<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>milenial &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/milenial/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 26 May 2025 22:56:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>milenial &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Bupati Warsubi Beri Beasiswa Milenial Sarjana untuk 30 Pelajar Kuliah di Universitas PGRI Jombang</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-warsubi-beri-beasiswa-milenial-sarjana-untuk-30-pelajar-kuliah-di-universitas-pgri-jombang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 May 2025 10:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jombang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Beasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[kuliah]]></category>
		<category><![CDATA[milenial]]></category>
		<category><![CDATA[pelajar]]></category>
		<category><![CDATA[sarjana,]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas]]></category>
		<category><![CDATA[warsubi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222480</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jombang &#8211; Bupati Jombang, Warsubi, memberikan Program Beasiswa Milenial Sarjana Strata Satu (S-1) Universitas PGRI Jombang, di Gedung Kesenian Kabupaten Jombang, Senin (26/05/2025) tadi. Pelaksanaan yang diikuti Wakil Bupati Jombang, Salmanuddin Yazid, Kepala OPD, Ketua PPLP PT PGRI Jombang, Siyono, Kepala Sekolah se-Kabupaten Jombang, Kepala Desa se-Kabupaten Jombang hingga peserta didik penerima beasiswa dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jombang</strong> &#8211; Bupati Jombang, Warsubi, memberikan Program Beasiswa Milenial Sarjana Strata Satu (S-1) Universitas PGRI Jombang, di Gedung Kesenian Kabupaten Jombang, Senin (26/05/2025) tadi. Pelaksanaan yang diikuti Wakil Bupati Jombang, Salmanuddin Yazid, Kepala OPD, Ketua PPLP PT PGRI Jombang, Siyono, Kepala Sekolah se-Kabupaten Jombang, Kepala Desa se-Kabupaten Jombang hingga peserta didik penerima beasiswa dan wali murid itu, memberikan beasiswa kepada 30 peserta didik di Kabupaten Jombang.</p>



<p>Bupati Warsubi dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pemkab Jombang sangat mengapresasi kepada para siswa-siswi penerima Beasiswa S-1 Milenial Jombang 2025. “Para penerima beasiswa merupakan siswa-siswi yang berprestasi. Mereka telah melalui proses seleksi yang panjang dan ketat. Ini membuktikan bahwa siswa-siswi terbaik dengan talenta dan prestasi luar biasa serta layak mendapatkan dukungan dari pemerintah daerah untuk dipersiapkan menjadi sumber daya manusia Jombang yang unggul, berdaya saing dan berkualitas,” kata Bupati Jombang.</p>



<p>Bupati Warsubi juga menjelaskan, bahwa pemerintah daerah berkomitmen untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang lebih potensial dan kompeten. Sebab, pembangunan sumber daya manusia sebagai subjek yang sangat penting, di samping pembangunan infrastruktur yang terus dilakukan.</p>



<p>“Beasiswa ini merupakan bentuk fasilitasi Pemda bagi masyarakat, khususnya bagi mereka yang kurang mampu, namun memiliki berprestasi. Tujuannya, agar bisa mengenyam pendidikan yang lebih baik,” ujarnya.</p>



<p>Kepada para kepala desa, Bupati Warsubi berpesan agar memberikan ruang pengabdian yang lebih luas kepada mereka di desa. Sehingga, bisa menjadi agen perubahan yang mampu menggerakkan dan mengeksplorasi potensi desa agar berkembang lebih baik lagi ke depannya.</p>



<p>Bupati Warsubi juga mengungkapkan, bahwa upaya yang dilakukan ini adalah bagian dari program bersama untuk mewujudkan Jombang maju dan sejahtera untuk semua. “Berikan wadah bagi mereka untuk belajar dan membangun dirinya agar bertanggung jawab dalam membangun desanya. Kita cegah mereka dari kegiatan negatif di masa mudanya. Ajak mereka membangun desa menjadi desa yang rukun, sentosa, damai dan sejahtera bagi seluruh warganya,” ungkapnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, Ketua PPLP PT PGRI Jombang, Siyono, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Jombang kepada Universitas PGRI Jombang (UPJB). Tentunya, atas pelaksanaan Program Beasiswa S1 Milenial Kabupaten Jombang dari APBD 2025.</p>



