<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Mercon &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/mercon/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 03 Mar 2026 14:29:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Mercon &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</title>
		<link>https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon</link>
					<comments>https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Mar 2026 12:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[amankan]]></category>
		<category><![CDATA[Mercon]]></category>
		<category><![CDATA[pembuatan]]></category>
		<category><![CDATA[petasan]]></category>
		<category><![CDATA[Polres]]></category>
		<category><![CDATA[praktik]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[ungkap]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230688</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo – Respon cepat dilakukan Polres Situbondo, dalam mengantisipasi jatuhnya korban akibat ledakan bahan peledak atau mercon. Adalah berhasil membongkar praktik pembuatan petasan dan penyimpanan bubuk mercon dalam jumlah besar di sebuah rumah yang ditempati oleh pria berinisial S (59), di Desa Jatisari, Kecamatan Arjasa, yang dilakukan petugas, Sabtu (28/02/2026) malam. Dalam kejadian itu, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> – Respon cepat dilakukan Polres Situbondo, dalam mengantisipasi jatuhnya korban akibat ledakan bahan peledak atau mercon. Adalah berhasil membongkar praktik pembuatan petasan dan penyimpanan bubuk mercon dalam jumlah besar di sebuah rumah yang ditempati oleh pria berinisial S (59), di Desa Jatisari, Kecamatan Arjasa, yang dilakukan petugas, Sabtu (28/02/2026) malam.</p>



<p>Dalam kejadian itu, petugas berhasil mengamankan sedikitnya 5,1 kilogram bubuk mercon siap rakit serta ratusan selongsong kertas yang disimpan oleh pelaku di lokasi yang sangat berbahaya, yakni tepat di bawah kasur tempat tidurnya.</p>



<p>Kapolres Situbondo, AKBP Bayu Anwar Sidiqie, melalui Kasatreskrim, AKP Agung Hartawan, menjelaskan bahwa keberhasilan ini bermula dari informasi masyarakat yang resah akan adanya aktivitas mencurigakan terkait praktik pembuatan- petasan di Kampung Delleb. Menindaklanjuti laporan itu, anggota Satintelkam berkoordinasi dengan Satsamapta melakukan pengecekan dan penyelidikan.</p>



<p>&#8220;Kami bergerak cepat demi keselamatan masyarakat. Saat digeledah, ternyata pelaku berinisial S menyimpan bahan berbahaya tersebut di bawah tempat tidurnya. Tentu ini sangat berisiko memicu ledakan yang bisa berakibat fatal bagi penghuni rumah maupun warga sekitar,&#8221; ujar AKP Agung, Selasa (03/03/2026) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selain bubuk mercon seberat 5,1 kg, polisi juga menyita sejumlah barang bukti lain. Diantaranya, 152 selongsong mercon berwarna, 200 selongsong putih, 9 buah mercon jenis blanggur, 1 ikat sumbu, hingga belerang dan alat pembuat selongsong.</p>



<p>Mengingat sifat bahan yang sangat tidak stabil dan mudah meledak, sebagian besar bubuk mercon tersebut langsung dimusnahkan (disposal) oleh Unit Gegana Brimob untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Keberhasilan polisi, ini pun mendapat apresiasi dari warga sekitar yang merasa lebih tenang karena potensi ancaman ledakan di lingkungan mereka telah diamankan.</p>



<p>Saat ini, tambahnya, terduga pelaku berinisial S telah diamankan di Mapolres Situbondo, untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Atas perbuatannya, pelaku terancam undang-undang terkait kepemilikan bahan peledak.</p>



