<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>mendukung &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/mendukung/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 29 Apr 2025 15:20:04 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>mendukung &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Menteri Ekonomi Kreatif Apresiasi Langkah Pemkot Malang dalam Mendukung Pegiat Ekonomi Kreatif</title>
		<link>https://memontum.com/menteri-ekonomi-kreatif-apresiasi-langkah-pemkot-malang-dalam-mendukung-pegiat-ekonomi-kreatif</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Apr 2025 12:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[langkah]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[mendukung]]></category>
		<category><![CDATA[menteri]]></category>
		<category><![CDATA[pegiat]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=221562</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf) Republik Indonesia, Teuku Riefky Harsya, memberikan apreasiasi kepada Pemerintah Kota Malang dalam mendukung berkembangnya penggiat ekonomi kreatif di Kota Malang. Hal ini disampaikan Teuku Riefky, saat melakukan kunjungan kerja di Malang Creative Center (MCC) Kota Malang, Selasa (29/04/2025) sore. Didampingi Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, Menekraf Riefky [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf) Republik Indonesia, Teuku Riefky Harsya, memberikan apreasiasi kepada Pemerintah Kota Malang dalam mendukung berkembangnya penggiat ekonomi kreatif di Kota Malang. Hal ini disampaikan Teuku Riefky, saat melakukan kunjungan kerja di Malang Creative Center (MCC) Kota Malang, Selasa (29/04/2025) sore.</p>



<p>Didampingi Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, Menekraf Riefky nampak antusias melihat kreasi dari sejumlah penggiat ekonomi kreatif yang ada di MCC. &#8220;Saya sampaikan apresiasi untuk Pemerintah Kota Malang, dalam mendukung penggiat ekonomi kreatif. Apalagi, saat ini sudah ada 17 sub sektor dan fasilitas yang diberikan di MCC ini,&#8221; kata Menekraf.</p>



<p>Untuk kedepannya, Menekraf dan Pemerintah Kota Malang akan terus berkolaborasi mendukung penggiat ekonomi kreatif di Kota Malang. &#8220;Kami akan terus berkolaborasi bersama Pak Wali Kota Malang, yang memiliki semangat luar biasa untuk mendukung para penggiat ekonomi krearif di Kota Malang. Kami berdua yakin, bahwa dengan mendukung ekonomi kreatif, sama dengan mendukung bertumbuhnya pembangunan ekonomi nasional yang dimulai dari daerah,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Setelah melihat ekonomi kreatif di MCC, Menekraf juga menyebut bahwa Kota Malang memiliki kreatifitas yang luar biasa. Oleh karena itu, pihaknya akan mendukung bersama agar ekonomi kreatif di Kota Malang, semakin maju dan berkembang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Saya harap hasil produk ekonomi kreatif ini tidak hanya di pasarkan di Kota Malang, namun melainkan juga ditingkat nasional bahkan internasional,&#8221; paparnya.</p>



<p>Melihat potensi dan dukungan pemerintah Kota Malang, pihaknya yakin ekonomi kreatif di Kota Malang akan semakin besar. &#8220;Ke depan industri kreatif adalah lapangan kerja yang menjanjikan. Kami yakin, ekonomi kreatif akan tumbuh besar. Di sini perlu kehadiran pemerintah pusat, pemerintah kota dan semua pihak untuk kolaborasi bersama semakin menumbuhkan ekonomi kreatif. Mari kita dukung ekonomi kreatif di Kota Malang yang luar biasa ini,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Sementara itu, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mengatakan bahwa MCC didirikan sebagai bentuk perhatian Pemerintah Kota Malang untuk memajukan perekomian Kota Malang dengan ekonomi kreatif. &#8220;Kami memanfaatkan 17 sub sektor untuk memberikan peluang sarana dan prasarananya. Alhamdulillah, banyak perkembangan. Memberikan kesempatan luar biasa untuk anak-anak muda memanfaatkan MCC ini,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Wali Kota Wahyu juga menegaskan perhatiannya terhadap pertumbuhan ekonomi kreatif di Kota Malang. Terutama, dengan pemenuhan 17 sub sektor.</p>



