<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Napak Tilas &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/napak-tilas/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 19 Dec 2022 12:51:52 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Napak Tilas &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Jadi Tuan Rumah KBN Tingkat Nasional, Kwarda 07 Bengkulu Gelar Napak Tilas Menelusuri Wisata Sejarah Bengkulu</title>
		<link>https://memontum.com/jadi-tuan-rumah-kbn-tingkat-nasional-kwarda-07-bengkulu-gelar-napak-tilas-menelusuri-wisata-sejarah-bengkulu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Dec 2022 03:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bengkulu]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[KBN]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Bengkulu]]></category>
		<category><![CDATA[Napak Tilas]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Sejarah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=180194</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bengkulu &#8211; Kepala Kwartir Daerah (Ka Kwarda) 07 Bengkulu, Hamka Sabri, melepas kegiatan napak tilas Kemah Bela Negara (KBN) Tingkat Nasional Tahun 2022 Bengkulu, di halaman Balai Raya Semarak Bengkulu, Senin (19/12/2022) tadi. Kegiatan yang merupakan hari ke dua KBN itu, melakukan napak tilas menelusuri wisata sejarah Bengkulu, dengan rute mulai dari Benteng Marlborough, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Bengkulu</strong> &#8211; Kepala Kwartir Daerah (Ka Kwarda) 07 Bengkulu, Hamka Sabri, melepas kegiatan napak tilas Kemah Bela Negara (KBN) Tingkat Nasional Tahun 2022 Bengkulu, di halaman Balai Raya Semarak Bengkulu, Senin (19/12/2022) tadi. Kegiatan yang merupakan hari ke dua KBN itu, melakukan napak tilas menelusuri wisata sejarah Bengkulu, dengan rute mulai dari Benteng Marlborough, Masjid Jamik Bengkulu, Rumah Ibu Agung Fatmawati serta ke Rumah Pengasingan Bung Karno selama di Bengkulu.</p>



<p>Menurut Hamka Sabri, kegiatan napak tilas ini sebagai bentuk kegiatan menelusuri rute-rute perjuangan. Baik itu sebelum dan setelah merdeka, saat berada di wilayah Bengkulu.</p>



<p>&#8220;Peserta KBN diajak ke tempat-tempat sejarah di Bengkulu. Dengan cara ini, diharapkan mereka memahami sejarah Bengkulu. Dan setelah paham, mereka bisa akan menceritakan ke anak negeri ini, bahwa di Bengkulu itu ada sejarah penting terhadap NKRI,&#8221; jelas Hamka Sabri.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jalin-kebersamaan-baznas-kota-probolinggo-gelar-doa-bersama-ulama-dan-umaroh">Jalin Kebersamaan, Baznas Kota Probolinggo Gelar Doa Bersama Ulama dan Umaroh</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sambut-lebaran-healing-asyik-di-lereng-argopuro-dari-kebun-teh-hingga-jejak-purba">Sambut Lebaran, Healing Asyik di Lereng Argopuro dari Kebun Teh hingga Jejak Purba</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/lindungi-pemudik-dari-hujan-ektrem-pemprov-jatim-siapkan-operasi-modifikasi-cuaca">Lindungi Pemudik dari Hujan Ektrem, Pemprov Jatim Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/operasi-ketupat-semeru-2026-polres-pasuruan-siapkan-4-pospam-2-posyan-dan-1-pos-terpadu">Operasi Ketupat Semeru 2026, Polres Pasuruan Siapkan 4 Pospam, 2 Posyan dan 1 Pos Terpadu</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/perkuat-jaring-pengaman-sosial-bupati-jember-minta-camat-kawal-ketersediaan-pangan-jelang-idul-fitri">Perkuat Jaring Pengaman Sosial, Bupati Jember Minta Camat Kawal Ketersediaan Pangan Jelang Idul Fitri</a></li>
</ul>


<p>Dengan mereka mengetahui dan memahami sejarah Bengkulu, kata Hamka Sabri, maka mereka bisa menceritakan sejarah penting Bengkulu terhadap NKRI. Sehingga, Bengkulu akan semakin dikenal oleh masyarakat Indonesia. Apalagi, diera digital saat ini, tidak menutup kemungkinan apa yang peserta lewati dan abadikan saat Napak Tilas KBN, akan dimasukkan di media sosial (Medsos) masing-masing.</p>



