<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>musibah &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/musibah/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 07 Oct 2025 09:37:04 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>musibah &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Antisipasi Musibah Serupa Ponpes Al Khoziny, Pemkot Malang Akan Verifikasi PBG dan SLF</title>
		<link>https://memontum.com/antisipasi-musibah-serupa-ponpes-al-khoziny-pemkot-malang-akan-verifikasi-pbg-dan-slf</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Oct 2025 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi]]></category>
		<category><![CDATA[khoziny]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[musibah]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[ponpes]]></category>
		<category><![CDATA[serupa]]></category>
		<category><![CDATA[Verifikasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226566</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang akan melakukan verifikasi dan pendampingan terhadap seluruh Pondok Pesantren (Ponpes), masjid dan musala di Kota Malang, terutama terkait kelengkapan perizinan bangunan. Hal ini dilakukan, sebagai upaya evaluasi agar tidak terjadi musibah serupa dengan yang ada di Ponpes Khoziny, Sidoarjo. Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan bahwa hal [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang akan melakukan verifikasi dan pendampingan terhadap seluruh Pondok Pesantren (Ponpes), masjid dan musala di Kota Malang, terutama terkait kelengkapan perizinan bangunan. Hal ini dilakukan, sebagai upaya evaluasi agar tidak terjadi musibah serupa dengan yang ada di Ponpes Khoziny, Sidoarjo.</p>



<p>Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan bahwa hal ini nantinya akan dikoordinasikan bersama DPUPRPKP serta Disnaker PMPTSP Kota Malang. Dari hasil inventarisasi awal, menurutnya ada 91 Ponpes, 900 masjid dan 1.200 musala yang akan diverifikasi terkait kelengkapan dokumen bangunannya.</p>



<p>“Kadangkala mereka sudah punya Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), tapi belum memiliki Sertifikat Laik Fungsi (SLF). Biasanya proses untuk SLF ini yang agak sulit. Karena itu, kami akan bekerja sama dengan perguruan tinggi untuk membantu konsultasi dan penghitungan konstruksi,” kata Wali Kota Wahyu.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Ditambahkannya, bahwa keberadaan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) menjadi jaminan penting dalam memastikan keamanan dan kelayakan konstruksi bangunan. Pemkot Malang juga berencana memfasilitasi penyusunan SLF melalui kerja sama dengan perguruan tinggi, bahkan dengan kemungkinan digratiskan.</p>



<p>“Bisa jadi digratiskan, yang penting perhitungannya benar dan sesuai konstruksi. Nantinya perguruan tinggi akan kami gandeng untuk membantu penyusunan analisis konstruksinya,” imbuh Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Sebagai informasi, sebelumnya Wali Kota Wahyu melakukan audiensi bersama dengan Pembina Yayasan Masjid Agung Jami. Dalam kesempatan itu, juga ditegaskan bahwa kejadian Ponpes Al Khoziny menjadi pelajaran penting mengenai urgensi penerapan SLF bagi bangunan Ponpes, masjid dan musala. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226566</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tujuh Santri Kota Malang Jadi Korban Musibah Ponpes Al Khoziny, Wali Kota Wahyu Pastikan Penanganan</title>
		<link>https://memontum.com/tujuh-santri-kota-malang-jadi-korban-musibah-ponpes-al-khoziny-wali-kota-wahyu-pastikan-penanganan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Oct 2025 07:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[khoziny]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[musibah]]></category>
		<category><![CDATA[pastikan]]></category>
		<category><![CDATA[penanganan]]></category>
		<category><![CDATA[ponpes]]></category>
		<category><![CDATA[Santri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226524</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang memastikan seluruh santri asal Kota Malang yang menjadi korban dalam musibah di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Sidoarjo, mendapat penanganan dan pendampingan penuh. Dari hasil pendataan, ada tujuh santri asal Kota Malang yang terdampak dalam peristiwa tersebut. Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan bahwa dari tujuh santri [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang memastikan seluruh santri asal Kota Malang yang menjadi korban dalam musibah di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Sidoarjo, mendapat penanganan dan pendampingan penuh. Dari hasil pendataan, ada tujuh santri asal Kota Malang yang terdampak dalam peristiwa tersebut.</p>



