<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>MPLS &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/mpls/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 18 Jul 2023 13:22:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>MPLS &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Hadiri MPLS serentak di Lamongan, Bupati Yuhronur Sebut Transisi PAUD ke SD adalah Masa Menyenangkan</title>
		<link>https://memontum.com/hadiri-mpls-serentak-di-lamongan-bupati-yuhronur-sebut-transisi-paud-ke-sd-adalah-masa-menyenangkan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Jul 2023 13:22:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[adalah]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[hadiri]]></category>
		<category><![CDATA[masa]]></category>
		<category><![CDATA[menyenangkan]]></category>
		<category><![CDATA[MPLS]]></category>
		<category><![CDATA[PAUD]]></category>
		<category><![CDATA[sebut]]></category>
		<category><![CDATA[serentak]]></category>
		<category><![CDATA[Transisi]]></category>
		<category><![CDATA[yuhronur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=193606</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) jenjang SD sederajat tahun ajaran 2023/2024 diselenggarakan serentak di Kabupaten Lamongan, Selasa (18/07/2023) tadi. Bahkan, sejumlah pejabat setempat turun langsung memberikan motivasi kepada anak-anak di seluruh sekolah dasar di wilayah kerjanya masing-masing. Hal ini dilakukan, sebagai wujud transisi PAUD ke SD yang menyenangkan bagi peserta didik di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8211; Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) jenjang SD sederajat tahun ajaran 2023/2024 diselenggarakan serentak di Kabupaten Lamongan, Selasa (18/07/2023) tadi. Bahkan, sejumlah pejabat setempat turun langsung memberikan motivasi kepada anak-anak di seluruh sekolah dasar di wilayah kerjanya masing-masing. Hal ini dilakukan, sebagai wujud transisi PAUD ke SD yang menyenangkan bagi peserta didik di Lamongan.</p>



<p>Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, bersama Bunda PAUD Lamongan, Anis Kartika Yuhronur serta Kepala Dinas Pendidikan Lamongan, Munif Syarif, tampak nengunjungi MPLS di SD Negeri 1 Baturono, Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongam. Mereka, mendapat sambutan meriah dari peserta didik yang mengikuti MPLS.</p>



<p>Di hadapan peserta MPLS, Bunda Anis memotivasi anak-anak untuk tidak takut masuk SD. Karena di lingkungan SD, juga akan diajari berbagai ilmu dengan cara yang menyenangkan. Selain memberi motivasi kepada peserta MPLS, Bunda juga berinteraksi langsung dengan anak-anak.</p>



<p><strong>Baca juga </strong>:</p>





<p>&#8220;Pada pagi ini, Bapak Bupati Lamongan dan Ibu ingin memberikan semangat kepada anak-anak yang mulai masuk SD. Anak-anak tidak usah takut, karena di SD juga akan diajari berbagai ilmu dengan cara yang menyenangkan,&#8221; ujar Bunda PAUD.</p>



<p>Sementara itu, Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa melalui MPLS ini, siswa menjadikan sekolah sebagai tempat yang aman dan nyaman sebagai taman pembelajaran yang menyenangkan. Lebih-lebih, kegiatan ini dalam rangka tindak lanjut mendukung penguatan transisi PAUD ke SD yang menyenangkan.</p>



<p>&#8220;Alhamdulillah, kehadiran saya di sini bisa mendukung dan mensukseskan program penguatan transisi PAUD ke SD yang menyenangkan di Lamongan. Melalui MPLS ini, harus menyenangkan secara fisik dan emosional untuk tahapan kejiwaan anak-anak ke depannya,&#8221; terangnya.</p>



<p>Bupati Yuhronur juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi Forum PAUD SD. &#8220;Ini forum yang luar biasa, karena terjadi interaksi antara guru PAUD dan SD. Sehingga dari forum ini tumbuh ide-ide dan gagasan dalam mendidik anak-anak. Ini akan menciptakan generasi berkualitas bagi anak-anak agar tumbuh dengan optimal,&#8221; ujarnya. <strong>(zen/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">193606</post-id>	</item>
		<item>
		<title>SMPN 1 Kota Malang Wujudkan Sekolah Ramah Anak, Cegah Tindakan Kekerasan dan Bullying</title>
		<link>https://memontum.com/smpn-1-kota-malang-wujudkan-sekolah-ramah-anak-cegah-tindakan-kekerasan-dan-bullying</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 Jul 2022 08:21:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[bullying]]></category>
		<category><![CDATA[kekerasan di sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[MPLS]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=172324</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; SMPN 1 Kota Malang menggelar kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa baru. Dalam kegiatan tersebut, diharapkan siswa dapat mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, seperti bullying (penindasan, red). Hal itu, dijelaskan oleh Kepala Sekolah SMPN 1 Kota Malang, Risna Widyawati, Senin (18/07/2022) tadi. “Memang salah satu tujuan MPLS ini [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8211; SMPN 1 Kota Malang menggelar kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa baru. Dalam kegiatan tersebut, diharapkan siswa dapat mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, seperti bullying (penindasan, red). Hal itu, dijelaskan oleh Kepala Sekolah SMPN 1 Kota Malang, Risna Widyawati, Senin (18/07/2022) tadi.</p>



