<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>menyapa &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/menyapa/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 10 Nov 2025 09:15:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>menyapa &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Program Gus&#8217;e Menyapa, Bupati Fawait Janjikan Insentif untuk Ketua Kelompok Pengajian</title>
		<link>https://memontum.com/program-guse-menyapa-bupati-fawait-janjikan-insentif-untuk-ketua-kelompok-pengajian</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 Nov 2025 11:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[fawait]]></category>
		<category><![CDATA[gus’e]]></category>
		<category><![CDATA[Insentif]]></category>
		<category><![CDATA[janjikan]]></category>
		<category><![CDATA[kelompok]]></category>
		<category><![CDATA[menyapa]]></category>
		<category><![CDATA[Pengajian]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227589</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawait, menjanjikan pemberian insentif kepada para ketua kelompok pengajian. Janji tersebut disampaikannya, saat bersua dengan ratusan ketua kelompok pengajian dan guru ngaji di Program Gus&#8217;e Menyapa, di Lapangan Balai Desa Wringinagung, Minggu (09/11/2025) tadi. Kali pertama memberikan sambutan, Gus Fawait langsung bertanya kepada para guru ngaji, terkait insentif. Sontak, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawait, menjanjikan pemberian insentif kepada para ketua kelompok pengajian. Janji tersebut disampaikannya, saat bersua dengan ratusan ketua kelompok pengajian dan guru ngaji di Program Gus&#8217;e Menyapa, di Lapangan Balai Desa Wringinagung, Minggu (09/11/2025) tadi.</p>



<p>Kali pertama memberikan sambutan, Gus Fawait langsung bertanya kepada para guru ngaji, terkait insentif. Sontak, tidak sedikit guru ngaji yang maju ke depan untuk menyampaikan uneg-unegnya.</p>



<p>Salah satunya adalah Jumani, warga Desa Keting yang mengajar ngaji di Rowotengah, Sumberbaru. Karena urusan administrasi yang belum tuntas, dirinya tidak mendapatkan honorarium guru ngaji.</p>



<p>Senada, Musa&#8217;adah malah lebih keras menyuarakan aspirasinya. Hal ini dikarenakan, dahulunya telah terdaftar, namun sekarang malah tidak dapat insentif.</p>



<p>&#8220;Dahulu saya terdaftar Gus, tapi sekarang tidak dapat,&#8221; ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Mendengar keluhan itu, Gus Fawait-sapaan Bupati Jember, meminta keterangan Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) dan kepala desa, terkait untuk dimintai keterangan. Setelah menemukan titik permasalahan dan solusi, Gus Fawait mengimbau agar para guru ngaji yang saat ini belum dapat insentif segera ditindaklanjuti.</p>



<p>&#8220;Kalau tahun ini belum dapat, tahun depan saya pastikan dapat. Asalkan, benar-benar memenuhi syarat,&#8221; ungkap Bupati Fawait.</p>



<p>Hal ini karena, jumlah insentif untuk guru ngaji tahun ini lebih banyak jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Yakni, mencapai 22 ribu penerima. Bupati juga menjamin, setiap ketua kelompok guru ngaji bakal dapat tunjangan tahun depan.</p>



<p>&#8220;Dapat berapa? Tunggu tahun depan ya,&#8221; imbuhnya. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227589</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wujudkan Layanan Prima, Satlantas Polres Trenggalek Dorong Program Polantas Menyapa</title>
		<link>https://memontum.com/wujudkan-layanan-prima-satlantas-polres-trenggalek-dorong-program-polantas-menyapa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 25 Oct 2025 06:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[dorong]]></category>
		<category><![CDATA[layanan]]></category>
		<category><![CDATA[menyapa]]></category>
		<category><![CDATA[polantas]]></category>
		<category><![CDATA[Polres]]></category>
		<category><![CDATA[prima,]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<category><![CDATA[Satlantas]]></category>
		<category><![CDATA[wujudkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227087</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Sebagai bagian dari upaya optimalisasi pelayanan prima, Satlantas Polres Trenggalek terus melakukan berbagai inovasi dalam pelayanan kepada masyarakat. Salah satu langkah nyata yang kini menjadi perhatian serius itu, adalah program &#8216;Polantas Menyapa&#8217;. Program ini, merupakan inisiatif yang digagas untuk mempererat hubungan antara polisi lalu lintas dan masyarakat. Dengan semangat humanis dan komunikatif, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Sebagai bagian dari upaya optimalisasi pelayanan prima, Satlantas Polres Trenggalek terus melakukan berbagai inovasi dalam pelayanan kepada masyarakat. Salah satu langkah nyata yang kini menjadi perhatian serius itu, adalah program &#8216;Polantas Menyapa&#8217;.</p>



