<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>memori &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/memori/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 07 Dec 2025 05:53:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>memori &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Hidupkan Memori Tempo Dulu Kabupaten Malang, Dispora Gelar Event Kepanjen Djaman Mbiyen</title>
		<link>https://memontum.com/hidupkan-memori-tempo-dulu-kabupaten-malang-dispora-gelar-event-kepanjen-djaman-mbiyen</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Dec 2025 13:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[dispora]]></category>
		<category><![CDATA[djaman]]></category>
		<category><![CDATA[hidupkan]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[kepanjen]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[mbiyen’]]></category>
		<category><![CDATA[memori]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228480</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Wakil Bupati (Wabup) Malang, Hj Lathifah Shohib, membuka kegiatan Kepandjen Djaman Mbiyen yang diselenggarakan oleh Dinas Pemuda dan Olah Raga (Dispora) Kabupaten Malang, di Halaman Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jumat (05/12/2025) tadi. Prosesi ceremonial yang diawali dengan penampilan Tari Remo, berhasil tampil memukau tamu undangan dan pengunjung. Turut hadir dalam acara itu, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Wakil Bupati (Wabup) Malang, Hj Lathifah Shohib, membuka kegiatan Kepandjen Djaman Mbiyen yang diselenggarakan oleh Dinas Pemuda dan Olah Raga (Dispora) Kabupaten Malang, di Halaman Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jumat (05/12/2025) tadi.</p>



<p>Prosesi ceremonial yang diawali dengan penampilan Tari Remo, berhasil tampil memukau tamu undangan dan pengunjung. Turut hadir dalam acara itu, sejumlah jajaran Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Malang, camat se-Kabupaten Malang, serta berbagai komunitas budaya dan pelaku UMKM yang turut memeriahkan rangkaian kegiatan.</p>



<p>Sebagai rangkaian istimewa dalam Peringatan Hari Jadi ke-1265 Kabupaten Malang, kegiatan ini menjadi momentum untuk menengok kembali perjalanan sejarah daerah sekaligus meneguhkan langkah menuju masa depan yang lebih maju dan berkarakter.</p>



<p>Dalam sambutannya, Wabup Lathifah menegaskan bahwa Kepandjen Djaman Mbiyen memiliki nilai strategis bagi pembangunan daerah. “Kegiatan ini bukan sekadar nostalgia atau hiburan semata. Di dalamnya terdapat upaya besar untuk merawat warisan budaya, menghidupkan memori kolektif, serta memperkuat identitas masyarakat Kabupaten Malang,” katanya.</p>



<p>Dirinya menekankan, akan pentingnya kegiatan budaya sebagai pendorong ekonomi rakyat. “Melalui ruang kreatif seperti ini, UMKM kita bisa tumbuh, produk lokal bisa semakin dikenal dan ekonomi kerakyatan dapat bergerak lebih dinamis. Inilah bentuk nyata bahwa budaya dan ekonomi dapat berjalan berdampingan untuk kemajuan daerah,” ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kegiatan Kepandjen Djaman Mbiyen sendiri, mengangkat potensi lokal melalui beragam atraksi budaya, pameran produk kreatif, serta partisipasi UMKM dari berbagai wilayah. Kabupaten Malang tidak hanya kaya alam, tetapi juga memiliki kreativitas masyarakat yang patut diapresiasi dan terus dikembangkan.</p>



<p>Dalam rangkaian acara, suasana tempo dulu dihidupkan melalui stand-stand jadul, kuliner lawas, koleksi barang antik, hingga pertunjukan seni budaya khas Kabupaten Malang. Sebanyak 33 kecamatan turut berpartisipasi menampilkan stand jadul unik mereka, menunjukkan bahwa keberagaman menjadi kekuatan yang memperkaya identitas daerah.</p>



<p>Masyarakat juga dapat menikmati gelaran UMKM, bazar pangan murah, orkes jadul dan keroncong, serta beragam perlombaan mulai dari lomba mberot, lomba memasak, lomba foto dan video pendek Pemuda Idol, hingga pasar antikan dan klitikan. Acara ini semakin meriah dengan hadirnya guest star campursari.</p>



<p>Wabup Lathifah mengajakan untuk merawat budaya sebagai pilar utama pembangunan. “Budaya tidak hanya menjadi tontonan, tetapi harus menjadi tuntunan. Dari budaya lah kita belajar nilai-nilai luhur yang menjadi fondasi membangun Kabupaten Malang yang lebih maju, berprestasi, dan sejahtera. Dengan gotong royong dan semangat kreatif, saya yakin Kabupaten Malang akan terus berdaya,” tambahnya.</p>



<p>Usai memberikan sambutan, Wabup Lathifah Shohib bersama jajaran meninjau seluruh stand yang ada di kegiatan tersebut. Peninjauan dilakukan untuk memberikan apresiasi langsung kepada peserta, pelaku UMKM, komunitas budaya, serta perwakilan kecamatan yang telah berkontribusi menyukseskan gelaran Kepandjen Djaman Mbiyen.</p>



