<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>membaca &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/membaca/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 22 Sep 2025 07:16:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>membaca &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Tingkatkan Literasi Masyarakat, Gramedia Gelar Semesta Buku 2025 Bertema Nusantara Membaca</title>
		<link>https://memontum.com/tingkatkan-literasi-masyarakat-gramedia-gelar-semesta-buku-2025-bertema-nusantara-membaca</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Sep 2025 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[bertema]]></category>
		<category><![CDATA[Gramedia]]></category>
		<category><![CDATA[Literasi]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[membaca]]></category>
		<category><![CDATA[nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[semesta]]></category>
		<category><![CDATA[tingkatkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226118</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Perkuat budaya literasi di tengah masyarakat, Gramedia menggelar acara tahunan Semesta Buku 2025, dengan tema &#8216;Nusantara Membaca&#8217;. Inisiatif ini, tidak hanya membuka akses lebih luas terhadap literasi, tetapi juga mengajak masyarakat untuk terlibat aktif dalam kegiatan membaca, menulis dan berdiskusi secara inklusif. Content &#38; Product Dev Asst Manager Gramedia, Melvi, mengatakan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Perkuat budaya literasi di tengah masyarakat, Gramedia menggelar acara tahunan Semesta Buku 2025, dengan tema &#8216;Nusantara Membaca&#8217;. Inisiatif ini, tidak hanya membuka akses lebih luas terhadap literasi, tetapi juga mengajak masyarakat untuk terlibat aktif dalam kegiatan membaca, menulis dan berdiskusi secara inklusif.</p>



<p>Content &amp; Product Dev Asst Manager Gramedia, Melvi, mengatakan bahwa Semesta Buku 2025, menyapa masyarakat di lebih dari 50 titik di seluruh Indonesia, termasuk salah satunya di kota Malang. Gelaran ini, dilaksanakan pada 26 September hingga 5 Oktober 2025. Sementara untuk di Kota Malang, berlokasi di Gedung Malang Creative Center (MCC) Kota Malang.</p>



<p>Periode ini dipilih, karena bertepatan dengan berbagai momentum penting yang berkaitan erat dengan dunia literasi dan kebahasaan. Seperti, Hari Literasi Internasional pada 8 September, Hari Kunjung Perpustakaan pada 14 September, serta Bulan Bahasa dan Sastra yang diperingati sepanjang Oktober.</p>



<p>&#8220;Seluruh momen ini menjadi pengingat akan pentingnya literasi dalam membentuk jati diri bangsa serta mendorong kemajuan peradaban,&#8221; ujarnya, Senin (22/09/2025) tadi.</p>



<p>Sebagai kota yang terus berkembang dengan masyarakat yang heterogen dan dinamis, Kota Malang menjadi ruang yang potensial untuk memperluas jangkauan literasi. &#8220;Gramedia berharap, melalui kehadiran Semesta Buku di kota ini, akan tercipta ruang-ruang inspiratif yang mampu memberdayakan masyarakat lokal, khususnya generasi muda, dalam membangun kebiasaan literasi yang lebih kuat,&#8221; ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Semesta Buku Malang tahun ini, menghadirkan beragam program menarik dan inspiratif. Seperti Talkshow, Kumpul Komunitas dan Lomba Mewarnai. Selain itu, Semesta Buku juga menawarkan ribuan judul buku dengan harga super terjangkau.</p>



<p>Bahkan, pengunjung bisa menikmati diskon mulai dari 20 persen hingga 70 persen, dengan harga buku yang dibanderol mulai dari Rp 5.000 hingga Rp 75.000. Sementara koleksi buku yang dihadirkan, pun sangat beragam, mulai dari novel, sastra, komik, buku anak, self-improvement, psikologi, religi, hukum, kamus, hingga buku-buku teknologi dan komputer.</p>



<p>Ragam pilihan ini, disediakan untuk menjawab kebutuhan literasi berbagai kalangan, sekaligus mendorong minat baca di masyarakat. “Melalui Semesta Buku, kami ingin menciptakan ruang temu yang inklusif antara pembaca, penulis dan pelaku dunia literasi di seluruh Indonesia. Kami percaya bahwa literasi adalah pondasi penting bagi lahirnya masyarakat yang kritis, kreatif dan berdaya saing,” ujar Melvi.</p>



