<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>misterius &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/misterius/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 16 Jun 2025 12:04:40 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>misterius &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Seorang Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Tewas Misterius di Kamar Losmen Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/seorang-perempuan-tanpa-identitas-ditemukan-tewas-misterius-di-kamar-losmen-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Jun 2025 04:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Ditemukan]]></category>
		<category><![CDATA[identitas]]></category>
		<category><![CDATA[losmen]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[misterius]]></category>
		<category><![CDATA[perempuan,]]></category>
		<category><![CDATA[seorang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223007</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Seorang perempuan yang belum diketahui identitasnya, ditemukan tewas di salah satu kamar Losmen Windu Kentjono di Jalan Kolonel Sugiono, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Senin (16/06/2025) sekitar pukul 00.05. Informasinya, saat ditemukan korban berada di atas kasur dengan wajah tertutup bantal dan ada kain di mulutnya. Informasi Memontum.com, bahwa korban datang ke [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Seorang perempuan yang belum diketahui identitasnya, ditemukan tewas di salah satu kamar Losmen Windu Kentjono di Jalan Kolonel Sugiono, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Senin (16/06/2025) sekitar pukul 00.05. Informasinya, saat ditemukan korban berada di atas kasur dengan wajah tertutup bantal dan ada kain di mulutnya.</p>



<p>Informasi Memontum.com, bahwa korban datang ke losmen bersama seorang laki-laki (identitas belum diketahui) pada Minggu (15/06/2025) sekira pukul 23.00. Keduanya langsung memesan kamar No 11 dan segera masuk ke dalam kamar.</p>



<p>Laki-laki yang bersama korban, keluar dari kamar dan berpamitan kepada penjaga losmen untuk membeli makan, Senin (16/06/2025) sekitar pukul 00.03. Pintu kamar dibiarkan sedikit terbuka, dalam kondisi gelap. Mengetahui hal itu, penjaga losmen curiga hingga memanggil petugas kebersihan losmen, untuk bersama-sama melakukan pengecekan. Saat itulah, diketahui kalau korban sudah tidak bergerak.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kejadian itu, selanjutnya dilaporkan ke Polsek Sukun hingga petugas bersama Tim Inafis Polresta Malang Kota, segera menuju ke lokasi untuk melakukan penyelidikan. Jenazah korban kemudian dibawa ke Kamar Mayat RSSA Malang, dengan status Mrs X.</p>



<p>Kapolsek Sukun, AKP Riyan Wahyuningtiyas melalui Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Yudi Risdiyanto, mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan. &#8220;Korban belum diketahui identitasnya. Kami masih menunggu hasil visumnya. Kami masih melakukan penyelidikan termasuk juga mencari identitas pria yang sebelumnya datang ke losmen bersama korban,&#8221; ujarnya. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223007</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wanita Setengah Telanjang Mati Misterius di Lahan Kosong di Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/wanita-setengah-telanjang-mati-misterius-di-lahan-kosong-di-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Oct 2022 04:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[mayat telanjang]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[misterius]]></category>
		<category><![CDATA[tewas misterius]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=177382</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Sosok mayat perempuan yang diperkirakan berumur 35 hingga 40 tahun, ditemukan di lahan kosong di Jalan Mayjen Sungkono, RT 2/RW 8, Kelurahan Arjowinangun, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang atau tepatnya di samping Gudang Tembakau PR Cokro, Senin (24/10/2022) pagi. Saat ditemukan, posisi tubuhnya telungkup tanpa memakai celana dan celana dalam. Jenazah korban, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Sosok mayat perempuan yang diperkirakan berumur 35 hingga 40 tahun, ditemukan di lahan kosong di Jalan Mayjen Sungkono, RT 2/RW 8, Kelurahan Arjowinangun, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang atau tepatnya di samping Gudang Tembakau PR Cokro, Senin (24/10/2022) pagi. Saat ditemukan, posisi tubuhnya telungkup tanpa memakai celana dan celana dalam.</p>



<p>Jenazah korban, juga sudah terbujur kaku, dengan hanya memakai kaos warna hitam. Kejadian itu, pun selanjutnya dilaporkan ke Babinsa dan Bhabinkamtibmas, hingga diteruskan ke Polsek Kedungkandang. Selanjutnya, jenazah pun dievakuasi ke kamar mayat RSSA Malang.</p>



<p>Diperoleh informasi, penemuan ini berawal dari seorang pencari burung yang mencium bau tidak sedap di sekitar lokasi. Setelah dilakukan pengecekan, akhirnya diketahui ada mayat seorang wanita, dalam kondisi telungkup. Kejadian itu, kemudian dilaporkan ke pemilik lahan.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pimpin-musrenbang-rkpd-2027-bupati-malang-ingatkan-sinkronisasi-hingga-sinergi">Pimpin Musrenbang RKPD 2027, Bupati Malang Ingatkan Sinkronisasi hingga Sinergi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/lapas-kelas-1-malang-gelar-buka-bersama-libatkan-keluarga-wbp">Lapas Kelas 1 Malang Gelar Buka Bersama Libatkan Keluarga WBP</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-jember-terbitkan-surat-edaran-larangan-penggunaan-fasilitas-dinas-selama-libur-lebaran">Pemkab Jember Terbitkan Surat Edaran Larangan Penggunaan Fasilitas Dinas Selama Libur Lebaran</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/libur-idul-fitri-disdikbud-malang-minta-orang-tua-awasi-aktivitas-anak">Libur Idul Fitri, Disdikbud Malang Minta Orang Tua Awasi Aktivitas Anak</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/revitalisasi-pasar-besar-via-kpbu-masuk-tahap-lanjutan-pemkot-malang-segera-bersurat-ke-kemenkeu">Revitalisasi Pasar Besar Via KPBU Masuk Tahap Lanjutan, Pemkot Malang segera Bersurat ke Kemenkeu</a></li>
</ul>


