahas]]></category>
		<category><![CDATA[digital]]></category>
		<category><![CDATA[diskusi]]></category>
		<category><![CDATA[gelar]]></category>
		<category><![CDATA[kemenkominfo]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[Literasi]]></category>
		<category><![CDATA[marketing]]></category>
		<category><![CDATA[pemula]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=194548</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jombang &#8211; Manfaat digital marketing telah dirasakan pelaku bisnis berskala besar. Tiba saatnya, terobosan baru dalam teknik pemasaran di era digital itu, dipraktikkan oleh pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Penggunaan digital marketing UMKM, perlu dimaksimalkan untuk memperbesar target pasar dan keuntungan. Untuk memberikan pengetahuan teknik pemasaran melalui internet, Kementerian Komunikasi dan Informatika [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Jombang</strong> &#8211; Manfaat digital marketing telah dirasakan pelaku bisnis berskala besar. Tiba saatnya, terobosan baru dalam teknik pemasaran di era digital itu, dipraktikkan oleh pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Penggunaan digital marketing UMKM, perlu dimaksimalkan untuk memperbesar target pasar dan keuntungan.</p>



<p>Untuk memberikan pengetahuan teknik pemasaran melalui internet, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bekerja sama dengan Komunitas UMKM Kabupaten Jombang, akan menggelar diskusi literasi digital di Lapangan Pucang Simo, Kecamatan Bandarkedungmulyo, Kabupaten Jombang, Minggu (30/07/2023) besok sore pukul 17.00 WIB. Diskusi luring (offline) bertajuk &#8216;Digital Marketing bagi UMKM Pemula&#8217;, itu akan menghadirkan tiga nara sumber. Yakni, Business Owner, Revina Tista, Mom Influencer, Novindah Sochmariyanti, penyiar radio, Danin Sibilo dan Riska Regita selaku moderator.</p>



<p>”Diskusi literasi digital masuk desa ini digelar gratis. Bisa diikuti dengan cara mengisi link registrasi peserta di https://s.id/DaftarJombang3007. Peserta akan mendapat e-sertifikat, juga hadiah e-money senilai Rp 1 juta untuk 10 peserta yang beruntung,” tulis Kemenkominfo dalam rilis, Sabtu (29/07/2023) tadi.</p>



<p>Terkait tema diskusi, Kemenkominfo menjelaskan, pada dasarnya strategi pemasaran digital (digital marketing) merupakan kegiatan pemasaran produk berupa barang dan jasa menggunakan media atau teknologi berbasis digital. Penggunaan media digital diharapkan mampu menjangkau target pasar yang lebih luas, sesuai sifat internet.</p>



<p>”Hampir semua sektor usaha skala besar maupun kecil lazimnya kini menggunakan teknik digital marketing. Selain lebih hemat, strategi digital marketing juga menawarkan kemudahan dalam menjangkau pangsa pasar yang lebih luas untuk mempromosikan produk ataupun jasa,” jelas Kemenkominfo.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Digital marketing, lanjut Kemenkominfo, sesungguhnya tak berbeda jauh dengan marketing konvensional. Bedanya, ada kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan calon konsumen ketika memasarkan produk melalui internet. &#8220;Jadi, selain meningkatkan angka penjualan, produk beserta keunggulannya bisa lebih dikenal,” imbuh Kemenkominfo.</p>



<p>Kemenkominfo menambahkan, selain memiliki jangkauan pasar yang makin luas, digital marketing interaksi dengan pelanggan jadi lebih mudah. ”Caranya, buat website bisnis dan aktif berpromosi melalui media sosial,” papar Kemenkominfo.</p>



<p>Selain diskusi yang digelar &#8216;chip in&#8217; di acara festival menyambut tahun baru 1 Muharram 1445 Hijriah itu, juga akan dimeriahkan dengan gelaran pasar murah, festival kuliner, bazar santri, bazar UMKM, bazar multiproduk, panggung hiburan religi, banjari, pengajian dan wahana permainan anak. Diskusi literasi digital pada lingkup komunitas, untuk diketahui, merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam program Indonesia #MakinCakapDigital (IMCD). IMCD diinisiasi Kemenkominfo untuk memberikan literasi digital kepada 50 juta orang masyarakat Indonesia hingga tahun 2024.</p>



