<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>merawat &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/merawat/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 31 Jan 2026 15:13:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>merawat &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Merawat Persatuan dan Meneguhkan Perjuangan Umat Jadi Tema Harlah DPC PPP Situbondo</title>
		<link>https://memontum.com/merawat-persatuan-dan-meneguhkan-perjuangan-umat-jadi-tema-harlah-dpc-ppp-situbondo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Jan 2026 12:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Harlah]]></category>
		<category><![CDATA[meneguhkan]]></category>
		<category><![CDATA[merawat]]></category>
		<category><![CDATA[perjuangan]]></category>
		<category><![CDATA[persatuan]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229896</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) memperingati Harlah ke-53 dengan mengusung tema &#8216;Merawat Persatuan, Meneguhkan Perjuangan Umat&#8217;. Acara tersebut, berpusat di Gedung Serbaguna Wisata Pantai Pasir Putih Situbondo, Kamis (29/01/2026) tadi. Dalam acara tersebut, PPP Situbondo fokus pada penguatan kaderisasi dan konsolidasi partai, terutama di tingkat akar rumput. Acara sendiri, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) memperingati Harlah ke-53 dengan mengusung tema &#8216;Merawat Persatuan, Meneguhkan Perjuangan Umat&#8217;. Acara tersebut, berpusat di Gedung Serbaguna Wisata Pantai Pasir Putih Situbondo, Kamis (29/01/2026) tadi.</p>



<p>Dalam acara tersebut, PPP Situbondo fokus pada penguatan kaderisasi dan konsolidasi partai, terutama di tingkat akar rumput. Acara sendiri, diisi dengan kegiatan tasyakuran, santunan untuk 53 anak yatim piatu dan pelantikan pengurus hasil Latihan Kepemimpinan Kader Dasar (LKKD) PPP Situbondo.</p>



<p>Ketua DPC PPP Situbondo, Zeiniye, mengatakan bahwa peringatan Harlah ke-53 ini menjadi momentum reflektif bagi seluruh kader partai untuk meneguhkan kembali jati diri dan arah perjuangan politik. Sehingga ke depan, akan kian senantiasa solid.</p>



<p>Dalam rangkaian peringatan sendiri, Zeiniye mengatakan bahwa PPP Situbondo juga melaksanakan kegiatan santunan sosial sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat. Salah satunya, seperti pemberian bantuan kepada warga kurang mampu dan anak yatim.</p>



<p>“Situbondo adalah barometer bagi PPP. Ini dibuktikan dengan perolehan suara yang signifikan di Pemilu 2024. Atas dasar itulah kami fokus merawat basis akar rumput untuk peta kekuatan 2029 mendatang,” kata Zeiniye.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, Wabup Situbondo, Ulfiyah, menyampaikan rasa syukur dan bangga bisa hadir dalam peringatan Harlah ke-53 PPP Situbondo. “Saya mengapresiasi langkah PPP Situbondo dalam memperkuat kaderisasi dan kepedulian sosial. Semoga PPP Situbondo terus menjadi partai yang solid dan berintegritas,” ujarnya.</p>



<p>Ulfiyah juga menyampaikan rasa terima kasih kepada para pengurus, kader dan keluarga besar PPP, sehingga dirinya dapat mengemban amanah sebagai Wakil Bupati Situbondo. “Saya juga mohon masukan, saran-saran, serta petuah dari para sesepuh dan kader-kader partai,” tambahnya.</p>



<p>Penguatan kaderisasi dan konsolidasi partai, diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan kapabilitas kader PPP Situbondo dalam menghadapi tantangan politik dan sosial di masa depan. Dengan demikian, PPP Situbondo dapat terus menjadi partai yang kuat dan berintegritas dalam melayani masyarakat.</p>



<p>Dalam acara tersebut, PPP Situbondo juga memberikan penghargaan kepada kader-kader yang telah berdedikasi dan berkontribusi dalam pembangunan partai. Penghargaan ini, diharapkan dapat memotivasi kader-kader lainnya untuk terus berjuang dan berkontribusi bagi kemajuan partai.</p>



