<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>masakan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/masakan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 21 Jun 2023 09:51:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>masakan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Inovasi Varian Menu Ikan, Pemkab Lamongan Gandeng PKK Eksplor Masakan Otak-otak</title>
		<link>https://memontum.com/inovasi-varian-menu-ikan-pemkab-lamongan-gandeng-pkk-eksplor-masakan-otak-otak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Jun 2023 08:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[eksplor]]></category>
		<category><![CDATA[gandeng]]></category>
		<category><![CDATA[ikan,]]></category>
		<category><![CDATA[Inovasi]]></category>
		<category><![CDATA[masakan]]></category>
		<category><![CDATA[menu]]></category>
		<category><![CDATA[otak-otak]]></category>
		<category><![CDATA[pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[PKK]]></category>
		<category><![CDATA[varian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191462</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Tim Penggerak PKK (Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga) Lamongan bekerjasama dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Lamongan, menggelar Lomba Masak Otak-otak di Halaman Pendopo Lokatantra Lamongan, Rabu (21/06/2023) tadi. Lomba ini, digelar dalam rangka Peringatan Hari Jadi Lamongan ke-454 Tahun 2023. Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, mengatakan bahwa Pemkab Lamongan terus mendorong [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8211; Tim Penggerak PKK (Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga) Lamongan bekerjasama dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Lamongan, menggelar Lomba Masak Otak-otak di Halaman Pendopo Lokatantra Lamongan, Rabu (21/06/2023) tadi. Lomba ini, digelar dalam rangka Peringatan Hari Jadi Lamongan ke-454 Tahun 2023.</p>



<p>Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, mengatakan bahwa Pemkab Lamongan terus mendorong dalam pembuatan menu masakan baru yang lebih baik untuk dapat diperkenalkan ke luar daerah Lamongan. Karenanya, dalam setiap kunjungannya ke berbagai daerah, kerap mendapat sambutan yang baik dari berbagai pimpinan daerah. Dimana, salah satu yang menjadi bahan cerita adalah terkait kuliner Lamongan, yang luar biasa dapat bertahan di daerah.</p>



<p>Bahkan, tambahnya, branding yang diberikan untuk masakan orang Lamongan, selalu enak dan memiliki daya saing. Karenanya, ini diharapkan dapat terus ditingkatkan dan digelorakan untuk mencapai inovasi varian baru. Terlebih, untuk potensi ikan di Lamongan yang tinggi juga perlu pula dibarengi dengan konsumsi ikan yang tinggi pula dan bisa berdampak pada penurunan angka stunting Lamongan.</p>



<p>“Potensi ikan kita besar. Karenanya, terus kita dorong agar sebanding dengan konsumsinya. Ini salah satu treatment dan cara agar masyarakat mempunyai kesadaran mengkonsumsi ikan bagi penurunan angka stunting,” ucapnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Lomba yang terbuka untuk masyarakat umum dari berbagai daerah di Lamongan, ini diikuti kurang lebih 50 peserta dengan sebagian besar adalah kaum Hawa. Terkecuali, seorang warga yakni Shokib, asal Plumpang Sukodadi dan Budiharto dari Kecamatan Sambeng. Pihaknya mengaku, memperoleh informasi dari media sosial juga dari grup WhatsApp.</p>



<p>“Tahu informasi lomba ini dari media sosial. Otak-otak yang saya buat namanya Otak-otak Jeliteng. Ini tidak menggunakan kelapa tapi menggunakan bumbu rawon atau kluwek. Harapannya, nanti bisa menjadi juara,” ungkap Shokib.</p>



<p>Selain itu, Budiharto yang merupakan pekerja di Kota Malang, ini mengaku bahwa dirinya sampai mengupayakan pulang-pergi dari Malang ke Lamongan, saat pelaksanaan technical meeting dan pelaksanaan lomba. &#8220;Iya ini saya kan dari Malang. Kebetulan, memang kerja di Malang. Kemarin itu technical meeting dan saya bela-belain ke sini. Kemudian tadi malam itu dari Malang langsung ke Sambeng, untuk menyiapkan bahan masakan. Saya tahu ini dari grup UMKM Sambeng. Kalau Otak-otak saya ini diaplikasikan dengan saus asam manis,” terangnya.</p>



