<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Nahdliyin &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/nahdliyin/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 16 Mar 2024 13:38:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Nahdliyin &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Sikapi Pilpres, Ketua PBNU Pastikan Warga Nahdliyin Taat Rais Aam</title>
		<link>https://memontum.com/sikapi-pilpres-ketua-pbnu-pastikan-warga-nahdliyin-taat-rais-aam</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Jan 2024 06:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Nahdliyin]]></category>
		<category><![CDATA[pastikan]]></category>
		<category><![CDATA[pilpres]]></category>
		<category><![CDATA[sikapi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=205418</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Viral di media sosial ucapan Nadirsyah Hosen (Gus Nadir) yang menyebut pimpinan tertinggi Nahdlatul Ulama (NU), bukan Rais Aam. Melainkan para Kiai Langitan. Gus Nadir merupakan akademisi yang mengajar di Monash University. Gus Nadir Hosen sendiri sejak tahun 2005, sudah dipercaya sebagai Rais Syuriah, atau Pengurus Cabang Istimewa NU di Australia dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang </strong>&#8211; Viral di media sosial ucapan Nadirsyah Hosen (Gus Nadir) yang menyebut pimpinan tertinggi Nahdlatul Ulama (NU), bukan Rais Aam. Melainkan para Kiai Langitan.</p>



<p>Gus Nadir merupakan akademisi yang mengajar di Monash University. Gus Nadir Hosen sendiri sejak tahun 2005, sudah dipercaya sebagai Rais Syuriah, atau Pengurus Cabang Istimewa NU di Australia dan Selandia Baru.</p>



<p>Menanggapi viralnya video di sejumlah lini masa, Ketua PBNU Bidang Keagamaan, KH Ahmad Fahrur Rozi, menegaskan bahwa Rais Am PBNU adalah pemimpin tertinggi NU. Posisi Rai Aam, di atas semua kiai-kiai yang lain.</p>



<p>&#8220;Rais Aam adalah pemimpin tertinggi dan ketua umum yang sebenarnya dalam tradisi NU. Sedangkan Ketum Tanfidziyah adalah pelaksana, ibarat kiai dalam pengasuh pesantren dengan lurah di pondok pesantren (Ponpes),&#8221; kata Gus Fahrur-sapaan akrabnya, Selasa (30/01/2024) tadi.</p>



<p>Masih menurut Gus Fahrur yang juga Pengasuh Ponpes An Nur 1 Bululawang Kabupaten Malang itu, bahwa secara aturan sudah seharusnya semua warga NU termasuk Ketum PBNU dan jajaran tanfidziyah selaku pelaksana wajib, taat kepada titah Rais Aam selaku pemimpin Syuriyah NU tertinggi. &#8220;Di dalam Anggaran Dasar NU itu disebutkan, bahwa Syuriyah adalah pemimpin tertinggi Nahdlatul ulama dan mengendalikan kebijakan umum organisasi,&#8221; tegas Gus Fahrur.</p>



<p><strong>Baca Juga :</strong></p>





<p>Dirinya menambahkan, sejauh ini kaum Nahdliyin sangat patuh dan mendengar saran nasehat Rais Aam. &#8220;Kami yakin warga Nahdliyin sudah cerdas semua ya. Warga Nahdliyin sangat patuh terhadap Rais Aam, termasuk dalam Pemilu Pilpres tahun ini,&#8221; papar Gus Fahrur.</p>



<p>Sebagai informasi, Rais Aam adalah jabatan paling tinggi di dalam tubuh kepengurusan Nahdlatul Ulama. Keberadaannya ada di dalam jajaran syuriah atau sesepuh yang dimuliakan.</p>



<p>Jabatan Rais Aam dibantu oleh Wakil, Katib Aam dan A&#8217;wan. Jabatan Rais Aam pertama kali dalam struktur NU diemban KH Hasyim Asy&#8217;ari dengan gelar Rais Akbar. Sebab, beliau sebagai pendiri sekaligus pimpinan tertinggi pertama kali di dalam Nahdlatul Ulama ketika itu.</p>