<p>AKP Agung menambahkan, pihak kepolisian tidak akan menoleransi segala bentuk penguasaan bahan peledak tanpa izin, terutama menjelang hari-hari besar dimana aktivitas bermain petasan sering meningkat. &#8220;Untuk masyarakat mohon bantuannya untuk melaporkan apabila ada aktivitas pembuatan petasan melalui Call Center 110. Karena ini untuk keamanan dan keselamatan bersama. Dan dimohon tidak ada lagi warga yang membuat atau menyimpan bahan petasan atau mercon,&#8221; imbuhnya. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230688</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Puluhan Mercon dan Balon Udara Siap Terbang Diamankan Satreskrim Polres Trenggalek</title>
		<link>https://memontum.com/puluhan-mercon-dan-balon-udara-siap-terbang-diamankan-satreskrim-polres-trenggalek</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 Apr 2025 05:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[diamankan]]></category>
		<category><![CDATA[Mercon]]></category>
		<category><![CDATA[Polres]]></category>
		<category><![CDATA[puluhan]]></category>
		<category><![CDATA[Satreskrim]]></category>
		<category><![CDATA[terbang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=220868</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Satreskrim Polres Trenggalek berhasil mengamankan seorang pemuda berinisial AD, warga asal Desa Sugihan, Kecamatan Kampak, Kabupaten Trenggalek, karena diduga membuat, memiliki dan menyimpan bahan peledak (Handak) jenis petasan. Rencananya, Handak atau yang sering disebut serbuk mercon atau petasan itu, akan digunakan pada Hari Raya Ketupat (Kupatan). Kasatreskrim Polres Trenggalek, AKP Eko Widiantoro, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Satreskrim Polres Trenggalek berhasil mengamankan seorang pemuda berinisial AD, warga asal Desa Sugihan, Kecamatan Kampak, Kabupaten Trenggalek, karena diduga membuat, memiliki dan menyimpan bahan peledak (Handak) jenis petasan. Rencananya, Handak atau yang sering disebut serbuk mercon atau petasan itu, akan digunakan pada Hari Raya Ketupat (Kupatan).</p>



<p>Kasatreskrim Polres Trenggalek, AKP Eko Widiantoro, mengatakan bahwa penangkapan pemuda yang berlatar belakang sebagai kurir tersebut dilakukan atas dasar laporan masyarakat. “Kami dari tim Polres Trenggalek dan Polsek Kampak awalnya menerima informasi dari masyarakat. Selanjutnya, tim melakukan penyelidikan dan pengembangan hingga penggeledahan. Hasilnya, petugas menemukan barang bukti Handak. Selanjutnya, Jumat (04/04/2025) sekira pukul 09.30 WIB, pelaku dan barang bukti kita amankan di Polres Trenggalek,&#8221; ungkapnya saat konferensi pers, Minggu (06/04/2025) tadi.</p>



<p>Beberapa barang bukti yang berhasil diamankan petugas, ujarnya, diantaranya satu toples berisi serbuk KCLO yang merupakan komponen utama bahan peledak, satu toples berisi serbuk belerang, satu toples serbuk arang, satu kotak mika bening berisi campuran serbuk KCLO dan Belerang. Kemudian, satu buah petasan atau mercon yang sudah berisi serbuk dan bersumbu dengan diameter 9 Cm, satu buah gulungan petasan dan mercon kosong.</p>



<p>&#8220;Kami juga menemukan 73 buah mercon atau petasan siap pakai dengan diameter 3,5 Cm, 17 buah gulungan mercon atau petasan kosong diameter 3,5 cm, 84 buah gulungan mercon atau petasan kosong dengan diameter 1 Cm, sumbu mercon atau petasan, 25 lembar kertas sumbu, 2 buah pipa dan kayu yang digunakan sebagai alat pembuat mercon atau petasan, gunting, mata bor, kawat dan buah balon udara dengan ukuran panjang kurang lebih 15 meter dan diameter kurang lebih 2 meter,&#8221; terang AKP Eko.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Diketahui, pelaku mendapatkan bahan-bahan tersebut membeli secara online di salah satu marketplace. Sedangkan untuk merakit atau meracik, tersangka belajar dengan menonton tutorial dari Youtube dan TikTok.</p>



<p>Terkait kekuatan daya ledak mercon atau petasan yang diamankan, AKP Eko menuturkan sangat tinggi. “Kalau untuk daya ledaknya, itu bisa sangat tinggi atau kategori high, karena tidak terukur. Belum lagi diameter mercon atau petasan yang diamankan bervariasi. Yang jelas, daya ledaknya lebih besar dan sangat berbahaya,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 1 ayat (1) UU Darurat R.I No.12 Tahun 1951 Jo UU R.I No.1 Tahun 1961 dengan ancaman hukuman penjara setinggi-tingginya 20 tahun</p>



