<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>menuju &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/menuju/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 23 Apr 2026 15:53:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>menuju &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Wali Kota Malang Berangkatkan 419 Jamaah Haji Menuju Embarkasi Surabaya</title>
		<link>https://memontum.com/wali-kota-malang-berangkatkan-419-jamaah-haji-menuju-embarkasi-surabaya</link>
					<comments>https://memontum.com/wali-kota-malang-berangkatkan-419-jamaah-haji-menuju-embarkasi-surabaya#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Apr 2026 12:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Berangkatkan]]></category>
		<category><![CDATA[embarkasi]]></category>
		<category><![CDATA[jamaah]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[menuju]]></category>
		<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231931</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang – Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, secara langsung melepas keberangkatan dua kloter terbesar calon jamaah haji (CJH) asal Kota Malang menuju Embarkasi Surabaya. Keberangkatan itu, dilakukan dari Lapangan Ki Angmor, Kota Malang, Jalan Ronggolawe, Kamis (23/04/2026) tadi. Pria nomor satu di lingkungan Pemkot Malang, itu mengatakan bahwa pemberangkatan kali ini merupakan kloter [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> – Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, secara langsung melepas keberangkatan dua kloter terbesar calon jamaah haji (CJH) asal Kota Malang menuju Embarkasi Surabaya. Keberangkatan itu, dilakukan dari Lapangan Ki Angmor, Kota Malang, Jalan Ronggolawe, Kamis (23/04/2026) tadi.</p>



<p>Pria nomor satu di lingkungan Pemkot Malang, itu mengatakan bahwa pemberangkatan kali ini merupakan kloter 10 dan kloter 11 dengan total 419 jemaah. Dua kloter tersebut menjadi rombongan terbanyak dibandingkan kloter lainnya dari Kota Malang.</p>



<p>“Ini kloter 10 dan 11 sebanyak 419 jemaah. Dari total tujuh kloter yang akan diberangkatkan, dua kloter ini memang yang paling banyak,” ujar Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Keberangkatan kali ini, menurutnya dilakukan lebih awal agar rombongan dapat tiba tepat waktu di embarkasi sebelum jadwal pemeriksaan lanjutan menjelang penerbangan. Dalam hal ini Pemkot Malang, menurutnya turut membantu proses pemberangkatan, khususnya dalam penyediaan transportasi menuju embarkasi.</p>



<p>&#8220;Namun, untuk teknis penyelenggaraan ibadah haji sepenuhnya menjadi kewenangan Kementerian Haji dan Umrah,&#8221; katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam kesempatan itu, Wali Kota Wahyu juga menitipkan pesan kepada para calon jamaah untuk menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah serta membawa nama baik Kota Malang di Tanah Suci. “Saya titip doa agar Kota Malang tetap aman dan kondusif. Jamaah juga kami harapkan menjaga kesehatan, mengikuti arahan petugas, dan pulang dalam keadaan haji mabrur,” tuturnya.</p>



<p>Sementara itu, Kasubag TU Kementerian Haji dan Umrah Kota Malang, Elis Mufida, menjelaskan bahwa seluruh jemaah haji asal Kota Malang masuk gelombang pertama pemberangkatan melalui Embarkasi Surabaya. Total, jamaah haji Kota Malang tahun ini tercatat sebanyak 1.201 orang yang terbagi dalam tujuh kloter keberangkatan, mulai kloter awal hingga kloter terakhir.</p>



<p>Sebelum terbang ke Arab Saudi, seluruh jemaah kembali menjalani pemeriksaan kesehatan di embarkasi guna memastikan kondisi fisik benar-benar siap menjalankan ibadah haji.</p>



<p>Ditambahkan Elis, menjelang keberangkatan terdapat beberapa perubahan data jemaah. Tercatat tiga jemaah meninggal dunia sebelum keberangkatan dan langsung digantikan oleh jemaah cadangan sehingga kuota tetap terpenuhi. Selain itu, dua jemaah lainnya terpaksa menunda keberangkatan karena kondisi kesehatan, di antaranya mengalami stroke dan penurunan kesadaran.</p>



<p>“Total ada lima jamaah yang tidak berangkat tahun ini, tiga karena meninggal dunia dan dua menunda karena sakit,” jelasnya.</p>