<p>“Memang salah satu tujuan MPLS ini adalah mendeklarasikan sekolah anti kekerasan dan bullying. Sehingga, menjadi salah satu hal yang kita berikan untuk mewujudkan sekolah ramah anak,” tegas Risna Widyawati.</p>



<p>Untuk kegiatan MPLS di SMPN 1 Kota Malang, digelar selama tiga hari atau hingga Rabu (20/07/2022) mendatang. Sementara, kegiatan pra MPLS pun sudah dilakukan di hari Sabtu (16/07/2022) kemarin.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-malang-rencanakan-bangun-skywalk-di-dua-lokasi-dari-dana-bank-dunia">Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/objek-wisata-banyuwangi-2026-perkuat-seni-dan-budaya-masyarakat">Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/cara-unik-umkm-malang-kenalkan-gamis-bordir-gandeng-petugas-kebersihan-jadi-model-ramadan">Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kecamatan-lumbang-dan-potensi-produksi-madu-yang-dihasilkan">Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antisipasi-pewarna-makanan-berlebih-wali-kota-malang-siapkan-tes-sampel-di-pasar-takjil">Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil</a></li>
</ul>


<p>“Untuk MPLS kita laksanakan sampai hari rabu. Sesuai dengan judulnya yaitu MPLS, maka ini diutamakan untuk memberikan informasi dan pengalaman tentang lingkungan sekolah, dimana mereka akan belajar,” jelasnya.</p>



<p>Dijelaskan Risna, bahwa materi yang disampaikan dalam kegiatan tersebut yakni mulai dari wawasan wiyata mandala, sarana prasarana di sekolah, hingga demontrasi ekstrakurikuler. Untuk materi yang dikenalkan tersebut tentu ada kaitan dengan pendidikan karakter dan penguatan profil pelajar Pancasila.</p>



<p>“Yang menjadi menyenangkan nanti ada materi demontsrasi ekstrakurikuler yang akan dikenalkan. Jadi mereka bisa mengembangkan bakat dan minatnya sesuai dengan kemampuannya melalui kegiatan esktrakurikuler,” katanya.</p>



<p>Disebutkan Risna, untuk esktrakurikuler yang ada di SMPN 1 Kota Malang ada sekitar 16 hingga 17, seperti paskibra, seni, olahraga, dan olimpiade. Tentu dengan adanya esktrakurikuler tersebut diharapkan bisa mewadahi semua bakat dan minat siswa baru.</p>



<p>Sebagai informasi, dalam kegiatan MPLS tersebut diikuti oleh 263 siswa dengan delapan rombongan belajar. MPLS pun dikemas dengan strategi yang menyenangkan, serta tidak ada tugas yang membebani. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">172324</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wujudkan Profil Pelajar Pancasila, Kadisdikbud Kota Malang Tinjau MPLS</title>
		<link>https://memontum.com/wujudkan-profil-pelajar-pancasila-kadisdikbud-kota-malang-tinjau-mpls</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 Jul 2022 07:05:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Disdikbud Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[MPLS]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=172317</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang, Suwarjana, meninjau kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2022/2023 di SMPN 1 Kota Malang, Senin (18/07/2022) tadi. Dalam kegiatan tersebut, pihaknya mengenalkan kurikulum merdeka belajar dengan mengangkat tema &#8216;Profil pelajar Pancasila&#8217;. Dalam keterangannya, Suwarjana menjelaskan bahwa dengan pengenalan tema tersebut diharapkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang, Suwarjana, meninjau kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2022/2023 di SMPN 1 Kota Malang, Senin (18/07/2022) tadi. Dalam kegiatan tersebut, pihaknya mengenalkan kurikulum merdeka belajar dengan mengangkat tema &#8216;Profil pelajar Pancasila&#8217;.</p>



<p>Dalam keterangannya, Suwarjana menjelaskan bahwa dengan pengenalan tema tersebut diharapkan dapat menumbuhkan karakter siswa baru. Karena, di dalam tema tersebut memiliki makna yang bagus untuk dipahami bagi siswa MPLS.</p>



<p>“Karena mereka di SD, itu masih memakai kurikulum lama. Sementara saat ini, kita kenalkan kurikulum baru yaitu merdeka belajar dengan tema profil pelajar pancasila. Tentunya, ini untuk menumbuhkan karakter siswa baru,” jelas Suwarjana.</p>



<p>Tidak hanya itu, di dalam kegiatan MPLS juga ditekankan kepada para siswa untuk tidak membawa barang yang sifatnya tidak sesuai dengan nalar. Prinsipnya, harus pengenalan lingkungan sekolah, dan wawasan wiyata mandala.</p>



