<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>muhasabah &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/muhasabah/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 01 Jan 2026 13:45:43 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>muhasabah &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Ketuk Pintu Langit, Banyuwangi Tutup Pergantian Tahun dengan Muhasabah dan Doa di Alun-alun</title>
		<link>https://memontum.com/ketuk-pintu-langit-banyuwangi-tutup-pergantian-tahun-dengan-muhasabah-dan-doa-di-alun-alun</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 31 Dec 2025 13:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[ALun-alun]]></category>
		<category><![CDATA[dengan]]></category>
		<category><![CDATA[langit]]></category>
		<category><![CDATA[muhasabah]]></category>
		<category><![CDATA[pergantian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229198</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Kabupaten Banyuwangi menutup malam pergantian tahun 2025, dengan mengadakan muhasabah dan doa bersama di Alun-alun Taman Blambangan, Rabu (31/12/2025) tadi. Dalam momen itu, ribuan jamaah, tokoh agama, kiai dan pejabat daerah, larut dalam suasana khusyuk, bermunajat memohon keberkahan untuk Banyuwangi di tahun mendatang. Di momen malam refleksi akhir tahun dan doa bersama [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Kabupaten Banyuwangi menutup malam pergantian tahun 2025, dengan mengadakan muhasabah dan doa bersama di Alun-alun Taman Blambangan, Rabu (31/12/2025) tadi. Dalam momen itu, ribuan jamaah, tokoh agama, kiai dan pejabat daerah, larut dalam suasana khusyuk, bermunajat memohon keberkahan untuk Banyuwangi di tahun mendatang.</p>



<p>Di momen malam refleksi akhir tahun dan doa bersama itu, Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengajak masyarakat untuk mengirimkan doa terbaik, bukan hanya untuk Banyuwangi, tetapi juga bagi saudara-saudara yang sedang tertimpa musibah. “Tidak semua saudara kita menutup tahun 2025, dengan kegembiraan. Maka pada malam ini, mari kita penuhi dengan doa. Kita hadiahkan doa terbaik untuk saudara-saudara kita yang sedang diuji,” kata Bupati Ipuk.</p>



<p>Dirinya juga mengaku bersyukur, bahwa Banyuwangi mampu melalui 2025 dengan berbagai capaian positif. Banyak prestasi dan keberhasilan yang diraih, berkat gotong royong seluruh elemen masyarakat Banyuwangi.</p>



<p>Sesuai tema Hari Jadi Banyuwangi, &#8216;Tandang Bareng&#8217;, menjadi semangat bersama dalam membangun daerah. “Semoga di tahun 2026 menjadi tahun yang lebih baik, lebih damai, dan berkah bagi Banyuwangi. Semoga Allah SWT terus melindungi Banyuwangi. Menjauhkan dari segala bala dan bencana,” ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Pada kesempatan itu, Bupati Ipuk juga berdialog secara virtual dengan Ikatan Keluarga Banyuwangi (Ikawangi) di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Dirinya juga menyampaikan duka dan keprihatinan atas bencana yang menimpa keluarga Banyuwangi di wilayah tersebut.</p>



<p>“Kami turut berduka atas musibah yang dialami saudara-saudara kita. Semoga Ikawangi di Aceh dan Sumatera selalu dilindungi Allah dan segera pulih,” kata Bupati Ipuk.</p>



<p>Pemkab Banyuwangi, lanjutnya, telah melakukan penggalangan donasi kemanusiaan melalui program &#8216;Banyuwangi Berbagi&#8217; untuk korban bencana dan hasilnya akan disalurkan melalui Ikawangi Pusat untuk diberikan kepada warga Banyuwangi yang terdampak bencana Sumatera. “Semoga bermanfaat dan barokah. Salam untuk keluarga besar Ikawangi di Aceh dan Sumatera dari kami semua,” ujarnya.</p>



<p>Hadir dalam malam refleksi akhir tahun tersebut, sejumlah tokoh agama, diantaranya KH Zainullah Marwan, KH Toha Muntaha, KH Hasan Toha, KH Ahmad Wahyudi, KH Riza Azizy, Ketua MUI Banyuwangi KH Muhaimin Asmuni, serta para ulama lainnya. Mereka mengajak jamaah mengetuk pintu langit, agar Banyuwangi senantiasa diberi keberkahan dan perlindungan, yang kemudian dirangkai dengan istigasah dan doa secara bergantian, dipimpin langsung oleh para kiai yang hadir.</p>



