<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Nabrak Tiang Listrik &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/nabrak-tiang-listrik/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 14 Jan 2022 13:32:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Nabrak Tiang Listrik &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Dua Truk Blong Berhenti Setelah Hantam Ruko dan Tiang Listrik, Gandengan dan Kepala Terputus</title>
		<link>https://memontum.com/dua-truk-blong-berhenti-setelah-hantam-ruko-dan-tiang-listrik-gandengan-dan-kepala-terputus</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Jan 2022 13:32:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Hantam Ruko]]></category>
		<category><![CDATA[Nabrak Tiang Listrik]]></category>
		<category><![CDATA[ruko]]></category>
		<category><![CDATA[Truk Blong]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=161803</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Terkait kejadian kecelakaan dua truk gandeng yang terjadi di jalan protokol penghubung Jember-Banyuwangi, Kapolsek Sempolan (Silo), AKP Suhartanto, menyebut bahwa penyebabnya karena rem blong. Truk kemudian menyerempet kendaraan yang dikendarai warga. Laju armada itu terhenti, setelah menghantam ruko milik warga hingga terguling. &#8220;Kedua truk gandeng bermuatan gula ini sama-sama melaju dari arah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Terkait kejadian kecelakaan dua truk gandeng yang terjadi di jalan protokol penghubung Jember-Banyuwangi, Kapolsek Sempolan (Silo), AKP Suhartanto, menyebut bahwa penyebabnya karena rem blong.</p>



<p>Truk kemudian menyerempet kendaraan yang dikendarai warga. Laju armada itu terhenti, setelah menghantam ruko milik warga hingga terguling. &#8220;Kedua truk gandeng bermuatan gula ini sama-sama melaju dari arah Banyuwangi ke Jember. Nah sesampainya di jalan turunan sebelum Balai Desa Sumberjati, kedua truk mengalami rem blong,&#8221; katanya.</p>



<p>Untuk truk gandeng pertama, AKP Suhartanto menjelaskan, diduga karena lajunya yang kencang. Antara kepala truk dan gandengannya sampai putus. &#8220;Gandengannya terguling di depan Balai Desa Sumberjati (di bahu kanan jalan). Kemudian kepalanya truk, melaju kencang sampai terguling di sekitar pasar setelah Masjid Besar Al Mukhlisin,&#8221; ujar Kapolsek.</p>



<p>Karena melaju cukup kencang, mengakibatkan kecelakaan beruntun. &#8220;Di sana kepala truk menumbur mobil Avanza dan sepeda motor di depannya. Kemudian, menghantam 5 bangunan ruko di bahu kanan jalan. Juga menabrak motor KLX dan mobil pick up warna merah sampai ringsek yang sedang parkir. Setelah itu baru berhenti,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Sementara itu, untuk truk gandeng kedua berplat P 9754 UG yang melaju searah dengan truk gandeng pertama di belakangnya, juga mengalami rem blong. &#8220;Namun sopir masih bisa mengendalikan laju truknya dan menabrak tiang listrik yang ada di bahu kanan jalan. Sopir juga tidak apa-apa (tidak mengalami luka),&#8221; ujar AKP Suhartanto</p>



<p>Untuk truk gandeng pertama yang alami kecelakaan, antara kepala truk dengan gandengannya terpisah kurang lebih sejauh 1 km. Selain itu, terkait kecelakaan tersebut juga sampai menyebabkan kemacetan kendaraan dari dua arah sepanjang kurang lebih 4 km. &#8220;Selain itu muatan gulanya sampai tumpah di tengah jalan dan saat ini masih dilakukan proses evakuasi,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Sementara itu, pemilik ruko korban kecelakaan truk menjelaskan kalau laju truk sangat kencang sebelum menghatam ruko miliknya. Akibat terjangan armada angkutan barang tersebut, ruko miliknya mengalami rusak parah.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>Salah seorang pemilik bangunan ruko yang tertabrak truk, Samsul (43) mengatakan saat kejadian kecelakaan itu, dirinya berada di dalam toko. &#8220;Tiba-tiba truk fuso itu melaju dengan kencang, dari arah timur. Terus truk ini naik ke trotoar, kemudian nabrak tembok saya (samping kanan kiri). Toko (bangunan ruko) yang tertabrak ada 5 ini,&#8221; kata Samsul.</p>



<p>Dia menyebut kejadian terjadi pada sekitar pukul 15.00. &#8220;Karena melajunya kencang (truk gandeng pertama). Bahkan sangking kencangnya. Sambungannya putus di sana (sambil menunjuk arah timur),&#8221; ucapnya.</p>



