<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>megathrust, &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/megathrust/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 02 Oct 2024 11:02:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>megathrust, &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pemkab Jember Libatkan Semua Pihak FGD Siaga Bencana Megathrust</title>
		<link>https://memontum.com/pemkab-jember-libatkan-semua-pihak-fgd-siaga-bencana-megathrust</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Oct 2024 10:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bencana]]></category>
		<category><![CDATA[libatkan]]></category>
		<category><![CDATA[megathrust,]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=214916</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Pemerintah Kabupaten Jember menggelar Focus Group Discussion (FGD) siaga bencana Megathrust di wilayah pesisir Pantai Selatan bersama seluruh unsur, mulai dari TNI, Polri, Kepala OPD, BMKG, BPBD, Tagana, LPBI-NU Destana, Relawan, camat, Kades dan masyarakat di Aula PB Sudirman, Rabu (02/10/2024) tadi. Salah satu tema yang dibahas, yaitu terkait isu potensi terjadinya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Jember menggelar Focus Group Discussion (FGD) siaga bencana Megathrust di wilayah pesisir Pantai Selatan bersama seluruh unsur, mulai dari TNI, Polri, Kepala OPD, BMKG, BPBD, Tagana, LPBI-NU Destana, Relawan, camat, Kades dan masyarakat di Aula PB Sudirman, Rabu (02/10/2024) tadi. Salah satu tema yang dibahas, yaitu terkait isu potensi terjadinya gempa Megathrust di daerah kawasan Pulau Jawa. Di mana, wilayah yang dianggap berpotensi salah satunya adalah Kabupaten Jember.</p>



<p>“Untuk Kabupaten Jember, bencana apapun itu ada. Seperti hidrologi, vulkanik dan bencana lain,&#8221; kata Pjs Bupati Jember, Imam Hidayat.</p>



<p>Mensikapi gempa Megathrust, tambahnya, tentunya segala mitigasi harus dilakukan. Termasuk, bagaimana langkah-langkah penanganan hingga pemulihan. Yang tidak kalah pentingnya, adalah antisipasi dan simulasi kepada masyarakat.</p>



<p>&#8220;Masyarakat apakah sudah mendapat simulasi mengenai langkah-langkah ketika terjadi gempa ini. Karena disadari atau tidak, masyarakat di pesisir Pantai Selatan, adalah wilayah terdampak pertama. Sehingga, harus diberi pengetahuan dan langkah-langkah antisipasi yang lebih,&#8221; ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Ditambahkannya, melihat masyarakat di lokasi wilayah selatan Kabupaten Jember, tentunya tidak bisa dibayangkan bagaimana masyarakat ketika ada bencana itu. Karena selain jarak, tentunya waktu dalam menyelamatkan diri. Sehingga, langkah efektif bagaimana harus diberikan.</p>



<p>Pihaknya berharap, langkah sosialisasi dan waspada terhadap bencana bukan hanya Megathrust, kian dimasifkan. Sehingga, antisipasi, penanganan dan pemulihan, bisa berjalan efektif. &#8220;Ketika langkah-langkah ini dipahami, Minimalisir sudah pasti ada. Meskipun, kita semua berharap tidak ada bencana itu,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Kepala BPBD Kabupaten Jember, Widodo Julianto, menambahkan bahwa Kabupaten Jember merupakan wilayah yang berpotensi bencana gempa bumi dan tsunami Megathrust. Sehingga, memang perlu dilakukan upaya pengurangan resiko bencana.</p>



<p>“Harapan, itu memang tercipta sinergitas di Kabupaten Jember, di dalam antisipasi resiko bencana. Tidak hanya gempa Megathrust, namun bencana-bencana lain. Melalui antispasi atau mitigasi, penanganan dan pemulihan, diharapkan resiko bencana alam kian kecil,&#8221; ujarnya. <strong>(kom/rio/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">214916</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hadapi Potensi Megathrust, BPBD Kota Malang Siapkan Upaya Mitigasi</title>
		<link>https://memontum.com/hadapi-potensi-megathrust-bpbd-kota-malang-siapkan-upaya-mitigasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Aug 2024 11:20:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[hadapi]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[megathrust,]]></category>
		<category><![CDATA[Mitigasi]]></category>
		<category><![CDATA[Potensi]]></category>
		<category><![CDATA[siapkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=213133</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah merilis bahwa Gempa Megathrust atau gempa dengan berkekuatan sangat besar, akan terjadi di beberapa daerah di Indonesia. Diantaranya, seperti Pantai Barat Sumatera, Pantai Selatan Jawa, Pantai Selatan Bali dan Nusa Tenggara, Kepulauan Maluku, Maluku Utara, Pantai Utara, Timur Sulawesi serta Pantai Utara Papua. Meskipun [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah merilis bahwa Gempa Megathrust atau gempa dengan berkekuatan sangat besar, akan terjadi di beberapa daerah di Indonesia. Diantaranya, seperti Pantai Barat Sumatera, Pantai Selatan Jawa, Pantai Selatan Bali dan Nusa Tenggara, Kepulauan Maluku, Maluku Utara, Pantai Utara, Timur Sulawesi serta Pantai Utara Papua.</p>



<p>Meskipun Kota Malang tidak termasuk daerah yang disebutkan, namun Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalaksa BPBD) Kota Malang, Prayitno, memberikan kewaspadaan dan kesiapsiagaan. “Kami lebih fokus pada mitigasi. Walaupun potensi Megathrust disebut BMKG, wilayah Kota Malang tidak secara khusus termasuk dalam zona yang disebutkan. Namun, kita tetap waspada, terutama dalam hal kesiapsiagaan, evakuasi, dan pengaturan titik berkumpul jika terjadi bencana,&#8221; jelas Prayitno, saat ditemui, Senin (19/08/2024) tadi.</p>



<p>Prayitno menambahkan, bahwa gempa tersebut akan terjadi di Kabupaten Malang, yakni di Pantai Selatan. Akan tetapi, dalam hal ini Kota Malang bersama dengan Kota Batu ditetapkan sebagai kluster bantuan bencana oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Artinya, bertanggung jawab dalam memberikan dukungan logistik dan personel.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Kami sudah mulai memanage logistik yang ada, serta melatih personel yang ada di kecamatan tangguh dan kelurahan tangguh untuk siap menghadapi bencana. Termasuk juga melatih dalam manajemen posko, pertolongan pertama dan dapur umum,&#8221; tambahnya</p>



<p>Mengenai dampak langsung yang mungkin terjadi di Kota Malang, Prayitno merujuk pada catatan sejarah bahwa Kota Malang pernah mengalami gempa berskala besar pada tahun 1958 dan 1967, dengan intensitas MMI (Modified Mercalli Intensity) mencapai 8-9. Namun, Prayitno menekankan bahwa prediksi lebih lanjut terkait potensi gempa hanya bisa diberikan oleh BMKG.</p>



<p>&#8220;Sebagai langkah antisipasi, kami selalu menyarankan masyarakat untuk menyimpan dokumen penting dan perlengkapan darurat seperti kotak P3K. Ini adalah bagian dari SOP yang harus diikuti karena kita tidak bisa memprediksi kapan bencana akan terjadi,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Diakhir, dalam hal ini Prayitno menekankan agar masyarakat tidak perlu khawatir, namun hanya tetap waspada saja. BPBD Kota Malang juga terus berupaya menjaga kesiapsiagaan dan berharap agar bencana tidak terjadi di wilayah Kota Malang. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">213133</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
