<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Mening &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/mening/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 18 Oct 2023 13:38:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Mening &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Wabup Syah Tinjau Pelaksanaan Mening Deh di Desa Watuagung</title>
		<link>https://memontum.com/wabup-syah-tinjau-pelaksanaan-mening-deh-di-desa-watuagung</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Oct 2023 13:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Mening]]></category>
		<category><![CDATA[pelaksanaan]]></category>
		<category><![CDATA[Tinjau]]></category>
		<category><![CDATA[watuagung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=200024</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Wakil Bupati Trenggalek, Syah Muhamad Natanegara, meninjau pelaksanaan kegiatan Makaryo Ning Deso Desa Hebat (Mening Deh) di Desa Watuagung, Kecamatan Watulimo. Didampingi sejumlah pejabat di lingkup Pemkab Trenggalek, Wabup Syah melihat bagaimana layanan yang dibawa ke salah satu desa di Kecamatan Watulimo itu benar-benar dirasakan oleh masyarakat. &#8220;Keberadaan Mening Deh ini sendiri [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Trenggalek</strong> &#8211; Wakil Bupati Trenggalek, Syah Muhamad Natanegara, meninjau pelaksanaan kegiatan Makaryo Ning Deso Desa Hebat (Mening Deh) di Desa Watuagung, Kecamatan Watulimo. Didampingi sejumlah pejabat di lingkup Pemkab Trenggalek, Wabup Syah melihat bagaimana layanan yang dibawa ke salah satu desa di Kecamatan Watulimo itu benar-benar dirasakan oleh masyarakat.</p>



<p>&#8220;Keberadaan Mening Deh ini sendiri ditujukan untuk mendekatkan pelayanan semakin dekat lagi dengan masyarakat. Sehingga, masyarakat tidak perlu lagi datang ke kantor pelayanan untuk mendapatkan pelayanan dari Pemerintah Kabupaten Trenggalek,&#8221; ungkap Wabup Syah saat dikonfirmasi, Rabu (18/10/2023) sore.</p>



<p>Tidak hanya untuk warga Desa Watuagung, sebanyak 38 layanan yakni mulai dari Adminduk, perizinan, perpajakan dan berbagai layanan lain, itu juga diperuntukkan untuk warga desa lain yang terdekat dariokasi. Dengan begitu, diharapkan dapat meringankan warga karena tidak perlu waktu lama dan juga keluar uang banyak untuk mendatangi pusat layanan yang ada.</p>



<p>Suami Fatihatur Rohmah ini berharap, masyarakat bisa memanfaatkan pelayanan yang diberikan pemerintah dengan baik. &#8220;Mendatangkan semua layanan ini tak lain tujuannya adalah memudahkan masyarakat untuk mendapatkan layanan. Dan semoga masyarakat bisa memanfaatkan kesempatan ini dengan baik,&#8221; imbuhnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selain layanan, mantan anggota DPRD Trenggalek ini juga mengimbau untuk terus menjaga kondusifitas stabilitas keamanan dan ketertiban memasuki tahun-tahun politik sesuai dengan imbauan para ulama saat pertemuan di Pendopo Manggala Praja Nugraha.</p>



<p>&#8220;Kami juga mengingatkan, meskipun tengah saling berkompetisi di tahun politik, namun kawan tetaplah seorang kawan. Saling berkompetisi di tahun politik boleh-boleh saja, namun kami meminta agar kompetisi tersebut berjalan damai dan kondusif,&#8221; kata Wabup Syah.</p>