<p>&#8220;Program ini dilaksanakan untuk pertama kalinya dan terdapat sebanyak 30 orang siswa siswa penerima beasiswa,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Ditambahkannya, bahwa ini merupakan salah satu program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Jombang, dalam mewujudkan asta cita yaitu peningkatan sumber daya manusia (SDM). Peningkatan itu, dapat terwujud melalui sektor pendidikan. Sebab, pendidikan dapat merubah apapun yang ada, termasuk agent of change.</p>



<p>&#8220;Saya berharap anak-anak penerima beasiswa di didik dengan sebaik-baiknya, agar nantinya mampu memberikan perubahan di kalangan masyarakat,&#8221; paparnya.</p>



<p>Selain itu, penerima beasiswa ini merupakan anak-anak pilihan yang mempunyai kemampuan, tetapi terkendala dari sisi ekonomi. &#8220;Melalui program ini, kita membantu untuk mewujudkan mimpi-mimpi mereka. Mimpi tanpa adanya eksekusi merupakan hal yang sangat mustahil. Anak-anak penerima beasiswa akan dibagi ke beberapa prodi berdasarkan prestasi masing-masing, sebab di UPJB memiliki banyak prodi,&#8221; urainya.</p>



<p>Sebagai lembaga, pihaknya berharap tidak hanya UPJB yang mendapatkan kesempatan. &#8220;Mudah-mudahan keinginan dari tim percepatan pengembangan dari Pemerintah Kabupaten Jombang dapat memberikan kuota lebih banyak lagi di tahun-tahun berikutnya,&#8221; harapnya. <strong>(azl/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222480</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ini Alasan Kenapa Kalangan Milenial Harus Pilih Bunda Indah dan Mas Yudha di Pilkada Lumajang</title>
		<link>https://memontum.com/ini-alasan-kenapa-kalangan-milenial-harus-pilih-bunda-indah-dan-mas-yudha-di-pilkada-lumajang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 27 Oct 2024 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[alasan]]></category>
		<category><![CDATA[kalangan]]></category>
		<category><![CDATA[Kenapa?]]></category>
		<category><![CDATA[milenial]]></category>
		<category><![CDATA[pilkada]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=215908</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Gedung Soedjono di Jalan Alun-alun Selatan Kelurahan Ditotrunan Lumajang, bakal menjadi sarana &#8216;Digital Center&#8217; pusat inovasi daerah Pemerintah Daerah (Pemkab) Lumajang. Wacana itu disiapkan, jika pasangan calon (Paslon) nomor urut 2, Bunda Indah dan Mas Yudha, terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Lumajang periode 2024 &#8211; 2029 di Pilkada 27 November mendatang. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Gedung Soedjono di Jalan Alun-alun Selatan Kelurahan Ditotrunan Lumajang, bakal menjadi sarana &#8216;Digital Center&#8217; pusat inovasi daerah Pemerintah Daerah (Pemkab) Lumajang. Wacana itu disiapkan, jika pasangan calon (Paslon) nomor urut 2, Bunda Indah dan Mas Yudha, terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Lumajang periode 2024 &#8211; 2029 di Pilkada 27 November mendatang.</p>



<p>Inovasi itu sengaja digagas, untuk mendongkrak produk usaha di Kabupaten Lumajang, agar bisa dikenal hingga kancah internasional. Termasuk, menampung sejumlah pemikiran generasi milenial.</p>



<p>Bunda Indah, Calon Bupati Lumajang, mengungkapkan bahwa inovasi itu terbuka lebar bagi semua kalangan. Terlebih kalangan muda-mudi, yang diharapkan bisa menjadi wadah dalam menampung dan mengembangkan usaha baru serta ide-ide kreatif.</p>



