<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>median &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/median/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 24 Jul 2024 07:43:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>median &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Dishub Kota Malang Evaluasi Jalan Brigjen Slamet Riadi dan Jalan Semeru Akan Diberi Median Jalan</title>
		<link>https://memontum.com/dishub-kota-malang-evaluasi-jalan-brigjen-slamet-riadi-dan-jalan-semeru-akan-diberi-median-jalan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Jul 2024 05:05:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[brigjen]]></category>
		<category><![CDATA[diberi]]></category>
		<category><![CDATA[Dishub]]></category>
		<category><![CDATA[evaluasi]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[median]]></category>
		<category><![CDATA[semeru]]></category>
		<category><![CDATA[slamet]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=212161</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang bakal mengevaluasi keberadaan Jalan Semeru, Kecamatan Klojen atau lebih tepatnya di depan kawasan Kafe Lafayette. Rencana itu dilakukan, karena acapkali terjadi penumpukan kendaraan di sekitar kawasan. Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menyampaikan bahwa penumpukan kendaraan itu terjadi karena banyaknya kendaraan yang melakukan crossing. Sehingga, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang bakal mengevaluasi keberadaan Jalan Semeru, Kecamatan Klojen atau lebih tepatnya di depan kawasan Kafe Lafayette. Rencana itu dilakukan, karena acapkali terjadi penumpukan kendaraan di sekitar kawasan.</p>



<p>Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menyampaikan bahwa penumpukan kendaraan itu terjadi karena banyaknya kendaraan yang melakukan crossing. Sehingga, menyebabkan pada kemacetan.</p>



<p>“Di situ selama ini terjadi kemacetan, karena banyak kendaraan yang memilih untuk crossing. Jadi, apabila pengendara hendak menuju ke arah Selatan atau sebaliknya, atau yang melakukan parkir, itukan langsung crossing,” kata Jaya, Rabu (24/07/2024) tadi.</p>



<p>Untuk evaluasi yang akan dilakukan, lanjutnya, yakni dengan menambah median jalan sepanjang 20 sampai 30 meter di Jalan Semeru. Dengan cara itu, diharapkan nantinya dapat mengurai kemacetan yang terjadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Harapannya nanti, pengendara bisa lebih tertib karena ada median jalan. Sehingga, sudah tidak ada lagi crossing yang menyebabkan penumpukan kendaraan,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Selain itu, Dishub juga akan mengurai kemacetan yang terjadi di Jalan Brigjend Slamet Riadi. Hal itu dilakukan, karena selama ini pengendara yang akan menuju ke Jalan Kawi dan Jalan Ijen harus putar terlebih dahulu melalui Jalan Rajabaly.</p>



<p>“Nah, ini akan kami lakukan rekayasa dengan memanfaatkan Jalan Buring, yang selama ini satu arah, atau bisa kita buat dua arah. Jadi, pengendara dari Jalan Brigjend Slamet Riadi itu bisa belok kanan ke Jalan Buring. Itu untuk mengurangi beban yang ada di Jalan Basuki Rahmat ke arah Jalan Semeru,” jelasnya.</p>



<p>Lebih lanjut dikatakan, bahwa penerapan rekayasa lalu lintas tersebut menurutnya kembali lagi sebelum diterapkannya satu arah di Jalan Basuki Rahmat. “Ini yang saya maksud bahwa rekayasa lalu lintas harus terus dilakukan dengan penyesuaian kebutuhan di lapangan,” imbuh Jaya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">212161</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pj Wali Kota Malang Tinjau Pembangunan Separator Kayutangan hingga Median Jalan Semeru</title>
		<link>https://memontum.com/pj-wali-kota-malang-tinjau-pembangunan-separator-kayutangan-hingga-median-jalan-semeru</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Dec 2023 11:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[Kayutangan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[median]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan]]></category>
		<category><![CDATA[semeru]]></category>
		<category><![CDATA[separator]]></category>
		<category><![CDATA[Tinjau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=203009</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, meninjau pembangunan separator taman di Kawasan Kayutangan Heritage hingga median jalan di Jalan Semeru, Kota Malang, Kamis (07/12/2023) tadi. Peninjauan itu dilakukan, dengan tujuan untuk mengecek kesiapan jelang natal dan tahun baru (nataru) di Kota Malang. Di sisi lain, juga tindak lanjut usai pihaknya melakukan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Malang</strong> &#8211; Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, meninjau pembangunan separator taman di Kawasan Kayutangan Heritage hingga median jalan di Jalan Semeru, Kota Malang, Kamis (07/12/2023) tadi. Peninjauan itu dilakukan, dengan tujuan untuk mengecek kesiapan jelang natal dan tahun baru (nataru) di Kota Malang.</p>



<p>Di sisi lain, juga tindak lanjut usai pihaknya melakukan rapat bersama dengan Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) Kota Malang. &#8220;Jadi tadi kita sudah sepakat dari FLLAJ akan melihat di sana. Pertama di depan PLN Kayutangan Heritage, kita akan mengurangi median dari taman itu, terutama untuk pergerakan kendaraan yang memang tidak boleh terhambat, seperti ambulans dan pemadam kebakaran (Damkar),” jelas Pj Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Tidak hanya itu, Wahyu menambahkan, jika median yang berada di tengah Kawasan Kayutangan Heritage, nantinya juga akan dikurangi. Sehingga, sisi utara dan selatan Kayutangan Heritage tersebut tidak terputus.</p>



<p>“Nanti akan ditutup dengan median sementara. Begitu juga salah satunya pertimbangan kita untuk mempermudah kendaraan yang tidak boleh kita halangi, seperti ambulans dan damkar. Apabila ada yang ke RSSA atau kebakaran disekitar situ mereka akan bisa melintas dari Kayutangan yang sebelah selatan langsung menuju arah ke rumah sakit atau mungkin tempat kebakaran, itu sementara,” katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kemudian, pihaknya juga mengimbau agar tidak ada kendaraan yang terparkir atau berhenti di sisi kanan sekitar Jalan Semeru. Sebab, hal itu menjadi penyebab kemacetan yang terjadi di kawasan tersebut.</p>



<p>“Kemacetan di Jalan Semeru tadi kita lihat sangat tinggi sekali. Kita akan melarang parkir dan berhenti di sebelah kanan jalan. Semua itu untuk memperlancar arah menuju Jalan Bromo maupun Jalan Ijen. Nanti di sebelah kiri boleh tapi tempatnya terbatas. Nanti ada titik tertentu yang boleh parkir sebelah kiri,” ujarnya.</p>



<p>Lebih lanjut, pihaknya juga akan mengevaluasi terkait ketinggian median, yang berada di Jalan Semeru Kota Malang. Sebab, median itu dinilai sangat tinggi sekali, sehingga menyebabkan seorang pejalan kaki sulit untuk menyebrang.</p>



<p>“Median itu akan kita evaluasi. Karena itu tinggi sekali, tadi ibu-ibu kita ajak sulit sekali jalan disitu,” imbuhnya. <strong>(pro/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">203009</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