<p>Dalam kesempatan tersebut, pihaknya juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Trenggalek khususnya saat merayakan lebaran kupatan. &#8220;Karena besok kita akan merayakan Kupatan, dihimbau agar masyarakat tidak menerbangkan balon udara maupun menyulut petasan. Selain merugikan diri sendiri, hal itu juga merugikan orang lain baik secara materiil maupun menimbulkan korban jiwa,&#8221; paparnya. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">220868</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Rumah Produksi Mercon di Probolinggo Dibongkar Petugas</title>
		<link>https://memontum.com/rumah-produksi-mercon-di-probolinggo-dibongkar-petugas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Jun 2024 08:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[dibongkar]]></category>
		<category><![CDATA[Mercon]]></category>
		<category><![CDATA[petugas]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[produksi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=210384</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Polres Probolinggo berhasil menyita aneka bahan untuk mercon atau peledak di Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo, Kamis (06/06/2024) malam. Sejumlah bahan itu, diamankan petugas dari salah satu rumah warga. Kasat Samapta Polres Probolinggo, AKP Siswandi, mengatakan bahwa aneka bahan untuk peledak yang akan di produksi untuk mercon tersebut diamankan pihaknya setelah mendapatkan informasi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Polres Probolinggo berhasil menyita aneka bahan untuk mercon atau peledak di Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo, Kamis (06/06/2024) malam. Sejumlah bahan itu, diamankan petugas dari salah satu rumah warga.</p>



<p>Kasat Samapta Polres Probolinggo, AKP Siswandi, mengatakan bahwa aneka bahan untuk peledak yang akan di produksi untuk mercon tersebut diamankan pihaknya setelah mendapatkan informasi dari warga. Bahwa, di salah satu rumah di Desa Matekan, Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo, diduga digunakan sebagai lokasi produksi mercon.</p>



<p>Dari informasi awal itu, ujarnya, petugas kemudian melakukan identifikasi. Termasuk, memastikan lokasi yang dimaksudkan sebagai lokasi. Dan hasilnya, petugas berhasil menyitas sejumlah bahan untuk mercon di rumah milik S (49), yang merupakan warga setempat.</p>



<p>&#8220;Dari informasi itu kita berhasil kembangkan dan mengamankan sejumlah bahan untuk produksi,&#8221; katanya, Jumat (07/06/2024) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dari beberapa yang berhasil disita, tambahnya, petugas juga mendapati beberapa mercon yang sudah siap pakai. Beberapa diantaranya, juga masih berupa bahan yang akan dijadikan mercon.</p>



<p>&#8220;Pemilik dan barang bukti sudah kami amankan untuk proses hukum lebih lanjut,&#8221; terangnya.</p>



<p>Atas kejadian itu, lanjutnya, pihaknya menghimbau agar masyarakat tidak melakukan hal serupa. Karena, selain dapat membahayakan warga sekitar karena bahan peledak tersebut sangat mudah terbakar, juga akan berurusan dengan hukum.</p>



<p>&#8220;Kami akan menindak tegas terkait kepemilikan bahan peledak ini. Ataupun siapapun yang menggunakan bahan berbahaya seperti ini,&#8221; pungkasnya. <strong>(nun/pix)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">210384</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Rumah Ketua KPPS di Pamekasan Diduga Dilempar Bom Berbahan Mercon</title>
		<link>https://memontum.com/rumah-ketua-kpps-di-pamekasan-diduga-dilempar-bom-berbahan-mercon</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Feb 2024 05:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[berbahan]]></category>
		<category><![CDATA[diduga]]></category>
		<category><![CDATA[dilempar]]></category>
		<category><![CDATA[Mercon]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=206529</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pamekasan &#8211; Rumah milik Kusairi (53) asal Dusun Timur, RT 01/RW 03, Desa Nyalabu Daya, Kecamatan Kota, Kabupaten Pamekasan, diduga kuat dilempar bom berbahan mercon oleh orang tak dikenal, Senin (19/02/2024) dini hari pukul 02.00. Akibat dari kejadian itu, rumah pria yang diketahui sebagai Ketua KPPS di kawasan Kabupaten Pamekasan, ini mengalami kerusakan cukup [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pamekasan</strong> &#8211; Rumah milik Kusairi (53) asal Dusun Timur, RT 01/RW 03, Desa Nyalabu Daya, Kecamatan Kota, Kabupaten Pamekasan, diduga kuat dilempar bom berbahan mercon oleh orang tak dikenal, Senin (19/02/2024) dini hari pukul 02.00. Akibat dari kejadian itu, rumah pria yang diketahui sebagai Ketua KPPS di kawasan Kabupaten Pamekasan, ini mengalami kerusakan cukup parah.</p>



