<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>moderasi &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/moderasi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 17 Apr 2025 11:26:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>moderasi &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Bupati Lumajang Apresiasi Peluncuran Laboratorium Moderasi Beragama</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-lumajang-apresiasi-peluncuran-laboratorium-moderasi-beragama</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Apr 2025 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[beragama,]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Laboratorium]]></category>
		<category><![CDATA[moderasi]]></category>
		<category><![CDATA[peluncuran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=221180</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Sebuah langkah maju dalam membentuk generasi muda yang cerdas, toleran dan berwawasan kebangsaan, kembali lahir dari dunia pesantren. Adalah Pesantren Terpadu Al Fauzan di Desa Labruk Lor, yang resmi meluncurkan Laboratorium Moderasi Beragama, yang diharapkan menjadi ruang produktif pembentukan karakter santri sebagai agen perdamaian di tengah masyarakat yang beragam. Peresmian laboratorium tersebut, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Sebuah langkah maju dalam membentuk generasi muda yang cerdas, toleran dan berwawasan kebangsaan, kembali lahir dari dunia pesantren. Adalah Pesantren Terpadu Al Fauzan di Desa Labruk Lor, yang resmi meluncurkan Laboratorium Moderasi Beragama, yang diharapkan menjadi ruang produktif pembentukan karakter santri sebagai agen perdamaian di tengah masyarakat yang beragam.</p>



<p>Peresmian laboratorium tersebut, dihadiri langsung oleh Bupati Lumajang, Indah Amperawati atau yang akrab disapa Bunda Indah bersama Wabup Lumajang dan Kepala OPD. Dalam sambutannya, Bunda Indah menegaskan akan pentingnya kehadiran laboratorium tersebut sebagai simbol komitmen untuk menanamkan nilai-nilai toleransi dan sikap keberagamaan yang bijak.</p>



<p>&#8220;Alhamdulillah, hari ini kita menyaksikan lahirnya sebuah ikhtiar besar dari Pesantren Terpadu Al Fauzan dalam menanamkan nilai-nilai moderasi beragama kepada generasi muda,&#8221; kata Bunda Indah, Kamis (17/04/2025) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Lebih dari sekadar fasilitas, Laboratorium Moderasi Beragama dipandang sebagai sarana edukatif yang membentuk cara pandang santri agar mampu bersikap adil, inklusif dan terbuka terhadap perbedaan, tanpa kehilangan akar nilai keislaman yang rahmatan lil ‘alamin. &#8220;Moderasi beragama adalah jalan tengah, bukan ekstrem kanan atau kiri. Ia menjadi pondasi penting dalam menjaga harmoni kehidupan berbangsa dan bernegara,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Bunda Indah juga memberikan apresiasi tinggi kepada Pesantren Al Fauzan, yang telah menjadi pelopor dalam pendidikan karakter berbasis nilai-nilai moderasi. Dirinya meyakini, langkah ini akan membawa dampak besar bagi pembangunan masyarakat yang damai dan berkeadaban.</p>



<p>&#8220;Saya sangat mengapresiasi inisiatif Pesantren Terpadu Al Fauzan, yang mengambil peran aktif dalam pendidikan karakter dan wawasan kebangsaan melalui pendekatan yang inklusif dan penuh kedamaian,&#8221; paparnya.</p>



<p>Kehadiran Laboratorium Moderasi Beragama ini, menjadi secercah cahaya harapan di tengah tantangan zaman yang kerap menguji nilai persatuan. Pesantren pun bukan hanya tempat belajar ilmu agama, tetapi juga rumah besar yang menanamkan nilai kemanusiaan, persaudaraan dan cinta tanah air. <strong>(kom/adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">221180</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kampung Moderasi Tanjungrejo Jadi Simbol Kerukunan Beragama, Pj Wali Kota Malang Harap Jadi Percontohan</title>
		<link>https://memontum.com/kampung-moderasi-tanjungrejo-jadi-simbol-kerukunan-beragama-pj-wali-kota-malang-harap-jadi-percontohan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Dec 2024 10:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[beragama,]]></category>
		<category><![CDATA[kampung]]></category>
		<category><![CDATA[kerukunan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[moderasi]]></category>
		<category><![CDATA[Percontohan]]></category>
		<category><![CDATA[simbol]]></category>
		<category><![CDATA[tanjungrejo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=217486</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Keberadaan Kampung Moderasi Beragama yang ada di wilayah Tanjungrejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang, mendapat apresiasi Pj Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan. Karena di wilayah tersebut, menjadi contoh nyata toleransi lima kelompok agama hidup rukun dalam kebersamaan. Pria yang menduduki kursi N1 di Kota Malang, menyampaikan bahwa kerukunan antar umat beragama di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Keberadaan Kampung Moderasi Beragama yang ada di wilayah Tanjungrejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang, mendapat apresiasi Pj Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan. Karena di wilayah tersebut, menjadi contoh nyata toleransi lima kelompok agama hidup rukun dalam kebersamaan.</p>