<p>Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan bahwa dari tujuh santri itu, lima mengalami luka ringan, satu luka berat dan satu lagi tidak terluka sama sekali. “Alhamdulillah, tidak ada korban meninggal dunia dari Kota Malang. Semua dalam penanganan. Bahkan sebagian besar sudah pulih dan beraktivitas kembali,” ujar Wali Kota Wahyu, Senin (06/10/2025) tadi.</p>



<p>Satu santri yang mengalami luka berat, diketahui bernama Muhammad bin Syamsul Arifin, warga Kedungkandang. Dirinya terkena hantaman batu dan sempat dirawat di RS Mojokerto.</p>



<p>&#8220;Tadi malam saya jenguk langsung. Mas Muhammad ini sempat di-gips, tapi sudah dilepas agar lebih nyaman istirahat. Kondisinya membaik, hanya masih trauma,” katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Untuk memastikan pemulihan berjalan optimal, Wali Kota Wahyu menginstruksikan agar pemeriksaan lanjutan dilakukan di RSUD Kota Malang tanpa biaya. Padahal, sesuai jadwal, pemeriksaan seharusnya dilakukan pada hari ini, di RS Mojokerto.</p>



<p>&#8220;Saya minta RSUD datang langsung ke rumahnya. Pemeriksaan dan pengobatan gratis, semuanya ditanggung Pemkot,” tuturnya.</p>



<p>Selain penanganan medis, Pemkot Malang melalui Dinas Sosial (Dinsos) P3AP2KB Kota Malang juga memberikan pendampingan psikologis. Itu karena santri tersebut masih dalam keadaan trauma.</p>



<p>&#8220;Anak ini belum bisa diajak bicara karena masih syok. Saya minta Kadinsos untuk dampingi sampai benar-benar pulih,” tambahnya.</p>



<p>Sementara, menurutnya ada dua santri asal Kota Malang yang merupakan pengurus Ponpes telah kembali ke lokasi untuk membantu proses pemulihan. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226524</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wali Kota Wahyu Jenguk Santri Asal Kota Malang Jadi Korban Musibah Ponpes Al Khoziny</title>
		<link>https://memontum.com/wali-kota-wahyu-jenguk-santri-asal-kota-malang-jadi-korban-musibah-ponpes-al-khoziny</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 05 Oct 2025 14:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[jenguk]]></category>
		<category><![CDATA[khoziny]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[musibah]]></category>
		<category><![CDATA[ponpes]]></category>
		<category><![CDATA[Santri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226515</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Sebagai bentuk empati dan upaya memastikan perlindungan bagi warganya, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menjenguk salah satu santri korban musibah Pondok Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo, yang merupakan warga Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Minggu (05/10/2025) malam. Dalam kunjungannya itu, Wali Kota Wahyu didampingi kepala perangkat daerah terkait. Seperti Kepala Dinas Kesehatan, Kepala [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Sebagai bentuk empati dan upaya memastikan perlindungan bagi warganya, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menjenguk salah satu santri korban musibah Pondok Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo, yang merupakan warga Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Minggu (05/10/2025) malam.</p>



<p>Dalam kunjungannya itu, Wali Kota Wahyu didampingi kepala perangkat daerah terkait. Seperti Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Sosial P3AP2KP, Kepala Bagian Kesra, Camat Kedungkandang dan Lurah.</p>



<p>&#8220;Kami atas nama Pemkot Malang turut menyampaikan rasa duka mendalam atas musibah yang menimpa para santri di Ponpes Al Khoziny. Kami berharap ananda segera sembuh dan bisa kembali belajar seperti biasa. Pemkot Malang akan memastikan pendampingan yang dibutuhkan selama masa pemulihan,&#8221; ujar Wali Kota Wahyu.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dirinya juga mengintruksikan puskesmas setempat, untuk melakukan pemeriksaan secara rutin terhadap korban. Apabila diperlukan, nantinya RSUD Kota Malang siap memberikan perawatan lanjutan dengan tepat. Selain itu, Dinas Sosial P3AP2KB juga akan menurunkan tim pendamping trauma healing guna membantu pemulihan psikologis korban dan keluarganya.</p>