<p>Dengan semangat Harlah ke-53, PPP Situbondo berkomitmen untuk terus memperjuangkan kepentingan umat dan masyarakat, serta menjadi partai yang solid dan berwibawa. PPP Situbondo juga siap menghadapi tantangan politik dan sosial di masa depan dengan strategi dan program yang lebih baik. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229896</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Muhasabah bersama Insan Pers, Bupati Lumajang Ingatkan Pentingnya Literasi Media Dalam Merawat Nasionalisme</title>
		<link>https://memontum.com/muhasabah-bersama-insan-pers-bupati-lumajang-ingatkan-pentingnya-literasi-media-dalam-merawat-nasionalisme</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Dec 2025 12:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[ingatkan]]></category>
		<category><![CDATA[Literasi]]></category>
		<category><![CDATA[merawat]]></category>
		<category><![CDATA[muhasabah]]></category>
		<category><![CDATA[nasionalisme,]]></category>
		<category><![CDATA[Pentingnya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229012</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menegaskan pentingnya literasi media sebagai fondasi utama dalam merawat nasionalisme di tengah derasnya arus informasi digital. Hal tersebut disampaikan Bupati, dalam acara Muhasabah Akhir Tahun bersama Awak Media yang digelar di Pendopo Arya Wiraraja Lumajang, Selasa (23/12/2025) tadi. Dalam suasana reflektif menjelang pergantian tahun, Bunda Indah mengajak insan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menegaskan pentingnya literasi media sebagai fondasi utama dalam merawat nasionalisme di tengah derasnya arus informasi digital. Hal tersebut disampaikan Bupati, dalam acara Muhasabah Akhir Tahun bersama Awak Media yang digelar di Pendopo Arya Wiraraja Lumajang, Selasa (23/12/2025) tadi.</p>



<p>Dalam suasana reflektif menjelang pergantian tahun, Bunda Indah mengajak insan pers dan masyarakat untuk menempatkan literasi media sebagai kemampuan dasar yang harus dimiliki oleh seluruh lapisan usia. Menurutnya, kecakapan bermedia tidak lagi menjadi kebutuhan tambahan, melainkan prasyarat penting dalam menjaga kualitas kehidupan sosial dan kebangsaan.</p>



<p>Bunda Indah menekankan, bahwa literasi media bukan sekadar kemampuan membaca atau mengakses informasi, tetapi juga mencakup sikap kritis, etis dan bertanggung jawab dalam menyikapi setiap konten yang beredar. Dengan literasi yang kuat, masyarakat diharapkan mampu memilah informasi yang benar, menolak hoaks dan disinformasi, serta tidak mudah terprovokasi oleh narasi yang memecah belah.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Kesadaran bermedia adalah bentuk baru dari cinta tanah air. Cara kita menyerap dan menyebarkan informasi hari ini akan menentukan wajah persatuan bangsa di masa depan,” katanya.</p>



<p>Lebih lanjut Bunda Indah menyampaikan, bahwa ruang digital sejatinya dapat menjadi sarana strategis untuk memperkuat persatuan dan nilai kebangsaan, apabila digunakan secara bijak. Media, baik arus utama maupun media sosial, memiliki peran besar dalam membangun narasi yang menyejukkan, mencerahkan dan berorientasi pada kepentingan bersama.</p>



<p>Bunda Indah juga mengapresiasi, peran awak media di Lumajang yang selama ini konsisten menjaga etika jurnalistik dan menghadirkan informasi yang mendidik publik. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan insan pers menjadi kunci dalam membangun ekosistem informasi yang sehat dan berintegritas.</p>



<p>Melalui momentum muhasabah akhir tahun ini, Bunda Indah mengajak semua pihak untuk menjadikan literasi media sebagai gerakan bersama lintas generasi. Dengan masyarakat yang cakap bermedia, Lumajang diharapkan mampu berkontribusi dalam menjaga harmoni sosial sekaligus memperkokoh keutuhan bangsa di era digital yang terus berkembang. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229012</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sikapi Nasib Pelajar yang Vakum Sekolah Karena Merawat Dua Orang Tua, Mas Dhito Terjunkan Empat Dinas</title>
		<link>https://memontum.com/sikapi-nasib-pelajar-yang-vakum-sekolah-karena-merawat-dua-orang-tua-mas-dhito-terjunkan-empat-dinas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 May 2024 14:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[karena]]></category>
		<category><![CDATA[merawat]]></category>
		<category><![CDATA[pelajar]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[sikapi]]></category>
		<category><![CDATA[terjunkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=209406</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, menerjunkan sebanyak empat dinas secara langsung untuk membantu keluarga berinisial ADA, seorang pelajar yang harus merawat kedua orang tuanya yang tengah sakit. Keempat dinas yang diterjunkan oleh Mas Dhito-sapaan akrab bupati muda ini, antara lain Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim), Dinas Sosial, Dinas Kesehatan serta Dinas Pendidikan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, menerjunkan sebanyak empat dinas secara langsung untuk membantu keluarga berinisial ADA, seorang pelajar yang harus merawat kedua orang tuanya yang tengah sakit. Keempat dinas yang diterjunkan oleh Mas Dhito-sapaan akrab bupati muda ini, antara lain Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim), Dinas Sosial, Dinas Kesehatan serta Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri.</p>



