<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>mudah &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/mudah/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 09 Aug 2023 07:01:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>mudah &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Ingin Miliki SIM C dan SIM A di Kota Malang dengan Cara Mudah, Ikuti Cara Ini</title>
		<link>https://memontum.com/ingin-miliki-sim-c-dan-sim-a-di-kota-malang-dengan-cara-mudah-ikuti-cara-ini</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Aug 2023 05:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[dengan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[miliki]]></category>
		<category><![CDATA[mudah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=195334</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto, meresmikan inovasi Program SIM Polisi RW Melayani (Simponi) di Satpas SIM Polresta Malang Kota, Rabu (09/08/2023) tadi. Tentunya, Program Simponi ini bakal mempermudah masyarakat untuk pengurusan SIM dengan mengedepankan peran Polisi RW. Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto, mengatakan bahwa nantinya Polisi RW [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto, meresmikan inovasi Program SIM Polisi RW Melayani (Simponi) di Satpas SIM Polresta Malang Kota, Rabu (09/08/2023) tadi. Tentunya, Program Simponi ini bakal mempermudah masyarakat untuk pengurusan SIM dengan mengedepankan peran Polisi RW.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto, mengatakan bahwa nantinya Polisi RW akan mengakomodir masyarakat yang ingin memiliki SIM C dan SIM A. Mekanisme sendiri, cukup sederhana.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Syarat utama adalah memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang sesuai dengan domisili di wilayah RW yang bersangkutan. Bagi pemohon yang KTP-nya berasal dari luar kota Malang, tetapi memiliki domisili di RW yang sama, diwajibkan untuk melampirkan Surat Keterangan RW saat mengajukan permohonan SIM.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Pemohon SIM bisa langsung ke Ketua RW setempat atau memberikan KTP langsung ke Polisi RW. Selanjutnya, Polisi RW akan mendampingi pemohon dalam mengurus SIM di Satuan Pelayanan SIM Polresta Malang Kota, sesuai dengan prosedur yang berlaku. Nantinya dikomunikasikan dan didampingi hingga pembuatannya,” ungkap Kombes Pol Budi Hermanto.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga:</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">Meski difasilitasi Polisi RW, proses pembuatan SIM tidak ada yang berbeda. Pemohon harus mengikuti tahapan yang berlaku, mulai tes psikologi, tes kesehatan, tes teori hingga praktik. &#8220;Kami sudah berikan jadwal Simponi mulai Senin sampai Sabtu. Sehari, Satpas melayani 200 pemohon. Kami berharap ini bisa berjalan dan dimanfaatkan masyarakat dengan baik,” jelasnya</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, peran Polisi RW dimaksudkan untuk memberikan komunikasi positif ke masyarakat tentang pembuatan SIM. Selama ini banyak stigma masyarakat membuat SIM membutuhkan proses yang sulit. “Banyak animo masyarakat ingin buat SIM selalu berpraduga dan berasumsi pembuatan SIM sulit. Bagi yang belum lulus, kami ada coaching clinic serta remedial teaching bagi pemohon,” urainya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemohon SIM, tambahnya, tetap membayar PNPB SIM sesuai ketentuan. Pihaknya memastikan tidak ada Pungli di Satpas Polresta Malang Kota terkait pembuatan SIM. &#8220;Pembayaran PNPB SIM sesuai ketentuan. Kami jamin tidak ada Pungli di Satpas SIM di Kota Malang. Petugas harus memberikan pelayanan ramah. Jika sampai ada Pungli dan pelayanan yang tidak ramah, langsung laporkan ke saya. Semoga Program Simponi ini menjadi kemudahan,&#8221; tegasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk praktik pembuatan SIM C sendiri, saat ini lebih mudah. Satpas SIM Polresta Malang Kota telah menerapkan materi baru untuk sistem ujian praktik SIM C. Perubahan ini adalah upaya penyederhanaan ujian.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada materi baru, ujian praktik SIM C akan dilakukan pada lintasan berbentuk sirkuit yang spesifikasinya telah diperbarui dari versi lama. Lintasan mengakomodir empat materi ujian praktik dengan ukuran yang sudah diperlebar dan tanpa materi zig-zag atau slalom tes. Kemudian, uji membentuk angka delapan digantikan dengan uji membentuk huruf S.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, Kasatlantas Polresta Malang Kota, Kompol Akhmad Fany Rakhim, mengatakan bahwa layanan Simponi memiliki jadwal. “Nanti pemohon dari Simponi akan terkanalisasi sehingga masyarakat lain lebih nyaman. Untuk jadwalnya sudah terstruktur setiap hari kerja,&#8221; ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Adapun jadwal Simponi, Senin untuk SIM Polisi RW Polresta Malang Kota, Selasa SIM Polisi RW Polsek Blimbing, Rabu SIM Polisi RW Polsek Klojen, Kamis SIM Polisi RW Polsek Lowokwaru, Jumat SIM Polisi RW Polsek Sukun dan Sabtu SIM Polisi RW Polsek Kedungkandang. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">195334</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gandeng Katar Pakisrejo Tulungagung, Kemenkominfo Gelar Diskusi Tak Mudah Terprovokasi di Era Luapan Informasi</title>
		<link>https://memontum.com/gandeng-katar-pakisrejo-tulungagung-kemenkominfo-gelar-diskusi-tak-mudah-terprovokasi-di-era-luapan-informasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Jul 2023 13:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Tulungagung]]></category>