<p>Di samping itu, Wali Kota Wahyu juga meminta camat dan lurah di seluruh wilayah Kota Malang, agar segera melakukan pendataan dan melaporkan apabila terdapat warga lain yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut. “Kami ingin memastikan seluruh warga Kota Malang yang terdampak mendapatkan perhatian dan penanganan sebaik-baiknya,” tegasnya.</p>



<p>Sebagai informasi, salah satu korban tersebut merupakan santri yang duduk dibangku kelas 3 MTs dan telah menimba ilmu selama tiga tahun di pondok tersebut. Sebelumnya, korban sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Mojokerto, setelah kondisinya berangsur membaik, kini telah kembali ke rumah orang tuanya di Kota Malang. <strong>(kom/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226515</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Cabup Bunda Indah Beri Bantuan dan Motivasi Warga Korban Musibah Puting Beliung</title>
		<link>https://memontum.com/cabup-bunda-indah-beri-bantuan-dan-motivasi-warga-korban-musibah-puting-beliung</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Oct 2024 10:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[beliung]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[musibah]]></category>
		<category><![CDATA[puting]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=215219</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Calon Bupati Lumajang dari nomor urut 2, Indah Amperawati atau Bunda Indah, mendatangi lokasi bencana angin puting beliung yang menimpa warga di Desa Selok Awar-Awar, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, Rabu (09/10/2024) tadi. Kedatangan Bunda Indah bersama rombongan, pun disambut antusias sejumlah warga meski usai tertimpa musibah. Dalam kesempatan itu, Bunda Indah memberi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Calon Bupati Lumajang dari nomor urut 2, Indah Amperawati atau Bunda Indah, mendatangi lokasi bencana angin puting beliung yang menimpa warga di Desa Selok Awar-Awar, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, Rabu (09/10/2024) tadi. Kedatangan Bunda Indah bersama rombongan, pun disambut antusias sejumlah warga meski usai tertimpa musibah.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, Bunda Indah memberi semangat dan motivasi kepada sejumlah masyarakat yang terdampak angin puting beliung. Termasuk, meminta warga agar tetap berlapang dada dengan musibah yang telah terjadi.</p>



<p>&#8220;Siapapun pasti tidak berharap dengan datangnya suatu bencana. Makanya, saya datang guna memberikan motivasi dan semangat untuk warga,&#8221; kata Bunda Indah.</p>



<p>Terkait bencana yang terjadi, Bunda Indah mengaku, tentunya menjadi suatu keprihatinan yang mendalam. Apalagi, musibah ini berlangsung di tengah musim kemarau. Dimana, warga banyak yang memerlukan air dan perekonomian warga sedang tidak bagus.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Kita tetap memberikan bantuan. Namun, itu tidak seberapa jika melihat kondisi dari dampak musibah yang ditimbulkan. Dan tentu saja, bersyukurnya mereka masih tetap terlihat ceria dan tabah. Menerima ikhlas dan bersyukur, karena dalam musibah itu juga tidak sampai ada korban jiwa,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Salah warga setempat yang menjadi korban puting beliung, Siti, mengaku senang atas kedatangan Bunda Indah. Menurutnya, kedatangan Bunda Indah, sedikitnya bisa memberikan semangat untuk warga.</p>



<p>&#8220;Terima kasih kepada Bunda Indah. Musibah yang kami alami, tetap menjadi perhatiannya,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Siti juga menambahkan, akibat musibah puting beliung itu, warung tempat jualannya mengalami kerusakan.</p>



