<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>mengenal &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/mengenal/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 01 Oct 2024 12:05:52 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>mengenal &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Mengenal Sosok Abah Anton atau Paslon Nomor Urut 3, dari Gaji untuk Masyarakat hingga Umrah Gratis</title>
		<link>https://memontum.com/mengenal-sosok-abah-anton-atau-paslon-nomor-urut-3-dari-gaji-untuk-masyarakat-hingga-umrah-gratis</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Oct 2024 09:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[gratis]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[mengenal]]></category>
		<category><![CDATA[paslon]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=214883</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Sebagai Wali Kota Malang periode 2013-2018, sosok HM Anton atau Abah Anton, tidak hanya dikenal sebagai pribadi yang dermawan dan bersahaja. Namun, siapa sangka ternyata banyak hal yang tidak diketahui oleh publik, selain dari sisi gajinya yang diberikan ke fakir miskin dan yatim atau warga yang membutuhkan, dalam bentuk uang ataupun [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Sebagai Wali Kota Malang periode 2013-2018, sosok HM Anton atau Abah Anton, tidak hanya dikenal sebagai pribadi yang dermawan dan bersahaja. Namun, siapa sangka ternyata banyak hal yang tidak diketahui oleh publik, selain dari sisi gajinya yang diberikan ke fakir miskin dan yatim atau warga yang membutuhkan, dalam bentuk uang ataupun Sembako.</p>



<p>Selain dermawan, sosok Abah Anton juga dikenal sebagai pribadi yang religius. Bahkan dalam hal ibadah, calon Wali Kota yang mendapat nomor urut 3 itu, pernah mendanai orang yang mau ibadah. Jauh dari sorotan publikasi, dirinya juga pernah memberangkatkan 35 orang ke Tanah Suci Makkah.</p>



<p>Adalah mantan Asisten Pribadi Abah Anton semasa menjadi Wali Kota Malang, Imam Rofii, yang memberikan kesaksiannya mengenai kereligiusan itu. Diceritakan, Maret 2017 menjadi hal yang hingga kini masih diingat. Kala itu, Abah Anton dengan penuh ketulusan memberangkatkan 35 orang jamaah pengajian untuk menunaikan ibadah umrah secara cuma-cuma. Kejadian ini sangat mengesankan, karena dilakukan secara diam-diam dan tanpa pamer.</p>



<p>&#8220;Soal ibadah, sebenarnya tidak perlu diceritakan agar tidak riya&#8217; atau sombong. Tetapi ini, menjadi momen yang sangat saya syukuri. Saat itu, beliau memberangkatkan kami, jamaah pengajian malam Jumat Legi, untuk umrah. Ini sangat berkesan dan tidak saya lupakan,&#8221; kata Imam Rofi&#8217;i, Selasa (01/10/2024) tadi.</p>



<p>Dengan mata menerawang sedikit berkaca, Imam Rofi&#8217;i menuturkan keberangkatan umroh itu terkesan spontan dan tanpa rencana. &#8220;Langsung menyuruh dan membiayai semua. Abah Anton membiayai semuanya dari kantong pribadinya dan tanpa pernah mengungkapkan niat mulianya kepada orang lain. Waktu itu pemberangkatan umrah dilakukan melalui Agung Wisata, penyelenggara haji dan umrah,&#8221; tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Imam Rofi&#8217;i mengaku mengingat dengan jelas, momen ketika calon Wali Kota Malang dengan Slogan Abadi (Abah Anton-Dimyati) mendekatinya dan berkata, &#8220;Mam, urus paspor. Tiga minggu lagi kamu berangkat umrah ya,&#8221; ujar Imam menirukan perkataan Abah Anton, kala itu.</p>



<p>Rasa syukur tidak terhingga bagi Imam, kesempatan seumur hidup baru bisa didapat ketika Abah Anton jadi Wali Kota Malang. Karenanya, ketika Abah Anton maju kembali dalam Pilkada Kota Malang, maka tidak ada nama lain yang akan dipilihnya selain Abah Anton.</p>



<p>&#8220;Wali Kota Malang, ya Abah Anton.&nbsp; Lomannya tidak ada banding. Malang lebih indah, warga lebih makmur. Masih ingatkan?,&#8221; kata Imam.</p>