<p>Sepeninggal KH Hasyim Asy’ari, jabatan tertinggi tidak lagi disebut Rais Akbar, melainkan Rais Aam. Saat ini, pejabat Rais Aam masa khidmat 2022-2027 adalah KH Miftachul Akhyar. <strong>(hms/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">205418</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Nahdliyin Gedangan Insyaallah Siap Dukung dr Umar</title>
		<link>https://memontum.com/nahdliyin-gedangan-insyaallah-siap-dukung-dr-umar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Jul 2020 10:23:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[dr Umar Usman]]></category>
		<category><![CDATA[Gedangan]]></category>
		<category><![CDATA[Nahdliyin]]></category>
		<category><![CDATA[Pilbup Malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/118199-nahdliyin-gedangan-insyaallah-siap-dukung-dr-umar</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Meski dr Umar Usman masih berstatus sebagai Bakal Calon Bupati Malang untuk periode 2020-2025 mendatang, namun dukungan terhadap Ketua Tanfidziyah PC NU Kabupaten Malang ini terus mengalir. Salah satunya dari ustad Khariri Utsman Wakil Rois MWC NU Kecamatan Gedangan Kabupaten Malang. &#8220;Insyaallah untuk warga Nahdliyin dan Muslimat NU Kecamatan Gedangan siap mendukung [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Meski dr Umar Usman masih berstatus sebagai Bakal Calon Bupati Malang untuk periode 2020-2025 mendatang, namun dukungan terhadap Ketua Tanfidziyah PC NU Kabupaten Malang ini terus mengalir.</p>
<p>Salah satunya dari ustad Khariri Utsman Wakil Rois MWC NU Kecamatan Gedangan Kabupaten Malang.</p>
<p>&#8220;Insyaallah untuk warga Nahdliyin dan Muslimat NU Kecamatan Gedangan siap mendukung keberangkatan dr Umar untuk turut maju dalam Pilkada Kabupaten Malang Desember 2020 mendatang, &#8221; terang Khariri Kamis (2/7/2020) siang.</p>
<p>Dikatakan Khariri, hal itu dilakukan bukan tanpa alasan, salah satunya, di Kabupaten Malang ini perlu adanya perubahan, karena selama ini belum ada warga NU yang berperan penting dalam pemerintahan.</p>
<p>&#8220;Kita ambil contoh di Kabupaten Pasuruan. Dengan terpilihnya seorang calon Bupati yang agamis, para guru ngaji, Madin termasuk Pondok Pesantren mendapat perhatian penuh dari pemerintah, &#8221; tambah alumni Ponpes Sidogiri Pasuruhan sekaligus Ketua Yayayan Utsman bin Affan Gedangan ini.</p>
<p>Selaku Ketua Forum Komunikasi Pendidikan Al-Qur&#8217;an (FKPQ) Kecamatan Gedangan Khariri juga berharap, jika dr Umar terpilih jadi Bupati Malang nanti, harusnya lebih<br />
memperhatikan lembaga-lembaga diniyah dan Pondok Pesantren yang selama ini masih kurang mendapat perhatian sepenuhnya dari pemerintah.</p>
<p>&#8220;Dr Umar berangkat dari NU,untuk NU dan kembali ke NU. Artinya, manfaatnya itu harus betul-betul dirasakan warga NU. Jangan hanya oleh kalangan tertentu saja,&#8221; tandas sosok rohaniawan Islam SMPN 1 Gedangan ini berharap.</p>
<p>Di sisi lain, Khariri juga menjelaskan, untuk jumlah warga Nahdliyin NU se-wilayah Kecamatan Gedangan tidak kurang dari 30 ribu orang, terdiri dari 8 desa. Adapun untuk lembaga Madrasah Diniyah (Madin) sebanyak 8 titik dan 200 Taman Pendidikan Al Quran (TPQ).</p>
<p>Hal yang tak kalah penting, Khariri juga berharap, agar Pemerintah Kabupaten Malang ke depan menerbitkan Perda ngaji. Karena jika itu dilakukan, anak-anak muslim kita di Kabupaten Malang semuanya dengan faseh bisa baca Al Quran.</p>