<p>&#8220;Di Kementrian Ekonomi Kreatif sub sektor prioritasnya ada tujuh. Namun di Kota Malang, itu sudah memiliki 17 sub sektor. Inilah tadi, yang membuat Pak Menteri kagum. Pemerintah Kota Malang dan Kementerian Ekonomi Kreatif akan terus mendukung pertumbujan ekonomi kreatif di Kota Malang,&#8221; tambahnya. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">221562</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wali Kota Malang Ajak Keluarga Besar NU Turut Mendukung Wujudkan Visi Malang Mbois Berkelas</title>
		<link>https://memontum.com/wali-kota-malang-ajak-keluarga-besar-nu-turut-mendukung-wujudkan-visi-malang-mbois-berkelas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 26 Apr 2025 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[berkelas]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga,]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[mendukung]]></category>
		<category><![CDATA[wujudkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=221468</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mengajak seluruh elemen untuk terus menjaga kebersamaan dan semangat saling memaafkan. Hal ini, disampaikan Wali Kota Wahyu saat menghadiri Halal Bihalal Keluarga Besar Warga Nahdlatul Ulama Universitas Negeri Malang (UM) di Gedung Sasana Budaya UM Kota Malang, Sabtu (26/04/2025) tadi. Dalam sambutannya, Wali Kota Wahyu juga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mengajak seluruh elemen untuk terus menjaga kebersamaan dan semangat saling memaafkan. Hal ini, disampaikan Wali Kota Wahyu saat menghadiri Halal Bihalal Keluarga Besar Warga Nahdlatul Ulama Universitas Negeri Malang (UM) di Gedung Sasana Budaya UM Kota Malang, Sabtu (26/04/2025) tadi.</p>



<p>Dalam sambutannya, Wali Kota Wahyu juga menekankan pentingnya jalinan tali persaudaraan untuk memperkuat ukhuwah islamiah antar warga. “Masih dalam Bulan Syawal, dalam balutan tali persaudaraan itu pula, maka pada hari ini izinkan saya pribadi dan atas nama Pemerintah Kota Malang menyampaikan Minal Aidin wal Faizin. Mohon maaf lahir dan batin,” kata Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Selain pesan tentang pentingnya mempererat tali persaudaraan, Wali Kota Malang juga menyampaikan komitmen Pemerintah Kota Malang mewujudkan visi ‘Malang Mbois Berkelas’. Wali Kota Wahyu mengatakan, bahwa pencapaian tersebut membutuhkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat, termasuk keluarga besar NU.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Peran serta kita semua sangat penting untuk menciptakan atmosfer yang kondusif bagi tumbuh kembangnya nilai-nilai agama dan akhlak yang baik di masyarakat,” lanjutnya.</p>



<p>Wali Kota Wahyu juga menyampaikan apresiasinya atas kontribusi Universitas Negeri Malang, dalam memajukan pendidikan di Kota Malang, serta berharap agar kolaborasi yang telah terjalin antara berbagai pihak selama ini semakin diperkuat. Karenanya dirinya mengajak peserta untuk bersinergi dalam membangun kualitas diri dan organisasi demi memajukan Kota Malang.</p>



<p>“Mari kita bersinergi dan berkolaborasi untuk mewujudkan kota yang lebih baik dan sejahtera,” tambahnya.</p>



<p>Acara halal bihalal berlangsung khidmat dengan berbagai rangkaian kegiatan untuk mempererat silaturahmi yang diharapkan dapat terus memperkuat hubungan antar warga dan berkontribusi pada pembangunan Kota Malang yang lebih maju. <strong>(kom/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">221468</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gebyar Sadar Pajak Tahap II, Pj Wali Kota Malang Tekankan Pentingnya Pajak dalam Mendukung Pembangunan</title>
		<link>https://memontum.com/gebyar-sadar-pajak-tahap-ii-pj-wali-kota-malang-tekankan-pentingnya-pajak-dalam-mendukung-pembangunan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 29 Dec 2024 13:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[gebyar]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[mendukung]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan]]></category>
		<category><![CDATA[Pentingnya]]></category>
		<category><![CDATA[tekankan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=217958</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pj Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan, secara resmi membuka kegiatan Gebyar Sadar Pajak (GSP) Tahap II Tahun 2024 yang digelar oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Malang, di gedung Malang Creative Center (MCC), Minggu (29/12/2024) malam. Pria nomor satu di Kota Malang, itu menyampaikan apresiasinya dan menekankan pentingnya pajak dalam mendukung [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pj Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan, secara resmi membuka kegiatan Gebyar Sadar Pajak (GSP) Tahap II Tahun 2024 yang digelar oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Malang, di gedung Malang Creative Center (MCC), Minggu (29/12/2024) malam.</p>



<p>Pria nomor satu di Kota Malang, itu menyampaikan apresiasinya dan menekankan pentingnya pajak dalam mendukung pembangunan daerah. Apalagi, pajak memiliki peran signifikan dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan mendukung pembangunan yang berkelanjutan.</p>



<p>&#8220;Pajak memiliki kontribusi besar terhadap PAD kita. Esensi inilah yang perlu terus kita dorong dan sosialisasikan agar pembangunan dapat terlaksana dari dan untuk masyarakat,&#8221; kata Pj Wali Kota Iwan.</p>



