<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>modus nuduh korban &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/modus-nuduh-korban/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 04 Oct 2019 10:45:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>modus nuduh korban &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Wani Ngrampas di Alun-Alun Kota, Trus Main Game Online Usai</title>
		<link>https://memontum.com/wani-ngrampas-di-alun-alun-kota-trus-main-game-online-usai</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 Aug 2019 11:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[jambret]]></category>
		<category><![CDATA[modus nuduh korban]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Singosari]]></category>
		<category><![CDATA[residivis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/90608-wani-ngrampas-di-alun-alun-kota-trus-main-game-online-usai</guid>

					<description><![CDATA[Tersangka ini musti berpindah-pindah karena aksinya mulai diketahui pihak kepolisian. Beberapa bulan lalu, ia dicari-cari anggota Polres Batu. Pasalnya, tersangka ditengarai beraksi di Batu sebanyak 6 X. Bak belut, ia berhasil lolos dari kejaran petugas. Namun tidak saat ia beraksi di Jalan Tumapel Singgosari, tepat pada peringatan hari Kemerdekaan RI ke-74 atau Sabtu (17/8/2019). Baca [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Tersangka ini musti berpindah-pindah karena aksinya mulai diketahui pihak kepolisian. Beberapa bulan lalu, ia dicari-cari anggota Polres Batu. Pasalnya, tersangka ditengarai beraksi di Batu sebanyak 6 X.</p>
<p>Bak belut, ia berhasil lolos dari kejaran petugas. Namun tidak saat ia beraksi di Jalan Tumapel Singgosari, tepat pada peringatan hari Kemerdekaan RI ke-74 atau Sabtu (17/8/2019).</p>
<div id="attachment_90609" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-90609" decoding="async" class="size-full wp-image-90609" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190818-WA0046-copy.jpg?resize=650%2C503&#038;ssl=1" alt="BB : Barang bukti yang disita petugas. (ist)" width="650" height="503" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190818-WA0046-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190818-WA0046-copy.jpg?resize=300%2C232&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190818-WA0046-copy.jpg?resize=600%2C464&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190818-WA0046-copy.jpg?resize=200%2C155&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-90609" class="wp-caption-text"><strong>BB : Barang bukti yang disita petugas. (ist)</strong></p></div>
<p><strong>Baca : </strong><a href="https://hukrim.memontum.com/28654-lha-iki-jambret-modus-nuduh-korban-kecekel-rek" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Lha Iki Jambret Modus Nuduh Korban Kecekel Rek!</a></p>
<p>Lalu buat apa hasil perampasan ponsel-ponsel itu? Dijelaskan Iptu Supriyono SH, tersangka mengaku menjual ponsel rampasan dan uang hasilnya untuk bermain game online. Tersangka menyebut biasa main game online di sebuah warnet sekitar Sawojajar Kedungkandang Malang.<br />
<strong><br />
Baca Juga : </strong><a href="https://hukrim.memontum.com/28659-residivis-pernah-rampas-ponsel-aremania-saat-arema-fc-lawan-persebaya" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Residivis Pernah Rampas Ponsel Aremania saat Arema FC lawan Persebaya</a></p>
<p>Dijelaskan Supriyono, mantan KBO sat Reskrim Polres Malang ini, tersangka mengaku pernah beraksi di Kedungkandang, Lowokwaru, bahkan di Alun-alun Kota Malang. Saat ditangkap, ia memang sendirian. Meski demikian, pihak Polsek Singosari akan terus melakukan penyelidikan itensif.<strong> (sos)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">90608</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Residivis Pernah Rampas Ponsel Aremania saat Arema FC lawan Persebaya</title>
		<link>https://memontum.com/residivis-pernah-rampas-ponsel-aremania-saat-arema-fc-lawan-persebaya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 Aug 2019 11:45:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[jambret]]></category>
		<category><![CDATA[modus nuduh korban]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Singosari]]></category>
		<category><![CDATA[residivis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/90606-residivis-pernah-rampas-ponsel-aremania-saat-arema-fc-lawan-persebaya</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Diperiksa penyidik Polsek Singosari, tersangka Abdul Holik mengaku pernah merampas ponsel seorang Aremania saat Arema FC berlaga melawan Persebaya. Hasilnya, sebuah ponsel Huawei warna hitam. &#8220;Dia mengaku mendapat ponsel Huawei hitam saat berada di Stadion Kanjuruhan. Modusnya sama, merampas ponsel korban dengan tuduhan korban menganiaya keponakan,&#8221; ungkap Iptu Supriyono, Kanit Reskrim Polsek [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Diperiksa penyidik Polsek Singosari, tersangka Abdul Holik mengaku pernah merampas ponsel seorang Aremania saat Arema FC berlaga melawan Persebaya. Hasilnya, sebuah ponsel Huawei warna hitam.</p>
<p>&#8220;Dia mengaku mendapat ponsel Huawei hitam saat berada di Stadion Kanjuruhan. Modusnya sama, merampas ponsel korban dengan tuduhan korban menganiaya keponakan,&#8221; ungkap Iptu Supriyono, Kanit Reskrim Polsek Singosari.</p>