<p>Program ini, merupakan inisiatif yang digagas untuk mempererat hubungan antara polisi lalu lintas dan masyarakat. Dengan semangat humanis dan komunikatif, anggota Polantas diharapkan hadir lebih dekat dengan warga. Kehadiran yang bersahabat ini, menjadi cerminan perubahan paradigma pelayanan Polri yang lebih terbuka dan melayani.</p>



<p>Unit Regident Satlantas Polres Trenggalek menjadi salah satu motor penggerak utama dalam pelaksanaan program ini. Melalui pelayanan administrasi kendaraan bermotor yang ramah dan cepat, anggota berupaya menghadirkan pengalaman pelayanan yang memuaskan bagi masyarakat. Setiap anggota, diarahkan untuk tidak hanya bekerja sesuai prosedur, tetapi juga memberikan nilai lebih melalui keramahan dan kepedulian.</p>



<p>Upaya ini, merupakan bentuk nyata dari transformasi pelayanan publik menuju standar yang lebih profesional dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. Hasilnya, masyarakat mulai merasakan adanya perubahan positif dalam setiap interaksi dengan petugas.</p>



<p>Kasat Lantas Polres Trenggalek, AKP Sony Suhartanto, menegaskan bahwa Program Polantas Menyapa bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian penting dari strategi membangun kepercayaan publik. &#8220;Program ini bukan sekedar rutinitas, namun menjadi bagian untuk membangun kepercayaan masyarakat. Pelayanan yang baik harus diawali dengan komunikasi yang hangat dan empati yang tulus. Melalui pendekatan ini, masyarakat diharapkan tidak hanya melihat sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai sahabat di jalan raya,&#8221; ucapnya saat dikonfirmasi, Sabtu (25/10/2025) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Ditambahkannya, program ini mendorong anggota Polantas untuk aktif menyapa, mendengarkan dan membantu masyarakat dengan hati. Dengan demikian, citra Polri yang humanis dapat tumbuh kuat di tengah kehidupan masyarakat.</p>



<p>&#8220;Kegiatan ini juga untuk memberikan edukasi tentang keselamatan dan ketertiban lalulintas. Serta bisa mendengar langsung keluhan atau saran dari masyarakat atas pelayanan yang diberikan Satlantas Polres Trenggalek selama ini,&#8221; kata AKP Sony.</p>



<p>Selain memperkuat hubungan antara polisi dan masyarakat, program Polantas Menyapa juga menjadi sarana efektif dalam menyampaikan pesan-pesan keselamatan berlalu lintas. Dengan cara yang sederhana namun menyentuh, para petugas dapat mengedukasi masyarakat secara langsung saat bertatap muka di lapangan.</p>



<p>&#8220;Interaksi ini menjadikan pesan keselamatan lebih mudah diterima dan diingat oleh pengguna jalan. Pendekatan humanis seperti ini terbukti lebih efektif daripada sekadar himbauan formal. Dengan begitu, budaya tertib berlalu lintas dapat tumbuh secara alami di tengah masyarakat,&#8221; harapnya.</p>



<p>Melalui Polantas Menyapa, Satlantas Polres Trenggalek berharap mampu menciptakan lingkungan berlalu lintas yang aman, nyaman dan penuh kepedulian. AKP Sony juga menekankan, bahwa keberhasilan program ini tidak hanya diukur dari angka pelanggaran yang menurun, tetapi juga dari meningkatnya rasa percaya masyarakat terhadap Polri.</p>



<p>&#8220;Kami mengajak seluruh jajaran untuk terus berinovasi dan menjaga komitmen pelayanan prima. Semangat melayani dengan senyum dan ketulusan diharapkan menjadi budaya kerja setiap anggota. Dengan langkah ini, Polantas Trenggalek semakin dekat di hati masyarakat dan menjadi bagian dari solusi di jalan raya,&#8221; papar AKP Sony. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227087</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Fawait Ingatkan Pembangunan Lahiriah dan Spiritual dalam Sholawat Kampoeng Program Gus&#8217;e Menyapa</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-fawait-ingatkan-pembangunan-lahiriah-dan-spiritual-dalam-sholawat-kampoeng-program-guse-menyapa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Oct 2025 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[fawait]]></category>
		<category><![CDATA[gus’e]]></category>
		<category><![CDATA[ingatkan]]></category>
		<category><![CDATA[kampoeng]]></category>
		<category><![CDATA[lahiriah]]></category>
		<category><![CDATA[menyapa]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<category><![CDATA[sholawat]]></category>
		<category><![CDATA[spiritual]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226914</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawait, menutup rangkaian kegiatan Gus&#8217;e Menyapa di Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember, dengan Sholawat Kampoeng di Lapangan Kesilir, Minggu (19/10/2025) tadi. Selain jajaran Forkopimda, nampak pula jajaran Forkopimcam Wuluhan, kepala perangkat daerah, kepala desa dan masyarakat Kecamatan Wuluhan. Di depan ribuan warga, Gus Fawait-sapaan Bupati Jember, menekankan pentingnya keseimbangan antara [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawait, menutup rangkaian kegiatan Gus&#8217;e Menyapa di Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember, dengan Sholawat Kampoeng di Lapangan Kesilir, Minggu (19/10/2025) tadi. Selain jajaran Forkopimda, nampak pula jajaran Forkopimcam Wuluhan, kepala perangkat daerah, kepala desa dan masyarakat Kecamatan Wuluhan.</p>



