<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>mendengarkan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/mendengarkan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 15 Aug 2025 14:55:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>mendengarkan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>DPRD Trenggalek Gelar Paripurna Mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo Subianto</title>
		<link>https://memontum.com/dprd-trenggalek-gelar-paripurna-mendengarkan-pidato-kenegaraan-presiden-prabowo-subianto</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 Aug 2025 07:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[kenegaraan]]></category>
		<category><![CDATA[mendengarkan]]></category>
		<category><![CDATA[Paripurna]]></category>
		<category><![CDATA[pidato]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden]]></category>
		<category><![CDATA[subianto,]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225022</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Bupati Trenggalek, Mohammad Nur Arifin didampingi Wakil Bupati Trenggalek, Syah Natanegara, bersama unsur Forkopimda Kabupaten Trenggalek, mengikuti Sidang Paripurna DPRD dengan agenda mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI, Prabowo Subianto, menjelang peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia. Mengawali pidatonya, Presiden Prabowo mengurai langsung keberhasilan presiden-presiden RI sebelumnya, mulai dari Presiden Soekarno hingga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Bupati Trenggalek, Mohammad Nur Arifin didampingi Wakil Bupati Trenggalek, Syah Natanegara, bersama unsur Forkopimda Kabupaten Trenggalek, mengikuti Sidang Paripurna DPRD dengan agenda mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI, Prabowo Subianto, menjelang peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia. Mengawali pidatonya, Presiden Prabowo mengurai langsung keberhasilan presiden-presiden RI sebelumnya, mulai dari Presiden Soekarno hingga Presiden Joko Widodo.</p>



<p>Menjawab pertanyaaan negara lain mengenai keberhasilan Indonesia selama ini, menurut Prabowo karena negaranya menganut demokrasi yang khas Indonesia. Demokrasi yang sejuk, demokrasi yang mempersatukan, bukan demokrasi yang saling gontok-gontokan, saling menjatuhkan, saling memaki, saling menghujat dan bukan demokrasi yang saling membenci. Diharapkan olehnya, demokrasi warisan nenek moyang ini bisa terus dipegang teguh oleh bangsa ini.</p>



<p>&#8220;Bangsa Indonesia harus berani melihat kekurangan-kekurangan sendiri, harus berani memperbaiki kesalahan-kesalahan sendiri. Kemudian harus berani melihat penyakit-penyakit di tubuh sendiri agar bisa memperbaiki kekurangan-kekurangan itu. Karena itu tanpa mau mengakui tentu tidak akan mampu memperbaiki,&#8221; kata Presiden Prabowo Subianto, dalam pidatonya, Jumat (15/08/2025) tadi.</p>



<p>Presiden juga menyinggung, mengenai kebocoran anggaran negara yang sangat besar, namun negara ini tidak cukup waktu, tidak cukup energi untuk mencari kesalahan orang. Pemerintah yang dipimpinnya, diharapkan bisa mengusahakan diri mencari solusi cepat dan tepat atas masalah pokok tersebut.</p>



<p>Diibaratkan oleh Presiden Prabowo, kalau mengeluarkan darah terus menerus orang bisa mati. Dan bila negara ini kekayaannya keluar terus menerus ke luar negeri, maka Indonesia akan menjadi negara yang gagal.</p>



<p>Presiden perlu mengambil langkah-langkah konkrit, meskipun itu sulit dan tidak populer bagi pihak-pihak tertentu. Langkah-langkah penyelamatan ini perlu diambil, untuk menyelamatkan kekayaan negara guna bisa digunakan untuk kepentingan bangsa di hari ini dan hari esok. Untuk kepentingan generasi sekarang dan juga generasi mendatang.</p>