<p>Samsul menyebut ada korban dari kecelakaan tersebut. Diketahui ada seorang penjual tahu yang tertabrak. &#8220;Rombong (lapak jualan) nya ditabrak. Korbannya langsung dibawa ke rumah sakit. Di depan toko saya ada 3 motor tertabrak dan kerusakan di ruko saya tembok kanan kiri hancur. Saya tahunya truk membawa muatan gula pasir,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Diberitakan sebelumnya, kecelakaan melibatkan dua truk fuso gandeng bermuatan gula berplat P 9033 UG dan P 9754 UG, terjadi di Jalur Utama Banyuwangi – Jember atau kawasan Pasar Sempolan, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, Jumat (14/01/2022) sekitar pukul 15.00. Diduga, terlibatnya dua kendaraan tersebut bertabrakan, akibat mengalami rem blong.</p>



<p>Mirisnya, akibat kejadian itu, juga merusak sejumlah bangunan di tepi jalan. Tidak kurang sekitar lima bangunan, turut terdampak. Termasuk, tiang listrik pun juga menjadi sasaran kendaraan berat tersebut</p>



<p>Kapolsek Sempolan ( Silo), AKP Suhartanto, saat dikonfirmasi mengatakan kecelakaan tersebut menyebabkan 3 orang luka. Korban luka langsung dibawa ke RSD dr. Soebandi, Kecamatan Patrang, Jember.</p>



<p>“Dari penanganan awal yang kami lakukan, ada tiga orang luka. Yakni, dimungkinkan adalah sopir dan kernet truk gandeng pertama (P 9033 UG) dan satu orang lainnya belum bisa dipastikan. Apakah pemilik kendaraan atau warga,” kata Suhartanto saat dikonfirmasi di lokasi kejadian. <strong>(rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">161803</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Nabrak Tiang Listrik, 2 ABG Tewas di Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/nabrak-tiang-listrik-2-abg-tewas-di-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Feb 2018 10:30:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Nabrak Tiang Listrik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=25049</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang&#8212;Kecelakaan lalu lintas di Jl Raya Hamid Rusdi, Kelurahan Bunul, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, kembali menelan korban jiwa, Rabu (7/2/2018) sekitar pukul 00.30. Hal itu terjadi setelah Alfin Anggelino Setiawan (17) warga Jl Wiroto Gang VII, Kecamatan Blimbing memgendarai Motor Honda Beat Nopol N-3686-AAQ menabrak tiang listrik. Akibat dari kejadian itu, Alfin tewas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang&#8212;</strong>Kecelakaan lalu lintas di Jl Raya Hamid Rusdi, Kelurahan Bunul, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, kembali menelan korban jiwa, Rabu (7/2/2018) sekitar pukul 00.30. Hal itu terjadi setelah Alfin Anggelino Setiawan (17) warga Jl Wiroto Gang VII, Kecamatan Blimbing memgendarai Motor Honda Beat Nopol N-3686-AAQ menabrak tiang listrik.</p>
<p>Akibat dari kejadian itu, Alfin tewas di lokasi kejadian dengan luka parah di kepala. Begitu juga dengan Nirwana Sanca Roby (17) warga Jl Wiroto Gang VII, yang dibonceng juga mengalami luka parah di kepala dan tewas seketika. Sedangkan Gilang Mahendra (17) warga Jl Wiroto Gang IV, yang duduk paling belakang mengalami luka di bagian wajah hingga segera saja dilarikan ke IGD. Jenazah Alfin dan Sanca kemudian dibawa ke kamar mayat RSSA Malang untuk mendapat  visum dokter.</p>
<p>Informasi Memo X (grup <a href="https://memontum.com" target="_blank" rel="noopener noreferrer" data-saferedirecturl="https://www.google.com/url?hl=id&amp;q=https://memontum.com&amp;source=gmail&amp;ust=1518084742313000&amp;usg=AFQjCNFALO5YQViUxm_Epm3WMz_KxVUgJg">memontum.com</a>) menyebutkan bahwa Alfin mengendarai motor berboncengan tiga melaju dari barat ke timur. Saat jalanan cukup menikung, Alfin yang melajukan motornya dengan kecepatan tinggi kehilangan kontrol. Motornya melaju kencang menabrak tiang listrik yang berada di pinggir jalan.</p>
<p>Benturan keras pun terjadi hingga ketiga ABG (Anak Baru Gede) ini tergeletak di pinggir jalan. Karena suara benturannya cukup keras, warga pun banyak yang keluar rumah untuk melihat yang terjadi. Saat mereka hendak memberikan pertolongan  diketahui bahwa Alfin dan Sanca sudah dalam kondisi tak bernyawa. Kejadian ini kemudian dilaporkan ke unit Laka Lantas Polres Malang Kota. Jenazah Alfin dan Sanca kemudian dibawa ke kamar mayat RSSA Malang sedangkan Gilang dibawa ke IGD RSSA Malang. &#8220;Dugaan out of control,&#8221; ujar Iptu Sutadi, Kanit lala lantas Polres Malang Kota. (gie/yan)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">25049</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