<p>Pria yang menduduki kursi N1 di Kota Malang, menyampaikan bahwa kerukunan antar umat beragama di Kelurahan Tanjungrejo tersebut terbangun dengan baik. Sehingga, diharapkan dapat menjadi percontohan bagi kelurahan lainnya yang ada di Kota Malang.</p>



<p>“Tentunya dengan terbangun kerukunan dengan baik maka akan berdampak dalam menjaga kondusifitas sebuah wilayah. Karenanya saya berharap agar Kampung Moderasi Beragama ini dapat menjadi percontohan bagi kelurahan lainnya di wilayah Kota Malang,” kata Pj Wali Kota Iwan, Rabu (11/12/2024) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Tidak hanya itu, dirinya juga mendorong peningkatan literasi tentang Kampung Moderasi Beragama dengan mengusulkan pembuatan buku khusus yang dapat menjadi sarana edukasi bagi generasi muda. “Saya ingin anak-anak kita bisa belajar dari Kampung Moderasi ini, agar kerukunan ke depannya dapat terus terjaga,” tambahnya.</p>



<p>Beberapa waktu lalu, saat dirinya berkunjung ke Kampung Moderasi Beragama juga melakukan dialog bersama dengan pada tokoh agama dan tokoh masyarakat yang ada di wilayah tersebut. Dirinya mendengarkan berbagai persoalan dan aspirasi yang telah disampaikan.</p>



<p>“Tentu sudah langsung kami tindaklanjuti melalui Perangkat Daerah yang membersamai saya. Sebisa mungkin persoalan terkait jalan rusak sampai dengan kebutuhan guru agama akan segera ditindaklanjuti,” tambahnya.</p>



<p>Sebagai informasi, Kampung Moderasi Beragama di Tanjungrejo telah berdiri sejak 2022 dan diharapkan dapat menjadi contoh bagi wilayah lain di Kota Malang dalam mewujudkan kedamaian melalui keberagaman. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">217486</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Perdalam Ilmu Agama, Rutan Kelas IIB Trenggalek Gelar Moderasi Keagamaan</title>
		<link>https://memontum.com/perdalam-ilmu-agama-rutan-kelas-iib-trenggalek-gelar-moderasi-keagamaan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Jun 2024 06:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<category><![CDATA[Keagamaan]]></category>
		<category><![CDATA[moderasi]]></category>
		<category><![CDATA[perdalam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=210565</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Perkuat pemahaman agama yang toleran dan menjunjung tinggi nilai kebhinekaan di dalam Lembaga Pemasyarakatan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Trenggalek, Kanwil Kemenkumham Jatim menggelar kegiatan moderasi beragama. Dalam kesempatan itu, Rutan Kelas IIB Trenggalek turut mengundang berbagai pihak. Diantaranya, Kementerian Agama Kabupaten Trenggalek, Badan Musyawarah Antar Gereja (Bamag) dan warga binaan. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Perkuat pemahaman agama yang toleran dan menjunjung tinggi nilai kebhinekaan di dalam Lembaga Pemasyarakatan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Trenggalek, Kanwil Kemenkumham Jatim menggelar kegiatan moderasi beragama. Dalam kesempatan itu, Rutan Kelas IIB Trenggalek turut mengundang berbagai pihak. Diantaranya, Kementerian Agama Kabupaten Trenggalek, Badan Musyawarah Antar Gereja (Bamag) dan warga binaan.</p>