<p>Menurut keterangan Kusairi, bahwa saat kejadian berlangsung dirinya sedang istirahat. Karena kecapekan, sehingga ketika peristiwa terjadi dirinya tidak mendengar suara ledakan.</p>



<p>&#8220;Saking lelapnya tidur bersama semua keluarga, saya tidak mendengar suara ledakan itu. Tetapi, tetangga yang mendengar, itu langsung membangunkan saya. Karena saat itu, dikiranya lemari roboh sekitar pukul,&#8221; katanya, Selasa (20/02/2024) tadi.</p>



<p>Usai terbangun, dirinya melihat kaca dan sejumlah perabotan rumahnya sudah hancur. Rumah bagian belakang rumahnya itu, diduga dilempar bom dari bahan mercon. Sementara rumah itu, biasa ditempati saat siang hari.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>&#8220;Kejadian ini tidak ada kaitannya dengan Pemilu kemarin. Karena saya tidak ada konflik dengan pendukung Caleg, pendukung Capres atau siapapun,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Sementara itu, Kapolres Pamekasan melalui Kasi Humas Polres Pamekasan, AKP Sri Sugiarto, mengatakan bahwa saat kejadian berlangsung pemilik rumah sedang tidur dan mendengar suara mirip piring jatuh. “Setelah dicek, ternyata ledakan itu terjadi di rumah bagian belakang. Sehingga Kusairi bergegas ke belakang dan melihat kondisinya sudah berantakan. Bahkan, listriknya padam,” ujarnya.</p>



<p>AKP Sri menyampaikan, usai ledakan tersebut, rumah milik Kusairi mengalami kerusakan di bagian atap, kaca jendela, lemari dan beberapa barang lain dengan nilai nominal kerugian mencapai Rp 10.000.000. Beruntungnya, pemilik rumah selamat tanpa adanya luka apapun.</p>



<p>&#8220;Tim Inafis Sat Reskrim Polres Pamekasan mendatangi TKP sekitar jam 09.00. Sementara Tim Gegana Sat Brimob Polda Jatim Batalyon D Pamekasan tiba di lokasi jam 14.00, yang disusul Tim Penjinak Bom Gegana Polda Jatim pada jam 16.30,&#8221; tambahnya.</p>



<p>AKP Sri menambahkan, bahwa Personel Polres Pamekasan bersama Polda Jatim sudah melakukan olah TKP hingga Senin malam untuk mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi dan barang bukti. &#8220;Kami masih terus berupaya mengumpulkan keterangan dari saksi dan memeriksa barang bukti di Labfor Polda Jatim. Jadi, sementara untuk motif dan jenis peledak masih belum diketahui secara pasti,” ungkapnya.</p>



<p>AKP Sri menghimbau agar masyarakat terutama para penyelenggara Pemilu untuk meningkatkan kewaspadaan seiring dengan terus berlangsungnya proses tahapan Pemilu 2024. “Ronda di kampung-kampung mungkin bisa ditingkatkan lagi, kemudian para pendukung ini bisa lebih bijak menyikapi hasil sementara yang sudah ada. Tetap harus menunggu hasil resmi dari KPU,” tambahnya. <strong>(azm/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">206529</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sambut Idul Adha, Kapolres Probolinggo Siap Tindak Tegas Konvoi, Balap Liar dan Nyalakan Mercon</title>
		<link>https://memontum.com/sambut-idul-adha-kapolres-probolinggo-siap-tindak-tegas-konvoi-balap-liar-dan-nyalakan-mercon</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Jun 2023 07:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[adha]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[balap]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[idul]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolres]]></category>
		<category><![CDATA[Konvoi]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[liar,]]></category>
		<category><![CDATA[Mercon]]></category>
		<category><![CDATA[nyalakan]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[sambut]]></category>
		<category><![CDATA[siap]]></category>
		<category><![CDATA[TEGAS]]></category>
		<category><![CDATA[tindak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=192051</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi, menghimbau masyarakat agar tidak melakukan kegiatan takbir keliling ataupun konvoi di jalanan saat menjelang Idul Adha. Jika nantinya masih didapati aksi konvoi, maka penindakan tegas akan diberikan. Hal tersebut bakal dilakukan, untuk menciptakan keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat. Terlebih, di wilayah Kecamatan Kraksaan, kerap kali [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi, menghimbau masyarakat agar tidak melakukan kegiatan takbir keliling ataupun konvoi di jalanan saat menjelang Idul Adha. Jika nantinya masih didapati aksi konvoi, maka penindakan tegas akan diberikan.</p>