<p>Sementara musibah sendiri, berlangsung pada Selasa (08/10/2024) kemarin. Dari hasil pendataan sementara, ada sebanyak 10 bangunan rumah atau tempat tinggal dan 2 bangun warung mengalami kerusakan. <strong>(adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">215219</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tinjau Lokasi Musibah Kebakaran Pasar Comboran, Mantan Pj Wali Kota Wahyu Tawarkan Konsep Manfaat</title>
		<link>https://memontum.com/tinjau-lokasi-musibah-kebakaran-pasar-comboran-mantan-pj-wali-kota-wahyu-tawarkan-konsep-manfaat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Sep 2024 07:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[comboran]]></category>
		<category><![CDATA[kebakaran]]></category>
		<category><![CDATA[konsep]]></category>
		<category><![CDATA[lokasi]]></category>
		<category><![CDATA[manfaat]]></category>
		<category><![CDATA[mantan]]></category>
		<category><![CDATA[musibah]]></category>
		<category><![CDATA[tawarkan]]></category>
		<category><![CDATA[Tinjau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=214173</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Musibah kebakaran yang berlangsung di Pasar Comboran Baru Barat, juga mengundang keprihatinan mantan Pj Wali Kota Malang periode 2023-2024, Wahyu Hidayat. Keprihatinan itu, ditunjukkannya dengan mendatangi lokasi kejadian, Sabtu (14/09/2024) tadi. Dalam momen itu, dirinya mengaku merasa terpanggil, setelah mendapatkan kabar musibah kebakaran yang terjadi pada Jumat (13/09/2024) malam. Dirinyapun, mendatangi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Musibah kebakaran yang berlangsung di Pasar Comboran Baru Barat, juga mengundang keprihatinan mantan Pj Wali Kota Malang periode 2023-2024, Wahyu Hidayat. Keprihatinan itu, ditunjukkannya dengan mendatangi lokasi kejadian, Sabtu (14/09/2024) tadi.</p>



<p>Dalam momen itu, dirinya mengaku merasa terpanggil, setelah mendapatkan kabar musibah kebakaran yang terjadi pada Jumat (13/09/2024) malam. Dirinyapun, mendatangi lokasi sekitar pukul 12.30 WIB dan langsung berinteraksi dengan para pedagang serta warga di sekitar lokasi pasar.</p>



<p>“Saya mendapat kabar, bahwa Pasar Comboran terbakar. Karena dahulu saya sempat berinteraksi dengan para pedagang atau saat saya masih menjabat Pj Wali Kota, makanya saya datang karena merasa masih punya ikatan dengan mereka,&#8221; kata Wahyu Hidayat.</p>



<p>Ditambahkannya, saat masih menjabat dahulu, dirinya mengaku pernah mengunjungi dan berdiskusi dengan para pedagang terkait pasar legendaris tersebut. Termasuk, juga mendengarkan berbagai keluhan. Karenanya, jika nanti dirinya diberi kesempatan untuk memimpin Kota Malang, dirinya berencana meramaikan kembali Pasar Comboran dengan konsep yang lebih menarik dan bermanfaat bagi masyarakat.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Saya ingin mengubah stigma negatif Pasar Comboran dan menghadirkan perhatian lebih dari pemerintah. Terutama, dalam melengkapi fasilitas sarana dan prasarana pasar ini,&#8221; ujar mantan Sekda Kabupaten Malang ini.</p>



<p>Tidak hanya itu, Wahyu juga menyampaikan niatannya untuk memanfaatkan lahan kosong yang berada di Lantai II dan memperbaiki akses bagi pedagang onderdil. Sehingga, bisa lebih strategis dalam berjualan.</p>



<p>“Saya mempunyai konsep, supaya yang ada di pinggir jalan ini bisa naik. Kita juga ingin, memanfaatkan pasar baru Timur,” tambahnya.</p>



<p>Wahyu berharap, dengan terjadinya musibah kebakaran tersebut, tidak menjadikan trauma bagi para pedagang. Pihaknya juga berharap, agar Pemerintah Kota Malang segera hadir untuk membantu.</p>



