<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>merah, &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/merah/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 19 Dec 2025 10:46:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>merah, &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Jelang Nataru, Harga Bawang Merah, Putih dan Telur di Pasar Pasuruan Merangkak Naik</title>
		<link>https://memontum.com/jelang-nataru-harga-bawang-merah-putih-dan-telur-di-pasar-pasuruan-merangkak-naik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Dec 2025 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Bawang]]></category>
		<category><![CDATA[jelang]]></category>
		<category><![CDATA[merah,]]></category>
		<category><![CDATA[merangkak]]></category>
		<category><![CDATA[Nataru]]></category>
		<category><![CDATA[Pasuruan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228875</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Menjelang Natal dan tahun baru 2026, harga sejumlah bahan pokok di pasar-pasar tradisional di Kabupaten Pasuruan, mengalami kenaikan. Di Pasar Bangil misalnya, harga bawang merah, bawang putih dan telur ayam boiler merangkak naik sejak seminggu terakhir. Salah seorang penjual Sembako, Marhatun (57), menjelaskan, untuk harga bawang merah yang awalnya dijual Rp 45 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Menjelang Natal dan tahun baru 2026, harga sejumlah bahan pokok di pasar-pasar tradisional di Kabupaten Pasuruan, mengalami kenaikan. Di Pasar Bangil misalnya, harga bawang merah, bawang putih dan telur ayam boiler merangkak naik sejak seminggu terakhir.</p>



<p>Salah seorang penjual Sembako, Marhatun (57), menjelaskan, untuk harga bawang merah yang awalnya dijual Rp 45 ribu per satu kilogram, kini naik menjadi Rp 55 ribu. Begitu pula, dengan bawang putih yang mengalami kenaikan Rp 5 ribu, yakni dari Rp 30 ribu menjadi Rp 35 ribu. Sedangkan telur ayam boiler yang sebelumya hanya Rp 28 ribu, kini naik menjadi 32 ribu.</p>



<p>&#8220;Yang paling naik tingginya ya harga bawang merah. Naiknya Rp 10 ribu per satu kilogram,&#8221; kata Marhatun, Jumat (19/12/2025) tadi.</p>



<p>Naiknya tiga komoditas utama tersebut, bukan tanpa alasan. Kata Marhatun, khusus bawang merah dan bawang putih, kenaikan harga disebabkan ongkos pengangkutan yang lebih mahal dari biasanya plus faktor cuaca yang menyebabkan panen bawang merah dan bawang putih lebih sedikit.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Karena ada yang busuk. Khan hujan terus dan ongkos kendaraan ikutan naik,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Lain halnya dengan harga telur ayam boiler. Marhatun menjelaskan kenaikan harga dipicu banyaknya permintaan untuk kebutuhan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang membuat pasokan menjadi berkurang. &#8220;Naiknya dari peternak ayam petelur. Katanya pasokannya sedikit karena terus dibeli untuk makan gratis pemerintah itu,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Sementara itu, Pengelola Pasar Bangil, Nanang Kosim, menegaskan meski harganya semakin mahal, namun masyarakat memandang masih bisa menjangkaunya. &#8220;Karena musim hajatan juga. Jadi banyak permintaan yang membuat harga naik,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Lebih lanjut Nanang menyampaikan, bahwa Disperindag bersama Satgas Pangan Kabupaten Pasuruan juga telah memonitoring stok Sembako di semua pasar tradisional dan seluruhnya dalam kondisi aman. &#8220;Semuanya aman dan mencukupi untuk kebutuhan warga sampai awal tahun depan,&#8221; ujarnya. <strong>(kom/pas/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228875</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Penurunan Harga Bawang Merah, Cabai Rawit dan Telur Ayam Ras Bawa Lumajang Deflasi selama Februari</title>
		<link>https://memontum.com/penurunan-harga-bawang-merah-cabai-rawit-dan-telur-ayam-ras-bawa-lumajang-deflasi-selama-februari</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Feb 2025 09:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Bawang]]></category>
		<category><![CDATA[deflasi]]></category>
		<category><![CDATA[februari,]]></category>
		<category><![CDATA[merah,]]></category>
		<category><![CDATA[penurunan]]></category>
		<category><![CDATA[selama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=219433</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Kabupaten Lumajang menunjukkan tren harga yang relatif terkendali sepanjang 2024, dengan indeks perkembangan harga (IPH) lebih banyak mengalami deflasi dibanding inflasi. Dari 12 bulan, tujuh di antaranya tercatat mengalami penurunan harga. Memasuki awal 2025, tren inflasi sempat mendominasi di Januari, tetapi kembali terkendali dengan deflasi yang terjadi selama dua minggu berturut-turut di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Kabupaten Lumajang menunjukkan tren harga yang relatif terkendali sepanjang 2024, dengan indeks perkembangan harga (IPH) lebih banyak mengalami deflasi dibanding inflasi. Dari 12 bulan, tujuh di antaranya tercatat mengalami penurunan harga.</p>



