<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>melayani &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/melayani/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 11 Aug 2025 11:01:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>melayani &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Resmikan Gedung Baru RSKK, Mas Dhito Minta Diimbangi SDM Melayani dan Jadi Rujukan</title>
		<link>https://memontum.com/resmikan-gedung-baru-rskk-mas-dhito-minta-diimbangi-sdm-melayani-dan-jadi-rujukan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Aug 2025 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[diimbangi]]></category>
		<category><![CDATA[gedung,]]></category>
		<category><![CDATA[melayani]]></category>
		<category><![CDATA[Resmikan]]></category>
		<category><![CDATA[rujukan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=224865</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, meresmikan gedung baru Rumah Sakit Kabupaten Kediri (RSKK). Dalam peresmian itu, pihaknya berharap bahwa dengan adanya gedung baru ini bisa diimbangi dengan SDM yang melayani. Mas Dhito-sapaan Bupati Kediri berharap, RSKK bisa menjadi salah satu rumah sakit rujukan di Kediri dan sekitarnya. Sehingga dengan penambahan gedung baru [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, meresmikan gedung baru Rumah Sakit Kabupaten Kediri (RSKK). Dalam peresmian itu, pihaknya berharap bahwa dengan adanya gedung baru ini bisa diimbangi dengan SDM yang melayani.</p>



<p>Mas Dhito-sapaan Bupati Kediri berharap, RSKK bisa menjadi salah satu rumah sakit rujukan di Kediri dan sekitarnya. Sehingga dengan penambahan gedung baru tersebut, diharapkan juga dibarengi dengan pelayanan yang baik kepada pasien. Mengingat, dengan pelayanan yang baik bisa mempercepat proses penyembuhan pasien.</p>



<p>“Saya percaya pelayanan kesehatan terbaik lahir dari kombinasi antara fasilitas yang memadai dan sumber daya manusia yang berkomitmen sepenuh hati,” kata Mas Dhito, Senin (11/08/2025) tadi.</p>



<p>Untuk meningkatkan pelayanan tersebut, Mas Dhito juga meminta kepada seluruh pegawai RSKK, untuk berkirim surat tanpa nama kepadanya. Surat tersebut , nantinya akan menjadi pertimbangan untuk bahan evaluasi terhadap rumah sakit.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Di samping itu, tambahnya, kritik dan saran yang diberikan ini merupakan bentuk kepedulian pegawai terhadap kemajuan dan pengembangan RSKK. “Saya tunggu suratnya. Itu biasa saya lakukan di Satker-Satker, dinas-dinas supaya saya bisa mengcapture (persoalan yang ada),” jelasnya.</p>



<p>Gedung Airlangga sendiri terdiri dari 3 zona gedung. Yakni Gedung A, B, dan C yang saing terintegrasi. Dimana di gedung B dibuka pelayanan katerisasi jantung. Tak hanya itu, nantinya penanganan lain seperti kanker juga bisa dilakukan di rumah sakit yang berada di Kecamatan Pare ini. Untuk mendukung itu, tenaga medis baik dokter termasuk perawat kini telah mengikuti pendidikan lanjutan.</p>



<p>Direktur RSKK, dr Gatut Rahardjo, menjelaskan fasilitas tersebut guna menjawab kebutuhan penanganan penyakit jantung yang akhir-akhir ini terus meningkat. “Harapannya kedepan tidak perlu dirujuk lagi (ke rumah sakit lain),” terang Gatut.</p>



<p>Saat ini, tambahnya, RSKK memiliki total 323 tempat tidur untuk semua kelas termasuk penambahan kamar rawat inap Kelas 3 sebanyak 120 tempat tidur yang berada di Gedung Airlangga. Adapun dalam peresmian tersebut, Mas Dhito sekaligus menyerahkan SK pengangkatan pegawai tetap BLUD RSKK sebanyak 107 orang. Pihaknya berharap, hal ini bisa mendorong kinerja pegawai untuk memberikan pelayanan terbaik. <strong>(kom/pan/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">224865</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hadirkan Layanan Publik Lebih Cepat hingga Pendekatan Humanis, Bupati Ipuk Siapkan Program Banyuwangi Melayani</title>
		<link>https://memontum.com/hadirkan-layanan-publik-lebih-cepat-hingga-pendekatan-humanis-bupati-ipuk-siapkan-program-banyuwangi-melayani</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Jun 2025 09:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[hadirkan]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[humanis]]></category>
		<category><![CDATA[layanan]]></category>
		<category><![CDATA[melayani]]></category>
		<category><![CDATA[pendekatan]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<category><![CDATA[publik]]></category>
		<category><![CDATA[siapkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223031</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mempersiapkan program baru &#8216;Banyuwangi Melayani&#8217;, yang dirancang menghadirkan layanan publik lebih cepat, efisien dan berorientasi pada pendekatan humanis. Layanan ini dimunculkan, karena selama ini sejumlah masyarakat yang mengakses layanan, itu terkadang mengalami kendala karena keterbatasan informasi terkait regulasi layanan. Seperti masalah perizinan, pendidikan, kesehatan dan berbagai layanan publik [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mempersiapkan program baru &#8216;Banyuwangi Melayani&#8217;, yang dirancang menghadirkan layanan publik lebih cepat, efisien dan berorientasi pada pendekatan humanis. Layanan ini dimunculkan, karena selama ini sejumlah masyarakat yang mengakses layanan, itu terkadang mengalami kendala karena keterbatasan informasi terkait regulasi layanan. Seperti masalah perizinan, pendidikan, kesehatan dan berbagai layanan publik lainnya.</p>