<p>Hal tersebut bakal dilakukan, untuk menciptakan keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat. Terlebih, di wilayah Kecamatan Kraksaan, kerap kali digunakan masyarakat untuk konvoi dan takbir keliling.</p>



<p>&#8220;Jika ditemukan adanya pelanggaran, tentu kami akan lakukan peringatan atau bahkan tindakan tegas,&#8221; tegasnya, Rabu (28/06/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Selain itu, Kapolres juga mengingatkan untuk tidak merayakan Hari Raya Kurban dengan pesta minuman keras (miras) atau narkoba. Begitupun, merayakan dengan mercon yang berakibat fatal.</p>



<p>Kapolres juga memastikan, bahwa pihaknya akan melakukan patroli keliling di wilayah hukum. Khususnya, di titik atau lokasi rawan.</p>



<p>&#8220;Sambut malam takbir dengan takbir, doa dan dzikir di musala dan di masjid sekitar. Menyalakan petasan atau mercon, apa lagi di tempat umum, itu sangat berbahaya,&#8221; imbuhnya.&nbsp;<strong>(nun/pix/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">192051</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Korban Ledakan Mercon di Home Industri Keramik Batu Meninggal, Dikenal sebagai Sosok Ringan Tangan</title>
		<link>https://memontum.com/korban-ledakan-mercon-di-home-industri-keramik-batu-meninggal-dikenal-sebagai-sosok-ringan-tangan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Jun 2023 10:05:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[Batu]]></category>
		<category><![CDATA[di]]></category>
		<category><![CDATA[dikenal]]></category>
		<category><![CDATA[home]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[industri]]></category>
		<category><![CDATA[keramik]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[ledakan]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[Mercon]]></category>
		<category><![CDATA[ringan]]></category>
		<category><![CDATA[sebagai]]></category>
		<category><![CDATA[sosok]]></category>
		<category><![CDATA[tangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191654</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Korban ledakan produksi mercon di Kelurahan Dadaprejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, yaitu Waluyo Tirto Nugroho (25), meninggal dalam perawatan, Jumat (23/06/2023) pagi sekitar pukul 06.30. Pria yang teridentifikasi warga Desa Mulyo Agung, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, meninggal dalam perawatan di RSSA Malang, setelah mengalami luka bakar cukup parah hingga sekitar 80 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="https://memontum.com">Memontum </a>Kota Batu </strong>&#8211; Korban ledakan produksi mercon di Kelurahan Dadaprejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, yaitu Waluyo Tirto Nugroho (25), meninggal dalam perawatan, Jumat (23/06/2023) pagi sekitar pukul 06.30.</p>



<p>Pria yang teridentifikasi warga Desa Mulyo Agung, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, meninggal dalam perawatan di RSSA Malang, setelah mengalami luka bakar cukup parah hingga sekitar 80 persen.</p>



<p>Ketua RT03 Desa Mulyo Agung, Adi Rahmadi, mengatakan bahwa korban meninggal akibat ledakan ini di lingkungan desa dikenal ringan tangan. Bahkan, dia (Waluyo, red) juga pandai bergaul. Karenanya, di desa juga memiliki banyak teman.</p>



<p>&#8220;Waluyo ini suka membantu orang dan ringan tangan. Orangnya juga aktif di lingkungan. Karenanya, di sini juga banyak temannya,&#8221; terangnya di area pemakaman umum Desa Mulyo Agung, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Jumat (23/06/2023) siang.</p>



<p><strong>Baca Juga :</strong></p>





<p>Di lingkungan keluarga, menurut Adi, korban mempunyai peran penting karena kedua kakaknya sudah tidak serumah lagi. Bahkan, atas kejadian tersebut, pihaknya bersama warga lain sangat terkejut karena peristiwa ledakan itu di luar dugaan.</p>