<p>Memasuki awal 2025, tren inflasi sempat mendominasi di Januari, tetapi kembali terkendali dengan deflasi yang terjadi selama dua minggu berturut-turut di Februari. Badan Pusat Statistik (BPS) Lumajang mencatat bahwa kenaikan harga beras, cabai rawit dan cabai merah, menjadi faktor utama inflasi di Januari, dengan angka yang masih terjaga di bawah tiga persen.</p>



<p>“Inflasi Januari tertinggi ada di minggu kelima, yaitu 2,86 persen. Namun, angkanya masih dalam batas wajar,” kata Statistisi Madya BPS Lumajang, Yudi Kurnain, Selasa (18/02/2025) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sebaliknya, awal Februari membawa kabar baik dengan dua minggu berturut-turut mengalami deflasi. Penurunan harga bawang merah, cabai rawit, dan telur ayam ras menjadi faktor utama yang membuat harga lebih stabil. “Minggu pertama Februari deflasi 1,14 persen, dan di minggu kedua 1,17 persen,” tambah Yudi.</p>



<p>Pemantauan harga melalui IPH, dilakukan setiap minggu di pasar-pasar utama Lumajang, meskipun kabupaten ini tidak termasuk dalam delapan daerah di Jawa Timur yang menghitung inflasi dengan metode Indeks Harga Konsumen (IHK). “Kami tetap bisa memantau fluktuasi harga lewat IPH yang mengukur 20 komoditas pangan di pasar-pasar kredibel Lumajang,” jelas Yudi.</p>



<p>Dengan adanya deflasi di awal Februari, diharapkan stabilitas harga terus berlanjut sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga. Pemerintah bersama pihak terkait akan terus memantau dan mengupayakan kestabilan harga kebutuhan pokok agar tetap terjangkau bagi masyarakat. <strong>(kom/adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">219433</post-id>	</item>
		<item>
		<title>9 Tahun Dirgahayu &#8216;Merah Putih Memo X Ku&#8217; Dihadiri Calon Wali Kota Wahyu Hidayat dan Sam HC</title>
		<link>https://memontum.com/9-tahun-dirgahayu-merah-putih-memo-x-ku-dihadiri-calon-wali-kota-wahyu-hidayat-dan-sam-hc</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Oct 2024 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[dihadiri]]></category>
		<category><![CDATA[dirgahayu]]></category>
		<category><![CDATA[hidayat]]></category>
		<category><![CDATA[ku’]]></category>
		<category><![CDATA[merah,]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=215935</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Ulang tahun ke-9 Koran Harian Memo X berlangsung meriah di Kantor Ruko Tlogomas Square, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Senin (28/10/2024) tadi. Dalam pelaksanaan itu, selain dihadiri CEO Memo X, Prayogi Pangestu dan jajaran redaksi, juga hadir sejumlah anak grup perusahaan, seperti Memontum.com, Seru.co.id, MemoX.id dan SuaraGong.com. Tidak ketinggalan, dalam momen yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Ulang tahun ke-9 Koran Harian Memo X berlangsung meriah di Kantor Ruko Tlogomas Square, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Senin (28/10/2024) tadi. Dalam pelaksanaan itu, selain dihadiri CEO Memo X, Prayogi Pangestu dan jajaran redaksi, juga hadir sejumlah anak grup perusahaan, seperti <a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum.com</a>, <a href="http://seru.co.id" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seru.co.id</a>, <a href="http://memox.id" target="_blank" rel="noreferrer noopener">MemoX.id</a> dan <a href="http://suaragong.com">SuaraGong.com</a>.</p>



<p>Tidak ketinggalan, dalam momen yang mengambil tema &#8216;Merah Putih&#8217; itu, juga hadir calon Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, dari pasangan calon Wali (Wahyu Hidayat-Ali Muthohirin) atau Paslon nomor urut 1 Pilkada Kota Malang. Kemudian pada sesi dua, juga hadir calon Wali Kota Malang dari Paslon nomor urut 2, Heri Cahyono atau Sam HC, yang berpasangan dengan Ganis Rumpoko.</p>



