<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>naik &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/naik/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 01 Aug 2023 14:38:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>naik &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Bupati Situbondo Optimis RSAR Naik Kelas Jadi RS Tipe B</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-situbondo-optimis-rsar-naik-kelas-jadi-rs-tipe-b</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Aug 2023 04:18:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[jadi]]></category>
		<category><![CDATA[kelas]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[naik]]></category>
		<category><![CDATA[optimis]]></category>
		<category><![CDATA[rsar]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[tipe]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=194707</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Bupati Situbondo, Karna Suswandi menghadiri acara survei akreditasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Abdoer Rahem (RSAR) oleh surveyor Lembaga Akreditasi Rumah Sakit Damar Husada Paripurna (LARS DHP), Selasa (01/08/2023) tadi. Ada dua surveyor dalam acara tersebut, yakni dr Raden Gunawan Effendi dan Sugiyarty. Dalam kesempatan itu, Bupati Karna optimis dengan adanya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Situbondo</strong> &#8211; Bupati Situbondo, Karna Suswandi menghadiri acara survei akreditasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Abdoer Rahem (RSAR) oleh surveyor Lembaga Akreditasi Rumah Sakit Damar Husada Paripurna (LARS DHP), Selasa (01/08/2023) tadi. Ada dua surveyor dalam acara tersebut, yakni dr Raden Gunawan Effendi dan Sugiyarty.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, Bupati Karna optimis dengan adanya survei akreditasi ini, RSAR bisa naik kelas dari rumah sakit Tipe C menjadi Tipe B. &#8220;Kalau dilihat dari sarana dan prasarana yang ada, saya sangat optimis, RSAR bisa naik kelas pada tahun ini. Dan, itu menjadi target dari pemerintah daerah agar RSAR itu betul-betul menjadi rujukan yang presentatif,&#8221; kata Bupati Karna.</p>



<p>Akreditasi tersebut, lanjut Bupati Situbondo, bertujuan untuk memastikan pelayanan yang diberikan RSAR sudah sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ada di rumah sakit plat merah tersebut. &#8220;Oleh karena itu, saya berusaha menyempatkan waktu untuk hadir di sini sebagai bentuk kepedulian,&#8221; bebernya.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Ditambahkannya, Pemkab Situbondo berkomitmen untuk terus meningkatkan sarana dan prasarana di RSUD dr Abdoer Rahem. &#8220;Secara bertahap, pemerintah daerah berusaha untuk memenuhi itu semua. Dan ke depan tentu harus lebih baik lagi. Ini komitmen kita, sehingga masyarakat puas dengan pelayanan yang ada di Rumah Sakit Abdoer Rahem,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Pada tahun 2023 ini, kata Bung Karna, RSAR bakal memiliki ruangan hiperbarik dan ruang rehabilitasi ganggu jiwa. &#8220;Insyaallah rumah sakit Abdoer Rahem ini tahun depan sudah bisa melayani orang dengan ganggu jiwa. Nah layanan-layanan seperti ini sangat penting untuk meningkatkan mutu dan kualitas layanan,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Sementara itu, Direktur RSUD dr Abdoer Rahem Situbondo, dr Roekmy Prabarini Ario, menjelaskan survei akreditasi berlangsung selama empat hari. &#8220;Yakni mulai tanggal 29 Juli hingga 1 Agustus 2023,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Dirinya berharap setelah akreditasi ini, RSUD dr Abdoer Rahem Situbondo, bisa terakreditasi dengan terbaik. Yakni Akreditasi Paripurna. &#8220;Semoga ilmu yang diberikan oleh dr Gunawan dan Bu Sugiyarty bisa kami terapkan. Amin ya robbal alamin,&#8221; ujarnya. <strong>(her/gie/adv)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">194707</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gubernur Jatim Cek Tap-in E-Pajak Pasir di Lumajang, Cak Thoriq Sampaikan Pajak Pertambangan Naik</title>
		<link>https://memontum.com/gubernur-jatim-cek-tap-in-e-pajak-pasir-di-lumajang-cak-thoriq-sampaikan-pajak-pertambangan-naik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 Jul 2023 08:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[e-pajak]]></category>
		<category><![CDATA[gubernur]]></category>
		<category><![CDATA[Jatim]]></category>
		<category><![CDATA[naik]]></category>
		<category><![CDATA[Pajak]]></category>
		<category><![CDATA[pasir]]></category>
		<category><![CDATA[pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[pertambangan]]></category>
		<category><![CDATA[sampaikan]]></category>
		<category><![CDATA[tap-in]]></category>
		<category><![CDATA[thoriq]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=192906</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, disela peninjauan ke sejumlah lokasi terdampak bencana di Kabupaten Lumajang, juga menyempatkan diri untuk mengecek pelaksanaan Tap-in E-Pajak Pasir di Stockpile Terpadu, Kecamatan Sumbersuko Kabupaten Lumajang, Minggu (09/07/2023) tadi. Seusai mengecek, dirinya menyampaikan bahwa Stockpile Terpadu di Kabupaten Lumajang, saat ini sudah mempunyai progres yang luar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, disela peninjauan ke sejumlah lokasi terdampak bencana di Kabupaten Lumajang, juga menyempatkan diri untuk mengecek pelaksanaan Tap-in E-Pajak Pasir di Stockpile Terpadu, Kecamatan Sumbersuko Kabupaten Lumajang, Minggu (09/07/2023) tadi.</p>