<p>Bertempat di Halaman Rutan, kegiatan tersebut berjalan penuh khidmat. Dalam kesempatan itu, Kemenag Kabupaten Trenggalek menyampaikan materi-materi yang menekankan pentingnya memahami dan menghargai perbedaan keyakinan serta membangun sikap saling menghormati antar umat beragama.</p>



<p>Tidak hanya itu, pembimbing dari Bamag pun turut memberikan wawasan agama menyuarakan pesan perdamaian dan toleransi. Serta memberikan panduan bagi warga binaan untuk menjalani kehidupan yang lebih baik.</p>



<p>Kepala Rutan Kelas IIB Trenggalek, I Kadek Dedy Wirawan Arintama, menyatakan bahwa kegiatan moderasi beragama ini menjadi bagian dari upaya rutin lembaga pemasyarakatan dalam memberikan pendidikan agama yang seimbang dan berperspektif inklusif kepada warga binaan. &#8220;Kami berkomitmen untuk terus mendorong warga binaan agar memiliki pemahaman agama yang toleran dan mampu menjalani kehidupan sosial yang harmonis,&#8221; kata I Kadek Dedy Wirawan Arintama, Selasa (11/06/2024) tadi.</p>



<p>Yang membuat kegiatan ini benar-benar berkesan, ujarnya, adalah penampilan musik yang menghentak hati dari warga binaan. Dalam penutupan acara, warga binaan dari berbagai latar belakang agama, termasuk Nasrani dan Muslim, bersatu dalam sebuah kolaborasi musikal yang memukau.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Mereka menyajikan lagu &#8216;Kebyar-Kebyar&#8217; dengan penuh semangat, menciptakan momen yang penuh kebahagiaan dan kebersamaan,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Penampilan ini, tidak hanya menunjukkan bakat musikal yang luar biasa dari warga binaan. Tetapi, juga menggambarkan bahwa harmoni antar umat beragama dapat dicapai melalui kesatuan dalam keberagaman.</p>



<p>&#8220;Kolaborasi mereka dalam menyanyikan lagu yang bernuansa nasionalis ini, menjadi simbol kesatuan. Mengingatkan kita bahwa di dalam setiap orang terdapat potensi untuk menjalin kedamaian dan persatuan,&#8221; kata I Kadek.</p>



<p>Seperti yang terlihat di lokasi, partisipasi aktif dari warga binaan juga menjadi sorotan utama dalam acara tersebut. Mereka secara antusias mengikuti berbagai diskusi dan mendengarkan dengan seksama materi yang disampaikan oleh para nara sumber.</p>



<p>Tidak hanya sebagai pendengar, beberapa diantara mereka juga turut aktif bertanya dan berdiskusi, menunjukkan keseriusan mereka dalam memperdalam pemahaman agama dan kebhinekaan.</p>



<p>&#8220;Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap semakin banyak warga binaan yang mampu menjadi agen perdamaian dan toleransi di masyarakat setelah mereka menjalani masa hukuman dan kembali ke kehidupan yang lebih produktif dan bermakna,&#8221; tambahnya. <strong>(mil/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">210565</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pj Wali Kota Malang Apresiasi Penguatan Kampung Moderasi Beragama di Kelurahan Tanjungrejo</title>
		<link>https://memontum.com/pj-wali-kota-malang-apresiasi-penguatan-kampung-moderasi-beragama-di-kelurahan-tanjungrejo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 May 2024 04:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[beragama,]]></category>
		<category><![CDATA[kampung]]></category>
		<category><![CDATA[Kelurahan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[moderasi]]></category>
		<category><![CDATA[penguatan]]></category>
		<category><![CDATA[tanjungrejo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=209177</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mengapresiasi kegiatan penguatan kampung moderasi beragama di Kantor Kelurahan Tanjungrejo, Jalan Terusan Mergan Raya, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Selasa (07/05/2024) tadi. Orang nomor satu di lingkungan Pemkot Malang itu, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut sangat baik sekali dilakukan. Karena dengan adanya kerukunan umat beragama, maka masyarakat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mengapresiasi kegiatan penguatan kampung moderasi beragama di Kantor Kelurahan Tanjungrejo, Jalan Terusan Mergan Raya, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Selasa (07/05/2024) tadi.</p>