<p>Mengawali acara, pelaksanaan diisi dengan doa bersama. Disusul kemudian, sambutan dari CEO Memo X.</p>



<p>Disampaikannya, bahwa tema &#8216;Merah Putih&#8217; diambil dalam peringatan 9 tahun Memo X, karena ingin selaras dengan apa yang menjadi harapan pemerintah Indonesia. Di mana, dalam kabinet Presiden dan Wakil Presiden, Prabowo-Gibran, memakai nama Kabinet Merah Putih. Hal inilah, yang mendasari tema dan keinginan besar di usia Memo X ke 9.</p>



<p>&#8220;Hal lain yang juga menjadi harapan, yakni masa keemasan dari Memo X. Di mana sebelum di tahun 2018, Memo X mampu berkembang dan menjadi tolal ukur media,&#8221; kata Prayogi Pangestu.</p>



<p>Sementara itu, calon Wali Kota Malang dari Paslon nomor urut 1, Wahyu Hidayat, dalam momen itu selain mengucapkan selamat kepada Memo X, juga memberikan apresiasi atas keselarasan tema yang di ambil. Di mana, keselarasan itu pula yang juga dibawa Paslon Wali, dalam menyusun dan mengawal program pemerintah pusat untuk dijabarkan di Kota Malang. Yang mana, Paslon Wali telah berkomitmen dan siap mendukung penuh program-program yang akan dijalankan oleh pemerintah pusat.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p></p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="600" height="436" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2024/10/9-Tahun-Dirgahayu-Merah-Putih-Memo-X-Ku-Dihadiri-Calon-Wali-Kota-Wahyu-Hidayat-dan-Sam-HC-2.jpg?resize=600%2C436&#038;ssl=1" alt="" class="wp-image-215937" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2024/10/9-Tahun-Dirgahayu-Merah-Putih-Memo-X-Ku-Dihadiri-Calon-Wali-Kota-Wahyu-Hidayat-dan-Sam-HC-2.jpg?w=600&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2024/10/9-Tahun-Dirgahayu-Merah-Putih-Memo-X-Ku-Dihadiri-Calon-Wali-Kota-Wahyu-Hidayat-dan-Sam-HC-2.jpg?resize=300%2C218&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 600px) 100vw, 600px" data-recalc-dims="1" /><figcaption class="wp-element-caption">NOMOR 2: Calon Wali Kota Malang dari nomor urut 2, Sam HC, saat bersama CEO Memo X. (memontum.com/nov)</figcaption></figure></div>


<p></p>



<p>&#8220;Dari awal Paslon Wali sudah berkomitmen, bahwa akan senantiasa mendukung langkah-langkah yang akan diambil oleh pemerintah pusat. Hal ini pula, yang sebagaimana dititipkan oleh Ketua Umum PSI, kepada Paslon Wali untuk diberikan kepada masyarakat. Sehingga, semua selaras dengan program pusat dan ini pula yang nantinya akan kami dukung,&#8221; kata Wahyu Hidayat.</p>



<p>Ditambahkan Wahyu Hidayat, semoga dengan keselarasan ini akan menjadikan Paslon Wali didukung oleh warga Kota Malang.</p>



<p>Sementara itu, calon Wali Kota Malang dari nomor urut 2, Heri Cahyono atau akrab disapa Sam HC, yang hadir langsung dalam sesi 2 tersebut, tidak ketinggalan juga mengucapkan selamat kepada Memo X.</p>



<p>Di momen itu pula, dirinya juga menyampaikan mengenai salah satu cara pandang yang perlu dirubah, selain dari pada program yang sudah disiapkan untuk pemerintah Kota Malang. Saya menyebutnya, itu revolusi berpikir yang harus dirubah. Seperti Dewan Kesenian Daerah, itu juga diberikan tempat untuk bagaimana menjaga karakter Malang. Sehingga, siapa calon yang datang dari luar, itu paham karakter Malang, bagaimana. Bukan seperti sekarang, pejabat datang pakai Alpard dan diberi red karpet oleh masyarakat. Padahal sesungguhnya, bukannya justru harus melayani masyarakat,&#8221; kata Paslon yang berpasangan dengan Ganis Rumpoko itu.</p>



<p>Hal lainnya, ujar Sam HC, tentu dalam menyelesaikan setiap masalah yang terjadi dan ada. Seperti kemiskinan, itu harus dipikir secara terus menerus dan selesai.</p>



