<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>muhammad &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/muhammad/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 24 Aug 2024 08:05:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>muhammad &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Jadi Anggota DPRD Kota Malang Termuda, Muhammad Dwicky Siap Tampung Aspirasi Gen Z</title>
		<link>https://memontum.com/jadi-anggota-dprd-kota-malang-termuda-muhammad-dwicky-siap-tampung-aspirasi-gen-z</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Aug 2024 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[anggota]]></category>
		<category><![CDATA[Aspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[dwicky]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[muhammad]]></category>
		<category><![CDATA[tampung]]></category>
		<category><![CDATA[termuda,]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=213325</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Muhammad Dwicky Salsabil Fauza, menjadi anggota termuda DPRD Kota Malang periode 2024-2029. Pria yang masih berusia 24 tahun ini, merasa bangga bisa bergabung di lembaga legislatif. Meskipun dalam hal ini, dirinya tidak ingin terlalu berlebihan dalam merayakan pencapaiannya. Pria yang kerap disapa Dwicky ini, merupakan salah satu anggota dari Partai Nasional [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Muhammad Dwicky Salsabil Fauza, menjadi anggota termuda DPRD Kota Malang periode 2024-2029. Pria yang masih berusia 24 tahun ini, merasa bangga bisa bergabung di lembaga legislatif. Meskipun dalam hal ini, dirinya tidak ingin terlalu berlebihan dalam merayakan pencapaiannya.</p>



<p>Pria yang kerap disapa Dwicky ini, merupakan salah satu anggota dari Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Kota Malang. Dirinya sendiri juga masih menempuh pendidikan di salah satu Universitas Kota Malang.</p>



<p>“Bangga pasti, tapi saya tidak terlalu euforia. Sebelumnya juga sudah ada beberapa perwakilan generasi muda di DPRD. Seperti Mas Gagah, Mas Rendy, dan Mas Rimzah, yang juga seumuran saya saat menjabat,&#8221; kata Dwicky.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sebagai wakil dari generasi Z, Dwicky berharap dapat langsung klop dengan para anggota dewan yang lebih senior. Dirinya juga menyadari banyak agenda penting yang harus segera diselesaikan, termasuk pembahasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) APBD 2025 setelah pembentukan Alat Kelengkapan Dewan (AKD).</p>



<p>“Menjadi anggota DPRD ini memang impian saya. Sekarang ini, Gen-Z saya kira sudah banyak yang melek dan bahkan maju langsung dalam dunia politik. Karena itu memang menjadikan warna baru di dunia perpolitikan Indonesia,” ujarnya.</p>



<p>Dwicky berharap, dengan duduk di jajaran legislatif, nantinya dapat mendorong ekonomi kreatif hingga perkembangan pembangunan di Kota Malang yang membawa semangat anak muda. “Dengan semangat dan visi yang segar, saya siap memperjuangkan kepentingan generasi muda dan masyarakat luas di DPRD Kota Malang,” tambahnya.</p>



<p>Menanggapi tantangan biaya tinggi dalam berpolitik, Dwicky tetap optimis dan menegaskan bahwa suara masyarakat tidak mudah dibeli. “Biaya pasti ada, tapi yang paling penting adalah bagaimana kita membawa aspirasi masyarakat dan turun langsung ke lapangan,” imbuh Dwicky. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">213325</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wabup Syah Dukung Transformasi STAIN IAIN Ponorogo Jadi UIN Kiai Kiai Ageng Muhammad Besari</title>
		<link>https://memontum.com/wabup-syah-dukung-transformasi-stain-iain-ponorogo-jadi-uin-kiai-kiai-ageng-muhammad-besari</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Oct 2023 08:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[besari]]></category>
		<category><![CDATA[dukung]]></category>
		<category><![CDATA[muhammad]]></category>
		<category><![CDATA[ponorogo]]></category>
		<category><![CDATA[transformasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=199941</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Wakil Bupati, Trenggalek Syah Natanegara, menjadi salah satu nara sumber dalam kegiatan reuni akbar alumni STAIN IAIN Ponorogo. Dalam kesempatan itu, Wabup Syah mengajak alumni untuk berkontribusi aktif, terlebih saat ini STAIN IAIN Ponorogo akan bertransformasi menjadi UIN Kiai Ageng Muhammad Besari. Diyakini oleh mantan anggota DPRD Trenggalek ini, para alumni STAIN [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Wakil Bupati, Trenggalek Syah Natanegara, menjadi salah satu nara sumber dalam kegiatan reuni akbar alumni STAIN IAIN Ponorogo. Dalam kesempatan itu, Wabup Syah mengajak alumni untuk berkontribusi aktif, terlebih saat ini STAIN IAIN Ponorogo akan bertransformasi menjadi UIN Kiai Ageng Muhammad Besari.</p>