<p>Kepala Dinas PMD, Zamroni, mengatakan bahwa dalam lomba ini diharapkan mampu menambah khazanah dan kekayaan cita rasa otak-otak sebagai oleh-oleh khas Lamongan. &#8220;Untuk penilaian lomba, telah didatangkan tiga juri dari Indonesian Chef Association Chef Ari Wahyu, Chef Chidir Hariadi dan Chef Farikh Makhfudh,&#8221; ujarnya. <strong>(zen/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191462</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Mengintip Nasi Bakar Khas Angkringan Kang Hamim di Trenggalek</title>
		<link>https://memontum.com/mengintip-nasi-bakar-khas-angkringan-kang-hamim-di-trenggalek</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 May 2022 06:41:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KREATIF MASYARAKAT]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[masakan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=169865</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Menghabiskan waktu malam sambil nongkrong di pinggir jalan, memang sudah menjadi bagian kebiasaan. Kali ini, Memontum.com akan mengajak untuk menikmati salah satu kuliner nasi bakar khas angkringan Kang Hamim di Kabupaten Trenggalek. Nasi bakar adalah masakan khas Indonesia, yang bisa dijumpai dimana saja. Aroma harum dari nasi yang dibungkus daun pisang dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Menghabiskan waktu malam sambil nongkrong di pinggir jalan, memang sudah menjadi bagian kebiasaan. Kali ini, Memontum.com akan mengajak untuk menikmati salah satu kuliner nasi bakar khas angkringan Kang Hamim di Kabupaten Trenggalek.</p>



<p>Nasi bakar adalah masakan khas Indonesia, yang bisa dijumpai dimana saja. Aroma harum dari nasi yang dibungkus daun pisang dan dibakar, semakin nikmat saat dipadu dengan sambal ikan atau semacamnya. Harum khas kemangi yang menyegarkan membuat hidangan ini begitu menggiurkan.</p>



<p>Saat ini, memang banyak dijumpai angkringan pinggir jalan yang menyuguhkan aneka minuman hangat dan makanan yang menggugah selera. Seperti nasi bakar dan berbagai macam sundukan. &#8220;Kalau untuk menu nasi bakar, di sini ada yang pedas dan tidak. Yang pedas ada nasi dicampur sambal ikan, teri maupun ayam. Dan yang tidak pedas itu nasi sama mie juga telur,&#8221; ungkap Hamim saat dikonfirmasi, Senin (30/05/2022) siang.</p>



<p>Baca Juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>Ditanya awal mula menjalani bisnis angkringan, bapak satu anak ini mengaku jika bisnisnya dirasa menjanjikan. Di samping modal yang tak cukup banyak, bisnis angkringan ini menjadi magnet tersendiri bagi anak muda untuk menghabiskan waktu bersantai atau nongkrong di malam hari.</p>



<p>Hamim mengaku, sudah menjalani bisnis angkringan ini sejak awal 2019, atau sebelum pandemi Covid-19 melanda. &#8220;Dulu sebelum pandemi, masih belum banyak angkringan disini. Karena sekarang pandemi sudah mulai mereda, dan aktifitas masyarakat juga mulai pulih. Banyak angkringan yang tersebar disini, bahkan dalam 1 lokasi saja ada 5-8 angkringan,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Yang paling menjadi idola dari angkringan Kang Hamim ini adalah nasi bakarnya. Tak heran jika, nasi bakar buatannya ini selalu ludes diburu pembeli. Mengingat nasi bakar ini bisa jadi alternatif makanan praktis yang sedap dan cocok disantap pagi, siang maupun malam.</p>



<p>Salah satu pengunjung Mega mengatakan nasi bakar Kang Hamim ini rasanya nano-nano. &#8220;Ada gurih, asin, manis, pedas, nano-nano lah rasanya. Nasinya yang pulen ditambah aroma daun pisang yang dibakar membuat perut keroncongan,&#8221; kata Mega.</p>



<p>Wanita berhijab ini juga merekomendasikan, pembeli jika ingin menikmati nasi bakar agar datang ke angkringan Kang Hamim. Selain rasanya yang pas di lidah, harganya pun juga tak merogoh kocek.</p>



<p>&#8220;Cukup dengan Rp 5 ribu, kita bisa dapatkan nasi bakar disini. Ada banyak sundukan atau lauk juga di angkringan Kang Hamim ini. Tinggal pilih saja mau sundukan atau lauk apa. Mulai dari telur puyuh, tahu kecap, ati ampela, usus dan masih banyak lagi,&#8221; jelasnya. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">169865</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
