<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>merangkak &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/merangkak/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 13 Feb 2026 12:34:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>merangkak &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Harga Cabai Rawit Merangkak Naik, Pemkot Malang Siapkan Intervensi dan Optimalkan Warung Tekan Inflasi</title>
		<link>https://memontum.com/harga-cabai-rawit-merangkak-naik-pemkot-malang-siapkan-intervensi-dan-optimalkan-warung-tekan-inflasi</link>
					<comments>https://memontum.com/harga-cabai-rawit-merangkak-naik-pemkot-malang-siapkan-intervensi-dan-optimalkan-warung-tekan-inflasi#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Feb 2026 05:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Inflasi]]></category>
		<category><![CDATA[intervensi]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[merangkak]]></category>
		<category><![CDATA[optimalkan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[siapkan]]></category>
		<category><![CDATA[warung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230207</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Harga cabai rawit yang menembus harga Rp 90 ribu perkilogram di sejumlah pasar di Kota Malang, mendorong pemerintah daerah turut menghadirkan cabai di Gerakan Pangan Murah (GPM). Dalam kegiatan tersebut, cabai rawit lokal dijual seharga Rp 75 ribu perkilogram. Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan bahwa lonjakan harga paling tinggi saat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Harga cabai rawit yang menembus harga Rp 90 ribu perkilogram di sejumlah pasar di Kota Malang, mendorong pemerintah daerah turut menghadirkan cabai di Gerakan Pangan Murah (GPM). Dalam kegiatan tersebut, cabai rawit lokal dijual seharga Rp 75 ribu perkilogram.</p>



<p>Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan bahwa lonjakan harga paling tinggi saat ini terjadi pada komoditas cabai rawit, bila dibanding bahan pokok lainnya. “Cabai lokal dari Merjosari Rp 75 ribu. Tapi di Pasar Oro-oro Dowo sudah Rp 90 ribu. Memang lonjakan paling tinggi ada di cabai,” ucap Wali Kota Wahyu, Jumat (13/02/2026) tadi.</p>



<p>Dalam hal ini, Wali Kota Wahyu meminta Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Malang untuk segera menggelar rapat guna merumuskan rekomendasi langkah intervensi. Salah satu opsi yang akan dilakukan, adalah kembali membuka Warung Tekan Inflasi (WTI) di pasar-pasar guna menormalkan harga. &#8220;Harapannya, harga cabai ini bisa kembali normal,&#8221; katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selain itu, TPID bersama Diskopindag Kota Malang juga akan mengoptimalkan Kerja Sama Antar Daerah (KAD) untuk mendapatkan pasokan cabai dengan harga lebih terjangkau. Yakni dari daerah mitra, seperti Lumajang, Jember, Probolinggo, serta Kabupaten Malang.</p>



<p>&#8220;Tingginya harga cabai dipengaruhi oleh tingginya permintaan di Kota Malang yang dikenal dengan beragam kuliner pedas. Di sisi lain, ketersediaan lahan tanaman cabai di dalam kota sangat terbatas sehingga pasokan bergantung pada daerah lain,&#8221; katanya.</p>



<p>Wali Kota Wahyu berharap, melalui intervensi TPID dan optimalisasi KAD, harga cabai dapat segera melandai sebelum Ramadan. Sehingga, daya beli masyarakat tetap terjaga.</p>



<p>&#8220;Mudah-mudahan nanti sebelum Ramadan harga cabai sudah agak sedikit landai, supaya daya jangkau masyarakat untuk membeli harga bahan pokok bisa lebih mudah didapatkan,&#8221; imbuh Wali Kota Wahyu. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/harga-cabai-rawit-merangkak-naik-pemkot-malang-siapkan-intervensi-dan-optimalkan-warung-tekan-inflasi/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230207</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Harga Bahan Pokok Merangkak Naik, Diskopindag Kota Malang Siapkan Intervensi</title>
		<link>https://memontum.com/harga-bahan-pokok-merangkak-naik-diskopindag-kota-malang-siapkan-intervensi</link>
					<comments>https://memontum.com/harga-bahan-pokok-merangkak-naik-diskopindag-kota-malang-siapkan-intervensi#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Feb 2026 04:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[diskopindag]]></category>
		<category><![CDATA[intervensi]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[merangkak]]></category>
		<category><![CDATA[siapkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230178</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Sejumlah harga bahan pokok di Kota Malang mulai merangkak naik menjelang Ramadan. Diantaranya, cabai menembus hingga Rp 100 ribu perkilogram, disusul ayam Rp 40 ribu perkilogram dan telur mencapai Rp 29 ribu perkilogram. Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, Eko Sri Yuliadi, mengatakan bahwa ketiga komoditas tersebut memang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Sejumlah harga bahan pokok di Kota Malang mulai merangkak naik menjelang Ramadan. Diantaranya, cabai menembus hingga Rp 100 ribu perkilogram, disusul ayam Rp 40 ribu perkilogram dan telur mencapai Rp 29 ribu perkilogram.</p>