<p>Kedermawanan Abah Anton tidak hanya dilihat dari bantuannya kepada mereka yang membutuhkan secara materi, tetapi juga kepeduliannya dalam memfasilitasi ibadah masyarakat, tanpa memandang status ekonomi. Sikap rendah hatinya inilah, yang membuat banyak orang merasa dekat dan mengaguminya sebagai pemimpin dan panutan.</p>



<p>Bagi banyak orang yang mengenalnya, Abah Anton bukan hanya pemimpin, tetapi juga seorang teladan dalam mengamalkan ajaran agama. Meski tidak pernah mengharapkan pujian, kedermawanannya terus hidup dalam cerita-cerita yang dibagikan oleh mereka yang pernah merasakan kebaikannya. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">214883</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kemenkominfo Gelar Webinar bersama Pelajar Gresik Bertema Mengenal Dunia Game Online</title>
		<link>https://memontum.com/kemenkominfo-gelar-webinar-bersama-pelajar-gresik-bertema-mengenal-dunia-game-online</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Jun 2024 03:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gresik]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[bertema]]></category>
		<category><![CDATA[kemenkominfo]]></category>
		<category><![CDATA[mengenal]]></category>
		<category><![CDATA[online]]></category>
		<category><![CDATA[pelajar]]></category>
		<category><![CDATA[Webinar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=210279</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Gresik &#8211; Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Timur, akan menggelar webinar literasi digital untuk segmen pendidikan di Kabupaten Gresik, Kamis (06/06/2204) pagi sekitar pukul 08.00 WIB. Mengusung tema &#8216;Mengenal Dunia Game Online&#8217;, diskusi virtual untuk siswa dan tenaga pendidik itu rencananya akan menghadirkan tiga nara sumber. Mereka [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Gresik</strong> &#8211; Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Timur, akan menggelar webinar literasi digital untuk segmen pendidikan di Kabupaten Gresik, Kamis (06/06/2204) pagi sekitar pukul 08.00 WIB.</p>



<p>Mengusung tema &#8216;Mengenal Dunia Game Online&#8217;, diskusi virtual untuk siswa dan tenaga pendidik itu rencananya akan menghadirkan tiga nara sumber. Mereka adalah dosen Universitas Paramadina Jakarta dan Peneliti Pusat Studi Media dan Demokrasi LP3ES, Joko Arizal, Kepala Bidang Pengelolaan SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik, A Syifaul Qulub dancer dan influencer Cika selaku key opinion leader serta moderator, Chici Zakaria.</p>



<p>&#8220;Webinar ini juga dapat diikuti gratis dengan cara mengisi link registrasi peserta di <a href="https://s.id/pendaftarangresik0606" target="_blank" rel="noreferrer noopener">https://s.id/pendaftarangresik0606</a>. Selain mendapat e-sertifikat, panitia juga menyediakan voucher e-wallet sebesar Rp 1.000.000.- untuk 10 peserta yang beruntung,&#8221; tulis Kemenkominfo dalam rilisnya, Rabu (05/06/2024) tadi.</p>



<p>Terkait tema diskusi, Kemenkominfo menjelaskan bahwa game online kian merebak seiring perkembangan dunia digital dan internet. Selain memiliki manfaat, game online juga memberikan dampak negatif berupa kecanduan, gangguan kesehatan dan mengurangi fokus belajar siswa.</p>



<p>&#8220;Game online adalah permainan yang biasanya dimainkan melalui jaringan internet dan sejenisnya, yang selalu menggunakan teknologi terkini seperti modem dan koneksi kabel,” jelas Kemenkominfo dalam rilis.</p>



<p>Permainan daring, lanjut Kemenkominfo, terdiri dari banyak jenis. Dari mulai permainan sederhana berbasis teks hingga permainan yang menggunakan grafik kompleks dan membentuk dunia virtual yang ditempati oleh banyak pemain sekaligus.</p>



<p>”Dalam permainan daring, ada dua unsur utama, yaitu server dan client. Server melakukan administrasi permainan dan menghubungkan client, sedangkan client adalah pengguna permainan yang memakai kemampuan server. Game online terbaik sekarang sudah bisa dinikmati di smartphone dan komputer,” imbuh Kemenkominfo.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Menurut Kemenkominfo, meskipun berdampak negatif, game online tetap saja memberikan manfaat untuk mengasah keterampilan, menambah wawasan dan melatih kecepatan dalam bertindak dan berpikir.</p>