<p>Semesta Buku 2025 juga menggandeng berbagai mitra di beberapa kota penyelenggaraan. Sejumlah kolaborasi yang akan digelar, antara lain bersama Pesta Literasi Indonesia, Ngaji Literasi di Universitas Negeri Padang, Festival Sastra Sorong, Festival Literasi Anak Rimba Kata, serta Badan Bahasa dalam rangka perayaan Bulan Bahasa dan Sastra.</p>



<p>Nantinya, pelaksanaan akan ada rangkaian kegiatan menarik dan edukatif yang dapat diikuti oleh masyarakat di seluruh titik pelaksanaan Semesta Buku. Dengan mengusung semangat kolaboratif dan merayakan keberagaman perspektif, Gramedia mengajak seluruh masyarakat untuk terlibat langsung dalam kegiatan Semesta Buku 2025. &#8220;Mari bersama-sama membangun ekosistem literasi yang hidup, relevan dan berkelanjutan. Karena ketika Nusantara Membaca, Indonesia melangkah lebih jauh menuju masa depan yang tercerahkan,&#8221; tambahnya. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226118</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tingkat Kegemaran Membaca Kota Malang Duduki Peringkat II Jawa Timur</title>
		<link>https://memontum.com/tingkat-kegemaran-membaca-kota-malang-duduki-peringkat-ii-jawa-timur</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Feb 2025 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[duduki]]></category>
		<category><![CDATA[kegemaran]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[membaca]]></category>
		<category><![CDATA[peringkat]]></category>
		<category><![CDATA[tingkat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=219209</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Tingkat Kegemaran Membaca (TGM) di Kota Malang mengalami peningkatan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Berdasarkan data dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur, pada tahun 2024 Kota Malang mencatat nilai 83 dengan kategori sangat tinggi. Capaian ini, menempatkan Kota Malang di peringkat kedua se-Jawa Timur, setelah Kota Surabaya. Hasil [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Tingkat Kegemaran Membaca (TGM) di Kota Malang mengalami peningkatan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Berdasarkan data dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur, pada tahun 2024 Kota Malang mencatat nilai 83 dengan kategori sangat tinggi. Capaian ini, menempatkan Kota Malang di peringkat kedua se-Jawa Timur, setelah Kota Surabaya.</p>



<p>Hasil pencapaian sendiri, merupakan lonjakan besar dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Pada tahun 2022, Kota Malang berada di posisi 22, lalu naik ke peringkat 14 pada tahun 2023, sebelum akhirnya melesat ke posisi dua besar pada tahun 2024.</p>



<p>Kepala Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah (Dispussipda) Kota Malang, Yayuk Hermiati, menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut tidak lepas dari berbagai inovasi yang telah diterapkan. &#8220;Tentunya keberhasilan ini tidak lepas dari berbagai inovasi, mulai mobil baca keliling ke rumah pintar, layanan antar buku dengan sepeda motor, serta Gerakan Literasi Masyarakat Membaca (Gelis Maca),&#8221; kata Yayuk, Rabu (12/02/2025) tadi.</p>



<p>Ditambahkan Yayuk, bahwa penilaian TGM tersebut didasarkan pada beberapa indikator. Diantaranya, frekuensi membaca setiap minggu, jumlah bahan bacaan per triwulan, durasi membaca per hari, frekuensi akses internet per minggu, serta durasi akses internet per hari. Apalagi, dengan adanya program Gelis Maca menjadi salah satu inovasi unggulan dalam meningkatkan minat baca masyarakat.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Kami juga mengoptimalkan pengelolaan rumah pintar yang sudah terbentuk, bantuan bacaan bermutu dari Perpustakaan Nasional pada rumah pintar, penggunaan buku digital pada Rumah Pintar (Sosialisas i-Pusnas dan Pemasangan QR-Code Pusat Baca Digido), pendampingan dari komunitas literasi pada pemustaka baru di rumah pintar, workshop menulis bagi pemustaka di rumah pintar,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Selain itu, lanjutnya, juga dilakukan kolaborasi dengan berbagai pihak. Termasuk, perguruan tinggi dan Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) dalam mendukung produksi buku hasil workshop penulisan.</p>



