<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>mondiacult, &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/mondiacult/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 21 Apr 2025 07:34:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>mondiacult, &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Hadiri Event Internasional Brawijayan Mondiacult, Menteri Kebudayaan Canangkan Hari Keris Nasional</title>
		<link>https://memontum.com/hadiri-event-internasional-brawijayan-mondiacult-menteri-kebudayaan-canangkan-hari-keris-nasional</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 19 Apr 2025 09:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[brawijayan]]></category>
		<category><![CDATA[canangkan]]></category>
		<category><![CDATA[hadiri]]></category>
		<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[kebudayaan]]></category>
		<category><![CDATA[menteri]]></category>
		<category><![CDATA[mondiacult,]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=221258</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Menteri Kebudayaan (Menbud), Fadli Zon, mencanangkan 19 April sebagai Hari Keris Nasional. Pencanangan tersebut, dideklarasikan pada Event Internasional Brawijayan Mondiacult di Gedung Samantha Krida, Universitas Brawijaya, Kota Malang, yang berlangsung sejak 18 hingga 20 April 2025. Dikatakan Fadli Zon, bahwa penetapan tanggal tersebut bertepatan dengan berdirinya Sekretariat Nasional Perkerisan Indonesia. &#8220;Kami [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Menteri Kebudayaan (Menbud), Fadli Zon, mencanangkan 19 April sebagai Hari Keris Nasional. Pencanangan tersebut, dideklarasikan pada Event Internasional Brawijayan Mondiacult di Gedung Samantha Krida, Universitas Brawijaya, Kota Malang, yang berlangsung sejak 18 hingga 20 April 2025.</p>



<p>Dikatakan Fadli Zon, bahwa penetapan tanggal tersebut bertepatan dengan berdirinya Sekretariat Nasional Perkerisan Indonesia. &#8220;Kami mencanangkan 19 April sebagai Hari Keris Nasional. Hal ini, sejalan dengan digelarnya pertama kali sekretariat ini, yang terakreditasi sebagai satu dari enam organisasi di Unesco, sekaligus bagian upaya bersama melestarikan budaya,&#8221; kata Fadli Zon, Sabtu (19/04/2025) tadi.</p>



<p>Dirinya berharap, dengan momen khusus ini, diharapkan generasi muda Indonesia lebih memahami keris sebagai bagian integral dari budaya bangsa. Sekaligus, menjadi pintu gerbang untuk ikut melestarikan budaya.</p>



<p>&#8220;Di tengah kekayaan budaya bangsa yang begitu besar, kami berharap keris, juga wayang dan banyak lagi ragam budaya bisa tetap lestari,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Untuk diketahui, keris telah diakui Unesco sebagai warisan budaya tak benda sejak 25 November 2005 lalu. Dan, menetapkan Keris sebagai Masterpiece of the Oral and Intangible Heritage of Humanity. Namun sejak pengakuan itu, Indonesia belum memiliki Hari Keris Nasional secara resmi. Hal ini, berbeda dengan Hari Batik atau Hari Wayang, yang sudah ditetapkan pemerintah sebelumnya.</p>



<p>Di momen Brawijayan Mondiacult ini, juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Kementerian Kebudayaan RI dengan Universitas Brawijaya. Ini sekaligus menjajaki kerja sama antara Universitas Brawijaya dengan Unesco. Usai penandatanganan MoU antara Kementerian Kebudayaan RI dengan Universitas Brawijaya, Menteri Kebudayaan menemui para seniman dan budayawan di Pasar Seni Bareng, Kecamatan Klojen, Kota Malang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kepada sejumlah seniman dan budayawan, Fadli Zon mengajak mereka untuk menjadikan budaya asli bukan hanya sekadar pekerjaan baru, tetapi sebagai sebuah kekuatan. &#8220;Kekuatan budaya. Inilah yang saya kira harus kita inginkan, bahwa budaya itu menjadi peningkat, penuh satu dan karena itu mungkin dalam bahasa yang lebih anak muda sekarang ini disebut sebagai the power of culture,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Budaya ini, lanjutnya, akan membentuk identitas dan jati diri bangsa. Sehingga, bisa menjadikan budaya ini sebuah kekayaan yang benar-benar nasional treasure. &#8220;Saya berharap apresiasi masyarakat semakin meningkat, semakin tinggi terhadap budaya. Kalau kita lihat di berbagai negara, selalu budaya dan peradaban itu menjadi etalase di depan. Bagi para tamu, pengunjung-pengunjung di negara-negara Muslim,&#8221; paparnya.</p>



<p>Masih menurut Politisi Gerindra ini, bahwa kerja kebudayaan dari yang masa lalu sampai yang masa depan. Dari yang 1,8 juta tahun fosil-fosil manusia purba, sampai yang budaya populer, popular culture, pop culture. Termasuk di dalamnya, adalah film, musik, seni pertunjukan dan lain-lain.</p>



<p>Lebih lanjut Menbud berharap, bahwa Hari Keris Nasional dapat menjadikan keris sebagai salah satu alat diplomasi internasional bagi Indonesia. &#8220;Jadi, Pak Prabowo saat sebagai Menhan dan sampai sekarang sebagai presiden sering kali menghadiahi pimpinan negara dengan keris. Saya rasa keris ini bisa menjadi perwakilan bangsa kita,&#8221; terangnya.</p>



<p>Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, dalam kesempatan itu mengatakan bahwa Pemkot Malang sangat terhormat bisa menjadi tuan rumah dari pencanangan Hari Keris Nasional bersama Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia dan Universitas Brawijaya. Apalagi, momentumnya tepat HUT Kota Malang ke-111 tahun.</p>



<p>&#8220;Di awal tadi kami pada sesi di UB juga menyampaikan pada Bapak Menteri bahwa salah satu visi misi saya itu berkaitan dengan budaya.Visi misi saya Mbois Maju , bahwa M-nya mandiri, B-nya itu budaya. Dan itulah merupakan satu visi misi saya untuk bisa menyebabkan budaya-budaya nanti ada di Kota Malang,&#8221; kata Wali Kota Wahyu. <strong>(kom/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">221258</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