<p>“Pemerintah harus memberikan solusi cepat, agar pedagang juga bisa kembali berdagang. Sehingga, proses rencana perbaikan tidak sampai menghambat pedagang untuk terus berjualan,” imbuh Wahyu. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">214173</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Musibah Tanah Longsor Pronojiwo Lumajang Akibatkan 4 Warga Tertimbun</title>
		<link>https://memontum.com/musibah-tanah-longsor-pronojiwo-lumajang-akibatkan-4-warga-tertimbun</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Jun 2024 14:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[akibatkan]]></category>
		<category><![CDATA[longsor]]></category>
		<category><![CDATA[musibah]]></category>
		<category><![CDATA[pronojiwo]]></category>
		<category><![CDATA[tertimbun]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=210256</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Musibah tanah longsor yang terjadi di Dusun Supit, Desa Pronojiwo, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, dikabarkan menyebabkan empat warga menjadi korban alias tertimbun. Terhadap sejumlah korban, kini masih dalam pencarian. Pj Bupati Lumajang, Indah Wahyuni, yang turun langsung ke Desa Pronojiwo menyampaikan rasa turut berbela sungkawa atas kejadian tersebut. &#8220;Saya turut prihatin dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Musibah tanah longsor yang terjadi di Dusun Supit, Desa Pronojiwo, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, dikabarkan menyebabkan empat warga menjadi korban alias tertimbun. Terhadap sejumlah korban, kini masih dalam pencarian.</p>



<p>Pj Bupati Lumajang, Indah Wahyuni, yang turun langsung ke Desa Pronojiwo menyampaikan rasa turut berbela sungkawa atas kejadian tersebut. &#8220;Saya turut prihatin dan berbela sungkawa atas musibah ini,&#8221; ungkapnya ketika dimintai keterangan di Kantor Kecamatan Pronojiwo, Selasa (04/06/2024) tadi.</p>



<p>Dijelaskannya, berdasarkan keterangan saksi dan BPBD, longsor terjadi sekitar pukul 11.30 di petak 4 kawasan hutan milik Perhutani. Ketinggian timbunan kurang lebih 15 meter sampai 20 meter berbentuk tanah liat dan pohon-pohon pinus.</p>



<p>Diperkirakan, empat identitas korban yang tertimbun longsor itu, antara lain Junaidi warga Dusun Karangsuko, Desa Tamansatrian, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang yang bekerja sebagai sopir truk. Dwi, warga Dusun Supit RT36 RW13, Desa/Kecamatan Pronojiwo dan Rohim, warga Dusun Besuk Cukit, Desa Sidomulyo, Kecamatan Pronojiwo, keduanya diketahui merupakan penambang pasir manual. Sementara 1 orang yang sudah berhasil dievakuasi atas nama Kusnadi, warga Dusun Tulungagungan RT11 RW5, Desa/Kecamatan Pronojiwo.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Ada empat orang korban, tadi jam 16.00 sebanyak satu orang bernama Kusnadi sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dan sudah dimakamkan,&#8221; terangnya.</p>



<p>Proses evakuasi dan pencarian korban, kata Pj Bupati Yuyun-panggilan akrab Pj Bupati, tetap dilakukan dengan memprioritaskan keselamatan jiwa tim. &#8220;Insyaallah besok akan dilakukan pencarian dan evakuasi dimulai pukul 07.00. Saat ini sudah malam dan evakuasi dihentikan. Termasuk memperhatikan cuaca, kalau hujan kita hentikan yang terpenting adalah keselamatan jiwa,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Ketua Paguyuban Penambang Pasir Pronojiwo, Muhammad Rizal, mengatakan bahwa pihaknya bekerjasama dengan BPBD, TNI dan Polri serta relawan dan warga, masih melakukan pencarian dan evakuasi pasca bencana longsor yang terjadi. Termasuk, mengerahkan lima unit eksavator.</p>



