<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Menristekdikti &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/menristekdikti/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 04 Sep 2019 00:44:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Menristekdikti &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Menristekdikti Harapkan UM Setarakan Pendidikan Level Internasional</title>
		<link>https://memontum.com/menristekdikti-harapkan-um-setarakan-pendidikan-level-internasional</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Sep 2019 00:44:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Menristekdikti]]></category>
		<category><![CDATA[peresmian]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Negeri Malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/91760-menristekdikti-harapkan-um-setarakan-pendidikan-level-internasional</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Menristekdikti Prof H Mohamad Nasir, PhD, Ak meresmikan Gedung Kuliah Bersama (GKB) Universitas Negeri Malang (UM), jalan Semarang, Kota Malang, Selasa (3/9/2019). Dua gedung kembar mirip twin tower ini merupakan proyek 4 in 1 yang didanai Islamic Development Bank (IsDB) sebesar 860 juta USD, dalam rangka pengembangan kualitas pendidikan perguruan tinggi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8211; Menristekdikti Prof H Mohamad Nasir, PhD, Ak meresmikan Gedung Kuliah Bersama (GKB) Universitas Negeri Malang (UM), jalan Semarang, Kota Malang, Selasa (3/9/2019). Dua gedung kembar mirip twin tower ini merupakan proyek 4 in 1 yang didanai Islamic Development Bank (IsDB) sebesar 860 juta USD, dalam rangka pengembangan kualitas pendidikan perguruan tinggi di Indonesia.</p>
<p>Soft Opening GKB Proyek 4in1 IsDB dilaksanakan mengingat pengerjaan masih berjalan 54 persen dari target penyelesaian hingga akhir Desember 2019. Atau memasuki minggu ke-51 atau 357 hari. GKB UM menjadi salah satu perguruan tinggi project 4 in 1, selain Universitas Jember (Unej), Universitas Negeri Surabaya (Unesa), dan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Banten. Sebelum 4 in 1, ada pula project 7 in 1 yang melibatkan 7 kampus di Indonesia, selain penerima bantuan 4 in 1.</p>
<div id="attachment_91762" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-91762" decoding="async" class="size-full wp-image-91762" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG_0612-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="Penandatanganan prasasti GKB UM. (rhd)" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG_0612-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG_0612-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG_0612-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG_0612-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG_0612-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-91762" class="wp-caption-text"><strong>Penandatanganan prasasti GKB UM. (rhd)</strong></p></div>
<p>&#8220;UM saya lihat kampusnya semakin maju dan luar biasa. Demikian pula kampus-kampus di Indonesia sudah semakin maju. Tinggal bagaimana upaya UM dan kampus-kampus lainnya memberikan yang terbaik kepada negara, yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa. Khususnya hingga level internasional,&#8221; ungkap Prof. Nasir, saat launching dihadapan Walikota Malang Sutiaji dan para petinggi Perguruan Tinggi se-Malang Raya.</p>
<p>Nasir mencontohkan beberapa universitas luar negeri yang telah menerapkan sistem pembelajaran menggunakan Artificial Intelegence (AI) dan pola Distance Learning. &#8220;Konsepnya sudah sangat luar biasa. Sekarang saya minta apa yang bisa diberikan kampus-kampus di Indonesia ke negara. Saya minta semboyan UM itu sederhana saja, tidak usah muluk-muluk, jangan tinggi-tinggi. Cukup dari UM untuk dunia,&#8221; tandasnya.</p>
<p>Dua GKB ini berdiri di atas lahan seluas 39.640 meter persegi dan total luas gedung keduanya 44.917 meter persegi. Dua menara kembar ini bertipikal sama dengan memiliki 9 lantai. Dimana fungsi tiap lantai berbeda. Diantaranya lantai 1 dan 2 untuk area parkir, laboratorium, ruang dosen dan ruang kuliah; lantai 3 hingga 7 untuk ruang kelas, ruang seminar, ruang baca, ruang dosen, perpustakaan, dan common space area; lantai 8 dan 9 untuk auditorium, ruang serbaguna berdaya tampung 500 peserta, ruang seminar daya tampung 100 peserta, ruang testing center, dan laboratorium bahasa.</p>