<p>Tidak hanya itu, dirinya juga menyoroti tiga poin penting terkait optimalisasi dan peningkatan pajak daerah. Diantaranya, pentingnya pajak untuk pembangunan, pembayaran pajak tepat waktu dan inovasi dalam pengelolaan dan peningkatan pajak.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Karena itu kami mengajak seluruh pihak untuk bersinergi dalam mendukung pembangunan, salah satunya melalui kepatuhan wajib pajak dalam membayar pajak tepat waktu. Wajib pajak adalah mitra penting dalam proses pembangunan,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Selain menekankan pentingnya kepatuhan, Pj Wali Kota Iwan juga mendorong inovasi dalam pengelolaan pajak. Pihaknya menyebut bahwa inovasi menjadi keharusan agar target pendapatan pajak dapat tercapai.</p>



<p>&#8220;Inovasi perlu terus dilakukan, baik dalam peningkatan pendapatan pajak maupun pengelolaannya. Pengelolaan yang baik akan menciptakan kepercayaan masyarakat karena pembangunan yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan dan tepat sasaran,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Acara tersebut juga menjadi ajang penghargaan bagi wajib pajak yang telah membayar pajak tepat waktu. Dengan adanya acara tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pajak semakin meningkat, sehingga dapat mendukung pembangunan yang lebih baik di masa yang akan datang. <strong>(kom/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">217958</post-id>	</item>
		<item>
		<title>UMKM Kota Malang Berperan Penting Dukung Pertumbuhan Ekonomi dan PDRB</title>
		<link>https://memontum.com/umkm-kota-malang-berperan-penting-dukung-pertumbuhan-ekonomi-dan-pdrb</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Dec 2024 04:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[berperan]]></category>
		<category><![CDATA[dukung]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[mendukung]]></category>
		<category><![CDATA[miliki]]></category>
		<category><![CDATA[penting]]></category>
		<category><![CDATA[pertumbuhan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=217931</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kota Malang sangat berperan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Hal itu, dikatakan oleh Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, Eko Sri Yuliadi. Pria yang kerap disapa Eko, itu menyampaikan bahwa di tahun 2023 pertumbuhan ekonomi Kota [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kota Malang sangat berperan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Hal itu, dikatakan oleh Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, Eko Sri Yuliadi.</p>



<p>Pria yang kerap disapa Eko, itu menyampaikan bahwa di tahun 2023 pertumbuhan ekonomi Kota Malang tertinggi di tingkat Jawa Timur maupun Nasional. Yakni diangka 6,09 persen.</p>



<p>&#8220;Faktor utama yang menopang pertumbuhan ini adalah usaha makanan dan minuman, akomodasi serta transportasi. UMKM kita ada banyak dan itu didominasi oleh pekerja lokal yang memiliki kontribusi besar,” kata Eko, Sabtu (28/12/2024) tadi.</p>



<p>Mengenai data kontribusi UMKM terhadap PDRB tahun 2024, menurutnya masih belum final. Sebab, saat ini masih dalam proses penghitungan. Namun, di semester menunjukkan pertumbuhan sekitar 10 persen dari pendapatan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Indikator ini menunjukkan masyarakat Kota Malang mulai bergerak. Apalagi ekonomi mikro itu sangat berpengaruh terhadap penurunan angka kemiskinan, stunting, hingga pengangguran,” tambahnya.</p>



<p>Lebih lanjut untuk di tahun 2025 mendatang, Diskopindag Kota Malang akan memprioritaskan pengembangan sektor UMKM. Termasuk juga mengenai UMKM naik kelas dari mikro kecil dan sebagainya.</p>



<p>&#8220;UMKM kecil akan kita genjot karena sektor ini menopang perekonomian besar suatu daerah,” imbuh Eko.</p>



<p>Diakhir, Eko berharap dengan dilakukan penguatan pada sektor UMKM dan regulasi yang mendukung, Kota Malang dapat mempertahankan pertumbuhan ekonomi yang stabil dan inklusif. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">217931</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bahas Peran Teknologi dalam Mendukung Proses Belajar Mengajar, Kemenkominfo Webinar di Ngawi</title>
		<link>https://memontum.com/bahas-peran-teknologi-dalam-mendukung-proses-belajar-mengajar-kemenkominfo-webinar-di-ngawi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Aug 2024 06:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[belajar]]></category>
		<category><![CDATA[kemenkominfo]]></category>
		<category><![CDATA[mendukung]]></category>
		<category><![CDATA[mengajar]]></category>
		<category><![CDATA[proses]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Webinar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=212884</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Ngawi &#8211; Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) RI bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Timur, akan menggelar webinar literasi digital untuk segmen pendidikan di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Selasa (13/08/2024) pagi sekitar pukul 08.00 WIB. Mengusung tema &#8216;Teknologi untuk Mendukung Proses Belajar dan Mengajar&#8217;, diskusi virtual yang akan diikuti pelajar dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Ngawi</strong> &#8211; Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) RI bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Timur, akan menggelar webinar literasi digital untuk segmen pendidikan di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Selasa (13/08/2024) pagi sekitar pukul 08.00 WIB.</p>