<p>Lantunan sholawat dari Majelis Sholawat Mahabbatun Nabi menggema sepanjang acara, sebelum malam refleksi tersebut ditutup dengan penampilan musik Sabrang MDP dan Letto. <strong>(kom/bwi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229198</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Muhasabah bersama Insan Pers, Bupati Lumajang Ingatkan Pentingnya Literasi Media Dalam Merawat Nasionalisme</title>
		<link>https://memontum.com/muhasabah-bersama-insan-pers-bupati-lumajang-ingatkan-pentingnya-literasi-media-dalam-merawat-nasionalisme</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Dec 2025 12:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[ingatkan]]></category>
		<category><![CDATA[Literasi]]></category>
		<category><![CDATA[merawat]]></category>
		<category><![CDATA[muhasabah]]></category>
		<category><![CDATA[nasionalisme,]]></category>
		<category><![CDATA[Pentingnya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229012</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menegaskan pentingnya literasi media sebagai fondasi utama dalam merawat nasionalisme di tengah derasnya arus informasi digital. Hal tersebut disampaikan Bupati, dalam acara Muhasabah Akhir Tahun bersama Awak Media yang digelar di Pendopo Arya Wiraraja Lumajang, Selasa (23/12/2025) tadi. Dalam suasana reflektif menjelang pergantian tahun, Bunda Indah mengajak insan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menegaskan pentingnya literasi media sebagai fondasi utama dalam merawat nasionalisme di tengah derasnya arus informasi digital. Hal tersebut disampaikan Bupati, dalam acara Muhasabah Akhir Tahun bersama Awak Media yang digelar di Pendopo Arya Wiraraja Lumajang, Selasa (23/12/2025) tadi.</p>



<p>Dalam suasana reflektif menjelang pergantian tahun, Bunda Indah mengajak insan pers dan masyarakat untuk menempatkan literasi media sebagai kemampuan dasar yang harus dimiliki oleh seluruh lapisan usia. Menurutnya, kecakapan bermedia tidak lagi menjadi kebutuhan tambahan, melainkan prasyarat penting dalam menjaga kualitas kehidupan sosial dan kebangsaan.</p>



<p>Bunda Indah menekankan, bahwa literasi media bukan sekadar kemampuan membaca atau mengakses informasi, tetapi juga mencakup sikap kritis, etis dan bertanggung jawab dalam menyikapi setiap konten yang beredar. Dengan literasi yang kuat, masyarakat diharapkan mampu memilah informasi yang benar, menolak hoaks dan disinformasi, serta tidak mudah terprovokasi oleh narasi yang memecah belah.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Kesadaran bermedia adalah bentuk baru dari cinta tanah air. Cara kita menyerap dan menyebarkan informasi hari ini akan menentukan wajah persatuan bangsa di masa depan,” katanya.</p>



<p>Lebih lanjut Bunda Indah menyampaikan, bahwa ruang digital sejatinya dapat menjadi sarana strategis untuk memperkuat persatuan dan nilai kebangsaan, apabila digunakan secara bijak. Media, baik arus utama maupun media sosial, memiliki peran besar dalam membangun narasi yang menyejukkan, mencerahkan dan berorientasi pada kepentingan bersama.</p>



<p>Bunda Indah juga mengapresiasi, peran awak media di Lumajang yang selama ini konsisten menjaga etika jurnalistik dan menghadirkan informasi yang mendidik publik. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan insan pers menjadi kunci dalam membangun ekosistem informasi yang sehat dan berintegritas.</p>