<p>“Salah satunya yang menyebabkan kendala, adalah keterbatasan informasi di masyarakat dan komunikasi dengan para tenaga teknis di lingkungan Pemkab Banyuwangi. Simpul inilah, yang coba kami urai dalam program ini,” kata Bupati Ipuk, Selasa (17/06/2025) tadi.</p>



<p>Program Banyuwangi Melayani, tambahnya, merupakan komunikasi langsung masyarakat dengan tenaga teknis di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Setiap OPD menyediakan kontak person, mulai kepala dinas hingga tenaga teknis yang membidangi dan bisa diakses. Sehingga, berbagai kendala yang ditemukan masyarakat bisa segera tertangani.</p>



<p>Dengan Banyuwangi Melayani, ungkapnya, maka masyarakat bisa menyampaikan kendala ataupun mengakses informasi yang dibutuhkan sesuai dengan pembidangannya masing-masing. “Sebenarnya selama ini sudah ada layanan call center 112 yang beroperasi 24 jam untuk menerima laporan warga. Ini kita tambah dengan Banyuwangi Melayani agar lebih spesifik,” jelas alumnus Megister Kebijakan Publik Universitas Airlangga, Surabaya ini.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bupati Ipuk juga memaparkan, Program Banyuwangi Melayani ini juga bertujuan untuk menghadirkan layanan yang humanis. Transformasi digital yang telah dilakukan Pemkab Banyuwangi belum sepenuhnya bisa diadaptasi oleh masyarakat.</p>



<p>“Hal ini perlu jembatan komunikasi. Kami ingin menekankan komunikasi yang humanis dan edukatif,” imbuhnya.</p>



<p>Seperti anggapan segala bentuk pelayanan yang menyangkut instrumen negara, akan dikaitkan dengan kewenangan Pemkab Banyuwangi. Padahal, secara regulasi melibatkan instansi vertikal seperti kementerian, pemerintah provinsi, bahkan pihak ketiga.</p>



<p>“Contohnya dalam soal perizinan. Dalam proses penerbitan izin usaha ataupun izin bangunan, ini tidak semata domain Pemkab. Tapi, juga ada kewenangan kementerian, kewenangan tim independen, konsultan dan lain-lain. Jadi, ini perlu disampaikan, sejauh mana kendala yang terjadi,” terangnya.</p>



<p>Banyuwangi Melayani bakal menyajikan sejumlah nomor WhatsApp dari masing-masing kepala dinas hingga tenaga teknis yang membidangi. “Nanti informasi ini akan disebar di berbagai kantor dan titik strategis di Banyuwangi. Prinsipnya, semua harus terlayani sebaik-baiknya. Mengurai masalah, menghadirkan solusi,” tambahnya. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223031</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Lumajang Gulirkan Tagline &#8216;Ikhlas Melayani Rakyat&#8217; untuk Tanamkan Semangat ASN dalam Layanan Publik</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-lumajang-gulirkan-tagline-ikhlas-melayani-rakyat-untuk-tanamkan-semangat-asn-dalam-layanan-publik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 May 2025 05:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[‘ikhlas]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[gulirkan]]></category>
		<category><![CDATA[layanan]]></category>
		<category><![CDATA[melayani]]></category>
		<category><![CDATA[publik]]></category>
		<category><![CDATA[rakyat]]></category>
		<category><![CDATA[semangat]]></category>
		<category><![CDATA[tagline]]></category>
		<category><![CDATA[tanamkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=221769</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Dalam upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang responsif dan berpihak pada rakyat, Bupati Lumajang, Indah Amperawati, mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Lumajang untuk menanamkan semangat pelayanan publik yang ikhlas dan berkualitas. Ajakan tersebut disampaikannya, saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029 di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Dalam upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang responsif dan berpihak pada rakyat, Bupati Lumajang, Indah Amperawati, mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Lumajang untuk menanamkan semangat pelayanan publik yang ikhlas dan berkualitas. Ajakan tersebut disampaikannya, saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029 di Pendopo Arya Wiraraja, Senin (05/05/2025) tadi.</p>