<div id="attachment_91761" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-91761" decoding="async" class="size-full wp-image-91761" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG_20190903_185044-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="Bersama jajaran Rektorat, IsDB, Forkompinda, dan undangan, meninjau gedung. (rhd)" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG_20190903_185044-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG_20190903_185044-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG_20190903_185044-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG_20190903_185044-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG_20190903_185044-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-91761" class="wp-caption-text"><strong>Bersama jajaran Rektorat, IsDB, Forkompinda, dan undangan, meninjau gedung. (rhd)</strong></p></div>
<p>Sementara itu, Rektor UM Prof Dr AH Roffiudin, MPd menyampaikan, dua GKB UM yang dibangun mulai Agustus 2018, diharapkan akan memberikan pengaruh besar terhadap pengembangan kapasitas dan kapabilitas UM di masa mendatang.</p>
<p>&#8220;Saat ini sudah berjalan 357 hari dari target penyelesaian selama 660 hari. Masing-masing GKB dengan posisi saling berhadapan antara bagian utara dan selatan. Rencananya, pada bagian tengah GKB akan dilengkapi ruang hijau yang bertujuan untuk meningkatkan atmosfer pembelajaran inovatif,&#8221; terang Rofi, sapaan akrabnya. <strong>(adn/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">91760</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Menristekdikti : Lengkapi Ijazah dengan Kompetensi Lain</title>
		<link>https://memontum.com/menristekdikti-lengkapi-ijazah-dengan-kompetensi-lain</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 Mar 2019 20:11:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliah Umum]]></category>
		<category><![CDATA[Menristekdikti]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Brawijaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/81883-menristekdikti-lengkapi-ijazah-dengan-kompetensi-lain</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Menteri Riset dan Teknologi Perguruan Tinggi (Menristekdikti) Prof. H. Mohammad Nasir, PhD, Ak. mengapresiasi inovasi generasi milenial yang didominasi mahasiswa maupun alumni. Nasir mencontohkan rangking 4 Unicorn terbesar di Indonesia dan Internasional, diantaranya Go-Jek, Traveloka, Tokopedia, dan Bukalapak. Diawali dari ide anak muda dalam menciptakan peluang kerja. Di Indonesia ada 4.300 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8211; Menteri Riset dan Teknologi Perguruan Tinggi (Menristekdikti) Prof. H. Mohammad Nasir, PhD, Ak. mengapresiasi inovasi generasi milenial yang didominasi mahasiswa maupun alumni. Nasir mencontohkan rangking 4 Unicorn terbesar di Indonesia dan Internasional, diantaranya Go-Jek, Traveloka, Tokopedia, dan Bukalapak. Diawali dari ide anak muda dalam menciptakan peluang kerja.</p>
<p>Di Indonesia ada 4.300 Perguruan Tinggi, baik PTN dan PTS dengan peluang pasar dalam negeri penduduk 262 juta jiwa. Sementara China hanya memiliki 2.400 Perguruan Tinggi dengan penduduk 4,2 milyar jiwa, namun pangsa pasarnya di luar negeri. Menandakan kemajuan bangsa China sangat jauh.</p>
<div id="attachment_81884" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-81884" decoding="async" class="size-full wp-image-81884" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/03/IMG_5399-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="Menristekdikti bersama jajaran Rektorat dan Dekanat, meninjau hasil penelitian mahasiswa. (rhd)" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/03/IMG_5399-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/03/IMG_5399-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/03/IMG_5399-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/03/IMG_5399-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/03/IMG_5399-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-81884" class="wp-caption-text"><strong>Menristekdikti bersama jajaran Rektorat dan Dekanat, meninjau hasil penelitian mahasiswa. (rhd)</strong></p></div>