<p>Petugas Polsek Kedungkandang yang mendapat laporan, pun segera mendatangi lokasi bersama tim Inafis Polresta Malang Kota dan PMI Kota Malang. &#8220;Pada tubuh jenazah, tidak ditemukan adanya tanda-tanda indikasi kekerasan,&#8221; ujar Kapolsek Kedungkandang, Kompol Agus Siswo Hariyadi.</p>



<p>Ditambahkannya, diduga korban sudah meninggal sekitar 3 hari. Itu karena, kondisi tubuhnya yang mengeluarkan bau tidak sedap. &#8220;Di sekitar jenasah ditemukan celana panjang kain warna hitam, dompet kecil Toko Emas Bulan Purnama (warna kuning) berisi uang Rp 1.000 dan Rp 500, yang tercecer,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Sementara di sekitar lokasi, tidak ada identitas yang melekat di tubuh korban. Sehingga, jenazahnya dibawa ke Kamar Mayat RSSA Malang, dalam status Mrs X. Hingga saat ini, Polsek Kedungkandang masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui identitas jenazah.</p>



<p>&#8220;Belum diketahui pasti, penyebab kematiannya. Karena, kami masih melakukan penyelidikan,&#8221; jelas Kompol Agus. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">177382</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hearing Makam Misterius di Trenggalek Kembali Deadlock</title>
		<link>https://memontum.com/hearing-makam-misterius-di-trenggalek-kembali-deadlock</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Jun 2022 14:40:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[makam]]></category>
		<category><![CDATA[misterius]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=171323</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Hearing kali kedua antara warga Kelurahan Kelutan, Kecamatan Trenggalek di Gedung DPRD Trenggalek, kembali menemui jalan buntu alias deadlock. Itu karena, solusi yang disampaikan pemerintah daerah atas keberadaan makam yang menjadi keberatan warga, tidak sesuai dengan keinginan masyarakat. Pimpinan rapat yang sekaligus Wakil Ketua DPRD Trenggalek, Agus Cahyono, mengatakan jika dalam hearing [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Hearing kali kedua antara warga Kelurahan Kelutan, Kecamatan Trenggalek di Gedung DPRD Trenggalek, kembali menemui jalan buntu alias deadlock. Itu karena, solusi yang disampaikan pemerintah daerah atas keberadaan makam yang menjadi keberatan warga, tidak sesuai dengan keinginan masyarakat.</p>



<p>Pimpinan rapat yang sekaligus Wakil Ketua DPRD Trenggalek, Agus Cahyono, mengatakan jika dalam hearing kali ini tidak dihadiri pihak ahli waris. Sebelum hearing digelar, pihak ahli waris masih bersikukuh untuk tidak akan memindahkan makam tersebut.</p>



<p>&#8220;Hasil negosiasi sudah disampaikan oleh asisten pemerintah dalam hearing kedua hari ini. Pada prinsipnya, pihak ahli waris berpesan agar jenazah ibunya itu tidak dipindahkan. Itu pesan yang kami terima sampai saat ini, karena yang bersangkutan tidak hadir di sini,&#8221; ungkapnya saat dikonfirmasi, Jumat (24/06/2022) sore.</p>



<p>Adapun hasil negosiasi bersama ahli waris, yaitu jika makam tersebut tidak dipindah dengan beberapa catatan. Salah satunya, tidak diperkenankan adanya makam baru di lahan tersebut dan menghilangkan simbol makam yang sudah ada.</p>



<p>&#8220;Akan tetapi, seperti yang sudah disampaikan secara lisan dan kita ketahui bersama, bahwa dari warga Kelurahan Kelutan memang tetap berkeinginan untuk pemindahan makam tersebut. Dan selanjutnya, pemerintah daerah diberi waktu sepekan untuk mediasi kembali,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pimpin-musrenbang-rkpd-2027-bupati-malang-ingatkan-sinkronisasi-hingga-sinergi">Pimpin Musrenbang RKPD 2027, Bupati Malang Ingatkan Sinkronisasi hingga Sinergi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/lapas-kelas-1-malang-gelar-buka-bersama-libatkan-keluarga-wbp">Lapas Kelas 1 Malang Gelar Buka Bersama Libatkan Keluarga WBP</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-jember-terbitkan-surat-edaran-larangan-penggunaan-fasilitas-dinas-selama-libur-lebaran">Pemkab Jember Terbitkan Surat Edaran Larangan Penggunaan Fasilitas Dinas Selama Libur Lebaran</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/libur-idul-fitri-disdikbud-malang-minta-orang-tua-awasi-aktivitas-anak">Libur Idul Fitri, Disdikbud Malang Minta Orang Tua Awasi Aktivitas Anak</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/revitalisasi-pasar-besar-via-kpbu-masuk-tahap-lanjutan-pemkot-malang-segera-bersurat-ke-kemenkeu">Revitalisasi Pasar Besar Via KPBU Masuk Tahap Lanjutan, Pemkot Malang segera Bersurat ke Kemenkeu</a></li>
</ul>