<p>&#8220;Ada penambang manual dan sopir truk yang menjadi korban, karena longsor terlalu tebal. Sebanyak lima ekskavator juga sudah kita kerahkan untuk melakukan evakuasi,&#8221; jelasnya. <strong>(adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">210256</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Empat Orang Awak Gugur dalam Musibah Jatuhnya Dua Pesawat Tucano, Gubernur Jatim Sampaikan Duka</title>
		<link>https://memontum.com/empat-orang-awak-gugur-dalam-musibah-jatuhnya-dua-pesawat-tucano-gubernur-jatim-sampaikan-duka</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 18 Nov 2023 08:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[gubernur]]></category>
		<category><![CDATA[jatuhnya]]></category>
		<category><![CDATA[musibah]]></category>
		<category><![CDATA[pesawat]]></category>
		<category><![CDATA[sampaikan]]></category>
		<category><![CDATA[tucano]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=201814</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, sampaikan duka yang mendalam atas gugurnya empat awak pesawat dari musibah jatuhnya dua Pesawat Super Tucano dari Skadron Udara 21 Abdulrachman Saleh Pakis-Malang, Kamis (16/11/2023) lalu. Ditemui seusai menghadiri pengukuhan di salah satu universitas yang ada di Kota Malang, perempuan yang kerap disapa Khofifah, mengatakan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Malang</strong> &#8211; Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, sampaikan duka yang mendalam atas gugurnya empat awak pesawat dari musibah jatuhnya dua Pesawat Super Tucano dari Skadron Udara 21 Abdulrachman Saleh Pakis-Malang, Kamis (16/11/2023) lalu. Ditemui seusai menghadiri pengukuhan di salah satu universitas yang ada di Kota Malang, perempuan yang kerap disapa Khofifah, mengatakan bahwa pihaknya terus mendoakan kepada empat korban tersebut di sela-sela kegiatan.</p>



<p>“Saya sendiri sudah melakukan takziah di hari pertama malam. Saya juga sudah menyampaikan bela sungkawa kepada empat anggota keluarganya. Saya kemarin itu ada di forum bersama santri yang memenangkan musabaqoh qiroatil dan saya membacakan doa kepada ke empat almarhum. Lalu, tadi malam saat Raimuna di Trenggalek, saya juga mengajak peserta Raimuna menyampaikan duka cita dan kita berdoa untuk empat almarhum,” kata Gubernur Khofifah, Sabtu (18/11/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Tidak hanya itu, pihaknya juga telah menemui para istri dan keluarga korban yang gugur dalam menjalankan tugas tersebut. &#8220;Jadi mudah-mudahan beliau yang gugur dalam tugas, semua amal ibadahnya diterima oleh Allah dan khilafnya diampuni oleh allah dan semua anggota keluarganya diberikan kekuatan, kesabaran dan keikhlasan,” tambahnya.</p>



<p>Lebih lanjut, Khofifah juga menyampaikan jika untuk melakukan identifikasi jatuhnya pesawat tersebut, masih menunggu dari tim TNI Angkatan Udara (AU). Menurutnya saat ini, masih dilakukan proses asesmen. Untuk detail nya Khofifah juga masih menunggu penjelasan dari tim Asesmen TNI AU.</p>



<p>“Saya rasa masing-masing kan sudah terkonfirmasi, saya relatif mengikuti bahwa dari Kadispen AU juga sudah menyampaikan pesawat yang sama. Mungkin akan dilakukan proses asesmen, tapi detailnya langsung saja menunggu penjelasan dari tim Asesmen TNI AU,” imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">201814</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Duka Mendalam Selimuti Upacara Pemakaman Tiga Personel dari Musibah Jatuhnya Dua Pesawat Super Tucano</title>
		<link>https://memontum.com/duka-mendalam-selimuti-upacara-pemakaman-tiga-personel-dari-musibah-jatuhnya-dua-pesawat-super-tucano</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Nov 2023 05:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[jatuhnya]]></category>
		<category><![CDATA[mendalam]]></category>
		<category><![CDATA[musibah]]></category>
		<category><![CDATA[pemakaman]]></category>
		<category><![CDATA[personel]]></category>
		<category><![CDATA[pesawat]]></category>
		<category><![CDATA[selimuti]]></category>
		<category><![CDATA[tucano]]></category>
		<category><![CDATA[upacara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=201733</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Tiga dari empat korban meninggal dunia musibah jatuhnya dua pesawat Super Tucano di kawasan Bromo atau TNBTS (Taman Nasional Bromo, Tengger dan Semeru), dilakukan prosesi pemakaman di Taman Makam Pahlawan (TMP) Untung Suropati, Kota Malang, Jumat (17/11/2023) tadi. Pelaksanaan itu, berlangsung dengan suasana penuh duka dan isak tangis dari keluarga dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Tiga dari empat korban meninggal dunia musibah jatuhnya dua pesawat Super Tucano di kawasan Bromo atau TNBTS (Taman Nasional Bromo, Tengger dan Semeru), dilakukan prosesi pemakaman di Taman Makam Pahlawan (TMP) Untung Suropati, Kota Malang, Jumat (17/11/2023) tadi. Pelaksanaan itu, berlangsung dengan suasana penuh duka dan isak tangis dari keluarga dan rekan almarhum, saat menghantarkan ke peristirahatan terakhir.</p>