<p>Masyarakat perlu menjaga persatuan dan kerukunan bersama. Karena tidak dipungkiri setiap tahun politik, selalu terjadi perbedaan baik pilihan dan partai. Tetapi tujuannya adalah sama, yakni untuk memilih pemimpin terbaik yang mengayomi seluruh masyarakat Indonesia ataupun masyarakat di Kabupaten Trenggalek khususnya. &#8220;Jangan sampai terprovokasi dengan perbedaan itu dan harus guyub, selalu rukun dan tetap menjaga kondusifitas di wilayahnya masing-masing, utamanya di Trenggalek,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Masih kata Wabup Syah, terkait kemarau panjang menyebabkan bencana kekeringan yang terus meluas, masyarakat diharapkan untuk senantiasa berhati-hati dan mawas diri. &#8220;Kami mengimbau kepada masyarakat yang saat ini mengalami kesulitan air bersih, untuk segera melaporkan ke BPBD Trenggalek melalui perangkat desa masing-masing. Dengan demikian droping air bersih ke daerah yang terdampak kekeringan bisa merata,&#8221; imbuh Wabup Syah. <strong>(mil/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">200024</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Mening Deh di Desa Ngulanwetan, Wabup Syah Apresiasi Antusiasme Masyarakat Manfaatkan Layanan</title>
		<link>https://memontum.com/mening-deh-di-desa-ngulanwetan-wabup-syah-apresiasi-antusiasme-masyarakat-manfaatkan-layanan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Oct 2023 11:05:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[antusiasme]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[layanan]]></category>
		<category><![CDATA[manfaatkan]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Mening]]></category>
		<category><![CDATA[ngulanwetan,]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=200013</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Hadir dalam kegiatan Makaryo Ning Deso Desa Hebat (Mening Deh) di Desa Ngulan Wetan Kecamatan Pogalan, Wakil Bupati Trenggalek, Syah Natanegara, mengapresiasi antusiasme masyarakat dalam memanfaatkan layanan yang disediakan Pemerintah Daerah. Disampaikannya, bahwa kegiatan Mening Deh di desa ini tergolong sukses. Dimana, parameternya adalah antusias warga dalam memanfaatkan pelayanan tersebut. &#8220;Kami sangat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Trenggalek</strong> &#8211; Hadir dalam kegiatan Makaryo Ning Deso Desa Hebat (Mening Deh) di Desa Ngulan Wetan Kecamatan Pogalan, Wakil Bupati Trenggalek, Syah Natanegara, mengapresiasi antusiasme masyarakat dalam memanfaatkan layanan yang disediakan Pemerintah Daerah.</p>



<p>Disampaikannya, bahwa kegiatan Mening Deh di desa ini tergolong sukses. Dimana, parameternya adalah antusias warga dalam memanfaatkan pelayanan tersebut.</p>



<p>&#8220;Kami sangat mengapresiasi antusias warga yang luar biasa ini. Mereka benar-benar memanfaatkan layanan yang disediakan Pemerintah Daerah dengan sangat baik. Dan, terima kasih pula kepada para petugas yang telah memberikan layanan selama ini,&#8221; kata Wabup Syah, saat dikonfirmasi, Rabu (18/10/2023) tadi.</p>



<p>Kegiatan Mening Deh, ujarnya, memang bertujuan untuk memudahkan masyarakat dalam mendapatkan layanan. Untuk itu, seluruh layanan yang ada dihadirkan dan didekatkan. Bahkan, beberapa lembaga vertikal ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Seperti halnya, kantor layanan perpajakan, Samsat dan beberapa instansi lainnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Selain mendekatkan layanan, upaya pengentasan kemiskinan ekstrem masih menjadi program prioritas pemerintah Kabupaten Trenggalek saat ini,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Mantan anggota DPRD Trenggalek ini menitipkan kepada para kepala desa, mengenai fokus pemerintah saat ini. &#8220;Kami titip, Kabupaten Trenggalek mendapatkan dana insentif daerah untuk mengentaskan kemiskinan ekstrem. Harapannya Kabupaten Trenggalek bisa keluar dari angka kemiskinan ekstrem,&#8221; kata suami Fatihatur Rohmah ini.</p>