<p>&#8220;Waluyo ini memang sejak kecil tinggal di daerah ini. Dia anak paling kecil dari tiga bersaudara. Terus terang, kami kaget atas kejadian yang menimpa Waluyo,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Sementara itu, Kasatreskrim Polres Batu, AKP Yusi Purwanto, membenarkan jika korban ledakan petasan di wilayah hukumnya meninggal dunia di rumah sakit. Itu disebabkan, karena korban mengalami luka bakar yang serius.</p>



<p>&#8220;Iya, memang benar korban meninggal dunia akibat luka bakar yang serius. Selanjutnya, korban ledakan tersebut hari ini dimakamkan di tempat pemakaman umum Desa Mulyo Agung,&#8221; paparnya.&nbsp;<strong>(put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191654</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bawa Bahan Peledak untuk Mercon hingga 1 Kg, Pria Paruh Baya asal Gading Probolinggo Digelandang</title>
		<link>https://memontum.com/bawa-bahan-peledak-untuk-mercon-hingga-1-kg-pria-paruh-baya-asal-gading-probolinggo-digelandang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Jun 2023 08:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[asal]]></category>
		<category><![CDATA[bahan]]></category>
		<category><![CDATA[bawa]]></category>
		<category><![CDATA[baya,]]></category>
		<category><![CDATA[digelandang]]></category>
		<category><![CDATA[gading]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[kg]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Mercon]]></category>
		<category><![CDATA[paruh]]></category>
		<category><![CDATA[peledak]]></category>
		<category><![CDATA[pria]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[untuk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191644</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Budan (55), warga Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo, ditangkap petugas Polres Probolinggo. Pria paruh baya ini harus digelandangan ke Mapolres, karena kedapatan membawa serbuk bahan peledak mercon atau petasan. Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi, mengatakan bahwa pria tersebut kedapatan petugas sedang membawa bahan peledak mercon seberat 1 Kg di Desa Sentong, Kecamatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Budan (55), warga Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo, ditangkap petugas Polres Probolinggo. Pria paruh baya ini harus digelandangan ke Mapolres, karena kedapatan membawa serbuk bahan peledak mercon atau petasan.</p>



<p>Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi, mengatakan bahwa pria tersebut kedapatan petugas sedang membawa bahan peledak mercon seberat 1 Kg di Desa Sentong, Kecamatan Semampir, Kabupaten Probolinggo. &#8220;Karena sebentar lagi Hari Raya Idul Adha 1444 H, biasanya masyarakat menyambutnya dengan euforia termasuk menyalakan petasan. Oleh karena itu, kami melakukan pencegahan dengan melaksanakan cipta kondisi yang aman dan nyaman. Di sini, kami berhasil mengamankan pria yang membawa serbuk bahan pembuat petasan,&#8221; kata Kapolres Probolinggo, Jumat (23/06/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca Juga :</strong></p>





<p>Akibat perbuatannya, Budan dikenakan Pasal 1 Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang kepemilikan senjata api dan bahan peledak dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara. &#8220;Tersangka terancam hukuman 20 tahun,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Kegiatan pengamanan tersebut, lanjut AKBP Arsya, agar saat perayaan Hari Raya Idul Adha, dalam kondisi kondusif. Keamanan dan kenyamanan masyarakat lebih terjamin, tanpa menggunakan atau menyalakan petasan.</p>



<p>&#8220;Kegiatan seperti Takbir Keliling menggunakan kendaraan bak terbuka, sangat kami larang. Itu karena, akan membahayakan masyarakat itu sendiri maupun orang lain. Lebih baik merayakannya di musala atau masjid terdekat,&#8221; paparnya.&nbsp;<strong>(nun/pix/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191644</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dua Hari Olah TKP di Pusat Ledakan Produksi Mercon Kota Batu, Polisi Sita 3 Dos Petasan dan Serbuk</title>
		<link>https://memontum.com/dua-hari-olah-tkp-di-pusat-ledakan-produksi-mercon-kota-batu-polisi-sita-3-dos-petasan-dan-serbuk</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Jun 2023 14:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[Batu]]></category>
		<category><![CDATA[dan]]></category>
		<category><![CDATA[di]]></category>
		<category><![CDATA[dos]]></category>
		<category><![CDATA[dua]]></category>
		<category><![CDATA[hari]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[ledakan]]></category>
		<category><![CDATA[Mercon]]></category>
		<category><![CDATA[olah]]></category>
		<category><![CDATA[petasan]]></category>
		<category><![CDATA[polisi]]></category>
		<category><![CDATA[produksi]]></category>
		<category><![CDATA[pusat]]></category>
		<category><![CDATA[serbuk]]></category>
		<category><![CDATA[sita]]></category>
		<category><![CDATA[TKP]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191611</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Tim Jibom Satbrimobda Polda Jatim dan Tim Labfor Polda Jatim, harus bekerja ekstra dalam mengurai bahan produksi mercon yang meledak di kawasan home industri keramik di Dusun Karangmloko, Kelurahan Dadaprejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu. Dalam peristiwa yang mengakibatkan satu orang mengalami luka bakar serius itu, tim pun harus bekerja selama dua [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Tim Jibom Satbrimobda Polda Jatim dan Tim Labfor Polda Jatim, harus bekerja ekstra dalam mengurai bahan produksi mercon yang meledak di kawasan home industri keramik di Dusun Karangmloko, Kelurahan Dadaprejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu. Dalam peristiwa yang mengakibatkan satu orang mengalami luka bakar serius itu, tim pun harus bekerja selama dua hari, yakni sejak Rabu (21/06/2023) sore sekitar pukul 17.00 atau sesaat usai kejadian hingga Kamis (22/06/2023) tadi sekitar pukul 14.30.</p>