<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="Hearing Makam Misterius di Trenggalek Kembali Deadlock" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/JZ3DPagXjTk?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Nantinya, yang lebih ditekankan adalah bagaimana membujuk pihak ahli waris dengan cara lain. Dengan mempertimbangkan berbagai hal termasuk norma sosial, adat, tetapi juga terkait dengan masalah administrasi. Ini yang menjadi poin untuk mendesak dan memohon ahli waris agar bersedia memindahkan makam tersebut.</p>



<p>&#8220;Tadi pun sebenarnya kita sudah berbicara soal ranah hukum. Ternyata, alurnya sangat panjang. Dalam hal ini, keinginan masyarakat agar pemerintah mewakili warga dengan cara melayangkan gugatan. Akan tetapi tidak bisa segampang itu,&#8221; kata Agus.</p>



<p>Berbicara kasus pidana, nantinya akan ada pihak yang dirugikan. &#8220;Dan ini akan kita lakukan mediasi lagi. Termasuk melakukan peninjauan terkait Perda RTRW. Jika memang makam itu ternyata menyalahi Perda RTRW, pasti ada alasan yang kuat bagi pemerintah untuk meminta jenazah itu bisa dipindahkan,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Politisi PKS ini menegaskan, dalam waktu sepekan ke depan, pemerintah daaerah akan memberi keputusan. Yang mana keputusan ini dikeluarkan oleh Bupati Trenggalek secara tertulis. &#8220;Nanti kalau keputusan bupati sudah diterima warga dan belum memuaskan. Ya akan kita lanjutkan prosesnya nantinya seperti apa,&#8221; jelas Agus.</p>



<p>Seperti yang diberitakan sebelumnya, warga Kelurahan Kelutan menolak adanya makam misterius yang ada di daerahnya sejak kurang lebih sebulan lalu. Warga merasa, selama proses pemakaman itu tidak ada izin sama sekali dari pihak keluarga. Bahkan, jenazah dan keluarga pun bukan merupakan warga asal Kelurahan Kelutan. <strong>(mil/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">171323</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sikapi Makam Misterius di Trenggalek, Ini Penjelasan DPRD</title>
		<link>https://memontum.com/sikapi-makam-misterius-di-trenggalek-ini-penjelasan-dprd</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Jun 2022 07:00:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Kabupaten Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[makam]]></category>
		<category><![CDATA[misterius]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=171223</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; DPRD Kabupaten Trenggalek akhirnya turut angkat bicara mensikapi munculnya makam misterius yang ada di area Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kemiri, Kelurahan Kelutan. Wakil Ketua DPRD Trenggalek, Agus Cahyono, mengatakan jika permasalahan yang terjadi saat ini memang tidak ada dasar hukum yang mengaturnya. &#8220;Terkait izin atau aturan pemakaman, itu pasti ada landasan hukumnya. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; DPRD Kabupaten Trenggalek akhirnya turut angkat bicara mensikapi munculnya makam misterius yang ada di area Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kemiri, Kelurahan Kelutan. Wakil Ketua DPRD Trenggalek, Agus Cahyono, mengatakan jika permasalahan yang terjadi saat ini memang tidak ada dasar hukum yang mengaturnya.</p>



<p>&#8220;Terkait izin atau aturan pemakaman, itu pasti ada landasan hukumnya. Sedangkan permasalahan antara warga Kelurahan Kelutan dengan keluarga yang dimakamkan di daerah itu, secara detail tidak ada pasal-pasalnya. Sehingga, secara hukum kita tidak bisa memvonis berdasarkan satu kajian hukum, dan hanya berbicara soal norma saja,&#8221; ungkap Agus saat dikonfirmasi, Kamis (23/06/2022) siang</p>



<p>Dijelaskan pula, selain norma yang ada, juga tradisi masyarakat ketika ada kematian seseorang di daerah tersebut hingga proses pemakaman. Sedangkan gejolak ini muncul, diluar tradisi yang biasa terjadi.</p>



<p>Mengingat permasalahan ini sudah terlanjur (kadung) terjadi, dirinya menginginkan adanya titik tengah yang tidak merugikan salah satu pihak. &#8220;Sebenarnya, kita sudah usulkan akhir tahun kemarin dan baru masuk Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) tahun 2022 ini, bahkan untuk naskah akademiknya saja belum. Mengingat lokasi pemakaman di Trenggalek itu profit, makanya ini masuk dalam inisiatif DPRD,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Untuk langkah selanjutnya, DPRD akan menggandeng pihak kampus dalam rangka menyusun naskah akademik. Oleh karena itu, pada dasarnya permasalahan ini menjadi bagian dari pokok-pokok pikiran yang nantinya bisa dimasukkan dalam naskah akademik.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pimpin-musrenbang-rkpd-2027-bupati-malang-ingatkan-sinkronisasi-hingga-sinergi">Pimpin Musrenbang RKPD 2027, Bupati Malang Ingatkan Sinkronisasi hingga Sinergi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/lapas-kelas-1-malang-gelar-buka-bersama-libatkan-keluarga-wbp">Lapas Kelas 1 Malang Gelar Buka Bersama Libatkan Keluarga WBP</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-jember-terbitkan-surat-edaran-larangan-penggunaan-fasilitas-dinas-selama-libur-lebaran">Pemkab Jember Terbitkan Surat Edaran Larangan Penggunaan Fasilitas Dinas Selama Libur Lebaran</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/libur-idul-fitri-disdikbud-malang-minta-orang-tua-awasi-aktivitas-anak">Libur Idul Fitri, Disdikbud Malang Minta Orang Tua Awasi Aktivitas Anak</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/revitalisasi-pasar-besar-via-kpbu-masuk-tahap-lanjutan-pemkot-malang-segera-bersurat-ke-kemenkeu">Revitalisasi Pasar Besar Via KPBU Masuk Tahap Lanjutan, Pemkot Malang segera Bersurat ke Kemenkeu</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Harapannya, ketika nanti muncul permasalahan-permasalahan, Perda kita bisa berbicara,&#8221; tegas Agus.</p>



