<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>mental, &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/mental/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 14 Feb 2026 16:48:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>mental, &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Bimbingan Manasik Haji Kabupaten, Bupati Sanusi Ingatkan Kesehatan, Mental dan Kesabaran</title>
		<link>https://memontum.com/bimbingan-manasik-haji-kabupaten-bupati-sanusi-ingatkan-kesehatan-mental-dan-kesabaran</link>
					<comments>https://memontum.com/bimbingan-manasik-haji-kabupaten-bupati-sanusi-ingatkan-kesehatan-mental-dan-kesabaran#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Feb 2026 05:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bimbingan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[ingatkan]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[kesabaran]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[manasik]]></category>
		<category><![CDATA[mental,]]></category>
		<category><![CDATA[Sanusi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230245</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, hadir dan memberikan arahan dalam pelaksanaan Bimbingan Manasik Haji bagi Calon Jamaah Haji (CJH) Kabupaten Malang Tahun 2026, di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Sabtu (14/02/2026) tadi. Hadir dalam pelaksanaan itu, jajaran Forkopimda, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jawa Timur, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Malang, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, hadir dan memberikan arahan dalam pelaksanaan Bimbingan Manasik Haji bagi Calon Jamaah Haji (CJH) Kabupaten Malang Tahun 2026, di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Sabtu (14/02/2026) tadi. Hadir dalam pelaksanaan itu, jajaran Forkopimda, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jawa Timur, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Malang, Ketua MUI Kabupaten Malang hingga Ketua DMI, Ketua Baznas, PCNU, Ketua FK KBIHU, KBIHU se Kabupaten Malang, Calon PPIH Kloter, PPIH Arab Saudi, PHD dan Pembimbing Ibadah Haji KBIHU serta seluruh Calon Jamaah Haji.</p>



<p>Dalam sambutannya, Bupati Sanusi mengingatkan kepada CJH, untuk memahami secara utuh tata pelaksanaan. Termasuk, menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah.</p>



<p>“Saya berharap, bapak dan ibu dapat memahami secara utuh tata cara pelaksanaan ibadah haji sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW. Termasuk, mempersiapkan diri secara fisik, mental, dan spiritual, serta menumbuhkan semangat kebersamaan, kesabaran dan sikap saling tolong-menolong antar sesama jamaah,” kata Bupati Sanusi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Ditambahkannya, bahwa ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik menuju Tanah Suci. Melainkan, perjalanan ruhani yang sarat makna menuju derajat takwa.</p>



<p>Disampaikan, setiap langkah yang dilakukan bukan hanya perpindahan tempat, tetapi juga proses penyucian diri, pelurusan niat dan penguatan keimanan kepada Allah SWT. Saat berada di Tanah Suci, semua akan ditempa dalam berbagai keadaan.</p>



<p>&#8220;Kita belajar kesabaran saat harus menunggu dan mengantre, belajar keikhlasan saat berdesakan di tengah jutaan manusia dari berbagai bangsa, serta belajar disiplin dan ketertiban dalam mengikuti setiap rangkaian ibadah,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Semua itu, lanjut Bupati Sanusi, bukanlah sekadar ujian fisik, tetapi juga latihan mental dan spiritual yang membentuk pribadi yang lebih tawadhu, lebih sabar, dan lebih peduli kepada sesama. “Saya juga berpesan agar bapak dan ibu, agar perbanyak membaca sholawat dan istigfar. Selain itu, agar menjaga kesehatan sejak sekarang, baik fisik maupun mental, agar dapat menjalani seluruh rangkaian ibadah dengan lancar. Ikuti setiap arahan pembimbing dengan sungguh-sungguh, serta senantiasa menjaga sikap dan perilaku demi nama baik Kabupaten Malang sebagai daerah yang religius, santun dan berakhlak mulia,&#8221; tambahnya. <strong>(pro/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/bimbingan-manasik-haji-kabupaten-bupati-sanusi-ingatkan-kesehatan-mental-dan-kesabaran/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230245</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Perkuat Mental Atlet Porprov, Pemkot Malang Bakal Gelar Retreat</title>
		<link>https://memontum.com/perkuat-mental-atlet-porprov-pemkot-malang-bakal-gelar-retreat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Jun 2025 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[mental,]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[perkuat]]></category>
		<category><![CDATA[Porprov]]></category>
		<category><![CDATA[retreat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222697</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang bakal menggelar retreat bagi para atlet yang akan mengikuti gelaran Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) 2025. Pelaksanaan sendiri, dijadwalkan pada pekan ini, namun ditunda karena terkendala lokasi. Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan bahwa retreat akan digelar di Pangkalan TNI AL (Lanal) Malang. Lokasi tersebut dipilih karena [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang bakal menggelar retreat bagi para atlet yang akan mengikuti gelaran Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) 2025. Pelaksanaan sendiri, dijadwalkan pada pekan ini, namun ditunda karena terkendala lokasi.</p>