<p>Dari hasil olah TKP itu, disampaikan Kapolres Batu, AKBP Oscar Syamsuddin, membenarkan bahwa lokasi digunakan sebagai tempat produksi. Dugaan itu, dikuatkan dengan ditemukannya tiga karton kardus berisi petasan dengan panjang 70 centimeter dan 1 meter.</p>



<p>Selain menemukan barang bukti yang sudah diamankan Tim Jibom Satbrimobda Polda Jatim dan Labfor, tambahnya, juga turut ditemukan alat bor yang digunakan untuk mencampur bahan. Termasuk, timbangan dan serbuk yang diduga untuk bahan pembuatan petasan.</p>



<p>&#8220;Untuk serbuk yang ditemukan, itu masih didalami Labfor. Seperti, jenis zat kimia apa yang digunakan,&#8221; terang Kapolres Batu di lokasi kejadian, Kamis (22/06/2023) tadi.</p>



<p>Jadi, ujarnya, untuk hasilnya di TKP, bahwa rumah yang dikontrak oleh korban ini memang digunakan untuk pembuatan petasan. &#8220;Hasil temuan Brimob dan Labfor, bahwa rumah yang meledak ini untuk rumah industri petasan,&#8221; tegasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Terkait dengan kondisi korban, ujar AKBP Oscar, untuk sementara ini masih belum bisa diminta keterangan. Itu karena, korban mengalami luka bakar hingga 80 persen. Sehingga, dugaan sementara penyebab terjadinya ledakan, dimungkinkan ada kesalahan pengolahan.</p>



<p>&#8220;Pemilik rumah menerangkan, ada dugaan korban aktifitasnya baru dua bulan ini. Karena, saat korban datang ke kampung atau izin ke pihak RT, itu mengatakan punya usaha. Sementara di dalam rumah itu, juga ada semacam mesin pemintal benang,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Sementara itu di tempat sama atau tim Labfor Polda Jatim, AKP Syahrul Rubiyanto, menjelaskan dari beberapa temuan menunjukkan jika serbuk bahan yang diproduksi cukup banyak. Karenanya, harus diidentifikasi.</p>