<p>Adapun jamaah haji tertua asal Kota Malang tahun ini, berusia 96 tahun dan untuk yang termuda berusia 16 tahun. Untuk pemberangkatan hari ini, kloter 10 membawa 43 jemaah, sedangkan kloter 11 berjumlah 475 jemaah setelah adanya perubahan data. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/wali-kota-malang-berangkatkan-419-jamaah-haji-menuju-embarkasi-surabaya/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231931</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Sanusi Terima Penghargaan Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih dari Menteri Lingkungan Hidup</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-sanusi-terima-penghargaan-sertifikat-menuju-kabupaten-bersih-dari-menteri-lingkungan-hidup</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Feb 2026 12:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bersih]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[menteri]]></category>
		<category><![CDATA[menuju]]></category>
		<category><![CDATA[penghargaan]]></category>
		<category><![CDATA[Sanusi]]></category>
		<category><![CDATA[Sertifikat]]></category>
		<category><![CDATA[terima]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230500</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Penghargaan bergengsi diraih Pemerintah Kabupaten Malang dari Pemerintah Pusat, melalui Kementerian Lingkungan Hidup / Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Republik Indonesia terkait pengelolaan sampah dengan predikat Menuju Kabupaten Bersih, Rabu (25/02/2026) tadi. Sertifikat penghargaan terbaru yang hanya diberikan untuk 35 kota dan kabupaten se Indonesia itu, diterima langsung Bupati Malang, HM Sanusi dari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Penghargaan bergengsi diraih Pemerintah Kabupaten Malang dari Pemerintah Pusat, melalui Kementerian Lingkungan Hidup / Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Republik Indonesia terkait pengelolaan sampah dengan predikat Menuju Kabupaten Bersih, Rabu (25/02/2026) tadi. Sertifikat penghargaan terbaru yang hanya diberikan untuk 35 kota dan kabupaten se Indonesia itu, diterima langsung Bupati Malang, HM Sanusi dari Menteri Lingkungan Hidup / Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Hanif Faisol Nirofiq, dalam Rapat Koordinasi Nasional Pengelolaan Sampah Tahun 2026 di Balai Kartini, Jakarta Selatan.</p>



<p>&#8220;Kita bersyukur, Kabupaten Malang mendapatkan kategori yang tidak semua kota dan kabupaten se Indonesia, mampu mendapatkan predikat Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih. Dari total 345 kabupaten dan kota se Indonesia, ternyata tidak ada satu pun daerah yang memperoleh predikat Pengelolaan Sangat Bersih (Adipura Kencana) maupun Pengelolaan Bersih (Adipura). Tercatat, hanya 35 daerah kabupaten dan kota, yang berhasil meraih predikat Kota Bersertifikat Menuju Kota Bersih. Sebanyak 253 kabupaten dan kota masuk kategori Kota dalam Pembinaan dan sejumlah 132 kabupaten dan kota masuk kategori Kota dalam Pengawasan,&#8221; kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang, Budiar Anwar, yang turut mendampingi Bupati Malang di Jakarta.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p></p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="600" height="422" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2026/02/Bupati-Sanusi-Terima-Penghargaan-Sertifikat-Menuju-Kabupaten-Bersih-dari-Menteri-Lingkungan-Hidup-2.jpg?resize=600%2C422&#038;ssl=1" alt="" class="wp-image-230502" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2026/02/Bupati-Sanusi-Terima-Penghargaan-Sertifikat-Menuju-Kabupaten-Bersih-dari-Menteri-Lingkungan-Hidup-2.jpg?w=600&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2026/02/Bupati-Sanusi-Terima-Penghargaan-Sertifikat-Menuju-Kabupaten-Bersih-dari-Menteri-Lingkungan-Hidup-2.jpg?resize=300%2C211&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 600px) 100vw, 600px" data-recalc-dims="1" /><figcaption class="wp-element-caption">OPD: Bupati Malang bersama Sekda dan sejumlah Kepala OPD. (pemkab for memontum)</figcaption></figure></div>


<p></p>



<p>Dalam rapat koordinasi (Rakor) bertajuk &#8216;Kolaborasi untuk Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah)&#8217; dan dibuka langsung Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan, Menteri Lingkungan Hidup / Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Republik Indonesia, mengeluarkan Keputusan No 1179 Tahun 2026 tentang Penilaian Kinerja Pengelolaan Sampah Kabupaten Malang Tahun 2025 dengan Predikat Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih dengan menganugerahkan Kabupaten Malang dengan Predikat Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Tahun 2025. Raihan tersebut, berdasarkan hasil penilaian akhir kinerja pengelolaan sampah tahun 2025 dengan tiga instrumen kriteria penilaian, meliputi anggaran dan kebijakan, SDM dan fasilitas pengelolaan sampah, capaian kinerja pengelolaan sampah dan kebersihan.</p>