<p>Momentum tersebut, menjadi refleksi awal untuk membangun fondasi pelayanan publik yang lebih adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. &#8220;Kita adalah pelayan rakyat dan bukan sebaliknya. Karena itu, layani rakyat dengan sebaik-baiknya, dengan hati yang tulus,&#8221; tegasnya, kepada peserta Musrenbang yang terdiri dari pimpinan perangkat daerah, perwakilan masyarakat dan stakeholder pembangunan daerah.</p>



<p>Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang juga menekankan akan pentingnya perubahan mindset ASN, dari pola pikir birokratis menjadi agen pelayanan yang proaktif. Karenanya, guna mendukung hal tersebut, Pemkab Lumajang telah menggulirkan tagline &#8216;Ikhlas Melayani Rakyat&#8217; sebagai pengingat moral dan etika kerja bagi seluruh jajaran pemerintah daerah.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Tagline ini bukan sekadar slogan, tetapi komitmen. Kita akan pasang di setiap kantor pelayanan publik, agar setiap ASN yang masuk kantor selalu diingatkan akan tanggung jawabnya melayani dengan ikhlas,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Selain peneguhan komitmen pelayanan, Bunda Indah menegaskan bahwa pemerintah akan terus hadir langsung di tengah masyarakat melalui kegiatan blusukan. Hal ini dilakukan, untuk memastikan bahwa program pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat, terutama kelompok rentan yang kerap luput dari jangkauan birokrasi.</p>



<p>&#8220;Kami tidak akan hanya duduk di kantor. Kami akan terus turun ke lapangan, menyapa rakyat, mendengar langsung keluhan mereka dan hadir memberikan solusi,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Musrenbang RPJMD 2025-2029, menjadi wadah penting bagi Pemkab Lumajang untuk merumuskan arah pembangunan 5 tahun ke depan. Komitmen terhadap pelayanan publik yang berkualitas, menjadi salah satu prioritas utama dalam kerangka pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">221769</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Halal Bihalal Pemkab Lumajang Diwarnai Kehangatan dan Semangat Kerja dalam Melayani Masyarakat</title>
		<link>https://memontum.com/halal-bihalal-pemkab-lumajang-diwarnai-kehangatan-dan-semangat-kerja-dalam-melayani-masyarakat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Apr 2025 10:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bihalal]]></category>
		<category><![CDATA[diwarnai]]></category>
		<category><![CDATA[kehangatan]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[melayani]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[semangat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=220943</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan tenaga non-ASN berkumpul mengikuti apel perdana dan Halal Bihalal bersama Bupati Lumajang, Indah Amperawati, di Halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Lumajang, Selasa (08/04/2025) tadi. Dalam momen itu, suasana penuh kehangatan dan semangat baru menandai awal kembalinya aktivitas pemerintahan pasca libur dan cuti bersama Hari Raya Idul Fitri [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan tenaga non-ASN berkumpul mengikuti apel perdana dan Halal Bihalal bersama Bupati Lumajang, Indah Amperawati, di Halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Lumajang, Selasa (08/04/2025) tadi. Dalam momen itu, suasana penuh kehangatan dan semangat baru menandai awal kembalinya aktivitas pemerintahan pasca libur dan cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah.</p>



<p>Kegiatan ini, bukan sekadar seremonial tahunan, tetapi menjadi momentum reflektif sekaligus penyemangat bagi seluruh jajaran birokrasi untuk kembali fokus menjalankan tugas dan tanggung jawab dalam melayani masyarakat. “Saya secara pribadi dan keluarga, serta Mas Wabup dan keluarga, mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah. Mohon maaf lahir dan batin. Semoga amal dan ibadah kita selama Bulan Ramadan diterima oleh Allah SWT,” kata Bunda Indah-sapaan akrab Bupati Lumajang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam arahannya, Bunda Indah menegaskan pentingnya menjaga integritas dan profesionalisme sebagai aparatur negara. Dirinya juga mengajak seluruh pegawai, untuk kembali bekerja dengan penuh dedikasi, menjadikan pelayanan kepada masyarakat sebagai prioritas utama.</p>



<p>“Pasca Ramadan ini, mari kita kembali melayani masyarakat dengan baik dan penuh semangat. Kita harus menjadi pelayan yang hadir dengan hati, bekerja bukan hanya sebagai rutinitas, tetapi sebagai bentuk pengabdian,” tegasnya.</p>