<p>&#8220;Bukan seperti yang ada sekarang, ketika banjir, itu baru dibahas. Sementara dibahasnya, pasti saat musim hujan. Padahal, harusnya ini dipikirkan dan dicarikan solusinya, bukan hanya tatkala saat musim hujan,&#8221; paparnya.</p>



<p>Dalam serangkaian dirgahayu Memo X tersebut, selain diisi pemotongan tumpeng juga dilakukan pelepasan balon ke udara. Sedangkan di kesempatan itu, Paslon dari nomor urut 3, Abah Anton-Dimyati Ayatulloh, tidak bisa hadir. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">215935</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kunjungi Dusun Tanah Merah, Pj Bupati Probolinggo dan Forkopimda Beri Sembako dan Janjikan Jalan</title>
		<link>https://memontum.com/kunjungi-dusun-tanah-merah-pj-bupati-probolinggo-dan-forkopimda-beri-sembako-dan-janjikan-jalan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 Mar 2024 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Forkopimda]]></category>
		<category><![CDATA[janjikan]]></category>
		<category><![CDATA[kunjungi]]></category>
		<category><![CDATA[merah,]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[sembako]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=205080</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Pj Bupati Probolinggo, Ugas Irwanto, didampingi Forkopimda dan Pj Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Probolinggo, Rita Erik Ugas Irwanto, melakukan kunjungan kerja ke Dusun Tanah Merah, Desa Batur, Kecamatan Gading, Minggu (10/03/2024) tadi. Turut bersama rombongan, Kepala Bapelitbangda, M Sjaiful Effendi, Kepala DKUPP, Taufik Alami, Kepala DLH, Dewi Korina, Kabag Pengadaan Barang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Pj Bupati Probolinggo, Ugas Irwanto, didampingi Forkopimda dan Pj Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Probolinggo, Rita Erik Ugas Irwanto, melakukan kunjungan kerja ke Dusun Tanah Merah, Desa Batur, Kecamatan Gading, Minggu (10/03/2024) tadi. Turut bersama rombongan, Kepala Bapelitbangda, M Sjaiful Effendi, Kepala DKUPP, Taufik Alami, Kepala DLH, Dewi Korina, Kabag Pengadaan Barang dan Jasa, Roby Siswanto serta Camat Gading, Satrio Sinung Raharjo, Camat Pakuniran, Imron Rosyadi dan Camat Banyuanyar, Hary Tjahjono.</p>



<p>Mengawali pelaksanaan, kegiatan ini diawali di titik kumpul di MI Hidayatullah Desa Kedungsumur, Kecamatan Pakuniran, yang berbatasan dengan Desa Batur. Berikutnya, rombongan bergeser ke Dusun Tanah Merah Desa Batur, yang jaraknya sekitar 6 kilometer dengan mengendarai kendaraan roda 2, karena akses jalan tidak bisa dilewati oleh kendaraan roda 4.</p>



<p>Sesampainya di Dusun Tanah Merah, Pj Bupati Ugas dan Kapolres AKBP Wisnu Wardana didampingi Kepala Desa Batur, Ahmad Junaidi, menyerahkan 100 paket Sembako kepada masyarakat. Bantuan paket Sembako ini, berasal dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kepala Desa Batur, Ahmad Junaidi, menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran dan kepedulian dari Pj Bupati Probolinggo, yang mau bersilaturahim dengan masyarakat yang ada di Dusun Tanah Merah. &#8220;Perlu kami sampaikan, bahwa Bapak Ugas Irwanto ini menjadi Bupati Probolinggo (Pj) pertama yang datang dan bersilaturahim dengan masyarakat yang ada di Dusun Tanah Merah, Desa Batur. Semoga ke depan, bisa membawa manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat,” ujarnya.</p>



<p>Sementara itu, Pj Bupati Probolinggo, Ugas Irwanto, mengaku sangat bahagia karena ternyata Dusun Tanah Merah, kondisi masyarakatnya dalam keadaan sehat-sehat semua. “Dari beberapa hasil diskusi, yang menjadi PR saya nanti masalah pendidikan dan ada permintaan pembangunan jalan. Jalan ini yang akan kita kelola dan kita telateni. Karena selama itu masih Kabupaten Probolinggo, maka kita bertanggung jawab untuk proses itu. Sehingga ke depan, ketertinggalan masyarakat sini tidak terlalu jauh dengan masyarakat yang di dekat kota terutama masalah pendidikan,” katanya.</p>