<p>&#8221;Tetap semangat selalu buat semuanya, baik para pejuang lingkungan dan masyarakat Kabupaten Malang, yang luar biasa. Kabupaten Malang tadi juga disebut menjadi barometer juga terkait persampahan baik itu RDF (Refuse Derived Fuel) adalah bahan bakar alternatif hasil pengolahan sampah, maupun mobilitas pengangkutan sampah,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Untuk tahun depan, tambah Sekda Budiar, Kabupaten Malang semoga dapat meraih predikat yang lebih bagus lagi. Sehingga, tetap bersemangat karena penilaian bakal lebih ketat lagi di tahun depan.</p>



<p>&#8220;Penilaian tahun ini sudah sangat-sangat ketat. Karenanya, tetap semangat,&#8221; papar Sekda Budiar. <strong>(pro/sit/adv)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230500</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Masuk Peringkat 7 Besar Nasional, Wali Kota Malang Terima Penghargaan Sertifikat Menuju Kota Bersih</title>
		<link>https://memontum.com/masuk-peringkat-7-besar-nasional-wali-kota-malang-terima-penghargaan-sertifikat-menuju-kota-bersih</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Feb 2026 11:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bersih]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[menuju]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[penghargaan]]></category>
		<category><![CDATA[peringkat]]></category>
		<category><![CDATA[Sertifikat]]></category>
		<category><![CDATA[terima]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230497</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menerima penghargaan nasional berupa Sertifikat Menuju Kota Bersih, dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengelolaan Sampah Tahun 2026. Penghargaan tersebut, diserahkan langsung Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq di Gedung Balai Kartini, Jakarta, Rabu (25/02/2025) tadi. Penghargaan tersebut, menjadi bukti pengakuan pemerintah pusat atas komitmen Pemerintah Kota [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menerima penghargaan nasional berupa Sertifikat Menuju Kota Bersih, dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengelolaan Sampah Tahun 2026. Penghargaan tersebut, diserahkan langsung Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq di Gedung Balai Kartini, Jakarta, Rabu (25/02/2025) tadi.</p>



<p>Penghargaan tersebut, menjadi bukti pengakuan pemerintah pusat atas komitmen Pemerintah Kota Malang, dalam pengelolaan sampah dan kebersihan lingkungan. Kota Malang termasuk dalam 35 kabupaten dan kota di Indonesia, yang dinilai memiliki kinerja baik di bidang pengelolaan sampah.</p>



<p>Secara nasional, Kota Malang menempati peringkat ke-7 terbaik dengan nilai kinerja 71,45. Sementara di tingkat Provinsi Jawa Timur, capaian tersebut menempatkan Kota Malang di posisi kedua.</p>



<p>&#8220;Alhamdulillah, di tahun 2026 ini Kota Malang mendapatkan Sertifikat Menuju Kota Bersih. Peringkat ke-7 secara nasional dan ke-2 di Jawa Timur. Capaian ini merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen kota, mulai dari pemerintah, petugas kebersihan, hingga masyarakat dan mudah-mudahan ini menjadi persembahan bagi masyarakat Kota Malang,” kata Wali Kota Wahyu.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kemudian, dikatakannya bahwa keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa penguatan sistem pengelolaan sampah yang dilakukan selama ini, mulai dari pengurangan di sumber, pengolahan, hingga peningkatan partisipasi masyarakat dapat berjalan secara konsisten. Sehingga, dirinya juga menyampaikan terima kasih kepada warga Kota Malang yang dinilai memiliki kesadaran tinggi dalam menjaga kebersihan lingkungan.</p>



<p>“Terima kasih kepada seluruh masyarakat Kota Malang atas kesadarannya. Ini menunjukkan bahwa persoalan sampah bisa diselesaikan dengan kolaborasi,” tambahnya.</p>



<p>Lebih lanjut disampaikan, penghargaan itu akan dijadikan pijakan untuk memperkuat program kebersihan dan lingkungan hidup di daerah. Pemerintah Kota Malang berkomitmen menjalankan kebijakan yang selaras dengan program pemerintah pusat, termasuk Gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik dan Indah) yang digagas oleh Presiden RI, Prabowo Subianto.</p>