<p>Tiga personel yang menjadi korban musibah dan dimakamkan itu, yakni Kolonel Adm Widiono Hadiwijaya, Letkol Pnb Sandhra Gunawan dan Kolonel Pnb Subhan. Sementara, satu korban lain atas nama Mayor Pnb Yuda A Seta, dimakamkan di TMP Madiun.</p>



<p>“Mayor Pnb Yuda A Seta dimakamkan keluarga di TMP Madiun. Rombongan tadi sudah diberangkatkan dengan menggunakan Pesawat Hercules dari Hanggar Abdulrachman Saleh-Malang,” kata Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) TNI AU Marsekal Pertama R. Agung Sasongkojati.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Sebagai penghargaan dari negara atas Dharma Bhaktinya kepada Nusa dan Bangsa, ke empat korban mendapatkan kenaikan pangkat kehormatan atau anumerta satu tingkat dari sebelumnya. &#8220;Kenaikan pangkatnya naik satu tingkat. Dengan segala fasilitas yang diberikan, kepada personel yang gugur dalam tugas. Yang semula adalah kolonel menjadi marsekal pertama TNI, kemudian yang semula letnal kolonel menjadi kolonel penerbangan anumerta dan dari mayor menjadi letnal penerbang kolonel anumerta,” jelasnya.</p>



<p>Dalam prosesi pemakaman, ketiganya dimakamkan secara bersamaan dan berdekatan. Kemudian, pada upacara penghormatan juga dilakukan tembakan salvo oleh prajurit.</p>



<p>Duka mendalam juga terlihat di wajah keluarga para korban. TNI AU siap untuk menjamin dan merawat kelangsungan hidup anak dan keluarga korban yang telah ditinggalkan.</p>



<p>&#8220;Namun yang penting sekarang, bagaimana kita membuat keluarga yang tentunya sangat bersedih, untuk selalu berada dalam bantuan kita dari AU,” imbuhnya.</p>



<p>Sebagai informasi, saat ini tim investigasi juga telah mengumpulkan data terkait dengan kecelakaan Pesawat Tucano, dengan mengamankan barang-barang yang merupakan alat investigasi serta akan mengamankan data flight recorder dari pesawat.<strong> (rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">201733</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hearing Musibah Kolam Renang Tirta Jwalita, FMPA Trenggalek Minta Satgas PPA Buat Laporan Polisi</title>
		<link>https://memontum.com/hearing-musibah-kolam-renang-tirta-jwalita-fmpa-trenggalek-minta-satgas-ppa-buat-laporan-polisi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Jul 2023 07:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[buat]]></category>
		<category><![CDATA[fmpa]]></category>
		<category><![CDATA[hearing]]></category>
		<category><![CDATA[jwalita]]></category>
		<category><![CDATA[kolam]]></category>
		<category><![CDATA[laporan]]></category>
		<category><![CDATA[minta]]></category>
		<category><![CDATA[musibah]]></category>
		<category><![CDATA[polisi]]></category>
		<category><![CDATA[renang]]></category>
		<category><![CDATA[Satgas]]></category>
		<category><![CDATA[tirta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=193847</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Hearing lanjutan terkait musibah di Kolam Renang Tirta Jwalita, yang mengakibatkan tiga bocah SD meninggal, kembali digelar di DPRD Trenggalek. Dalam hearing yang juga dihadiri Kasatreskrim Polres Trenggalek, Iptu Agus Salim, Forum Masyarakat Peduli Anak (FMPA) meminta Satuan Tugas (Satgas) segera membuat Laporan Polisi (LP). Ketua Forum Masyarakat Peduli Anak (FMPA), Imam [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Hearing lanjutan terkait musibah di Kolam Renang Tirta Jwalita, yang mengakibatkan tiga bocah SD meninggal, kembali digelar di DPRD Trenggalek. Dalam hearing yang juga dihadiri Kasatreskrim Polres Trenggalek, Iptu Agus Salim, Forum Masyarakat Peduli Anak (FMPA) meminta Satuan Tugas (Satgas) segera membuat Laporan Polisi (LP).</p>



