<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>medical &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/medical/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 05 Jul 2025 10:50:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>medical &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pencarian Bawah Laut Korban KMP Tunu Pratama Jaya, Tim Gabungan Lakukan Medical Check Up</title>
		<link>https://memontum.com/pencarian-bawah-laut-korban-kmp-tunu-pratama-jaya-tim-gabungan-lakukan-medical-check-up</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 Jul 2025 06:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[gabungan]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[lakukan]]></category>
		<category><![CDATA[medical]]></category>
		<category><![CDATA[pencarian]]></category>
		<category><![CDATA[pratama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223670</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Memasuki hari ke empat pencarian korban tenggelamnya Kapal Motor Penumpang (KMP) Tunu Pratama Jaya di Perairan Selat Bali, Tim SAR gabungan melanjutkan pencarian dengan operasi subsurface atau penyelaman bawah laut. Sebagai langkah awal, tim penyelam yang nantinya bertugas harus menjalani pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu di RSUD Blambangan, Banyuwangi, Sabtu (05/07/2025) tadi. Dalam [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Memasuki hari ke empat pencarian korban tenggelamnya Kapal Motor Penumpang (KMP) Tunu Pratama Jaya di Perairan Selat Bali, Tim SAR gabungan melanjutkan pencarian dengan operasi subsurface atau penyelaman bawah laut. Sebagai langkah awal, tim penyelam yang nantinya bertugas harus menjalani pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu di RSUD Blambangan, Banyuwangi, Sabtu (05/07/2025) tadi.</p>



<p>Dalam pencairan ini, para penyelam tersebut terdiri dari 19 personil gabungan berbagai unsur. Diantaranya, dari TNI AL, Kepolisian, Basarnas dan Komunitas Selam.</p>



<p>Ahli Madya Pencarian dan Pertolongan, Direktorat Potensi Badan SAR Nasional (Basarnas), Mohammad Arifin, mengatakan bahwa 19 personil itu akan bertugas untuk melakukan operasi subsurface atau penyelaman bawah laut. “Timnya gabungan ini berasal dari berbagai instansi dengan keahlian menyelam,” kata Arifin, saat mendampingi tim penyelam melakukan pemeriksaan kesehatan.</p>



<p>Sebelum diterjunkan dalam operasi, tambahnya, para penyelam harus melakukan medical check up (MCU) atau pemeriksaan kesehatan secara lengkap untuk memastikan kesehatannya. “Kemarin setelah dievaluasi, kedalaman lautnya antara 50 hingga 56 meter. Untuk itu, perlu dipastikan kesehatan para penyelam guna memastikan mereka dalam kondisi yang prima,” ujar Arifin.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Ditambahkannya, personil menjalani serangkaian pemeriksaan. Mulai dari rontgen dada hingga pemeriksaan paru, jantung, THT, neurologi atau syaraf hingga penyakit dalam.</p>



<p>Wakil Menteri Perhubungan, Suntana, juga nampak meninjau pemeriksaan kesehatan belasan penyelam ini di RSUD Blambangan. Operasi penyelaman bawah laut, ujarnya, akan dilakukan setelah proses identifikasi lokasi kapal tenggelam selesai dilaksanakan.</p>



<p>Saat ini, Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian sambil menunggu datangnya underwater searching device, yaitu perangkat pencari bawah laut, untuk mendeteksi keberadaan bangkai kapal di dasar laut. “Setelah posisi kapal diketahui, baru tim penyelam akan diterjunkan. Proses pencarian juga sangat bergantung pada faktor cuaca, juga kondisi arus bawah laut harus dipastikan aman untuk keselamatan penyelam,” ungkapnya.</p>



<p>Untuk operasi pencarian dan penyelamatan korban pada hari ini, terus dilanjutkan dengan menerjunkan tim search and rescue (SRU) laut dan udara. Sampai dengan hari ini atau hari ke empat, pencarian masih dilakukan pencarian di atas permukaan</p>



