<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>muatan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/muatan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 31 Jul 2024 11:04:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>muatan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Dishub Kota Malang Operasi Keselamatan Berkendara untuk Kendaraan Kelebihan Muatan</title>
		<link>https://memontum.com/dishub-kota-malang-operasi-keselamatan-berkendara-untuk-kendaraan-kelebihan-muatan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 31 Jul 2024 06:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[berkendara,]]></category>
		<category><![CDATA[Dishub]]></category>
		<category><![CDATA[kelebihan]]></category>
		<category><![CDATA[kendaraan]]></category>
		<category><![CDATA[keselamatan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[muatan]]></category>
		<category><![CDATA[Operasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=212447</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang melakukan operasi gabungan keselamatan berkendara, dengan menyasar kendaraan angkutan barang yang diperkirakan menyalahi aturan, di Jalan Raya Langsep, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Rabu (31/07/2024) tadi. Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menyampaikan bahwa kegiatan itu merupakan operasi rutin dilakukan setiap bulan. Hal itu dilakukan, dalam [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang melakukan operasi gabungan keselamatan berkendara, dengan menyasar kendaraan angkutan barang yang diperkirakan menyalahi aturan, di Jalan Raya Langsep, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Rabu (31/07/2024) tadi.</p>



<p>Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menyampaikan bahwa kegiatan itu merupakan operasi rutin dilakukan setiap bulan. Hal itu dilakukan, dalam rangka memberikan jaminan keselamatan pada para pengguna jalan.</p>



<p>“Jadi ini menyasar kendaraan, seperti mobil pickup atau bak yang terbuka dengan kelebihan muatan dan kendaraan yang overdimensi. Ini juga dilakukan dalam rangka mengurangi risiko kecelakaan,” jelas Jaya-sapaannya.</p>



<p>Dari data bulan sebelumnya, ujarnya, Dishub Kota Malang telah mencatat bahwa ada 120 kendaraan yang telah mengikuti kegiatan operasi tersebut. Lalu, ditemukan ada sekitar 25 sampai 30 kendaraan yang melanggar dan itu terbanyak dari sektor industri serta angkutan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Terutama paling banyak kendaraan bak terbuka yang digunakan untuk mengangkut barang, dominan digunakan pertokoan. Kemudian paling banyak mobil angkutan orang (travel),” ujarnya.</p>



<p>Dari pelanggaran tersebut, ungkapnya, tentu akan diberikan sanksi dan ada penindakan yang diberikan. Apabila melanggar aturan lalu lintas, maka akan ditindak dari pihak kepolisian.</p>



<p>“Karena kita operasi gabungan bersama dengan TNI/Polri. Sehingga, kalau ada yang melanggar aturan lalu lintas akan ditindak oleh rekan rekan dari kepolisian,” tambahnya.</p>



<p>Diakhir, Jaya berharap dengan dilakukan kegiatan tersebut nantinya kendaraan yang melanggar bisa semakin turun, bahkan tidak ada. Apalagi ujir KIR saat ini diberikan secara gratis oleh pemerintah.</p>



<p>“Tren pelanggarannya cenderung stabil. Kita harapkan masyarakat yang memiliki kendaraan bermotor terutama angkutan barang bisa melakukan tes Uji KIR,” imbuh Jaya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">212447</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dump Truk Muatan Tanah Uruk Proyek Tol Probolinggo &#8211; Banyuwangi Seruduk Dua Motor, Dua Meninggal</title>
		<link>https://memontum.com/dump-truk-muatan-tanah-uruk-proyek-tol-probolinggo-banyuwangi-seruduk-dua-motor-dua-meninggal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 Dec 2023 10:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[motor]]></category>
		<category><![CDATA[muatan]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Proyek]]></category>
		<category><![CDATA[seruduk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=203502</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Dump truk bermuatan tanah uruk untuk proyek pembangunan Tol Probolinggo-Banyuwangi (Probowangi), diduga mengalami rem blong di Jalan Raya Desa Condong, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo, Senin (18/12/2023) tadi. Akibat musibah tersebut, dua pemakai jalan dilaporkan kehilangan nyawa. Dua korban itu, yakni Hayyi (37), warga Desa Pandanlaras, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo. Satu korban lain, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Probolinggo</strong> &#8211; Dump truk bermuatan tanah uruk untuk proyek pembangunan Tol Probolinggo-Banyuwangi (Probowangi), diduga mengalami rem blong di Jalan Raya Desa Condong, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo, Senin (18/12/2023) tadi. Akibat musibah tersebut, dua pemakai jalan dilaporkan kehilangan nyawa.</p>



<p>Dua korban itu, yakni Hayyi (37), warga Desa Pandanlaras, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo. Satu korban lain, yaitu MNZ (6), yang dilaporkan meninggal dalam perjalanan.</p>