<p>Mengusung tema &#8216;Teknologi untuk Mendukung Proses Belajar dan Mengajar&#8217;, diskusi virtual yang akan diikuti pelajar dan tenaga pendidik secara nonton bareng (Nobar) dari sekolah masing-masing itu, rencananya menghadirkan tiga nara sumber. Mereka adalah Ketua Program Studi Ekonomi Syariah Sekolah Tinggi Agama Islam Muhammadiyah Tulungagung, Mei Santi, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ngawi, M Fachrudin, musisi Mia Marcellina sebagai key opinion leader dan Anissa Rilia selaku moderator.</p>



<p>”Webinar ini juga dapat diikuti secara gratis dengan cara mengisi link registrasi peserta di <a href="https://s.id/pendaftaranngawi1308" target="_blank" rel="noreferrer noopener">https://s.id/pendaftaranngawi1308</a>. Selain mendapat e-sertifikat, panitia juga menyediakan voucher e-wallet senilai Rp 1 juta untuk 10 peserta yang mengajukan pertanyaan terbaik selama diskusi,” tulis Kemenkominfo dalam rilisnya, Senin (12/08/2024) tadi</p>



<p>Terkait tema webinar, Kemenkominfo menjelaskan, di era digital peran teknologi dalam meningkatkan proses belajar-mengajar jadi semakin signifikan. Dari perangkat keras hingga perangkat lunak, teknologi telah membuka peluang baru dan mengubah cara kita mengakses, memahami, dan berpartisipasi dalam pembelajaran.</p>



<p>”Teknologi berperan dalam meningkatkan proses belajar mengajar untuk akses ke sumber daya belajar yang tak terbatas, pembelajaran daring, personalisasi pembelajaran, kolaborasi global, simulasi dan visualisasi, monitoring kemajuan siswa, dan rendahnya biaya pendidikan,” jelas Kemenkominfo dalam rilis.</p>



<p>Meskipun teknologi memiliki dampak positif yang signifikan pada pendidikan, lanjut Kemenkominfo, perlu diingat bahwa penggunaan teknologi dalam pendidikan juga menghadirkan tantangan. ”Beberapa tantangan ini termasuk akses terbatas terhadap teknologi di beberapa wilayah, masalah keamanan data, dan penggunaan yang tidak efektif dari teknologi dalam pembelajaran,” tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kemenkominfo melanjutkan, harus diakui teknologi memainkan peran kunci dalam meningkatkan proses belajar-mengajar dan memfasilitasi pemahaman yang lebih baik. ”Dengan pemanfaatan teknologi yang bijaksana, pendidikan dapat menjadi lebih efisien dan efektif, membantu siswa mengembangkan keterampilan yang diperlukan untuk menghadapi tantangan masa depan,” paparnya.</p>



<p>Untuk diketahui, webinar seperti digelar di Kabupaten Ngawi, Jatim, ini merupakan bagian dari program Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) yang dihelat Kemenkominfo sejak 2017. GNLD digelar sebagai salah satu upaya untuk mempercepat transformasi digital di sektor pendidikan hingga kelompok masyarakat menuju Indonesia yang #MakinCakapDigital.</p>



<p>Sampai dengan akhir 2023, program peningkatan #literasidigitalkominfo tercatat telah diikuti sebanyak 24,6 juta orang. ”Kegiatan ini diharapkan mampu menaikkan tingkat literasi digital 50 juta masyarakat Indonesia hingga akhir 2024,” tambah Kemenkominfo.</p>



<p>Kecakapan digital menjadi penting, karena menurut hasil survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) pengguna internet di Indonesia pada 2024 telah mencapai 221,5 juta jiwa dari total populasi 278,7 juta jiwa penduduk Indonesia.</p>



<p>Survei APJII juga menyebut, tingkat penetrasi internet Indonesia pada 2024 menyentuh angka 79,5 persen. Ada peningkatan 1,4 persen dibandingkan dengan periode sebelumnya. Tercatat, pada 2018, penetrasi internet Indonesia berada di angka 64,8 persen. ”Kemudian naik secara berurutan menjadi 73,7 persen pada 2020, 77,01 persen pada 2022, dan 78,19 persen pada 2023,” urai Kemenkominfo.</p>



<p>Informasi lebih lanjut mengenai literasi digital dan info kegiatan yang terkait dapat diakses melalui website info.literasidigital.id, media sosial Instagram @literasidigitalkominfo, Facebook Page, dan Kanal YouTube Literasi Digital Kominfo. <strong>(hms/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">212884</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