<p>&#8220;Kalau konsekuen menjalankan perintah pendahulu bangsa yang semua telah tertuang dalam UUD 1945, bangsa ini akan selamat. UUD 1945 harus dipelajari dan jangan hanya dijadikan mantra atau slogan dibibir saja. Alasannya karena rancang bangun yang tertuang dalam UUD 45 dianggap relevan, ampuh, nyata dan operasional untuk digunakan. Mengikuti rancang bangun pendahulu bangsa ini kita akan kuat,&#8221; terangnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Masih menurut Presiden Prabowo, kekuatan negara itu terlihat bagaimana bisa menguasai dan mengelola kekayaan negara itu sendiri. Harus berani mengkoreksi bila mengambil langkah keliru. Pemerintah melakukan berbagai subsidi pangan mulai dari pupuk beras dan yang lainnya, namun kadang-kadang pangan itu tidak terjangkau masyarakat. Ini menjadikan suatu keanehan, bahkan katanya negara penghasil Sawit tapi sempat mengalami kelangkaan sawit. Semua ini menjadi perhatian serius Presiden ke-8 itu.</p>



<p>Sistem ekonomi yang diamanatkan UUD 1945 diabaikan. Pasal 33 ayat 1, 2 dan 3 seolah-olah diabaikan karena tidak relevan. Padahal ini merupakan pasal pengaman dan benteng pertahanan ekonomi bangsa. Ayat 1 disebutkan perkonomian disusun atas azas kekeluargaan. Ditegaskan oleh Presiden Prabowo berazaskan kekeluargaan bukan azas konglomerat. Kemudian dikupas juga relevansi ayat-ayat berikutnya dalam pasal tersebut.</p>



<p>&#8220;Pertumbuhan ekonomi dinilai masih dinikmati oleh segelintir orang karena masih banyak anak-anak kelaparan, petani dan nelayan yang kesulitan menjual hasil panennya. Kemudian rakyat yang belum memiliki rumah layak huni, guru yang belum dihargai dan masyarakat yang tidak mampu berobat karena tidak ada fasilitas kesehatan di daerahnya,&#8221; kata Presiden Prabowo.</p>



<p>Melaksanakan undang-undang dasar, Presiden Prabowo melaksanakan program Makan Bergizi Gratis (MBG). 20 juta anak sekolah, anak belum sekolah, ibu hamil dan ibu menyusui sudah menerima program makan bergizi gratis ini. Dalam kesempatan itu Presiden RI itu berterima kasih dan menyampaikan penghargaan kepada Badan Gizi Nasional (BGN) yang telah bekerja keras mencapai capaian ini. &#8220;Dalam 7 bulan Indonesia telah mencapai apa yang negara-negara lain butuh mencapai belasan tahun. Seperti halnya Brasil yang membutuhkan waktu belasan tahun untuk melaksanakan program serupa,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Banyak hal lain yang disinggung Presiden ke-8 itu, dalam pidatonya. Mengenai program ketahanan pangan serapan beras yang cukup tinggi, sehingga cadangan beras negara surplus luar biasa. Kesejahteraan petani juga terangkat dengan penyerapan gabah petani oleh Bulog Rp 6.500 perkilogram. Belum lagi program Sekolah Rakyat, Koperasi Merah Putih, program kampung nelayan dan program-program strategis nasional lainnya.</p>



<p>Mendengarkan pidato kenegaraan Presiden ke-8 itu, Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, sangat mendukung kebijakan-kebijakan yang telah diambil Presiden Prabowo. Menurutnya, penyerapan beras petani dengan harga yang layak, kemudian Makan Bergizi Gratis, Sekolah Rakyat, Koperasi Merah Putih serta program-program lainnya itu merupakan program nasional yang wajib didukung oleh pemerintah daerah.</p>



<p>Sementara itu, Ketua DPRD Trenggalek, Doding Rahmadi, menyampaikan bahwa banyak sekali informasi yang disampaikan oleh Presiden RI, yang mana semua inti dari yang disampaikan untuk kemajuan bangsa Indonesia.</p>