<p>&#8220;Nah, bagaimana peran perguruan tinggi terhadap inovasi dalam menghadapi revolusi industri 4.0? Semua itu karena pandai membaca peluang dan sabar berproses. Lihat Gojek bermodal berapa? Awal tahun 2018, Gojek sudah memiliki aset $550 juta, namun diawal tahun 2019 sudah berkembang $9 milyar. Berkali lipat dalam setahun, karena berani expand ke luar negeri, seperti GT (Thailand), GoViet (Vietnam) Go-Jek (Malaysia dan Singapura), dan lainnya,&#8221; ungkap Nasir, saat mengisi kuliah umum bertemakan &#8220;Kebijakan Kementerian Menghadapi Era Revolusi industri 4.0.&#8221;</p>
<p>Menurut mantan Rektor Universitas Diponegoro ini, tinggal bagaimana Rektor dan dosen membuat sistemnya agar mahasiswa memiliki kompetensi lainnya.</p>
<p>&#8220;Kampus jangan terus membangun gedung, namun pengembangan fasilitas dan prasarana, agar lulusan berkualitas. Selain itu, riset penelitian harus diperhatikan. Contohlah UI, ITB, dan UGM. Pentingnya inovasi menjadikan pengusaha yang sukses. Salah satunya melalui Teknik Informatika dengan menciptakan banyak start-up. Tak cukup jika Anda mendapatkan ijazah, harus memiliki kompetensi lainnya,&#8221; ungkap pakar anggaran dan akuntan profesional ini, agar para mahasiswa penerima Bidikmisi siap menghadapi era revolusi industri 4.0 yang sudah dekat dan didepan mata.</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">81883</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Rektor UM Terpilih, Rofi&#8217;uddin Resmi Dilantik Menristekdikti</title>
		<link>https://memontum.com/rektor-um-terpilih-rofiuddin-resmi-dilantik-menristekdikti</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Oct 2018 13:15:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Menristekdikti]]></category>
		<category><![CDATA[pelantikan]]></category>
		<category><![CDATA[Rektor]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Negeri Malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/61651-rektor-um-terpilih-rofiuddin-resmi-dilantik-menristekdikti</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jakarta &#8211; Rektor Universitas Negeri Malang (UM) Terpilih Prof. Dr. AH. Rofi&#8217;uddin, M.Pd dilantik sebagai Rektor UM periode 2018-2022 oleh Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) RI, Prof. Mohamad Nasir, Ph.D., Ak, di Ruang Auditorium, Gedung D Lantai 2 Kemenristekdikti, Senayan Jakarta Pusat, Jumat (26/10/2018) jam 14.00 WIB. Jabatan ini merupakan periode kedua [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Jakarta </strong>&#8211; Rektor Universitas Negeri Malang (UM) Terpilih Prof. Dr. AH. Rofi&#8217;uddin, M.Pd dilantik sebagai Rektor UM periode 2018-2022 oleh Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) RI, Prof. Mohamad Nasir, Ph.D., Ak, di Ruang Auditorium, Gedung D Lantai 2 Kemenristekdikti, Senayan Jakarta Pusat, Jumat (26/10/2018) jam 14.00 WIB. </p>
<p>Jabatan ini merupakan periode kedua setelah sebelumnya Prof. Dr. AH. Rofi&#8217;uddin, M.Pd memimpin UM periode 2014-2018. Para pejabat UM yang turut hadir dalam pelantikan ini, antara lain : Ketua Senat UM Prof. Dr. H. Sukowiyono, SH, MHum, Ketua Panitia Pilrek UM, Prof. Dr. H. Ibrahim Bafadal, M.Pd, para Wakil Rektor UM, dan para pejabat lainnya.</p>
<p>&#8220;Tugas Rektor ke depan semakin berat. Perguruan tinggi dituntut untuk terus mengembangkan riset. Selain itu, setiap fakultas di lingkungan perguruan tinggi juga harus dituntut untuk terus meningkatkan karya ilmiah yang bereputasi international,&#8221; jelas Menristekdikti Prof. Mohamad Nasir, Ph.D., Ak, dalam sambutannya.</p>
<p>Mengamini harapan Menristekdikti tersebut,  Rektor UM menyampaikan, UM akan mengoptimalkan sumber daya yang ada. &#8220;Hal ini dapat dicapai dengan adanya sinergi semua pihak, baik dosen, tendik, dan civitas akademika lainnya,&#8221; ungkap Rektor UM Prof. Dr. AH. Rofi&#8217;uddin, M.Pd, dalam rilis resminya.</p>
<p>Selain melantik Rektor UM, Menristekdikti juga melantik Rektor Universitas Negeri Semarang, Universitas Mulawarman, UPN Veteran Jakarta, UPN Veteran Jogjakarta, UPN Veteran Surabaya, Direktur Politeknik Subang, Direktur Politeknik Cilacap, dan 4 Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLPT). <strong>(rhd/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">61651</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Menristekdikti Resmikan Kampus UB Dieng</title>