<p>Ketua Forum Masyarakat Peduli Anak (FMPA), Imam Bahrudin, mengatakan bahwa permintaannya itu sebagai tindak lanjut peristiwa yang terjadi pada Minggu (04/06/2023) lalu. Karena, dari kejadian itu, perlu ditindaklanjuti agar tidak terulang kembali.</p>



<p>&#8220;Intinya, kami mendesak Satgas Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Trenggalek untuk melaporkan kasus itu ke polisi,&#8221; katanya, Jumat (21/07/2023) siang.</p>



<p>Menurutnya, peristiwa yang terjadi di kolam renang milik Pemerintah Daerah, itu sudah ditangani pihak kepolisian dan bisa ditingkatkan ke tahap selanjutnya atau penyelidikan. &#8220;Sebenarnya, tidak harus masyarakat yang melaporkan. Tetapi Pemkab Trenggalek punya Satgas PPA, yang dilantik pada tahun 2022. Dan, kami meminta agar Satgas PPA melaporkan kasus ini. Bahkan, kebetulan Ketua Harian Satgas PPA adalah Kasatreskrim Polres Trenggalek,&#8221; terang Imam.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Satgas PPA, sambungnya, adalah pihak yang paling layak untuk melaporkan kasus tersebut ke kepolisian dan bukan masyarakat yang tidak atau kurang memahami perkara perlindungan anak. &#8220;Kalau modal berani saja, saya ya berani. Tetapi yang lebih tahu kan Satgas PPA,&#8221; terangnya.</p>



<p>Terkait kesiapan Satgas PPA sendiri, ujarnya, menurut masih 50 persen. Walaupun, sudah ada kesiapan untuk bertemu dan akan berkomunikasi dengan Satreskrim. Dirinya berharap, kasus ini bisa segera ditindaklanjuti. Sehingga, bisa menjadi bahan evaluasi agar ke depan tidak terjadi kembali.</p>



<p>Kasatreskrim Polres Trenggalek, Iptu Agus Salim, mengatakan bahwa dalam hearing kali ini pihaknya hanya menyampaikan hasil penyelidikan atas kasus di Kolam Renang Tirta Jwalita. &#8220;Jadi dalam hearing kali ini, kami sampaikan jika hasil penyelidikan mengatakan peristiwa tersebut merupakan tindak pidana dan berlanjut pada proses penyidikan. Namun, penyidikan baru bisa dilakukan jika ada Laporan Polisi (LP) sebagai pijakan,&#8221; ujar Agus Salim.</p>



<p>Dalam kasus ini, Satreskrim Polres Trenggalek hanya menggunakan asas manfaat dan tidak menggunakan kewenangan LP model A. Karena, dari pihak keluarga korban tidak ingin membawa permasalahan ini ke ranah hukum.</p>



<p>Sehingga dalam forum tersebut, Satreskrim menyampaikan sesuai Pasal nomor 108 KUHAP menyebutkan bahwa setiap orang yang melihat, menyaksikan atau mengalami bisa melaporkan kejadian tersebut dengan menerbitkan LP. &#8220;Kalau nanti ada yang melaporkan kejadian ini, mekanismenya penerimaan Laporan yang akan masuk ke SPKT terlebih dahulu. Selanjutnya dasar LP tersebut akan dilakukan pemeriksaan pihak pelapor, kemudian baru masuk ke tahap penyidikan,&#8221; paparnya.<strong> (mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">193847</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