<p>Di depan ribuan warga, Gus Fawait-sapaan Bupati Jember, menekankan pentingnya keseimbangan antara pembangunan lahiriah dan spiritual, serta menegaskan peran ibu sebagai madrasatul ula atau sekolah pertama dalam membentuk karakter dan moral generasi masa depan. Disampaikan pula, bahwa peran ibu dinilai sebagai fondasi utama dalam mencetak generasi berakhlak dan berkarakter.</p>



<p>&#8220;Saya sering sampaikan, bahwa emak itu madrasatul ula. Bukan TK, bukan PAUD untuk sekolah pertama anak-anak kita. Sekolah pertama bagi anak-anak kita adalah emaknya,&#8221; kata Bupati Jember.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bupati Fawait juga menambahkan, bahwa pendidikan karakter dimulai dari rumah melalui teladan dan kasih sayang orang tua. &#8220;Makanya kalau emaknya sering baca sholawat, sering baca barzanjih, saya yakin anaknya sholeh dan sholeha,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Kegiatan yang dilakukan ini, menjadi simbol harmoni antara semangat pembangunan dan penguatan nilai-nilai keagamaan. Gus Fawait mengingatkan, bahwa setiap keberhasilan pembangunan membutuhkan kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat. Gus’e Menyapa sendiri menjadi sarana bagi pemerintah untuk membangun kedekatan spiritual, sosial dan pembangunan bersama masyarakat. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226914</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ribuan Warga Jember Ikuti Pelaksanaan Jalan Sehat Program Gus&#8217;e Menyapa</title>
		<link>https://memontum.com/ribuan-warga-jember-ikuti-pelaksanaan-jalan-sehat-program-guse-menyapa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Oct 2025 05:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[gus’e]]></category>
		<category><![CDATA[menyapa]]></category>
		<category><![CDATA[pelaksanaan]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<category><![CDATA[ribuan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226911</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Pelaksanaan Program Gus&#8217;e Menyapa dihadiri ribuan warga di wilayah Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember, Lapangan Dukuhdempok, Minggu (19/10/2025) tadi. Ribuan warga tersebut, sangat antusias mengikuti kegiatan Gus&#8217;e Menyapa, yang salah satunya adalah jalan sehat. Bupati Jember, Muhammad Fawait, dalam momen itu harus menugaskan Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Jember, Edy Budi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Pelaksanaan Program Gus&#8217;e Menyapa dihadiri ribuan warga di wilayah Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember, Lapangan Dukuhdempok, Minggu (19/10/2025) tadi. Ribuan warga tersebut, sangat antusias mengikuti kegiatan Gus&#8217;e Menyapa, yang salah satunya adalah jalan sehat.</p>



<p>Bupati Jember, Muhammad Fawait, dalam momen itu harus menugaskan Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Jember, Edy Budi Susilo, karena ada kegiatan yang bersamaan. Karenanya, Edy pun kemudian menyampaikan salam Gus Fawait-sapaan Bupati Jember, kepada seluruh warga yang antusias datang sejak pagi.</p>



<p>&#8220;Gus Bupati (Bupati Jember, red) menyampaikan salam cinta kepada warga Kecamatan Wuluhan,&#8221; katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kegiatan Gus&#8217;e Menyapa sendiri, selalu diawali dengan kegiatan jalan sehat. Jalan sehat menjadi sarana memperkuat silaturahmi, sekaligus menumbuhkan kesadaran hidup sehat di masyarakat. Turut hadir dalam pelaksanaan itu, Camat Wuluhan, Kepala Desa se-Kecamatan Wuluhan, yang ikut mendampingi Kadispora.</p>



<p>Selain itu, program ini bisa menjadi momentum kebersamaan, antara pemerintah dan masyarakat untuk memperkuat semangat hidup sehat, guyub dan berdaya melalui partisipasi aktif warga. Acara ini, juga mencerminkan komitmen Bupati Jember untuk menghadirkan pemerintahan yang dekat dengan rakyat serta membangun semangat, solidaritas dan kesehatan warga.</p>