<p>Menurut Pj Bupati Ugas, untuk perjalanannya menuju ke Dusun Tanah Merah, memiliki kesan tersendiri. “Jalan itu menjadi satu-satunya akses ekonomi, makanya jalan ini coba kita usahakan. Di saat betul-betul lancar jalannya, maka perekonomiannya akan lebih mudah termasuk kesehatan dan pendidikan,” tambahnya. <strong>(kom/nun/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">205080</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hamparan Pasir Putih Plus Birunya Laut Merah di KAEC Saudi Arabia, Layak Jadi Jujugan Wisata</title>
		<link>https://memontum.com/hamparan-pasir-putih-plus-birunya-laut-merah-di-kaec-saudi-arabia-layak-jadi-jujugan-wisata</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Jul 2023 10:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[arabia,]]></category>
		<category><![CDATA[birunya]]></category>
		<category><![CDATA[hamparan]]></category>
		<category><![CDATA[jadi]]></category>
		<category><![CDATA[jujugan]]></category>
		<category><![CDATA[kaec]]></category>
		<category><![CDATA[Laut]]></category>
		<category><![CDATA[layak]]></category>
		<category><![CDATA[merah,]]></category>
		<category><![CDATA[pasir]]></category>
		<category><![CDATA[plus]]></category>
		<category><![CDATA[putih]]></category>
		<category><![CDATA[saudi]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=193394</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Saudi Arabia &#8211; Laut Merah di kawasan King Abdullah Economic City (KAEC) Arab Saudi, terlihat exotic dan mempesona. Pantainya yang sangat jernih hingga terlihat kebiruan dengan hamparan pasir putihnya, menjadi salah satu keindahan yang layak dikunjungi. Tidak hanya itu, ikan-ikan laut pun terlihat berenang bebas di pinggiran pantai. Bahkan untuk mencari kerang, hanya tinggal [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Saudi Arabia</strong> &#8211; Laut Merah di kawasan King Abdullah Economic City (KAEC) Arab Saudi, terlihat exotic dan mempesona. Pantainya yang sangat jernih hingga terlihat kebiruan dengan hamparan pasir putihnya, menjadi salah satu keindahan yang layak dikunjungi.</p>



<p>Tidak hanya itu, ikan-ikan laut pun terlihat berenang bebas di pinggiran pantai. Bahkan untuk mencari kerang, hanya tinggal sedikit menggali pasir yang berada di pinggiran pantai.</p>



<p>Untuk menjangkau lokasi ini, pengunjung bisa melalui Mekah ke KAEC dan harus menempuh jarak 170,5 km ke arah Utara. Sedangkan jika perjalanan dari Jedah, bisa menempuh jarak sekitar 124,8 km ke arah Utara. Untuk masuk ke kota ini, pengunjung atau wisatawan akan bertemu dengan petugas keamanan yang berjaga di pintu masuk perbatasan.</p>



<p>Petugas tersebut akan menanyakan tujuan pengunjung atau wisatawan, datang KAEC. Setiap yang datang, harus sudah memiliki tujuan yang pasti, baru diperbolehkan masuk ke area KAEC.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Saat masuk ke KAEC, pengunjung akan disuguhkan pemandangan indah hamparan pantai yang bersih. Bunga-bunga tumbuh subur di area ini. Bahkan, area hotel dan apartement yang berada tidak jauh dari pantai, akan membuat wisatawan tidak perlu kuatir untuk menginap. Saat menginap di hotel, pun masih bisa menikmati pemandangan laut yang sangat indah.</p>



<p>Namun biasanya, wisatawan akan menghabiskan waktu bersantai di pantai, baru menuju ke hotel maupun apartement yang disewakan. Meskipun cuaca sangat panas saat siang, namun dengan pemandangan yang indah, wisatawan akan tetap betah berada di pinggir pantai sambil menunggu sunset.</p>