<p>Masih terang politisi PKS ini, disebutkan dalam PP yang ada secara teknis tidak mengatur posisi pemakaman khusus. Dimana pemakaman khusus, ini merupakan pemakaman yang dikelola oleh yayasan atau lembaga tertentu. Lalu ada pula pemakaman yang sifatnya bersejarah, seperti TMP dan pemakaman milik pondok pesantren.</p>



<p>&#8220;Dalam kasus ini kan pemakamannya terjadi di tanah milik pribadi yang belum ada legal formalnya. Dan tidak ada pasal yang mengatur kalau seseorang melakukan pemakaman dilahan tersebut,&#8221; paparnya.</p>



<p>Pihaknya berharap, masyarakat agar tidak main hakim sendiri. Mengingat jika dalam sepekan, Pemerintah Daerah tidak memberikan keputusan atas permasalahan ini. Warga berkeinginan membongkar makam tersebut dan memindahkannya ke lokasi pemakaman diluar Kelurahan Kelutan.</p>



<p>&#8220;Ya semoga besok, kita sudah mempunyai jalan keluar mufakat atas permasalahan ini,&#8221; terang Agus. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">171223</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hearing Soal Makam Misterius, Warga Kelurahan Kelutan Trenggalek Bawa Keranda Mayat Masuk Kantor DPRD</title>
		<link>https://memontum.com/hearing-soal-makam-misterius-warga-kelurahan-kelutan-trenggalek-bawa-keranda-mayat-masuk-kantor-dprd</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Jun 2022 16:07:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[hearing]]></category>
		<category><![CDATA[Kelurahan Kelutan]]></category>
		<category><![CDATA[makam]]></category>
		<category><![CDATA[misterius]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=170950</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Adanya makam misterius yang ada di Kelurahan Kelutan beberapa waktu lalu, membuat sejumlah warga geram hingga akhirnya memutuskan untuk mengadu ke Kantor DPRD Trenggalek, Jumat (17/06/2022) tadi. Diketahui, aksi ini merupakan tindak lanjut dari mediasi sebelumnya yang digelar di tingkat kelurahan dan kecamatan, hingga penandatanganan petisi yang berisi penolakan adanya makam misterius [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Adanya makam misterius yang ada di Kelurahan Kelutan beberapa waktu lalu, membuat sejumlah warga geram hingga akhirnya memutuskan untuk mengadu ke Kantor DPRD Trenggalek, Jumat (17/06/2022) tadi.</p>



<p>Diketahui, aksi ini merupakan tindak lanjut dari mediasi sebelumnya yang digelar di tingkat kelurahan dan kecamatan, hingga penandatanganan petisi yang berisi penolakan adanya makam misterius oleh warga setempat. Namun, hal tersebut tidak kunjung mendapat jalan keluar.</p>



<p>Bahkan, dalam aksi kali ini, warga Kelurahan Kelutan turut membawa keranda mayat dan diletakkan di dalam Kantor DPRD Trenggalek. Ini diartikan, sebagai jaminan dan tidak boleh dipindahkan sampai makam misterius tersebut dibongkar untuk dipindahkan.</p>



<p>Dikonfirmasi usai hearing, Ketua RT14 Kelurahan Kelutan, Kecamatan Trenggalek, Suroso, mengatakan kedatangannya ke Kantor DPRD, meminta agar aspirasinya yakni untuk meminta makam misterius tersebut dipindahkan segera dipenuhi. “Kami hanya menyampaikan aspirasi saja, terkait makam misterius yang berada di tanah pribadi tersebut untuk segera dipindahkan,” ucapnya, Jumat (17/06/2022) tadi.</p>



<p>Menurutnya, keberadaan makam misterius di tanah pribadi yang berdekatan dengan pemakaman umum kelurahan Kelutan, itu dibeli dadakan tanpa sepengetahuan warga maupun pemangku kebijakan setempat. Sehingga, menimbulkan gejolak di masyarakat sampai saat ini.</p>



<p>“Karena tanah tersebut pembelinya dadakan pada malam hari. Ke esokannya sudah digunakan untuk pemakaman. Bahkan pembayaran tanah tersebut baru diselesaikan setelah muncul gejolak dari warga setempat,” terang Suroso.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pimpin-musrenbang-rkpd-2027-bupati-malang-ingatkan-sinkronisasi-hingga-sinergi">Pimpin Musrenbang RKPD 2027, Bupati Malang Ingatkan Sinkronisasi hingga Sinergi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/lapas-kelas-1-malang-gelar-buka-bersama-libatkan-keluarga-wbp">Lapas Kelas 1 Malang Gelar Buka Bersama Libatkan Keluarga WBP</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-jember-terbitkan-surat-edaran-larangan-penggunaan-fasilitas-dinas-selama-libur-lebaran">Pemkab Jember Terbitkan Surat Edaran Larangan Penggunaan Fasilitas Dinas Selama Libur Lebaran</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/libur-idul-fitri-disdikbud-malang-minta-orang-tua-awasi-aktivitas-anak">Libur Idul Fitri, Disdikbud Malang Minta Orang Tua Awasi Aktivitas Anak</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/revitalisasi-pasar-besar-via-kpbu-masuk-tahap-lanjutan-pemkot-malang-segera-bersurat-ke-kemenkeu">Revitalisasi Pasar Besar Via KPBU Masuk Tahap Lanjutan, Pemkot Malang segera Bersurat ke Kemenkeu</a></li>
</ul>