<p>“Syarat yang dibawa, tidak boleh yang tidak nalar. Misalnya, pakai rafia warna, ini itu tidak boleh,” ujarnya.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-malang-rencanakan-bangun-skywalk-di-dua-lokasi-dari-dana-bank-dunia">Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/objek-wisata-banyuwangi-2026-perkuat-seni-dan-budaya-masyarakat">Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/cara-unik-umkm-malang-kenalkan-gamis-bordir-gandeng-petugas-kebersihan-jadi-model-ramadan">Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kecamatan-lumbang-dan-potensi-produksi-madu-yang-dihasilkan">Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antisipasi-pewarna-makanan-berlebih-wali-kota-malang-siapkan-tes-sampel-di-pasar-takjil">Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil</a></li>
</ul>


<p>Dijelaskan Suwarjana, bahwa di dalam kegiatan MPLS tersebut siswa bisa lebih enjoy dikenalkan langsung di dalam lingkungan sekolah. Selain bisa bertemu langsung dengan teman, mereka bisa secara langsung berinteraksi dengan para guru. Sehingga, tidak ada rasa canggung.</p>



<p>“Kan biasanya ada anak-anak yang canggung ketika ketemu teman dan bapak ibu guru. Nah dengan pengenalan ini tentu mereka harus berbaur,” lanjutnya.</p>



<p>Pihaknya mengimbau kepada seluruh sekolah di Kota Malang, agar dalam masa MPLS ini tidak menyulitkan siswa, orang tua dan masyarakat. Salah satunya seperti tidak diwajibkan menggunakan seragam SMP seperti pada umumnya. Karena sekolah yang tidak dipungut biaya apapun.</p>



<p>“Hari ini seragam yang mereka pakai itu kan yang mereka punya, dan gak ada batasan sampai kapan harus memakai itu. Karena kita free gak ada bayar membayar. Dikala nanti mereka harus dibebani seragam, mereka akan kebingungan,” katanya.</p>



<p>Sementara itu, salah satu wali murid, Ika Firasatika, merasa bahwa MPLS yang digelar kali ini tidak memberatkan orang tua. Karena barang bawaan untuk kegiatan tersebut masih dalam hal yang wajar.</p>



<p>“Masih wajar aja, bawa bekal nasi, sayur yang warna merah, buah yang warna putih. Saya rasa mudah untuk dicari dan tidak keberatan,” ungkap warga asal Jalan Bandung tersebut. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">172317</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Senin Ini Siswa di Situbondo Lakukan MPLS secara Daring</title>
		<link>https://memontum.com/senin-ini-siswa-di-situbondo-lakukan-mpls-secara-daring</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 Jul 2021 12:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[MPLS]]></category>
		<category><![CDATA[Secara Daring]]></category>
		<category><![CDATA[Siswa Baru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=147813</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada siswa baru diberlakukan secara daring atau online dimulai Senin (12/07). Kebijakan ini mengacu kepada Surat Edaran (SE) Bupati Situbondo. &#8220;Dimasa Pandemi Covid-19, bagi semua Satuan Pendidikan (SP) diminta untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran yang disampaikan melalui pembelajaran jarak jauh. Baik aspek kualitas guru, tenaga kependidikan, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada siswa baru diberlakukan secara daring atau online dimulai Senin (12/07). Kebijakan ini mengacu kepada Surat Edaran (SE) Bupati Situbondo.</p>



<p>&#8220;Dimasa Pandemi Covid-19, bagi semua Satuan Pendidikan (SP) diminta untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran yang disampaikan melalui pembelajaran jarak jauh. Baik aspek kualitas guru, tenaga kependidikan, bahan ajar dan metode pembelajaran. Kebijakan PPKM Darurat yang berlaku di Situbondo, antara lain tidak mengijinkan sekolah melakukan pembelajaran tatap muka. Sehingga kegiatan MPLS tersebut, guru hanya bisa memaparkan lingkungan sekolah atau struktur organisasi lainya kepada siswa melalui aplikasi zoom yang di sediakan lembaga setempat, &#8220;ujar Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Situbondo, Drs H Achmad Junaidi M Si, Sabtu (10/07) tadi.</p>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/hut-ke-49-sman-2-situbondo-hadirkan-parade-prima-nusantara">HUT Ke-49 SMAN 2 Situbondo Hadirkan Parade Prima Nusantara</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/merawat-persatuan-dan-meneguhkan-perjuangan-umat-jadi-tema-harlah-dpc-ppp-situbondo">Merawat Persatuan dan Meneguhkan Perjuangan Umat Jadi Tema Harlah DPC PPP Situbondo</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bi-jember-award-2025-beri-penghargaan-untuk-banyuwangi-di-kategori-ihk-dan-situbondo-non-ihk">BI Jember Award 2025 Beri Penghargaan untuk Banyuwangi di Kategori IHK dan Situbondo Non IHK</a></li>
</ul>


<p>Menurut Junaidi panggilan akrabnya Kadisdikbud Kabupaten Situbondo itu, MPLS mulai Senin (12/07). Tak hanya itu, semua Satuan Pendidikan juga diminta menjalin komunikasi secara aktif dengan orang tua atau wali siswa. Agar melakukan pendampingan terhadap putera-puteri saat mengikuti pembelajaran jarak jauh.</p>



<p>Sambung Junaidi, semua lembaga yang ada di Situbondo, diharuskan melakukan MPLS secara daring, Tentu hal ini menjadi perhatikan serius kepala sekolah.</p>



