<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Motor Hilang &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/motor-hilang/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 12 Jun 2023 11:45:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Motor Hilang &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Sepeda Motor Matic Hilang di Wisata Air Terjun Tirai Bidadari Probolinggo, Tukang Parkir juga Hilang</title>
		<link>https://memontum.com/sepeda-motor-matic-hilang-di-wisata-air-terjun-tirai-bidadari-probolinggo-tukang-parkir-juga-hilang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Jun 2023 09:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Air terjun]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[hilang]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Motor Hilang]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Sepeda Motor]]></category>
		<category><![CDATA[Tempat Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=190723</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Sebuah video berdurasi 1.28 detik viral di media sosial Tiktok. Video tersebut, menerangkan bahwa satu unit sepeda motor Honda Beat, Nopol N 5173 PY, warna merah hilang setelah ditinggal pemiliknya menikmati indahnya Wisata Air Terjun Tirai Bidadari Desa Jangkang, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo. Diketahui, sepeda motor tersebut milik Dian Setiawati warga Kelurahan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Sebuah video berdurasi 1.28 detik viral di media sosial Tiktok. Video tersebut, menerangkan bahwa satu unit sepeda motor Honda Beat, Nopol N 5173 PY, warna merah hilang setelah ditinggal pemiliknya menikmati indahnya Wisata Air Terjun Tirai Bidadari Desa Jangkang, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo.</p>



<p>Diketahui, sepeda motor tersebut milik Dian Setiawati warga Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kraksaan. Sebelum kejadian, motor tersebut dipakai oleh anaknya, Adam Sya&#8217;bana, untuk berwisata bersama teman-temannya di Air Terjun Tirai Bidadari, pada Senin (05/06/2023) lalu.</p>



<p>&#8220;Motor itu dipakai anak saya ke tempat wisata sama bersama teman-temannya. Jadi, mau jalan-jalan sama liburan kata anak saya,&#8221; terangnya saat dikonfirmasi Senin (12/06/2023) tadi.</p>



<p>Sementara itu dijelaskan oleh Adam, bahwa dirinya saat itu bersama temannya berjumlah sekitar 12 orang membawa 6 unit sepeda motor. Setibanya di lokasi, dirinya dan teman-temannya memarkir motornya di lokasi parkir wisata.</p>



<p>&#8220;Saya sama 12 teman, pakai enam sepeda. Semuanya diparkir di parkiran. Kami semua dapat nomor parkir, mas. Ya parkiran resmi dan itu sudah dari wisata itu,&#8221; terangnya.</p>



<p>Usai menikmati pemandangan alam, ujarnya, sepeda motor milik ibunya tersebut ternyata telah hilang dari parkiran. Sementara itu, tukang parkir yang semula berjaga, juga sudah tidak di lokasi.</p>



<p>&#8220;Ya pas mau balik itu, sepeda ternyata sudah hilang. Tukang parkirnya juga tidak ada di sana atau ngilang juga, mas,&#8221; katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Setelah menanyakan motornya tersebut, imbuhnya, petugas wisata mengatakan bahwa tukang parkir yang ditemuinya bukan merupakan petugas asli dari Wisata Air Terjun Tirai Bidadari. &#8220;Saya sudah laporan kejadian ini ke Polres Probolinggo, mas. Sampai sekarang, masih belum dipanggil ke Polres lagi,&#8221; paparnya.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Desa Jangkang, Sunraji, mengatakan bahwa wisata tersebut tidak dikelola pihak pemerintah desa, melainkan dikelola secara swadaya masyarakat setempat. Atas kejadian tersebut, pihaknya beserta Polsek setempat meminta keterangan kepada beberapa warga. Namun sayangnya, sampai saat ini masih belum menemukan titik terang.</p>



<p>&#8220;Dari keterangan yang kami peroleh, dua petugas parkir itu ternyata bukan petugas sebenarnya. Sementara karcis yang dibagikan tersebut, tidak disimpan rapi oleh pengelola. Hanya ditaruh begitu saja dekat parkir,” ucapnya.</p>



<p>Sementara itu, Kapolsek Tiris, Iptu Agus Nurfadianto, menjelaskan bahwa saat kejadian tersebut korban didampingi kepala desa setempat untuk melapor kehilangan sepeda motor. Namun, sampai saat ini korban belum menyertakan surat kelengkapan kendaraan atau surat bukti kepemilikan motor yang hilang.</p>



<p>&#8220;Laporannya kami terima, yang nerima itu Kanitreskrim. Tapi, kita untuk menerbitkan LP itukan menunggu suratnya sepeda motor itu, surat kelengkapan atau bukti kepemilikan dan sampai sekarang saya tunggu untuk membawa surat itu ke Polsek. Namun, sampai sekarang korbannya belum datang,&#8221; terangnya.</p>