		<category><![CDATA[diskusi]]></category>
		<category><![CDATA[gandeng]]></category>
		<category><![CDATA[gelar]]></category>
		<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[katar]]></category>
		<category><![CDATA[kemenkominfo]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[luapan]]></category>
		<category><![CDATA[mudah]]></category>
		<category><![CDATA[pakisrejo]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[terprovokasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=193679</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Tulungagung &#8211; Di era digital seperti sekarang, tindakan sosial sering kali terjadi di dunia maya, terutama di media sosial. Salah satu tindakan sosial yang sering terjadi, ialah hasutan atau provokasi melalui sarana digital oleh berbagai macam pihak. Untuk mengantisipasi provokasi dan menjaga persatuan, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bekerja sama dengan Karang Taruna (Katar) [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Tulungagung</strong> &#8211; Di era digital seperti sekarang, tindakan sosial sering kali terjadi di dunia maya, terutama di media sosial. Salah satu tindakan sosial yang sering terjadi, ialah hasutan atau provokasi melalui sarana digital oleh berbagai macam pihak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk mengantisipasi provokasi dan menjaga persatuan, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bekerja sama dengan Karang Taruna (Katar) Pakisrejo, akan menggelar diskusi literasi digital di Desa Pakisrejo, Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung, Rabu (19/07/2023) besok malam sekitar pukul 19.00 WIB.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Diskusi luring (offline) bertajuk &#8216;Menghidupi Persatuan Indonesia: Jangan Mudah Terprovokasi di Era Luapan Informasi&#8217; itu akan menghadirkan tiga nara sumber. Diantaranya, yaitu Wakil Ketua Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (RTIK) Tulungagung, Mochamad Ismanu Roziqi, Direktur LKP Mira Ilmu Khotibul Umam, dosen Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tuluangagung (UIN SATU), Deny Yudiantoro dan Ari Utami selaku moderator.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Diskusi literasi digital masuk desa ini digelar gratis. Bisa diikuti dengan cara mengisi link registrasi peserta di https://s.id/DaftarTulungagung1907. Peserta akan mendapat e-sertifikat, juga hadiah e-money senilai Rp 1 juta untuk 10 peserta yang beruntung,” tulis Kemenkominfo dalam rilisnya, Selasa (18/07/2023) tadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Terkait tema diskusi, Kemenkominfo mengatakan, luapan informasi yang melanda media sosial, tidak hanya membawa informasi yang bermanfaat. Tidak jarang, luapan informasi tersebut berbentuk provokasi yang bisa membahayakan persatuan bangsa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">”Biasanya hal itu terkait dengan keamanan sosial, karena parameternya menyangkut tiga faktor. Yakni, politik, sosial dan budaya. Apalagi, karakter masyarakat Indonesia sangat mudah dipengaruhi oleh bentuk opini yang menyangkut ketiga faktor itu,” ujar Kemenkominfo dalam rilis.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">Kemenkominfo menambahkan, kurangnya kesadaran sekaligus daya kritis yang cenderung gegabah dalam menerima informasi, dapat menjadi sasaran empuk bagi oknum penyebar hoaks dan provokasi. Masyarakat butuh literasi terkait kompetensi kecakapan digital, khususnya verifikasi sebuah informasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">”Provokasi negatif bisa sangat merugikan. Maraknya hoaks membuat masyarakat sangat mudah terprovokasi dan diadu domba demi kepentingan pihak yang tidak bertanggung jawab,” tegas Kemenkominfo.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain diskusi yang digelar &#8216;chip in&#8217; di acara pengajian Gus Iqdam dan Hadrah itu, para peserta juga dapat berbelanja murah di bazar UMKM di lokasi acara. Literasi digital di tengah pengajian diharapkan mampu meningkatkan ketakwaan sekaligus keharmonisan dalam masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Diskusi literasi digital pada lingkup komunitas, untuk diketahui, merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam program Indonesia #MakinCakapDigital (IMCD). IMCD diinisiasi Kemenkominfo untuk memberikan literasi digital kepada 50 juta orang masyarakat Indonesia hingga tahun 2024.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tahun ini, program IMCD menargetkan 5,5 juta warga masyarakat sebagai peserta, utamanya mereka yang belum pernah mengikuti kegiatan literasi digital. IMCD sendiri bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat Indonesia dalam memanfaatkan teknologi digital secara positif, produktif dan aman.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Program #literasidigitalkominfo tahun ini dilaksanakan sejak 27 Januari 2023. Program Kemenkominfo yang berkolaborasi dengan Siber Kreasi dan 18 mitra jejaring ini membidik segmen pendidikan dan segmen kelompok masyarakat sebagai peserta.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan dan info literasi digital dapat diakses melalui media sosial Instagram @literasidigitalkominfo, Facebook Fan Page dan Kanal YouTube Literasi Digital Kominfo serta website info.literasidigital.id. <strong>(hms/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">193679</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