<p>Tahun ini, program IMCD menargetkan 5,5 juta warga masyarakat sebagai peserta, utamanya mereka yang belum pernah mengikuti kegiatan literasi digital. IMCD sendiri bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat Indonesia dalam memanfaatkan teknologi digital secara positif, produktif, dan aman.</p>



<p>Program #literasidigitalkominfo tersebut tahun ini dilaksanakan sejak 27 Januari 2023. Program Kemenkominfo yang berkolaborasi dengan Siber Kreasi dan 18 mitra jejaring ini membidik segmen pendidikan dan segmen kelompok masyarakat sebagai peserta.</p>



<p>Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan dan info literasi digital dapat diakses melalui media sosial Instagram @literasidigitalkominfo, Facebook Fan Page dan Kanal YouTube Literasi Digital Kominfo serta website info.literasidigital.id. <strong>(hms/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">194548</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Meriahkan Gebyar Semangat Pemuda di Taman Sidoarjo, Kemenkominfo Gelar Diskusi Marketing bagi UMKM Pemula</title>
		<link>https://memontum.com/meriahkan-gebyar-semangat-pemuda-di-taman-sidoarjo-kemenkominfo-gelar-diskusi-marketing-bagi-umkm-pemula</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Jul 2023 04:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[bagi]]></category>
		<category><![CDATA[diskusi]]></category>
		<category><![CDATA[gebyar]]></category>
		<category><![CDATA[gelar]]></category>
		<category><![CDATA[kemenkominfo]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[marketing]]></category>
		<category><![CDATA[meriahkan]]></category>
		<category><![CDATA[pemuda]]></category>
		<category><![CDATA[pemula]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[semangat]]></category>
		<category><![CDATA[sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[Taman]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=194331</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Apakah anda kini sedang merintis sebuah bisnis? Jika benar, pasti anda sedang mencari jurus marketing seperti apa yang paling tepat untuk memasarkan bisnis. Daripada bingung, tidak ada salahnya anda mencoba mempertimbangkan strategi pemasaran digital (digital marketing). Untuk mendorong penggunaan digital marketing di kalangan UMKM pemula, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bersama Komunitas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Apakah anda kini sedang merintis sebuah bisnis? Jika benar, pasti anda sedang mencari jurus marketing seperti apa yang paling tepat untuk memasarkan bisnis. Daripada bingung, tidak ada salahnya anda mencoba mempertimbangkan strategi pemasaran digital (digital marketing).</p>



<p>Untuk mendorong penggunaan digital marketing di kalangan UMKM pemula, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bersama Komunitas UMKM Sidoarjo, akan menggelar diskusi literasi digital di Ruas Jalan Gadung &#8211; Margomulyo, Desa Wage, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, Jumat (28/02023) besok sore sekitar pukul 17.00 WIB. Diskusi luring (offline) bertajuk &#8216;Digital Marketing Bagi UMKM Pemula&#8217; itu akan menghadirkan tiga nara sumber. Yakni, model sekaligus kreator konten, Wiekalyana Sotya Perdana, Mom Influencer, Novindah Sochmariyanti, penyiar radio, Danin Sibilo dan Riska Regita, selaku moderator.</p>



<p>”Diskusi literasi digital masuk desa ini digelar gratis. Bisa diikuti dengan cara mengisi link registrasi peserta di https://s.id/DaftarSidoarjo2807. Peserta akan mendapat e-sertifikat, juga hadiah e-money senilai Rp 1 juta untuk 10 peserta yang beruntung,” tulis Kemenkominfo dalam rilisnya, Kamis (27/07/2023) tadi.</p>



<p>Terkait tema diskusi, Kemenkominfo menjelaskan bahwa di era yang serba digital sekarang ini, perilaku produsen dan konsumen hampir semuanya telah berubah haluan menjadi serba digital. Digitalisasi dalam proses niaga jual beli sepenuhnya menjadi tuntutan agar usaha bisa survive dan berkembang.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>”Dari sisi produsen, baik pengusaha kecil seperti UMKM hingga yang berskala besar seperti perusahaan korporat, kini telah banyak yang mulai mengimplementasikan strategi digital marketing untuk bisnisnya,” jelas Kemenkominfo dalam rilis.</p>