<p>Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan bahwa retreat akan digelar di Pangkalan TNI AL (Lanal) Malang. Lokasi tersebut dipilih karena lebih representatif dan dekat dengan pusat kota.</p>



<p>&#8220;Insyaallah minggu depan kami laksanakan di Lanal. Dari pihak Lanal juga sudah menyatakan kesiapannya. Sebenarnya hari ini, tetapi kami tunda menjadi minggu depan. Karena memang ada beberapa tempat dari TNI yang kami pilih, itu dengan jumlah 1000 lebih atlet, tidak siap tempatnya,&#8221; kata Wali Kota Wahyu, Rabu (04/06/2025) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Terkait alasan diadakannya retreat meski para atlet telah menjalani Pemusatan Latihan Kota (Puslakot), Wali Kota Wahyu menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar latihan fisik saja. Namun, bertujuan untuk memperkuat mental, semangat dan kekompakan tim.</p>



<p>“Retreat ini penting agar setiap atlet memiliki satu semangat dan jiwa yang kompak. Kita ini punya target besar dan melalui kegiatan seperti ini kami ingin membangkitkan motivasi bersama,” tambahnya.</p>



<p>Wali Kota Wahyu juga mengungkapkan, bahwa dirinya telah turun langsung ke berbagai Cabang Olah Raga (Cabor) untuk memantau kesiapan para atlet. Wahyu berharap kegiatan retreat nanti akan menjadi momentum pemersatu dan penyemangat menjelang perhelatan besar Porprov Jatim 2025.</p>



<p>&#8220;Harapannya kita bisa bersama membangkitkan semangat. Walaupun saya juga sudah datang ke setiap Cabor satu per satu,&#8221; imbuh Wali Kota Wahyu. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222697</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tingkatkan Kualitas Layanan Publik, Pj Bupati Lumajang Ingatkan ASN Kesejahteraan Mental dan Keluarga</title>
		<link>https://memontum.com/tingkatkan-kualitas-layanan-publik-pj-bupati-lumajang-ingatkan-asn-kesejahteraan-mental-dan-keluarga</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Feb 2025 11:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[ingatkan]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga,]]></category>
		<category><![CDATA[kesejahteraan]]></category>
		<category><![CDATA[kualitas]]></category>
		<category><![CDATA[layanan]]></category>
		<category><![CDATA[mental,]]></category>
		<category><![CDATA[publik]]></category>
		<category><![CDATA[tingkatkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=218934</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dengan menanamkan pentingnya kedisiplinan dan kesejahteraan mental bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Bahkan, Pj Bupati Lumajang, Indah Wahyuni, menekankan bahwa keharmonisan dalam keluarga ASN menjadi salah satu faktor utama dalam menciptakan lingkungan kerja yang produktif dan berintegritas. “Keharmonisan rumah tangga sangat berpengaruh [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dengan menanamkan pentingnya kedisiplinan dan kesejahteraan mental bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Bahkan, Pj Bupati Lumajang, Indah Wahyuni, menekankan bahwa keharmonisan dalam keluarga ASN menjadi salah satu faktor utama dalam menciptakan lingkungan kerja yang produktif dan berintegritas.</p>



<p>“Keharmonisan rumah tangga sangat berpengaruh pada kinerja ASN. Jika kondisi keluarga baik, mereka dapat bekerja dengan lebih fokus dan maksimal dalam melayani masyarakat,” kata Bunda Yuyun-sapaannya Pj Bupati Lumajang, Senin (03/02/2025) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sebagai bentuk penguatan etika dan disiplin kerja, ujarnya, Pemkab Lumajang terus melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap ASN, terutama dalam hal kedisiplinan dan kesejahteraan sosial. Bahkan sepanjang tahun 2024, Pemkab mencatat dua ASN diberhentikan karena tidak masuk kerja selama 28 hari berturut-turut, sementara 14 lainnya menghadapi persoalan rumah tangga yang berujung perceraian, sebagian besar disebabkan oleh masalah ekonomi.</p>