<p>&#8220;Banyak program prioritas seperti Makan Bergizi Gratis yang disampaikan. Sudah ada 20 juta penerima manfaat. Di kita ada 2 dapur umum MBG yang sudah berjalan dan semoga yang selanjutnya bisa segera kita resmikan. Kemudian juga tentang Koperasi Merah Putih, termasuk juga Sekolah Rakyat, ketahanan pangan dan yang lainnya. Jadi di hari ulang tahun kemerdekaan ke-80 ini, kita semakin baik, semakin sejahtera dan maju,&#8221; ujar Doding. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225022</post-id>	</item>
		<item>
		<title>DPRD Lumajang Lakukan Rapat Paripurna Mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI</title>
		<link>https://memontum.com/dprd-lumajang-lakukan-rapat-paripurna-mendengarkan-pidato-kenegaraan-presiden-ri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Aug 2024 07:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[kenegaraan]]></category>
		<category><![CDATA[lakukan]]></category>
		<category><![CDATA[mendengarkan]]></category>
		<category><![CDATA[Paripurna]]></category>
		<category><![CDATA[pidato]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=213042</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; DPRD Kabupaten Lumajang menggelar rapat paripurna istimewa dengan agenda &#8216;Mendengarkan pidato kenegaraan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo&#8217; secara virtual, Jumat (16/08/2024) tadi. Pelaksanaan rapat paripurna ini, merupakan bagian dari kegiatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke 79 tahun 2024. Rapat paripurna ini, dipimpin langsung Ketua DPRD, Eko Adis Prayoga, bersama Wakil [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; DPRD Kabupaten Lumajang menggelar rapat paripurna istimewa dengan agenda &#8216;Mendengarkan pidato kenegaraan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo&#8217; secara virtual, Jumat (16/08/2024) tadi. Pelaksanaan rapat paripurna ini, merupakan bagian dari kegiatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke 79 tahun 2024.</p>



<p>Rapat paripurna ini, dipimpin langsung Ketua DPRD, Eko Adis Prayoga, bersama Wakil Ketua DPRD, H Akhmat, Oktafiani dan Bukasan serta dihadiri anggota DPRD. Termasuk, hadir langsung Pj Bupati Lumajang, Indah Wahyuni, Forkopimda, Kepala OPD hingga camat dan tamu undangan</p>



<p>Dalam pidato kenegaraannya, Presiden Joko Widodo menggarisbawahi capaian pembangunan yang telah dicapai selama 10 tahun terakhir. Termasuk, visi ke depan untuk Indonesia yang lebih sejahtera dan merata.</p>



<p>Selain itu, Presiden Jokowi juga mengucap syukur atas keberhasilan pemerintah dalam membangun fondasi dan peradaban baru melalui pendekatan pembangunan yang Indonesia sentris. Presiden pun menyampaikan terima kasih kepada seluruh rakyat Indonesia yang telah membersamai di dalam 10 tahun membangun Indonesia.</p>



<p>&#8220;Alhamdulillah, selama 10 tahun ini kita telah mampu membangun sebuah fondasi dan peradaban baru, dengan pembangunan yang Indonesia sentris, membangun dari pinggiran, membangun dari desa dan membangun dari daerah terluar,&#8221; kata Presiden RI.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam kesempatan itu, Presiden menyampaikan agar kekayaan yang ada di negeri ini dapat dikelola sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat, dapat dimanfaatkan semaksimalnya untuk kesejahteraan rakyat. Presiden Jokowi juga sangat mengapresiasi dukungan dan kerja sama seluruh Lembaga Negara dalam menopang lompatan kemajuan Indonesia.</p>



<p>&#8220;Keberhasilan pembangunan di berbagai sektor merupakan hasil kerja keras bersama,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Pembangunan ini, lanjut Presiden, merupakan cita-cita bersama. Pembangunan yang menyentuh semua lapisan masyarakat. Pembangunan yang memberi dampak bagi masyarakat luas. Dan pembangunan yang membuka peluang untuk tumbuh bersama-sama.</p>



<p>&#8220;Bapak, Ibu, saudara-saudara sekalian sebangsa dan setanah air, ini adalah hasil kerja keras kita bersama. Ini adalah fondasi besar kita bersama. Ini adalah bukti bahwa persatuan kita, bahwa kerukunan kita, bahwa kerja keras dan kegotongroyongan kita dapat membawa Indonesia melompat lebih tinggi lagi,” tambah Presiden Jokowi.</p>



<p>Ketua DPRD Lumajang, Eko Adis Prayoga, merespon pidato kenegaraan itu menjelaskan bahwa rapat paripurna mendengarkan pidato kenegaraan yang disampaikan langsung oleh Presiden Jokowi, adalah tahun terakhir Presiden Jokowi menjabat sebagai Presiden RI.</p>



