<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>mbois, &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/mbois/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 03 Dec 2025 12:26:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>mbois, &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Stabilkan Harga Bahan Pokok, Pemkot Malang Siapkan Warung Tekan Inflasi Mbois, KAD hingga GPM</title>
		<link>https://memontum.com/stabilkan-harga-bahan-pokok-pemkot-malang-siapkan-warung-tekan-inflasi-mbois-kad-hingga-gpm</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Dec 2025 06:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[Inflasi]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[mbois,]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[pokok]]></category>
		<category><![CDATA[siapkan]]></category>
		<category><![CDATA[stabilkan]]></category>
		<category><![CDATA[warung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228370</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota Malang melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) menyiapkan sejumlah langkah intervensi guna menekan lonjakan harga komoditas, terutama menjelang perayaan Nataru. Langkah itu meliputi Kerja Sama Antardaerah (KAD), Gerakan Pangan Murah (GPM), serta rencana pembentukan Warung Tekan Inflasi Mbois. Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan bahwa KAD tersebut terbukti efektif [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota Malang melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) menyiapkan sejumlah langkah intervensi guna menekan lonjakan harga komoditas, terutama menjelang perayaan Nataru. Langkah itu meliputi Kerja Sama Antardaerah (KAD), Gerakan Pangan Murah (GPM), serta rencana pembentukan Warung Tekan Inflasi Mbois.</p>



<p>Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan bahwa KAD tersebut terbukti efektif menekan harga sejumlah komoditas. &#8220;Sangat efektif. Kita bisa membeli bahan pokok dari daerah yang harganya lebih murah, lalu dijual di Kota Malang dengan harga terjangkau karena ada subsidi dari APBD,&#8221; kata Wali Kota Wahyu, Rabu (03/12/2025) tadi.</p>



<p>Kemudian, untuk rencana pembentukan Warung Tekan Inflasi Mbois saat ini, menurutnya masih menunggu pengumpulan data lengkap dari hasi Sidak lapangan. Warung tersebut, nantinya akan menjual komoditas tertentu yang mengalami kenaikan signifikan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Kita lihat dahulu mana komoditas yang naik. Setelah itu kita tentukan apa saja yang dijual di Warung Tekan Inflasi. Data ini akan dibahas dalam High Level Meeting,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Selain itu, Pemkot juga akan menyiapkan Gelaran Pangan Murah (GPM) di beberapa titik. Langkah tersebut diharapkan bisa menjadi solusi jangka pendek untuk menekan harga bahan pokok. &#8220;Besok juga akan ada GPM, ya. Nanti ada beberapa tempat untuk bisa menekan harga bahan pokok yang sedang naik,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Wali Kota Wahyu menegaskan, bahwa pola kenaikan harga masih didominasi oleh pedagang pasar tradisional. Terutama, saat momentum besar seperti menjelang hari raya dan Nataru.</p>



<p>&#8220;Distributor tidak terpengaruh. Stok lengkap dan harga stabil. Tapi di pasar, menjelang hari raya, pedagang cenderung menaikkan harga,&#8221; imbuh Wali Kota Wahyu. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228370</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tinjau Galeri UMKM Mbois, Wali Kota Malang Dorong Efek Ekonomi Porprov untuk Pelaku Usaha Lokal</title>
		<link>https://memontum.com/tinjau-galeri-umkm-mbois-wali-kota-malang-dorong-efek-ekonomi-porprov-untuk-pelaku-usaha-lokal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Jun 2025 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[dorong]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[galeri]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[mbois,]]></category>
		<category><![CDATA[pelaku]]></category>
		<category><![CDATA[Porprov]]></category>
		<category><![CDATA[Tinjau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223309</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, meninjau galeri Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Mbois, yang berada di Gedung Kartini, Kota Malang, Rabu (25/06/2025) tadi. Peninjauan tersebut, merupakan bagian dari upaya mendukung keterlibatan pelaku UMKM dalam ajang Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025. Diuraikan Wali Kota Wahyu, bahwa suksesnya pelaksanaan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, meninjau galeri Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Mbois, yang berada di Gedung Kartini, Kota Malang, Rabu (25/06/2025) tadi. Peninjauan tersebut, merupakan bagian dari upaya mendukung keterlibatan pelaku UMKM dalam ajang Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025.</p>