<p>Seusai mengecek, dirinya menyampaikan bahwa Stockpile Terpadu di Kabupaten Lumajang, saat ini sudah mempunyai progres yang luar biasa. Diantaranya, adanya sistem digitalisasi. Maka, penerapan pajak pasir berbasis elektronik bisa mempermudah dalam proses monitoring dari perusahaan pertambangan.</p>



<p>&#8220;Kalau stockpile ini bisa dimaksimalkan fungsinya, insyaallah proses monitoring dari perusahaan penambangan pasir dan distribusinya ini akan bisa tertata dengan lebih baik. Mulai perpajakan hingga infrastrukturnya,&#8221; kata Gubernur Khofifah.</p>



<p>Retribusi pajak pasir berbasis sistem elektronik tersebut, tambahnya, merupakan inisiasi Bupati Lumajang dengan Dinas SDM Provinsi Jawa Timur dan Bank Jatim. Sinergi dan kolaborasi tersebut, sebagai keniscayaan yang merupakan sebuah kebutuhan. Dengan harapan, sinergi tersebut bisa terus dibangun dan terus ditumbuh kembangkan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selanjutnya, Gubernur Khofifah juga mengapresiasi tata ruang Stockpile Terpadu, yang saat ini sudah lebih rapi dengan dibangunnya pagar pembatas dan pintu masuk serta pintu keluar yang lebih tertata.</p>



<p>Sementara itu, Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, mengatakan jika inovasi yang dilakukan merupakan upaya Pemkab Lumajang, untuk mengantisipasi kebocoran pajak pertambangan pasir di Lumajang. &#8220;Harapan kami Pemkab Lumajang bersama dengan Pemprov Jatim dan Bank Jatim, ini bisa mengoptimalkan sinergitas. Sehingga, bisa dikembangkan untuk lebih baik lagi,&#8221; kata Cak Thoriq-sapaan Bupati Lumajang.</p>



<p>Cak Thoriq juga menyampaikan, sebelum ada Stockpile Terpadu, sering terjadi kebocoran pajak yang mana setiap bulannya, pajak yang diterima rata-rata sekitar Rp 400 juta. Namun, setelah adanya Stockpile Terpadu, saat ini setiap bulan pajaknya mencapai Rp 2 miliar.</p>