<p>Untuk diketahui, webinar seperti digelar di Kabupaten Gresik, Jatim, ini merupakan bagian dari program Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) yang dihelat Kemenkominfo. GNLD digelar sebagai salah satu upaya untuk mempercepat transformasi digital di sektor pendidikan hingga kelompok masyarakat menuju Indonesia yang #MakinCakapDigital.</p>



<p>Hingga akhir 2023, tercatat sebanyak 24,6 juta orang telah mengikuti program peningkatan literasi digital yang dimulai sejak 2017. &#8220;Kegiatan ini diharapkan mampu menaikkan tingkat literasi digital 50 juta masyarakat Indonesia sampai dengan akhir 2024,&#8221; tambah Kemenkominfo.</p>



<p>Tahun ini, program #literasidigitalkominfo mulai bergulir pada Februari 2024. Berkolaborasi dengan Siber Kreasi dan 142 mitra jejaring seperti akademisi, perusahaan teknologi, serta organisasi masyarakat sipil, program ini membidik segmen pendidikan dan segmen kelompok masyarakat sebagai peserta.</p>



<p>”Program ini bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat Indonesia dalam memanfaatkan teknologi digital secara positif, kreatif, produktif, dan aman,” tutur Kemenkominfo.</p>



<p>Kecakapan digital warga masyarakat menjadi penting, karena menurut hasil survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) pengguna internet di Indonesia pada 2024 telah mencapai 221,5 juta jiwa dari total populasi 278,7 juta jiwa penduduk Indonesia.</p>



<p>Hasil survei APJII juga menyebutkan, tingkat penetrasi internet Indonesia pada 2024 berada pada angka 79,5 persen. Dibandingkan dengan periode sebelumnya, ada peningkatan 1,4 persen. Terhitung sejak 2018, penetrasi internet Indonesia mencapai 64,8 persen. ”Kemudian naik secara berurutan menjadi 73,7 persen pada 2020, 77,01 persen pada 2022, dan 78,19 persen pada 2023,” urai Kemenkominfo.</p>



<p>Informasi lebih lanjut mengenai literasi digital dan info kegiatan yang terkait dapat diakses melalui website info.literasidigital.id, media sosial Instagram @literasidigitalkominfo, Facebook Page, dan Kanal YouTube Literasi Digital Kominfo. <strong>(hms/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">210279</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Mengenal Sosok Almarhum Subhan, Satu dari Empat Korban Jatuhnya Super Tucano di Mata Orang Terdekat</title>
		<link>https://memontum.com/mengenal-sosok-almarhum-subhan-satu-dari-empat-korban-jatuhnya-super-tucano-di-mata-orang-terdekat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Nov 2023 06:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[almarhum]]></category>
		<category><![CDATA[jatuhnya]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[mengenal]]></category>
		<category><![CDATA[subhan,]]></category>
		<category><![CDATA[terdekat]]></category>
		<category><![CDATA[tucano]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=201743</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Menjadi salah satu korban dari musibah jatuhnya dua Pesawat Super Tucano di kawasan Bromo, yaitu almarhum Marsekal Pertama TNI Anumerta Subhan, dikenal sebagai sosok yang baik. Apalagi, sekitar satu atau dua pekan lalu, pihaknya juga telah mengirimkan bantuan kemanusiaan ke Palestina di Bandara Sinai, atau dekat dengan Gaza. Kepala Dinas Penerangan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Menjadi salah satu korban dari musibah jatuhnya dua Pesawat Super Tucano di kawasan Bromo, yaitu almarhum Marsekal Pertama TNI Anumerta Subhan, dikenal sebagai sosok yang baik. Apalagi, sekitar satu atau dua pekan lalu, pihaknya juga telah mengirimkan bantuan kemanusiaan ke Palestina di Bandara Sinai, atau dekat dengan Gaza.</p>