<p>Melalui momentum muhasabah akhir tahun ini, Bunda Indah mengajak semua pihak untuk menjadikan literasi media sebagai gerakan bersama lintas generasi. Dengan masyarakat yang cakap bermedia, Lumajang diharapkan mampu berkontribusi dalam menjaga harmoni sosial sekaligus memperkokoh keutuhan bangsa di era digital yang terus berkembang. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229012</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Jember Sambut Hangat Pelaksanaan Muhasabah Cinta</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-jember-sambut-hangat-pelaksanaan-muhasabah-cinta</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 13 Jul 2025 06:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[hangat]]></category>
		<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[muhasabah]]></category>
		<category><![CDATA[pelaksanaan]]></category>
		<category><![CDATA[sambut]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223903</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Pemerintah Kabupaten Jember menyambut hangat kegiatan Muhasabah Cinta dan Kilas Balik Sejarah Kemerdekaan Indonesia-Palestina, yang diselenggarakan di Pendopo Wahya Wibawa Graha, Minggu (13/07/2025) tadi. Pelaksanaan kegiatan ini, menjadi bagian dari rangkaian kunjungan dakwah bertema &#8216;Pengumpulan Donasi untuk Gaza&#8217;, yang ditujukan untuk menunjukkan solidaritas dan dukungan kemanusiaan terhadap rakyat Palestina. Gelaran acara ini, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Jember menyambut hangat kegiatan Muhasabah Cinta dan Kilas Balik Sejarah Kemerdekaan Indonesia-Palestina, yang diselenggarakan di Pendopo Wahya Wibawa Graha, Minggu (13/07/2025) tadi. Pelaksanaan kegiatan ini, menjadi bagian dari rangkaian kunjungan dakwah bertema &#8216;Pengumpulan Donasi untuk Gaza&#8217;, yang ditujukan untuk menunjukkan solidaritas dan dukungan kemanusiaan terhadap rakyat Palestina.</p>



<p>Gelaran acara ini, dihadiri langsung Bupati Jember, Muhammad Fawait, Ketua Majelis Dzikir dan Shalawat Al Ghofilin, Gus Baiquni Purnomo, serta menghadirkan nara sumber utama Ustadz Muhammad Husein Gaza, yang seorang aktivis kemanusiaan dan jurnalis asal Indonesia yang telah menetap di Jalur Gaza sejak 2011, serta menyuarakan kondisi Palestina melalui berbagai kanal media sosial dan platform dakwah.</p>



<p>Dalam sambutannya, Bupati Fawait menyampaikan bahwa kepedulian terhadap Palestina bukan semata persoalan agama, melainkan persoalan kemanusiaan yang menyentuh hati nurani umat manusia secara universal. &#8220;Saya lebih tertarik melihat bahwa persoalan Palestina bukan sekadar konflik antar agama, karena itu terlalu sempit. Ini adalah persoalan kemanusiaan. Warga Palestina adalah manusia yang punya hak untuk hidup bahagia, punya hak untuk menikmati kemerdekaan seperti rakyat Indonesia,&#8221; kata Bupati Fawait.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dirinya juga menyampaikan keprihatinannya atas penderitaan panjang yang dialami rakyat Palestina, selama puluhan tahun dan menegaskan pentingnya tindakan nyata dari seluruh elemen bangsa. &#8220;Mereka tidak lagi punya senjata, tetapi tetap dibunuh setiap hari. Ini sudah melampaui batas kemanusiaan. Maka yang bisa dilakukan adalah memperkuat sumber daya manusia kita, mencetak generasi umat yang cerdas dan berilmu. Dengan ilmu, kita bisa menguasai teknologi, dengan teknologi kita bisa punya kekuatan dan dengan kekuatan itulah kita bisa bantu saudara-saudara kita di Palestina,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Sebagai bentuk komitmen terhadap pembangunan SDM, Bupati Fawait juga menyampaikan bahwa Kabupaten Jember memiliki program beasiswa bagi 20.000 anak setiap tahun selama 5 tahun. Hal ini, sebagai langkah konkret mencetak generasi berkualitas dan berdaya saing global.</p>



<p>&#8220;Mari kita lahirkan umat Nabi Muhammad yang berkualitas, yang berilmu dan bermanfaat. Dengan SDM yang unggul, Indonesia bisa menjadi bangsa yang kuat dan berdiri untuk membantu saudara-saudara kita di Palestina. Saya yakin, Insya Allah, pada waktunya Palestina akan meraih kemerdekaannya,&#8221; imbuhnya. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223903</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