<p>&#8220;Pidato kenegaraan yang disampaikan hari ini, merupakan pidato terakhir sebelum beliau melepaskan jabatannya sebagai Presiden RI,&#8221; ujarnya. <strong>(adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">213042</post-id>	</item>
		<item>
		<title>DPRD Jombang Gelar Paripurna Mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI</title>
		<link>https://memontum.com/dprd-jombang-gelar-paripurna-mendengarkan-pidato-kenegaraan-presiden-ri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Aug 2023 08:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jombang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[kenegaraan]]></category>
		<category><![CDATA[mendengarkan]]></category>
		<category><![CDATA[Paripurna]]></category>
		<category><![CDATA[pidato]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=196095</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jombang &#8211; DPRD Kabupaten Jombang menggelar rapat paripurna dengan agenda mendengarkan pidato kenegaraan Presiden RI dalam rangka HUT Republik Indonesia Ke-78 tahun 2023 di Ruang Paripurna DPRD Jombang, Rabu (16/08/2023) tadi. Hadir dalam paripurna itu, Wakil Ketua dan anggota DPRD, Forkopimda, Sekda, asisten, staf ahli, Kepala OPD, Direktur BUMD, Kabag dan camat. Bupati Jombang, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Jombang</strong> &#8211; DPRD Kabupaten Jombang menggelar rapat paripurna dengan agenda mendengarkan pidato kenegaraan Presiden RI dalam rangka HUT Republik Indonesia Ke-78 tahun 2023 di Ruang Paripurna DPRD Jombang, Rabu (16/08/2023) tadi. Hadir dalam paripurna itu, Wakil Ketua dan anggota DPRD, Forkopimda, Sekda, asisten, staf ahli, Kepala OPD, Direktur BUMD, Kabag dan camat.</p>



<p>Bupati Jombang, Hj Mundjidah Wahab, dalam kesempatan itu mengaku terkesan dengan pidato Presiden RI, Joko Widodo, yang menyebut bahwa sekarang memasuki tahun politik dan agar bisa membangun sinergitas serta produtivitas dengan berbagai capaian pembangunan. “Jadi, public transprtation secara internasional di Indonesia mengalami peningkatan. Kemudian, indeks kompetitifnya juga mengalami peningkatan yang signifikan. Selain itu, industri manufaktur menjadi bagian penting pertumbuhan ekonomi,” terangnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Ditambahkan Bupati Mundjidah, apa yang sudah menjadi target, mulai dari hilirisasi yang disebut oleh Presiden Jokowi dalam beberapa kali pidatonya, lalu industri manufaktur menjadi bagian penting untuk bisa menjadi catatan bersama. &#8220;Bahwa, hilirisasi sektor industri, terutama dari sektor pertambangan, itu akan memberikan nilai tambah yang signifikan. Tetapi, itu memang harus sabar dulu. Dalam waktu satu hingga dua tahun, mungkin belum terlalu tampak,” jelasnya.</p>



<p>Ketika hilirisasi semakin masif, paparnya, bisa dibangun industrinya di Indonesia. Maka, peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pertumbuhan ekonomi hijau, industrinya industri hijau, ini sudah harus menjadi satu kesatuan dari program untuk membangun Indonesia ke depan.</p>



<p>Sementara itu, Ketua DPRD Jombang, Mas’ud Zuremi, mengaku kagum dengan isi dari pidato kenegaraan Presiden Jokowi, yang menggambarkan Indonesia adalah negara yang kuat karena dikaruniai kekayaan alam yang melimpah. “Menurut Pak Jokowi, harus ada strategi yang tepat agar itu dapat dikapitalisasi menjadi kekuatan bangsa kita. Beliau menargetkan, pendapatan perkapita 25.000 USD pada 2045. Saya rasa, ini bukan angan-angan karena kekayaan alam sudah memadai tinggal meningkatkan SDM. Artinya, bagaimana anak muda bisa mengelolanya,&#8221; paparnya. <strong>(azl/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">196095</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