<p>Setidaknya, tercatat lebih dari 1.000 warga mengikuti Jalan Sehat Kampung di Lapangan Dukuhdempok. Panitia menyiapkan berbagai hadiah dan hiburan rakyat bagi peserta. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226911</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Program Gus&#8217;e Menyapa, Giliran Warga Puger dan Wuluhan Bakal Dijujug Bupati Jember</title>
		<link>https://memontum.com/program-guse-menyapa-giliran-warga-puger-dan-wuluhan-bakal-dijujug-bupati-jember</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Oct 2025 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[dijujug]]></category>
		<category><![CDATA[Giliran]]></category>
		<category><![CDATA[gus’e]]></category>
		<category><![CDATA[menyapa]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<category><![CDATA[wuluhan,]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226851</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawait, dijadwalkan turun langsung ke masyarakat Kecamatan Puger, Kabupaten Jember dalam Program Gus’e Menyapa, Sabtu (18/10/2025) besok. Bahkan, dalam rangkaian pelaksanaan itu, Bupati Jember juga akan menyapa warga di Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember, Minggu (19/10/2025) esoknya. Sebagaimana diketahui, program ini menjadi cara baru Pemkab Jember, dalam mendekatkan diri ke [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawait, dijadwalkan turun langsung ke masyarakat Kecamatan Puger, Kabupaten Jember dalam Program Gus’e Menyapa, Sabtu (18/10/2025) besok. Bahkan, dalam rangkaian pelaksanaan itu, Bupati Jember juga akan menyapa warga di Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember, Minggu (19/10/2025) esoknya.</p>



<p>Sebagaimana diketahui, program ini menjadi cara baru Pemkab Jember, dalam mendekatkan diri ke masyarakat. Tidak hanya menyapa, Gus Fawait-sapaan Bupati Jember, juga ingin mendengar langsung aspirasi warga, sekaligus memastikan berbagai program pembangunan benar-benar menyentuh kebutuhan di lapangan.</p>



<p>“Kami ingin hadir bukan hanya di balik meja, tapi benar-benar di tengah masyarakat. Dari sinilah, kami bisa merancang program 2026 yang sesuai dengan kebutuhan nyata warga Jember,” kata Gus Fawait, Jumat (17/10/2025) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kegiatan Gus’e Menyapa sendiri, dikemas lewat serangkaian acara seperti Sholawat Kampung, Sarasehan RT/RW, pertemuan tokoh tani dan dialog bersama Kader Posyandu. Program ini, juga membawa beberapa misi penting. Mulai dari stabilisasi inflasi daerah, edukasi dan pelatihan masyarakat, hingga pencegahan perkawinan anak dan stunting.</p>



<p>Menariknya, ini merupakan edisi kedua Gus’e Menyapa, setelah sebelumnya digelar di Kecamatan Jenggawah. Rencananya, agenda seperti ini bakal rutin dilakukan setiap akhir pekan, dengan lokasi bergilir di seluruh kecamatan di Jember.</p>



<p>Data dan masukan dari masyarakat nanti akan dilaporkan ke Tim Perencana Pemkab Jember, sebagai bahan pendukung penyusunan Musrenbang 2026. “Pendekatannya harus nyata dan dua arah. Pemerintah harus lebih banyak mendengar,” tambah Gus Fawait.</p>



<p>Melalui Gus’e Menyapa, Pemkab Jember berharap perencanaan dan pembangunan daerah semakin akurat, partisipatif, dan berdampak langsung bagi kesejahteraan warga. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226851</post-id>	</item>
		<item>
		<title>RSUD Jombang Menyapa Hadirkan Layanan Poli Eksekutif untuk Umum dan BPJS</title>
		<link>https://memontum.com/rsud-jombang-menyapa-hadirkan-layanan-poli-eksekutif-untuk-umum-dan-bpjs</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Feb 2025 04:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jombang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Eksekutif]]></category>
		<category><![CDATA[hadirkan]]></category>
		<category><![CDATA[layanan]]></category>
		<category><![CDATA[menyapa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=219267</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jombang &#8211; RSUD Jombang Dorong Inovasi Layanan, melalui Poli Eksekutif dengan menghadirkan One Stop Service. Langkah ini, merupakan wujud komitmen RSUD Jombang, dalam memberikan layanan prima kepada masyarakat. Salah satunya, dengan terus meningkatkan pelayanan di Poli Eksekutif RSUD Jombang, Jumat (14/02/2025) tadi. Direktur RSUD Jombang, Dr dr Ma’murotus Sa’diyah MKes, menyampaikan bahwa pelayanan Poli [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jombang</strong> &#8211; RSUD Jombang Dorong Inovasi Layanan, melalui Poli Eksekutif dengan menghadirkan One Stop Service. Langkah ini, merupakan wujud komitmen RSUD Jombang, dalam memberikan layanan prima kepada masyarakat. Salah satunya, dengan terus meningkatkan pelayanan di Poli Eksekutif RSUD Jombang, Jumat (14/02/2025) tadi.</p>