<p>Saat berada di hotel, wisatawan juga masih bisa jalan-jalan melihat pemandangan ikan-ikan berenang di lautan. Bahkan, tidak jarang ikan Pari berenang di pingggiran Laut Merah KAEC. Tentuntunya lokasi ini sangat cocok untuk dikunjungi jika datang ke Arab Saudi. Sebab selain keindahan pantainya, KAEC juga menyajikan kota yang sangat indah. KAEC sendiri adalah mega proyek King Abdullah Bin Abdulaziz yang dimulai pada tahun 2005 dengan total area yang sangat luas. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">193394</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hasil Uji Lab Air Berwarna Merah di Pamekasan, DLH Sebut Bisa Sebabkan Kangker dan Gagal Ginjal</title>
		<link>https://memontum.com/hasil-uji-lab-air-berwarna-merah-di-pamekasan-dlh-sebut-bisa-sebabkan-kangker-dan-gagal-ginjal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Jul 2023 07:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[berwarna]]></category>
		<category><![CDATA[bisa]]></category>
		<category><![CDATA[Desa]]></category>
		<category><![CDATA[gagal]]></category>
		<category><![CDATA[ginjal]]></category>
		<category><![CDATA[hasil]]></category>
		<category><![CDATA[kabar]]></category>
		<category><![CDATA[kangker]]></category>
		<category><![CDATA[merah,]]></category>
		<category><![CDATA[sebabkan]]></category>
		<category><![CDATA[sebut]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=193132</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pamekasan &#8211; Teka-teki kandungan zat apa saja yang berada di aliran air sungai yang berwarna merah di Kecamatan Kota Pamekasan, akhirnya sedikit terurai. Itu setelah, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pamekasan, berhasil mengambil sampel untuk dilakukan uji laboratorium. &#8220;Sebenarnya, kami mengukur 21 parameter yang keluar masih 19 parameter. Ada beberapa parameter yang melebihi baku mutu. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pamekasan</strong> &#8211; Teka-teki kandungan zat apa saja yang berada di aliran air sungai yang berwarna merah di Kecamatan Kota Pamekasan, akhirnya sedikit terurai. Itu setelah, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pamekasan, berhasil mengambil sampel untuk dilakukan uji laboratorium.</p>



<p>&#8220;Sebenarnya, kami mengukur 21 parameter yang keluar masih 19 parameter. Ada beberapa parameter yang melebihi baku mutu. Itu artinya, temperatur melebihi baku mutu, sehingga ada reaksi kimia dari air itu,&#8221; kata Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran Kerusakan Lingkungan Hidup DLH Pamekasan, Farhatin, Kamis (13/07/2023) tadi.</p>



<p>Menurut Farhatin, ada beberapa kandungan yang didapat usai uji lab. Seperti, sulfida, yang bisa sebabkan racun pada ikan dan berbahaya bagi tubuh manusia bila dikonsumsi. Kemudian, mengandung ecoli yang bisa menyebabkan diare apabila dikonsumsi.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>&#8220;Di sini ada kandungan zat besi, yakni mangan, kadnium serta tembaga (Cu). Zat-zat ini merupakan logam berat yang ada pada pewarna tekstil dna kalau dikonsumsi akan menyebabkan gagal ginjal. Sementara untuk angka panjangnya, bisa sebabkan kangker,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Dirinya mengatakan, ada tiga lagi dari uji laboratorium yang belum keluar. Itu karena, harus menunggu selama lima hari. Akan tetapi, air itu memang ada zat pencemarnya.</p>



<p>&#8220;Saat ini memang sudah normal airnya. Kalau pada saat itu dikonsumsi, itu akan merusak dan berbahaya. Jadi, memang ada zat pencemar tapi tidak tercemar berat,&#8221; terangnya. <strong>(azm/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">193132</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Air Sungai di Area Kota Pamekasan Berubah Berwarna Merah</title>
		<link>https://memontum.com/air-sungai-di-area-kota-pamekasan-berubah-berwarna-merah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Jul 2023 08:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[area]]></category>
		<category><![CDATA[berubah]]></category>
		<category><![CDATA[berwarna]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[merah,]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=192875</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pamekasan &#8211; Warga di Kecamatan Kota Pamekasan, dihebohkan dengan aliran air sungai yang berubah berwarna merah. Kehebohan itu, pun membuat warga berasumsi atau menduga-duga, jika itu dampak dari limbah pewarna batik di Desa Klampar, Kecamatan Proppo, yang kebetulan berada di bagian atas aliran. Warga yang berada dekat Bendungan Klampar Proppo, Supriyadi, menyampaikan jika warna [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pamekasan</strong> &#8211; Warga di Kecamatan Kota Pamekasan, dihebohkan dengan aliran air sungai yang berubah berwarna merah. Kehebohan itu, pun membuat warga berasumsi atau menduga-duga, jika itu dampak dari limbah pewarna batik di Desa Klampar, Kecamatan Proppo, yang kebetulan berada di bagian atas aliran.</p>



<p>Warga yang berada dekat Bendungan Klampar Proppo, Supriyadi, menyampaikan jika warna merah itu sudah terjadi sejak, Minggu (09/07/2023) kemarin siang. Hanya saja, pihaknya belum mengetahui apakah air limbah pewarna batik atau tidak.</p>