<p>“Gerakan ini harus menjadi kesadaran bersama. Kita akan melaksanakannya sesuai ketentuan, dengan tujuan membangun kepedulian kolektif dalam menyelesaikan persoalan sampah di Kota Malang,” imbuh Wali Kota Wahyu. <strong>(kom/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230497</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hidupkan Kembali Wisata Gunung Kelud, Mas Dhito Minta Pembangunan Jalan Menuju Kawah Dilanjutkan</title>
		<link>https://memontum.com/hidupkan-kembali-wisata-gunung-kelud-mas-dhito-minta-pembangunan-jalan-menuju-kawah-dilanjutkan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Jan 2026 07:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[dilanjutkan,]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung]]></category>
		<category><![CDATA[hidupkan]]></category>
		<category><![CDATA[kelud,]]></category>
		<category><![CDATA[kembali]]></category>
		<category><![CDATA[menuju]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229657</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, berkomitmen untuk menghidupkan kembali wisata Gunung Kelud. Mengenai komitmen ini, Mas Dhito-sapaan Bupati Kediri, juga meminta agar pembangunan jalan menuju kawah Gunung Kelud yang sebelumnya telah dikerjakan pada 2025, untuk dilanjutkan dan mendapatkan prioritas. “Wisata Gunung Kelud harus dihidupkan. Karenanya, 2026 saya minta diselesaikan. Bangun jalan sampai [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, berkomitmen untuk menghidupkan kembali wisata Gunung Kelud. Mengenai komitmen ini, Mas Dhito-sapaan Bupati Kediri, juga meminta agar pembangunan jalan menuju kawah Gunung Kelud yang sebelumnya telah dikerjakan pada 2025, untuk dilanjutkan dan mendapatkan prioritas.</p>



<p>“Wisata Gunung Kelud harus dihidupkan. Karenanya, 2026 saya minta diselesaikan. Bangun jalan sampai kawah, tapi pastikan juga untuk safetynya,” kata Mas Dhito, Jumat (23/01/2026) tadi.</p>



<p>Instruksi yang disampaikan Bupati, diungkapkan saat pemaparan program kerja Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) maupun Dinas Pariwisata dan Kebudayaan di awal Januari 2026. Dirinya juga menekankan, tidak hanya pengerjaan jalan, faktor-faktor lain yang bisa mempengaruhi terhadap daya tarik wisatawan, juga diminta untuk diperhatikan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Saya tekankan perbaiki Kelud, aktivasi kembali Kelud seperti sebelum masa pandemi,” tambahnya.</p>



<p>Mas Dhito berharap, Gunung Kelud sebagai salah satu destinasi wisata alam andalan Kabupaten Kediri, dapat kembali kepada masa kejayaan. Selain perbaikan wisata Gunung Kelud, pihaknya juga meminta perbaikan untuk menunjang wisata Ubalan dan juga wisata Gunung Wilis.</p>



<p>Kepala DPUPR Kabupaten Kediri, Irwan Candra Wahyu Purnama, menyebut pembangunan jalan menuju kawah Gunung Kelud sebagaimana atensi bupati telah masuk dalam rencana kerja DPUPR Tahun 2026 ini. “Tahun ini pembangunan jalan menuju kawah Kelud akan kita lanjutkan,” ujarnya.</p>



<p>Tahun 2025, ujarnya, Dinas PUPR Kabupaten Kediri melakukan pekerjaan pembangunan jalan menuju kawah Gunung Kelud sepanjang 241 meter dengan lebar 4 meter. Sebagaimana pekerjaan sebelumnya, akses jalan menuju kawah nantinya dibangun cor beton yang dinilai lebih kuat. <strong>(pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229657</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peringatan Hari Ibu, Bupati Malang Dukung Kontribusi Perempuan Menuju Indonesia Emas 2045</title>
		<link>https://memontum.com/peringatan-hari-ibu-bupati-malang-dukung-kontribusi-perempuan-menuju-indonesia-emas-2045</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Dec 2025 05:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[dukung]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[kontribusi]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[menuju]]></category>
		<category><![CDATA[perempuan,]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228970</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, bersama Ketua TP PKK Kabupaten Malang, Hj Anis Zaidah serta Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang, Budiar, menghadiri Puncak Peringatan Hari Ibu ke-97 tahun 2025, yang berlangsung di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Senin (22/12/2025) tadi. Pelaksanaan yang diinisiasi DP3A Kabupaten Malang itu, juga dirangkai sejumlah kegiatan, diantaranya mengukuhkan Forum [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, bersama Ketua TP PKK Kabupaten Malang, Hj Anis Zaidah serta Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang, Budiar, menghadiri Puncak Peringatan Hari Ibu ke-97 tahun 2025, yang berlangsung di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Senin (22/12/2025) tadi. Pelaksanaan yang diinisiasi DP3A Kabupaten Malang itu, juga dirangkai sejumlah kegiatan, diantaranya mengukuhkan Forum Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (Forum Puspa) sebagai wadah kolaborasi multi pihak.</p>