<p>&#8220;Banyak bahan serbuk petasan yang tercecer di lantai dan juga sebagian terbungkus dalam plastik. Di sini, memang bahan yang digunakan sensitif hingga berpengaruh terjadinya ledakan. Bahan tersebut serbuk mesiu. Ini kita kumpulkan, lalu kita uji laboratorium dan akan kita hitung besaran beratnya,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Sebagaimana diberitakan sebelumnya, rumah kontrakan yang ditempati Waluyo (25) warga Desa Mulyoagung, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, yang berada di Dusun Karangmloko, Kelurahan Dadaprejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, meledak keras, Rabu (21/06/2023) sekitar pukul 12.30. Selain menghancurkan bangunan rumah, kejadian itu juga membuat Waluyo mengalami luka bakar yang cukup serius. <strong>(put/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191611</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Korban Ledakan di Home Industri Keramik Kota Batu Dikenal Warga sebagai Pembuat Sumbu Mercon</title>
		<link>https://memontum.com/korban-ledakan-di-home-industri-keramik-kota-batu-dikenal-warga-sebagai-pembuat-sumbu-mercon</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Jun 2023 14:10:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[Batu]]></category>
		<category><![CDATA[di]]></category>
		<category><![CDATA[dikenal]]></category>
		<category><![CDATA[home]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[industri]]></category>
		<category><![CDATA[keramik]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[ledakan]]></category>
		<category><![CDATA[Mercon]]></category>
		<category><![CDATA[pembuat]]></category>
		<category><![CDATA[sebagai]]></category>
		<category><![CDATA[sumbu]]></category>
		<category><![CDATA[warga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191516</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Teka-teki siapa identitas pria yang menjadi korban ledakan di Home Industri Keramik di Dusun Karangmloko, Kelurahan Dadaprejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, akhirnya mulai terurai. Lokasi yang diduga digunakan sebagai produksi mercon itu, teridentifikasi bahwa yang menjadi korban ledakan hingga mengalami luka bakar sampai 70 persen, adalah Waluyo (25), warga Desa Mulyoagung, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Teka-teki siapa identitas pria yang menjadi korban ledakan di Home Industri Keramik di Dusun Karangmloko, Kelurahan Dadaprejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, akhirnya mulai terurai. Lokasi yang diduga digunakan sebagai produksi mercon itu, teridentifikasi bahwa yang menjadi korban ledakan hingga mengalami luka bakar sampai 70 persen, adalah Waluyo (25), warga Desa Mulyoagung, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Nama itu disebut warga, karena titik ledakan berada di bangunan yang disewa korban atau masih dalam satu areal home industri.</p>



<p>Sementara warga, sesaat usai kejadian juga sempat mendatangi lokasi. Termasuk, memberikan pertolongan dan tidak asing dengan korban.</p>



<p>Seperti diceritakan salah seorang warga setempat, Basori, yang menjelaskan korban ledakan tersebut adalah atas nama Waluyo (25), warga Desa Mulyoagung, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Korban sendiri, memang sudah dikenal sebagai pembuat sumbu mercon.</p>



<p>&#8220;Korban ledakan itu bukan pengrajin keramik. Tetapi, korban ini tinggal di rumah kontrakannya milik Pak Suatmaji. Sementara pekerjaannya, itu membuat sumbu petasan,&#8221; terangnya, saat ditemui di sekitar lokasi kejadian, Rabu (21/06/2023) malam.</p>



<p>Korban ledakan, tambahnya, selama kontrak di rumah tersebut tidak pernah bergaul dengan warga. Ini disebabkan, karena korban tersebut pulangnya ke kontrakan pagi.</p>



<p>&#8220;Jadi, rumah itu hanya digunakan untuk produksi sumbu petasan saja,&#8221; imbuh Basori.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Saat kejadian ledakan, jelasnya, berlangsung sekitar pukul 13.00. Saat itu, dirinya sedang menyirami bunga depan rumah. Begitu dengar bunyi ledakan, dirinya langsung lari ke lokasi untuk memberikan pertolongan kepada korban.</p>



<p>&#8220;Ledakan pertama sangat keras, sampai rumah saya bergetar. Dan, ini juga didengar sampai Dusun Gangsiran, Desa Tlekung atau sekitar 5 kilometer dari sini. Saat kejadian, saya masuk rumah matikan api dan keluarkan sepeda motor korban. Korban yang kondisinya luka parah, sempat keluar menyelamatkan diri lalu menyiram air di sekujur tubuhnya sendiri,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Dengan kondisi menahan sakit, imbuhnya, korban berteriak meminta tolong. &#8220;Dia kemudian dibawa ambulan ke Puskesmas dan dibawa ke RSSA lalu kabar terakhir di RS Universitas Muhamadiyah,&#8221; urainya.</p>



<p>Sementara itu, salah satu sumber yang enggan disebutkan namanya, mengatakan dalam lokasi ledakan ditemukan dua karung petasan ukuran besar yang sudah jadi. &#8220;Tadi, kami temukan dua karung petasan ukuran besar yang sudah jadi di dalam rumah itu,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Diketahui, sekitar pukul 17.00, Tim Jibom Satbrimobda Polda Jatim dan Labfor sudah tiba di lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan olah TKP. Sedangkan, hingga malam ini olah TKP tersebut belum usai. <strong>(put/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191516</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