<p>&#8220;Ini sudah dari kemarin. Tetapi, apakah air ini dari bekas batik atau tidak, kurang tahu. Karena sebelumnya, tidak pernah seperti ini,&#8221; katanya, Senin (10/07/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dirinya menambahkan, biasanya jika air limbah pewarna batik, itu tidak bertahan lama dan tidak sampai mengalir ke kota (kecamatan, red) seperti yang terjadi saat ini. &#8220;Biasanya kalau limbah pewarna batik, itu hitungan jam sudah hilang,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pamekasan, Supriyanto, saat dikonfirmasi mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan penelusuran pada aliran air yang berwarna merah yang telah menghebohkan warga tersebut. &#8220;Masih diadakan pengecekan dan tadi kami menyusuri sungai. Itu dimulai dari depan kelurahan Jungcangcang sampai ke hulu di Bendungan Klampar,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Ditambahkannya, usai melakukan penelusuran, dirinya juga mengambil sampel air untuk dilakukan uji laboratorium. Tujuannya, agar mengetahui kandungan zat pada warna merah tersebut.</p>



<p>&#8220;Sambil menunggu hasil kandungan apa yang ada dalam air itu, mohon kepada masyarakat untuk tidak menggunakan air sungai yang diduga tercemar zat pewarna untuk kepentingan rumah tangga,&#8221; jelasnya. <strong>(azm/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">192875</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Meriahkan Krida Fest 2023, Bupati Jember Petik Kopi Merah Varietas Milo Robusta</title>
		<link>https://memontum.com/meriahkan-krida-fest-2023-bupati-jember-petik-kopi-merah-varietas-milo-robusta</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Jul 2023 05:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[fest]]></category>
		<category><![CDATA[kopi]]></category>
		<category><![CDATA[krida]]></category>
		<category><![CDATA[merah,]]></category>
		<category><![CDATA[meriahkan]]></category>
		<category><![CDATA[milo]]></category>
		<category><![CDATA[pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[petik]]></category>
		<category><![CDATA[robusta]]></category>
		<category><![CDATA[Varietas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=192717</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Jember, menggelar Krida Fest 2023 dalam rangka merayakan Hari Krida Pertanian Ke 51 tahun 2023. Salah satu rangkaian acara Krida Fest kali ini, yaitu Petik Kopi Merah di Desa Pace, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember. Bupati Jember, H Hendy Siswanto, dalam acara itu terjun langsung [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Jember, menggelar Krida Fest 2023 dalam rangka merayakan Hari Krida Pertanian Ke 51 tahun 2023. Salah satu rangkaian acara Krida Fest kali ini, yaitu Petik Kopi Merah di Desa Pace, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember.</p>



<p>Bupati Jember, H Hendy Siswanto, dalam acara itu terjun langsung ke kebun warga di Desa Pace. Dirinya bahkan memetik langsung Kopi Varietas Milo Robusta di kebun kopi milik H Hasan.</p>



<p>&#8220;Kopi Milo Robusta Desa Pace ini luar biasa. Kali ini, kita bersama-sama panen kopi yang selanjutnya akan digiling di Pabrik Pengggilingan Sumberwadung PDP Kahyangan Jember,” kata Bupati Hendy dalam sambutan pelaksanaan panen kopi, Jumat (07/07/2023) tadi.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, Bupati Hendy juga menggelar sarasehan bersama para petani kopi anggota Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Sukamaju Desa Pace. Dirinya juga langsung menyerap aspirasi para petani lokal.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam pertemuan itu, ujarnya, ada dua poin penting yang dikeluhkan para petani kopi. Pertama, soal stabilitas harga jual kopi. Kedua, yaitu mengenai alat-alat pengolahan terbaru untuk perkebunan kopi.</p>



<p>Bupati Hendy di kesempatan itu juga langsung memerintahkan Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Jember, Imam Sudarmaji dan Direktur PDP Kahyangan, Sofyan Tsauri, untuk menjalin sinergi aktif dan menyediakan dukungan yang dibutuhkan oleh petani kopi di Pace tahun ini. “Jika anggaran mencukupi, saya meminta Kepala Dinas untuk membeli peralatan yang diperlukan oleh petani kopi di Pace,” tambah Bupati Hendy.</p>



<p>Sementara itu, Kadis TPHP, Imam Sudarmaji, mengatakan bahwa peringatan Hari Krida Pertanian Ke 51 di Jember, dikemas dalam beberapa acara. Mulai dari Parade Barista dan pameran produk pertanian yang berlokasi di Alun-Alun Jember.</p>