<p>Warga pun menolak tawaran hibah perluasan makam dari keluarga yang bersangkutan karena dirasa sangat tidak perlu. Mengingat area pemakaman di daerahnya masih luas dan cukup menampung banyak makam.</p>



<p>“Kita tidak mempermasalahkan siapa yang dimakamkan di Kelutan. Kalau ada tawaran penambahan lokasi makam, hal itu tidak perlu. Karena area makam Kelutan masih luas, kasihan warga yang di sekitar situ bisa terganggu karena semakin berdekatan dengan rumah warga yang jaraknya kurang lebih 50 meter,” imbuhnya.</p>



<p>Pihaknya berharap, kedatangannya ke kantor DPRD ini bisa menemukan titik terang. Namun sayangnya, warga masih digantung ketidakpastian. Belum ada keputusan mufakat atas hearing yang juga mengahdirkan pihak keluarga, penyedia tanah maupun OPD terkait.</p>



<p>“Hasil hearing tidak menemukan titik temu. Namun kita punya catatan bahwa dalam waktu satu pekan, pemerintah harus memutuskan untuk memindahkan makam tersebut. Kita ini milik rakyat jadi keputusannya itu dari rakyat oleh rakyat untuk rakyat. Mau tidak mau kita nanti minta difasilitasi untuk memindah makam tersebut,” kata Suroso.</p>



<p>Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Trenggalek, Agus Cahyono, menegaskan agar permasalahan pemakaman ini diselesaikan dengan jalan musyawarah. “Sudah kita mediasi sampai akhir rapat tidak ada titik temu. Selanjutnya, kita memberikan pilihan atas permasalahan ini kepada pemerintah daerah untuk memberikan keputusan dan hasil putusan itu yang akan ditaati oleh kedua pihak. Akan tetapi, tawaran itu tak diindahkan oleh warga,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Menurut Agus, permasalahan ini sudah berlarut terlalu lama. Bahkan dalam forum yang dilaksanakan hari ini, kedua belah pihak masih bersikukuh pada pendiriannya masing-masing. Yakni warga ingin makam tersebut dipindahkan, sedangkan dari pihak keluarga meminta makam tidak akan dipindahkan kemana pun.</p>



<p>“Masalah ini sudah berkepanjangan mulai 12 Mei 2022 sampai dengan tanggal 16 Juni 2022. Kita hanya bisa berharap warga tidak bertindak main hakim sendiri, tetap satu koridor koordinasi musyawarah mufakat. Harapan kita tidak terjadi masalah, dari opsi yang diberikan warga selama satu pekan ke depan. Mudah-mudahan ada mufakat dari kedua belah pihak,” ujar politisi PKS ini. <strong>(mil/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">170950</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pria Misterius Tinggalkan Motor dan Surat Wasiat di Jembatan Lowokdoro Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/pria-misterius-tinggalkan-motor-dan-surat-wasiat-di-jembatan-lowokdoro-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Jun 2022 14:21:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan Lowokdoro]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[misterius]]></category>
		<category><![CDATA[Surat Wasiat]]></category>
		<category><![CDATA[Wasiat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=170508</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Sebuah motor Honda Revo Nopol N 3254 FH ditemukan tak jauh dari Jembatan Balak Lowokdoro Jl Simpang Lowokdoro I RT 10/ RW 4, Kelurahan Kebonsari Kecamatan Sukun, Kota Malang, Kamis (09/06/2022). Motor yang tidak diketahui pemiliknya itu terlihat terparkir sejak pukul 05.00. Hal itu membuat warga curiga karena hingga pukul 09.00, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Sebuah motor Honda Revo Nopol N 3254 FH ditemukan tak jauh dari Jembatan Balak Lowokdoro Jl Simpang Lowokdoro I RT 10/ RW 4, Kelurahan Kebonsari Kecamatan Sukun, Kota Malang, Kamis (09/06/2022).</p>



<p>Motor yang tidak diketahui pemiliknya itu terlihat terparkir sejak pukul 05.00. Hal itu membuat warga curiga karena hingga pukul 09.00, masih tetap berada di tempat yang sama. Warga kemudian memeriksa helm warna hijau yang ada di atas motor. Warga langsung gempar karena ditemukan surat yang sepertinya surat wasiat.</p>



