<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>meregang &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/meregang/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 12 Dec 2023 12:55:18 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>meregang &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Guru di Kota Malang Ditemukan Meregang Nyawa dengan Luka Sayat, Istri dan Anak dengan Mulut Berbusa</title>
		<link>https://memontum.com/guru-di-kota-malang-ditemukan-meregang-nyawa-dengan-luka-sayat-istri-dan-anak-dengan-mulut-berbusa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Dec 2023 09:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[berbusa]]></category>
		<category><![CDATA[dengan]]></category>
		<category><![CDATA[Ditemukan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[meregang]]></category>
		<category><![CDATA[sayat,]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=203227</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Ketenangan warga di Dusun Boro Bugis, Desa Saptorenggo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, berubah menjadi geger, Selasa (12/12/2023) tadi. Reaksi itu muncul, setelah seorang pria yang teridentifikasi bernama Wahaf Effendi atau Pak Guru Wahab (44), warga asli Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, ditemukan dengan kondisi pergelangan tangan luka robek bersimbah darah. Tidak hanya itu, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Malang</strong> &#8211; Ketenangan warga di Dusun Boro Bugis, Desa Saptorenggo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, berubah menjadi geger, Selasa (12/12/2023) tadi. Reaksi itu muncul, setelah seorang pria yang teridentifikasi bernama Wahaf Effendi atau Pak Guru Wahab (44), warga asli Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, ditemukan dengan kondisi pergelangan tangan luka robek bersimbah darah.</p>



<p>Tidak hanya itu, juga ditemukan seorang perempuan, yang diketahui juga istri korban, Sulikhah (40) dan putrinya ARE (12), siswi kelas 7 SMP, juga sudah ditemukan meninggal dunia dengan kondisi mulut berbusa di atas tempat tidurnya. Wahab sendiri, saat itu masih ditemukan dalam kondisi hidup dan sempat dilarikan ke RS Dr Munir. Namun, karena sudah banyak kehilangan darah, Wahab akhirnya meninggal dunia.</p>



<p>Informasi Memontum.com, bahwa pasangan Wahab dan Sulhikah, menikah pada tahun 2010. Dari pernikahan itu, keduanya dikarunia dua putri kembar. Untuk sehari-harinya, Wahab bekerja sebagai guru di SD di kawasan Sukun Kota Malang dan istrinya membuka usaha katering. Selama ini, keluarga itu dikenal terlihat baik-baik saja.</p>



<p>Namun, pada Selasa (12/12/2023) tadi, AKE (12), salah satu putri korban, meminta tolong warga setempat. Dirinya meminta tolong karena ayah, ibu dan saudaranya terkunci dari dalam kamar.</p>



<p>Ketua RT setempat, Iswahyudi (63), mengatakan bahwa awalnya ada dua orang warganya yang mendengar permintaan tolong AKE, atau putri sulung korban. Saat itu, AKE memberitahukan kepada warga bahwa pintu kamarnya tidak bisa dibuka. Saat itulah, warga mendobrak pintu kamar hingga diketahui pemandangan yang sangat menyedihkan. Genangan darah di lantai dari tangan Wahab, didapati. Sementara istri serta anaknya, berada di tempat tidur.</p>



<p>&#8220;Saya tidak di rumah. Saya ditelepon istri dan katanya ada bunuh diri di kampung. Setelah saya datang, Pak Wahab sudah dievakuasi ke RS Dr Munir. Kondisi masih hidup dan kejadiannya sekitar pukul 08.30,&#8221; kata Iswahyudi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Tangan kiri korban, paparnya, mengalami sekitar empat luka iris (sayat, red). Sementara korban, diinformasikan meninggal sekitar pukul 08.50.</p>



<p>Akibat kejadian itu, pihak kepolisian melakukan olah TKP. Inafis Satuan Reskrim Polres Malang juga tampak datang di TKP. Informasinya, juga ditemukan pisau berlumur darah dan bungkus obat nyamuk serta sebuah gelas di atas meja. Jenazah ketiganya kemudian dibawa ke Instalasi Forensik RS Saiful Anwar Malang.</p>



<p>Kematian tragis keluarga Wahab, pun cukup mengejutkan warga sekitar. Sebab, selama ini Wahab dikenal pendiam dan tak pernah ada masalah. &#8220;Orangnya baik dan taat beribadah. Tidak pernah ada masalah juga,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Kasat Reskrim Polres Malang, AKP Gandha Syah Hidayat dan Kapolsek Pakis, Iptu Sunarko, menjelaskan hasil Pulbaket (pengumpulan bahan dan keterangan) serta hasil Inafis. &#8220;Di kamar ada tiga orang. Yang pria sempat dibawa ke rumah sakit dan ada luka di pergelangan tangan kiri. Namun karena banyak pendarahan, korban meninggal, &#8221; jelas AKP Gandha</p>