<p>&#8220;Khusus untuk di Pace, Bupati Hendy kami undang untuk petik Kopi Merah sekaligus memberikan secara simbolis bantuan bibit kopi sebanyak 200 ribu bibit,&#8221; katanya.</p>



<p>Bersama jajaran Forkopimda, diantaranya Dandim 0824, Letkol Inf Rahmat Cahyo Dinarso, pimpinan PDP Kahyangan dan sejumlah OPD serta anggota DPRD Jember, Bupati juga menyempatkan diri mencicipi kopi lanang yang disediakan oleh panitia. &#8220;Kopi Jember rasanya tidak kalah sama kopi-kopi internasional,” jelasnya. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">192717</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kawanan Pelaku Curanmor diantaranya Pasutri dengan Modus Gunakan Plat Merah Palsu Dibekuk</title>
		<link>https://memontum.com/kawanan-pelaku-curanmor-diantaranya-pasutri-dengan-modus-gunakan-plat-merah-palsu-dibekuk</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 Jul 2023 14:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[Curanmor]]></category>
		<category><![CDATA[dengan]]></category>
		<category><![CDATA[diantaranya]]></category>
		<category><![CDATA[dibekuk]]></category>
		<category><![CDATA[gunakan]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[kawanan]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[merah,]]></category>
		<category><![CDATA[modus]]></category>
		<category><![CDATA[palsu]]></category>
		<category><![CDATA[Pasutri]]></category>
		<category><![CDATA[pelaku]]></category>
		<category><![CDATA[plat]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=192303</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Komplotan pelaku pencurian motor (Curanmor) yang terdiri dari pasangan suami istri (Pasutri) berinisial ST (47) dan DE (44), warga kawasan Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo, berhasil diringkus petugas Polres Probolinggo Kota. Selain menangkap keduanya, petugas juga membekuk seorang pelaku Curanmor lainnya, yakni berinisial RH (39), warga Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo. Ketiga pelaku, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Komplotan pelaku pencurian motor (Curanmor) yang terdiri dari pasangan suami istri (Pasutri) berinisial ST (47) dan DE (44), warga kawasan Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo, berhasil diringkus petugas Polres Probolinggo Kota. Selain menangkap keduanya, petugas juga membekuk seorang pelaku Curanmor lainnya, yakni berinisial RH (39), warga Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo.</p>



<p>Ketiga pelaku, adalah sindikat kawanan Curanmor yang biasanya beroperasi dengan menggunakan Nopol palsu. Tidak puas hanya menangkap ketiganya, petugas juga menangkap seorang penadah berinisial, RR (47), warga Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo.</p>



<p>Kapolres Probolinggo Kota, AKBP Wadi Sa&#8217;bani, mengatakan bahwa komplotan tersebut saat beraksi selalu menggunakan kendaraan dengan plat merah. Plat merah yang digunakan tersebut, merupakan Nopol palsu.</p>



<p>Terkait dengan pengungkapan aksi pelaku, paparnya, berawal dari laporan korban Curanmor di Taman Maramis Jumat (16/06/2023) lalu. Setelah mendapatkan laporan, pihaknya melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap ST dan RH.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Dari hasil penyelidikan, petugas kali pertama berhasil membekuk ST dan RH. Dari situlah, kemudian kita kembangkan dan berhasil membekuk DE, yang tidak lain adalah istri ST. Kemudian, kita juga menangkap RR, yang merupakan penadah,&#8221; terangnya saat rilis di Mapolres Kota Probolinggo, Sabtu (01/07/2023) tadi.</p>



<p>Kepada petugas, komplotan tersebut mengaku bahwa dalam aksinya juga menggunakan motor Honda Supra Nopol N 3463 PP, dengan warna plat merah. Sarana itu digunakan, agar tidak dicurigai oleh warga saat beraksi. Untuk area operasinya, berada di sekitaran Taman Maramis.</p>



<p>Terkait peran DE, diketahui juga sebagai eksekutor. Diantaranya, juga merusak kunci motor korban yang di parkir. Sedangkan RH, kadang sebagai pemantau situasi.</p>



<p>&#8220;Dari hasil penyelidikan terhadap tiga kawanan pelaku ini, diketahui bahwa aksi mereka sudah berlangsung di 20 TKP. Paling banyak, aksi mereka berlangsung di Taman Maramis,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Dari pengungkapan ini, pihaknya juga mengamankan barang-bukti berupa tiga unit sepeda motor, dua buah kunci T, BPKB dan STNK serta plat Nopol. Selain itu, juga sejumlah spion motor dari aksi kejahatan. <strong>(nun/pix/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">192303</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
