<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Nahdliyyin &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/nahdliyyin/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 22 Oct 2025 11:31:43 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Nahdliyyin &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Peringati HSN, Ribuan Warga Nahdliyyin Pamekasan Ikuti Apel</title>
		<link>https://memontum.com/peringati-hsn-ribuan-warga-nahdliyyin-pamekasan-ikuti-apel</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Oct 2025 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[Nahdliyyin]]></category>
		<category><![CDATA[peringati]]></category>
		<category><![CDATA[ribuan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227007</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pamekasan &#8211; Ribuan warga Nahdliyyin Kabupaten Pamekasan ikuti Apel Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2025 di Lapangan Nagara Bhakti Pendopo Ronggosukowati Pamekasan, Rabu (22/10/2025) tadi. Dari ribuan warga Nahdliyyin yang hadir itu, terdiri atas pengurus PCNU Pamekasan serta lembaga dan Banom, Kader GP Ansor se-Pamekasan, IPNU-IPPNU se-Pamekasan, Forkompinda Pamekasan dan sejumlah santri delegasi dari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pamekasan</strong> &#8211; Ribuan warga Nahdliyyin Kabupaten Pamekasan ikuti Apel Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2025 di Lapangan Nagara Bhakti Pendopo Ronggosukowati Pamekasan, Rabu (22/10/2025) tadi. Dari ribuan warga Nahdliyyin yang hadir itu, terdiri atas pengurus PCNU Pamekasan serta lembaga dan Banom, Kader GP Ansor se-Pamekasan, IPNU-IPPNU se-Pamekasan, Forkompinda Pamekasan dan sejumlah santri delegasi dari 20 pondok pesantren.</p>



<p>Ketua PCNU Pamekasan, KH Muchlis Nasir, menyampaikan bahwa pada tahun ini peringatan HSN berlangsung di Lapangan Pendopo sebagai bentuk sinergitas. &#8220;Ini bentuk sinergitas kami bersama Pemkab Pamekasan,&#8221; ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kiai Muchlis menambahkan, HSN sebagai bentuk refleksi bagi santri agar bangga menjadi santri dan siap membela pesantren. “Semangat Hari Santri kita jadikan refleksi bagi semua santri untuk bangga menjadi santri dan membela pesantren dalam kondisi dan situasi apapun,” tambahnya.</p>



<p>Dirinya juga menjelaskan, selain wajib membela pesantren, santri juga wajib membela kiai-kiai terutama ulama pejuang terdahulu. “Disamping sebagai bentuk penghargaan dan mengenang para ulama pejuang terdahulu,” tuturnya.</p>



<p>Sementara itu, Bupati Pamekasan, KH Kholilurrahman, menyampaikan ulama pesantren terdahulu memiliki peran besar dalam mengusir penjajah untuk kemerdekaan Republik Indonesia. “HSN sebagai peringatan agar santri tetap semangat. Semangat dalam mengisi kemerdekaan, menanamkan nilai-nilai positif dari kepesantrenan,” tambahnya. <strong>(azm/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227007</post-id>	</item>
		<item>
		<title>KH Maimun Berpulang, Warga Nahdliyyin NU Berduka</title>
		<link>https://memontum.com/kh-maimun-berpulang-warga-nahdliyyin-nu-berduka</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Aug 2019 10:32:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Nahdlatul Ulama]]></category>
		<category><![CDATA[Nahdliyyin]]></category>
		<category><![CDATA[PC NU]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=89737</guid>

					<description><![CDATA[PC NU Serukan Salat Gaib &#160; Memontum Malang &#8211; Atas berpulangnya KH Maimun Zubair saat tunaikan ibadah haji di Mekkah Senin(6/8/ 2019) pagi, jutaan warga Nahdliyin NU Kabupaten merasa kehilangan sosok yang jadi panutan ini. Hal itu seperti disampaikan dr H Umar Usman dalam wawancara via WhatsApp Senin (6/8/ 2019) siang. &#8220;Kami semua sangat berduka [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2><strong>PC NU Serukan Salat Gaib</strong></h2>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Memontum Malang </strong>&#8211; Atas berpulangnya KH Maimun Zubair saat tunaikan ibadah haji di Mekkah Senin(6/8/ 2019) pagi, jutaan warga Nahdliyin NU Kabupaten merasa kehilangan sosok yang jadi panutan ini.</p>
<p>Hal itu seperti disampaikan dr H Umar Usman dalam wawancara via WhatsApp Senin (6/8/ 2019) siang.</p>
<p>&#8220;Kami semua sangat berduka dengan kapundut-nya beliau,” tandas dr Umar.</p>
<p>Dikatakan, wafatnya tokoh senior PPP itu menurut Umar merupakan salah satu momen kehilangan sosok terbesar di Indonesia tahun ini.</p>
<p>&#8220;Satu lagi paku bumi Indonesia dipanggil sang pencipta,” papar pria yang juga Direktur RSUD Kota Malang ini.</p>
<p>Diungkapkan, banyak petuah bijak dari beliau. Juga peninggalan mars NU Yalal Wathan NU yang selalu melekat pada warga NU untuk penguatan Nasionalisme.</p>
<p>&#8220;Kami sudah menginstruksikan Nahdliyyin untuk melakukan salat gaib,&#8221; tutur Umar sekaligus menyerukan salat ghaib.</p>
<p>Sementara, Rektor Unira Malang yang juga Ketua LP Ma’arif NU Kabupaten Malang Hasan Abadi menilai figur KH Maimun merupakan kyai khos yang moderat dan toleran.</p>
<p>&#8220;Saya sangat terkesan dengan beliau. Sikap dan sifat menonjol adalah moderat dan toleran,&#8221; tutur Hasan.</p>
<p>Dijelaskan, dirinya pernah mendapat wejangan beliau ketika menjadi ketua Ansor, yang mengatakan jika menjadi keniscayaan bagi aktivis Ansor untuk membela NKRI dan selalu cinta tanah air.</p>
<p>Tanbah Hasan, beliau mendapat ijazah langsung dari KH Wahab Hasbullah terkait penciptaan mars Syubbanul Wathan, yang sekarang berkumandang dimana-mana di acara NU.</p>
<p>&#8220;Kami merasa kehilangan salah satu kiai panutan, yang menjadi jangkar kekuatan Nahdlatul Ulama di negeri ini, beliau kiai sepuh yang sangat moderat, toleran dan peduli pada generasi muda,&#8221; pungkas Hasan yang juga Ketua Dewan Penasehat PC GP Ansor Kabupaten Malang ini. <strong>(sur/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">89737</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