<p>Forum ini, diharapkan menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat pemberdayaan perempuan serta penanganan berbagai persoalan perempuan dan anak secara terpadu. &#8220;Sejalan dengan tema nasional &#8216;Perempuan Berdaya dan Berkarya, Menuju Indonesia Emas 2045&#8217;, Pemerintah Kabupaten Malang memaknai Peringatan Hari Ibu tahun ini sebagai komitmen nyata dalam menghadirkan kebijakan, program dan layanan publik yang responsif gender, inklusif dan berdampak langsung bagi masyarakat,&#8221; kata Bupati Sanusi.</p>



<p>Ditambahkannya, melalui rangkaian kegiatan Peringatan Hari Ibu 2025 ini, Pemerintah Kabupaten Malang tidak hanya menguatkan nilai simbolik, tetapi juga menghadirkan langkah-langkah strategis untuk pembangunan Kabupaten Malang. Selain Mengukuhkan Forum Puspa, Bupati Sanusi juga melaunching Aplikasi Bimbingan Perkawinan, sebagai inovasi layanan digital untuk meningkatkan kualitas calon pengantin dalam membangun keluarga yang harmonis, sehat dan berketahanan.</p>



<p>&#8220;Keluarga yang kuat adalah fondasi utama pembangunan daerah dan bangsa,&#8221; imbuhnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bupati Malang juga menganugerahkan Perempuan Inspiratif Kabupaten Malang 2025, sebagai bentuk apresiasi atas kiprah perempuan-perempuan hebat yang telah menjadi teladan, penggerak dan agen perubahan di berbagai bidang kehidupan. Selain itu, juga meresmikan Gedung UPT Perlindungan Perempuan dan Anak (UPT PPA) serta Rumah Perlindungan Sementara, sebagai penguatan sistem layanan perlindungan yang aman, nyaman dan terpadu bagi perempuan dan anak korban kekerasan. Serta, peresmian Ruang Laktasi di pasar, sebagai wujud nyata pemenuhan hak perempuan pekerja dan pengunjung pasar, sekaligus dukungan terhadap program ASI eksklusif dan kesehatan ibu dan anak.</p>



<p>&#8221;Seluruh rangkaian kegiatan ini, merupakan bagian dari upaya kita bersama untuk memastikan bahwa pembangunan di Kabupaten Malang benar-benar berpihak, adil dan berkelanjutan. Indonesia Emas 2045 tidak akan terwujud tanpa perempuan yang berdaya dan berkarya. Perempuan bukan hanya objek pembangunan, melainkan subjek utama yang memiliki peran strategis sebagai penggerak ekonomi keluarga, pendidik generasi, penjaga harmoni sosial dan pemimpin perubahan,&#8221; ujar Bupati Malang.</p>



<p>Oleh karena itu, Bupati Sanusi mengajak seluruh pemangku kepentingan baik itu unsur pemerintahan, dunia usaha, akademisi, komunitas, media dan masyarakat luas, untuk terus memperkuat sinergi dalam menciptakan lingkungan yang aman, setara dan mendukung perempuan untuk tumbuh dan berkontribusi secara optimal. &#8220;Terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia, mitra dan pihak-pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan Peringatan Hari Ibu 2025 ini. Semoga kegiatan ini menjadi pengingat, penguat dan penggerak bagi semua pihak untuk terus memuliakan perempuan, melindungi perempuan dan anak, serta membangun Kabupaten Malang yang semakin maju, inklusif dan berkeadilan,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Kegiatan ini, juga dihadiri Ketua Dharma Wanita Persatuan beserta jajaran pengurus, Camat dan Ketua TP PKK Kecamatan se Kabupaten Malang, 33 perwakilan kepala desa dan Ketua TP PKK Desa/Kelurahan, perwakilan perguruan tinggi, gabungan organisasi wanita, lembaga masyarakat, organisasi profesi, komunitas ojek online, disabilitas, forum anak, forum perempuan inisiatif, komunitas seni budaya dan organisasi masyarakat. <strong>(pro/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228970</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Komitmen Menuju Kota Kreatif Dunia, Wawali Kota Malang Sebut MCC Jadi Rumah Besar Pelaku Ekraf</title>
		<link>https://memontum.com/komitmen-menuju-kota-kreatif-dunia-wawali-kota-malang-sebut-mcc-jadi-rumah-besar-pelaku-ekraf</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Nov 2025 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[dunia]]></category>
		<category><![CDATA[komitmen]]></category>
		<category><![CDATA[Kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[menuju]]></category>
		<category><![CDATA[pelaku]]></category>
		<category><![CDATA[Wawali]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227521</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Rangkaian kegiatan Indonesia Creative Cities Festival (ICCF) 2025 di Gedung Malang Creative Center (MCC), menjadi momentum penting bagi Kota Malang dalam memperkuat perannya sebagai pusat Ekonomi Kreatif (Ekraf) Nasional. Hal itu disampaikan oleh Wakil Wali (Wawali) Kota Malang, Ali Muthohirin. Pria yang akrab disapa Ali, menegaskan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Malang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Rangkaian kegiatan Indonesia Creative Cities Festival (ICCF) 2025 di Gedung Malang Creative Center (MCC), menjadi momentum penting bagi Kota Malang dalam memperkuat perannya sebagai pusat Ekonomi Kreatif (Ekraf) Nasional. Hal itu disampaikan oleh Wakil Wali (Wawali) Kota Malang, Ali Muthohirin.</p>