<p>&#8220;Pusat inovasi atau digital center nantinya merupakan sumber inovasi dari seluruh sektor, seluruh kalangan baik itu anak-anak sekolah, anak muda atau milenial, pengusaha kecil hingga pengusaha besar. Termasuk, apakah itu di dalamnya usaha bidang pertanian (secara luas ya), UMKM, properti, pokoknya semua sektor. Dimana sumberdaya ini, tujuannya bisa melakukan inovasi di pusat digital yang terarah,&#8221; kata Bunda Indah, Minggu (27/10/2024) tadi.</p>



<p>Calon Bupati Lumajang ini berkomitmen, yakni mendongkrak perekonomian Lumajang, memperkuat pondasi berbasis teknologi hingga mengikuti perkembangan jaman untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Di waktu yang sama, tim pemenangan Bunda Indah dan Mas Yudha, Agus Setiawan, menambahkan bahwa pihaknya siap merangkul dan memberikan bimbingan kepada generasi milenial. Sehingga, dengan sarana dan prasarana yang nantinya disiapkan, akan bisa lebih terarah.</p>



<p>&#8220;Kesempatan ini perlu kita rengkuh bersama-sama. Jadi nanti, teman-teman, anak muda bisa datang ke Gedung Soedjono melakukan pengembangan melalui sistem digital,&#8221; ungkap Agus.</p>



<p>Menariknya, selain menjadi ladang pengembangan usaha berbasis digital, wirausaha juga bakal berkesempatan memperoleh bantuan modal. &#8220;Misalkan ada kelompok pemuda sudah punya aplikasi, sudah punya tim tapi tidak punya modal, itu nanti bisa dibantu. Ada bantuan modal, terutama untuk pengusaha baru ya, wirausaha baru itu perlu support dari pemerintah,&#8221; imbuh Agus, pria yang kerap disapa Samco.</p>



<p>Lebih-lebih, meneruskan terobosan Bunda Indah, Samco mengutarakan pusat inovasi digital di Gedung Soedjono nantinya bakal dikemas ramah. Tidak kaku dan terlalu birokrasi, karena bertujuan agar pelaku usaha bisa krasan dan mengembangkan.</p>



<p>&#8220;Nanti bakal dikemas dengan nuansa milenial. Soal perkopian di Lumajang, nanti bakal diimbangi dengan inovasi teknologi supaya teman-teman bisa memasarkan produk usaha pertanian ke dunia internasional. Jangan lupa, nanti Gedung Soedjono akan dijadikan oleh Bunda Yudha dan Mas Yudha sebagai digital center pusat inovasi daerah,&#8221; papar Samco. <strong>(adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">215908</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ketua DPC Gerindra Kota Malang Berharap Calon Pasangan Wahyu Hidayat dari Kalangan Milenial</title>
		<link>https://memontum.com/ketua-dpc-gerindra-kota-malang-berharap-calon-pasangan-wahyu-hidayat-dari-kalangan-milenial</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Aug 2024 09:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[berharap]]></category>
		<category><![CDATA[Gerindra]]></category>
		<category><![CDATA[hidayat]]></category>
		<category><![CDATA[kalangan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[milenial]]></category>
		<category><![CDATA[pasangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=213340</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Siapa bakal calon pasangan mantan Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, dalam Pilkada Kota Malang 27 November nanti, terus mendapat perhatian. Salah satunya, muncul dari Ketua DPC Gerindra Kota Malang, Moreno Soeprapto. Sebagai partai pengusung Wahyu Hidayat maju di Pilkada Kota Malang, Moreno berharap agar pasangannya nanti dapat menggandeng sosok milenial. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Siapa bakal calon pasangan mantan Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, dalam Pilkada Kota Malang 27 November nanti, terus mendapat perhatian. Salah satunya, muncul dari Ketua DPC Gerindra Kota Malang, Moreno Soeprapto.</p>



<p>Sebagai partai pengusung Wahyu Hidayat maju di Pilkada Kota Malang, Moreno berharap agar pasangannya nanti dapat menggandeng sosok milenial. Meskipun, di satu sisi bahwa nama-nama yang akan diusung menjadi wakil dari Wahyu, masih dalam tahap pembahasan. Termasuk, nama Ali Mutohirin dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI), yang masih belum dapat dipastikan.</p>