<p>Digital marketing, menurut Kemenkominfo, merupakan usaha pemasaran produk dengan memanfaatkan media digital serta jaringan internet. Jika pada masa lalu pemasaran produk bergantung pada medium flyer atau baliho, kini kita bisa dengan mudah memanfaatkan platform yang terdapat di gawai pintar untuk melakukan pemasaran digital.</p>



<p>”Digital marketing dapat diterapkan untuk semua jenis bisnis, mampu meningkatkan jumlah pendapatan dengan efektif, dapat menjangkau target pasar atau konsumen yang lebih spesifik. Semua gadget bisa dipakai untuk menjalankan digital marketing, dan mampu membantu membangun brand bisnis yang dimiliki,” rinci Kemenkominfo terkait alasan penggunaan digital marketing.</p>



<p>Adapun langkah memulai digital marketing untuk pemula, sambung Kemenkominfo, yakni: tentukan target pasar dan pilihan produk, pilih produk yang menjadi solusi terbaik, bangun website dan media sosial, serta gunakan SEO (Search Engine Optimization), SEM (Search Engine Marketing) dan Social Media Ads.</p>



<p>Selain diskusi yang digelar &#8216;chip in&#8217; di acara ’Gebyar Semangat Pemuda’ memperingati Hari Kemerdekaan 17 Agustus 2023 dan bersih desa, acara ini juga akan dimeriahkan dengan parade musik patrol, bazar murah UMKM, dan seni hiburan lainnya. Literasi digital dalam rangka menyambut peringatan Hari Kemerdekaan RI itu diharapkan mampu mendorong para pemuda dalam berkarya mengisi kemerdekaan.</p>



<p>Diskusi literasi digital pada lingkup komunitas, untuk diketahui, merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam program Indonesia #MakinCakapDigital (IMCD). IMCD diinisiasi Kemenkominfo untuk memberikan literasi digital kepada 50 juta orang masyarakat Indonesia hingga tahun 2024.</p>



<p>Tahun ini, program IMCD menargetkan 5,5 juta warga masyarakat sebagai peserta, utamanya mereka yang belum pernah mengikuti kegiatan literasi digital. IMCD sendiri bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat Indonesia dalam memanfaatkan teknologi digital secara positif, produktif, dan aman.</p>



<p>Program #literasidigitalkominfo tersebut tahun ini dilaksanakan sejak 27 Januari 2023. Berkolaborasi dengan Siber Kreasi dan 18 mitra jejaring, program ini membidik segmen pendidikan dan segmen kelompok masyarakat sebagai peserta.</p>



<p>Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan dan info literasi digital dapat diakses melalui media sosial Instagram @literasidigitalkominfo, Facebook Fan Page dan Kanal YouTube Literasi Digital Kominfo serta website info.literasidigital.id. <strong>(hms/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">194331</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gandeng UMKM Mojokerto, Kemenkominfo Gelar Digital Marketing bagi UMKM Pemula di Brangkal</title>
		<link>https://memontum.com/gandeng-umkm-mojokerto-kemenkominfo-gelar-digital-marketing-bagi-umkm-pemula-di-brangkal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Jul 2023 09:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mojokerto]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bagi]]></category>
		<category><![CDATA[brangkal]]></category>
		<category><![CDATA[digital]]></category>
		<category><![CDATA[gandeng]]></category>
		<category><![CDATA[gelar]]></category>
		<category><![CDATA[kemenkominfo]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[marketing]]></category>
		<category><![CDATA[pemula]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=193762</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Mojokerto &#8211; Di tengah isu resesi ekonomi, Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEa) mencatat pertumbuhan e-commerce di Tanah Air terus berkembang dengan baik hingga 2023. Hal itu, dibuktikan dengan pertumbuhan UMKM go digital yang sudah menembus angka 21,8 juta. Menyadari UMKM sebagai salah satu kekuatan penyangga ekonomi rakyat, sekaligus untuk mengembangkan keterampilan promosi melalui media digital, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Mojokerto</strong> &#8211; Di tengah isu resesi ekonomi, Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEa) mencatat pertumbuhan e-commerce di Tanah Air terus berkembang dengan baik hingga 2023. Hal itu, dibuktikan dengan pertumbuhan UMKM go digital yang sudah menembus angka 21,8 juta.</p>