<p>“Harapannya ada konsentrasi dan daya serap dari siswa terhadap materi pembelajaran yang diterima sehingga hasilnya lebih optimal,&#8221; terangnya.</p>



<p>Lebih lanjut ditegaskan Junaidi, salah satu contoh, MPLS online yang dilaksanakan di SMPN 1 Situbondo yaitu melalui zoom atau video pendek. Tujuannya adalah, agar semua siswa baru tidak terbebani kuota.</p>



<p>“intinya materi akan dititik beratkan pada pengenalan pembelajaran daring kepada siswa baru,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Sementara menurut Kepala Sekolah SMPN 1 Situbondo, Tatik Krisnawati, mengatakan untuk materi MPLS tersebut meliputi, pengenalan lingkungan sekolah, kedisiplinan siswa dan pengenalan guru.</p>



<p>“Karena pengalaman tahun lalu, banyak siswa tidak mengenal gurunya,&#8221; katanya.</p>



<p>Lanjut dia, tentu harapannya agar siswa tetap terbentuk karakter yang baik dan pembelajaran sesuai standar. Sementara, untuk semua kepala satuan pendidikan mulai tingkat TK, SMP, KB, TPA dan SKB, SPS. Berikutnya LKPM serta PKBM agar bisa memastikan semua guru mendapatkan vaksinasi. “Untuk Koordinator Wilayah Bidang Pendidikan mulai dari tingkat TK-SMP harus memastikan para kepala sekolah memperhatikan penerapan PPKM Darurat,” pesannya. <strong>(her/mam/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">147813</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Fortasi 232 Siswa Baru Pakai Daring, Smamita Siapkan Program Subsidi Kuota</title>
		<link>https://memontum.com/fortasi-232-siswa-baru-pakai-daring-smamita-siapkan-program-subsidi-kuota</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Jul 2020 03:15:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Fortasi]]></category>
		<category><![CDATA[MPLS]]></category>
		<category><![CDATA[Smamita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/119266-fortasi-232-siswa-baru-pakai-daring-smamita-siapkan-program-subsidi-kuota</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; SMA Muhammadiyah I Taman (Smamita) mulai melaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) atau yang kerap disebut Forum Ta&#8217;aruf dan Orientasi Siswa (Fortasi). Kegiatan ini, diikuti 232 siswa dan siswi baru angkatan Tahun 2020. Kendati menggunakan sistem daring (dalam jaringan) yang bisa diakses melalui zoom meeting, akan tetapi antusiasme siswa dan siswi mengikuti [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; SMA Muhammadiyah I Taman (Smamita) mulai melaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) atau yang kerap disebut Forum Ta&#8217;aruf dan Orientasi Siswa (Fortasi). Kegiatan ini, diikuti 232 siswa dan siswi baru angkatan Tahun 2020.</p>
<p>Kendati menggunakan sistem daring (dalam jaringan) yang bisa diakses melalui zoom meeting, akan tetapi antusiasme siswa dan siswi mengikuti materi cukup tinggi. Bahkan hampir seluruh siswa baru kelas X mengikuti kegiatan Fortasi itu.</p>
<p><div id="attachment_119267" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-119267" decoding="async" class="size-full wp-image-119267" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG_20200714_081600-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="DARING - Sejumlah guru SMA Muhammadiyah I Taman (Smamita) menyiapkan prosesi pembukaan Forum Ta'aruf dan Orientasi Siswa (Fortasi) 232 siswa siswi kelas X menggunakan sistem daring (dalam jaringan) yang bisa diakses melalui zoom meeting, Rabu (14/7/2020)" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG_20200714_081600-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG_20200714_081600-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG_20200714_081600-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG_20200714_081600-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-119267" class="wp-caption-text">DARING &#8211; Sejumlah guru SMA Muhammadiyah I Taman (Smamita) menyiapkan prosesi pembukaan Forum Ta&#8217;aruf dan Orientasi Siswa (Fortasi) 232 siswa siswi kelas X menggunakan sistem daring (dalam jaringan) yang bisa diakses melalui zoom meeting, Rabu (14/7/2020)</p></div></p>
<p>&#8220;Mulai Senin, pembukaan Fortasi dimulai bersamaan sekolah-sekolah muhammadiyah se Taman kemarin. Kegiatan dibuka Plt Bupati Sidoarjo dan IPM Jatim. Sedangkan mulai hari ini (Selasa) sampai Jumat kegiatan Fortasi diikuti para siswa siswi baru angkatan 2020 dilaksanakan secara daring karena pandemi Covid-19 di Surabaya Raya (termasuk Sidoarjo) masih tinggi,&#8221; terang Waka Kesiswaan, Edwin Yogi Laayrananta, Rabu (14/7/2020).</p>
<p>Lebih jauh, guru yang akrab dipanggil Yogi ini menjelaskan jika pembelajaran dengan zoom meeting mengharuskan Smamita harus bekerjasama dengan vendor untuk mempersiapkan 15 house. Hal itu agar tetap bisa melaksanakan proses pembelajaran secara face to face (tatap muka) meski tetap menggunakan zoom meeting.</p>