<p>Diyakini oleh mantan anggota DPRD Trenggalek ini, para alumni STAIN IAIN Ponorogo telah berkontribusi aktif di tengah tengah masyarakat. Baik di lingkungannya, maupun dalam lingkup keluarga.</p>



<p>&#8220;Saya sangat mendukung transformasi STAIN IAIN Ponorogo menuju UIN Kiai Ageng Muhammad Besari. Makanya, dalam kesempatan ini saya mengajak semua pihak untuk bisa berkontribusi aktif bagi perkembangan almamaternya. Meskipun itu sedikit, kalau kita bersama sama maka akan sangat luar biasa,&#8221; kata Wabup Syah saat dikonfirmasi, Selasa (17/10/2023) siang.</p>



<p>Selain itu, suami Fatihatur Rohmah ini mengajak kepada alumni STAIN IAIN Ponorogo untuk bisa berkontribusi dalam sektor lain. Alumni STAIN IAIN Ponorogo harus bisa menciptakan lapangan pekerjaan bagi orang lain.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Karena menurutnya, kesuksesan itu tidak hanya menjadi pegawai negeri saja melainkan bisa bermanfaat bagi sesama. &#8220;Terus jangan minder, menjadi lulusan dari Universitas berbasis agama, karena saat ini sudah banyak lulusan dari Universitas keagamaan sukses diluar sana,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Mengingat, dirinya juga merupakan alumni kampus tersebut, Wabup muda ini tentu sangat mendukung transformasi IAIN Ponorogo menuju UIN Kiai Ageng Muhammad Besari. &#8220;Saya minta untuk alumni universitas berbasis keagamaan seperti di IAIN ini untuk tidak berkecil hati. Jika di masa lalu, perguruan tinggi berbasis agama seolah di nomor duakan, saat ini banyak alumni yang telah sukses,&#8221; tambah Wabup Syah.</p>



<p>Pun dalam hal kesuksesan, menurutnya, tidak hanya dalam hal materi maupun jabatan, melainkan bagaimana bisa bermanfaat bagi sesama. Perlu diketahui, saat ini STAIN IAIN Ponorogo memiliki dua kampus di Kabupaten Ponorogo, dengan jumlah mahasiswa lebih dari 13 ribu mahasiswa. Kemudian STAIN IAIN Ponorogo, juga sudah berdiri cukup lama sehingga sudah sepantasnya bertransformasi menjadi UIN.</p>



<p>Penamaan Universitas Islam Negeri (UIN) sendiri lekat dengan tokoh ulama setempat. Jika di Surabaya sudah ada UIN Sunan Ampel, sebentar lagi di Ponorogo punya UIN Kiai Ageng Besari.</p>



<p>Diketahui, Kiai Ageng Muhammad Besari punya kiprah besar dalam syiar Islam di tanah Jawa. Juga, mempelopori berdirinya pondok pesantren Tegalsari.</p>



<p>Pemilihan nama tersebut, juga telah melewati diskusi. Baik dengan kalangan pejabat dan pendiri kampus juga melibatkan keluarga dari Kiai Ageng Muhammad Besari.</p>



