<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>melintas, &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/melintas/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 01 Apr 2026 05:33:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>melintas, &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>HUT Ke-112, Pemkot Malang Tegaskan Semangat Ngalam Melintas, Bergerak Tuntas, Mbois Berkelas</title>
		<link>https://memontum.com/hut-ke-112-pemkot-malang-tegaskan-semangat-ngalam-melintas-bergerak-tuntas-mbois-berkelas</link>
					<comments>https://memontum.com/hut-ke-112-pemkot-malang-tegaskan-semangat-ngalam-melintas-bergerak-tuntas-mbois-berkelas#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Apr 2026 04:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bergerak]]></category>
		<category><![CDATA[berkelas]]></category>
		<category><![CDATA[ke-112]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[melintas,]]></category>
		<category><![CDATA[ngalam]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[semangat]]></category>
		<category><![CDATA[tegaskan]]></category>
		<category><![CDATA[tuntas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231396</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menggelar apel peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Malang ke 112, di Halaman Balai Kota Malang, Rabu (01/04/2026) tadi. Dalam peringatan HUT tahun ini, Kota Malang mengusung tema Ngalam Melintas, Bergerak Tuntas dan Mbois Berkelas. Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan bahwa tema tersebut menjadi penegasan komitmen [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menggelar apel peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Malang ke 112, di Halaman Balai Kota Malang, Rabu (01/04/2026) tadi. Dalam peringatan HUT tahun ini, Kota Malang mengusung tema Ngalam Melintas, Bergerak Tuntas dan Mbois Berkelas.</p>



<p>Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan bahwa tema tersebut menjadi penegasan komitmen pemerintah daerah untuk terus membawa Kota Malang melangkah maju melalui inovasi, penyelesaian pembangunan, serta penguatan identitas kota. &#8220;Dengan tema ini mencerminkan semangat untuk menembus berbagai batas pembangunan sekaligus menghadirkan kota yang semakin berkelas,&#8221; kata Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Dalam momentum HUT ke-112 ini, Wali Kota Wahyu menyampaikan rasa syukur atas berbagai penghargaan yang diterima Pemkot Malang. Namun, menurutnya penghargaan bukanlah tujuan utama pemerintahan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Kami bersyukur banyak penghargaan yang diterima. Tetapi sejatinya bukan penghargaan yang kami harapkan, melainkan bentuk pengabdian kepada masyarakat sebagai tanggung jawab Pemkot Malang untuk menyejahterakan warga,” ujarnya.</p>



<p>Lebih lanjut, terkait Pekerjaan Rumah (PR) di usia ke-112 Kota Malang, Wali Kota Wahyu menegaskan fokus utama pemerintah adalah kolaborasi dan penyelesaian berbagai persoalan masyarakat. “Melintas berarti kita tidak berjalan sendiri, tetapi harus berkolaborasi. Bergerak Tuntas artinya berbagai persoalan masyarakat harus segera diselesaikan. Ini menjadi tanggung jawab saya bersama Wakil Wali Kota,” tegasnya.</p>



<p>Dirinya berharap, karakter Mbois Berkelas dapat menjadi jati diri masyarakat Kota Malang yang keren, bertanggung jawab dan berwibawa, sekaligus selaras dengan visi-misi pemerintahan melalui lima program prioritas serta dasa bakti unggulan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. &#8220;Ini sesuai dengan visi misi saya dengan Mas Wakil Wali Kota,&#8221; papar Wali Kota Wahyu. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/hut-ke-112-pemkot-malang-tegaskan-semangat-ngalam-melintas-bergerak-tuntas-mbois-berkelas/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231396</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkot Malang Bakal Berlakukan Pembatasan Kendaraan Besar Melintas di Jalan Ranugrati</title>
		<link>https://memontum.com/pemkot-malang-bakal-berlakukan-pembatasan-kendaraan-besar-melintas-di-jalan-ranugrati</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Apr 2024 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[berlakukan]]></category>
		<category><![CDATA[kendaraan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[melintas,]]></category>
		<category><![CDATA[pembatasan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[ranugrati]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=208558</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota Malang berencana akan membatasi kendaraan besar yang melintas di Jalan Ranugrati, Kelurahan Sawojajar, Kota Malang. Hal itu dilakukan, karena munculnya beberapa peristiwa seperti kerusakan pipa hingga membuat aspal ambles, yang disinyalir akibat dari beban kendaraan melebihi kapasitas jalan. Bahkan, Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, meminta agar Dinas Perhubungan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota Malang berencana akan membatasi kendaraan besar yang melintas di Jalan Ranugrati, Kelurahan Sawojajar, Kota Malang. Hal itu dilakukan, karena munculnya beberapa peristiwa seperti kerusakan pipa hingga membuat aspal ambles, yang disinyalir akibat dari beban kendaraan melebihi kapasitas jalan.</p>



<p>Bahkan, Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, meminta agar Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, dapat segera menerapkan langkah-langkah pembatasan kendaraan yang sesuai dengan ketentuan kelas jalan. &#8220;Saya sudah minta ke Pak Kadishub untuk diberlakukan pembatasan dan nanti akan dibantu dengan Satlantas Polresta. Saya minta mulai diketati lagi pembatasan terkait kendaraan dengan tonase yang tidak sesuai dengan kelas jalan,&#8221; ujar Wahyu, ditemui usai meninjau jalan ambles di perempatan Ranugrati, Jumat (19/04/2024) tadi.</p>