<p>Menyadari UMKM sebagai salah satu kekuatan penyangga ekonomi rakyat, sekaligus untuk mengembangkan keterampilan promosi melalui media digital, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bekerja sama dengan UMKM Mojokerto, akan menggelar diskusi literasi digital di Halaman Balai Desa Brangkal, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Kamis (20/07/2023) besok malam sekitar pukul 20.00 WIB.</p>



<p>Diskusi luring (offline) bertajuk &#8216;Digital Marketing bagi UMKM Pemula&#8217; itu, akan menghadirkan tiga nara sumber. Yaitu, Kreator Konten, Babytha Fara, key opinion leader (KOL), Nessa Icha, penyiar, Arief Boo dan Riska Regita selaku moderator.</p>



<p>”Diskusi literasi digital masuk desa ini digelar gratis. Bisa diikuti dengan cara mengisi link registrasi peserta di https://s.id/DaftarMojokerto2007. Peserta akan mendapat e-sertifikat, juga hadiah e-money senilai Rp 1 juta untuk 10 peserta yang beruntung,” tulis Kemenkominfo dalam rilisnya, Rabu (19/07/2023) tadi.</p>



<p>Terkait tema diskusi, Kemenkominfo mengatakan para pelaku UMKM harus mampu beradaptasi dengan sistem ekonomi digital. Pelaku UMKM pemula butuh keterampilan digital marketing dalam upaya bertransformasi menuju go digital.</p>



<p>”Dari tahun ke tahun, pertumbuhan UMKM go digital terus meningkat. Jika sebelum pandemi Covid-19 jumlahnya mencapai 12,8 juta yang sudah masuk ke platform e-commerce, sekarang merangkak naik menjadi 21,8 juta pelaku UMKM go digital,” jelas Kemenkominfo dalam rilis.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Di lain sisi, lanjut Kemenkominfo, pendapatan ekonomi digital pada tahun 2022 mencapai US$ 77 miliar. Jumlah pendapatan tersebut naik 22 persen dari tahun 2021, di mana pendapatan ekonomi digital secara total mencapai US$ 63 miliar. &#8220;Optimisme pertumbuhan e-commerce di Tanah Air juga dipertegas dengan event Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 2022 yang menunjukkan hasil positif. Digital marketing bagi UMKM pemula diharapkan mampu mendorong lebih banyak lagi pelaku UMKM untuk go digital,” imbuh Kemenkominfo.</p>



<p>Sebagai catatan, transaksi pada Harbolnas 2022 telah berhasil menembus angka Rp 22,7 triliun atau naik sebesar 26 persen dibandingkan tahun 2021. Menariknya, peningkatan tersebut mampu ditorehkan oleh produk lokal sebesar 44 persen.</p>



<p>Selain diskusi yang digelar &#8216;chip in&#8217; di acara Gebyar 1000 Pasar Wisata BUMDes Tour Jatim 2023-2025, panitia juga menggelar pangan murah, bazar makanan dan minuman (UMKM), pameran UMKM, pertunjukan hiburan dari Cak Shodiq serta wahana hiburan lainnya. Diskusi literasi digital pada lingkup komunitas, untuk diketahui, merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam program Indonesia #MakinCakapDigital (IMCD). IMCD diinisiasi Kemenkominfo untuk memberikan literasi digital kepada 50 juta orang masyarakat Indonesia hingga tahun 2024.</p>



<p>Tahun ini, program IMCD menargetkan 5,5 juta warga masyarakat sebagai peserta, utamanya mereka yang belum pernah mengikuti kegiatan literasi digital. IMCD sendiri bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat Indonesia dalam memanfaatkan teknologi digital secara positif, produktif, dan aman.</p>