<p>“Budaya bukan hanya untuk dilihat, tetapi menjadi tuntunan dan inspirasi dalam kehidupan sehari-hari. Dengan semangat gotong-royong dan kreativitas masyarakat, saya yakin Kabupaten Malang akan terus tumbuh berdaya dan sejahtera,” imbuhnya. <strong>(pro/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228480</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Villa Bima Shakti Kota Batu dan Memori bersama Presiden Soekarno</title>
		<link>https://memontum.com/villa-bima-shakti-kota-batu-dan-memori-bersama-presiden-soekarno</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 13 Aug 2023 03:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[memori]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden]]></category>
		<category><![CDATA[shakti]]></category>
		<category><![CDATA[soekarno]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=195696</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Villa Bima Shakti yang berada di area dalam Taman Rekreasi Selecta, menyimpan sejumlah memori sejarah. Salah satunya, yaitu pernah menjadi tempat peristirahatan Presiden pertama Republik Indonesia, Ir Soekarno dan Wakil Presiden, Moh Hatta. Kedua negarawan ini, pernah menorehkan tulisan dengan kalimat pesan dan gagasan di villa yang terletak di Kota Batu. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Villa Bima Shakti yang berada di area dalam Taman Rekreasi Selecta, menyimpan sejumlah memori sejarah. Salah satunya, yaitu pernah menjadi tempat peristirahatan Presiden pertama Republik Indonesia, Ir Soekarno dan Wakil Presiden, Moh Hatta. Kedua negarawan ini, pernah menorehkan tulisan dengan kalimat pesan dan gagasan di villa yang terletak di Kota Batu.</p>



<p>Direktur Taman Rekreasi Selecta, Sujud Hariadi, menjelaskan bahwa villa Bima Shakti dahulunya adalah bernama De Brandarice. &#8220;Ya, di villa Bima Shakti ini, dahulu Pak Karno dan Pak Hatta pernah beristirahat. Bahkan, juga menuliskan sebuah pesan selama beristirahat di villa ini,&#8221; terangnya, saat di Taman Rekreasi Selecta, Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Minggu (13/08/2023) tadi.</p>



<p>Keberadaan villa Bima Shakti, tambahnya, berada di dalam Taman Rekreasi Selecta. Ada sebuah ruangan, tepatnya menjadi tempat beristirahat Presiden RI yang pertama Ir Soekarno atau Bung Karno.</p>



<p>Dengan dilengkapi seperangkat kursi kayu, yang daun jendelanya menghadap lereng pegunungan, villa itu menyimpan kenangan bersama Presiden pertama. Kamar tidur di villa itu, berukuran sekitar 5 meter ×5 meter dengan angka nomor 47 tertempel di pintu.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Yang menarik mengenai Bung Karno dari catatan sejarah yang dikemas Selecta, tambah Direktur Taman Rekreasi Selecta, yaitu selama di villa ini Sang Proklamator sering menghabiskan keseharian di dalam kamar. Bahkan, di dalam villa ini menorehkan tulisan berisikan rumusan dan gagasan yang bertuliskan &#8216;Kenang-kenangan pada Selecta tetap hidup dalam ingatan saja. Bukan sadja karena tamasja jang indah, tetapi djuga karena di Selecta itu beberapa putusan penting mengenai perdjoangan Negara telah saja ambil&#8217;.</p>



<p>&#8220;Rangkaian kalimat yang disampaikan Bung Karno, itu kemudian dituangkan dalam tulisan tangan. Di bawahnya tertera 1 Maret 1955, penanda tanggal tulisan itu dibuat. Dipajang dan digantung di tembok sebuah ruangan,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Lebih dari itu, imbuhnya, di sebelah ruangan Bung Karno beristirahat ada sebuah ruangan lagi yang pernah ditempati Bung Hatta, untuk istirahat.</p>



<p>Sedangkan, dalam villa itu tulisan Bung Hatta juga terpampang di samping tulisan Soekarno yang bertuliskan &#8216;Bangunlah Selecta ini berangsur-angsur dengan kesiagaan sendiri dan didapat-dapatnya dengan hasil pendapatan sendiri dengan itu dapat ia dibanggakan sebagai suatu pembangunan nasional jang berkembang terus&#8217;.</p>



<p>&#8220;Maka, dari dua bukti sejarah yang menandakan bahwa Proklamator Republik Indonesia pernah menginap di sini, maka Villa Bima Shakti harus dirawat karena masuk dalam cagar budaya,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Diketahui, sebuah data menyebutkan bahwa Villa Bima Shakti dibangun pada tahun 1930. Lokasi villa yang dahulu bernama Villa De Brandarice tersebut berada di ketinggian 1.150 meter di atas permukaan laut.</p>



<p>Dan, Bung Karno berkunjung di villa itu sebanyak dua kali. Pertama tahun 1942. Lalu, kedua pada tahun 1946 yang kala itu dirinya membawa sang anak, istri serta para pejabat pemerintahan.</p>



<p>Dari data sejarah, saat itu ada agenda Bung Karno hadir pada Sidang Pleno Kelima Komite Nasional Indonesia Pusat (KNPI) di Gedung Rakyat Kota Malang. Dan, gedung tersebut kini menjadi tempat perbelanjaan Sarinah Store. Meski pada akhirnya, Bung Karno tidak jadi menghadiri sidang pleno dan digantikan Bung Hatta, yang juga menginap di villa Bima Shakti. <strong>(put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">195696</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