<p>Apalagi di dalam Pasal 19 ayat 2, UU Nomor 22 Tahun 2009, telah tertuang mengenai kriteria kelas-kelas jalan yang dibagi menjadi empat kelas, yakni mulai dari Kelas I, II, III dan Khusus. Untuk di Kawasan Jalan Ranugrati sendiri, merupakan jalan kelas II yang dapat dilalui kendaraan bermotor, termasuk kendaraan dengan muatan ukuran lebar tidak melebihi 2.500 milimeter, ukuran panjang tidak melebihi 18.000 milimeter dan muatan sumbu terberat yang diizinkan adalah 10 ton.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Frekuensi jalan kendaraan yang melewati sini sangat tinggi sekali. Jalan ini seharusnya di lewati kendaraan kelas II, tapi di lewati oleh kelas III. Maka dari itu mempengaruhi kekuatan jalan, sehingga menjadi ambles seperti ini,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang, Widjaja Saleh Putra.</p>



<p>Kemudian, ditambahkan Jaya jika selain Jalan Ranugrati, Jalan Ki Ageng Gribig dan Jalan Mayjen Sungkono, Kecamatan Kedungkandang juga banyak dilintasi oleh kendaraan besar. Apalagi beberapa kendaraan tersebut banyak yang menuju atau keluar dari Exit Tol Madyopuro.</p>



<p>&#8220;Di Jalan Ki Ageng Gribig dan Mayjen Sungkono itu kelas Jalan untuk kelas II tapi dilewati oleh kendaraan Kelas III. Nah hal ini pula berakibat pada Jalan Ranugrati, kemudian juga di Jalan Sulfat, sehingga mempengaruhi nilai perawatan jalannya, usia bangunan jalannya juga semakin pendek,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Akibat peristiwa tersebut, menurutnya perlu dilakukan koordinasi antara berbagai pihak terkait, termasuk Forum Lalu lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Selain itu, juga diperlukan koordinasi bersama dengan Dishub Provinsi Jawa Timur, untuk mencari solusi yang tepat guna mengatasi masalah tersebut. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">208558</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Protes Banyak Truk Tronton Melintas, Warga Blokade Jalan Raya Condong Probolinggo</title>
		<link>https://memontum.com/protes-banyak-truk-tronton-melintas-warga-blokade-jalan-raya-condong-probolinggo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Aug 2023 11:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[banyak]]></category>
		<category><![CDATA[Blokade]]></category>
		<category><![CDATA[condong]]></category>
		<category><![CDATA[melintas,]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[protes]]></category>
		<category><![CDATA[tronton]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=195315</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Banyaknya truk tronton yang melintas di Jalan Raya Condong, Desa Brani Wetan, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo, diprotes warga setempat, Selasa (08/08/2023) tadi. Sebagai bentuk protes itu, warga membuat blokade jalan untuk melarang truk itu melintas. Aksi warga ini, pun sempat memanas. Mereka bersitegang dengan sopir truk tronton, karena tidak diperbolehkan melintas. Perseteruan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Probolinggo</strong> &#8211; Banyaknya truk tronton yang melintas di Jalan Raya Condong, Desa Brani Wetan, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo, diprotes warga setempat, Selasa (08/08/2023) tadi. Sebagai bentuk protes itu, warga membuat blokade jalan untuk melarang truk itu melintas.</p>



<p>Aksi warga ini, pun sempat memanas. Mereka bersitegang dengan sopir truk tronton, karena tidak diperbolehkan melintas. Perseteruan kedua belah pihak tersebut, akhirnya berhasil diselesaikan setelah petugas Satlantas Polres Probolinggo, turut mendatangi lokasi kejadian.</p>



<p>Kasatlantas Polres Probolinggo, AKP Sapari, mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan mediasi terhadap kedua belah pihak. Pihaknya kemudian juga melakukan penindakan kepada truk tronton, yang diketahui tidak sesuai dengan prosedur yang ada. &#8220;Alhamdulillah, sudah ada pertemuan kedua belah pihak. Dari kami Satlantas, tetap akan melaksakan penindakan dengan tilang sesuai tupoksi kami,&#8221; katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Probolinggo, Taufiq Alami, mengatakan bahwa pihaknya telah memberikan peringatan dan bermusyawarah bersama para penambang maupun pihak pengangkutan. Kedua pihak telah menyepakati, untuk tidak melanggar aturan yang ada. Namun sayangnya, truk tronton tersebut masih melintas di Jalan Kelas 3.</p>



<p>Perlu diketahui, bahwa Jalan Kelas 3 sendiri, hanya boleh dilintasi oleh kendaraan dengan berat maksimal 8 ton. Sedangkan truk tronton tersebut, memiliki berat sekitar 15 ton lebih. &#8220;Sudah kita peringatkan, Satlantas juga sudah menindak. Semua penambang dan angkutan sudah dikumpulkan di Pemda dan sepakat mentaati regulasi yang ada. Namun kenyataannya masih tetap ada yang melanggar,&#8221; katanya.</p>



<p>Atas kejadian tersebut, pihaknya telah menyerahkan kepada Satlantas Polres Probolinggo, untuk dilakukan penindakan sesuai dengan prosedur ataupun regulasi yang berlaku. &#8220;Itu sudah ditangani Satlantas untuk penilangannya,&#8221; katanya. <strong>(nun/pix/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">195315</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