<p>Pj Bupati Indah Wahyuni juga menegaskan, bahwa menjaga moralitas dan integritas adalah kunci utama dalam membangun birokrasi yang bersih. Dirinya juga mengingatkan bahwa persoalan pribadi yang tidak terkendali bisa berdampak lebih luas, termasuk pada aspek profesionalisme kerja.</p>



<p>“Kita harus menjaga moralitas. Jika tidak, bisa berpotensi pada pelanggaran kode etik yang lebih berat, seperti penyalahgunaan jabatan atau bahkan praktik yang bertentangan dengan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik,” tambahnya. <strong>(kom/adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">218934</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pembinaan Mental, Satgas TMMD Kodim Kediri juga Gelar Salat Jumat Berjamaah bersama Warga</title>
		<link>https://memontum.com/pembinaan-mental-satgas-tmmd-kodim-kediri-juga-gelar-salat-jumat-berjamaah-bersama-warga</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Oct 2024 09:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[berjamaah]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[mental,]]></category>
		<category><![CDATA[pembinaan]]></category>
		<category><![CDATA[Satgas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=215285</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-122 Kodim 0809/Kediri selain melaksanakan kegiatan sarana fisik dan bakti sosial, juga melaksanakan Salat Jumat berjamaah bersama warga. Pemandangan itu, terlihat saat anggota Satgas TMMD ke-122 yang beragama Islam, Salat Jumat di Masjid Nurul Ulla Desa Pagung, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri, Jumat (11/10/2024) tadi. Danki Satgas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-122 Kodim 0809/Kediri selain melaksanakan kegiatan sarana fisik dan bakti sosial, juga melaksanakan Salat Jumat berjamaah bersama warga. Pemandangan itu, terlihat saat anggota Satgas TMMD ke-122 yang beragama Islam, Salat Jumat di Masjid Nurul Ulla Desa Pagung, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri, Jumat (11/10/2024) tadi.</p>



<p>Danki Satgas TMMD ke 122, Lettu Inf Kartono, mengatakan bahwa Salat Jumat berjamaah itu merupakan salah satu bentuk pembinaan mental bagi prajurit serta menumbuh kembangkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Karenanya, bagi personil yang muslim, juga diharuskan melaksanakan salat berjamaah.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Hari ini kebetulan adalah Hari Jumat. Karena hari Jumat dan merupakan hari yang istimewa dalam Islam, makanya seluruh personil yang muslim, melaksanakan salat berjamaah. Untuk itu, mereka yang beragama Islam bergegas meninggalkan lokasi TMMD 122, guna membersihkan diri guna melaksanakan ibadah Salat Jumat,” ujarnya.</p>



<p>Dirinya menegaskan, meskipun sibuk menyelesaikan program-program TMMD ke-122, anggota Satgas TMMD tetap harus menjalankan kewajiban menunaikan ibadah Salat Jumat secara berjamaah dengan warga setempat. “Di samping merupakan kewajiban setiap umat Islam, melalui Salat Jumat dapat menjalin silaturahmi dan bersosialisasi dengan warga. Sehingga, keakraban dan kekeluargaan dapat terjalin dengan baik,” tambah Danki Satgas.</p>



<p>Kegiatan salat berjamaah bersama personel Satgas dan warga, ujarnya, diharapkan akan semakin mempererat tali silaturahmi. Termasuk, menjalin persaudaraan antara personel Satgas TMMD dengan tokoh agama, tokoh masyarakat dan warga Desa Pagung. <strong>(pan/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">215285</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jaga Harmonisasi Keluarga, Polres Trenggalek Gelar Pembinaan Mental untuk Polwan dan ASN</title>
		<link>https://memontum.com/jaga-harmonisasi-keluarga-polres-trenggalek-gelar-pembinaan-mental-untuk-polwan-dan-asn</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Jun 2024 10:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[harmonisasi]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga,]]></category>
		<category><![CDATA[mental,]]></category>
		<category><![CDATA[pembinaan]]></category>
		<category><![CDATA[Polres]]></category>
		<category><![CDATA[Polwan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=210580</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Mengantisipasi anggotanya agar tidak melakukan hal-hal yang tidak diinginkan, Polres Trenggalek menggelar pembinaan mental. Pembinaan yang diselenggarakan di Rupatama Mapolres Trenggalek kali ini, dikhususkan bagi Polwan dan ASN tingkat Polres dan Polsek jajaran. Kapolres Trenggalek, AKBP Gathut Bowo Supriyono melalui Wakapolres, Kompol Mohamad Khoiril, mengatakan bahwa pembinaan ini pada dasarnya adalah kegiatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Mengantisipasi anggotanya agar tidak melakukan hal-hal yang tidak diinginkan, Polres Trenggalek menggelar pembinaan mental. Pembinaan yang diselenggarakan di Rupatama Mapolres Trenggalek kali ini, dikhususkan bagi Polwan dan ASN tingkat Polres dan Polsek jajaran.</p>