<p>&#8220;KBN ini diikuti oleh seluruh peserta dari provinsi di Indonesia. Jadi, mereka akan mengekspose wisata sejarah Bengkulu, melalui ke Medsos mereka masing-masing. Dengan demikian, secara tidak langsung telah mempromisikan serta mendukung kegiatan pariwisata Bumi Rafflesia ini,&#8221; ungkapnya. <strong>(bkl/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">180194</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peringati Hari Pahlawan, Ribuan Masyarakat Situbondo Ikuti Napak Tilas Perjuangan Kiai As&#8217;ad Syamsul Arifin</title>
		<link>https://memontum.com/peringati-hari-pahlawan-ribuan-masyarakat-situbondo-ikuti-napak-tilas-perjuangan-kiai-asad-syamsul-arifin</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Nov 2022 04:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Pahlawan]]></category>
		<category><![CDATA[Napak Tilas]]></category>
		<category><![CDATA[PC NU]]></category>
		<category><![CDATA[ponpes]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[TNI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=178122</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Bertepatan dengan Peringatan Hari Pahlawan, ribuan masyarakat dari berbagai kalangan mengikuti Napak Tilas Pahlawan Nasional, KHR As&#8217;ad Syamsul Arifin yang digelar oleh Pengurus Nahdlatul Ulama Kabupaten Situbondo, Kamis (10/11/2022) tadi. Napak tilas yang menempuh perjalanan sekitar 35 kilometer itu, dimulai dari Kantor PC NU Situbondo hingga Pondok Pesantren (Ponpes) Salafiyah Safi&#8217;i yah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Bertepatan dengan Peringatan Hari Pahlawan, ribuan masyarakat dari berbagai kalangan mengikuti Napak Tilas Pahlawan Nasional, KHR As&#8217;ad Syamsul Arifin yang digelar oleh Pengurus Nahdlatul Ulama Kabupaten Situbondo, Kamis (10/11/2022) tadi.</p>



<p>Napak tilas yang menempuh perjalanan sekitar 35 kilometer itu, dimulai dari Kantor PC NU Situbondo hingga Pondok Pesantren (Ponpes) Salafiyah Safi&#8217;i yah Sokorejo, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo. Pelaksanaan ini, mendapat pengawalan ketat dari TNI dan Polri.</p>



<p>Napak tilas Perjuangan Pahlawan Nasional, KHR As&#8217;ad Syamsul Arifin asal Kabupaten Situbondo ini, dilepas oleh Bupati Situbondo, Karna Suswandi, Ketua PCNU, Rois Syurya NU dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten Situbondo, dari Jalan Madura Situbondo.</p>



<p>Ketua PCNU Kabupaten Situbondo, KH Muhyidin Khotib, mengatakan bahwa bertepatan dengan Peringatan Hari Pahlawan tahun 2022 dan Satu Abad NU, maka PCNU Situbondo melaksanakan Napak Tilas Pahlawan Nasional asal Kabupaten Situbondo, KHR As&#8217;ad Syamsul Arifin. &#8220;Tujuan napak tilas ini untuk mengenang perjuangan almarhum KHR As&#8217;ad Syamsul Arifin, sekaligus mengenal sejarah perjuangan Kiai As&#8217;ad. Melalui peringatan ini, diharapkan agar generasi muda di Kabupaten Situbondo, memiliki semangat juang Kiai As&#8217;ad,&#8221; jelas Ketua PC NU Situbondo.</p>



