<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>molotov, &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/molotov/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 03 Sep 2025 18:00:22 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>molotov, &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pelaku Pembawa Molotov yang Ditangkap di Balai Kota Malang Dijerat Undang-undang Darurat</title>
		<link>https://memontum.com/pelaku-pembawa-molotov-yang-ditangkap-di-balai-kota-malang-dijerat-undang-undang-darurat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Sep 2025 06:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[darurat]]></category>
		<category><![CDATA[dijerat]]></category>
		<category><![CDATA[Ditangkap]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[molotov,]]></category>
		<category><![CDATA[pelaku]]></category>
		<category><![CDATA[pembawa]]></category>
		<category><![CDATA[undang-undang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225671</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Yudi Risdiyanto, membenarkan terkait penangkapan seorang remaja yang membawa molotov, di kawasan sekitar Balai Kota Malang, hingga kemudian ditangkap dan menjalani pemeriksaan, pada Senin (01/09/2025) malam kemarin. Diuraikan, bahwa remaja itu berinisial YAP, berusia 21 tahun warga Kabupaten Malang (Desa Ngijo, Kecamatan Karangploso, red). Dari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Yudi Risdiyanto, membenarkan terkait penangkapan seorang remaja yang membawa molotov, di kawasan sekitar Balai Kota Malang, hingga kemudian ditangkap dan menjalani pemeriksaan, pada Senin (01/09/2025) malam kemarin. Diuraikan, bahwa remaja itu berinisial YAP, berusia 21 tahun warga Kabupaten Malang (Desa Ngijo, Kecamatan Karangploso, red).</p>



<p>Dari hasil pemeriksaan, YAP telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Mapolresta Malang Kota. Pelaku, dijerat Pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dan/atau Pasal 187 ayat (1) KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.</p>



<p>&#8220;Polresta Malang Kota berkomitmen melakukan tindakan tegas dan terukur terhadap siapa pun yang mencoba merusak fasilitas umum atau kantor pemerintahan. Kami ingin Kota Malang tetap aman, damai dan kondusif,&#8221; kata Kasi Humas Polresta Malang Kota, Selasa (02/09/2025) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Disampaikan Yudi, pelaku membawa satu botol air mineral berisi cairan bahan bakar yang dilengkapi sumbu. Cairan tersebut adalah pertalite. Namun, dalam hal ini masih dilakukan pendalaman terkait jenis bahan bakar dan motif pelaku.</p>



<p>&#8220;Molotov itu memang belum sempat dinyalakan, tapi sudah dalam penguasaan yang bersangkutan dan siap digunakan untuk membakar,” tambah Yudi.</p>



<p>Dari hasil penyidikan, YAP tidak beraksi sendirian. Dipastikan, dalam hal ini juga ada pihak lain yang turut terlibat dan kini masih dalam pengejaran. “Yang jelas pelaku tidak sendirian. Tim kami masih terus mendalami dan memburu rekan-rekan pelaku,” tegasnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225671</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Diduga Hendak Lakukan Provokasi dengan Molotov, Seorang Remaja Diamankan dari Balai Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/diduga-hendak-lakukan-provokasi-dengan-molotov-seorang-remaja-diamankan-dari-balai-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Sep 2025 15:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[dengan]]></category>
		<category><![CDATA[diamankan]]></category>
		<category><![CDATA[diduga]]></category>
		<category><![CDATA[hendak]]></category>
		<category><![CDATA[lakukan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[molotov,]]></category>
		<category><![CDATA[provokasi]]></category>
		<category><![CDATA[Remaja]]></category>
		<category><![CDATA[seorang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225655</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Seorang Remaja berusia sekitar 21 tahun dan mengaku warga Desa Ngijo, Kecamatan Karangploso, harus diamankan petugas Polresta Malang Kota, Senin (01/09/2025) tadi. Remaja ini harus berurusan dengan petugas, setelah sempat kepergok hendak menghidupkan Molotov yang dikemas dalam kemasan air mineral diisi bensin (Pertalite, red). Akibat kejadian yang diduga hendak membuat provokasi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Seorang Remaja berusia sekitar 21 tahun dan mengaku warga Desa Ngijo, Kecamatan Karangploso, harus diamankan petugas Polresta Malang Kota, Senin (01/09/2025) tadi. Remaja ini harus berurusan dengan petugas, setelah sempat kepergok hendak menghidupkan Molotov yang dikemas dalam kemasan air mineral diisi bensin (Pertalite, red).</p>



<p>Akibat kejadian yang diduga hendak membuat provokasi itu, remaja inipun harus menjadi sasaran aksi pemukulan. Sebelum akhirnya, remaja tersebut diamankan di Pos Satpol PP Balai Kota Malang dan dibawa petugas.</p>



<p>Anggota DPRD Kota Malang, Harvard Kurniawan, saat dikonfirmasi di lokasi mengatakan bahwa peristiwa itu terjadi sekitar pukul 20.00 WIB. Dari informasi di lapangan, pemuda tersebut bersama rekannya sempat mondar-mandir di sekitar lokasi.</p>



<p>“Awalnya ada tiga orang. Ketika botol berisi bensin itu jatuh, dua orang langsung melarikan diri dan satu orang berhasil diamankan. Karena di sini ada masyarakat yang menjaga, remaja itu sempat dipukul massa,” kata Harvard.</p>



<p>Dalam penangkapan itu, tambahnya, ditemukan barang bukti berupa botol (kemasan air mineral, red) berisi pertalite. Meski belum sempat dilemparkan, botol tersebut sempat mengeluarkan letupan kecil akibat terguncang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Ketika ditanya, yang bersangkutan tidak bisa memberikan jawaban jelas. Kalau mahasiswa atau bukan, kami belum tahu. Bahkan, dari kelompok mana juga belum tahu, tapi yang jelas masih muda. Mudah-mudahan dari kepolisian bisa identifikasi jaringan ini, sehingga bisa dicegah mitigasi dan diamankan,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Harvard juga mengimbau masyarakat, agar untuk tetap tenang dan tidak main hakim sendiri apabila menemukan hal serupa. “Saya berharap masyarakat Kota Malang tidak terprovokasi dan tetap menyampaikan aspirasi secara damai, bukan dengan tindakan anarkis,” lanjutnya.</p>



<p>Sementara itu, Kasatpol PP Kota Malang, Heru Mulyono, membenarkan mengenai kejadian tersebut. Dirinya menyebut, terduga pelaku sempat menyalakan molotov sebelum akhirnya digagalkan petugas dan warga yang berjaga.</p>



<p>“Itu percobaan pelemparan. Sumbunya sudah dinyalakan, tapi belum sempat dilempar karena langsung diteriaki masyarakat. Satu orang tertangkap,” ujar Heru.</p>



<p>Dirinya juga menambahkan, sejak beberapa hari terakhir pihaknya bersama masyarakat telah melakukan penjagaan di sekitar Balai Kota dan DPRD Kota Malang. Setiap malam, ada sekitar 10 petugas Satpol PP bersama warga berjaga 24 jam. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225655</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