<p>Orang nomor satu di lingkungan Pemkot Malang itu, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut sangat baik sekali dilakukan. Karena dengan adanya kerukunan umat beragama, maka masyarakat akan solid, rukun dan tentu kondusifitas masyarakat akan terjaga dengan baik.</p>



<p>“Saya melihat ini sangat bagus sekali, mereka saling berbaur antar umat beragama di Kelurahan Tanjungrejo ini. Saya berharap ini menjadi satu bentuk dari kerukunan umat di kampung moderasi. Apalagi dengan adanya kampung moderasi ini cikal bakal bagi kerukunan umat beragama di Kota Malang,” kata Pj Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Kemudian, ditambahkannya bahwa pihaknya akan selalu mendukung sepenuhnya terkait dengan moderasi beragama di Kota Malang. Ke depan direncanakan moderasi tersebut tidak hanya di Kelurahan Tanjungrejo saja, tetapi juga di lima kecamatan lainnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Saya akan support sepenuhnya terkait dengan moderasi ini. Karena bentuk nyatanya jelas kelihatan dan sinergi kerukunannya berselaras sesuai tema hari jadi Kota Malang. Dengan berselaras seperti ini Kota Malang akan berkelas. Tentunya ini tidak hanya antar umat beragama saja, tapi ada pendampingan dari kelurahan, kecamatan, KUA, kantor Kemenag, dan para tokoh agama,” ujarnya.</p>



<p>Dengan adanya moderasi tersebut, menurutnya juga akan berdampak besar bagi masyarakat di kehidupan sosial. Karena kerukunan umat beragama juga menjadi dasar dalam melakukan koordinasi.</p>



<p>“Apabila umat beragama itu tidak kondusif, program apapun tidak akan berjalan. Dengan moderasi beragama saya yakin program pemerintah dan masyarakat akan berjalan. Makanya akan ada pendampingan,” katanya.</p>



<p>Diakhir, Wahyu juga menambahkan bahwa untuk memfasilitasi kampung moderasi di kelurahan lain tentu harus dimulai dari bawah. Yakni melalui RT, RW, kelurahan, serta tokoh agama di wilayah tersebut.</p>



<p>Sebagai informasi, untuk Kampung Moderasi di Kelurahan Tanjungrejo sendiri sudah mulai didirikan sejak tahun 2022 lalu. Saat ini dilakukan penguatan moderasi, agar dengan perbedaan yang ada kemudian dirangkai menjadi satu, bisa mewujudkan persatuan yang indah untuk perdamaian. <strong>(pro/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">209177</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tandai Kemajuan Kabupaten Moderasi Beragama, Lumajang Gelar Peringatan Setahun Deklarasi</title>
		<link>https://memontum.com/tandai-kemajuan-kabupaten-moderasi-beragama-lumajang-gelar-peringatan-setahun-deklarasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 Mar 2024 10:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[beragama,]]></category>
		<category><![CDATA[Deklarasi]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[kemajuan]]></category>
		<category><![CDATA[moderasi]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan]]></category>
		<category><![CDATA[Setahun]]></category>
		<category><![CDATA[tandai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=206694</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Kabupaten Lumajang merayakan satu tahun deklarasi sebagai kabupaten moderasi beragama. Yakni, sebuah inisiatif yang diresmikan pada 4 Maret 2023 lalu, melalui keputusan bupati berdasarkan kajian mendalam tentang keberagaman agama. Upacara peringatan sendiri, diselenggarakan di Pendopo Arya Wiraraja Lumajang, Senin (04/03/2024) tadi. Peringatan ini, menandai kemajuan signifikan dalam dialog dan praktik keberagaman beragama [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Kabupaten Lumajang merayakan satu tahun deklarasi sebagai kabupaten moderasi beragama. Yakni, sebuah inisiatif yang diresmikan pada 4 Maret 2023 lalu, melalui keputusan bupati berdasarkan kajian mendalam tentang keberagaman agama.</p>