<p>“Untuk wakilnya masih terus kita godok. Belum pasti Ali Mutohirin. Tapi kalau Pak Wahyu Hidayat sudah pasti, karena rekomendasi sudah dibeliau,” kata Moreno.</p>



<p>Ditambahkannya, bahwa sampai dengan saat ini sudah ada tiga partai politik yang sudah merapat. Diantaranya, Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan Partai Kesejahteraan Sosial (PKS).</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Sekarang kita menuju empat partai. Insyaallah, ada komunikasi hari ini juga dengan partai non parlemen,” tambahnya.</p>



<p>Mengenai Koalisi Indonesia Maju (KIM), dikatakannya bahwa Gerindra tetap terbuka dengan siapa saja dan tidak harus mutlak. Karena, tidak bisa memaksakan strateginya masing-masing.</p>



<p>“Baik dari KIM ataupun dari luar KIM, tidak masalah. Kita harus cair, yang terpenting kita bisa mengadopsi aspirasi masyarakat dengan baik,” terangnya.</p>



<p>Diakhir, Moreno juga mengungkapkan bahwa di Kota Malang ada kekhususan dengan mengusung nama Wahyu Hidayat. Termasuk, dinamika politik di berbagai wilayah juga berbeda-beda. “Tarik menarik bagaimana kepentingan dan aspirasi dari partai lain sudah biasa. Alhamdulillah, komunikasi kami dengan partai lain tetap baik,” imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">213340</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tarik Minat Petani Milenial, Mas Dhito Salurkan Bantuan Lima Unit Drone Pertanian</title>
		<link>https://memontum.com/tarik-minat-petani-milenial-mas-dhito-salurkan-bantuan-lima-unit-drone-pertanian</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Jun 2024 11:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[milenial]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Petani]]></category>
		<category><![CDATA[salurkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=211207</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, menyalurkan lima drone pertanian kepada petani di Kecamatan Purwoasri, Kabupaten Kediri, Kamis (27/06/2024) tadi. Hal ini dilakukan, untuk menarik ketertarikan milenial di sektor pertanian. Mas Dhito-sapaan akrab Bupati Kediri, mengungkapkan bahwa dari sekitar 145 ribu petani di Kabupaten Kediri, yang berasal dari kalangan milenial terbilang masih rendah. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, menyalurkan lima drone pertanian kepada petani di Kecamatan Purwoasri, Kabupaten Kediri, Kamis (27/06/2024) tadi. Hal ini dilakukan, untuk menarik ketertarikan milenial di sektor pertanian.</p>



<p>Mas Dhito-sapaan akrab Bupati Kediri, mengungkapkan bahwa dari sekitar 145 ribu petani di Kabupaten Kediri, yang berasal dari kalangan milenial terbilang masih rendah. Yaitu, berkisar 8 persen.</p>



<p>Dengan adanya teknologi drone untuk pemupukan dan penyemprotan ini, diharapkan kalangan milenial bisa tertarik untuk ikut mengembangkan salah satu sektor prioritas di Kabupaten Kediri tersebut.</p>



<p>“Drone ini menjadi satu hal yang baru. Kalau sudah jalan 5 tahun hingga 10 tahun, maka drone ini akan menjadi hal yang biasa,” kata bupati muda yang menjabat sejak 2021 itu.</p>



<p>Menanggapi pemberian bantuan itu, Ketua Gapoktan Maju Satu Pandansari, Sutrimo, mengungkapkan apresiasi kepada orang nomor satu di Kabupaten Kediri itu. Menurutnya, drone ini bisa mempermudah produktivitas petani.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Terima kasih Mas Bupati (Mas Dhito), petani di Kecamatan di Purwoasri merasa diperhatikan dari teknologi pertanian. Banyak bantuan dari Pemkab, Provinsi maupun Pusat yang diusahakan oleh Mas Bupati dan bermanfaat bagi petani,” ujar Trimo.</p>



<p>Pria berusia 60 tahun itu mengungkapkan, tidak seluruh petani mengerti tentang penggunaan drone pertanian. Sehingga, dengan bantuan ini pihaknya berharap lebih banyak petani di wilayahnya dapat mengikuti kemajuan teknologi yang ada.</p>



