<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>muslim &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/muslim/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 21 Mar 2026 14:49:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>muslim &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Bupati Pasuruan Gelar Salat Id bersama Ribuan Umat Muslim di Masjid Agung Bangil</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-pasuruan-gelar-salat-id-bersama-ribuan-umat-muslim-di-masjid-agung-bangil</link>
					<comments>https://memontum.com/bupati-pasuruan-gelar-salat-id-bersama-ribuan-umat-muslim-di-masjid-agung-bangil#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Mar 2026 06:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Bangil]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Masjid]]></category>
		<category><![CDATA[muslim]]></category>
		<category><![CDATA[ribuan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231188</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, bersama puluhan ribu Umat Islam melaksanakan ibadah Salat Id (Hari Raya Idul Fitri) 1447 hijriah di Masjid Agung Bangil, Sabtu (20/03/2026) tadi. Dalam pelaksanaan itu, sejak pukul 05.00, jamaah sudah memenuhi Masjid Jami&#8217; di Kecamatan Bangil ini. Bahkan, di sepanjang jalan menuju masjid sampai Alun-Alun Bangil, jamaah sudah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, bersama puluhan ribu Umat Islam melaksanakan ibadah Salat Id (Hari Raya Idul Fitri) 1447 hijriah di Masjid Agung Bangil, Sabtu (20/03/2026) tadi. Dalam pelaksanaan itu, sejak pukul 05.00, jamaah sudah memenuhi Masjid Jami&#8217; di Kecamatan Bangil ini. Bahkan, di sepanjang jalan menuju masjid sampai Alun-Alun Bangil, jamaah sudah memenuhi lokasi.</p>



<p>Tepat pukul 06.30, Salat Id dimulai. Sebagai imam adalah Habib Ubaidillah bin Idrus Al Habsyi dari Surabaya. Sementara sebelum Salat Id berlangsung, Mas Rusdi-sapaan Bupati Pasuruan, diminta untuk memberikan sambutan di hadapan para jamaah.</p>



<p>&#8220;Selamat berlebaran bersama keluarga tercinta. Minal Aidzin wal Faidzin, mohon maaf lahir dan batin,&#8221; kata Bupati Pasuruan.</p>



<p>Mas Rusdi juga memohon doa agar rencana Pemerintah Kabupaten Pasuruan untuk melakukan banyak pembangunan, mulai dari revitalisasi Alun-Alun Bangil, pembangunan jalan lingkar dan program pembangunan penting lainnya, dapat berjalan lancar dan sesuai harapan masyarakat. &#8220;Kami mohon dukungan kepada seluruh masyarakat, agar rencana pembangunan di ibu kota Kabupaten Pasuruan di Bangil tahun ini dan tahun depan, dapat terealisasi dengan baik dan tanpa kendala apapun,&#8221; tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Tidak selesai sampai di situ, Mas Rusdi juga meminta masyarakat, apabila menemui banyak anak-anak yang putus sekolah atau bahkan tidak bersekolah karena tidak mampu, warga miskin yang sangat kekurangan atau bahkan warga kurang mampu yang dalam kondisi kesakitan, hingga warga sangat miskin yang belum dapar bantuan dari pemerintah, untuk segera dilaporkan ke pemerintah terdekat. Baik itu pemerintah desa atau kelurahan maupun Kecamatan.</p>



<p>&#8220;Kalau ada warga yang tidak bisa makan atau putus sekolah, panjenengan yang mengetahui tolong beritahu ke pemerintah terdekat. Karena dari pemerintah, ada banyak program untuk membantu masyarakat yang kurang mampu. Kesehatan kita punya UHC. Janda yatim yang belum dapat bantuan, dibantu dimasukkan data agar dapat bantuan dari pemerintah. Anak putus atau tidak bisa sekolah ada Program Sekolah Rakyat dan itu gratis,&#8221; terang Mas Rusdi.</p>



<p>Bupati juga menegaskan bahwa pemerintah daerah sangat terbuka dalam menerima kritik, saran dan masukan untuk perbaikan pelayanan pemerintahan Kabupaten Pasuruan. &#8220;Pemerintah punya keterbatasan, mari sama-sama rukun dan bersatu. Insyaallah, kita akan bisa mewujudkan pembangunan yang inklusif, maju dan sejahtera. Saran, kritik dan masukan kami tunggu demi pembangunan yang semakin maju di Kabupaten Pasuruan,&#8221; paparnya.</p>