<p>Seperti yang diamanatkan Presiden RI Joko Widodo, sambungnya, Pemerintah menargetkan kemiskinan ekstrem mendekati 0 persen pada tahun 2024 dan telah mengeluarkan landasan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 Tahun 2022 tentang Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem. Untuk itu, Pemerintah telah melakukan berbagai kebijakan dan mengalokasikan dana yang besar untuk program pengentasan kemiskinan ekstrem.</p>



<p>&#8220;Kemiskinan ekstrem juga dapat menyebabkan peningkatan angka stunting. Sehingga, stunting perlu dicegah dari penyebab-penyebab adanya kemiskinan ekstrem. Tantangan utama dalam percepatan penurunan angka stunting adalah kolaborasi, koordinasi antar stakeholder, komitmen, penguatan pada sistem, konvergensi, dan kualitas dalam penanganan stunting,&#8221; paparnya. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">200013</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Mening Deh di Kecamatan Karangan, Wabup Syah Launching Kampung Dagusibu</title>
		<link>https://memontum.com/mening-deh-di-kecamatan-karangan-wabup-syah-launching-kampung-dagusibu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Oct 2023 08:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[dagusibu]]></category>
		<category><![CDATA[kampung]]></category>
		<category><![CDATA[karangan,]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan]]></category>
		<category><![CDATA[launching]]></category>
		<category><![CDATA[Mening]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=199224</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Wakil Bupati Trenggalek, Syah Natanegara, launching Kampung Dagusibu Desa Kedungsigit, Kecamatan Karangan. Peresmian Kampung Dagusibu itu sendiri, bersamaan dengan Kegiatan Makaryo Ning Desa Hebat (Mening Deh) yang rutin dilaksanakan setiap Rabu. Kampung yang merupakan akronim dari Dapat Digunakan, Simpan, Buang, ini merupakan upaya edukasi terhadap penggunaan obat di tengah-tengah masyarakat. &#8220;Bismillah, dengan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Trenggalek</strong> &#8211; Wakil Bupati Trenggalek, Syah Natanegara, launching Kampung Dagusibu Desa Kedungsigit, Kecamatan Karangan. Peresmian Kampung Dagusibu itu sendiri, bersamaan dengan Kegiatan Makaryo Ning Desa Hebat (Mening Deh) yang rutin dilaksanakan setiap Rabu.</p>



<p>Kampung yang merupakan akronim dari Dapat Digunakan, Simpan, Buang, ini merupakan upaya edukasi terhadap penggunaan obat di tengah-tengah masyarakat. &#8220;Bismillah, dengan dilaunchingnya Kampung Dagusibu ini bisa memberikan edukasi kepada masyarakat. Kemudian, masyarakat berhati-hati saat menggunakan maupun menyimpan obat,&#8221; kata Wabup Syah, Rabu (04/10/2023) siang.</p>



<p>Dengan adanya Kampung Dagusibu ini, ujarnya, diharapkan masyarakat bisa berhati-hati dalam penggunaan, penyimpanan bahkan membuang sisa atau bungkus obat. &#8220;Kebiasaan masyarakat meminum obat sembarangan ketika merasa dirinya sedang mengalami sakit, ternyata bisa membahayakan dirinya sendiri bila dikonsumsi salah. Kemudian dipasaran banyak beredar luas obat bebas yang juga perlu diwaspadai,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Atas keprihatinan itu, Ikatan Apoteker Indonesia bersama Kepala Desa Kedungsigit, Kecamatan Karangan, mencoba merintis kampung ini guna bisa memberikan edukasi kepada masyarakat. &#8220;Secara khusus, sebenarnya ini adalah edukasi terkait dengan penggunaan obat. Hari ini banyak masyarakat kita yang belum sadar terkait dengan masa kedaluarsa, penggunaan, penyimpanan dan obat obat yang dijual bebas di pasaran. Hadirnya Kampung Dagusibu ditujukan memberikan edukasi kepada mereka,&#8221; jelas suami Fatihatur Rohmah ini.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Terkait kegiatan Mening Deh, mantan anggota DPRD Trenggalek ini berharap tidak hanya warga Kedungsigit, saja yang bisa memanfaatkan layanan Mening Deh. Melainkan juga seluruh warga di Kecamatan Karangan maupun warga desa yang berdekatan.</p>