<p>“Alhamdulillah, Purwoasri mendapat lima drone&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Trimo menyebut, di wilayahnya terdapat 18 petani millenial. Dimana petani tersebut mendapatkan pelatihan pengoperasian drone oleh Dinas Pertanian dan Perkebunan (Dispertabun) Kabupaten Kediri.</p>



<p>Sementara Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dispertabun Kabupaten Kediri, Anang Widodo, menambahkan bahwa selain drone pertanian berikut genset, petani Purwoasri juga mendapatkan dua unit traktor roda dua rotary. “Hari ini kita salurkan 1 drone, minggu depan kita serahkan 4 drone,” tambah Anang. <strong>(kom/pan/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">211207</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pj Bupati Lumajang Tekankan Penerapan Nilai-Nilai Pancasila untuk Generasi Milenial dan Gen-Z</title>
		<link>https://memontum.com/pj-bupati-lumajang-tekankan-penerapan-nilai-nilai-pancasila-untuk-generasi-milenial-dan-gen-z</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 Jun 2024 08:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[generasi]]></category>
		<category><![CDATA[milenial]]></category>
		<category><![CDATA[nilai-nilai]]></category>
		<category><![CDATA[Pancasila]]></category>
		<category><![CDATA[penerapan]]></category>
		<category><![CDATA[tekankan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=210115</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Pemkab Lumajang menggelar upacara Hari Lahir Pancasila, di Alun-alun Lumajang, Sabtu (01/06/2024) tadi. Dalam momen itu, Pj Bupati Yuyun-sapaannya Pj Bupati, membacakan teks pidato tertulis Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila RI, Yudian Wahyudi Pj Bupati Yuyun juga menekankan pentingnya nilai-nilai Pancasila untuk diterapkan dengan metode yang sesuai dengan perkembangan zaman. Hal tersebut [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Pemkab Lumajang menggelar upacara Hari Lahir Pancasila, di Alun-alun Lumajang, Sabtu (01/06/2024) tadi. Dalam momen itu, Pj Bupati Yuyun-sapaannya Pj Bupati, membacakan teks pidato tertulis Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila RI, Yudian Wahyudi</p>



<p>Pj Bupati Yuyun juga menekankan pentingnya nilai-nilai Pancasila untuk diterapkan dengan metode yang sesuai dengan perkembangan zaman. Hal tersebut dilakukan, sebagai upaya menyambut era bonus demografi yang akan menempatkan generasi milenial dan Gen-Z sebagai pilar utama dalam pembangunan bangsa.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Dengan semangat Pancasila yang teguh, saya yakin Bangsa Indonesia mampu menghadapi berbagai tantangan, termasuk krisis global. Keberhasilan tersebut adalah buah dari kerja sama dan semangat gotong royong seluruh elemen bangsa yang menjadikan Pancasila sebagai fondasi utama,&#8221; kata Pj Bupati Yuyun.</p>



<p>Ditambahkannya, pembangunan bangsa harus selaras dengan perkembangan zaman dan karakteristik generasi muda. Oleh karena itu, penerapan nilai-nilai Pancasila harus dilakukan dengan cara yang relevan dan sesuai dengan kekinian.</p>



<p>&#8220;Dalam menyambut era bonus demografi ini, kita perlu memahami bahwa generasi milenial dan Gen-Z memiliki cara pandang dan kebutuhan yang berbeda. Untuk itu, metode penerapan Pancasila juga perlu disesuaikan agar tetap relevan dan dapat diterima oleh generasi muda sebagai pilar utama pembangunan bangsa,&#8221; jelasnya. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">210115</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkot Malang Rencanakan Sulap Jalan Soekarno Hatta Jadi Destinasi Wisata Terbuka Bagi Generasi Milenial</title>
		<link>https://memontum.com/pemkot-malang-rencanakan-sulap-jalan-soekarno-hatta-jadi-destinasi-wisata-terbuka-bagi-generasi-milenial</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Mar 2024 15:05:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[destinasi]]></category>
		<category><![CDATA[generasi]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[milenial]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[rencanakan]]></category>
		<category><![CDATA[soekarno]]></category>
		<category><![CDATA[terbuka,]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=207870</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Setelah memiliki Wisata Kayutangan Heritage, di Jalan Basuki Rahmat, Kecamatan Klojen, yang bergaya kolonial. Kini, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang berencana akan menyulap kawasan Jalan Soekarno Hatta, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, menjadi destinasi wisata terbuka bagi kaum milenial. Hal tersebut, disampaikan oleh Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat. Menurutnya, hal itu dilakukan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Setelah memiliki Wisata Kayutangan Heritage, di Jalan Basuki Rahmat, Kecamatan Klojen, yang bergaya kolonial. Kini, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang berencana akan menyulap kawasan Jalan Soekarno Hatta, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, menjadi destinasi wisata terbuka bagi kaum milenial.</p>