<p>Program #literasidigitalkominfo tahun ini dilaksanakan sejak 27 Januari 2023. Program Kemenkominfo yang berkolaborasi dengan Siber Kreasi dan 18 mitra jejaring ini membidik segmen pendidikan dan segmen kelompok masyarakat sebagai peserta.</p>



<p>Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan dan info literasi digital dapat diakses melalui media sosial Instagram @literasidigitalkominfo, Facebook Fan Page dan Kanal YouTube Literasi Digital Kominfo serta website info.literasidigital.id. <strong>(hms/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">193762</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Digital Marketing bagi UMKM Pemula Jadi Tema Kemenkominfo Gelar Diskusi di Rest Area Tutur &#8211; Pasuruan</title>
		<link>https://memontum.com/digital-marketing-bagi-umkm-pemula-jadi-tema-kemenkominfo-gelar-diskusi-di-rest-area-tutur-pasuruan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Jul 2023 06:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[area]]></category>
		<category><![CDATA[bagi]]></category>
		<category><![CDATA[digital]]></category>
		<category><![CDATA[diskusi]]></category>
		<category><![CDATA[gelar]]></category>
		<category><![CDATA[jadi]]></category>
		<category><![CDATA[kemenkominfo]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[marketing]]></category>
		<category><![CDATA[pemula]]></category>
		<category><![CDATA[rest]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[tema]]></category>
		<category><![CDATA[tutur]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=193070</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Masyarakat Indonesia mulai mengandalkan internet untuk mendukung aktivitas di berbagai aspek kehidupan. Termasuk, saat mencari barang yang mereka butuhkan. Hal itu, dapat dilihat dari tingginya jumlah pengguna internet di Indonesia yang mencapai 215,63 juta orang periode 2022- 2023. Fakta tersebut, menjadi tantangan bagi para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah UMKM untuk [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Masyarakat Indonesia mulai mengandalkan internet untuk mendukung aktivitas di berbagai aspek kehidupan. Termasuk, saat mencari barang yang mereka butuhkan. Hal itu, dapat dilihat dari tingginya jumlah pengguna internet di Indonesia yang mencapai 215,63 juta orang periode 2022- 2023.</p>



<p>Fakta tersebut, menjadi tantangan bagi para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah UMKM untuk mulai memanfaatkan digital marketing. Karenanya, memanfaatkan momentum pasar malam sekaligus untuk memberikan pemahaman pentingnya digital marketing bagi pelaku UMKM, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bekerja sama dengan BUMDes UMKM Pasuruan akan menggelar diskusi literasi digital di Rest Area Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, Kamis (13/07/2023) besok sekitar pukul 18.30 WIB.</p>



<p>Diskusi luring (offline) bertajuk &#8216;Digital Marketing bagi UMKM Pemula&#8217;, itu akan menghadirkan tiga nara sumber. Yakni, Mom Infuencer, Novindah Sochmariyanti, model sekaligus kreator konten, Wiekalyana Sotya Perdana, musisi, Danin Sibilo, dan Riska Regita selaku moderator.</p>



<p>&#8220;Diskusi literasi digital masuk desa ini digelar gratis. Bisa diikuti dengan cara mengisi link registrasi peserta di https://s.id/DaftarKabPasuruan1307. Peserta akan mendapat e-sertifikat, juga hadiah e-money senilai Rp 1 juta untuk 10 peserta yang beruntung,” tulis Kemenkominfo dalam rilisnya, Rabu (12/07/2023) tadi.</p>



<p>Terkait tema diskusi, Kemenkominfo menjelaskan, dunia digital marketing mengenal setidaknya dua teknik pemasaran online. Yakni, yang berbayar seperti SEM (Search Engine Marketing), Social Media Ads dan teknik Endorsement serta yang non-berbayar atau organik yaitu SEO (Search Engine Optimization).</p>



<p>”Perpaduan di antara teknik tersebut dapat memaksimalkan proses pemasaran digital. Adapun yang cocok untuk UMKM pemula, ialah Cloud Marketing, Online Marketing, Close Range Marketing, CTA Marketing, dan Inbound Marketing,” sebut Kemenkominfo dalam rilis.</p>