<p>Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, Eko Sri Yuliadi, mengatakan bahwa ketiga komoditas tersebut memang perlu diwaspadai. Namun, pihaknya akan melakukan pengecekan langsung ke lapangan untuk memastikan kondisi riil di pasar.</p>



<p>&#8220;Ketiganya perlu diwaspadai. Tetapi ini memang momen tahunan, biasanya menjelang Ramadan harga sembako pasti naik. Tapi kita akan cek lapangan dulu, mudah-mudahan kenaikannya tidak begitu signifikan, normal-normal saja,&#8221; ujar Eko, Kamis (12/02/2026) tadi.</p>



<p>Menurutnya, kenaikan harga dipicu meningkatnya permintaan masyarakat menjelang bulan puasa. Jika pasokan tidak seimbang dengan permintaan, harga akan terdorong naik.</p>



<p>“Permintaan semakin meningkat. Kalau keseimbangan suplai kurang, pasti harga naik. Nanti kita cek lapangan, lalu kita analisa langkah apa yang harus dilakukan. Apakah perlu pasar murah atau intervensi lain sebagai penyeimbang supaya harganya tidak naik terlalu signifikan,” jelasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Untuk menjaga ketersediaan pasokan, menurutnya akan dilakukan Kerja Sama Antar Daerah (KAD). Untuk cabai dan bawang merah, kerja sama telah terjalin dengan Kabupaten Probolinggo dan Lumajang. Sementara pasokan telur dikoordinasikan dengan Kabupaten Blitar.</p>



<p>“KAD sudah ada dengan Probolinggo dan Lumajang untuk cabai dan bawang merah. Untuk telur dengan Blitar. Nanti kita cek lagi perkembangannya, kalau memang ada kenaikan signifikan, akan kita intervensi,” tambahnya.</p>



<p>Terkait pengendalian inflasi, Eko menyebut kondisi inflasi Kota Malang masih dalam batas normal. Jika diperlukan, pihaknya akan menggelar pasar murah. “Inflasi kita masih standar, tidak ada kenaikan yang besar. Kalau perlu nanti kita gelar pasar murah. Kemungkinan pertengahan puasa, tapi bisa juga awal puasa,” ucapnya.</p>



<p>Selain itu, Diskopindag juga berkoordinasi dengan Satgas Pangan bersama Polresta Malang Kota untuk mengantisipasi potensi penimbunan bahan pokok. “Satgas Pangan akan terus keliling melakukan pengawasan dan operasi untuk mengantisipasi penimbunan,” imbuh Eko. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/harga-bahan-pokok-merangkak-naik-diskopindag-kota-malang-siapkan-intervensi/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230178</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jelang Nataru, Harga Bawang Merah, Putih dan Telur di Pasar Pasuruan Merangkak Naik</title>
		<link>https://memontum.com/jelang-nataru-harga-bawang-merah-putih-dan-telur-di-pasar-pasuruan-merangkak-naik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Dec 2025 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Bawang]]></category>
		<category><![CDATA[jelang]]></category>
		<category><![CDATA[merah,]]></category>
		<category><![CDATA[merangkak]]></category>
		<category><![CDATA[Nataru]]></category>
		<category><![CDATA[Pasuruan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228875</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Menjelang Natal dan tahun baru 2026, harga sejumlah bahan pokok di pasar-pasar tradisional di Kabupaten Pasuruan, mengalami kenaikan. Di Pasar Bangil misalnya, harga bawang merah, bawang putih dan telur ayam boiler merangkak naik sejak seminggu terakhir. Salah seorang penjual Sembako, Marhatun (57), menjelaskan, untuk harga bawang merah yang awalnya dijual Rp 45 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Menjelang Natal dan tahun baru 2026, harga sejumlah bahan pokok di pasar-pasar tradisional di Kabupaten Pasuruan, mengalami kenaikan. Di Pasar Bangil misalnya, harga bawang merah, bawang putih dan telur ayam boiler merangkak naik sejak seminggu terakhir.</p>



<p>Salah seorang penjual Sembako, Marhatun (57), menjelaskan, untuk harga bawang merah yang awalnya dijual Rp 45 ribu per satu kilogram, kini naik menjadi Rp 55 ribu. Begitu pula, dengan bawang putih yang mengalami kenaikan Rp 5 ribu, yakni dari Rp 30 ribu menjadi Rp 35 ribu. Sedangkan telur ayam boiler yang sebelumya hanya Rp 28 ribu, kini naik menjadi 32 ribu.</p>