<p>&#8220;Jadi, dahulu betul-betul ada kebocoran dan sekarang terus kita tingkatkan pengelolaannya. Sehingga, supaya tidak tambah bocor, karena ini bisa merupakan PAD,&#8221; terang Cak Thoriq. <strong>(kom/adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">192906</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tarif Retribusi Sampah di Kota Batu Mulai PKL hingga Hotel Bintang Bakal Naik 2024</title>
		<link>https://memontum.com/tarif-retribusi-sampah-di-kota-batu-mulai-pkl-hingga-hotel-bintang-bakal-naik-2024</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Jul 2023 11:52:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bakal]]></category>
		<category><![CDATA[Batu]]></category>
		<category><![CDATA[bintang]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[Hotel]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[mulai]]></category>
		<category><![CDATA[naik]]></category>
		<category><![CDATA[Retribusi]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[Tarif]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=192573</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Tarif retribusi sampah di Kota Batu tahun 2024, bakal dinaikkan. Mengenai rencana ini, kini Pemkot Batu dan DPRD sedang melakukan proses pembahasan tarif baru itu dalam Rancangan Peraturan Daerah (Raperda). Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu, Aries Setiawan, menyampaikan saat ini Pemkot Batu bersama DPRD Kota Batu, telah mematangkan rencana kenaikan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Tarif retribusi sampah di Kota Batu tahun 2024, bakal dinaikkan. Mengenai rencana ini, kini Pemkot Batu dan DPRD sedang melakukan proses pembahasan tarif baru itu dalam Rancangan Peraturan Daerah (Raperda).</p>



<p>Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu, Aries Setiawan, menyampaikan saat ini Pemkot Batu bersama DPRD Kota Batu, telah mematangkan rencana kenaikan tarif retribusi sampah dalam pembahasan Raperda Pajak dan Retribusi. &#8220;Tahun 2024 mendatang, tarif retribusi sampah di Kota Batu bakal dinaikkan. Ini sangat penting, karena sejak tahun 2010, Perda itu belum pernah dilakukan perbaikan,&#8221; terangnya di Balai Kota Among Tani Kota Batu, Kamis (06/07/2023) sore.</p>



<p>Di Perda yang lama, tambahnya, untuk retribusi persampahan dibagi menjadi kawasan jalan provinsi, kota dan desa yang dikenai tarif mulai Rp 1.500 sampai Rp 3.500. Maka, di Perda yang baru diusulkan tarifnya sama, yakni menjadi Rp 3.500 perbulan.</p>



<p>&#8220;Di Perda yang baru nantinya restribusi sampah perbulan untuk wisata buatan seperti Jatim Park Group dan lainnya akan dinaikkan dari Rp1,4 juta jadi Rp 2,8 juta. Lalu, mal dari Rp 250 ribu jadi Rp 872 ribu, pertokoan besar seperti toko oleh-oleh dari Rp15 ribu jadi Rp 222 ribu, toko kecil seperti apotik dari Rp12 ribu jadi Rp 25 ribu dan khusus minimarket dari Rp 75 ribu ke Rp 117 ribu,&#8221; jelasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selain itu, menurut Aries, untuk hotel juga dilakukan klasifikasi. Misalnya, hotel bintang 1 dikenai Rp 588 ribu. Lalu, bintang 2 dikenai Rp 738 ribu, dan bintang 3 dikenai Rp1 juta dan bintang 4 dari Rp1,2 juta menjadi Rp1,4 juta. Sedangkan, untuk hotel bintang 5 sebesar Rp 4,9 juta.</p>



<p>&#8220;Untuk hotel bintang 1 sampai 3 retribusi terbilang kecil karena diketahui okupansi hotel rendah. Kalau untuk hotel non bintang dari Rp175 ribu jadi Rp 363 ribu. Untuk villa atau home stay dari Rp 30 ribu jadi Rp 53 ribu. Ini, tarif retribusi sampah perbulan,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Ditambahkannya, untuk Pedagang Kaki Lima (PKL) dari tarif retribusi sampah perbulan Rp 15 ribu menjadi Rp 60 ribu. Dan, PKL musiman dari Rp 500, menjadi Rp 2 ribu perhari.</p>