<p>&#8220;Karena pembelajaran daring menggunakan zoom meeting maupun live streaming membutuhkan kuota, maka Smamita bakal kerjasama dengan operator untuk menyediakan data internet bagi sekitar 800 siswa siswi kelas X, XI maupun kelas XII. Itu subsidi sekolah untuk seluruh siswa,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Tidak hanya subsidi kuota, Smamita di masa pandemi Covid-19 juga memberikan keringanan dan kelonggaran waktu membayar SPP. Terutama bagi orangtua siswa yang dirumahkan atau diberhentikan sementara. Terutama bagi kalangan siswa yang tak mampu.</p>
<p>&#8220;Termasuk bakal ada pengajuan keringanan ke Yayasan Muhammadiyah jika memang benar-benar ada siswa dan siswi dari keluarga tidak mampu. Sekolah ikut merasakan dan menyiap dampak pandemi Covid-19 ini dengan berbagai program bantuan keringanan dan subsidi itu,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Kendati menggunakan zoom meeting, lanjut Yogi rata-rata seluruh siswa dan siswi mengikuti kegiatan Fortasi itu. Bahkan juga diikuti guru kelas dan guru mata pelajaran. Selain itu, Smamita juga menyiapkan sistem belajar diluar.</p>
<p>Yakni di wilayah masing-masing siswa bekerja sama dengan kantor kelurahan atau kantor desa terdekat rumah siswa dengan sistem home visit di balai desa atau fasilitas umum (fasum).</p>
<p>&#8220;Pesertanya dibatasi 10 siswa yang terdekat dari lembaga kerjasama itu. Makanya, di masa Fortasi ini kami juga mengenalkan masalah Covid-19 dalam program mental health,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Sementara sejumlah materi dalam Fortasi ini, kata Yogi diantaranya soal pengenalan sekolah, Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), minat dan bakat siswa dan siswi yang bakal dijadikan acuan kurikulum bagi ratusan siswa baru sekaligus bahan fokasi siswa. Disamping itu juga ada pemateri dari luar soal mental health, keagamaan, motivasi dan wawasan kebangsaan.</p>
<p>&#8220;Untuk nilai-nilai kebangsaan wajib diberikan setelah fortasi dengan mengundang pejabat publik. Mulai Brimob, Koramil, Polsek dan Dinas Kesehatan (Dinkes),&#8221; tandasnya. <strong>Wan/yan</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">119266</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Basuh Kaki Orang Tua, Tutup MPLS SMKN 3 Bondowoso</title>
		<link>https://memontum.com/basuh-kaki-orang-tua-tutup-mpls-smkn-3-bondowoso</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Jul 2019 12:49:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bondowoso]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[MPLS]]></category>
		<category><![CDATA[SMKN 3 Bondowoso]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/28733-pemkot-palangkaraya-kunjungi-surabaya-pelajari-toleransi-beragama</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bondowoso &#8211; Melakukan sungkem dan membasuh kaki orang tua mewarnai penutupan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) siswa-siswi kelas X SMKN 3 Bondowoso. Setelah tiga hari melaksanakan kegiatan MPLS, seluruh siswa-siswi baru SMKN 3 tahun pelajaran 2019-2020 melakukan acara menghormati dan menyayangi orang tua sebagai tanda terima kasih, sekaligus meminta doa restu agar dapat menempuh [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Bondowoso </strong>&#8211; Melakukan sungkem dan membasuh kaki orang tua mewarnai penutupan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) siswa-siswi kelas X SMKN 3 Bondowoso. Setelah tiga hari melaksanakan kegiatan MPLS, seluruh siswa-siswi baru SMKN 3 tahun pelajaran 2019-2020 melakukan acara menghormati dan menyayangi orang tua sebagai tanda terima kasih, sekaligus meminta doa restu agar dapat menempuh pendidikan dengan baik dan lancar.</p>
<p>Tak pelak, suasana haru dan tangis siswa-siswi mewarnai acara penutupan MPLS yang dipimpin langsung Kepala SMKN 3, Dr. Umar Said, M.Pd.</p>
<p><div id="attachment_89142" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-89142" decoding="async" class="size-full wp-image-89142" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/2-MPLS-SMKN-3-Bondowoso-di-Mako-Yonif-Rader-514-Kostrad.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="PENUH HARU: Siswa-siswi baru SMKN 3 Bondowoso meneteskan air mata saat sungkem dan membasih kaki orang tua dalam acara penutupan MPLS 2019" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/2-MPLS-SMKN-3-Bondowoso-di-Mako-Yonif-Rader-514-Kostrad.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/2-MPLS-SMKN-3-Bondowoso-di-Mako-Yonif-Rader-514-Kostrad.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/2-MPLS-SMKN-3-Bondowoso-di-Mako-Yonif-Rader-514-Kostrad.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/2-MPLS-SMKN-3-Bondowoso-di-Mako-Yonif-Rader-514-Kostrad.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/2-MPLS-SMKN-3-Bondowoso-di-Mako-Yonif-Rader-514-Kostrad.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-89142" class="wp-caption-text"><strong>PENUH HARU: Siswa-siswi baru SMKN 3 Bondowoso meneteskan air mata saat sungkem dan membasih kaki orang tua dalam acara penutupan MPLS 2019</strong></p></div></p>