<p>Hal tersebut, disampaikan oleh Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat. Menurutnya, hal itu dilakukan karena Kota Malang belum mempunyai destinasi yang benar-benar mengakomodir kebutuhan generasi milenial. Apalagi, di Kota Malang sendiri banyak perguruan tinggi dengan ratusan ribu mahasiswa.</p>



<p>“Saya akan mencoba membangun tempat sebagai tujuan mahasiswa milenial di sekitar Soekarno Hatta, nanti kita buat konsep milenial. Karena kan kalau di Kayutangan Heritage adalah destinasi pariwisata masyarakat bergaya kolonial,” ujar Wahyu, Kamis (28/03/2024) tadi.</p>



<p>Dengan adanya rencana tersebut, diharapkan nantinya dapat mengimbangi Kawasan Kayutangan Heritage. Sehingga, hal ini juga bisa memecah kepadatan yang kerap kali terjadi di Kayutangan Heritage.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Kan kalau di Kayutangan Heritage daya tariknya kolonial. Nah, untuk di Jalan Soekarno Hatta, nanti akan kita buat khusus milenial. Jadi pengunjung dari luar dapat memilih ingin pariwisata kolonial atau milenial,” ucapnya.</p>



<p>Lebih lanjut Pj Wali Kota Wahyu juga merencanakan, jika media yang berada di Jalan Soekarno Hatta tersebut, akan diperkecil. Sehingga, trotoar yang ada dapat diperluas seperti halnya di Kayutangan Heritage.</p>



<p>“Iya itu kan jalan milik provinsi. Itu kan ada median, nanti kita kecilkan sedikit. Jalannya tetap dan nanti trotoar kita perluas seperti di Kayutangan Heritage. Itu sudah ada perencanaannya, pondasinya, tapi basisnya perencanaan,” lanjutnya.</p>



<p>Selain di Jalan Soekarno Hatta, Pemkot Malang juga berencana untuk membuat destinasi wisata terbuka di Kawasan Kelurahan Sawojajar, Kecamatan Kedungkandang. Konsepnya, sebagai destinasi wisata religi.</p>



<p>&#8220;Termasuk juga di Sawojajar, ada beberapa tempat Religi yang memang kawasan tempat yang ramai saat Sabtu dan Minggu, nah nanti itu akan kami coba,&#8221; imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">207870</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gandeng Generasi Milenial, Diskopindag Kota Malang Targetkan Tambah 10 Koperasi di Tahun 2024</title>
		<link>https://memontum.com/gandeng-generasi-milenial-diskopindag-kota-malang-targetkan-tambah-10-koperasi-di-tahun-2024</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 Mar 2024 05:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[diskopindag]]></category>
		<category><![CDATA[gandeng]]></category>
		<category><![CDATA[generasi]]></category>
		<category><![CDATA[Koperasi]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[milenial]]></category>
		<category><![CDATA[tambah]]></category>
		<category><![CDATA[targetkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=207157</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, menargetkan di tahun 2024 ini akan ada penambahan sebanyak 10 koperasi baru di Kota Malang. Terutama, dengan menggandeng para generasi milenial. Saat ini, menurut Kepala Diskopindag Kota Malang, Eko Sri Yuliadi, masih banyak generasi milenial yang cenderung melihat koperasi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, menargetkan di tahun 2024 ini akan ada penambahan sebanyak 10 koperasi baru di Kota Malang. Terutama, dengan menggandeng para generasi milenial.</p>