<p>Dalam kunjungannya, Pemerintah Kabupaten Kediri menindaklanjuti apa yang menjadi kebutuhan dari pelajar Kelas 7 SMP, yang kini tinggal di Dusun Kuningan, Desa Tiru Kidul, Kecamatan Gurah. Sebelumnya, ADA dan keluarga bertempat tinggal di Kota Blitar.</p>



<p>ADA sendiri bersama kedua orang tuanya, Samini (39) dan Priyanto (48), sebelum lebaran 2024 lalu pindah ke Kabupaten Kediri, yang merupakan kampung halaman ibunya. Diusianya yang masih 13 tahun, ADA harus merawat kedua orang tuanya yang mengalami stroke hingga terpaksa tidak melanjutkan sekolah.</p>



<p>“Kita menindaklanjuti apa yang diperintahkan oleh Mas Bup (Mas Dhito). Pertama, kita memastikan keberadaan warga kami. Karena keluarga ini (status kependudukannya, red) masih warga Blitar,” kata Camat Gurah, Moch Imron, Senin (13/05/2024) tadi.</p>



<p>Setelah dilakukan peninjauan lapangan, ujarnya, ADA beserta keluarga menginginkan pindah kependudukan menjadi warga Kabupaten Kediri sekaligus pindah di SMPN Plosoklaten 1, atau sekolah terdekat dari rumah yang ditempati saat ini.</p>



<p>Sementara itu, menanggapi keinginan ADA, Dinas Pendidikan (Disdik) tengah mengurus perpindahan ADA agar bisa kembali menempuh pendidikan di sekolah yang diinginkan. Tidak berhenti sampai di situ, ke depan dinas akan berupaya memfasilitasi sekolah ADA.</p>



<p>“Dinas Pendidikan memastikan mutasi anak tersebut (ADA) dari SMPN 2 Blitar ke SMPN 1 Plosoklaten. Untuk beasiswa, kita usulkan melalui Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (GNOTA),” kata Kepala Bidang Pendidikan SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, Fadeli.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam kunjungan itu, diketahui kondisi bangunan rumah yang ditempati ADA bersama kedua orang tuanya kurang layak. Meski bangunannya sudah permanen, kondisi sebagian rumah tanpa atap dan beberapa ruang mengalami kerusakan.</p>



<p>Terkait rehabilitasi rumah tersebut, Dinas Perkim akan bekerjasama dengan pihak desa untuk segera melakukan pembenahan berkala. Menurut Kepala Bidang Kawasan Permukiman, Ainur Rozi, dalam jangka dekat pihaknya bersama pemerintah desa setempat akan memperbaiki atap rumah tersebut.</p>



<p>“Kita akan koordinasikan dengan pihak desa dan dalam jangka dekat, prioritasnya merehab atap rumah,” kata Ainur.</p>



<p>Dalam kesempatan tersebut, Mas Dhito juga menerjunkan petugas kesehatan untuk mengecek kondisi kesehatan kedua orang tua ADA. Selanjutnya, Pemkab Kediri bakal memberikan pendampingan kesehatan terhadap keluarga tersebut.</p>



<p>Sementara untuk Dinas Sosial, dalam kunjungannya langsung memberikan bantuan Sembako. Ke depan, kepesertaan jaminan sosial yang dimiliki ADA dan keluarga juga akan dipadankan dengan kota asalnya, setelah dilakukan pemindahan administrasi kependudukan.</p>



<p>“Setelah data kependudukannya sudah Kabupaten Kediri, nanti kita akan padankan. Kita akan koordinasi dengan Pemkot Blitar dan Kementerian Sosial supaya beliau tetap mendapatkan program bantuan tersebut,&#8221; ungkap Plt Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kediri, Ariyanto.</p>