<p>Kapolres Trenggalek, AKBP Gathut Bowo Supriyono melalui Wakapolres, Kompol Mohamad Khoiril, mengatakan bahwa pembinaan ini pada dasarnya adalah kegiatan rutin yang merupakan bagian dari upaya konsolidasi dan membangun soliditas baik antar sesama Polwan maupun dalam kehidupan sehari-hari. &#8220;Pembinaan ini dirasa perlu dan cukup penting, bagi bekal mereka dalam menjalani kehidupan rumah tangga. Terlebih, adanya kasus yang baru-baru ini cukup menyita perhatian kita. Dalam kegiatan ini, kita melibatkan 31 orang Polwan, dimana 6 diantaranya bertugas di Polsek,&#8221; kata Kompol Khoiril, Selasa (11/06/2024) tadi.</p>



<p>Dalam kesempatan tersebut, Kompol Khoiril menekankan agar para Polwan maupun ASN Polres Trenggalek agar senantiasa berfikir positif. Hal ini, bertujuan agar dalam menjalankan perannya sebagai anggota Polri maupun ibu dan istri di rumah dapat lebih optimal.</p>



<p>“Selalu jaga nama baik Polri. Jangan sampai ada pelanggaran,&#8221; tegasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Pihaknya juga menambahkan, kemajuan teknologi informasi membawa banyak manfaat. Namun demikian, ada sisi negatif yang perlu mendapatkan perhatian. Salah satu diantaranya adalah keberadaan media sosial, dimana informasi sangat cepat menyebar. Karenanya, agar lebih berhati-hati saat menggunakan media sosial.</p>



<p>&#8220;Satu kesalahan kecil, sangat mudah viral. Kebaikan apapun yang diperbuat akan hilang, tertutup dengan satu noda kecil. Dampaknya tidak hanya kepada pribadi atau individu, tetapi juga organisasi kepolisian,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Demikian pula dengan kehidupan berumah tangga, perwira menengah dengan satu dengan Melati di pundak ini menegaskan agar masing-masing selalu membangun komunikasi yang baik dengan suami dan anak. &#8220;Kuncinya adalah keterbukaan dan kerja bareng, dalam hal apapun. Memasak, membersihkan rumah, membesarkan anak dan satu lagi merawat orang tua. Tanpa orang tua, kita bukan apa-apa,&#8221; pesan Kompol Khoiril.</p>



<p>Pihaknya berharap, dengan pembinaan seperti ini, kualitas kinerja para Polwan dan ASN Polres Trenggalek semakin baik dan profesional didukung dengan kehidupan rumah tangga yang selalu harmonis. <strong>(mil/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">210580</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Rutan Situbondo Beri Pendampingan Mental untuk 9 Tahanan Anak</title>
		<link>https://memontum.com/rutan-situbondo-beri-pendampingan-mental-untuk-9-tahanan-anak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Jun 2024 07:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[mental,]]></category>
		<category><![CDATA[Pendampingan]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Tahanan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=210574</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Rutan Kelas IIB Situbondo Kanwil Kemenkumham Jatim, memberikan pendampingan mental kepada sembilan tahanan anak yang baru masuk Rutan. Kegiatan ini diselenggarakan di halaman dalam Rutan Kelas IIB Situbondo, Selasa (11/06/2024) tadi&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160; Pendampingan terhadap tahanan anak ini, merupakan suatu bentuk bimbingan, dukungan dan perlindungan diberikan kepada anak-anak yang berada dalam sistem peradilan pidana. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Rutan Kelas IIB Situbondo Kanwil Kemenkumham Jatim, memberikan pendampingan mental kepada sembilan tahanan anak yang baru masuk Rutan. Kegiatan ini diselenggarakan di halaman dalam Rutan Kelas IIB Situbondo, Selasa (11/06/2024) tadi&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;</p>