<p>Seusai pelaksanaan salat berjamaah, acara pun diakhiri dengan sesi bersalam-salaman dengan seluruh jamaah yang hadir, sebagai tanda saling memaafkan di momen Idul Fitri. <strong>(kom/pas/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/bupati-pasuruan-gelar-salat-id-bersama-ribuan-umat-muslim-di-masjid-agung-bangil/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231188</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peringati Hari Santri Nasional 2025, Disdikbud Imbau Pelajar Gunakan Busana Muslim</title>
		<link>https://memontum.com/peringati-hari-santri-nasional-2025-disdikbud-imbau-pelajar-gunakan-busana-muslim</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Oct 2025 05:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[busana]]></category>
		<category><![CDATA[Disdikbud]]></category>
		<category><![CDATA[gunakan]]></category>
		<category><![CDATA[muslim]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[pelajar]]></category>
		<category><![CDATA[peringati]]></category>
		<category><![CDATA[Santri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226951</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2025, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang mengimbau seluruh pelajar TK hingga SMP untuk mengenakan busana muslim. Imbauan itu untuk dilakukan selama tiga hari, mulai Rabu (22/10/2025) besok, hingga Jumat (24/10/2025) lusa. Kepala Disdikbud Kota Malang, Suwarjana, menyampaikan bahwa kebijakan tersebut berlaku bagi siswa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2025, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang mengimbau seluruh pelajar TK hingga SMP untuk mengenakan busana muslim. Imbauan itu untuk dilakukan selama tiga hari, mulai Rabu (22/10/2025) besok, hingga Jumat (24/10/2025) lusa.</p>



<p>Kepala Disdikbud Kota Malang, Suwarjana, menyampaikan bahwa kebijakan tersebut berlaku bagi siswa yang beragama Islam. Sedangkan bagi pelajar non-Muslim, dapat menyesuaikan dengan busana yang sopan sesuai keyakinannya.</p>



<p>“Kami mengimbau siswa yang beragama Islam mengenakan busana muslim selama tiga hari dalam rangka HSN. Untuk yang non-Muslim, menyesuaikan saja,” ujar Suwarjana, Selasa (21/10/2025) tadi.</p>



<p>Tidak hanya itu, para pelajar menurutnya juga diperbolehkan menggunakan sarung dan aksesoris lainnya yang bernuansa islami. “Kalau memakai sarung silakan, alas kaki menyesuaikan saja. Kalau pakai sarung sebaiknya jangan memakai sepatu, tapi kalau tetap ingin memakai sepatu juga tidak masalah,” tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Menurutnya, momentum HSN ini bukan sekadar seremonial saja. Melainkan memiliki makna mendalam dalam menanamkan nilai keimanan dan ketakwaan di kalangan pelajar.</p>



<p>“Santri itu juga murid. Jadi melalui momentum HSN ini, kami ingin menanamkan nilai iman dan takwa, bahwa seorang santri harus mengikuti aturan dan nasihat gurunya. Karena guru atau kiai pasti mengajarkan kebaikan,” katanya.</p>



<p>Lebih lanjut Suwarjana juga menyinggung, akan pentingnya pembentukan karakter di tengah tantangan pergaulan modern, terutama dengan maraknya konten negatif di media sosial. “Kalau melihat kondisi sekarang, anak-anak perlu pembatasan dan penguatan karakter positif. Karena banyak konten yang tidak pantas ditonton. Ini menjadi tanggung jawab bersama, termasuk Kominfo, untuk bisa membatasi atau memblokir konten negatif bagi pelajar,” imbuh Suwarjana. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226951</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sambut Hari Santri Nasional, Wali Kota Habib Hadi Ajak Gowes Jumat Bersarung dan Berbusana Muslim</title>
		<link>https://memontum.com/sambut-hari-santri-nasional-wali-kota-habib-hadi-ajak-gowes-jumat-bersarung-dan-berbusana-muslim</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 Oct 2023 04:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[berbusana]]></category>
		<category><![CDATA[bersarung]]></category>
		<category><![CDATA[muslim]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[sambut]]></category>
		<category><![CDATA[Santri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=200241</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Wali Kota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin mengawali Peringatan Hari Santri Nasional tahun 2023, dengan gowes santai, Jumat (20/10/2023) pagi. Gowes itu, dilaksanakan bersama jajaran Forkopimda, perwakilan santri, pelajar SMP/MTs se Kota Probolinggo juga atlet balap sepeda Kota Probolinggo dan komunitas gowes. Pelepasan ribuan peserta, itupun berlangsung di depan kantor Wali Kota [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Wali Kota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin mengawali Peringatan Hari Santri Nasional tahun 2023, dengan gowes santai, Jumat (20/10/2023) pagi. Gowes itu, dilaksanakan bersama jajaran Forkopimda, perwakilan santri, pelajar SMP/MTs se Kota Probolinggo juga atlet balap sepeda Kota Probolinggo dan komunitas gowes.</p>