<p>”Saya berharap tetean air mata anak-anak didik kami dalam penutupoan MPLS tahun, ini dapat membawa lembaran baru untuk menjadi anak yang lebih baik lagi, neretika, sopan santun, dan berbakti serta menghormati orang tua, guru, dan masyarakat,” katanya.</p>
<p>Umar Said juga menyampaikan terima kasih kepada para pelatih dari Yonif Raider 514 Kostrad Bondowoso yang sudah membimbing siswa-siswi baru SMKN 3 selama tiga hari tanpa kenal lelah. Sehingga, semua materi yang telah diberikan dapat berguna bagi masa depan para peserta didik baru SMKN 3.</p>
<p>”Saya atas nama pribadi dana selaku Kepala Sekolah, menyampaikan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada para pelatih dari Yonif Raider 514 Kostrad yang sudah melatih siswa-siswi baru kami. Semoga anak didik kami menjadi anak berguna bagi kemajuan bangsa Indonesia,” ujarnya.</p>
<p>Pasipers Yonif Raider 514 Kostrad, Lettu Inf. Jumanto juga berharap semua materi kegiatan MPLS yang diberikan selama tiga hari pada 24 – 27 Juli 2019 bermanfaat bagi siswa-siswi dalam menempuh pendidikan di SMKN 3 Bondowoso. Begitu juga, kegiatan sungkeman dan membasuh kaki orang tua, tidak hanya dilakukan siswa-ssiswi SMKN 3 saat MPLS.</p>
<p>”Tapi, harus dilakukan setiap saat, karena doa orang tua sangat ampuh bagi anak dalam mewujudkan cita-citanya menjadi orang yang sukses dan berguna di masyarakat,” katanya.</p>
<p>Selama tiga hari MPLS di Mako Yonif Raider 514 Kostrad, siswa-siswi baru SMKN 3 mendapat bayak materi. Diantaranya, latihan kedisiplinan peraturan baris berbaris, wawasan kebangsaan, yel-yel-yel untuk menumbuhkan semangat dan jiwa kebersamaan, dan pentingnya memegang teguh Pancasila serta NKRI. Selain itu, kegiatan outbond ala militer untuk menambah keceriaan dan semangat kebersamaan siswa-siswi. <strong>(ido/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">28733</post-id>	</item>
		<item>
		<title>SMPN 1 Wonoayu Berbasis TIK, Hari Pertama Masuk, Hadirkan Wali Murid</title>
		<link>https://memontum.com/smpn-1-wonoayu-berbasis-tik-hari-pertama-masuk-hadirkan-wali-murid</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Jul 2019 01:19:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[MPLS]]></category>
		<category><![CDATA[SMPN 1 Wonoayu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=88408</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Kehadiran orang tua di hari pertama masuk sekolah menjadi hal yang penting bagi siswa dan sekolah. Hal tersebut akan menjalin hubungan baik bagi keduanya dalam memperjuangkan keberhasilan pendidikan. Hal itu disampaikan Kepala kepala sekolahnya, Drs. Abd. Qodim, Menurutnta peran orang tua sangat menentukan keberhiasilan anak dalam menenpuh pendidiikan di sekolah. Dan keberhasilan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Kehadiran orang tua di hari pertama masuk sekolah menjadi hal yang penting bagi siswa dan sekolah. Hal tersebut akan menjalin hubungan baik bagi keduanya dalam memperjuangkan keberhasilan pendidikan.</p>
<p>Hal itu disampaikan Kepala kepala sekolahnya, Drs. Abd. Qodim, Menurutnta peran orang tua sangat menentukan keberhiasilan anak dalam menenpuh pendidiikan di sekolah. Dan keberhasilan pendidikan di sekolah dapat terwujud bila ditopang oleh tiga pilar.</p>
<p>&#8221; Keberhasilan pendidikan di sekolah tidak hanya tanggungjawab guru dan pelaksananya, tetapi juga tanggungjawab para orang tua dan pemerintah, sehingga ketiganya harus bersinergi dengan tugas mulia itu. Para guru melaksanakan pembelajaran, orang tua mendukung pelaksanaan sepenuhnya, dan pemerintah memberikan fasilitas yang dibutuhkan, &#8221; jelasnya .</p>
<p>Ditegaskan oleh Kasek, bahwa tidak ada sekolah yang berhasil tanpa bekerjasama dengan orang tua. Hal tersebut relevan dengan konsep pendidikan sekolah tersebut yang Berbasis TIK atau biasa disebut Berbatik .</p>
<p>Disini, sekolah akan memanfaatkan IT dalam pembelajaran. Diantaranya melaksanakan tes akademik dengan sistim realtime, dimana para orang tua akan mengetahui nilai hasil tes putra putrinya saat itu juga setelah ada koreksi materi tes.</p>
<p>Dan tak kalah pentingnya orang tua akan mengetahui kehadirannya di sekolah setiap hari kapanpun juga. Walaupun mengedepankan IT, pendidikan karakter tetap menjadi muarahnya. Dikatakan oleh Drs. Qodim,&#8221; Intinya akan kami cetak murid murid yang berkwalitas dibidangnya serta berbudi luhur,&#8221; harapnya.</p>
<p>Disamping menghadirkan para orang tua di masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS), para peserta didik juga mendapat pembinaan dari Kepolisian maupun Koramil. Mereka mendapat pemahaman terkait hal yang dapat melanggar hukum, serta pengaruh negatif dari pergaulan yang tidak semestinya. Diantaranya bahaya narkoba, kenakalan remaja, dan tak ketinggalan pengetahuan tertib berlalu lintas, miskipun saat ini siswa masih tidak diperbolehkan membawa motor. Sementara, walaupun sudah sering didapat dalam pelajaran, wawasan kebangsaan tetap disampaikan oleh anggota Koramil Wonoayu guna mempertebal rasa cinta tanah air. <strong>(par/yan) </strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">88408</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wakapolresta Tekankan Tiga Persoalan Penting Bagi Siswa Baru SMA di Sidoarjo</title>