<p>Selama proses diskusi, keluarga dari tokoh agama memberikan respons positif. Pihak keluarga setuju bila Kiai Ageng Muhammad Besari kelak menjadi nama kampus Islam negeri di Ponorogo ini. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">199941</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gunakan Foto Almarhum KHR Fawaid As&#8217;ad, Pemilik Akun FB Muhammad Rasyid Dilaporkan</title>
		<link>https://memontum.com/gunakan-foto-almarhum-khr-fawaid-asad-pemilik-akun-fb-muhammad-rasyid-dilaporkan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Jun 2023 16:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[akun]]></category>
		<category><![CDATA[almarhum]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[as’ad,]]></category>
		<category><![CDATA[dilaporkan]]></category>
		<category><![CDATA[fawaid]]></category>
		<category><![CDATA[fb]]></category>
		<category><![CDATA[foto]]></category>
		<category><![CDATA[gunakan]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[khr]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[muhammad]]></category>
		<category><![CDATA[pemilik]]></category>
		<category><![CDATA[rasyid]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191206</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Ketua LBH Mitra Santri Kabupaten Situbondo, Abdul Rahman Saleh, bersama Ketua Palopor Pondok Pesantren Salafiyah Safi’iyah Sukorejo Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, H Ismail, melaporkan akun FB atas nama Kyai H Muhammad Rasyid ke Polres Situbondo, Sabtu (17/06/2023) malam. Akun FB tersebut dilaporkan, karena menggunakan foto profil almarhum KHR Ahmad Fawa’id As’ad Syamsul [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Ketua LBH Mitra Santri Kabupaten Situbondo, Abdul Rahman Saleh, bersama Ketua Palopor Pondok Pesantren Salafiyah Safi’iyah Sukorejo Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, H Ismail, melaporkan akun FB atas nama Kyai H Muhammad Rasyid ke Polres Situbondo, Sabtu (17/06/2023) malam.</p>



<p>Akun FB tersebut dilaporkan, karena menggunakan foto profil almarhum KHR Ahmad Fawa’id As’ad Syamsul Arifin, pengasuh ke III Pondok Pesantren Salafiyah Safi’iyah Sukorejo. Sementara, isi dari akun FB tersebut dinilai tidak pantas dan sangat merugikan keluarga besar Pondok Pesantren Salafiyah Safi’iyah.</p>



<p>Abdul Rahman Saleh saat ditemui wartawan di Polres Situbondo, mengatakan bahwa dalam akun Facebook atas nama Kyai H Muhammad Rasyid yang menggunakan foto profil KHR Ahmad Fawa’id As’ad Syamsul Arifin sangat merugikan Muassis Pondok Pesantren Salafiyah Safi’iyah Sukorejo, merugikan Ahlul Bait Keluarga KHR Ahmad Fawa’id As’ad Syamsul Arifin, merugikan para umana, merugikan para santri dan merugikan alumni.</p>



<p>Baca juga:</p>





<p>&#8220;Di dalam ungguhan akun FB Kyai H Muhammad Rasyid yang menggunakan foto profil almarhum KHR Ahmad Fawa’id As’ad Syamsul Arifin ini, berisi tentang pusat ilmu pasugihan tanpa tumbal, sarana sipritual, sarana ampuh untuk mendapatkan kekayaan tersebut, sangat merugikan martabat nama baik almarhum KHR Ahmad Fawa’id As’ad Syamsul Arifin dan keluarga besar Pondok Pesantren Salafiyah Safi’iyah Sukorejo, Situbondo,” tegas Abdul Rahman Saleh.</p>



<p>Untuk itu, kata Abdul Rahman Saleh, pihaknya meminta kepada pihak Kepolisian Resor Situbondo segera melacak akun FB Kyai H Muhammad Rasyid yang menggunakan foto profil KHR Ahmad Fawa’id As’ad Syamsul Arifin. &#8220;Saya minta kepada pihak Kepolisian Resor Situbondo segera menindaklanjuti laporan LBH Mitra Santri dan segera melacak sekaligus menangkap pelaku yang menggunakan foto profil KHR Ahmad Fawa’id As’ad Syamsul Arifin di akun Facebooknya,” papar Abdul Rahman Saleh.</p>



<p>Abdul Rahman Saleh menjelaskan, bahwa dugaan transaksi elektronik FB tersebut sangat menciderai dan tidak pantas. &#8220;Laporan yang kita sampaikan ini semoga bisa diusut tuntas oleh pihak Kepolisian Resor Situbondo,” ujarnya.</p>



<p>Diketahuinya akun atau postingan akun Facebook Kyai H Muhammad Rasyid ini dari alumni Pondok Pesantren Salafiyah Safi’iyah Sukorejo, yang merasa dirugikan. “Alumni menghubungi LBH Mitra Santri menjelaskan bahwa ada akun Facebook yang menggunakan foto profil KHR Ahmad Fawa’id As’ad Syamsul Arifin. Kemudian kami langsung melaporkan peristiwa ini ke Polres Situbondo,” jelas Abdul Rahman Saleh.<strong> (her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191206</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
