<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Mengutil &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/mengutil/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 24 Sep 2020 12:54:43 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Mengutil &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Dua Sejoli Terekam CCTV &#8216;Ngutil&#8217; Empat Jam Tangan</title>
		<link>https://memontum.com/dua-sejoli-terekam-cctv-ngutil-empat-jamtangan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Sep 2020 12:50:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Dua Sejoli]]></category>
		<category><![CDATA[Gajah Mada Plaza]]></category>
		<category><![CDATA[Mengutil]]></category>
		<category><![CDATA[Terekam CCTV]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=124251</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Banyaknya kamera CCTV yang terpasang di tempat-tempat keramaian ternyata tidak membuat pelaku kejahatan merasa takut saat beraksi. Seperti halnya aksi pencurian empat jam tangan yang terekam kamera CCTV di lantai 2 Gajah Mada Plaza Jl Agus Salim, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Rabu (23/9/2020) malam. Dalam rekaman itu, tampak dua sejoli yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Banyaknya kamera CCTV yang terpasang di tempat-tempat keramaian ternyata tidak membuat pelaku kejahatan merasa takut saat beraksi. Seperti halnya aksi pencurian empat jam tangan yang terekam kamera CCTV di lantai 2 Gajah Mada Plaza Jl Agus Salim, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Rabu (23/9/2020) malam.</p>
<p>Dalam rekaman itu, tampak dua sejoli yang diperkirakan berusia 20 tahun-an melakukan aksinya. Dengan pembagian tugas si laki-laki mengalihkan perhatian penjaga toko dan si perempuan sebagai eksekutor pencurian.</p>
<p>Menurut keterangan Rivan Anisa, penjaga toko bahwa malam itu dia didatangi dua sejoli yang tampak melihat-lihat jam tangan di etalasi. Layaknya seorang pembeli, mereka menanyakan beberapa harga beverapa jam yang terpajang di etalase.</p>
<p>&#8220;Awalnya ada enam orang yang melihat-lihat jam tangan. Sepertinya ada suami istri, ada dua mas-mas dan sepasang kekasih. Saat empat orang tersebut sudah pergi, hanya tinggal sepasang kekasih itu,&#8221; ujar Anisa.</p>
<p>Si laki-laki seperti mengalihkan perhatian dengan terus mengajak Anisa ngobrol menanyakan jam tangan rantai. &#8220;Saat itu yang paling menyibukan saya adalah dua sepasang muda mudi yang diperkirakan berusia 20 tahun. Si laki-laki meminta saya untuk menunukan jam tangan yang talinya pakai rantai. Dia sempat meminta diskon hingga harga tinggal Rp 200 ribu. Namun tetap tidak jadi beli kaatanya terlalu mahal,&#8221; ujar Anisa.</p>
<p>Saat si laki-laki menyibukan Anisa, si perempuan tampak berdiri sambil melihat-lihat. Dalam rekaman CCTV itu, pergerakan si perempaun sangat cepat hingga nyaris tidak terlihat. &#8220;Setelah tidak jadi beli mereka kemudian pergi dan katanya akan kembali lagi hari ini,&#8221; ujar Anisa, Kamis (24/9/2020) siang.</p>
<p>Setelah keduanya pergi, Anisa baru sadar telah menjadi korban pencurian. Dia melihat tatakan empat jam tangan telah kosong. Dia kemudian makukan pengecekan dengan melihat rekaman CCTV. &#8220;Tiga jam tangan wanita dan satu jam tangan pria. Di rekaman terlihat si perempuan yang mengambil saat si laki-laki sedang menyibukan saya. Tiga jam tangan dimasukan ke dalam tas dan satu jam tangan dimasukan ke dalam saku celana belakang. Total kerugian Rp 200 ribu,&#8221; ujar Anisa.</p>
<p>Meskipun kerugiannya hanya Rp 200 ribu, namun aksi dua pelaku ini sangat merugikan. Sebab Anisa harus mengganti kerugian barang yang hilang. &#8220;Kedepannya saya harus semakin waspada agar tidak terulang kembali peristiwa seperti ini,&#8221; ujar Anisa. <strong>(gie)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">124251</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