<p>Diuraikan Wali Kota Wahyu, bahwa suksesnya pelaksanaan Porprov tidak hanya diukur dari sisi penyelenggaraan atau prestasi olah raga. Namun, juga harus memberikan dampak nyata bagi perekonomian daerah.</p>



<p>“Kita punya empat sukses. Yakni sukses tuan rumah, sukses prestasi, sukses ekonomi dan sukses administrasi. Sukses ekonomi, ini harus benar-benar dirasakan oleh UMKM Kota Malang,” kata Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Dalam hal ini, menurutnya Pemerintah Kota Malang juga harus mendorong keterlibatan UMKM di setiap venue Cabang Olah Raga (Cabor) yang digunakan selama Porprov berlangsung. Pelaku UMKM di sekitar lokasi pertandingan, akan diberikan ruang untuk memasarkan produk mereka.</p>



<p>“Tiap venue saya minta ada UMKM. Jadi baik pemain maupun penonton dari luar daerah bisa melihat dan membeli produk UMKM Kota Malang,” tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Galeri UMKM Mbois juga difungsikan sebagai pusat promosi dan penjualan produk lokal, mulai dari kuliner hingga official merchandise. Dengan keberadaan galeri tersebut, nantinya pengunjung dan tamu dari luar daerah tidak perlu jauh-jauh mencari oleh-oleh khas Kota Malang.</p>



<p>&#8220;Karena saya ingin Kota Malang menjadi tuan rumah bisa membawa dampak ekonomi yang nyata bagi UMKM, ada multiplier effect yang dirasakan, terutama terkait dengan UMKM yang ada di Kota Malang,&#8221; lanjutnya.</p>



<p>Terkait jumlah UMKM yang dilibatkan, Wali Kota Wahyu menyampaikan bahwa tiap lokasi akan diisi oleh pelaku usaha yang berbeda, disesuaikan dengan kondisi sekitar venue. Dalam hal ini, Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang yang mengkoordinir penempatan tersebut agar merata.</p>



<p>&#8220;Selain UMKM, nanti Pedagang Kaki Lima (PKL) juga ada basenya dan sebagian dari mereka juga berasal dari UMKM,” imbuh Wahyu. <strong>(pro/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223309</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Serahkan Piagam Penghargaan Lomba Kampung Mbois, Wali Kota Wahyu Ingatkan Partisipasi Aktif Masyarakat</title>
		<link>https://memontum.com/serahkan-piagam-penghargaan-lomba-kampung-mbois-wali-kota-wahyu-ingatkan-partisipasi-aktif-masyarakat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 May 2025 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[ingatkan]]></category>
		<category><![CDATA[kampung]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[mbois,]]></category>
		<category><![CDATA[partisipasi]]></category>
		<category><![CDATA[penghargaan]]></category>
		<category><![CDATA[piagam]]></category>
		<category><![CDATA[serahkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=221754</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyerahkan piagam penghargaan kepada RW 02 Kelurahan Tlogomas, yang berhasil meraih Juara I dalam Lomba Kampung Mbois. Penyerahan itu diberikan, dalam kegiatan apel pagi bersama Aparatur Sipil Negara (ASN), di Halaman Balai Kota Malang, Senin (05/05/2025) tadi. Pria yang menduduki kursi N1 di Kota Malang, itu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyerahkan piagam penghargaan kepada RW 02 Kelurahan Tlogomas, yang berhasil meraih Juara I dalam Lomba Kampung Mbois. Penyerahan itu diberikan, dalam kegiatan apel pagi bersama Aparatur Sipil Negara (ASN), di Halaman Balai Kota Malang, Senin (05/05/2025) tadi.</p>



<p>Pria yang menduduki kursi N1 di Kota Malang, itu menyampaikan bahwa Lomba Kampung Mbois bukan hanya sekadar ajang kompetisi antar RW. Namun, menjadi sarana untuk mengimplementasikan nilai-nilai Dasa Bakti Kota Malang.</p>