<p>Upacara peringatan sendiri, diselenggarakan di Pendopo Arya Wiraraja Lumajang, Senin (04/03/2024) tadi. Peringatan ini, menandai kemajuan signifikan dalam dialog dan praktik keberagaman beragama di Lumajang.</p>



<p>Sekretaris Daerah Kabupaten Lumajang, Agus Triyono, mengungkapkan bahwa kemajuan signifikan dalam upaya moderasi beragama, termasuk pembentukan Satgas Moderasi Beragama Kabupaten, Rumah Moderasi, dan Kader Moderasi Beragama di setiap kecamatan. &#8220;Kami juga telah mengintegrasikan gerakan siswa moderat di madrasah dan sekolah serta membentuk Desa Sadar Kerukunan di tingkat desa dan kelurahan,&#8221; terang Sekda Lumajang.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lumajang, Muhammad Muslim, menekankan akan pentingnya sikap terbuka dan menerima dalam praktik moderasi beragama. Dirinya menginformasikan tentang pendirian 21 rumah moderasi beragama di seluruh kecamatan, yang menunjukkan kesiapan Lumajang sebagai model moderasi beragama di Indonesia.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Prestasi kami diakui di tingkat nasional dengan penghargaan desa sadar kerukunan terbaik, yang diraih oleh Desa Senduro, Kecamatan Senduro,” urainya.</p>



<p>Sementara itu, Ketua Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Lumajang, Asir, menyoroti mengenai tantangan yang dihadapi selama tahun pertama ini. Namun, berkat komitmen kuat para tokoh masyarakat untuk menjaga kerukunan, Lumajang berhasil mempertahankan keharmonisan antar umat beragama.</p>



<p>Menurutnya, peringatan satu tahun ini bukan hanya simbol keberhasilan Lumajang dalam menerapkan moderasi beragama. Tetapi, juga sebagai pengingat bahwa kerukunan dan kebersamaan antar umat beragama adalah kunci untuk menciptakan masyarakat yang harmonis dan inklusif.</p>



<p>&#8220;Kabupaten Lumajang terus berkomitmen untuk menjadi contoh keberagaman beragama yang damai dan produktif di Indonesia,&#8221; paparnya. <strong>(kom/adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">206694</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Jember Lepas Jalan Sehat Moderasi Beragama dengan Libatkan Guru Madrasah</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-jember-lepas-jalan-sehat-moderasi-beragama-dengan-libatkan-guru-madrasah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 20 Aug 2023 04:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[beragama,]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[dengan]]></category>
		<category><![CDATA[libatkan]]></category>
		<category><![CDATA[Madrasah]]></category>
		<category><![CDATA[moderasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=196459</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Dalam rangka menyemarakkan HUT Kemerdekaan RI Ke-78, Pekan Quick Response Code Indonesian Standart (QRIS) serta Hari Lahir Ke-15 Perkumpulan Guru Madrasah Indonesia, Pemkab Jember bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kabupaten Jember serta Kantor Kemenag Kabupaten Jember, menggelar Jalan Sehat Moderasi Beragama yang diikuti ribuan Guru Madrasah Kabupaten Jember, Minggu (20/08/2023) tadi. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Dalam rangka menyemarakkan HUT Kemerdekaan RI Ke-78, Pekan Quick Response Code Indonesian Standart (QRIS) serta Hari Lahir Ke-15 Perkumpulan Guru Madrasah Indonesia, Pemkab Jember bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kabupaten Jember serta Kantor Kemenag Kabupaten Jember, menggelar Jalan Sehat Moderasi Beragama yang diikuti ribuan Guru Madrasah Kabupaten Jember, Minggu (20/08/2023) tadi.</p>



<p>Pelaksanaan jalan sehat ini, dilepas langsung Bupati Jember, Hendy Siswanto dari depan Kantor Pemkab Jember. Jalan sehat ini, pun berlangsung sangat meriah dan panitia juga menyiapkan hadiah utama dua paket umroh.</p>