<p>Pelepasan ribuan peserta, itupun berlangsung di depan kantor Wali Kota Probolinggo, Jalan Panglima Sudirman, No 19, Kelurahan Tisnonegaran. Prosesi itu, dilakukan oleh Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) Kota Probolinggo, Rahmadeta Antariksa.</p>



<p>“Terima kasih atas partisipasi para peserta sekalian, karena turut mendampingi Bapak Wali Kota dalam gowes peringatan HSN 2023. Semoga kegiatan ini berjalan dengan baik dan dapat kembali dengan selamat,” katanya.</p>



<p>Dalam gowes pagi tadi, semua peserta mengenakan baju muslim. Untuk pria, mengenakan baju olah raga dan bersarung. Sedangkan untuk wanita, mengenakan baju muslimah berhijab dan untuk mereka yang non muslim dengan busana menyesuaikan.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Start dari depan kantor Wali Kota Probolinggo, rute selanjutnya yang ditempuh peserta mulai Jalan Panglima Sudirman-Jalan Brantas-Jalan Bengawan Solo-Jalan Sunan Bonang-Jalan KH Wahid Hasyim-Jalan Cokroaminoto-Jalan Pahlawan-Jalan Panglima Sudirman dan finish kembali di kantor Wali Kota Probolinggo.</p>



<p>Sebagai informasi, tahun ini hari santri mengusung tema &#8216;Jihad Santri Jayakan Negeri&#8217;. Sejalan dengan hal tersebut, Pemkot setempat mengajak terus berjuang membangun kejayaan negeri dengan semangat jihad intelektual di era transformasi digital.</p>



<p>Kepala Dispopar Kota Probolinggo, Rahmadeta Antariksa, mengatakan bahwa HSN ditetapkan dengan keputusan Presiden RI Nomor 22 Tahun 2015, bahwa HSN diperingati setiap 22 Oktober. Pria yang sebelumnya bertugas di DLH itu menambahkan, giat ini selain dimaksudkan untuk mengingat heroisme perjuangan para santri dahulu, juga merupakan ajang silaturahmi antara pemerintah dengan masyarakat. Sekaligus memberikan wadah kegiatan yang positif di lingkungan Pemkot Probolinggo.</p>



<p>&#8220;Mari kita peringati HSN tahun ini dengan baik. Sehingga ke depan, santri makin jaya untuk negeri,” tegasnya.</p>



<p>Tidak lama, rombonganpun terpantau memasuki garis finish tepat 40 menit kemudian. Sambil melepas lelah seusai mengayuh sepeda sepanjang 10 kilometer, sejumlah hadiah berupa peralatan elektronik, seperti setrika, kipas angin, dispenser, penanak nasi elektrik, kitchenware, kompor gas dan ragam hadiah menarik lainnya, siap dibagikan pada peserta yang beruntung. “Hadiah utama, masing-masing satu unit sepeda gunung dan lemari es support dari Bank Jatim,” ujar Deta.</p>



<p>Peserta yang beruntung adalah Radiwiyono, pria yang domisili di Perum Pakistaji Kelurahan Pakistaji Kecamatan Wonoasih, memperoleh satu unit sepeda gunung. ”Alhamdulillah, saya niatkan (hadiah sepeda gunung ini) untuk istri. Agar next, bisa gowes bareng. Terimakasih, semoga Pemerintah Kota Probolinggo, semakin maju, semakin jaya dan semakin unggul,” ujar anggota komunitas gowes itu.</p>