<p>&#8220;Jangan sungkan memanfaatkan layanan yang kami hadirkan. Melalui kegiatan Mening Deh ini masyarakat banyak yang merasa senang karena mereka tak perlu jauh-jauh lagi datang ke kota untuk mendapatkan pelayanan,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Wakil Bupati ini juga mendorong agar layanan Mening Deh, ini bisa lebih baik lagi kedepannya. Kegiatan Mening Deh sendiri, memang sebagai ikhtiar pemerintah daerah dalam melaksanakan reformasi birokrasi dalam hal pendekatan pelayanan kepada masyarakat. Untuk itu, berbagai layanan pemerintah yang dimiliki sengaja dihadirkan secara langsung ke masyarakat tiap Rabu secara keliling ke desa-desa.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Desa Kedungsigit, Aris Cahyo Widodo, berharap agar masyarakat bisa lebih sadar dan mawas diri dalam menyimpan maupun menggunakan obat-obatan. &#8220;Harapannya, masyarakat bisa sadar dan mawas diri terkait dengan penggunaan, penyimpanan obat. Karena obat itu bisa baik dan juga bisa membahayakan bila penggunaannya salah,&#8221; papar Aris. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">199224</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Mening Deh di Kecamatan Gandusari, Bupati Trenggalek dan Istri Ajak Masyarakat Manfaatkan Kemajuan Teknologi</title>
		<link>https://memontum.com/mening-deh-di-kecamatan-gandusari-bupati-trenggalek-dan-istri-ajak-masyarakat-manfaatkan-kemajuan-teknologi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Mar 2023 09:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Mening]]></category>
		<category><![CDATA[OPD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=184147</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Bertekad memberikan layanan maksimal kepada masyarakat, Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin menyebut bahwa Makaryo Neng Deso (Mening) Deso Hebat (Deh) bakal menjadi salah satu solusi. Itu karena, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Trenggalek juga tengah berlomba-lomba memberikan pelayanan maksimal melalui kemajuan teknologi inovasi. Pelayanan yang diberikan melalui kemajuan teknologi, ini bukan tanpa alasan. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Bertekad memberikan layanan maksimal kepada masyarakat, Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin menyebut bahwa Makaryo Neng Deso (Mening) Deso Hebat (Deh) bakal menjadi salah satu solusi. Itu karena, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Trenggalek juga tengah berlomba-lomba memberikan pelayanan maksimal melalui kemajuan teknologi inovasi.</p>



<p>Pelayanan yang diberikan melalui kemajuan teknologi, ini bukan tanpa alasan. Mengingat, masih banyak wilayah di Kota Keripik Tempe, yang bisa mengakses berbagai pelayanan dari Pemerintah Daerah.</p>



<p>Dengan hadirnya kegiatan Mening Deh ini, diharapkan bisa lebih mendekatkan pelayanan kepada masyarakat yang sulit menjangkau atau mendapatkan pelayanan Pemerintah. Sementara, di Minggu pertama Maret ini, kegiatan Mening Deh terpusat di Desa Karanganyar, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek.</p>



<p>&#8220;Setiap Rabu, semua OPD yang memberikan pelayanan, saya minta memberikan pelayanan di tingkat desa. Jadi, masyarakat tidak perlu jauh-jauh ke kantor pusat. Melalui Mening Deh ini, masyarakat bisa menjadikan alternatif untuk mendapatkan pelayanan,&#8221; ungkap Bupati Arifin saat dikonfirmasi, Rabu (01/03/2023) siang.</p>