<p>Cloud marketing, menurut Kemenkominfo, merupakan upaya marketing yang dipersonalisasi dan terintegrasi secara digital. Tidak sekadar memasarkan, cloud marketing juga dapat membantu menganalisis data dari hasil campaign jauh lebih mudah dibandingkan dengan pemasaran konvensional.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>”Berdasarkan data yang ada, Anda dapat membuat perencanaan untuk strategi selanjutnya, serta mengetahui siapa calon konsumen potensial yang tertarik dengan produk Anda,” jelas Kemenkominfo.</p>



<p>Sedangkan CTA (Call-to-Action) marketing, ujarnya, merupakan sebuah tipe pemasaran yang menggunakan tulisan yang dibuat semenarik mungkin dengan tujuan mendorong melakukan sesuatu. Kalimat tersebut, memberikan sebuah petunjuk terkait apa yang konsumen dapat lakukan sekaligus memberikan keuntungan bagi konsumen jika melakukan transaksi.</p>



<p>”Sebuah kalimat CTA biasanya dilengkapi dengan visual pendukung, agar lebih menarik minat konsumen,” imbuh Kemenkominfo.</p>



<p>Selain diskusi yang digelar chip in dalam Gebyar Pasar Wisata 1000 BUMDes,&nbsp; acara di Rest Area Kecamatan Tutur Pasuruan, itu juga diisi dengan bazar dan pasar murah produk UMKM, pengajian, musik akustik dan hadrah serta puluhan wahana hiburan dan mainan lainnya. Diskusi literasi digital pada lingkup komunitas, untuk diketahui, merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam program Indonesia #MakinCakapDigital (IMCD). IMCD diinisiasi Kemenkominfo untuk memberikan literasi digital kepada 50 juta orang masyarakat Indonesia hingga tahun 2024.</p>



<p>Tahun ini, program IMCD menargetkan 5,5 juta warga masyarakat sebagai peserta, utamanya mereka yang belum pernah mengikuti kegiatan literasi digital. IMCD sendiri bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat Indonesia dalam memanfaatkan teknologi digital secara positif, produktif dan aman.</p>



<p>Program #literasidigitalkominfo tahun ini dilaksanakan sejak 27 Januari 2023. Program Kemenkominfo yang berkolaborasi dengan Siber Kreasi dan 18 mitra jejaring ini membidik segmen pendidikan dan segmen kelompok masyarakat sebagai peserta.</p>



<p>Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan dan info literasi digital dapat diakses melalui media sosial Instagram @literasidigitalkominfo, Facebook Fan Page dan Kanal YouTube Literasi Digital Kominfo serta website info.literasidigital.id. <strong>(hms/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">193070</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gelar Diskusi di Alun-alun Probolinggo, Kemenkominfo Ajak UMKM Pahami Pentingnya Digital Marketing</title>
		<link>https://memontum.com/gelar-diskusi-di-alun-alun-probolinggo-kemenkominfo-ajak-umkm-pahami-pentingnya-digital-marketing</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Jul 2023 07:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[ajak]]></category>
		<category><![CDATA[ALun-alun]]></category>
		<category><![CDATA[digital]]></category>
		<category><![CDATA[diskusi]]></category>
		<category><![CDATA[gelar]]></category>
		<category><![CDATA[kemenkominfo]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[marketing]]></category>
		<category><![CDATA[pahami]]></category>
		<category><![CDATA[Pentingnya]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=192611</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Pasar malam keliling masih menjadi sarana hiburan murah bagi masyarakat di daerah. Animo pengunjung tak pernah sepi lantaran, selain tak ada pungutan biaya masuk (free HTM), di pasar malam pengunjung juga bisa berbelanja aneka produk UMKM maupun kuliner khas daerah setempat. Bagi pelaku usaha UMKM, pasar malam juga mampu menjadi sarana penggerak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Pasar malam keliling masih menjadi sarana hiburan murah bagi masyarakat di daerah. Animo pengunjung tak pernah sepi lantaran, selain tak ada pungutan biaya masuk (free HTM), di pasar malam pengunjung juga bisa berbelanja aneka produk UMKM maupun kuliner khas daerah setempat. Bagi pelaku usaha UMKM, pasar malam juga mampu menjadi sarana penggerak ekonomi masyarakat.</p>