<p>Direktur RSUD Jombang, Dr dr Ma’murotus Sa’diyah MKes, menyampaikan bahwa pelayanan Poli Eksekutif RSUD Jombang terus ditingkatkan. Salah satunya, saat ini sudah bisa menerima pasien BPJS dan kenyamanan melalui waktu tunggu yang lebih singkat.</p>



<p>&#8220;Poli Eksekutif RSUD Jombang merupakan salah satu layanan unggulan dengan pendaftaran H-1 melalui WhatsApp. Di Poli Eksekutif, pasien memiliki kebebasan untuk memilih dokter yang diinginkan. Saat ini, Poli Eksekutif sudah bekerja sama dengan BPJS,&#8221; kata Direktur RSUD Jombang.</p>



<p>Ditambahkannya, bahwa Poli Eksekutif menawarkan layanan One Stop Service guna memangkas waktu tunggu. &#8220;Poli Eksekutif mencakup berbagai spesialisasi, termasuk poli obgyn, bedah, anak dan masih banyak lagi layanan lainnya dengan fasilitas yang terbaik,&#8221; tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selain itu, ujarnya, hal ini untuk memberikan kemudahan bagi pasien JKN yang ingin berobat. Adapun biaya pendaftaran untuk pasien umum Rp 150 ribu. Nominal ini belum termasuk biaya obat dan pemeriksaan tambahan.</p>



<p>&#8220;Sedangkan biaya untuk pasien BPJS Rp 200 ribu, yang mencakup semua layanan termasuk obat dan pemeriksaan sesuai Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 11 tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Rawat Jalan Eksekutif di Rumah Sakit,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Instalasi Poli Eksekutif RSUD Jombang, dr Hardini Indarwati MHKes, menjelaskan bahwa jumlah kunjungan pelayanan Poli Eksekutif RSUD Jombang terus meningkat. &#8220;Jumlah kunjungan pasien terus meningkat. Ini merupakan bagian dari upaya kami meningkatkan kenyamanan pasien,&#8221; terangnya.</p>



<p>Perlu diketahui, Poli Eksekutif RSUD Jombang dibuka mulai Senin hingga Jumat dengan jam pelayanan mulai pukul 07.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB. &#8220;Khusus bagi pasien yang menggunakan BPJS, pendaftaran harus dilakukan H-1 untuk menghindari antrean panjang. Pendaftaran pelayanan harus dilakukan dengan membawa rujukan dari fasilitas kesehatan dan memperhatikan jam operasional serta penjadwalan poli eksekutif di nomor 089528907996,&#8221; paparnya. <strong>(azl/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">219267</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Talkshow Humas RSUD Jombang Menyapa, Minta Masyarakat Tidak Asal Membeli Obat Antibiotik</title>
		<link>https://memontum.com/talkshow-humas-rsud-jombang-menyapa-minta-masyarakat-tidak-asal-membeli-obat-antibiotik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Nov 2024 08:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jombang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[antibiotik]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[membeli]]></category>
		<category><![CDATA[menyapa]]></category>
		<category><![CDATA[Talkshow]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=216199</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jombang &#8211; RSUD Jombang menggelar &#8216;Talkshow Humas RSUD Menyapa&#8217; terkait obat antibiotik yang tersedia dan mudah didapatkan masyarakat ketika sakit melalui apotik tanpa adanya resep dokter, Selasa (05/11/2024) tadi. Talkshow itu, menghadirkan nara sumber Spesialis Mikrobiologi Klinik RSUD Jombang, dr Merry Puspita, di ruang Humas RSUD Jombang, Merry Puspita menyampaikan, bahwa antibiotik bukanlah obat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jombang</strong> &#8211; RSUD Jombang menggelar &#8216;Talkshow Humas RSUD Menyapa&#8217; terkait obat antibiotik yang tersedia dan mudah didapatkan masyarakat ketika sakit melalui apotik tanpa adanya resep dokter, Selasa (05/11/2024) tadi. Talkshow itu, menghadirkan nara sumber Spesialis Mikrobiologi Klinik RSUD Jombang, dr Merry Puspita, di ruang Humas RSUD Jombang,</p>



<p>Merry Puspita menyampaikan, bahwa antibiotik bukanlah obat bebas. Artinya, pemilihan obat antibiotik harus dilakukan oleh dokter dan syarat dilakukan pembelian adalah adanya resep dokter. Sebab, itu berhubungan dengan jenis, dosis, durasi dan cara pemberian pada setiap pasien berbeda.</p>