<p>Lebih lanjut AKP Gandha mengatakan, untuk dua korban yaitu Sulikhah dan ARE, saat ditemukan sudah meninggal. Posisinya terlentang. Mulutnya mengeluarkan busa. &#8220;Dugaan sementara, bunuh diri. Dari mulutnya keluar busa. Di kamar juga ada gelas, yang posisi yang tidak jauh dari kamar. Sementara juga ditemukan bungkus sasetan obat nyamuk,&#8221; jelasnya. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">203227</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pulang Kegiatan Keagamaan, Seorang Tetangga di Probolinggo Ditikam hingga Meregang Nyawa</title>
		<link>https://memontum.com/pulang-kegiatan-keagamaan-seorang-tetangga-di-probolinggo-ditikam-hingga-meregang-nyawa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Oct 2023 16:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[ditikam]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[Keagamaan]]></category>
		<category><![CDATA[Kegiatan]]></category>
		<category><![CDATA[meregang]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[pulang]]></category>
		<category><![CDATA[seorang]]></category>
		<category><![CDATA[tetangga,]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=199515</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Tosari (59) warga Dusun Pendo, Desa Liprak Kidul, Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo, menjadi sasaran penusukan hingga mengakibatkan korban meninggal dunia, Senin (09/10/2023) malam. Tragisnya, kejadian tragis itu dialami korban seusai pulang dari kegiatan keagamaan dan diduga dilakukan oleh tetangga sendiri, yakni Holili Abdianto (23). Akibat peristiwa itu, korban sempat dievakuasi menggunakan mobil [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Tosari (59) warga Dusun Pendo, Desa Liprak Kidul, Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo, menjadi sasaran penusukan hingga mengakibatkan korban meninggal dunia, Senin (09/10/2023) malam. Tragisnya, kejadian tragis itu dialami korban seusai pulang dari kegiatan keagamaan dan diduga dilakukan oleh tetangga sendiri, yakni Holili Abdianto (23).</p>



<p>Akibat peristiwa itu, korban sempat dievakuasi menggunakan mobil patroli Polsek Banyuanyar ke RSUD Waluyojati Kraksaan. Hanya saja, akibat luka serius membuat nyawa korban tidak berhasil ditolong.</p>



<p>Kepala Dusun Pendo, Desa Liprak Kidul, Nur Hasan, mengatakan bahwa kejadian berlangsung sekitar pukul 19.00 WIB. Korban saat itu baru pulang dan tiba-tiba ditikam oleh pelaku.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-4-3 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="Pulang Kegiatan Keagamaan, Seorang Tetangga di Probolinggo Ditikam hingga Meregang Nyawa" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/R4jKYiRKWqA?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>&#8220;Awalnya korban dicegat. Lalu, pelaku langsung menusuk korban di bagian belakang. Meski sudah ditusuk pakai pisau, korban memang sempat melarikan diri. Tetapi karena mungkin banyak kehilangan darah, ketika sampai di puskesmas Banyuanyar, korban sudah meninggal dunia,&#8221; katanya.</p>



<p>Sementara itu, keponakan korban, Zainal Abidin, mengatakan bahwa saat itu korban dan pelaku seorang diri. Saat kejadian, sebenarnya korban hendak sampai di rumahnya.</p>



<p>&#8220;Korban sebenarnya hendak sampai di rumah. Namun, terjadi peristiwa itu. Korban sempat mencoba kabur, namun jatuh akibat luka tikaman. Akibatnya, korban ditikam lagi,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Sementara itu ipar korban, Sarupi (52), mengatakan bahwa dirinya sempat melerai keduanya setelah korban sempat tersungkur. Hanya saja, usahanya tidak bisa menyelamatkan nyawa korban.</p>



<p>&#8220;Saya sempat berusaha melerai. Namun, korban sudah dalam kondisi luka,&#8221; paparnya.</p>



<p>Akibat peristiwa itu, petugas kepolisian dari Polsek Banyuanyar dan Satreskrim Polsek Probolinggo, turun ke lokasi kejadian. Sementara pelaku, diamankan warga dan diserahkan ke Polsek.&nbsp;<strong>(nun/pix/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">199515</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