<p>Memanfaatkan momentum pasar malam sekaligus untuk memberikan pemahaman pentingnya digital marketing bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bekerja sama dengan UMKM Kota Probolinggo akan menggelar diskusi literasi digital di Alun-alun Probolinggo, Sabtu (08/07/2023) petang sekitar pukul 18.30 WIB.</p>



<p>Diskusi luring (offline) bertajuk &#8216;Digital Marketing bagi UMKM Pemula&#8217; itu, akan menghadirkan tiga nara sumber. Diantaranya, Mom Infuencer, Novindah Sochmriyanti, artis Roland International, Mia Marcellina, model sekaligus kreator konten, Wiekalyana Sotya Perdana dan Riska Regita selaku moderator.</p>



<p>&#8220;Diskusi literasi digital masuk desa ini digelar gratis. Bisa diikuti dengan cara mengisi link registrasi peserta di https://s.id/DaftarProbolinggo0807. Peserta akan mendapat e-sertifikat, juga hadiah e-money senilai Rp 1 juta untuk 10 peserta yang beruntung,&#8221; tulis Kemenkominfo dalam rilis, Jumat (07/07/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Terkait tema diskusi, Kemenkominfo menjelaskan, digital marketing merupakan upaya pemasaran menggunakan perangkat elektronik atau internet untuk terhubung dengan pelanggan. Jenis pemasaran ini, dinilai lebih efektif, karena bisa dijalankan dari rumah dan tidak memerlukan biaya yang terlalu mahal.</p>



<p>&#8220;Karena tidak butuh modal yang besar, digital marketing juga bisa dimanfaatkan oleh UMKM untuk menjangkau target pasar yang lebih luas dan meningkatkan profit,&#8221; jelas Kemenkominfo dalam rilis.</p>



<p>Untuk memanfaatkan digital marketing, lanjut Kemenkominfo, para pelaku UMKM dapat mencoba beberapa cara berpromosi yang lazim digunakan di dunia maya. Di antaranya, membuat akun Googe My Business, promosi lewat media sosial, kerja sama dengan key opinion leader (KOL) dan influencer (endorsement).</p>



<p>&#8220;Selain itu, bisa juga membangun website sendiri, maupun melalui email marketing. Saat berbelanja di website, pelanggan akan mencantumkan alamat email mereka sebagai kelengkapan data. Email berfungsi untuk memberitahu status dan proses pengiriman barang,&#8221; imbuh Kemenkominfo.</p>



<p>Selain diskusi, acara Gebyar Pasar Wisata 1000 BUMDes di Alun-alun Probolinggo, itu juga diisi dengan bazar dan pasar murah produk UMKM, pengajian, musik akustik dan hadrah, serta puluhan wahana hiburan dan mainan lainnya. Diskusi literasi digital pada lingkup komunitas, untuk diketahui, merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam program Indonesia #MakinCakapDigital (IMCD). IMCD diinisiasi Kemenkominfo untuk memberikan literasi digital kepada 50 juta orang masyarakat Indonesia hingga tahun 2024.</p>



<p>Tahun ini, program IMCD menargetkan 5,5 juta warga masyarakat sebagai peserta, utamanya mereka yang belum pernah mengikuti kegiatan literasi digital. IMCD sendiri bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat Indonesia dalam memanfaatkan teknologi digital secara positif, produktif dan aman.</p>



<p>Program #literasidigitalkominfo tahun ini dilaksanakan sejak 27 Januari 2023. Program Kemenkominfo yang berkolaborasi dengan Siber Kreasi dan 18 mitra jejaring ini membidik segmen pendidikan dan segmen kelompok masyarakat sebagai peserta.</p>



<p>Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan dan info literasi digital, dapat diakses melalui media sosial Instagram @literasidigitalkominfo, Facebook Fan Page dan Kanal YouTube Literasi Digital Kominfo serta website info.literasidigital.id. <strong>(hms/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">192611</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