<p>&#8220;Untuk kegiatan event dan pernikahan juga akan kita tarik retribusi sesuai kapasitas penonton, misal untuk kapasitas penonton 350 orang dikenakan Rp 250 ribu. Dan, DLH juga menambah objek retribusi persampahan yang baru. Di antaranya ada panti pijat dan tempat karaoke akan dikenai retribusi persampahan Rp 297 ribu dan industri UMKM Rp 99 ribu,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Wakil Ketua I DPRD Kota Batu, Nurochman, dikonfirmasi terpisah membenarkan dan menjelaskan bahwa DPRD Kota Batu telah menyelesaikan pembahasan Raperda tentang pajak dan retribusi. &#8220;Benar, kami bersama Pemkot Batu sudah menyelesaikan pembahasan Raperda. Dan, Jumat (07/07/2023) besok kita laksanakan uji publik,&#8221; jelasnya. <strong>(put/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">192573</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Silaturahmi ke Sanggar Kampung Lukis Ruslan di Desa Dawung, Mas Dhito Dorong Pelukis Kediri Naik Level</title>
		<link>https://memontum.com/silaturahmi-ke-sanggar-kampung-lukis-ruslan-di-desa-dawung-mas-dhito-dorong-pelukis-kediri-naik-level</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Jun 2023 04:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[dawung,]]></category>
		<category><![CDATA[Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Dhito]]></category>
		<category><![CDATA[di]]></category>
		<category><![CDATA[dorong]]></category>
		<category><![CDATA[kampung]]></category>
		<category><![CDATA[ke]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[level]]></category>
		<category><![CDATA[lukis]]></category>
		<category><![CDATA[mas]]></category>
		<category><![CDATA[naik]]></category>
		<category><![CDATA[pelukis]]></category>
		<category><![CDATA[pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[ruslan]]></category>
		<category><![CDATA[sanggar]]></category>
		<category><![CDATA[silaturahmi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191621</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Kepedulian Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, terhadap pelaku seni di Bumi Panjalu, memang tidak bisa diragukan. Terlebih, dengan dimunculkannya tagline Kediri Berbudaya sebagai destination branding baru Kabupaten Kediri. Salah satu perhatian yang kembali dilakukan Mas Dhito-sapaan akrab Bupati Kediri, kepada pelaku seni ini dengan mengunjungi Sanggar Kampung Lukis Ruslan di Desa Dawung, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="https://memontum.com">Memontum </a>Kediri</strong> &#8211; Kepedulian Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, terhadap pelaku seni di Bumi Panjalu, memang tidak bisa diragukan. Terlebih, dengan dimunculkannya tagline Kediri Berbudaya sebagai destination branding baru Kabupaten Kediri.</p>



<p>Salah satu perhatian yang kembali dilakukan Mas Dhito-sapaan akrab Bupati Kediri, kepada pelaku seni ini dengan mengunjungi Sanggar Kampung Lukis Ruslan di Desa Dawung, Kecamatan Ringinrejo, Jumat (23/06/2023) tadi. &#8220;Kediri berbudaya ini salah satunya adalah berkesenian. Karenanya, saya mendorong Pak Ruslan, selaku pelukis yang ada di Kabupaten Kediri, supaya beliau ini segera mengadakan pameran tunggal,&#8221; kata Mas Dhito.</p>



<p>Dimulai dari Ruslan, Mas Dhito berharap nantinya akan muncul pelukis lain dari Kabupaten Kediri, yang bisa dikenal level nasional bahkan internasional. Karena, dirinya selaku kepala daerah, siap memfasilitasi para pelukis ketika nantinya siap mengadakan pameran. Adapun tempat yang bisa digunakan, dirinya mencontohkan adalah Pendopo Panjalu Jayati maupun Convention Hall.</p>



<p>&#8220;Dimana pun boleh dan nanti kita sediakan,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Baca juga:</p>





<p>Sanggar Kampung Lukis Ruslan di Desa Dawung yang dikunjungi Mas Dhito, sendiri masih proses penyelesaian. Meski begitu, di tempat itu sudah aktif digunakan kegiatan berkumpul pelaku seni lukis, termasuk mengajar seni lukis kepada warga.</p>



<p>Kampung Lukis Ruslan, ini menjadi salah satu daya tarik yang dimililiki Desa Wisata Dawung. Mas Dhito pun mengakui, bahwa keberadaan kampung lukis tersebut menjadi nilai lebih yang tidak dimiliki desa wisata lain di Kabupaten Kediri.</p>



<p>&#8220;Banyak desa yang membuat desa wisata dengan konsep berbagi macam. Desa Dawung ini memiliki Pak Ruslan, yang saat ini beliau memberikan ilmunya kepada warga yang punya bakat dan minat di seni lukis,&#8221; terangnya.</p>