<p>Pria yang akrab disapa Ali, menegaskan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Malang untuk menjadikan MCC sebagai ruang kolaborasi besar bagi seluruh pelaku Ekraf di Indonesia. “Kami ingin menjadikan Kota Malang sebagai rumah bersama bagi semua anak bangsa pelaku Ekrar. Dalam kurun waktu 2023 hingga 2025, sudah ada 13.958 event yang terselenggara di MCC. Kegiatan ini melibatkan 216 kolaborator dan menghimpun lebih dari 2.867 pelaku Ekraf, dengan 708 ribu penerima manfaat. Ini bukti bahwa MCC benar-benar menjadi rumah besar bagi anak bangsa yang konsen terhadap perkembangan ekonomi kreatif,” jelas Wawali Ali, Sabtu (08/11/2025) tadi.</p>



<p>Lebih lanjut Wawali Ali menyampaikan, bahwa Pemkot Malang memiliki cita-cita besar untuk mewujudkan Malang Mbois dan Berkelas. MCC, menurutnya, menjadi simbol semangat dan wadah produktif bagi kolaborasi lintas sektor, yang mengantarkan Kota Malang menuju panggung dunia.</p>



<p>“MCC ini menjadi ruang kolaborasi yang produktif, inspiratif dan menjadi pengantar bagi Kota Malang sebagai kota kreatif dunia yang sesungguhnya,” tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Wawali Ali juga mengungkapkan, rasa syukur atas pencapaian besar Kota Malang yang baru saja resmi ditetapkan sebagai jejaring Kota Kreatif UNESCO di bidang Media Arts. “Alhamdulillah, upaya kami dalam mengembangkan industri kreatif membuahkan hasil membanggakan. Penetapan Malang sebagai Kota Kreatif Dunia oleh Unesco adalah bentuk pengakuan global atas kerja keras dan kolaborasi semua pihak,” ucapnya.</p>



<p>Sementara itu, Ketua OC ICCF 2025, Vicky Arief, mengatakan bahwa penyelenggaraan ICCF di Malang Raya menjadi momen bersejarah sekaligus kado istimewa bagi perjalanan panjang komunitas kreatif di Indonesia. “Ini luar biasa besar. Kehadiran Menteri Ekraf menjadi kado 10 dekade kita berproses. Kota Malang hari ini sudah resmi ditetapkan Unesco sebagai Malang City of Media Arts. Fasad MCC sendiri terinspirasi dari Candi Badut, candi tertua di Jawa Timur, yang menjadi simbol akar budaya dan semangat inovasi,” tutur Vicky.</p>



<p>Menurutnya, ICCF 2025 adalah hasil nyata dari kerja kolaborasi antara akademisi pemerintah, dan komunitas yang menjadi fondasi utama gerakan kreatif di Indonesia. “Ini kerja kolaborasi yang menyatukan semua elemen. Dengan semangat kebersamaan, kami berharap kreativitas yang lahir dari Malang bisa menjadi inspirasi nasional dan membawa keberkahan,” imbuh Vicky. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227521</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Genjot STBM 5 Pilar, Pemkot Malang Targetkan 18 Kelurahan Menuju Paripurna 2026</title>
		<link>https://memontum.com/genjot-stbm-5-pilar-pemkot-malang-targetkan-18-kelurahan-menuju-paripurna-2026</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Oct 2025 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[genjot]]></category>
		<category><![CDATA[Kelurahan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[menuju]]></category>
		<category><![CDATA[Paripurna]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[pilar]]></category>
		<category><![CDATA[targetkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226803</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota Malang menggelar kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Implementasi Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) 5 Pilar, di Ruang Sidang Balai Kota Malang, Kamis (16/10/2025) tadi. Hal itu dilakukan, untuk memperkuat komitmen dalam mewujudkan lingkungan bersih dan sehat, agar seluruh kelurahan bisa paripurna pada tahun 2026 mendatang. Wali Kota Malang, Wahyu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota Malang menggelar kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Implementasi Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) 5 Pilar, di Ruang Sidang Balai Kota Malang, Kamis (16/10/2025) tadi. Hal itu dilakukan, untuk memperkuat komitmen dalam mewujudkan lingkungan bersih dan sehat, agar seluruh kelurahan bisa paripurna pada tahun 2026 mendatang.</p>