<p>&#8220;Antibiotik adalah substansi kimia yang bisa berasal dari mikroorganisme atau bukan. Fungsinya untuk menekan pertumbuhan bakteri atau membunuh bakteri penyebab infeksi. Maka dari itu, sebelum mengkonsumsi antibiotik perlu dipastikan dahulu jika seseorang tersebut sedang terkena penyakit infeksi bakteri. Cara memastikannya, perlu penegakan diagnosis yang dilakukan oleh dokter,&#8221; katanya.</p>



<p>Konsumsi antibiotik tanpa resep dokter, ujarnya, bisa memberikan efek negatif. Pemilihan antibiotik yang salah, tidak akan menyelesaikan permasalahan infeksi. Malah justru bisa memperparah keadaan.</p>



<p>&#8220;Lebih penting lagi dan tidak akan dirasakan secara langsung adalah bakteri bisa menjadi kebal terhadap antibiotik ini. Bakteri yang kebal terhadap antibiotik bisa menyebabkan infeksi semakin lama proses penyembuhannya,&#8221; tambahnya</p>



<p>Selain itu, juga menyebabkan biaya untuk pengobatan semakin mahal dan menularkan bakteri ke sekitar. Karenanya, perlu pemilihan antibiotik yang lebih kuat dan tentu bisa memberikan efek ke tubuh.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Seseorang yang terinfeksi bakteri kebal antibiotik, ujarnya, memerlukan waktu opname lebih lama dibanding penyakit yang lainnya. &#8220;Tidak hanya memberikan efek negatif terhadap pasien, tapi juga bisa merugikan lingkungan, karena bakteri ini bisa menular. Jika yang tertular adalah seseorang dengan sistem imun (kekebalan) yang rendah, orang tersebut juga beresiko terkena penyakit infeksi yang sama dikemudian hari. Bakteri juga bisa mencemari lingkungan, seperti tanah, air dan udara. Karena bakteri ini bisa bertahan beberapa hari di dunia luar,&#8221; ungkapnya.&nbsp;</p>



<p>Kuman atau bakteri kebal terhadap antibiotik, tidak hanya disebabkan oleh kesalahan kebiasaan manusia saja. Tetapi juga, bisa dicetuskan oleh penggunaan antibiotik yang tidak tepat pada bidang pertanian dan perikanan. Sebab pada dasarnya bakteri pasti ada di seluruh makhluk hidup dan lingkungan, atau biasa disebut sebagai flora normal.</p>



<p>&#8220;Permasalahan ini perlu disadari oleh seluruh lapisan masyarakat. Jika semua orang sadar akan besarnya efek konsumsi antibiotik, maka tidak akan ada lagi orang yang sembarangan membeli antibiotik sendiri, mengkonsumsi antibiotik tidak sesuai anjuran dokter (mulai dari dosis hingga durasi) dan tidak menghabiskan antibiotik,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Selain hal-hal tersebut, ujarnya, yang paling utama adalah usaha menjaga kesehatan badan, yaitu dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Semua penyakit infeksi bisa dilawan oleh sistem imun yang kuat. Hal tersebut, tidak didapatkan dengan instan dan cuma-cuma. Tapi perlu diusahakan dengan makan-makanan yang bergizi, olah raga teratur, menjaga pikiran tetap positif, mengatur jam istirahat dan bekerja, serta banyak lagi hal baik lainnya.</p>



<p>&#8220;Apabila infeksi tidak kunjung sembuh, maka perlu dicari penyebab infeksinya atau yang biasa disebut agen infeksi. Sebagai upaya identifikasi dan menentukan jenis antibiotik yang tepat, terapi yang tepat melalui pemeriksaan yang namanya kultur (tes medis yang dilakukan untuk mendeteksi infeksi bakteri atau jamur, serta mengidentifikasi jenisnya). Pemeriksaan kultur bisa dari sample apapun yang berasal dari sumber infeksinya,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Berdasarkan pemeriksaan kultur tersebut, bisa diketahui penyebab infeksinya apa, nama bakterinya apa dan kemudian diberikan antibiotik yang tepat. Dibutuhkan waktu paling cepat dua hari untuk mengetahui hasil pemeriksaan kultur.</p>