<p>Sekedar diketahui, kisah ADA ini awalnya muncul di media sosial dan mendapat perhatian publik. Tidak terkecuali, perhatian langsung juga diberikan Mas Dhito. <strong>(kom/pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">209406</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kemeriahan Festival Musik Tong-Tong, Bupati Sumenep Tuai Apresiasi dalam Merawat Tradisi Rakyat</title>
		<link>https://memontum.com/kemeriahan-festival-musik-tong-tong-bupati-sumenep-tuai-apresiasi-dalam-merawat-tradisi-rakyat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Oct 2023 14:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Sumenep]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Festival]]></category>
		<category><![CDATA[kemeriahan]]></category>
		<category><![CDATA[merawat]]></category>
		<category><![CDATA[rakyat]]></category>
		<category><![CDATA[tong-tong]]></category>
		<category><![CDATA[Tradisi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=199912</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sumenep &#8211; Even Festival Musik Tong-Tong yang diselenggarakan Bupati Sumenep, dalam rangkaian Hari Jadi Ke-754 Kabupaten Sumenep, berlangsung meriah, Sabtu (14/10/2023) malam. Buktinya, suguhan kesenian tradisional satu ini disambut luar biasa oleh masyarakat Madura dari empat kabupaten. Acara spektakuler yang dikemas dengan Festival Musik Tong-Tong, inipun sangat menyita perhatian masyarakat. Gegap gempita even ini, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Sumenep</strong> &#8211; Even Festival Musik Tong-Tong yang diselenggarakan Bupati Sumenep, dalam rangkaian Hari Jadi Ke-754 Kabupaten Sumenep, berlangsung meriah, Sabtu (14/10/2023) malam. Buktinya, suguhan kesenian tradisional satu ini disambut luar biasa oleh masyarakat Madura dari empat kabupaten.</p>



<p>Acara spektakuler yang dikemas dengan Festival Musik Tong-Tong, inipun sangat menyita perhatian masyarakat. Gegap gempita even ini, membuat masyarakat berdatangan dan tumpah ruah di arena even.</p>



<p>Ribuan pengunjung, merasa takjub dengan Festival Musik Tong-tong. Bahkan, banyak yang menilai even ini layak jadi tontonan masyarakat Madura, khususnya karena sangat kental nuansa tradisi lokalnya.</p>



<p>Salah satu pengunjung, Simon, warga Kecamatan Pesongsongan, mengapresiasi langkah Bupati Sumenep dalam menggelar Festival Musik Tong-Tong. Menurutnya, Bupati Fauzi jelas hebat dalam mempromosikan dan membumikan budaya lokal Madura.</p>



<p>Dirinya juga menyebutkan, Musik Tong-Tong adalah warisan turun temurun yang sangat diminati masyarakat. Apalagi dalam pengemasannya dipadu dengan berbagai seni tari, lagu-lagu, kendaraan penuh khiasan dan dipawai melintasi sejumlah jalan di jantung Kota Sumenep.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Saya salut dan bangga, karena jika pemerintah tidak melestarikan tradisi musik lokal ini, bisa-bisa seni budaya lokal ini bakal punah. Tentu ini sejalan dengan misi Pak Bupati Fauzi, yang gencar mempromosikan sektor pariwisata. Sumenep bisa jadi Bali dan Lombok, yang nantinya maju dari sektor pariwisatanya,&#8221; ujar Simon.</p>



<p>Sementara itu, Rizal warga Kota Sumenep juga sangat apresiatif dengan gelaran even Musik Tong-Tong ini. Dari beragam even spektakuler lainnya, Festival Musik Tong-Tong sangat kental nuansa budaya Maduranya. Itu karena, musik ini digemari dari berbagai kalangan baik tua maupun kalangan muda.</p>



<p>&#8220;Ini heboh. Puluhan group atau peserta Musik Tong-Tong ini berjejer di jantung kota. Lantaran pengunjung membludak membuat atraksi seni budaya Musik Tong-Tong terus menunjukkan kehebatannya sepanjang jalan. Bahkan dari saking antusiasnya, sejak dibuka pukul 19.00, even tersebut baru selesai hingga pagi menjelang matahari terbit,&#8221; kata Rizal.</p>



<p>Terpisah, Kadisbudporapar Sumenep, Moh Iksan, mengatakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep akan terus konsisten untuk merawat kesenian tradisional Sumenep dan akan membumikan seni budaya. &#8220;Itu agar generasi penerus tidak lupa sejarah dan tradisi itu bisa terus lestari,&#8221; ujarnya. <strong>(edo/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">199912</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