		<link>https://memontum.com/wakapolresta-tekankan-tiga-persoalan-penting-bagi-siswa-baru-sma-di-sidoarjo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Jul 2019 00:06:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[MPLS]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=88293</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Wakapolresta Sidoarjo, AKBP Muhammad Anggi Naulifar Siregar menekankan tiga persoalan penting bagi para siswa dan siswi baru SMA Negeri dan Swasta di Sidoarjo. Ketiga hal penting itu harus dihindarkan agar para siswa dan siswi baru yang mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) itu dapat meraih cita-citanya. &#8220;Ada 3 hal penting yang harus [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Wakapolresta Sidoarjo, AKBP Muhammad Anggi Naulifar Siregar menekankan tiga persoalan penting bagi para siswa dan siswi baru SMA Negeri dan Swasta di Sidoarjo. Ketiga hal penting itu harus dihindarkan agar para siswa dan siswi baru yang mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) itu dapat meraih cita-citanya.</p>
<p>&#8220;Ada 3 hal penting yang harus dihindari bagi para pelajar yang baru duuk dibangku SMA. Karena masa depan siswa SMA dan SMK baik negeri maupun swasta itu masih panjang. Bisa melanjutkan kuliah, masuk Polri maupun TNI,&#8221; terang Wakapolresta Sidoarjo, AKBP Muhammad Anggi Naulifar Siregar didampingi, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Propinsi Jatim, Sukaryantho usai paparan saat MPLS di SMAN 1 Sidoarjo, Selasa (16/7/2019).</p>
<p><a href="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/20190716_124430-copy.jpg?ssl=1"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-88296" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/20190716_124430-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/20190716_124430-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/20190716_124430-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/20190716_124430-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/20190716_124430-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/20190716_124430-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></a></p>
<p>Ketiga persoalan penting yang harus dihindari itu, kata Anggi diantaranya soal peredaran narkoba, pergaulan bebas (free seks), dan tata tertib berlalu lintas. Hal ini lantaran masa remaja saat duduk dibangku SMA bisa membuat siswa siswi salah pergaulan hingga menyebabkan merugi bagi pelajar, orangtua maupun nama baik sekolah itu sendiri.</p>
<p>&#8220;Karena kasus yang ditangani polisi terbanyak adalah tiga perkara itu. Semoga dengan proses pendidikan singkat saat MPLS di SMA dan SMK Negeri dan Swasta soal dampak ketiga masalah itu bisa menurun di Sidoarjo,&#8221; pintahnya.</p>
<p>Selama masa MPLS, kata mantan Kapolres Banyuwangi ini, Polresta Sidoarjo mendapatkan undangan memberikan wawasan ke puluhan sekolah di Sidoarjo. Pematerinya bisa Kapolresta, Wakapolresta, para Kasat maupun jajaran 18 Polsek dibawa Polresta Sidoarjo.</p>
<p><a href="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/20190716_124559-copy.jpg?ssl=1"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-88297" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/20190716_124559-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/20190716_124559-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/20190716_124559-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/20190716_124559-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/20190716_124559-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/20190716_124559-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></a></p>
<p>&#8220;Ini untuk menanamkan agar siswa siswi baru paham dengan masalah kenakalan remaja. Termasuk soal tata tertib berlalu lintas, menjauhi peredaran</p>
<p>narkoba, penanaman karakter dan nilai-nilai Pancasila serta menolak adanya gerakan radikalisme,&#8221; tandasnya.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Propinsi Jatim di Sidoarjo, Sukaryantho menegaskan agar seluruh SMA, SMK, maupun MA Negeri dan Swasta di Sidoarjo menekankan masa MPLS dengan pendidikan karakter dan kedisiplinan. Materinya bukan hanya soal di dalam kelas (ruangan), tetapi juga diluar kelas (ruangan). Hal ini agar tertanam karakter kedekatan sekolah dengan lingkungan dan nilai-nilai religius tertanam secara baik.</p>
<p>&#8220;Dengan tertanamnya karakter itu, maka akan timbul peduli lingkungan sekitar dan merasa memiliki Sidoarjo. Bahkan punya tanggung jawab sosial sesuai karakter siswa. Melalui karakter itu akan menimbulkan siswa tertib berlalu lintas atau pelajar pelopor keselamatan. Sehingga tujuan sistem</p>