<p>Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan bahwa dari total 57 kelurahan di Kota Malang, saat ini sudah ada 31 kelurahan yang mendeklarasikan STBM 5 Pilar. Sehingga, hanya tersisa 18 kelurahan, untuk mencapai status paripurna.</p>



<p>“Kalau sudah paripurna, berarti persoalan kesehatan di tiap wilayah sudah bisa terjamin. Karena sanitasi itu sangat berpengaruh terhadap timbulnya berbagai penyakit,” kata Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Ditambahkannya, keberhasilan STBM tidak hanya ditentukan oleh peran pemerintah, tetapi juga kesadaran masyarakat. Karena, perubahan dilakukan melalui kesadaran diri sendiri, bukan karena disosialisasikan terus-menerus.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Sehingga, ini yang membuat program bisa bertahan,” lanjutnya.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, Husnul Muarif, menjelaskan bahwa hingga saat ini total 39 kelurahan telah mencapai STBM 5 Pilar. Termasuk delapan kelurahan yang lebih dulu paripurna pada tahun 2023.</p>



<p>“Masih ada 18 kelurahan lagi yang akan dijadwalkan deklarasi di tahun 2026. Indikator STBM mencakup ODF 100 persen, cuci tangan, pengelolaan air minum dan sampah minimal 70 persen, serta air limbah domestik 30 persen,” jelasnya.</p>



<p>Husnul juga menegaskan, pentingnya sinergi lintas sektor. Karena program STBM 5 Pilar, tidak bisa dijalankan oleh Dinas Kesehatan saja, tetapi perlu dukungan dari DPUPRPKP, DLH, Bappeda dan Kominfo.</p>



<p>“Kuncinya kolaborasi. Dengan sinergi semua pihak, Kota Malang bisa mencapai target sebagai Kota STBM 5 Pilar Paripurna pada 2026,” imbuh Husnul. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226803</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sambut Penerbangan Perdana, Operasional Bandara Jember Bersiap Menuju Layanan Nasional</title>
		<link>https://memontum.com/sambut-penerbangan-perdana-operasional-bandara-jember-bersiap-menuju-layanan-nasional</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Sep 2025 06:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bandara]]></category>
		<category><![CDATA[bersiap]]></category>
		<category><![CDATA[layanan]]></category>
		<category><![CDATA[menuju]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[operasional]]></category>
		<category><![CDATA[Penerbangan]]></category>
		<category><![CDATA[perdana]]></category>
		<category><![CDATA[sambut]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226121</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bandara Notohadinegoro Jember kini memasuki tahap akhir persiapan menjelang penerbangan reguler rute Jember &#8211; Jakarta, yang akan resmi dimulai pada Selasa (23/09/2025) besok. Salah satu fokus utama yang dilakukan, adalah kesiapan sarana dan prasarana ground handling, yang menjadi tulang punggung kelancaran operasi penerbangan. Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jember, Gatot Triyono, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Bandara Notohadinegoro Jember kini memasuki tahap akhir persiapan menjelang penerbangan reguler rute Jember &#8211; Jakarta, yang akan resmi dimulai pada Selasa (23/09/2025) besok. Salah satu fokus utama yang dilakukan, adalah kesiapan sarana dan prasarana ground handling, yang menjadi tulang punggung kelancaran operasi penerbangan.</p>



<p>Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jember, Gatot Triyono, mengungkapkan bahwa telah tiba lima orang perwakilan dari PT Jasa Angkasa Semesta (JAS) di Bandara Notohadinegoro, pada Jumat (19/09/2025) lalu. Kehadiran tim ini, bertujuan untuk menyempurnakan layanan ground handling yang nantinya digunakan maskapai.</p>



<p>“Mereka memastikan seluruh kebutuhan teknis dapat terpenuhi sebelum penerbangan perdana dilakukan. Kami ingin memastikan, bahwa pelayanan di Jember setara dengan bandara besar lainnya,” ujar Gatot.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sebagai salah satu perusahaan ground handling terkemuka di Indonesia, PT JAS memiliki rekam jejak panjang dalam mendukung operasi penerbangan, kargo, premium lounge, hingga pelatihan bagi personel. Keterlibatan mereka, menambah keyakinan bahwa layanan di Bandara Notohadinegoro siap menyambut era baru penerbangan reguler.</p>