<p>Selain berdiskusi, Mas Dhito dalam kunjungannya juga melihat-lihat lebih dekat karya-karya Ruslan yang mengambil aliran realis. Banyak lukisan berukuran besar terpajang di dinding yang menggambarkan suasana pedesaan.</p>



<p>Selain itu, di bagian dinding lain juga tengah dalam pengerjaan untuk dilukis 3 dimensi. Salah satu yang sudah terlihat hampir selesai merupakan lukisan kawanan gajah.</p>



<p>Sementara Ruslan sendiri mengungkapkan, bahwa Sanggar Kampung Lukis yang didirikan itu dirintis sejak mulai Pandemi Covid-19. Setidaknya, ada sekitar 100 orang belajar melukis di sanggar miliknya.</p>



<p>Kehadiran Bupati Kediri ke sanggar miliknya, diakuinya sangat memberikan motivasi bagi dirinya. Dorongan untuk mengadakan pameran tunggal, menurutnya menjadi tantangan karena saat ini dirinya masih berkonsentrasi menyelesaikan pembangunan sanggar. Terlebih, untuk menghasilkan satu karya lukis realis, setidaknya waktu yang dibutuhkan lebih dari sebulan.</p>



<p>&#8220;Semoga saja nanti bisa. Karena saat ini, PR saya harus menyelesaikan yang 3D karena berkaitan dengan desa wisata. Jadi mau tidak mau, saya harus gas pol supaya segera cepat selesai,&#8221; ujarnya termotivasi.&nbsp;<strong>(kom/pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191621</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Workshop Holistik Integratif, Bupati Jember Janjikan Insentif Guru PAUD Naik 50 Persen</title>
		<link>https://memontum.com/workshop-holistik-integratif-bupati-jember-janjikan-insentif-guru-paud-naik-50-persen</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Jun 2023 08:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Guru]]></category>
		<category><![CDATA[holistik]]></category>
		<category><![CDATA[Insentif]]></category>
		<category><![CDATA[integratif,]]></category>
		<category><![CDATA[janjikan]]></category>
		<category><![CDATA[naik]]></category>
		<category><![CDATA[PAUD]]></category>
		<category><![CDATA[persen]]></category>
		<category><![CDATA[Workshop]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191123</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bupati Jember, Hendy Siswanto, bakal menaikkan insentif Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) mulai Agustus 2023 mendatang. Kabar baik ini, disampaikannya saat menghadiri Workshop PAUD Holistik Integratif yang digelar di Aula PB Sudirman Kantor Pemkab Jember, Kamis (15/06/2023) siang. Workshop tersebut, dihadiri sekitar 500 tenaga pendidik PAUD se-Kabupaten Jember. &#8220;Saya tadi izin [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Bupati Jember, Hendy Siswanto, bakal menaikkan insentif Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) mulai Agustus 2023 mendatang. Kabar baik ini, disampaikannya saat menghadiri Workshop PAUD Holistik Integratif yang digelar di Aula PB Sudirman Kantor Pemkab Jember, Kamis (15/06/2023) siang.</p>



<p>Workshop tersebut, dihadiri sekitar 500 tenaga pendidik PAUD se-Kabupaten Jember. &#8220;Saya tadi izin ke Gus Firjaun (Wakil Bupati Jember), untuk umumkan insentif Guru PAUD yang akan kami naikkan 50 persen. Kami ajukan ke dewan dahulu dan kami harapkan Agustus 2023 mendatang sudah terealisasi,” ujar Bupati Hendy.</p>



<p>Baca juga:</p>





<p>Bupati Hendy menyampaikan, bahwa tenaga pendidik PAUD berperan penting bagi kemajuan Indonesia ke depannya. Sebab, mereka mendidik para generasi bangsa pada masa emasnya.</p>



<p>Oleh karenanya, ujar Bupati, upaya untuk meningkatkan kesejahteraan para tenaga pendidik PAUD harus terus dilakukan. “Beliau-beliaulah yang berperan penting bagi kemajuan Indonesia,” lanjutnya.</p>