<p>Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) TNI AU Marsekal Pertama, R Agung Sasongkojati, menyampaikan jika almarhum Subhan itu sebelumnya juga sempat menjadi siswanya saat duduk di institusi pendidikan yang ditempuh. “Saya mengenal dengan baik, karena kebetulan beberapa tahun saya sempat di institusi pendidikan dan beliau itu siswa saya. Dia siswa yang sangat cemerlang, sangat smart dan itu sebenarnya calon pimpinan kita di masa depan,” ujar Agung, dengan mata berkaca-kaca, seusai mengikuti upacara pemakaman, Jumat (17/11/2023) tadi.</p>



<p>Tidak hanya itu, sang mendiang adik kandung korban, Suprayitno, juga mengaku bahwa alrmarhum merupakan sosok yang sangat baik dengan siapa saja. Pihaknya juga mengatakan, bahwa almarhum tidak pernah marah ataupun bersuara keras. Sifat-sifat yang dimiliki juga jauh dari sosok militer.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>“Militer biasanya keras, galak atau tegasnya lebih tegas galak. Kalau Pak Subhan, tegasnya tegas halus. Bisa pendekatan persuasif. Sama keluarga ataupun dengan relasi di pekerjaannya,” ucap Suprayitno.</p>



<p>Kemudian, pihaknya juga menambahkan jika sosok almarhum Subhan saat mendapatkan tugas dapat menjalankan dengan baik, serius dan profesional. “Jadi dia ketika dapat tugas, itu ya dilaksanakan dengan profesional. Tetapi kalau untuk karier atau apa, pasti menunjukkan dedikasi dan pengabdian yang terbaik,” katanya.</p>



<p>Suprayitno juga mengaku, saat almarhum pulang dari Gaza beberapa pekan lalu, pihaknya juga masih sempat berkomunikasi. Walaupun, hanya melalui pesan WhatsApp. &#8220;Sayakan di Jakarta dan punya rumah juga di Jogja. Janjian di Jogja tanggal 27, karena putera pertamanya wisuda Akabri dan masuk di AAU. Tapi dia masih pendidikan semua Matra, Akmil. Rencananya mau bareng-bareng ke sana,” imbuhnya.</p>