<p>Di atas motor tersebut, ditemukan satu buah helm berwarna hijau. Dan di dalam helm itu, ditemukan sebuah kertas wasiat.Tulisan tangan itu bertuliskan &#8220;I Love U Bunda, Aisyah, Fatimah Ma&#8217;afkan Ayah Belum Dapat Uang. Bunda Janji Tunggu Sampai 1000 Hariku Akan Ada Malaikat Penggantiku&#8221;.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pimpin-musrenbang-rkpd-2027-bupati-malang-ingatkan-sinkronisasi-hingga-sinergi">Pimpin Musrenbang RKPD 2027, Bupati Malang Ingatkan Sinkronisasi hingga Sinergi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/lapas-kelas-1-malang-gelar-buka-bersama-libatkan-keluarga-wbp">Lapas Kelas 1 Malang Gelar Buka Bersama Libatkan Keluarga WBP</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-jember-terbitkan-surat-edaran-larangan-penggunaan-fasilitas-dinas-selama-libur-lebaran">Pemkab Jember Terbitkan Surat Edaran Larangan Penggunaan Fasilitas Dinas Selama Libur Lebaran</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/libur-idul-fitri-disdikbud-malang-minta-orang-tua-awasi-aktivitas-anak">Libur Idul Fitri, Disdikbud Malang Minta Orang Tua Awasi Aktivitas Anak</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/revitalisasi-pasar-besar-via-kpbu-masuk-tahap-lanjutan-pemkot-malang-segera-bersurat-ke-kemenkeu">Revitalisasi Pasar Besar Via KPBU Masuk Tahap Lanjutan, Pemkot Malang segera Bersurat ke Kemenkeu</a></li>
</ul>


<p>Karena surat wasiat itu sehingga muncul dugaan si pemilik motor meloncat dari atas jembatan terjun ke Sungai Brantas. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan, memastikan keberadaan korban. Termasuk memwriksa CCTV yang berada di sekitar lokasi.</p>



<p>Kapolsek Sukun, Kompol Nyoto Gelar melalui Kanit Reskrim Polsek Sukun Ipda Zulman Fahmi, mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan. &#8220;Masih diduga, karena tidak ada saksi yang melihat langsung. Mejadian ini, sudah saya laporkan ke Polresta Malang Kota,&#8221; ujar Kanit Reskrim Polsek Sukun Ipda Zulman Fahmi kepada wartawan melalui sambungan telepon. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">170508</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Muncul Makam Misterius Tak Berizin, Warga Kemiri Trenggalek Galang Petisi Penolakan</title>
		<link>https://memontum.com/muncul-makam-misterius-tak-berizin-warga-kemiri-trenggalek-galang-petisi-penolakan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Jun 2022 13:33:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[makam]]></category>
		<category><![CDATA[misterius]]></category>
		<category><![CDATA[petisi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=170024</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Munculnya makam baru yang ada di Dusun Kemiri, Kelurahan Kelutan, Kecamatan/Kabupaten Trenggalek, menuai polemik di masyarakat. Jika sebelumnya warga sudah melakukan mediasi bersama, baik di tingkat kelurahan hingga bupati, untuk dilakukan pemindahan makam yang diduga tidak izin (ilegal), namun pertemuan itu nyatanya belum juga belum menuai kata sepakat. Diketahui, jika makam tersebut [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Munculnya makam baru yang ada di Dusun Kemiri, Kelurahan Kelutan, Kecamatan/Kabupaten Trenggalek, menuai polemik di masyarakat. Jika sebelumnya warga sudah melakukan mediasi bersama, baik di tingkat kelurahan hingga bupati, untuk dilakukan pemindahan makam yang diduga tidak izin (ilegal), namun pertemuan itu nyatanya belum juga belum menuai kata sepakat.</p>



<p>Diketahui, jika makam tersebut merupakan milik ibu dari salah satu warga di Kelurahan Sumbergedong, Kecamatan Trenggalek, yang tinggal di Jakarta. Namun sebelum meninggal dunia, yang bersangkutan menyampaikan wasiat agar pemakaman dilakukan di Trenggalek.</p>



<p>Bahkan, selama proses pemakamannya, pun tidak diketahui sama sekali oleh warga sekitar. Oleh karena itu, warga merasa tidak dimintai izin untuk melakukan proses pemakaman dikawasan tersebut.</p>



<p>&#8220;Saat itu, memang sejak pagi hari sudah ada beberapa orang yang bersih-bersih disitu. Pas ditanya pun, mereka juga bilangnya bersih-bersih saja,&#8221; ungkap Ketua RT 14 Suroso saat dikonfirmasi, Rabu (01/06/2022) sore.</p>



<p>Suroso menuturkan, saat orang-orang tersebut membuat galian lubang, mereka beralasan jika lubang itu hanya akan dibuat tempat pembuangan sampah. &#8220;Pagi bilangnya bersih-bersih, tapi sore hari tiba-tiba sudah ada makam baru yang tidak berizin. Dan ini yang membuat warga sekitar marah juga tak terima,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Menurut informasi yang diterima, dari pihak keluarga mengaku, jika setengah lahan itu diwakafkan untuk tambahan tanah TPU. Sedangkan setengahnya lagi, untuk makam keluarga.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pimpin-musrenbang-rkpd-2027-bupati-malang-ingatkan-sinkronisasi-hingga-sinergi">Pimpin Musrenbang RKPD 2027, Bupati Malang Ingatkan Sinkronisasi hingga Sinergi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/lapas-kelas-1-malang-gelar-buka-bersama-libatkan-keluarga-wbp">Lapas Kelas 1 Malang Gelar Buka Bersama Libatkan Keluarga WBP</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-jember-terbitkan-surat-edaran-larangan-penggunaan-fasilitas-dinas-selama-libur-lebaran">Pemkab Jember Terbitkan Surat Edaran Larangan Penggunaan Fasilitas Dinas Selama Libur Lebaran</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/libur-idul-fitri-disdikbud-malang-minta-orang-tua-awasi-aktivitas-anak">Libur Idul Fitri, Disdikbud Malang Minta Orang Tua Awasi Aktivitas Anak</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/revitalisasi-pasar-besar-via-kpbu-masuk-tahap-lanjutan-pemkot-malang-segera-bersurat-ke-kemenkeu">Revitalisasi Pasar Besar Via KPBU Masuk Tahap Lanjutan, Pemkot Malang segera Bersurat ke Kemenkeu</a></li>
</ul>