<p>Pendampingan terhadap tahanan anak ini, merupakan suatu bentuk bimbingan, dukungan dan perlindungan diberikan kepada anak-anak yang berada dalam sistem peradilan pidana. &#8220;Dengan adanya pendampingan mental ini, diharapkan tahanan anak dapat mendapatkan dukungan yang mereka butuhkan untuk memperbaiki kondisi mental mereka,&#8221; kata Kepala Rutan Kelas IIB Situbondo, Rudi Kristiawan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Rudi Kristiawan sendiri, dalam pelaksanaan itu turun langsung dalam melaksanakan pendampingan mental kepada sembilan tahanan anak. Dirinya berharap, dengan adanya program ini, tahanan anak dapat mendapatkan kesempatan untuk memperbaiki diri, belajar mengelola emosi dan memiliki pandangan yang lebih positif tentang masa depan mereka.</p>



<p>&#8220;Semoga upaya ini dapat membantu tahanan anak untuk mendapatkan pemulihan yang lebih baik dan mempersiapkan mereka untuk kembali ke masyarakat dengan lebih baik di kemudian hari&#8221; ujar Rudi Kristiawan.</p>



<p>Kegiatan ini, ujarnya, telah dilaporkan kepada Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Timur. Bahkan, mendapatkan apresiasi positif. &#8220;Itu adalah tindakan yang sangat baik dan penting. Pendampingan mental bagi tahanan anak di dalam lembaga pemasyarakatan dapat membantu mereka dalam menghadapi berbagai tantangan psikologis, emosional dan sosial yang mereka hadapi,&#8221; tegas Heni Yuwono. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">210574</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dinkes Kota Malang Siapkan Tiga RS Rujukan Bagi Caleg untuk Layanan Mental</title>
		<link>https://memontum.com/dinkes-kota-malang-siapkan-tiga-rs-rujukan-bagi-caleg-untuk-layanan-mental</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Feb 2024 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes]]></category>
		<category><![CDATA[layanan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[mental,]]></category>
		<category><![CDATA[rujukan]]></category>
		<category><![CDATA[siapkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=206075</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Tiga Rumah Sakit (RS) di Kota Malang, siap memberikan pelayanan mental bagi para Calon Legislatif (Caleg) yang alami gangguan, usai pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Hal itu dikatakan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, dr Husnul Muarif, Sabtu (17/02/2024) tadi. Disebutkan Husnul, jika tiga Rumah Sakit yang bisa memberikan layanan kesehatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Tiga Rumah Sakit (RS) di Kota Malang, siap memberikan pelayanan mental bagi para Calon Legislatif (Caleg) yang alami gangguan, usai pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Hal itu dikatakan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, dr Husnul Muarif, Sabtu (17/02/2024) tadi.</p>



<p>Disebutkan Husnul, jika tiga Rumah Sakit yang bisa memberikan layanan kesehatan mental tersebut yaitu, Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA), Rumah Sakit Tentara (RST) Soepraoen, kemudian juga antara Rumah Sakit Lavalette atau Rumah Sakit Panti Nirmala. Dengan kapasitas sekitar 20 bed per Rumah Sakit.</p>



<p>“Ada tiga Rumah Sakit yang bisa memberikan pelayanan kesehatan mental dan kalau belum mampu menampung, kami juga sudah berkoordinasi dengan Rumah Sakit milik Kemenkes, yaitu Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Lawang,” jelas Husnul.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Untuk layanan kesehatan yang diberikan kepada pasien di tiga RS tersebut, menurut Husnul akan dilakukan identifikasi terlebih dahulu. Apabila, gangguan mental yang dialami hanya depresi maka akan ditangani oleh masing-masing RS tersebut, tidak dirujuk ke RSJ.</p>



<p>“Kami ada dokter expert, yakni dokter ahli kesehatan jiwa dan psikolog, nah kemudian dia ini yang akan menentukan diagnosanya apa yang perlu ditindaklanjuti. Untuk di tiga RS itu, hanya mengidentifikasi, bahwa dia harus disini atau harus ke RSJ,” katanya.</p>