<p>Di tahun 2025 ini, untuk mempertahankan capain TGM tersebut ada beberapa langkah yang dilakukan. Diantaranya, mempertahankan layanan baca di Perpustakaan Umum dan Pojok Baca Digital (POCADI) yang ada Mal Pelayanan Publik (MPP) Merdeka, Malang Creative Center (MCC) dan Taman Trunojoyo. Kemudian, mengintensifkan kunjungan ke 15 rumah pintar yang ada di pinggiran kota serta bekerja sama dengan penerbit buku.</p>



<p>&#8220;Bahkan juga mengajukan bantuan 1.000 buku dan rak ke Perpusnas untuk perpustakaan kelurahan-kelurahan. Dari total 25 kelurahan yang diajukan, yang diterima 20 kelurahan,&#8221; imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">219209</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kalapas Kelas 1 Malang Pantau langsung Pembelajaran Membaca Al Quran Metode Ummi bagi WBP</title>
		<link>https://memontum.com/kalapas-kelas-1-malang-pantau-langsung-pembelajaran-membaca-al-quran-metode-ummi-bagi-wbp</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Jul 2023 05:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bagi]]></category>
		<category><![CDATA[kalapas]]></category>
		<category><![CDATA[kelas]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[langsung]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[membaca]]></category>
		<category><![CDATA[metode]]></category>
		<category><![CDATA[pantau]]></category>
		<category><![CDATA[Pembelajaran]]></category>
		<category><![CDATA[quran]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[ummi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=193601</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Kalapas Kelas 1 Malang, Heri Azhari, melakukan pemantauan dan pengawasan secara langsung pembinaan pembelajaran membaca Al -Quran metode Ummi bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas 1 Malang Kanwil Kemenkumham Jatim. Dengan didampingi Pejabat Struktural, Heri Azhari melihat lebih dekat WBP yang sedang mengikuti proses pembelajaran. Kalapas memastikan, bahwa kegiatan pembelajaran [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Kalapas Kelas 1 Malang, Heri Azhari, melakukan pemantauan dan pengawasan secara langsung pembinaan pembelajaran membaca Al -Quran metode Ummi bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas 1 Malang Kanwil Kemenkumham Jatim.</p>



<p>Dengan didampingi Pejabat Struktural, Heri Azhari melihat lebih dekat WBP yang sedang mengikuti proses pembelajaran. Kalapas memastikan, bahwa kegiatan pembelajaran berjalan dengan baik dan sesuai dengan tujuan program pembinaan.</p>



<p>Pengawasan langsung ini juga diharapkan, dapat memberikan motivasi tambahan bagi WBP untuk mengikuti program dengan sungguh-sungguh. &#8220;Pembelajaran Al-Quran ini merupakan salah satu program pembinaan di Lapas Kelas I Malang. Diharapkan, ini bisa berdampak positif dalam pembinaan kepribadian warga binaan,&#8221; tegas Heri Azhari, Selasa (18/07/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Di Ponpes At-Taubah Lapas Kelas 1 Malang, proses pembelajaran dibagi empat tingkatan. Warga binaan diberikan pengajaran yang terstruktur dan sistematis, sesuai metode Ummi. Mereka diajarkan cara baca Al-Quran yang baik dan benar. Tentunya, disertai ilmu tajwid dan gharib dalam memnaca Al-Quran.</p>