<p>Sampai saat ini, imbuhnya, pihaknya masih menunggu kedatangan korban dengan membawa surat-surat bukti kepemilikan. &#8220;Kitakan masih butuh beberapa berkas keterangan dari korban, seperti surat kelengkapan dan lainnya untuk menerbitkan LP,&#8221; imbuhnya. <strong>(nun/pix/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">190723</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Beraksi di Jl Selorejo, Maling Motor Gondol NMAX</title>
		<link>https://memontum.com/beraksi-di-jl-selorejo-maling-motor-gondol-nmax</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Nov 2020 13:56:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Maling]]></category>
		<category><![CDATA[Motor Hilang]]></category>
		<category><![CDATA[NMAX]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Lowokwaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=127370</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pelaku Curanmor terus saja beraksi di Kota Malang. Seperti halnya pada, Selasa (10/11/2020) dini hari, mereka beraksi di Jl Selorejo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Dalam aksinya kali ini pelaku berhasil mencuri motor Yamaha NMAX Nopol R 3550 IK seharga Rp 34 juta milik M Hasan (18) warga sekitar. Hingga Rabu (11/11) [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pelaku Curanmor terus saja beraksi di Kota Malang. Seperti halnya pada, Selasa (10/11/2020) dini hari, mereka beraksi di Jl Selorejo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.</p>
<p>Dalam aksinya kali ini pelaku berhasil mencuri motor Yamaha NMAX Nopol R 3550 IK seharga Rp 34 juta milik M Hasan (18) warga sekitar. Hingga Rabu (11/11) kasus ini masih dalam penanganan petugas Polsek Lowokwaru.</p>
<p>Informasi Memontum.com bahwa korban memarkir motor NMAX miliknya di teras rumah dalam kondisi terkunci stang stir pada Senin (9/11) malam. Setelah merasa aman, korban kemudian masuk ke dalam rumah untuk istirahat tidur.</p>
<p>Diduga pelaku melakukan aksinya pada Selasa dini hari. Aksinya cukup berhati-hati dan profesional. Pelaku membuka pintu gerbang rumah dan membelitkan kawat pada gagang pintu rumah utama.</p>
<p>Setelah membelitkan kawat, pelaku baru melakukan aksinya tanpa menimbulkan suara gaduh. Saat itu ada 2 motor di teras rumah yakni Honda Beat dan NMAX. Namun saat itu pelaku hanya mencuri NMAX.</p>
<p>Kejadian ini baru diketahui pada pukul.04.00, saat ibu korban hendak membeli sayur. &#8220;Saat kunci pintu rumah utama dibuka, namun pintu tetap tidak mau terbuka. Ibu saya kemudian meminta tolong ke tukang sayur untuk melihat kondisi pintu. Ternyata ada kawat membelit pintu utama. Saat dicek motor NMAX tersebut telah hilang,&#8221; ujar korban.</p>
<p>Kejadian ini selanjutnya dilaporkan ke Polsek Lowokwaru. Korban berharap petugas kepolisian dapat kembali menemukan motornya yang telah hilang. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">127370</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Diduga Kena Gendam, Warga Muharto Kehilangan Motor Beat</title>
		<link>https://memontum.com/diduga-kena-gendam-warga-muharto-kehilangan-motor-beat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Oct 2020 13:34:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Honda Beat]]></category>
		<category><![CDATA[Motor Hilang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=125005</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Sutrisno, warga Jl Muharto Gang VII, Kelurahan Kota Lama, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Senin (5/10/2020) sore diduga menjadi korban gendam. Dia kehilangan motor Honda Beat Nopol N 2270 BAD di kawasan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Sebab setelah kejadian, Sutrisno pulang dalam kondisi linglung dan sudah tidak ingat lagi dimana keberadaan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Sutrisno, warga Jl Muharto Gang VII, Kelurahan Kota Lama, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Senin (5/10/2020) sore diduga menjadi korban gendam. Dia kehilangan motor Honda Beat Nopol N 2270 BAD di kawasan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Sebab setelah kejadian, Sutrisno pulang dalam kondisi linglung dan sudah tidak ingat lagi dimana keberadaan motor Honda Beat tersebut.</p>
<p>Menurut keterangan Deva Risky Eli Saputri (27) adik korban mengatakan bahwa motor Honda Beat tersebut adalah miliknya. Sore itu sekitar pukul 16.00, kakaknya meminjam motor honda Beat tersebut untuk ke rumah temannya di Bumiayu.</p>
<p>Setelah kejadian itu belum diketahui secara pasti apa yang menimpa Sutrisno. Pastinya sekitar pukul 18.15, dia pulang berjalan kaki dalam kondisi linglung. &#8220;Kakak saya pulang dalam kondisi bingung. Kondisinya linglung. Saat saya tanya dimana motor saya, dia masih belum bisa menjawab. Kakak saya seperti orang kena gendam tidak ingat dimana motor tersebut,&#8221; ujar Deva.</p>
<p>Bahkan hingga Selasa (6/10/2020) siang, Sutrisno masih terlihat linglung. &#8220;Kakak saya sampai saat ini belum bisa menjelaskan keberadaan motor honda Beat itu. Kondisinya masih linglung. Kami masih melakukan pencarian sendiri. Nantinya setelah lebih dari 24 jam, kami akan melapor ke polisi. Semoga motor saya masih bisa ditemukan,&#8221; ujar Deva.<strong> (gie)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">125005</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