<p>Namun, akibat dari kejadian musibah jatuhnya pesawat, rencana yang telah disusunpun batal untuk dilaksanakan. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">201743</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hidup Bersama Corona, Mengenal Virus Basah dan Kering, Bisa Mati pada Suhu Tertentu</title>
		<link>https://memontum.com/hidup-bersama-corona-mengenal-virus-basah-dan-kering-bisa-mati-pada-suhu-tertentu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 May 2020 12:51:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[basah]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[bisa]]></category>
		<category><![CDATA[corona]]></category>
		<category><![CDATA[Desa]]></category>
		<category><![CDATA[hidup]]></category>
		<category><![CDATA[kabar]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[kering,]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[mati,]]></category>
		<category><![CDATA[mengenal]]></category>
		<category><![CDATA[pada]]></category>
		<category><![CDATA[suhu]]></category>
		<category><![CDATA[tertentu]]></category>
		<category><![CDATA[virus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=114969</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Pada artikel sebelumnya, wartawan memontum.com, Januar Triwahyudi melakukan wawancara daring dengan DR Yusuf Alumudi, peneliti senior dari Professor Nidom Foundation. Melihat perkembangan sosial dalam masa darurat kesehatan nasional dan pemberlakuan PSBB di beberapa daerah, DR Yusuf menegaskan jika PSBB tidak akan efektif jika tidak dilakukan serentak secara nasional. Baca : Mengukur Efektifitas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Pada artikel sebelumnya, wartawan memontum.com, Januar Triwahyudi melakukan wawancara daring dengan DR Yusuf Alumudi, peneliti senior dari Professor Nidom Foundation. Melihat perkembangan sosial dalam masa darurat kesehatan nasional dan pemberlakuan PSBB di beberapa daerah, DR Yusuf menegaskan jika PSBB tidak akan efektif jika tidak dilakukan serentak secara nasional.</p>
<p><strong>Baca : <a href="https://kotamalang.memontum.com/5235-mengukur-efektifitas-psbb-dari-kajian-ilmu-virus-bersama-dr-yusuf-alumudi?PageSpeed=noscript" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Mengukur Efektifitas PSBB dari Kajian Ilmu Virus bersama DR Yusuf Alumudi</a></strong></p>
<p>Berdasarkan fakta sosial tersebut, sekiranya tidak ada salahnya, kita mempersiapkan diri untuk hidup bersama virus covid-19, seperti hidup bersama virus lainnya. Maka kita perlu mengenal lebih jauh karakter virus corona. Kajian virologi, mengenal dua jenia virus, yaitu virus basah dan kering.</p>
<p>&#8220;Dari aspek virologi, virus adalah mikroorganism. Yang dimaksud dengan virus basah adalah virus/mikroorganisme yang memiliki habitat atau siklus hidupnya di daerah sub tropis dan temperata. Berkembang biak atau bereplikasi dengan baik pada daerah di bawah suhu 25 derajat celsius. Virus kering adalah virus yang memiliki daya replikasi atau berkembang biak pada suhu 25 derajat celsius,&#8221; ujar DR Yusuf.</p>
<p>Alumni Unair ini melanjutkan, virus covid 19 adalah mikroorganisme yang termasuk pada virus basah. Ini dibuktikan, bahwa pada iklim bersuhu 56 derajat celsius selama 30 menit, virus covid-19 akan mati. Pada iklim bersuhu 30 derajat celsius, virus covid-19 akan mati kurang dari 60 menit.</p>
<p>Bukti lain bahwa virus covid-19 adalah virus basah, bisa dilihat dari orang yang terinfeksi virus ini, paling banyak ditemukan di negara-negara sub tropis. Begitu pula dengan penularan covid 19 yang sangat cepat pada wilayah sub tropis dibandingkan dengan negara-negara tropis.</p>
<p>Paling penting dari ulasan DR Yusuf ini, bahwa virus apapun itu, termasuk corona, bisa mati secara alami pada kondisi tertentu. Ini yang perlu dipahami bahwa virus corona itu adalah makhluk hidup yang bisa mati juga.</p>
<p>DR Yusuf, memastikan jika virus covid-19 dapat dimatikan dengan menggunakan pemanasan 56 derajat celsius selama 30 menit, menggunakan sabun dan deterjen kurang lebih 30 detik, menggunakan disinfectan, sinar UV dengan konsentrasi dan panjang gelombang tertentu. Meski demikian, kita harus tetap waspada. Karena penularan virus covid-19 secara harfiah melalui droplet.</p>
<p>WHO menyatakan virus Corona tidak dapat ditularkan melalui udara. Virus Corona umumnya dapat ditularkan melalui tetesan yang dihasilkan ketika orang yang terinfeksi batuk, bersin atau berbicara. Selanjutnya, virus covid-19 bereplikasi (berkembang biak) pada saluran pernafasan.</p>
<p>Dunia pernah mengalami pandemi, mulai dari Spanish flu 1918, flu Asia 1950- an, flu burung dan H1N1 pandemik, SARS, Mers dan saat ini (2019-2020) SARS-CoV 2 atau yg lebih dikenal dg covid 19. Di awal terjadinya kasus Covid 19, banyak ditemukan kematian.</p>
<p>&#8220;Seiring dengan waktu, bahwa kematian semakin berkurang. Banyak ditemukan orang tanpa gejala namun positif covid 19. Fenomena ini memberikan sinyal, bahwa sistem kekebalan tubuh manusia mulai beradaptasi. Tubuh manusia sudah mengenali covid-19, bukan sebagai benda asing lagi, seperti di awal-awal terjadinya kasus,&#8221; jelas DR Yusuf.</p>
<p>Maka, hidup bersama corona bukan hal yang tidak mungkin. Setiap saat manusia bisa menjalankan protokol kesehatan pribadi yang sama dengan hidup bersama virus influenza. <strong> (*)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><em><strong>Penulis/editor :</strong><br />
Januar Triwahyudi</em></p>
<p><em><strong>Narasumber :</strong></em><br />
<em>DR M Yusuf Alamudi, S.Si,M.Trop.Med</em></p>
<p><em><strong>Pendidikan :</strong></em><br />
<em>S1: Biologi FST Unair</em><br />
<em>S2: Ilmu Kedokteran Tropis FK Unair</em><br />
<em>S3: Ilmu Kedokteran FK Unair</em></p>
<p><em><strong>Praktisi :</strong> Peneliti Senior di Professor Nidom Foundation</em></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">114969</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
