<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Menuju Kekuatan Pangan NKRI &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/menuju-kekuatan-pangan-nkri/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 22 Oct 2020 14:16:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Menuju Kekuatan Pangan NKRI &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Bupati Maryoto Minta Santri Ikut Jaga NKRI</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-maryoto-minta-santri-ikut-jaga-nkri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Oct 2020 14:16:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Maryoto]]></category>
		<category><![CDATA[Jaga NKRI]]></category>
		<category><![CDATA[Menuju Kekuatan Pangan NKRI]]></category>
		<category><![CDATA[NKRI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=126284</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Tulungagung &#8211; Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo, meminta kepada santri untuk membantu pemerintah dalam memutus rantai covid 19. Selain itu, juga tetap berkarya meski di masa pandemi Covid 19. Pesan tersebut, disampaikan Maryoto, saat memimpin apel peringatan Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2020 di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Kamis (22/10) tadi. Seraya mengenakan kopyah, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Tulungagung</strong> &#8211; Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo, meminta kepada santri untuk membantu pemerintah dalam memutus rantai covid 19. Selain itu, juga tetap berkarya meski di masa pandemi Covid 19.</p>
<p>Pesan tersebut, disampaikan Maryoto, saat memimpin apel peringatan Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2020 di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Kamis (22/10) tadi.</p>
<p>Seraya mengenakan kopyah, berkemeja dan sarung putih yang dibalut jas hitam, Bupati mengajak,.para santri untuk menjaga dan memelihara Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Menurutnya, santri merupakan salah satu generasi penerus bangsa, yang patut menjadi teladan. Karena, kyai dan santri ikut berjuang mendirikan negara ini.</p>
<p>&#8220;Jaga dan peliharalah NKRI. Sebab, para kiai dan para santri, dahulu berjuang melawan penjajah dan mendirikan Negara Republik Indonesia,” kata Maryoto Bhirowo, saat memberikan sambutan.</p>
<p>Maryoto Birowo juga meminta, agar santri bisa menentukan sikap kepada hal yang baik dan benar. Serta, mengatakan tidak kepada hal yang bathil.</p>
<p>“Santri harus bisa mengambil sikap amanatul haq. Ya, berani mengatakan iya pada yang benar dan berani mengatakan tidak pada yang bathil,” tambahnya.</p>
<p>Dalam apel peringatan itu, tidak kurang sekitar 120 orang, yang turut memeriahkan peringatan. Tingginya animo, membuat peringatan HSN tahun ini terlihat eksklusif dan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.</p>
<p>“Dengan peringatan HSN 2020, semoga Allah SWT segera mengangkat wabah ini,” harapnya.</p>
<p>Sekedar diketahui, HSN ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo, pada 22 Oktober 2015 di Masjid Istiqlal Jakarta. Hal ini, merujuk pada satu peristiwa bersejarah yakni seruan yang dibacakan oleh Pahlawan Nasional, KH. Hasyim Asy’ari pada 22 Oktober 1945. Seruan ini berisikan perintah kepada umat Islam untuk berperang (jihad) melawan tentara sekutu yang ingin menjajah kembali wilayah Republik Indonesia pasca Proklamasi kemerdekaan. <strong>(zul/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">126284</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Menuju Kekuatan Pangan NKRI,  BNI &#8211; Kementan Dan Korem 082 Bersinergi</title>
		<link>https://memontum.com/menuju-kekuatan-pangan-nkri-bni-kementan-dan-korem-082-bersinergi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Jan 2018 03:23:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mojokerto]]></category>
		<category><![CDATA[BNI - Kementan Dan Korem 082 Bersinergi]]></category>
		<category><![CDATA[Menuju Kekuatan Pangan NKRI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=19230</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Mojokerto-Untuk mendukung mewujudkan kekuatan pangan di Indonesia, Danrem 082 Kolonel Kav Gathut Setyo Utomo S.I.P menggelar pertemua dengan Dirjen Tanaman Pangan Kementan, Gatot Iriyanto, Direktur Bank Negara Indonesia (BNI) Ibu Adi Sulistiyo Wati didampingi pemimpin Hubungan Helembagaan Shadiq  Aksya  di Aula Makorem 082/CPYJ, kemarin.  Pertemuan juga diikuti seluruh Dandim Jajaran Korem, Kepala Dinas Pertanian [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Mojokerto-</strong>Untuk mendukung mewujudkan kekuatan pangan di Indonesia, Danrem 082 Kolonel Kav Gathut Setyo Utomo S.I.P menggelar pertemua dengan Dirjen Tanaman Pangan Kementan, Gatot Iriyanto, Direktur Bank Negara Indonesia (BNI) Ibu Adi Sulistiyo Wati didampingi pemimpin Hubungan Helembagaan Shadiq  Aksya  di Aula Makorem 082/CPYJ, kemarin.  Pertemuan juga diikuti seluruh Dandim Jajaran Korem, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kota / Kabupaten se wilayah Korem 082, para gapoktan dan pengusaha penggilingan padi dari Mojokerto, Jombang, Kediri, Lamongan, Tuban dan Bojonegoro.</p>
<p>Dalam sambutannya Kolonel Kav Gathut menyampaikan selamat datang kepada Dirjen Tanaman Pangan yang sudah kesekian kalinya hadir di Korem 082.  &#8220;Saya mengajak kepada aeluruh ketua Gapoktan untuk meningkatkan produtifitas tanaman padi agar kita benar-benar mampu swasembada pangan. Danrem juga meminta agar para Ketua Gapoktan  menyimak dengan benar penyampaian dari Direktur BNI Ibu Susi tentang Kredit Usaha Tani (KUR),&#8221; tegas Danrem.</p>
<p>Acara dilanjutkan dengan diskusi panel antara Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dengan narasumber dari BNI yang dipimpin oleh Pimpinan Divisi Kelembagaan Sadiq Aksya. Dari diskusi ini muncul berbagai pertanyaan oleh Gapoktan, salah satunya  seperti yang disampaikan Kusnadi dari Trawas Kabupaten Mojokerto tentang syarat dan ketentuan mengenai Kridit Usaha Rakyat  (KUR)  Tani. Anggota Gapoktan lainnya, Karno menyampaikan terima kasih dengan adanya KUR Tani ini, akan sangat membantu para petani dari jeratan rentenir.</p>
<p>Acara diakhiri penyerahan secara simbolis kartu Kredit Usaha Rakyat yang diserahkan kepada Gapoktan, agen  pupuk dan pengusaha penggilingan padi masing-masing oleh Danrem 082, Dirjen Tanaman Pangan juga Direktur BNI. Selanjutnya dilaksanakan penandatanganan Komitmen bersama oleh Dandim jajaran Korem 082, pimpinan Cabang BNI dan Kadistan. (pen/gan/ono)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">19230</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