<p>&#8220;Sebab butuh waktu cukup untuk menumbuhkan bakterinya, kemudian dilakukan analisa serta menentukan terapi yang tepat. Mari mencegah bakteri kebal antibiotik demi menjaga kesehatan diri sendiri dan lingkungan,&#8221; imbuhnya. <strong>(azl/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">216199</post-id>	</item>
		<item>
		<title>RSUD Jombang Menyapa Bahas Pemanfaatan Limbah Organik Jadi Eco Enzym</title>
		<link>https://memontum.com/rsud-jombang-menyapa-bahas-pemanfaatan-limbah-organik-jadi-eco-enzym</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Aug 2024 02:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jombang]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Limbah]]></category>
		<category><![CDATA[menyapa]]></category>
		<category><![CDATA[organik]]></category>
		<category><![CDATA[pemanfaatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=212645</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jombang &#8211; RSUD Jombang melalui Program RSUD Menyapa membahas Pemanfaatan Limbah Organik Dapur Instalasi Gizi menjadi Eco Enzym, dengan menghadirkan nara sumber, Selasa (06/08/2024) tadi. RSUD Jombang sendiri merupakan rumah sakit Tipe B yang memili kapasitas 554 tempat tidur. Dengan kegiatan pelayanan itu, tentunya menghasilkan sampah yang tidak sedikit, baik sampah organik maupun anorganik. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jombang</strong> &#8211; RSUD Jombang melalui Program RSUD Menyapa membahas Pemanfaatan Limbah Organik Dapur Instalasi Gizi menjadi Eco Enzym, dengan menghadirkan nara sumber, Selasa (06/08/2024) tadi.</p>



<p>RSUD Jombang sendiri merupakan rumah sakit Tipe B yang memili kapasitas 554 tempat tidur. Dengan kegiatan pelayanan itu, tentunya menghasilkan sampah yang tidak sedikit, baik sampah organik maupun anorganik.</p>



<p>Kepala Sanitasi Lingkungan RSUD Jombang, Suyati, saat menjadi nara sumber menyampaikan bahwa instalasi sanitasi lingkungan memiliki sebuah inovasi yaitu pengolahan sampah organik menjadi eco enzym. &#8220;Eco Enzyme adalah hasil dari fermentasi limbah dapur organik seperti ampas buah, sayuran, gula (gula coklat, gula merah atau gula tebu) dan air. Perbandingan untuk membuat eco enzyme dari kulit buah, gula, dan air adalah 3:1:10,&#8221; katanya.</p>



<p>Lebih lanjut disampaikan, pembuatan eco enzyme diperlukan waktu tiga bulan, larutan berwarna coklat gelap dan memiliki aroma fermentasi asam manis yang kuat. Larutan ini memiliki segudang manfaat.</p>



<p>&#8220;Pupuk yang dihasilkan dari sampah organik bisa diproses menjadi eco enzyme,&#8221; tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selain itu, eco enzyme memiliki beberapa manfaat, yang diantarnya sebagai pupuk. Hal itu, disebabkan karena eco enzym mengandung nutrisi yang dibutuhkan oleh tanaman dengan perbandingan 15 ml dicampur air 1 liter, sebagai pemberantas hama tanaman dengan perbandingan 15 ml di campur dengan 1/2 liter air, menghilangkan bau pada kolam lele.</p>



<p>&#8220;Manfaat lainya dapat menghilangkan bau pada kandang ternak, meningkatkan kealitas buah dan sayur, mengusir hewan penganggu di sekitar rumah seperti semut, kecoa, lalat, rayap dan serangga lainnya. Cara pembuatan eco enzyme, yaitu siapkan bahan dengan perbandingan, gula merah atau tetes 1 kg, sampah organik segar kulit sayur dan buah 3 kg, air 10 liter,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Kemudian, cuci bersih sampah yang akan dipakai (sampah yang dipakai harus sampah segar dan fres) ditimbang sesuai perbandingan. Masukkan semua bahan ke dalam wadah plastik jangan sampai penuh dan aduk hingga rata lalu tutup rapat. Pasang label tanggal, bulan pembuatan dan pemanenan biar tidak lupa. &#8220;Setelah satu minggu, tutup dibuka dan dilihat apabila bahan mengambang diaduk kembali dan ditutup rapat. Tunggu 3 bulan atau 90 hari eco enzym siap dipanen,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Seiring dengan kesadaran akan pentingnya pelestarian lingkungan, eco enzym menjadi salah satu alternatif yang menjanjikan untuk mendukung gaya hidup ramah lingkungan. <strong>(azl/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">212645</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Layanan Unggulan Operasi Bedah Plastik Jadi Bahan Dialog Interaktif Humas RSUD Menyapa</title>
		<link>https://memontum.com/layanan-unggulan-operasi-bedah-plastik-jadi-bahan-dialog-interaktif-humas-rsud-menyapa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Nov 2023 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jombang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[dialog]]></category>
		<category><![CDATA[interaktif]]></category>
		<category><![CDATA[layanan]]></category>
		<category><![CDATA[menyapa]]></category>
		<category><![CDATA[Operasi]]></category>
		<category><![CDATA[plastik]]></category>
		<category><![CDATA[unggulan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=201894</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jombang &#8211; Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Jombang terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Salah satu pelayanan unggulan yang tersedia, adalah melayani operasi bedah plastik seperti kelainan celah bibir, celah langit-langit dan gusi dan operasi bedah plastik estetik atau rekonstruksi. Pernyataan tersebut, disampaikan oleh dr Yuanita Puspa Candra Sp.BP-RE, dokter spesialis bedah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jombang</strong> &#8211; Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Jombang terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Salah satu pelayanan unggulan yang tersedia, adalah melayani operasi bedah plastik seperti kelainan celah bibir, celah langit-langit dan gusi dan operasi bedah plastik estetik atau rekonstruksi.</p>