<p>Begitu juga mengenai sarana maupun prasarana,yang selama ini kebanyakan masih berdiri secara mandiri atas swadaya masyarakat. Itu karena kurang maksimalnya sentuhan dari pemerintah.</p>
<p>&#8220;Saya minta kepada dr Umar, selain untuk dunia pendidikan juga dunia medis kesehatan. Kami menginginkan sekali adanya pengobatan murah serta berkualitas. Jadi bukan hanya murah tetapi tidak berkualitas.Pengobatan murah dan bisa dijangkau seluruh lapisan masyarakat ini juga harus disediakan, &#8221; pungkasnya. <strong>(sur/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">118199</post-id>	</item>
		<item>
		<title>PWNU Jatim Serukan Warga Nahdliyin Sukseskan Pemilu</title>
		<link>https://memontum.com/pwnu-jatim-serukan-warga-nahdliyin-sukseskan-pemilu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Apr 2019 12:49:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Nahdliyin]]></category>
		<category><![CDATA[pemilu 2019]]></category>
		<category><![CDATA[PWNU Jatim]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=82322</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Jelang pelaksanaan Pemilu 2019, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur menginstruksikan kepada seluruh jajaran kepengurusan di bawahnya, serta jemaah NU atau warga nahdliyin, untuk menyukseskan hajatan pemilu lima tahunan tersebut. Karena, pemilu dinilai bukan hanya agenda seremoni untuk memilih wakil rakyat dan pemimpin lima tahun sekali. Tapi lebih jauh dari itu, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Jelang pelaksanaan Pemilu 2019, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur menginstruksikan kepada seluruh jajaran kepengurusan di bawahnya, serta jemaah NU atau warga nahdliyin, untuk menyukseskan hajatan pemilu lima tahunan tersebut.</p>
<p>Karena, pemilu dinilai bukan hanya agenda seremoni untuk memilih wakil rakyat dan pemimpin lima tahun sekali. Tapi lebih jauh dari itu, pemilu menjadi sarana bagi rakyat untuk menentukan nasib bangsa dan negara ke depan. Untuk itu, PWNU Jatim menyerukan agar warga nahdliyin menggunakan hak suaranya, dan tidak golput.</p>
<p>&#8220;Kami menyerukan agar menyukseskan pemilu 17 April 2019 mendatang. Baik Pemilu Legislatif, maupun Pemilu Presiden dan Wakil Presiden RI. Karena ini merupakan hajatan politik bangsa secara keseluruhan, sebagai sarana menuju kehidupan bersama yang lebih baik,&#8221; tegas Ketua PWNU Jatim KH Marzuki Mustamar, dalam maklumat PWNU Jatim.</p>
<p>Maklumat itu, dibacakan di agenda konsolidasi organisasi yang digelar di Pondok Pesantren As-Sunniyyah Kencong, Minggu (31/3) malam. Acara ini selain dihadiri ribuan warga warga NU, juga diikuti oleh enam Pengurus Cabang NU (PCNU) di wilayah timur Jatim. Yakni PCNU Kencong, Jember, Lumajang, Bondowoso, Situbondo, dan Banyuwangi.</p>
<p>Dalam maklumat itu, PWNU Jatim juga mengintruksikan agar seluruh jajaran pengurus dan warga nahdiliyin menyelenggarakan lailatul ijtima pada Selasa (16/4) malam, beberapa saat sebelum pencoblosan.</p>
<p>Kegiatan itu sebagai instrumen organisasi untuk membahas masalah sosial, ekonomi dan budaya, yang dihadapi masyarakat di lingkungan masing-masing.</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">82322</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