<p>“Mulai jam 6.00 pagi tadi, semua tim sudah bergerak melakukan operasi pencarian. Kami mohon bantuan dan doa dari masyarakat, semoga diberikan kelancaran dan kemudahan. Sehingga dapat membuahkan hasil dan pihak keluarga dapat sabar menunggu proses pencarian ini&#8221; imbuhnya. <strong>(kom/bwi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223670</post-id>	</item>
		<item>
		<title>RSU Pindad Buka Layanan Medical Check Up untuk Calon Pekerja Migran Indonesia</title>
		<link>https://memontum.com/rsu-pindad-buka-layanan-medical-check-up-untuk-calon-pekerja-migran-indonesia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Nov 2023 05:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[layanan]]></category>
		<category><![CDATA[medical]]></category>
		<category><![CDATA[migran]]></category>
		<category><![CDATA[Pekerja]]></category>
		<category><![CDATA[pindad]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=201019</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Usai resmi berstatus sebagai rumah sakit tipe C dan membuka layanan baru yaitu Unit Hemodialisis, RSU Pindad di Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, kembali membuka layanan baru, Senin (06/11/2023) tadi. Adalah layanan Medical Check Up untuk Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI), yang diresmikan dan dihadiri langsung Wakil Bupati (Wabup) Malang, Didik Gatot Subroto, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Usai resmi berstatus sebagai rumah sakit tipe C dan membuka layanan baru yaitu Unit Hemodialisis, RSU Pindad di Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, kembali membuka layanan baru, Senin (06/11/2023) tadi. Adalah layanan Medical Check Up untuk Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI), yang diresmikan dan dihadiri langsung Wakil Bupati (Wabup) Malang, Didik Gatot Subroto, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Malang, Yoyok Wardoyo dan jajaran direktur PT Pindad Medika Utama.</p>



<p>Penetapan rumah sakit rujukan CPMI dilakukan, ini secara selektif untuk menjamin bahwa pekerja Indonesia yang berangkat dari tempat tinggalnya telah memenuhi standar kesehatan yang diisyaratkan oleh negara tujuan. Pemeriksaan kesehatan bagi warga Negara Indonesia yang akan bekerja di luar negeri, hanya dapat dilakukan di sarana kesehatan yang berkualitas, terpercaya dan telah terverifikasi oleh Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI).</p>



<p>RSU Pindad sendiri, merupakan satu dari tiga rumah sakit utama di Kabupaten Malang, yang menjadi rujukan pemeriksaan kesehatan calon pekerja migran. Peresmian sekaligus sosialiasi layanan CPMI ini, juga dihadiri oleh Asosiasi Perusahaan Penempatan Tenaga Kerja Indonesia (ASPATAKI) serta 120 Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI).</p>



<p>Menanggapi peresmian ini, Wabup Didik mengatakan bahwa peresmian ini adalah sesuatu yang luar biasa, yang salah satunya yaitu gebrakan Disnaker dengan PT Pindad. Dengan adanya ini, tentu saja bagi CPMI harus mengoptimalkan dengan baik.</p>



<p>&#8220;Jadi, ruang ini sebenarnya sudah dicoba RSUD Kanjuruhan. Namun karena suatu hal, maka tertunda. Karenanya, langkah-langkah ini menjadi suatu hal yang luar biasa dan bagaimana pemerintah bisa hadir untuk CPMI,&#8221; kata Didik.</p>



<p>Ditambahkannya, bahwa untuk proses medical check up sendiri, sebenarnya berbayar. Hanya saja, selama ini untuk CPMI lebih sering dilakukan di Kota Malang.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>&#8220;Ini berbiaya dan selama ini dilakukan di fasilitas kesehatan di Kota Malang. Sementara suporting dari kabupaten, makanya ini yang saya sampaikan tadi. Ayo saling support,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Dengan adanya rumah sakit rujukan ini, ujarnya, maka jaminan CPMI akan kian optimal. Artinya, saat nantinya bekerja, pun ketika sakit juga memiliki data kesehatan.</p>



<p>&#8220;Jadi, saat mereka diberangkatkan, itu ada data dan rujukan di mana perawatan yang harus dilakukan. Jadi, ini akan memudahkan bagi PMI kedepannya saat bekerja,&#8221; tambah Didik</p>



<p>Sementara itu, Direktur Operasional PT Pindad Medika, Zul Kurniawan, mengatakan bahwa langkah ini tentunya jemput bola dan memfasilitasi kebutuhan CPMI. Sementara sarana yang disiapkan, pun juga maksimal.</p>



<p>&#8220;Tentunya ini adalah program jemput bola. Artinya, kalau selama ini dilakukan di Kota Malang, maka sekarang bisa ditangani di kabupaten. Artinya, ini nanti akan semua di fasilitasi secara lengkap di RSU Pindad,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, Kepala RSU Pindad, dr Andre Setyawan Candra, juga menyampaikan komitmen RSU Pindad dalam memberikan pelayanan terbaik. RSU Pindad telah melengkapi layanan CPMI dengan dokter spesialis penyakit dalam, spesialis radiologi, spesialis kejiwaan, spesialis patologi klinik serta petugas ahli lainnya.</p>



<p>&#8220;Seluruh layanan ini merupakan bentuk pengabdian RSU Pindad, untuk mempermudah masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang bermutu dan terpercaya,&#8221; paparnya. <strong>(sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">201019</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