<p>Dirinya meminta, agar para Guru PAUD untuk bisa menemukan bakat dan minat anak sejak dini. Sehingga, ke depannya potensi tersebut dapat dimaksimalkan secara bersama-sama antara guru, orang tua dan pemerintah.</p>



<p>Untuk diketahui, workshop PAUD Holistik Integratif adalah program Peningkatan Kapasitas Pendidik PAUD formal dan non formal yang diselenggarakan melalui aplikasi Guru Belajar. Dengan materi pembelajaran PAUD HI meliputi kesehatan, gizi, pendidikan, perlindungan, pengasuhan dan kesejahteraan. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191123</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kok Naik, Harga Pupuk Bersubsidi di Desa Curahtatal Situbondo</title>
		<link>https://memontum.com/kok-naik-harga-pupuk-bersubsidi-di-desa-curahtatal-situbondo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 Jan 2021 07:03:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[bersubsidi]]></category>
		<category><![CDATA[curahtatal]]></category>
		<category><![CDATA[Desa]]></category>
		<category><![CDATA[harga]]></category>
		<category><![CDATA[kabar]]></category>
		<category><![CDATA[naik]]></category>
		<category><![CDATA[Pupuk]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=132658</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Harga pupuk bersubsidi di Kabupaten Situbondo, mengalami kenaikan dalam beberapa hari terakhir. Kondisi tersebut, kontan dikeluhkan oleh petani di Desa Curah Tatal, Kecamatan Arjasa. Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan Kabupaten Situbondo, Ir. Sentot Sugiono, M. Si, mengatakan para pemilik kios dan petani di Desa Curah Tatal, belum mengetahui bahwa harga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Harga pupuk bersubsidi di Kabupaten Situbondo, mengalami kenaikan dalam beberapa hari terakhir. Kondisi tersebut, kontan dikeluhkan oleh petani di Desa Curah Tatal, Kecamatan Arjasa.</p>



<p>Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan Kabupaten Situbondo, Ir. Sentot Sugiono, M. Si, mengatakan para pemilik kios dan petani di Desa Curah Tatal, belum mengetahui bahwa harga pupuk bersubsidi naik. Harga semula Rp 90 ribu kini menjadi Rp 112,5 ribu per saknya (@ 50 kg).</p>



<p>&#8220;Kemarin, saya perintahkan kepada petugas teknis di lapangan untuk melihat kondisi di lokasi. Ternyata, permasalahannya mereka belum tahu kalau ada kenaikan harga,&#8221; kata Sentot, Rabu (20/01) pagi.</p>



<p>Sentot menjelaskan, harga pupuk bersubsidi yang melambung tinggi hingga Rp 150 ribu per sak, dikarenakan adanya pupuk nonsubsidi sebanyak 2 kilogram yang dicampur ke dalam sak pupuk bersubsidi. Selain itu, juga diakibatkan adanya biaya angkut dari kios pupuk ke lokasi kelompok tani.</p>



<p>Lebih lanjut Sentot mengungkapkan, pihaknya akan memanggil distributor pupuk bersubsidi, kios, kelompok tani dan petugas di lapangan untuk menyelesaikan masalah kenaikan harga pupuk bersubsidi. Hal itu dilakukan, untuk meringankan beban petani yang jelas dirugikan dengan kenaikan harga tersebut.</p>



<p>&#8220;Besok pagi jam 9, kita panggil semua untuk menyelesaikan masalah ini. Karena sangat merugikan petani bila harga pupuk di atas HET (Harga Ekonomi Tertinggi), itu sudah sangsi yang berbicara,&#8221; tegasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Mestinya kelompok tani dengan petani adakan musyawarah biar sinergis dan sepaham, yang terpenting by name by addres, tepat sasaran, tepat waktu, tepat jumlah dan tepat harga tidak boleh menyalahi dari aturan pemerintah,&#8221; imbuh Sentot.</p>



<p>Menyinggung keluhan penggunaan kartu tani, di salah satu petani dari desa Curahtatal, Kadis DTPHP Sentot Sugiono menyampaikan, mengingat kartu tani kita masih selesai sekitar 50 persen. Sehingga, dinas belum diberlakukan kartu tani tersebut (non aktif).</p>