<p>&#8220;Kampung Mbois ini dikompetisikan untuk tingkat RW. Tentunya, apresiasi ini sejalan dengan semangat Dasa Bakti. Artinya, mereka bisa mengenali dan mengimplementasikan poin-poin yang ada dalam visi misi kami,” kata Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Lomba Kampung Mbois, menurut Wali Kota Wahyu, bertujuan menumbuhkan kecintaan warga terhadap Kota Malang, melalui penguatan semangat gotong royong dan keswadayaan masyarakat. Nilai-nilai seperti solidaritas sosial, kepedulian terhadap lingkungan, serta pemberdayaan ekonomi lokal menjadi tolok ukur penilaian.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kemudian, ditambahkannya bahwa keberhasilan dalam menerapkan Dasa Bakti, tidak bisa hanya bergantung pada pemerintah. Melainkan, membutuhkan sinergi dengan seluruh lapisan masyarakat, termasuk dari tingkat RW.</p>



<p>“Saya sampaikan ucapan selamat dan apresiasi khusus kepada para pemenang yang telah menunjukkan partisipasi aktif masyarakat, memahami dan mengimplementasikan Dasa Bakti untuk menuju Malang yang Mbois dan Berkelas,” tambahnya.</p>



<p>Sebagai informasi, deretan pemenang Lomba Kampung Mbois 2025, antara lain Juara I diraih RW 02 Kelurahan Tlogomas, kemudian Juara II diraih RW 07 Kelurahan Pisangcandi, Juara III diraih RW 01 Kelurahan Tunjungsekar, Juara Harapan I diraih RW 02 Kelurahan Kauman dan Juara Harapan II diraih RW 10 Kelurahan Bunulrejo.</p>



<p>&#8220;Harapannya, lomba ini juga dapat menjadi agenda tahunan yang dapat memperkuat partisipasi warga dalam pembangunan lingkungan dan mewujudkan Kota Malang sebagai kota yang santun, bersih, sehat, kreatif, dan berkelas,&#8221; imbuh Wali Kota Wahyu. <strong>(pro/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">221754</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Deklarasi Koalisi Malang Mbois, Wahyu-Ali Didukung 13 Parpol Maju Pilkada Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/deklarasi-koalisi-malang-mbois-wahyu-ali-didukung-13-parpol-maju-pilkada-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Aug 2024 11:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Deklarasi]]></category>
		<category><![CDATA[didukung]]></category>
		<category><![CDATA[Koalisi]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[mbois,]]></category>
		<category><![CDATA[Parpol]]></category>
		<category><![CDATA[pilkada]]></category>
		<category><![CDATA[wahyu-ali]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=213502</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat dari Partai Gerindra serta Ali Mutohirin dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI), resmi berpasangan dalam Pilkada Kota Malang 2024 mendatang. Pasangan ini, selain menggelar deklarasi juga mengumumkan dukungan partai politik terhadap keduanya. Bakal Calon Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat dari Partai Gerindra serta Ali Mutohirin dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI), resmi berpasangan dalam Pilkada Kota Malang 2024 mendatang. Pasangan ini, selain menggelar deklarasi juga mengumumkan dukungan partai politik terhadap keduanya.</p>



<p>Bakal Calon Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan oleh 13 partai politik (parlemen dan non perlemen, red). Menurutnya, dukungan tersebut tidak lepas dari penilaian partai terhadap kinerjanya selama menjabat sebagai Pj Wali Kota Malang sebelumnya.</p>



<p>“Harapannya dengan dukungan dari 13 partai ini, maka saya dapat membuktikan bahwa saya bisa menindaklanjuti keinginan masyarakat Kota Malang,” kata Wahyu, saat melakukan Deklarasi Koalisi Malang Mbois, Selasa (27/08/2024) tadi.</p>