		<link>https://memontum.com/menristekdikti-resmikan-kampus-ub-dieng</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Mar 2018 14:53:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Menristekdikti]]></category>
		<category><![CDATA[peresmian]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Brawijaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/31668-menristekdikti-resmikan-kampus-ub-dieng</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8212; Menristekdikti Prof. H. Mohamad Nasir, Ph.D., Ak, meresmikan gedung baru Universitas Brawijaya (UB) Kampus 2, atau biasa dikenal Kampus UB Dieng, karena terletak di kawasan perbukitan Dieng, Malang. Peresmian tersebut dilakukan secara simbolis dengan penandatanganan enam prasasti, dengan disaksikan Rektor UB Prof Dr Ir M. Bisri, MS, serta jajaran Rektorat dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8212; Menristekdikti Prof. H. Mohamad Nasir, Ph.D., Ak, meresmikan gedung baru Universitas Brawijaya (UB) Kampus 2, atau biasa dikenal Kampus UB Dieng, karena terletak di kawasan perbukitan Dieng, Malang. Peresmian tersebut dilakukan secara simbolis dengan penandatanganan enam prasasti, dengan disaksikan Rektor UB Prof Dr Ir M. Bisri, MS, serta jajaran Rektorat dan Dekanat, serta dosen dan para staff, Selasa (13/3/2018).</p>
<p>&#8220;Ada beberapa fakultas yang nantinya akan dipindahkan dari kampus 1 ke kampus 2, diantaranya Keperawatan, Kebidanan, vokasi, beberapa laboratorium, pendukung infrastruktur olahraga dan industri kreatif. Untuk saat ini, baru Fakultas Kedokteraan Hewan (FKH) yang dipindahkan dan beraktivitas di kampus 2. Harapannya, dengan adanya pemindahaan beberapa fakultas ini dapat mengurangi tingkat kepadatan mahasiswa di kampus 1,&#8221; jelas Bisri, dalam sambutannya.</p>
<div id="attachment_1693" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-1693" decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG_6028-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="Menristekdikti bersama jajaran Rektorat dan Dekanat UB. (rhd)" width="650" height="366" class="size-full wp-image-31669" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG_6028-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG_6028-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG_6028-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG_6028-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-1693" class="wp-caption-text"><em>Menristekdikti bersama jajaran Rektorat dan Dekanat UB.<strong> (rhd)</strong></em></p></div>
<p>Sementara Menristekdikti M. Nasir mengatakan hal yang terpenting dalam sebuah universitas adalah adanya laboratorium dan perpustakaan. &#8220;Laboratorium dan perpustakaan adalah komponen penting dalam universitas. Pembangunan di UB sudah bagus dengan menerapkan pembangunan gedung yang bertingkat, sehingga lahan terbuka hijau lebih banyak,&#8221; ungkap pria yang menjabat Menristekdikti sejak 27 Oktober 2014 ini.</p>
<p>Meristekdikti juga mendukung dan mengapresiasi program pusat pembelajaran daring untuk mata kuliah umum. Meski begitu, pembelajaran daring ini tidak akan dilaksanakan 100 persen. &#8220;Nantinya akan tetap ada tatap muka dan tutor untuk setiap kelasnya,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Menristekdikti berharap kepada pihak UB agar lebih bisa mempersiapkan mahasiswanya untuk masuk ke dunia kerja dengan cara memperbaiki sistem, seperti peningkatan proses pembelajaran yang nantinya diperlukan pada dunia kerja. <strong>(mg1/rhd/nay)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">31668</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tak Islah, Menristekdikti Bakal Larang Unikama Terima Mahasiswa Baru</title>
		<link>https://memontum.com/tak-islah-menristekdikti-bakal-larang-unikama-terima-mahasiswa-baru</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Mar 2018 13:56:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[dualisme]]></category>
		<category><![CDATA[islah]]></category>
		<category><![CDATA[Menristekdikti]]></category>
		<category><![CDATA[unikama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/31482-tak-islah-menristekdikti-bakal-larang-unikama-terima-mahasiswa-baru</guid>