<p>Saat ini, menurut Kepala Diskopindag Kota Malang, Eko Sri Yuliadi, masih banyak generasi milenial yang cenderung melihat koperasi itu sebagai sesuatu yang kuno. Sehingga, harus terus didorong dan diberikan pemahaman mengenai perkoperasian.</p>



<p>“Jadi sebelum kita menggandeng mereka, kita ajak generasi muda itu untuk workshop dengan tujuan untuk mengubah pola pikir terhadap koperasi yang sesuai dengan jati diri koperasi dan pendampingan dalam pembentukan koperasi di Kota Malang,” jelas Eko, Jumat (01/03/2024) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Tentunya dengan dibekali ilmu, nantinya para generasi milenial tersebut dapat memiliki pola pikir baru dan pengetahuan serta akan mengetahui keuntungan dari pengelolaan koperasi. Sehingga, dapat terwujud kaderisasi pengurus koperasi modern.</p>



<p>“Dengan dibekali ilmu tentang perkoperasian sesuai dengan peraturan yang berlaku, dapat terwujud kaderisasi pengurus koperasi modern yang dapat memberikan bermanfaat bagi masyarakat Kota Malang,” tambahnya.</p>



<p>Sebagai informasi, dari data per 31 Desember 2023, total jumlah koperasi yang ada di Kota Malang ada sebanyak 624 koperasi, dengan rincian 366 koperasi aktif dan 258 koperasi dalam status tidak aktif. Di tahun 2024 ini Diskopindag Kota Malang menargetkan adanya reaktivasi bagi koperasi-koperasi yang saat ini dalam status tidak aktif.</p>



<p>“Kami berharap di tahun ini nanti koperasi-koperasi yang tidak aktif dapat kita aktifkan kembali. Kemudian, juga diharapkan penambahan 10 koperasi dapat direalisasikan di tahun ini,” imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">207157</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Polresta Malang Kota Fasilitasi Nonton Bioskop Gratis untuk Milenial Usai Gunakan Hak Pilih</title>
		<link>https://memontum.com/polresta-malang-kota-fasilitasi-nonton-bioskop-gratis-untuk-milenial-usai-gunakan-hak-pilih</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Feb 2024 12:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Bioskop]]></category>
		<category><![CDATA[fasilitasi]]></category>
		<category><![CDATA[gratis]]></category>
		<category><![CDATA[gunakan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[milenial]]></category>
		<category><![CDATA[nonton]]></category>
		<category><![CDATA[polresta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=205963</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Polresta Malang Kota fasilitasi dan siapkan nonton bioskop gratis di Movimax Sarinah Kota Malang, bagi milenial pasca gunakan hak pilihnya di Kota Malang, Rabu (14/02/2024) tadi. Nonton geratis ini, pun disambut antusias masyarakat dengan suka cita. “Syarat dan ketentuan nonton gratis, adalah menunjukkan jemari yang sudah ada tinta ungu Pemilu dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Polresta Malang Kota fasilitasi dan siapkan nonton bioskop gratis di Movimax Sarinah Kota Malang, bagi milenial pasca gunakan hak pilihnya di Kota Malang, Rabu (14/02/2024) tadi. Nonton geratis ini, pun disambut antusias masyarakat dengan suka cita.</p>



<p>“Syarat dan ketentuan nonton gratis, adalah menunjukkan jemari yang sudah ada tinta ungu Pemilu dan menunjukkan KTP. Ini merupakan upaya untuk mendorong para milenial menggunakan hak pilih,” ungkap Kapolresta Malang Kota, Kombes Budi Hermanto.</p>