<p>Tidak hanya berhenti di situ, tambahnya, serangkaian agenda penting juga telah disiapkan menjelang hari H pada penerbangan perdana. Bahkan, digelar rapat koordinasi antara perwakilan Station Manager Fly Jaya dan tim ground handling, Minggu (21/09/2025) lalu. Selanjutnya atau esoknya, tim dari Direktorat Angkutan Udara Kementerian Perhubungan juga hadir di Kabupaten Jember, untuk melakukan supervisi langsung terhadap penerbangan perdana maskapai Fly Jaya, Senin (22/09/2025) tadi.</p>



<p>Kehadiran pemerintah pusat, ungkapnya, menjadi bukti keseriusan negara dalam mendukung percepatan konektivitas daerah. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226121</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Menuju Kemandirian Air, Wali Kota Malang Resmikan SPAM Sungai Bango 200 LPS</title>
		<link>https://memontum.com/menuju-kemandirian-air-wali-kota-malang-resmikan-spam-sungai-bango-200-lps</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Aug 2025 07:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[kemandirian]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[menuju]]></category>
		<category><![CDATA[Resmikan]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=224628</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, bersama dengan Direktur Utama Perusahaan Umum Jasa Tirta I, Fahmi Hidayat dan Direktur Utama Perusahan Umum Daerah (Perumda) Tugu Tirta, Priyo Sudibyo, meresmikan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Sungai Bango Kota Malang dengan kapasitas 200 lps, Selasa (05/08/2025) tadi. Wali Kota Wahyu Hidayat menyampaikan, bahwa pengoperasian [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, bersama dengan Direktur Utama Perusahaan Umum Jasa Tirta I, Fahmi Hidayat dan Direktur Utama Perusahan Umum Daerah (Perumda) Tugu Tirta, Priyo Sudibyo, meresmikan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Sungai Bango Kota Malang dengan kapasitas 200 lps, Selasa (05/08/2025) tadi.</p>



<p>Wali Kota Wahyu Hidayat menyampaikan, bahwa pengoperasian SPAM Bango tahap pertama ini menjadi langkah penting dalam mewujudkan kemandirian air di Kota Malang. &#8220;Alhamdulillah, hari ini 5 Agustus 2025, SPAM Bango 200 lps tahap 1 sudah resmi saya nyatakan dioperasionalkan. Sudah dipastikan, masyarakat Kota Malang mendapatkan air yang sesuai dengan harapan, karena kita menjaga kualitas air ini,&#8221; kata Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Kemudian, dikatakannya bahwa proses pembangunan dan pengoperasian SPAM telah melalui perjalanan yang panjang. Khususnya, dalam hal amandemen Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara PJT I dan Perumda Tugu Tirta.</p>



<p>&#8220;Yang jelas dengan amandemen ini, ditandatangani 1 Agustus 2025 kemarin, kami pastikan mulai hari ini SPAM Bango bisa dimanfaatkan sebagai salah satu sumber air untuk warga Kota Malang,&#8221; ujar Wali Kota Wahyu.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, Direktur Utama Perum Jasa Tirta (PJT) I, Fahmi Hidayat, menyampaikan bahwa SPAM Sungai Bango menjadi bagian untuk mengurangi ketergantungan terhadap pasokan air dari luar daerah. Sehingga, penting untuk memanfaatkan potensi air permukaan dari sungai-sungai yang melintasi wilayah Kota Malang.</p>



<p>&#8220;Malang ini dilintasi banyak sungai, mulai dari Brantas, Bango, Metro, Amprong dan lainnya. Ini harus kita manfaatkan agar tidak terus-menerus bergantung pada air dari luar. Kemandirian air harus kita bangun dari sekarang,&#8221; tambah Fahmi.</p>



<p>Lebih lanjut disampaikan, sebelum di operasionalkan, semua perizinan juga telah dipenuhi. Mulai dari Analisis Dampak Lingkungan (Amdal), Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), hingga Sertifikat Laik Fungsi (SLF).</p>



<p>&#8220;Semuanya sudah dipenuhi. Kemudian kami juga uji coba hampir dua bulan, airnya bisa dinikmati masyarakat. Per 1 Agustus kemarin sudah dicatat pemanfaatan air oleh PDAM yang disalurkan ke masyarakat. Jadi ini pengembangan SPAM yang dilakukan oleh PJT I, kemudian kami menjual ke PDAM Tugu Tirta dan PDAM yang menyalurkan,&#8221; jelas Fahmi. <strong>(pro/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">224628</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