<p>Sebagai informasi, sebelumnya Dinas Kesehatan Kota Malang juga telah menyiapkan 26 Rumah Sakit, sebagai rujukan kecelakaan kerja pada pelaksanaan Pemilu 2024. Seperti kondisi trauma, jatuh atau pun yang lainnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">206075</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Money Politik Merusak Mental Pemilih dan Caleg</title>
		<link>https://memontum.com/money-politik-merusak-mental-pemilih-dan-caleg</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Jan 2024 11:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[mental,]]></category>
		<category><![CDATA[merusak]]></category>
		<category><![CDATA[pemilih]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=204234</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Caleg DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) V Malang Raya (Kota Malang, Kota Batu dan Kabupaten Malang) dari Partai Golkar, Ahmad Irawan, mengatakan bahwa edukasi politik penting diberikan pada masyarakat. Terutama, dikalangan generasi muda. Hal ini, menurutnya supaya dalam mengawal pembangunan yang disampaikan lewat wakilnya di Gedung Dewan, tidak salah sasaran. “Pemilu yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Malang</strong> &#8211; Caleg DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) V Malang Raya (Kota Malang, Kota Batu dan Kabupaten Malang) dari Partai Golkar, Ahmad Irawan, mengatakan bahwa edukasi politik penting diberikan pada masyarakat. Terutama, dikalangan generasi muda. Hal ini, menurutnya supaya dalam mengawal pembangunan yang disampaikan lewat wakilnya di Gedung Dewan, tidak salah sasaran.</p>



<p>“Pemilu yang bakal digelar serentak pada tahun 2024 ini merupakan momentum dalam perjalanan demokrasi di Indonesia. Terutama, dalam memberikan edukasi politik kepada para pemilihnya,” ungkap Ahmad Irawan, Senin (08/01/2024) tadi.</p>



<p>Berdasarkan data, pada Pemilu 2024 ini jumlah pemilih yang berusia muda atau yang biasa disebut generasi milenial lebih mendominasi. Data Komisi Pemilihan Umum (KPU), menyebutkan bahwa jumlah pemilih yang berusia hingga 40 tahun hampir 52 persen dari total pemilih nasional. Adapun jumlahnya, sebesar 31,23 persen atau sebanyak 63.953.031 orang, yang merupakan pemilih berusia 17 hingga 30 tahun.</p>



<p>Sementara, sebesar 20,70 persen atau sebanyak 42.398.719 orang, merupakan pemilih dengan usia 31 sampai 40 tahun. Sedangkan pemilih dengan usia 40 tahun ke atas berjumlah 98.448.775 orang atau 48,07 persen. Lalu untuk pemilih berusia di bawah 17 tahun, karena sudah menikah 0,003 persen atau 6.697 pemilih. Totalnya, KPU telah menetapkan daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu 2024, sebanyak 204.807.222 pemilih.</p>



<p>&#8220;Dari jumlah itu, meskipun selisihnya hanya sekitar empat persen, jumlah pemilih lebih banyak yang berusia di bawah 40 tahun. Saya tidak menyebut milenial, karena usianya ada yang di atas 30 tahun,&#8221; ungkap Ahmad Irawan.</p>



<p>Menurutnya, meskipun tidak tergolong milenial, setidaknya para pemilih yang usianya masih di bawah 40 tahun dapat lebih memahami bahwa pesta demokrasi bukan hanya sekadar kontes untuk mencari suara. Bahkan, hingga menggunakan segala cara untuk dapat mendulang suara.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Tapi setidaknya, mereka pemilih di bawah 40 tahun, usianya terbilang masih muda. Mereka harus paham, ini bukan hanya soal mengumpulkan suara, menghimpun simpati warga agar dapat suara, bukan. Lebih dari itu, ini soal masa depan bangsa,&#8221; urai Irawan.</p>



<p>Salah satu contohnya adalah soal politik uang. Dirinya menilai, bahwa seharusnya sudah tidak ada lagi skema politik yang digunakan untuk meraup suara, termasuk dalam Pemilu 2024 saat ini.</p>



<p>&#8220;Soal politik uang, inikan seakan-akan sudah menjadi isu wajib yang selalu muncul saat gelaran Pemilu. Itukan seakan-akan menunjukan bagaimana wajah politik di Indonesia. Seharusnya kan tidak seperti itu,&#8221; terang Irawan.</p>



<p>Untuk itulah, dirinya berharap bahwa Pemilu 2024 ini setidaknya menjadi moment yang pas untuk memberikan edukasi politik yang lebih baik. Tentu dalam pelaksanaannya, bukan hanya dititikberatkan pada pemilihnya saja, namun juga pada para peserta Pemilu. Baik Caleg maupun partai politik (Parpol) yang bersangkutan.</p>