					<description><![CDATA[Jika Ada Laporan, Menristekdikti Akan Lakukan Downgrade &#160; Memontum Kota Malang &#8212; Menristekdikti Prof Dr H Mohammad Nasir, Ak, MSi, PhD, ternyata baru mengetahui adanya konflik dualisme Yayasan Perkumpulan Pembina Lembaga Pendidikan Perguruan Tinggi PGRI (PPLP PT PGRI) Unikama, yang menaungi Universitas Kanjuruhan Malang (Unikama) dari awak media. &#8220;Saya baru tahu dari kalian. Karena masalah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2><strong>Jika Ada Laporan, Menristekdikti Akan Lakukan Downgrade</strong></h2>
<p>&nbsp;<br />
<strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8212; Menristekdikti Prof Dr H Mohammad Nasir, Ak, MSi, PhD, ternyata baru mengetahui adanya konflik dualisme Yayasan Perkumpulan Pembina Lembaga Pendidikan Perguruan Tinggi PGRI (PPLP PT PGRI) Unikama, yang menaungi Universitas Kanjuruhan Malang (Unikama) dari awak media.</p>
<p>&#8220;Saya baru tahu dari kalian. Karena masalah itu belum masuk ke saya. Kalau ada laporan ke Kementerian, akan langsung saya downgrade,&#8221; tegas Menristekdikti, kepada awak media usai memimpin FDPNI, di Hotel Singhasari, Batu, Senin (12/3/2018) malam.</p>
<p>Menurutnya, dampak konflik yayasan adalah mahasiswa menjadi korban. Untuk itu, Nasir menyarankan untuk segera menyelesaikan konflik atau Islah (berdamai). Jika tidak, maka  dilarang menerima mahasiswa baru.</p>
<p>&#8220;Selesaikan dulu konflik. Karena kalau konflik mahasiswa yang jadi korban. Kalau mahasiswa jadi korban, harus passing out pindahkan ke universitas lain, dan luluskan yang ada. Tidak boleh ada penerimaan mahasiswa baru dulu,&#8221; tandas pria kelahiran Ngawi, 27 Juni 1960.</p>
<p>Nasir mencontohkan kasus kampus yang sama karena dualisme yayasan di Malang, yaitu ditutupnya Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Sunan Giri Malang. &#8220;STIH close, selesaikan dulu,&#8221; tukasnya.</p>
<p>Sementara itu secara terpisah, Dr Widyo Winarso, Sekretaris Pelaksana Kopertis VII, mengatakan Kopertis akan segera memediasi kedua pihak yayasan yang berkonflik. &#8220;Kami akan segera memediasi untuk Islah. Kasian korbannya mahasiswa,&#8221; jelasnya kepada awak media, saat berkunjung ke salah satu PTS di Malang.</p>
<p>Menurutnya, PTS memiliki kecenderungan konflik ketika SK, baik Yayasan maupun Rektor, ketika menjelang masa pergantian, dalam hal ini di bawah PGRI. &#8220;Beberapa PT di bawah PGRI berpotensi. Bukan pasti bermasalah, tapi artinya suatu saat bisa muncul masalah,&#8221; jelas Winarso. <strong>(rhd/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">31482</post-id>	</item>
		<item>
		<title>FDPNI Hasilkan Revitalisasi Politeknik</title>
		<link>https://memontum.com/fdpni-hasilkan-revitalisasi-politeknik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Mar 2018 13:36:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[FDPNI]]></category>
		<category><![CDATA[Menristekdikti]]></category>
		<category><![CDATA[polinema]]></category>
		<category><![CDATA[Revitalisasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/31460-fdpni-hasilkan-revitalisasi-politeknik</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8212; Kembali Politeknik Negeri Malang (Polinema) mendapat kepercayaan sebagai tuan rumah dalam gelaran &#8220;Rapat koordinasi Forum Direktur Politeknik Negeri se-Indonesia (FDPNI)&#8221;, di Hotel Singhasari, Batu, Senin (12/3/2018). Sekitar 38 peserta dari 40 undangan hadir dalam rapat Forum Direktur tersebut. Mereka membahas landasan pemikiran dan masukan pelaksanaan MEMO, Magister Terapan, Doktor Terapan Politeknik, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8212; Kembali Politeknik Negeri Malang (Polinema) mendapat kepercayaan sebagai tuan rumah dalam gelaran &#8220;Rapat koordinasi Forum Direktur Politeknik Negeri se-Indonesia (FDPNI)&#8221;, di Hotel Singhasari, Batu, Senin (12/3/2018). Sekitar 38 peserta dari 40 undangan hadir dalam rapat Forum Direktur tersebut. Mereka membahas landasan pemikiran dan masukan pelaksanaan MEMO, Magister Terapan, Doktor Terapan Politeknik, dan Program Profesi Insinyur, dalam Rapat koordinasi Forum Direktur Politeknik Negeri se-Indonesia (FDPNI) bersama Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Prof Dr H Mohammad Nasir, Ak, MSi, PhD.</p>
<p>Hadir dalam kesempatan tersebut, diantaranya Dirjen SDID Prof. Dr. Ali Ghufron Mukti, MSc, PhD, Dirjen Kelembagaan Dr. Ir. Pradono Suwignyo, MEng, Sc, dan Ketua FDPNI Dr. Ir. Rachmad Imbang Tritjahyono, MT. &#8220;Tujuan diadakan acara ini untuk Revitalisasi Politeknik di Indonesia yang diadakan FDPNI. Ada beberapa temuan dari FDPNI, sehingga muncul beberapa kebijakan Kemenristekdikti sebagai solutif,&#8221; jelas Menristekdikti) Prof Dr H Mohammad Nasir, Ak, MSi, PhD, kepada awak media.</p>