<p>Korban yang dipilih tersangka Abdul Holik ini rata-rata adalah pelajar atau anak baru gede. Modusnya, selalu menuduh korbannya telah memukuli atau menganiaya adik atau keponakan.</p>
<p>Tuduhan itu hanyalah aksi pura-pura tersangka untuk mengancam dan merampas ponsel para korbannya. Nyaris semua korban di Kabupaten Malang, Kota Malang dan Batu, mengalami musibah serupa.</p>
<p><strong>Baca :</strong> <a href="https://hukrim.memontum.com/28654-lha-iki-jambret-modus-nuduh-korban-kecekel-rek" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Lha Iki Jambret Modus Nuduh Korban Kecekel Rek!</a></p>
<p><strong>Baca Juga : </strong><a href="https://hukrim.memontum.com/28663-wani-ngrampas-di-alun-alun-kota-trus-main-game-online-usai" rel="noopener noreferrer" target="_blank">Wani Ngrampas di Alun-Alun Kota, Trus Main Game Online Usai</a></p>
<p>Dua kali masuk LP Lowokwaru, tersangka ini tidak takut beraksi sendirian meski nantinya dihajar massa atau beraksi dekat keramaian jalan. Selama 6 bulan ia pernah dipenjara. Lalu 10 bulan penjara dan Mei 2015 silam, ia keluar dari LP Lowokwaru Malang. <strong>(sos)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">90606</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Lha Iki Jambret Modus Nuduh Korban Kecekel Rek!</title>
		<link>https://memontum.com/lha-iki-jambret-modus-nuduh-korban-kecekel-rek</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 Aug 2019 11:42:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[jambret]]></category>
		<category><![CDATA[modus nuduh korban]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Singosari]]></category>
		<category><![CDATA[residivis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/90603-lha-iki-jambret-modus-nuduh-korban-kecekel-rek</guid>

					<description><![CDATA[Aksi 6 X di Singosari, Termasuk Rampas Ponsel Aremania &#160; Memontum Malang &#8211; Pelaku bermodus menuduh korbannya memukuli adik, teman atau keponakannya, berhasil disergap Tim Jatanras Polsek Singosari, Polres Malang. Pelakunya, penjahat kambuhan alias residivis bernama Abdul Kholik (39). Dalam pemeriksaan Polsek Singosari, tersangka mengaku sebagai warga Jalan Muharto Gg.VIII RW 08 Kelurahan Jodipan, Kecamatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2><strong>Aksi 6 X di Singosari, Termasuk Rampas Ponsel Aremania</strong></h2>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Pelaku bermodus menuduh korbannya memukuli adik, teman atau keponakannya, berhasil disergap Tim Jatanras Polsek Singosari, Polres Malang. Pelakunya, penjahat kambuhan alias residivis bernama Abdul Kholik (39).</p>
<p>Dalam pemeriksaan Polsek Singosari, tersangka mengaku sebagai warga Jalan Muharto Gg.VIII RW 08 Kelurahan Jodipan, Kecamatan Blimbing, Kota Malang.</p>
<p>Tidak hanya merampas ponsel para korbannya di Singosari atau Kabupaten Malang, tersangka mengakui &#8220;sering&#8221; merampok atau merampas ponsel para pelajar atau Anak Baru Gede (ABG) di Kota Malang dan wilayah Hukum Kota Batu.</p>
<p>Di Singosari sendiri, tersangka mengaku 6 X merampas ponsel pelajar yang berada di pinggir jalan. Bandit jalanan residivis 2 x kasus perampasan ini, tak berkutik saat disergap anggota Satuan Reskrim Polsek Singosari, Sabtu (17/8/2019) siang.</p>
<p>Awalnya, sekitaran warga Singosari mulai resah adanya pemalak/perampas ponsel dengan para korban kebanyakan pelajar. Bahkan 2 hari berturut-turut terdengar aksi perampasan yakni sejak 6 Agustus, 7 Agustus sampai 14 Agustus dan terakhir pada 17 Agustus kemarin.</p>
<p>Ciri tersangka ini kemudian diketahui anggota Jatanras Polsek Singosari. Sabtu (17/8/2019) pagi, pelaku tampak &#8220;ngluyur&#8221; di Singosari. Ia tak menyadari hari kemerdekaan itulah hari apesnya tersangka dan bakal masuk bui lagi.</p>
<p><strong>Baca :</strong> <a href="https://hukrim.memontum.com/28659-residivis-pernah-rampas-ponsel-aremania-saat-arema-fc-lawan-persebaya" rel="noopener noreferrer" target="_blank">Residivis Pernah Rampas Ponsel Aremania saat Arema FC lawan Persebaya</a></p>
<p>Benar saja, sekitar pukul 08.30, tersangka sendirian mendekati 2 pelajar di jalanan Tumapel. Anggota yang bersembunyi menahan diri untuk menyergapnya hingga tersangka tampak mengancam kedua korban.</p>
<p>Sekejap saja, tersangka diringkus petugas tanpa perlawanan. Kepada penyidik, ia mengaku sebanyak 6 X merampas ponsel pelajar di Singosari. Tidak hanya itu, ia juga mengaku 6 X merampas ponsel di Kota Malang serta 5 X di Kota Batu.<br />
<strong><br />
Baca Juga</strong> :<a href="https://hukrim.memontum.com/28663-wani-ngrampas-di-alun-alun-kota-trus-main-game-online-usai" rel="noopener noreferrer" target="_blank"> Wani Ngrampas di Alun-Alun Kota, Trus Main Game Online Usai</a></p>
<p>&#8220;Saat kami periksa, dia mengaku belasan kali dan kemungkinan bisa bertambah dalam pengembangan. Kami amankan juga barang bukti dari tersangka. Kami masih dalami penyidikan,&#8221; urai Kanit Reskrim Polsek Singosari, Iptu Supriyono kepada Memontum.com.</p>
<p>Jadi barang bukti dari tangan tersangka berupa Revo N-2832-CB abu-abu kombinasi merah, Hp Samsung Galaxy J7 Prime, Hp Samsung J1 Ace, Hp Huawei hitam, 2 sim Card, 2 memori, 6 lembar nota penjualan dan 2 buah kartu ATM. <strong>(sos)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">90603</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