<p>Sedangkan hadiah utama kedua, berupa satu unit lemari es, berhasil dibawa pulang oleh Pecut, warga asal Kelurahan Wiroborang, Kecamatan Mayangan yang juga adalah staf dari DKPPP Kota Probolinggo.“Nggak disangka-sangka ini, Jumat berkah ya. Alhamdulillah. Selamat Hari Santri, semoga tahun depan lebih meriah lagi,” ujarnya.<strong> (kom/pix/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">200241</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Perkuat Kerukunan, Pemkot Malang Gelar Silaturahmi dengan Tokoh Non Muslim di Klenteng Eng An Kiong</title>
		<link>https://memontum.com/perkuat-kerukunan-pemkot-malang-gelar-silaturahmi-dengan-tokoh-non-muslim-di-klenteng-eng-an-kiong</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Jul 2023 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[dengan]]></category>
		<category><![CDATA[gelar]]></category>
		<category><![CDATA[kerukunan]]></category>
		<category><![CDATA[kiong]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[klenteng]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[muslim]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[perkuat]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[silaturahmi]]></category>
		<category><![CDATA[tokoh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=194172</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kota Malang, melakukan silaturahmi bersama dengan Tokoh dan Umat Beragama Non Muslim di Klenteng Eng An Kiong, Jalan Martadinata No 1 Kelurahan Kota Lama, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Selasa (25/07/2023) tadi. Dalam kegiatan itu, turut hadir Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kota Malang, melakukan silaturahmi bersama dengan Tokoh dan Umat Beragama Non Muslim di Klenteng Eng An Kiong, Jalan Martadinata No 1 Kelurahan Kota Lama, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Selasa (25/07/2023) tadi. Dalam kegiatan itu, turut hadir Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), Rinawati, yang mewakili Wali Kota Malang, Sutiaji, Kepala Bagian Kesra Kota Malang, Mabrur, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Malang, Ahmad Taufik Kusuma serta Tokoh dan Umat Beragama Konghucu.</p>



<p>Kepala Bakesbangpol Kota Malang, Rinawati, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dilakukan guna untuk menciptakan kerukunan bersama antara umat dan tokoh agama. Selain itu, juga untuk bersinergi dalam menjaga kerukunan umat beragama di Kota Malang.</p>



<p>“Ini yang menyelanggarakan dari Kabag Kesra, Pak Mabrur. Jadi ini memang agenda bapak Wali Kota silaturahmi ke tempat ibadah non muslim. Tujuannya tentu untuk menciptakan bersama-sama kerukunan umat dan tokoh agama, serta bersinergi untuk menjaga kerukunan umat beragama di Kota Malang,” kata Rinawati, seusai memberikan sambutan.</p>



<p>Wanita yang kerap disapa Rina, juga menyampaikan bahwa memasuki tahun-tahun politik maka seluruh tokoh dan umat beragama juga berperan serta mengawal proses demokrasi, agar berjalan dengan damai. Karena itu pihaknya berpesan agar mereka tidak terpengaruh provokasi.</p>



<p>“Karena memasuki tahun-tahun politik ada kemungkinan-kemungkinan yang begini dan begitu, jadi jangan sampai terpengaruh oleh provokasi. Maka, kami bersama-sama harus menciptakan kerukunan,” katanya.</p>



<p><strong>Baca Juga :</strong></p>





<p>Sehingga, melalui forum tersebut, Rina berharap para tokoh bisa meneruskan dan menginformasikan kepada para umatnya untuk menyukseskan penyelenggaraan Pemilu 2024 mendatang. “Menyukseskan itu juga menggunakan hak suara, jadi jangan gampang terprovokasi informasi yang bisa menyesatkan dan memecah belah. Apalagi di era saat ini media sosial yang sedang berkembang itu informasinya luar biasa dan bisa mempengaruhi pola pikir, pola tindak. Maka itu yang harus diantisipasi. Gunakan medsos dengan bijak,” tegasnya.</p>



<p>Sementara itu, Ketua FKUB Kota Malang, Ahmad Taufik Kusuma, mengatakan bahwa umat beragam mempunyai posisi strategis untuk mewujudkan situasi kondusif. Terlebih, menurutnya mereka adalah orang yang berwibawa untuk menyampaikan pesan kepada umatnya.</p>



<p>“Karena keberadaan mereka itu sangat vital dan sangat penting untuk memberikan kontribusi terwujudnya situasi yang damai, aman, nyaman dan kondusif. Apalagi di konghucu selama ini juga sangat konusif, tidak pernah terjadi permasalahan walaupun itu kecil, sehingga ini dapat kita jadikan sebuah contoh,” jelasnya.</p>



<p>Lebih lanjut, menurutnya dalam menghadapi pesta demokrasi mendatang, para umat beragama harus tetap menjaga kerukunan dengan sebaik-baiknya, disamping menggunakan hak suaranya.</p>



<p>“Saya rasa tokoh umat beragama ini sangat penting untuk menyampaikan pesannya kepada umatnya masing-masing. Agat mereka nantinya menjaga kerukunan dengan sebaik baiknya dan juga meredam adanya gesekan-gesekan kecil yang muncul,” imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">194172</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