<div id="attachment_1672" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-1672" decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180313-WA0029-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="Menristekdikti dan jajarannya bersama para peserta Forum Direktur Politeknik Negeri se-Indonesia (FDPNI)" width="650" height="366" class="size-full wp-image-31461" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180313-WA0029-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180313-WA0029-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180313-WA0029-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180313-WA0029-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-1672" class="wp-caption-text"><em>Menristekdikti dan jajarannya bersama para peserta Forum Direktur Politeknik Negeri se-Indonesia (FDPNI)</em></p></div>
<p>Beberapa temuan tersebut, diantaranya sistem multi entry multi exit pada D3 dan D4, yaitu kesempatan bekerja atau KKNI dan kesempatan kuliah lagi. Sehingga tidak ada istilah DO. Selain itu, diadakan Polytechnic Collaboration antara Politeknik se-Indonesia dengan Taiwan University. Dimana ada kesempatan bagi 6.000 mahasiswa untuk menempuh kuliah di Taiwan, dengan metode 2 tahun kuliah di Indonesia dan 2 tahun kuliah di Taiwan. &#8220;Selain masuk di kampus Taiwan, mahasiswa juga masuk di industri. Jika tahun pertama berhasil terpenuhi, Taiwan akan menambah jumlah kuotanya,&#8221; jelas Menristekdikti.</p>
<p>Instrumen yang diterapkan oleh BAN PT yang seharusnya diperuntukkan bagi Universitas, namun diterapkan pada Politeknik. Padahal ada beberapa aturan dan kebijakan yang berbeda. &#8220;Politeknik bukan hanya akademik saja, tapi ada vokasional dengan bobot 70 persen. Jika digenjot akademik, tak akan nyambung. Harus segera diubah nanti bersama Dirjen Pembelajaran,&#8221; ungkap pria yang menjabat Menristekdikti sejak 27 Oktober 2014 ini.</p>
<div id="attachment_1673" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-1673" decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180313-WA0032-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="Direktur Polinema, Drs. Awan Setyawan, MM (kanan), turut hadir. (rhd)" width="650" height="366" class="size-full wp-image-31241" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-1673" class="wp-caption-text"><em>Direktur Polinema, Drs. Awan Setyawan, MM (kanan), turut hadir.<strong> (rhd)</strong></em></p></div>
<p>Alumnus S3 Universitas Sains Malaysia ini menambahkan, kuliah di Politeknik harus siap kerja, bukan siap training. Sehingga jika bobot materi akademik diperbanyak, maka tidak sesuai tujuan awal. Sementara sebagian besar dosen yang ada harus praktisi.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Kemenristekdikti menyampaikan kebijakan di bidang Kelembagaan IPTEK dan DIKTI, diantaranya membebaskan nomenklatur prodi untuk mendukung pengembangan kompetensi industry 4.0; membangun teaching factory industry 4.0; melaksanakan perkuliahan Online dan Distance Learning; mengundang PTLN untuk membuka prodi-prodi yang mendukung Industry 4.0. <strong>(rhd/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">31460</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Menristekdikti Resmikan Graha Polinema dan Gedung Kuliah Terpadu</title>
		<link>https://memontum.com/menristekdikti-resmikan-graha-polinema-dan-gedung-kuliah-terpadu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Mar 2018 12:11:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Menristekdikti]]></category>
		<category><![CDATA[peresmian]]></category>
		<category><![CDATA[polinema]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/31416-menristekdikti-resmikan-graha-polinema-dan-gedung-kuliah-terpadu</guid>

					<description><![CDATA[Orasi Ilmiah Revolusi Industri 4.0 dan Saksikan Penyerahan Masjid Raya An-Nur Memontum Kota Malang &#8212; Usai memimpin &#8220;Rapat koordinasi Forum Direktur Politeknik Negeri se-Indonesia (FDPNI)&#8221;, di Hotel Singhasari, Batu, Senin (12/3/2018), dimana Politeknik Negeri Malang (Polinema) didapuk sebagai tuan rumah. Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Prof. Drs. H. Mohamad Nasir, Ak.,M.Si., Ph.D, meresmikan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2><strong>Orasi Ilmiah Revolusi Industri 4.0 dan Saksikan Penyerahan Masjid Raya An-Nur</strong></h2>