<p>Mengenai persiapan setelah mendapatkan dukungan, alumni ITN ini menjelaskan bahwa dirinya bersama dengan timnya akan segera menyusun skenario untuk menghadapi tahapan kampanye. Dengan dukungan 24 kursi di parlemen, dirinya optimis dapat menjalankan visi dan misinya untuk membawa Kota Malang naik kelas.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Kami akan berkumpul dengan perwakilan dari 13 partai untuk merumuskan strategi kampanye yang baik. Dukungan ini memberikan kami kekuatan besar untuk merealisasikan visi kami bagi Kota Malang,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Selain dukungan dari lima partai besar, Wahyu juga mendapat sambutan positif dari partai non parlemen. Pihaknya menganggap bahwa itu sebagai dorongan tambahan untuk memberikan yang terbaik bagi warga Kota Malang.</p>



<p>&#8220;Ini adalah cambuk bagi saya untuk terus memberikan yang terbaik. Masih banyak yang perlu diselesaikan di Kota Malang dan motivasi saya adalah untuk menuntaskan hal-hal yang belum terselesaikan selama saya menjabat sebagai Pj Wali Kota,&#8221; tambah Wahyu Hidayat.</p>



<p>Kemudian, saat disinggung mengenai pendaftarannya sebagai calon Wali Kota Malang, Wahyu menyampaikan bahwa hal tersebut masih dalam tahap pembahasan lebih lanjut. “Untuk pendaftarannya masih dibahas,” imbuh Wahyu. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">213502</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Terapkan Kamis Mbois, Pj Wali Kota Malang Wajibkan ASN Kenakan Pakaian Produk UMKM</title>
		<link>https://memontum.com/terapkan-kamis-mbois-pj-wali-kota-malang-wajibkan-asn-kenakan-pakaian-produk-umkm</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Nov 2023 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[kenakan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[mbois,]]></category>
		<category><![CDATA[pakaian]]></category>
		<category><![CDATA[produk]]></category>
		<category><![CDATA[terapkan]]></category>
		<category><![CDATA[wajibkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=200784</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) terkait dengan peraturan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Malang, wajib mengenakan pakaian produk UMKM lokal, pada tiap Kamis. Peraturan tersebut, akan diberlakukan perKamis (02/11/2023), besok. Pria yang kerap disapa Wahyu, itu menyampaikan jika peraturan tersebut dibuat agar tidak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Malang</strong> &#8211; Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) terkait dengan peraturan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Malang, wajib mengenakan pakaian produk UMKM lokal, pada tiap Kamis. Peraturan tersebut, akan diberlakukan perKamis (02/11/2023), besok.</p>



<p>Pria yang kerap disapa Wahyu, itu menyampaikan jika peraturan tersebut dibuat agar tidak ada skat atau jarak antara ASN di lingkungan Pemerintah Kota Malang dengan masyarakat, dalam memberikan pelayanan. &#8220;Karena kalau biasanya kita menggunakan seragam, kita melayani masyarakat kan kadangkala sungkan untuk bisa berbaur melayani. Tapi dengan pakaian bebas ini, kan sepertinya menyatu, sehingga kesannya tidak ada skat,” kata Pj Wali Kota Wahyu, Rabu (01/11/2023) tadi.</p>



<p>Ditambahkannya, jika para ASN nantinya diberikan kebebasan untuk mengenakan produk UMKM lokal Kota Malang. Mulai dari batik, jeans atau pun kemeja. Namun, tetap harus memperhatikan kesopanan dan kerapian.</p>



<p><strong>Baca juga </strong>:</p>





<p>“Jadi bebas, tetapi harus menggunakan pakaian produk UMKM lokal Kota Malang. Kalau pakai kaos ya tidak boleh, tetap harus rapi dan sopan. Kalau pakai celana jeans juga boleh tapi harus produk UMKM Kota Malang,” ucapnya.</p>



<p>Ditegaskan ulang, jika biasanya pada hari Kamis para ASN Kota Malang wajib mengenakan baju lurik atau baju adat, kini sudah ditiadakan. Itu akan diganti dengan Kamis Mbois yang diwajibkan menggunakan pakaian produk UMKM lokal Kota Malang.</p>



<p>“Ini akan kita rutinkan. Harapannya memang untuk memberikan semangat pada UMKM Kota Malang, walaupun saat ini sudah baik. Sehingga kita bisa memberikan dan merasakan, produk UMKM Kota Malang untuk bisa kita gunakan sendiri, bukan dijual di luar Kota Malang,” imbuhnya. <strong>(pro/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">200784</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