<p>Koordinator Aksi, In&#8217;amul Aufa, menyampaikan jika aksi ini merupakan tindak lanjut dari hasil mediasi sebelumnya yang tidak menemukan titik terang. &#8220;Hari ini, kami warga Kelurahan Kelutan menggalang petisi penolakan makam tanpa ijin (ilegal) yang ada di TPU Kemiri. Karena hasil mediasi di Kantor Kelurahan, juga belum ada titik terang,&#8221; kata Aufa.</p>



<p>Dalam petisi itu, disebutkan jika warga menolak adanya makam misterius didaerahnya. Diharapkan, nantinya pihak pemerintah atau pemegang kebijakan bisa segera menyelesaikan gejolak sesuai harapan warga.</p>



<p>Lebih lanjut dirinya menegaskan, jika proses pemakaman yang dilakukan itu secara mendadak. Bahkan, pihak keluarga yang ada di Kelurahan Sumbergedong mengaku kebingungan untuk mencari lahan tempat pemakaman.</p>



<p>Hingga akhirnya, menyerahkan sepenuhnya hal itu ke salah satu makelar tanah. Dan dipilihnya, lokasi pemakaman di Dusun Kemiri, Kelurahan Kelutan. Karena, sebelum proses pemakaman tanpa dilakukan koordinasi dengan pemerintah kelurahan maupun tokoh masyarakat setempat. Hal ini yang menjadi pemicu munculnya polemik yang terjadi saat ini.</p>



<p>&#8220;Untuk lokasi makam misterius ini berada dilahan pribadi yang juga berdekatan dengan lokasi makam umum. Informasinya, lokasi makam itu dibeli malam hari sebelum proses pemakaman yang dilakukan keesokan siang,&#8221; paparnya.</p>



<p>Selain itu, saat lahan tersebut digunakan untuk pemakaman. Proses pembelian lahan juga masih di DP Rp 40 juta. Dalam perjanjian, disebutkan jika kekurangannya akan dilunasi awal bulan September tepatnya tanggal 1. Namun, saat warga bergejolak akan penolakan makam misterius ini, pihak keluarga langsung melunasi pembelian lahan tersebut.</p>



<p>Dari pantauan di lokasi, warga juga membentangkan banner bertuliskan &#8216;Dimana Bumi Dipijak Disitu Langit Dijunjung, Warga Kelurahan Kelutan Menolak Keras Penelantaran Etika dan Adab, Menolak Keras Makam ilegal serta Indonesia Itu Beradab Mari Kita Tunjukkan Jati Diri yang Beradab&#8217;. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">170024</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pembunuh Misterius Bocah Yatim Sumenep Ternyata Tante Korban, Motif Berlatar Asmara</title>
		<link>https://memontum.com/pembunuh-misterius-bocah-yatim-sumenep-ternyata-tante-korban-motif-berlatar-asmara</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Apr 2021 12:46:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Sumenep]]></category>
		<category><![CDATA[Bocah Yatim]]></category>
		<category><![CDATA[misterius]]></category>
		<category><![CDATA[pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[Tante Korban]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=141587</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sumenep &#8211; Kinerja kepolisian layak mendapat apresiasi publik. Itu lantaran aksi pelaku&#160; pembunuhan sadis terhadap bocah Selvy Nur Indah Sari terungkap hanya dalam hitungan hari. Hebohnya lagi, pelaku pembunuhan tersebut berinisial SL adalah kerabat dekat ibu korban itu sendiri (Saudara Duapupu). Dengan kata lain Indah merupakan ponakan pelaku. Pembunuhan keji itu mendapat atensi Kapolres [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Sumenep</strong> &#8211; Kinerja kepolisian layak mendapat apresiasi publik. Itu lantaran aksi pelaku&nbsp; pembunuhan sadis terhadap bocah Selvy Nur Indah Sari terungkap hanya dalam hitungan hari. Hebohnya lagi, pelaku pembunuhan tersebut berinisial SL adalah kerabat dekat ibu korban itu sendiri (Saudara Duapupu). Dengan kata lain Indah merupakan ponakan pelaku.</p>



<p>Pembunuhan keji itu mendapat atensi Kapolres Sumenep AKBP Darman. Sebab pembunuh bocah itu sungguh biadab sehingga menyita perhatian publik dan jagad dunia maya. Tak ayal, Kapolres Sumenep mengundang awak media melakukan konferensi pers atas terungkapnya pembunuhan sadis dan biadab itu.</p>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/puluhan-pelukis-nusantara-meriahkan-festival-seni-lukis-madura">Puluhan Pelukis Nusantara Meriahkan Festival Seni Lukis Madura</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-sumenep-kemas-pameran-pembangunan-dalam-madura-night-vaganza">Pemkab Sumenep Kemas Pameran Pembangunan Dalam Madura Night Vaganza</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/gunakan-energi-bersih-rec-pemkab-sumenep-nota-kesepahaman-dengan-pln">Gunakan Energi Bersih REC, Pemkab Sumenep Nota Kesepahaman dengan PLN</a></li>
</ul>