<p>Bupati Hendy Siswanto dalam kesempatan itu mengajak seluruh warga Jember untuk memperkuat toleransi beragama di Bumi Tembakau ini. “Di Jember ini terdapat lebih dari 6 ratus pondok pesantren (Ponpes). Karenanya, kita harus menjadi panutan moderasi beragama bagi Indonesia. Mari terus kuatkan toleransi diantara kita dan sama-sama jaga kerukunan diantara kita,” kata Bupati Hendy.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Dalam kesempatan itu, Bupati Hendy juga mengajak ribuan peserta yang hadir untuk berbelanja ke pedagang UMKM di sekitar Alun-alun Jember. Sehingga, ekonomi masyarakat di Jember, bisa terus bergerak.</p>



<p>&#8220;Mari kita gerakkan perekonomian dengan belanja di UMKM,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jember, Gunawan, menjelaskan bahwa dengan adanya QRIS akan membantu para pedagang lebih efisien dalam bertransaksi. “Cukup pindai kode QRIS tanpa perlu ribet dengan uang kembalian. Semuanya sudah dimudahkan dan mari gunakan QRIS dalam bertransaksi,” ajak Gunawan.<strong>&nbsp;(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">196459</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Desa Senduro Lumajang Dilaunching sebagai Kampung Moderasi Beragama</title>
		<link>https://memontum.com/desa-senduro-lumajang-dilaunching-sebagai-kampung-moderasi-beragama</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Jul 2023 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[beragama,]]></category>
		<category><![CDATA[Desa]]></category>
		<category><![CDATA[dilaunching]]></category>
		<category><![CDATA[kampung]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[moderasi]]></category>
		<category><![CDATA[sebagai]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[Senduro]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=194364</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Desa Senduro, Kabupaten Lumajang, menjadi satu-satunya wakil dari Provinsi Jawa Timur, yang dilaunching sebagai Kampung Moderasi Beragama oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Kementerian Agama Republik Indonesia. Acara launching Kampung Moderasi Beragama, itu juga diikuti oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Lumajang, secara daring di Pura Mandhara Giri Semeru Agung Desa Senduro, Kecamatan Senduro, Rabu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Desa Senduro, Kabupaten Lumajang, menjadi satu-satunya wakil dari Provinsi Jawa Timur, yang dilaunching sebagai Kampung Moderasi Beragama oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Kementerian Agama Republik Indonesia. Acara launching Kampung Moderasi Beragama, itu juga diikuti oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Lumajang, secara daring di Pura Mandhara Giri Semeru Agung Desa Senduro, Kecamatan Senduro, Rabu (26/07/2023) tadi.</p>



<p>Dalam kesempatan tersebut, Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, mengharapkan agar moderasi beragama bukan sekedar simbol dan slogan. Melainkan, menjadi sebuah komitmen pemerintah untuk menjamin keamanan dan kerukunan seluruh umat beragama di Kabupaten Lumajang, dalam menjalani kehidupan sosial.</p>



<p>Dirinya bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Lumajang, juga akan terus berupaya menjamin kerukunan umat beragama di wilayah. &#8220;Kami berkeinginan bahwa moderasi beragama tidak hanya menjadi sebutan dalam sambutan. Jadi, kami harus hadir untuk semua. Berbagai agama di Kabupaten Lumajang, harus merasa kehadiran kami sebagai pemerintah. Komitmen kami, moderasi bergama harus hadir, nampak dan dirasakan oleh semua umat beragama khususnya di Kabupaten Lumajang,&#8221; kata Cak Thoriq-sapaan Bupati Lumajang.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag Jawa Timur, Husnul Maram, menyampaikan bahwa saat ini sudah ada 84 desa dan kelurahan yang sudah menerima Surat Keputusan menjadi Kampung Moderasi Beragama di Provinsi Jawa Timur. Dirinyapun menargetkan, seluruh desa dan kelurahan di wilayah Jawa Timur, menjadi Kampung Moderasi Beragama.</p>



<p>&#8220;Untuk Jawa Timur, yang sudah mendapatkan SK ada 84 desa dan yang 665 lainnya masih menyusul. Target kami ini akan bergerak terus, ke semua desa kami jadikan kampung moderasi beragama,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Untuk mewujudkan hal tersebut, paparnya, pihaknya akan bekerjasama dengan semua sektor dalam mewujudkan Kampung Moderasi Beragama.<strong>&nbsp;(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">194364</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