<p>Dijelaskannya, pengawasan langsung dari Kalapas ini juga untuk melihat kesiapan WBP dalam mengikuti Sertifikasi Pengajar Al-Quraan metode Ummi yang rencananya digelar beberapa bulan lagi. &#8220;Dengan sertifikasi ini bisa sebagai bukti prestasi, diharapkan warga binaan nantinya dapat memperoleh kesempatan yang lebih baik untuk memulai kehidupan yang baru yang lebih baik setelah masa hukuman mereka selesai,&#8221; tambahnya. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">193601</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Rangsang Budaya Membaca Sejak Dini, Disperpursip Situbondo Adakan Lomba Bertutur</title>
		<link>https://memontum.com/rangsang-budaya-membaca-sejak-dini-disperpursip-situbondo-adakan-lomba-bertutur</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Jun 2023 09:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[adakan]]></category>
		<category><![CDATA[bertutur]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[dini]]></category>
		<category><![CDATA[disperpursip]]></category>
		<category><![CDATA[lomba]]></category>
		<category><![CDATA[membaca]]></category>
		<category><![CDATA[rangsang]]></category>
		<category><![CDATA[sejak]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191582</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpursip) Kabupaten Situbondo mengadakan lomba bertutur atau lebih dikenal dengan mendongeng tingkat SD se-Kabupaten Situbondo di Aula Lantai II Gedung Pemkab, Kamis (22/06/2023) tadi. Lomba ini sengaja digelar, sebagai salah satu solusi untuk merangsang meningkatkan budaya membaca sejak dini. Lomba sendiri, diikuti setidaknya 22 peserta siswa SD dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpursip) Kabupaten Situbondo mengadakan lomba bertutur atau lebih dikenal dengan mendongeng tingkat SD se-Kabupaten Situbondo di Aula Lantai II Gedung Pemkab, Kamis (22/06/2023) tadi. Lomba ini sengaja digelar, sebagai salah satu solusi untuk merangsang meningkatkan budaya membaca sejak dini.</p>



<p>Lomba sendiri, diikuti setidaknya 22 peserta siswa SD dan mengangkat tema tentang legenda daerah di Jawa Timur. Acara tersebut, juga dihadiri oleh Staf Ahli Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Pemkab Situbondo, Prio Andoko.</p>



<p>Dalam sambutannya, dirinya mengatakan dengan diadakannya kegiatan lomba Bertutur oleh Disperpursip, ini harapannya dapat mencetak anak-anak dengan minat baca tinggi. &#8220;Ini merupakan inspirasi yang baik untuk dinas, karena dapat melahirkan orang-orang sukses,&#8221; kata Prio.</p>



<p>Lebih lanjut Prio menjelaskan, jika orang sukses itu bisa apa saja bentuknya dan banyak jalannya. Dengan gemar membaca, maka seseorang akan pandai bercerita, bisa mendongeng dan ini adalah salah satu jalan agar jadi orang sukses.</p>



<p>&#8220;Sekarang untuk membaca bisa dimana saja. Selain di Perpustakaan, juga bisa melalui dunia maya (internet, red). Namun untuk anak usia dini, saya tadi berpesan untuk selalu diawasi,&#8221; imbuhnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Untuk menjadi orang hebat atau menghebatkan orang, kata Prio, kita harus sukses. &#8220;jangan paksa anak kita untuk bercita-cita atas kemauan orang tua. Jadi, biarkan dia bebas memilih sesuai minat dan kemampuannya. Tugas orang tua mengawasi dan memfasilitasi,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Sementara itu, Sekretaris Disperpursip, Hariyus, mengungkapkan latar belakang terlaksananya kegiatan lomba tersebut agar dapat menumbuhkan minat baca sejak usia dini. Sehingga, akam mampu dan berani menceritakan kembali apa yang telah dibaca.</p>



<p>&#8220;Untuk kegiatan kali ini diikuti oleh 22 peserta di 17 kecamatan se Kabupaten Situbondo, ada 5 Kecamatan yang tidak mengirim,&#8221; jelas Sekdisperpusip.</p>



<p>Sebagai informasi, hingga saat ini tidak ada satupun buku dongeng asli Situbondo. Yang ada hanya ada cerita sebatas urban legend dan tidak tertulis. &#8220;Sedangkan untuk anak-anak yang berkunjung ke perpustakaan Kabupaten Situbondo, perhari hanya 10 persen dari jumlah total pengunjung,&#8221; ujar Hariyus</p>



<p>Sementara itu, Guru pendamping peserta dari SD Negeri 1 Besuki, Endang Susilowati, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Disperpursip yang rutin mengadakan lomba bertutur. Sebab, dengan diadakan lomba tersebut, maka akan merangsang anak didiknya lebih gemar membaca dan berdampak positif kepada tingkat keaktifan belajar siswa di kelas.</p>



<p>&#8220;Dengan mengikuti lomba ini, kami ingin bisa membina dan memfasilitasi minat dan kemampuan siswa. Termasuk, bagaimana bertutur atau mendongeng,&#8221; ungkap Endang. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191582</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