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8212; Usai memimpin &#8220;Rapat koordinasi Forum Direktur Politeknik Negeri se-Indonesia (FDPNI)&#8221;, di Hotel Singhasari, Batu, Senin (12/3/2018), dimana Politeknik Negeri Malang (Polinema) didapuk sebagai tuan rumah. Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Prof. Drs. H. Mohamad Nasir, Ak.,M.Si., Ph.D, meresmikan Graha Polinema dan Gedung Kuliah Bersama, sekaligus menyaksikan penyerahan Masjid Raya Annur dari alumni kepada Direktur Polinema.</p>
<p>Graha Polinema memiliki konsep ramah lingkungan yang mengutamakan efisiensi energi/penghematan energi, yang dibangun secara bertahap mulai awal tahun 2012. Memiliki luas gedung 12.920 m2, berlantai 5 termasuk basement, dengan dana pembangunan 130 Milyar. Dimana anggaran pembangunan Graha Polinema, berasal dari Rupiah Murni (RM) sebesar 102 Milyar dan Badan Layanan Umum (BLU) sebesar 28 Milyar. Pembangunan gedung sebagai salah satu upaya pemberdayaan peningkatan mutu.</p>
<div id="attachment_1656" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-1656" decoding="async" class="size-full wp-image-31419" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG_5985-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="Penandatanganan Prasasti. (rhd) " width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG_5985-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG_5985-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG_5985-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG_5985-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-1656" class="wp-caption-text"><em>Penandatanganan Prasasti. <strong>(rhd)</strong> </em></p></div>
<p>&#8220;Graha Polinema dimanfaatkan sebagai tempat pusat kegiatan mahasiswa yang dapat menampung 5.000 orang, selain tempat wisuda, olahraga indoor, tempat lomba mahasiswa tingkat nasional (seperti KJI/KBGI/KRI), dan lainnya. Pada lantai 3 dan 4 digunakan untuk ruang perkantoran dan perpustakaan,&#8221; jelas Direktur Polinema, Drs. Awan Setyawan, MM, dalam sambutannya.</p>
<p>Sementara Gedung Kuliah Terpadu (GKT) dibangun pada awal tahun 2013 dalam 4 tahap pembangunan. Memiliki luas bangunan 16.275 m2 dan berlantai 8, anggaran pembangunan gedung diperoleh dari RM 97 Milyar dan BLU 13 Milyar, atau total menghabiskan biaya 110 Milyar. &#8220;Adanya GKT ini, dapat menyelesaikan persoalan keterbatasan kelas yang ada di jurusan. GKT memiliki fasilitas yang lengkap, yaitu Laboratorium, Bengkel, Ruang Kuliah bagi mahasiswa D3, D4, Jurusan Teknik Elektro, Teknik Mesin, Teknik Sipil, Teknologi lnformasi, dan sebagai ruang kuliah untuk mahasiswa S2 Jurusan Teknik Elektro. Selain itu, juga memiliki ruang Auditorium yang dapat menampung 250 orang,&#8221; urai Awan.</p>
<div id="attachment_1657" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-1657" decoding="async" class="size-full wp-image-31242" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180313-WA0034-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="Bersama para undangan. (rhd) " width="650" height="366" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-1657" class="wp-caption-text"><em>Bersama para undangan. <strong>(rhd)</strong></em></p></div>
<p>Sedangkan Masjid Raya An-Nur memiliki luas bangunan 2.620 m2, berlantai 3, dan dapat menampung 3.200 jamaah. Tak hanya sebagai tempat ibadah, juga dapat digunakan untuk melakukan kegiatan islami lainnya. Pembangunan masjid dimulai pada tanggal 9 Februari 2014 atau tepat saat Dies Natalis ke-32. &#8220;Sementara dengan dana 7,8 Milyar diperoleh dari swadana mandiri, yaitu para alumni, mahasiswa, karyawan Polinema, serta masyarakat umum. Diharapkan setelah penyerahan aset masjid kepada Polinema, segera dicatatkan dalam BMN. lnsyaAllah Masjid Raya An-Nur dapat segera terselesaikan pengerjaannya. Sehingga dapat dimanfaatkan oleh sivitas akademika, serta masyarakat umum sekitarnya,&#8221; papar Awan.</p>
<p>Peresmian gedung Graha Cakrawala dan Gedung Kuliah Terpadu, ditandai dengan penekanan tombol di layar LED bersama antara Ketua Senat Polinema Dr. Ir. Tundung Subali Patma, MT, Menristekdikti Prof. Drs. H. Mohamad Nasir, Ak.,M.Si., Ph.D, dan Direktur Polinema, Drs. Awan Setyawan, MM.</p>