<p>&#8220;Yang paling naik tingginya ya harga bawang merah. Naiknya Rp 10 ribu per satu kilogram,&#8221; kata Marhatun, Jumat (19/12/2025) tadi.</p>



<p>Naiknya tiga komoditas utama tersebut, bukan tanpa alasan. Kata Marhatun, khusus bawang merah dan bawang putih, kenaikan harga disebabkan ongkos pengangkutan yang lebih mahal dari biasanya plus faktor cuaca yang menyebabkan panen bawang merah dan bawang putih lebih sedikit.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Karena ada yang busuk. Khan hujan terus dan ongkos kendaraan ikutan naik,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Lain halnya dengan harga telur ayam boiler. Marhatun menjelaskan kenaikan harga dipicu banyaknya permintaan untuk kebutuhan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang membuat pasokan menjadi berkurang. &#8220;Naiknya dari peternak ayam petelur. Katanya pasokannya sedikit karena terus dibeli untuk makan gratis pemerintah itu,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Sementara itu, Pengelola Pasar Bangil, Nanang Kosim, menegaskan meski harganya semakin mahal, namun masyarakat memandang masih bisa menjangkaunya. &#8220;Karena musim hajatan juga. Jadi banyak permintaan yang membuat harga naik,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Lebih lanjut Nanang menyampaikan, bahwa Disperindag bersama Satgas Pangan Kabupaten Pasuruan juga telah memonitoring stok Sembako di semua pasar tradisional dan seluruhnya dalam kondisi aman. &#8220;Semuanya aman dan mencukupi untuk kebutuhan warga sampai awal tahun depan,&#8221; ujarnya. <strong>(kom/pas/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228875</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jelang Nataru, Harga Cabai di Kota Batu Terpantau Merangkak Naik</title>
		<link>https://memontum.com/jelang-nataru-harga-cabai-di-kota-batu-terpantau-merangkak-naik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 Dec 2023 06:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[jelang]]></category>
		<category><![CDATA[merangkak]]></category>
		<category><![CDATA[Nataru]]></category>
		<category><![CDATA[terpantau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=203132</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Harga sejumlah cabai di Kota Batu, terpantau mengalami kenaikan menjelang Nataru. Dari data yang dihimpun, harga cabai rawit yang sebelumnya berada diangka Rp 55 ribu perkilogram, kini naik di angka Rp 85 ribu perkilogram. Kemudian cabai merah keriting yang sebelumnya berada di angka Rp 63 ribu perkilogram, naik menjadi Rp 73 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu </strong>&#8211; Harga sejumlah cabai di Kota Batu, terpantau mengalami kenaikan menjelang Nataru.</p>



<p>Dari data yang dihimpun, harga cabai rawit yang sebelumnya berada diangka Rp 55 ribu perkilogram, kini naik di angka Rp 85 ribu perkilogram. Kemudian cabai merah keriting yang sebelumnya berada di angka Rp 63 ribu perkilogram, naik menjadi Rp 73 ribu perkilogram. Sedangkan untuk harga cabai merah besar yang sebelumnya berada diangka Rp 69 ribu perkilogram, kini menjadi Rp 79 ribu perkilogram.</p>



<p>Salah satu pedagang Pasar Pagi Kota Batu, Sutiani, menyebutkan bahwa kenaikan harga cabai ini dimulai saat memasuki Desember 2023. &#8220;Kalau bulan lalu (November, red) memang sudah kenaikan, tetapi masih belum terasa. Itu karena, karena hanya beberapa cabai yang naik. Tetapi masuk bulan ini, rata-rata naik Rp 10 ribu sampai Rp 20 ribu,&#8221; terangnya, Minggu (10/12/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Imbas dari kenaikan harga cabai ini, ujarnya, hampir seluruh pedagang mengurangi stok jualan. Itu karena, akan berdampak pada stok permintaan konsumen.</p>



<p>&#8220;Yang cukup terasa memang di kenaikan harga cabai rawit, karena di atas Rp 10 ribu,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Salah satu pembeli, Puji Astutik, mengaku karena kenaikan harga tersebut, dirinya terpaksa harus mengurangi pembelian cabai. Itu karena, kalau modalnya dipaksakan untuj membeli cabai, maka modalnya akan habis.</p>



<p>&#8220;Ya terpaksa harus dikurangi. Kalau dipaksa beli, modal saya ya akan habis. Karena cabai sendiri bagaian dari apa yang dijualnya,&#8221; kata perempuan penjual bakso ini.<strong> (put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">203132</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