<p>Apel dan Halal Bihalal ini menjadi ruang silaturahmi dan penguat komitmen kolektif ASN dan tenaga non-ASN untuk terus menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas, inklusif dan berorientasi pada kepentingan rakyat. Sedangkan Momentum Idul Fitri sendiri, dimaknai sebagai awal baru yang tidak hanya dalam konteks spiritual, tetapi juga dalam membangun budaya kerja yang lebih produktif dan kolaboratif demi kemajuan Kabupaten Lumajang. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">220943</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Resmi Beroperasi di Kota Malang, Bambang Shita Hospital Siap Melayani Masyarakat</title>
		<link>https://memontum.com/resmi-beroperasi-di-kota-malang-bambang-shita-hospital-siap-melayani-masyarakat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Dec 2024 06:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bambang]]></category>
		<category><![CDATA[beroperasi]]></category>
		<category><![CDATA[hospital,]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[melayani]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=217279</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Rumah Sakit (RS) Bambang Shita Hospital, yang terletak di Jalan Joyo Agung Regency, Kelurahan Merjosari, Kecamatan Lowokwaru, resmi beroperasi setelah diresmikan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Kota Malang, Ida Ayu Made Wahyuni, yang mewakili Pj Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan, Kamis (05/12/2024) tadi. Asisten Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat, Ida [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Rumah Sakit (RS) Bambang Shita Hospital, yang terletak di Jalan Joyo Agung Regency, Kelurahan Merjosari, Kecamatan Lowokwaru, resmi beroperasi setelah diresmikan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Kota Malang, Ida Ayu Made Wahyuni, yang mewakili Pj Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan, Kamis (05/12/2024) tadi.</p>



<p>Asisten Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat, Ida Ayu Made Wahyuni, menyampaikan bahwa dengan kehadiran RS tersebut dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat. Apalagi, itu berada di wilayah perbatasan, sehingga mampu memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mengakses layanan kesehatan.</p>



<p>&#8220;Ini selain untuk warga Kota Malang juga berbatasan dengan Kabupaten Malang. Tadi saya ketemu salah satu pasien yang mau dioperasi, nah itu dari Dau Kabupaten Malang. Tentu ini mempermudah masyarakat untuk mengakses layanan kesehatan dan memang kesehatan merupakan layanan dasar wajib yang harus disiapkan. Dengan keberadaan RS ini dan nantinya lebih banyak lagi, maka akses untuk kesehatan masyarakat akan lebih meningkat,&#8221; jelas Ida, seusai melakukan peresmian.</p>



<p>Dirinya juga mengakui, bahwa keberadaan Rumah Sakit tersebut dinilai sudah layak. Walaupun dengan kategori RS Tipe D, fasilitas yang ada sudah lumayan cukup. Termasuk para dokter dan tenaga kesehatan yang disediakan sudah memadai.</p>



<p>&#8220;Dokternya banyak, termasuk mereka juga dapat berkoordinasi dengan RSUD Kota Malang. Pada prinsipnya semua layanan kesehatan itu saling membantu. Kalau di sini tidak ada dokter spesialis kan dibutuhkan dokter spesialis dari RS lain,&#8221; ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Senada dengan itu, Direktur RS Bambang Shita Hospital, Dokter Tedy Prawiro, menjelaskan bahwa RS tersebut telah memenuhi standar untuk kategori Rumah Sakit Tipe D. Dengan dilengkapi kapasitas 51 tempat tidur, ICU yang dilengkapi ventilator, serta 12 dokter spesialis yang siap melayani pasien.</p>



<p>“Kami memiliki fasilitas seperti trauma center yang sangat diperlukan karena banyaknya kasus kecelakaan di daerah ini. Selain itu, kami juga menyediakan dokter spesialis tambahan seperti orthopedi dan kedokteran jiwa, yang sebenarnya tidak diwajibkan untuk rumah sakit tipe D. Ini semua demi memberikan layanan terbaik kepada masyarakat,” kata Tedy.</p>



<p>Tidak hanya itu, pihaknya juga menyampaikan bahwa RS tersebut bercita-cita menjadi rumah sakit pendidikan, mengingat latar belakang pendiriannya yang fokus pada dunia pendidikan. Untuk itu, pihaknya terus mengembangkan fasilitas dan meningkatkan kompetensi karyawan, termasuk mempersiapkan layanan bilingual bagi pasien internasional.</p>



<p>&#8220;Kita perlahan memperbaiki diri dan mengupgrade. Banyak pasien kami bukan hanya dari Indonesia tapi dari Jerman, Amerika dan lain-lain, makanya kita nama hospital,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Namun, dirinya juga mengakui bahwa saat ini rumah sakit belum bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Meski demikian, pihaknya tetap berkomitmen membantu pasien kurang mampu dengan berbagai program bantuan biaya, seperti pengurangan hingga pembebasan biaya berdasarkan survei kondisi pasien.</p>



<p>&#8220;Selain itu kami juga memberikan kontribusi sosial dengan merekrut banyak karyawan dari lingkungan sekitar. Hingga kini, rumah sakit ini mempekerjakan 78 karyawan yang terdiri dari tenaga medis, non-medis dan manajemen,&#8221; imbuh Tedy. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">217279</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