<p>zonasi yakni pendekatan dengan masyarakat tercapai,&#8221; tandasnya. <strong>(Wan/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">88293</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tanamkan Karakter Kedisiplinan Siswa Baru, MPLS Smamita Gandeng Brimob Polda Jatim</title>
		<link>https://memontum.com/tanamkan-karakter-kedisiplinan-siswa-baru-mpls-smamita-gandeng-brimob-polda-jatim</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Jul 2019 23:56:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[Brimob]]></category>
		<category><![CDATA[MPLS]]></category>
		<category><![CDATA[Polda Jatim]]></category>
		<category><![CDATA[Smamita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/88278-tanamkan-karakter-kedisiplinan-siswa-baru-mpls-smamita-gandeng-brimob-polda-jatim</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA Muhammadiyah 1 Taman (Smamita) berbeda dengan lainnya. Di sekolah yang memiliki gedung megah berlantai 8 ini, sebanyak 300 siswa siswi baru saat masa MPLS dikenalkan dengan karakter kedisiplinan. Karena itu, untuk menanamkan karakter itu, dalam kegiatan MPLS ini Smamita langsung menggandeng Satuan Brimob Polda Jatim [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA Muhammadiyah 1 Taman (Smamita) berbeda dengan lainnya. Di sekolah yang memiliki gedung megah berlantai 8 ini, sebanyak 300 siswa siswi baru saat masa MPLS dikenalkan dengan karakter kedisiplinan. Karena itu, untuk menanamkan karakter itu, dalam kegiatan MPLS ini Smamita langsung menggandeng Satuan Brimob Polda Jatim yang ada di JL Raya Ketegan, Kecamatan Taman, Sidoarjo.</p>
<p>&#8220;Kerjasama ini karena antara Smamita dan Satuan Brimob bertetangga. Pesan kami untuk ratusan peserta didik baru ini, harus berhati-hati bergaul dan disiplin. Karena banyak tantangan bagi yang memasuki usai remaja saat SMA.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-88280" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/20190716_082649-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/20190716_082649-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/20190716_082649-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/20190716_082649-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/20190716_082649-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/20190716_082649-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Dalam bergaul kalau tidak hati-hati di zaman millenial bisa terpengaruh. Kami minta agar berhati-hati bergaul. Peredaran narkoba membahayakan. Meski sudah sering pelakunya ditangkap dan dihukum tapi tak ada efek jerah,&#8221; terang Kasat Brimob Polda Jatim Kombes Pol I Ketut Gede Wijatmika kepada Memontum.com, Selasa (16/07/2019).</p>
<p>Lebih jauh, Wijatmika menguraikan pesan itu disampaikan karena para siswa dan siswi baru ini bakal menjadi generasi penerus bangsa. Menurutnya bahaya peredaran narkoba, minuman keras (miras) dan penyakit masyarakat lainnya harus dijauhkan dari para pelajar. Hal ini lantaran pembangunan selanjutkan bakal berada ditangan para pelajar baru itu.</p>
<p>&#8220;Mereka (siswa baru) adalah generasi penerus pembangunan. Masa MPLS ini harus diikuti agar bisa disiplin baik di dalam maupun diluar sekolah. Untuk yang layak menggunakan kendaraan harus mematuhi lalu lintas. Makanya sekarang didampingi anggota Brimob agar para pelajar ini memiliki karakter disiplin dan patuh orangtua baik di rumah maupun di sekolah,&#8221; tegasnya.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-88279" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/20190716_082456-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/20190716_082456-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/20190716_082456-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/20190716_082456-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/20190716_082456-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/20190716_082456-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Sementara itu, Kepala Smamita, Zainal Arif Fakhrudin menegaskan sinergi antara Smamita dan Satuan Brimob untuk menanamkan karakter kedisiplinan kepada para peserta didik baru. Apalagi, polisi dikenal sebagai penegak disiplin.</p>
<p>&#8220;Kami berharap dengan menggandeng Brimob ini anak-anak didik tidak hanya disiplin di sekolah, tetapi juga di jalan dan di rumah. Jadi polisi jangan ditakuti tapi dijadikan patner. Yang takut polisi biasanya dia melakukan pelanggaran,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Sedangkan dalam kegiatan MPLS itu, kata Arif pihaknya memastikan tidak ada satu pun proses perpeloncohan dalam kegiatan orientasi di sekolahnya. Akan tetapi MPLS diisi dengan berbagai permainan (game) dan menampung bakat siswa baru.</p>
<p>&#8220;Selain game, untuk yang suka musik difasilitasi, begitu juga yang suka basket maupun futsal. Semua ditampung sesuai karakter dan kemampuan masing-masing siswa,&#8221; tandasnya.<strong> (Wan/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">88278</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