<p>&#8220;Pemilih muda kita banyak, mari kita berpikir jernih dalam melaksanakan untuk mensukseskan Pemilu. Para peserta Pemilu nya juga harus peduli, karena itu (bukan politik uang) yang seharusnya diajarkan dan ditularkan kepada generasi penerus,&#8221; jelas Irawan. <strong>(red/man)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">204234</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tanggapi Peristiwa Bunuh Diri, Psikolog: Pentingnya Kesehatan Mental</title>
		<link>https://memontum.com/tanggapi-peristiwa-bunuh-diri-psikolog-pentingnya-kesehatan-mental</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 Dec 2023 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[mental,]]></category>
		<category><![CDATA[Pentingnya]]></category>
		<category><![CDATA[peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Psikolog]]></category>
		<category><![CDATA[tanggapi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=203444</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Kabar peristiwa bunuh diri belakangan ini telah menjadi sorotan. Psikolog dan Dosen Psikologi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki Malang), Fuji Astutik M.Psi, memberikan pandangannya atas kejadian tersebut. Apalagi, menurutnya itu sesuatu yang bisa mempengaruhi orang lain. Perempuan yang kerap disapa Fuji, itu menyampaikan bahwa kejadian bunuh diri [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Malang</strong> &#8211; Kabar peristiwa bunuh diri belakangan ini telah menjadi sorotan. Psikolog dan Dosen Psikologi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki Malang), Fuji Astutik M.Psi, memberikan pandangannya atas kejadian tersebut. Apalagi, menurutnya itu sesuatu yang bisa mempengaruhi orang lain.</p>



<p>Perempuan yang kerap disapa Fuji, itu menyampaikan bahwa kejadian bunuh diri itu bukanlah sesuatu yang baik dan benar untuk dilakukan. Karena mati dengan bunuh diri, bukan penyelesaian masalah. Namun menjadi awal dari munculnya masalah baru.</p>



<p>“Ini harus hati-hati banget. Bagi semua orang, ini bukan sesuatu hal yang baik dan benar untuk dilakukan. Karena menyelesaikan masalah bukan dengan mati, tapi kita memanfaatkan hidup dengan sebaik-baiknya,” ungkap Fuji, saat dikonfimasi, Sabtu (16/12/2023) tadi.</p>



<p>Ditambahkannya, jika diagnosa terhadap individu yang memiliki keinginan untuk bunuh diri harus dilakukan secara menyeluruh, untuk memahami masalah psikologis yang mendasarinya. Apalagi orang yang melakukan hal tersebut merasa bahwa tidak mempunyai penyelesaian masalah dan mengakhiri hidup adalah satu-satunya cara.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Kalau dari sisi permasalahannya apa, bisa karena faktor kepribadian dia, latar belakang keluarga dan pengasuhan, karakteristik tempramen dan kepribadian dia. Bisa juga karena kemampuan dia menyelesaikan masalah atau strategi coping. Orang yang menyelesaikan masalah dengan bunuh diri itu biasanya mereka memiliki strategi penyelesaian masalah yang tidak bagus. Sehingga karena masalah tidak selesai, menumpuk, munculah bunuh diri,” jelasnya.</p>



<p>Apalagi jika seseorang telah melakukan sayatan pada tangan, itu juga dianggap sebagai mekanisme coping yang menunjukkan bahwa seseorang sudah memiliki cara untuk mengakhiri hidup. Namun, Fuji menekankan bahwa setiap perilaku tertentu memiliki motif dan perubahan perilaku seseorang dapat menjadi tanda peringatan.</p>



<p>“Artinya di sini entah secara regulasi emosi tidak bagus, atau mekanisme coping strategi penyelesaian masalahnya tidak bagus. Secara karakteristik kepribadian bisa juga dia tidak bagus, kemudian kemampuan dia menyelesaikan persoalan-persoalan hidupnya juga tidak bagus. Bisa jadi sekompleks itu,” tambahnya.</p>



<p>Diakhir, pihaknya juga mengimbau pada masyarakat agar lebih peduli pada perbaikan mental dan kesadaran akan pentingnya kesehatan mental. Peristiwa tersebut menurutnya, harus dijadikan pembelajaran agar lebih aware (peduli, red) pada kesehatan mental. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">203444</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