<p>Pernyataan tersebut, disampaikan oleh dr Yuanita Puspa Candra Sp.BP-RE, dokter spesialis bedah plastik di Poli Bedah Plastik RSUD Jombang saat dialog interaktif Humas RSUD Menyapa. Seusai dialog interaktif kali ini, dokter spesialis bedah plastik itu mengatakan bahwa divisi bedah plastik menangani kasus rekontruksi dan estetik. Untuk kasus rekontruksi, yaitu kasus kelainan kongenital atau bawaan sejak lahir.</p>



<p>&#8220;Contohnya operasi bibir sumbing, celah gusi dan celah langit langit patah tulang wajah akibat kecelakaan lalu lintas dan penanganan pasien luka bakar. Sedangkan kasus estetik, yakni operasi untuk menjadikan kondisi bagian tubuh yang sudah normal diperbaiki untuk mendapatkan hasil lebih bagus, lebih normal lagi. Misalnya operasi pengencangan kulit wajah, implan payudara, operasi kantong mata, dan sedot lemak (liposuction),&#8221; terangnya.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Menurut dr Yuanita, untuk di RSUD Jombang, kasus terbanyak ialah kasus rekonstruksi, tetapi bedah plastik tidak hanya menangani rekonstruksi dan estetik. Contoh kasus rekonstruksi, trauma maksilofasial, luka bakar, kelainan kongenital.</p>



<p>Saat ini, ujarnya, kasus di RSUD Jombang paling sering ditangani ialah kasus rekonstruksi meliputi operasi rekonstruksi tumor di wajah, rekontruksi patah tulang wajah akibat kecelakaan dan perawatan pasien pasca trauma luka bakar dan kasus celah bibir, gusi dan langit-langit. &#8220;Kasus bedah plastik di RSUD Jombang sebulan berkisar 20-30 kasus perbulan dan sekitar 30-60 kasus bibir sumbing pertahun. Dimana kasus rekonstruksi maupun kelainan kongenital ditanggung oleh BPJS,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Sedangkan penyebab bibir sumbing karena Teratogen (zat yang dapat menyebakan kelainan pada janin) phenytoin, merokok semasa hamil, minum alkohol semasa hamil ataupun pemberian obat antikejang saat hamil. Untuk itu, saat ibu hamil harus dijaga nutrisinya dan makan yang bergizi agar bayinya sehat. Penyebab lain adalah faktor genetik atau keturunan.</p>



<p>Bagi pasien yang ingin konsultasi ke bedah plastik dapat datang langsung ke poli bedah plastik Eksekutif maupun reguler di RSUD Jombang. Untuk membuat calon pasien dan keluarga pasien tidak ragu terhadap biaya administrasi, pihaknya menyarankan kepada calon pasien boleh datang konsultasi ke poli bedah plastik di RSUD Jombang.</p>



<p>&#8220;Sebaiknya konsultasi dahulu ke BPJS atau ke Poli Operasi Bedah Plastik maupun ke poli Bedah Umum RSUD Jombang. Namun, apabila pasien mengikuti pembiayaan umum, boleh saja langsung menjalani operasi plastik ke RSUD Jombang. Untuk itu pasien konsultasi langsung datang ke poli bedah plastik baik poli reguler maupun eksekutif. Jam pelayanannya mulai hari Senin sampai Kamis jam 07.30 sampai jam 12.30 WIB,&#8221; papar dr Yuanita.</p>



<p>Sedangkan, untuk kasus trauma pasien dapat langsung mendatangi UGD karena jam pelayanan 24 jam. &#8220;Jangan takut untuk operasi bedah plastik di RSUD Jombang, karena dengan peralatan canggih didukung tenaga profesional di bidangnya, sangat mempuni melakukan operasi bedah plastik. Selain itu operasi bedah plastik merupakan layanan unggulan RSUD Jombang. <strong>(azl/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">201894</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