<p>Lebih jauh Darman menjelaskan, motif pembunuhan berlatar dendam asmara. Korban dibunuh lantaran ingin melampiaskan rasa sakit hati tersangka terhadap keluarga korban. Sebab, ibu korban tersebut diduga oleh tersangka pernah berselingkuh dengan suami tersangka. Parahnya lagi, sebelum dibunuh korban sempat dianiaya oleh tersangka.</p>



<p>&#8220;Tersangka merasa sakit hati terhadap ibu korban. Sebab, Suami tersangka pernah selingkuh dengan ibu korban,&#8221; jelas Darman saat konferensi pers, Kamis (29/04).</p>



<p>Dalam menjalankan aksinya, ibu muda berusia 30 tahun itu mengambil kesempatan saat melihat korban sedang membasuh tangan di kamar mandi milik Karimah. Kemudian mendekati dan merangkul tubuhnya.</p>



<p>Dipelukan tersangka atau tantenya, Indah tidak berontak sama sekali. Sebab, si gadis malang itu sudah terbiasa digendong alias sangat dekat dengan tersangka. Pada kesempatan itu juga, tersangka pun melucuti semua perhiasan yang dikenakannya. Mulai dari kalung, gelang dan anting-anting yang dipakai korban.</p>



<p>Selanjutnya, pelaku mengajak ponakan ciliknya itu ikut kerumahnya. setelah korban berada di dalam kamar, tersangka mengambil kerudung hitam dan diikatkan pada mata korban. Korban sempat bergerak dan memanggil ibunya dengan berteriak “mama.. mama”, namun tersangka tidak menghiraukan.</p>



<p>Setelah tidak bergerak korban dimasukkan ke dalam karung, kemudian oleh tersangka dibawa keluar rumah dengan cara diletakkan di depan jok sepeda motor merk Honda Beat warna hitam kombinasi kuning. Setelah itu tersangka menuju ke arah barat.</p>



<p>&#8220;Setibanya dilokasi yang dituju, karung yang berisi korban itu diangkat pelan-pelan, kemudian dibuang ke dalam sumur tua di pinggir pantai Dusun Pandan, Desa Ambunten Tengah, Kecamatan setempat,&#8221; beber Kapolres Sumenep ini.</p>



<p>Akibat perbuatannya tersangka dijerat pasal 80 ayat (3) UU Nomor 17/2016 atas perubahan Undang-Undang Nomor 35/2014 tentang Perlindungan Anak. “Tersangka terancam hukuman penjara maksimal 15 tahun,” jelasnya. <strong>(dan/edo/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">141587</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hiiiiii&#8230;. Misteri Dua Truk Roti Terbakar, Labfor Polda Jatim Belum Bisa Menjawab</title>
		<link>https://memontum.com/hiiiiii-misteri-dua-truk-roti-terbakar-labfor-polda-jatim-belum-bisa-menjawab</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 Feb 2019 14:18:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[Labfor Polda Jatim]]></category>
		<category><![CDATA[misterius]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Wonoayu]]></category>
		<category><![CDATA[Terbakar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/77707-hiiiiii-misteri-dua-truk-roti-terbakar-labfor-polda-jatim-belum-bisa-menjawab</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Terbakarnya dua truk box pengangkut roti milik perusahaan roti di Desa/Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo masih menyisahkan sejumlah pertanyaan dan tanda tanya. Hal ini disebabkan hingga kini, belum bisa dipastikan penyebab terbakarnya dua truk box itu. Sedangkan tim penyidik Satuan Reskrim, Polresta Sidoarjo sendiri hingga kini belum bisa memastikan penyebab terbakarnya kedua truk itu. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo </strong>&#8211; Terbakarnya dua truk box pengangkut roti milik perusahaan roti di Desa/Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo masih menyisahkan sejumlah pertanyaan dan tanda tanya. Hal ini disebabkan hingga kini, belum bisa dipastikan penyebab terbakarnya dua truk box itu.</p>
<p>Sedangkan tim penyidik Satuan Reskrim, Polresta Sidoarjo sendiri hingga kini belum bisa memastikan penyebab terbakarnya kedua truk itu. Bahkan tim penyidik kini masih menunggu hasil Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jatim yang diperkirakan hasilnya bakal dikeluarkan pekan depan.</p>
<p>&#8220;Hingga kini kami masih mendalami dan menyelidiki penyebab terbakarnya kedua truk itu,&#8221; terang Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho dihadapan sejumlah awak media, Jumat (8/2/2019). Mantan Sekrpi Kapolri ini menguraikan hingga kini tim penyidik Satuan Reskrim, Polresta Sidoarjo masih menunggu hasil Labfor Polda Jatim untuk memastikan penyebab terbakarnya kedua truk box itu. Menurutnya hasil Labfor Polda Jatim itu bakal keluar pekan depan.</p>
<p><strong>Baca : <a href="https://hukrim.memontum.com/24674-hiiii-2-truk-box-roti-terbakar-misterius" target="_blank" rel="noopener">Hiiii….2 Truk Box Roti Terbakar Misterius</a></strong></p>
<p>&#8220;Kami tidak mau gegabah memastikan penyebab terbakarnya kedua truk box milik perusahaan roti itu. Truk sengaja dibakar orang tak bertanggung jawab atau terbakar akibat kebocoran sistem pembakaran di kendaraan itu,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Untuk memastikan lokasi terbakarnya kedua truk box itu, polisi memasang police line. Selain itu kedua truk yang terbakar juga ditutup menggunakan terpal warna biru.</p>
<p>&#8220;Semua itu untuk mensterilkan lokasi karena masih dalam tahap penyelidikan polisi,&#8221; tandasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">77707</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