<p>Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo, Ipda Aditya Wikrama, mengatakan bahwa kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 11.00. Saat itu, dump truk dengan Nopol W 9330 NB dan dikemudikan Sudi Prayitno (40) asal Wringinanom Gresik, melaju dari arah Timur ke Barat.</p>



<p>Sesampainya di TKP, tambahnya, dump truk tersebut diduga mengalami rem blong. Sehingga, menyeruduk motor Honda Beat yang dikendarai Hayyi (37), warga Desa Pandanlaras, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Diduga mengalami gangguan fungsi pengereman, sehingga menabrak motor yang ada di depannya,&#8221; katanya.</p>



<p>Tidak sampai di situ, paparnya, laju dump truk tersebut kemudian banting setir ke kanan. Saat itulah juga menabrak sepeda motor Honda Beat bernopol L 6510 SL, yang oleh dikendarai Muzekki (32), warga Desa Tambelang, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo, bersama Rovi&#8217;ah (30) dan MNZ (6).</p>



<p>&#8220;Dugaan sementara, kendaraan mengalami rem blong. Akibatnya, satu korban meninggal dunia di TKP dan satu korban (MNZ, red) meninggal dunia di Rumah Sakit Waluyojati. Sedangkan dua orang lagi yaitu Muzekki dan Rovi&#8217;ah, mengalami luka,&#8221; terangnya.</p>



<p>Petugas Satlantas Polres Probolinggo sendiri telah mendatangi TKP dan melakukan evakuasi kendaraan yang terlibat. Termasuk, muatan tanah uruk yang menutupi jalan agar tidak terjadi kemacetan. <strong>(nun/pix/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">203502</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Truk Muatan Galon Air Terjun Bebas di Jurang Susuk Kota Batu</title>
		<link>https://memontum.com/truk-muatan-galon-air-terjun-bebas-di-jurang-susuk-kota-batu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Jun 2023 09:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[air]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[Batu]]></category>
		<category><![CDATA[bebas]]></category>
		<category><![CDATA[di]]></category>
		<category><![CDATA[galon]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[jurang]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[muatan]]></category>
		<category><![CDATA[susuk]]></category>
		<category><![CDATA[terjun]]></category>
		<category><![CDATA[truk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191899</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Truk Nopol W 9544 US bermuatan galon berisi air mineral seberat 8 ton, terjun bebas di Jurang Susuk, yang memiliki dalaman sekitar 6 meter di Desa Giripurno, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Senin (26/06/2023) sekitar pukul 13.30. Beruntung, peristiwa yang sempat menyita perhatian warga itu, tidak sampai mengakibatkan korban. Kanit Gakkum Satlantas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Truk Nopol W 9544 US bermuatan galon berisi air mineral seberat 8 ton, terjun bebas di Jurang Susuk, yang memiliki dalaman sekitar 6 meter di Desa Giripurno, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Senin (26/06/2023) sekitar pukul 13.30. Beruntung, peristiwa yang sempat menyita perhatian warga itu, tidak sampai mengakibatkan korban.</p>



<p>Kanit Gakkum Satlantas Polres Batu, Ipda Hendri, mengatakan bahwa truk besar muatan air mineral yang jatuh ke Jurang Susuk tersebut berasal dari Pasuruan. &#8220;Truk yang jatuh ke jurang itu berasal dari Pasuruan dan rencananya akan dikirim air mineral ke Kota Batu,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Dalam musibah itu, paparnya, sopir truk berhasil selamat. Sementara kernetnya, pun mengalami nasib sama. Meskipun, sempat mengalami luka-luka.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Jadi, dalam kejadian kecelakaan tunggal itu, sopir dan kernet hanya mengalami lecet. Keduanya juga sudah dilakukan penanganan. Untuk kondisi truk, akan segera dilakukan evakuasi dengan sistem sistem buka tutup jalur arus Kota Batu menuju Karangploso, Kabupaten Malang,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Pengemudi truk yang terperosok di Jurang Susuk, Ayon, menjelaskan bahwa barang muatan air itu dibawa dari Pasuruan yang rencananya dibongkar di sekitar Desa Giripurno. &#8220;Iya, memang rencana saya bongkar di dekat sini,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Ditambahkannya, saat sebelum kejadian, mesin tiba-tiba mati. Kemungkinannya, karena temperatur mesin panas saat posisi menanjak. &#8220;Tadi itu, temperatur truk naik. Sehingga, tenaga truk menjadi hilang dan tidak bisa naik. Saya sempat suruh kernet turun untuk menghalau kendaraan di belakang truk. Saya bahkan sempat menginjak rem, namun nggak bisa. Akhirnya truk menggelinding turun dan terperosok ke jurang sebelah kiri,&#8221; jelasnya. <strong>(put/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191899</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