<p>Tagline &#8216;Nyoblos itu Mbois&#8217; juga melekat di para muda mudi, memberikan semangat bersama untukmemberikan suara menentukan masa depan bangsa Indonesia. Warga negara memiliki kewajiban untuk ikut membangun bangsa Indonesia, salah satunya turut aktif dalam Pemilihan Umum (Pemilu) sebagai salah satu instrumen negara demokrasi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Penting untuk menentukan pilihan dan menggunakan hak pilih dengan datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS). &#8220;Diharapkan dengan banyaknya partisipasi masyarakat, dapat mengawal demokrasi serta bersama menjaga Kota Malang semakin aman, damai dan kondusif,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Sementara itu, tampak Movimax Sarinah diserbu para melenial. Mereka tampak antusias fasilitas yang diberikan Polresta Malang Kota sebagai apresiasi bagi masyarakat yang telah menggunakan hak pilihnya.</p>



<p>“Sangat senang, terima kasih Polresta Malang Kota telah memberikan fasilitas nonton gratis sehingga kita semangat untuk ke TPS, Nyoblos itu Mbois,” ungkap Dila, salah satu pengunjung, sambil menunjukan jarinya yang sudah ada tinta ungu. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">205963</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Memiliki 13.218 Petani Milenial, Pemkot Batu Minta Jajaran Pertajam Potensi dan Hasil Pertanian</title>
		<link>https://memontum.com/memiliki-13-218-petani-milenial-pemkot-batu-minta-jajaran-pertajam-potensi-dan-hasil-pertanian</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Jan 2024 08:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[13.218]]></category>
		<category><![CDATA[jajaran]]></category>
		<category><![CDATA[memiliki]]></category>
		<category><![CDATA[milenial]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[pertajam]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Petani]]></category>
		<category><![CDATA[Potensi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=204147</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Sebanyak 13.218 petani milenial terdapat di wilayah Kota Batu. Jumlah tersebut, berdasarkan hasil sensus pertanian dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batu tahun 2023. Masih berdasarkan data, para petani milenial itu bergerak di 140 usaha tani perorangan dan 135 rumah tangga urban farming. Untuk pertanian urban farming, para petani milenial itu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Sebanyak 13.218 petani milenial terdapat di wilayah Kota Batu. Jumlah tersebut, berdasarkan hasil sensus pertanian dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batu tahun 2023.</p>



<p>Masih berdasarkan data, para petani milenial itu bergerak di 140 usaha tani perorangan dan 135 rumah tangga urban farming. Untuk pertanian urban farming, para petani milenial itu telah menerapkan teknologi digital dengan lahan yang terbatas.</p>



<p>Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, menanggapi hal itu menyampaikan bahwa pihaknya sangat bangga, dengan banyaknya petani milenial yang terlibat secara langsung di Kota Batu. &#8220;Tentunya dari data itu, kepada jajaran SKPD Pemkot Batu, agar hasil sensus pertanian dari BPS bisa menjadi fokus dalam mempertimbangkan dan mempertajam potensi pertanian. Terutama, mendorong petani milenial untuk lebih terlibat dalam memajukan sektor pertanian,&#8221; terangnya, Jumat (05/01/2024) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Untuk meningkatkan peran petani milenial dalam urban farming, dirinya juga menekankan agar pemanfaatan digitalisasi dengan lahan pertanian yang terbatas, bisa menghasilkan pertanian yang berkualitas. Terlebih, terdapat tiga usaha pertanian yang diminati dan dilakukan. Diantaranya yaitu usaha peternakan, jasa pertanian dan perikanan.</p>



<p>&#8220;Nah, usaha lainnya yang juga menjadi andalan yaitu tanaman pangan, perkebunan hortikultura dan kehutanan,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Lebih lanjut Pj Wali Kota Aries menambahkan, dari hasil sensus pertanian di Kota Batu, juga telah berkembang usaha pertanian perorangan mencapai 18.335 unit usaha. Tertinggi, adalah unit usaha pertanian hortikutura sebanyak 14.734 unit usaha, peternakan 5.628 unit usaha dan tanaman pangan sebanyak 1.393 unit usaha.</p>



<p>“Dengan mempertajam hasil sensus ini, maka akan menjadi data penting bagi Pemkot Batu, untuk menyusun perencanaan pertanian ke depan. Terutama, menyelaraskan dengan program pemerintah sehingga petani kita akan lebih sejahtera,” jelasnya. <strong>(put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">204147</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