<p>Kurang lebih 40 persen dari semua pelayanan yang dimiliki, papar Bupati Arifin, dibawa ke desa untuk memudahkan masyarakat dalam mengakses pelayanan. &#8220;Misalnya ada yang mau mengurus data kependudukan, nanti akan langsung dibantu oleh petugas dari Dinas Dukcapil. Kemudian terkait pelayanan kesehatan, masyarakat akan dibantu oleh Dinkes Dalduk-KB dan pelayanan &#8211; pelayanan yang lain. Jadi, masyarakat tidak perlu khawatir dan kita akan datang ke desa-desa untuk memberikan pelayanan,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Sementara itu, Novita Hardiny yang ikut mendampingi dalam kegiatan Mening Deh di Desa Karanganyar, Kecamatan Gandusari, mengajak agar para pelaku UMKM lebih produktif memanfaatkan kemajuan teknologi. &#8220;Melalui media sosial yang ada, kita bisa menggunakannya untuk hal-hal positif. Seperti mempromosikan produk, yang jelas-jelas bisa menghasilkan pundi-pundi rupiah. Dan bukan dengan membuat status-status yang tidak jelas,&#8221; terang Ketua TP PKK Trenggalek ini.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kota-malang-masuk-31-besar-program-lsdp-kemendagri-proyek-rdf-ditarget-mulai-2027">Kota Malang Masuk 31 Besar Program LSDP Kemendagri, Proyek RDF Ditarget Mulai 2027</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional">Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-kondusif-rutan-situbondo-perketat-pengamanan-lewat-sidak-blok-hunian">Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-penataan-lalin-jalan-merdeka-selatan-dishub-kota-malang-tak-tutup-permanen-saat-ramadan">Evaluasi Penataan Lalin Jalan Merdeka Selatan, Dishub Kota Malang Tak Tutup Permanen saat Ramadan</a></li>
</ul>


<p>Ibu tiga anak ini menegaskan, kemajuan teknologi membantu dan memudahkan melakukan segala hal serta mendekatkan yang jauh. Berkat komunikasi pun, masyarakat juga mampu menambah pengetahuan.</p>



<p>&#8220;Kita juga dapat berkomunikasi dengan siapapun melalui berbagai cara seperti video call, video conference, dan masih banyak lagi. Selain itu, kita juga bisa memanfaatkan teknologi ini untuk berjualan, memamerkan produk yang kita miliki. Supaya pangsa pasar kita tidak hanya di lokal saja, bahkan bisa di luar kota,&#8221; terang Novita.</p>



<p>Dirinya menjelaskan, kenapa perempuan harus berdaya dan tidak boleh berpangku tangan. Karena perempuan bisa mempunyai peran ganda dalam kehidupan. Membantu ekonomi keluarga dan juga mempunyai peran sebagai pengasuh anak-anaknya.</p>



<p>&#8220;Kita tahu populasi perempuan juga cukup besar. Bahkan di Indonesia jumlah perempuan hampir 2 kali lipat laki-laki. Karena inilah penguatan perempuan sangat strategis,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Berdasarkan survey sebuah lembaga, perempuan yang berpenghasilan sebagian besar penghasilannya digunakan untuk perbaikan gizi dan pendidikan anak. Karena inilah yang menjadikan istri Bupati Trenggalek itu getol mengajak perempuan bisa berdaya.</p>



<p>Kemajuan tekhnologi, lanjut Novita, bisa bermanfaat bagi manusia bila dimanfaatkan dengan baik. Contohnya, ada yang jualan anggrek di Trenggalek bisa beromset Rp 10 juta perhari dari jualan online. Untuk itu, masyarakat saat ini harus bisa memanfaatkan gadget dengan baik.</p>



<p>&#8220;Makanya saya mengajak, ayo jualan dari Whatsapp dan Facebook. Tik Tok pun juga bisa untuk jualan, tidak hanya buat status yang tidak jelas. E-commerce saat ini juga sudah sangat banyak. Sudah saatnya kita bertransformasi ke tekhnologi,&#8221; terang Novita. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">184147</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