<div id="attachment_1658" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-1658" decoding="async" class="size-full wp-image-31418" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180313-WA0040-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="Potong tumpeng tasyakuran Masjid Raya An-Nur. (rhd)" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180313-WA0040-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180313-WA0040-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180313-WA0040-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180313-WA0040-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-1658" class="wp-caption-text"><em>Potong tumpeng tasyakuran Masjid Raya An-Nur. <strong>(rhd)</strong></em></p></div>
<p>Usai peresmian, Menristekdikti memberikan kuliah tamu bertemakan &#8220;Kebijakan Kemristekdikti untuk meningkatkan daya saing bangsa menuju revolusi industri 4.0&#8221;. Hadir dalam kesempatan tersebut, Dirjen Sumber Daya Iptek Prof. Dr. Ali Ghufron Mukti, M.Sc., Ph.D, Staf Ahli Menteri Ristek Dikti Bidang lnfrastruktur Ir. Hari Purwanto, M.Sc., DIC, dan Direktur Sarana dan Prasarana Dr. Mohammad Sofwan Effendi, M.Ed.</p>
<p>Menristekdikti menyatakan bahwa Polinema merupakan satu-satunya Politeknik BLU. Sehingga status ini diharapkan bisa mendorong dan memotivasi Politeknik lainnya untuk menjadi BLU, dan menjadi langkah awal menuju Politeknik berkualitas.</p>
<div id="attachment_1659" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-1659" decoding="async" class="size-full wp-image-31417" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG_5972-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="Penyerahan simbolis masjid dari IKA Alumni ke Direktur Polinema. (rhd)" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG_5972-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG_5972-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG_5972-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG_5972-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-1659" class="wp-caption-text"><em>Penyerahan simbolis masjid dari IKA Alumni ke Direktur Polinema. <strong>(rhd)</strong></em></p></div>
<p>&#8220;Pertumbuhan ekonomi berdasarkan SDM berkualitas yang dapat dilihat pada Nations Competitive melalui Skilled Labour dan Innovation. Salah satunya indikatornya melalui output PT. Tidak semua Perguruan Tinggi (PT) berkualitas juga menghasilkan SDM berkualitas. Meski jumlah PT di Indonesia terlalu banyak yaitu 4.529 PT dengan 24.892 prodi, tetapi Angka Partisipasi Kasar (APK) kita rendah yaitu 31,5 persen. Dibandingkan PT luar negeri seperti Malaysia (37,2 persen), Thailand (51,2 persen), Singapura (82,7 persen) dan Korea (98,4 persen). Perlu kebijakan untuk menjadikan langkah solutif,&#8221; jelas Menristekdikti, dalam orasi ilmiahnya.</p>
<p>Salah satunya, Challenge Industrial Revolution 4.0. Dimana contoh mudahnya, menjadikan bangunan sebagai Gedung Smart Building. Artinya kampus dapat menerapkan renewable energy (energy terbarukan) untuk memenuhi kebutuhan operasional. &#8220;Contoh lainnya, terkait teknologi, bagaimana peran PT mengakomodasi pembelajaran jarak jauh. Dimana 1 dosen bisa mengajar 1.000 mahasiswa. Di Indonesia, seperti Ruang Guru yang berhasil menggunakan sistem daring dengan 6,5 juta siswa. Biaya operasional minimal sebab guru hanya sedikit,&#8221; ungkap M. Nasir.</p>
<p>Selain itu, ada kebijakan di bidang Kelembagaan IPTEK dan DIKTI, diantaranya membebaskan nomenklatur prodi untuk mendukung pengembangan kompetensi industry 4.0; membangun teaching factory industry 4.0; melaksanakan perkuliahan Online dan Distance Learning; mengundang PTLN untuk membuka prodi-prodi yang mendukung Industry 4.0.</p>
<p>Peluang menjalin kerjasama dengan beberapa PTLN dapat menjadi solusi lain agar mahasiswa menguasai teknologi dari luar negeri dan menerapkan di dalam negeri, agar SDM lainnya menjadi berkualitas. &#8220;Salah satunya, Taiwan University menyiapkan beasiswa bagi 6.000 mahasiswa Indonesia, dimana 2 tahun kuliah di Indonesia, 2 tahun kuliah di Taiwan,&#8221; tukas mantan Rektor Terpilih Universitas Diponegoro. <strong>(rhd/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">31416</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