<p>&#8220;Kita masih pakai penyaluran berbasis e RDKK (Sistem elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok) yang sudah by name by addres tinggal menunjukjan e KTP mencocokkan dengan nama,&#8221; ujar Sentot Sugiono.</p>



<p>Lebih lanjut Sentot mengatakan, semua yang terdata di e RDKK se-kabupaten naik menjadi 68.883 petani. Dari awalnya sebanyak 65.716 petani.</p>



<p>&#8220;Itupun, 50 persen yang tercetak belum diterima sepenuhnya, karena ada kendala data dari pusat dengan data di daerah belum singkron, masih ada perubahan pada petani yang meninggal, tidak ketemu alamatnya karena by name by addresnya kelompok tani tersebut tidak tercatat, sampai-sampai kepala desapun bingung,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Jika mengacu pada peraturan dari Kementerian, tambahnya, Kartu Tani harusnya sudah diberlakukan mulai 1 September 2020. &#8220;Mengingat kartu tani di kabupaten kita&#8217; masih belum clear bisa diperpanjang,&#8221; terangnya.<strong> (her/ed2)</strong></p>



<p></p>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">132658</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Masuki Musim Penghujan Harga Bawang Merah dan Putih Meroket</title>
		<link>https://memontum.com/masuki-musim-penghujan-harga-bawang-merah-dan-putih-meroket</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Oct 2020 13:28:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bawang putih]]></category>
		<category><![CDATA[harga bawang merah]]></category>
		<category><![CDATA[naik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=126444</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Komoditas harga bawang merah dan bawang putih di Pasar Tradisional Kota Probolinggo cenderung naik. Kenaikan tersebut diduga, terlambatnya pasokan dari pihak distributor. Seperti pengakuan Harto (33), seorang pedagang pasar tradisional di pasar PPI Mayangan Kecamatan Mayangan. Dirinya menjual bawang merah perkilogram mencapai RP 30 ribu, sebalumnya hanya Rp 27.500,- saja. ”Bawang putih [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Komoditas harga bawang merah dan bawang putih di Pasar Tradisional Kota Probolinggo cenderung naik. Kenaikan tersebut diduga, terlambatnya pasokan dari pihak distributor.</p>
<p>Seperti pengakuan Harto (33), seorang pedagang pasar tradisional di pasar PPI Mayangan Kecamatan Mayangan. Dirinya menjual bawang merah perkilogram mencapai RP 30 ribu, sebalumnya hanya Rp 27.500,- saja. ”Bawang putih juga naik, dari seharga Rp 17.500 ribu sekarang Rp 20 ribu per kilogram,” katanya, Minggu (25/10/2020).</p>
<p>Meski pasokan awal berlimpah, kenaikan harga bawang tersebut terjadi karena adanya keterlambatan pengiriman ke pasar dalam dua pekan terakhir. ”Kita dapat kabar dari beberapa distributor, kenaikannya diakibatkan memasuki hujan juga pasokan dari sejumlah daerah terjadi keterlambatan pengiriman barang, namun tidak tahu karena faktor apa,” jelasnya</p>
<p>Namun demikian, kata Harto untuk daya beli masyarakat masih stabil meski ada kenaikan yang didominasi pembeli dari ibu rumah tangga. ”Alhamdulillah, penjualan masih bagus meski kadang dipertanyakan pembeli kenapa ada kenaikan,” ucapnya.</p>
<p>Sementara, Lia ( 27), pedagang sayuran lainnya di pasar tersebut mengatakan, pemerintah atau dinas terkait untuk segera mengantisipasi lonjakan harga bawang, meski perlahan sudah mulai merangkak naik. Apalagi saat ini mulai memasuki musim penghujan.</p>
<p>”Biasanya, pada musim hujan daerah-daerah penghasil bawang mengalami gagal panen karena banjir. Tentunya, akan mempengaruhi harga, bahkan bisa terjadi kelangkaan,” tandasnya.</p>
<p>Salah satu pembeli, Ida (50) mengatakan, untuk bawang merah juga bawang putih ada kenaikan Rp 1000. “Sebelumnya hanya Rp 19.00. Ini kami beli agak banyak takut harganya naik terus,” ucapnya. <strong>(geo/mzm)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">126444</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