<p>Baca Juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jalin-kebersamaan-baznas-kota-probolinggo-gelar-doa-bersama-ulama-dan-umaroh">Jalin Kebersamaan, Baznas Kota Probolinggo Gelar Doa Bersama Ulama dan Umaroh</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sambut-lebaran-healing-asyik-di-lereng-argopuro-dari-kebun-teh-hingga-jejak-purba">Sambut Lebaran, Healing Asyik di Lereng Argopuro dari Kebun Teh hingga Jejak Purba</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/lindungi-pemudik-dari-hujan-ektrem-pemprov-jatim-siapkan-operasi-modifikasi-cuaca">Lindungi Pemudik dari Hujan Ektrem, Pemprov Jatim Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/operasi-ketupat-semeru-2026-polres-pasuruan-siapkan-4-pospam-2-posyan-dan-1-pos-terpadu">Operasi Ketupat Semeru 2026, Polres Pasuruan Siapkan 4 Pospam, 2 Posyan dan 1 Pos Terpadu</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/perkuat-jaring-pengaman-sosial-bupati-jember-minta-camat-kawal-ketersediaan-pangan-jelang-idul-fitri">Perkuat Jaring Pengaman Sosial, Bupati Jember Minta Camat Kawal Ketersediaan Pangan Jelang Idul Fitri</a></li>
</ul>


<p>Ditambahkannya, bahwa peringatan dengan jalan kaki sepanjang kurang lebih 35 kilometer dari Kantor NU Situbondo hingga Ponpes Salafiyah Safi&#8217;yah, ini pernah dilaksanakan oleh almarhum Kiai As&#8217;ad. &#8220;Perjuangan Kiai As&#8217;ad juga pernah menjadi motivator azas tunggal Pancasila pada Muktamar NU ke-XXVII di Ponpes Salafiyah Safi&#8217;yah Sokorejo, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, pada tahun 1984 dan masih banyaknya lagi perjuangan Kiai As&#8217;ad dalam membela Bangsa Indonesia ini,&#8221; jelas Ketua NU Situbondo.</p>



<p>Sementara itu, Bupati Situbondo, Karna Suswandi, mengatakan bahwa napak tilas berjalan kaki dari Kantor NU hingga ke Ponpes Salafiyah Safi&#8217;iyah Sokorejo, belum seberapa berat jika dibandingkan dengan perjuangan KHR As&#8217;ad Syamsul Arifin. Oleh karena itu, mari bersama-sama meneladani Pahlawan Nasional asal Situbondo, Kiai As&#8217;ad, yang banyak berjasa dan berjuang dalam merebut kemerdekaan bangsa ini.</p>



<p>&#8220;Sebagai bentuk kecintaan kita semua terhadap Pahlawan Nasional KHR As&#8217;ad Syamsul Arifin, mari kita suritauladani atas jasa-jasanya dan perjuangannya,&#8221; papar Bupati Karna. <strong>(her/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">178122</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkab Lamongan Gelar Lomba Gerak Jalan Mayangkara Napaktilas Perjuangan Pasukan Kuda Putih</title>
		<link>https://memontum.com/pemkab-lamongan-gelar-lomba-gerak-jalan-mayangkara-napaktilas-perjuangan-pasukan-kuda-putih</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 04 Sep 2022 07:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[gerak jalan]]></category>
		<category><![CDATA[lomba]]></category>
		<category><![CDATA[Napak Tilas]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Lamongan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=174730</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Meredanya pandemi Covid-19, membuat berbagai kegiatan yang sempat ditiadakan, akhirnya kembali digelar. Termasuk, event tahunan Lomba Gerak Jalan Napaktilas Mayangkara di Kabupaten Lamongan. Sedikitnya, 280 regu yang terdiri dari 50 regu pelajar putra, 29 pelajar putri dan 201 umum, turut memeriahkan Lomba Gerak Jalan Napaktilas Mayangkara dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8211; Meredanya pandemi Covid-19, membuat berbagai kegiatan yang sempat ditiadakan, akhirnya kembali digelar. Termasuk, event tahunan Lomba Gerak Jalan Napaktilas Mayangkara di Kabupaten Lamongan.</p>



<p>Sedikitnya, 280 regu yang terdiri dari 50 regu pelajar putra, 29 pelajar putri dan 201 umum, turut memeriahkan Lomba Gerak Jalan Napaktilas Mayangkara dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia. Prosesi pelaksanaan sendiri, diberangkatkan langsung oleh Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, dari Lapangan Mayangkara Mantup dan finish di depan Pendopo Lokatantra Lamongan.</p>



<p>Melalui napaktilas ini, diharapkan perjuangan para prajurit batalyon Mayangkara atau &#8216;Pasukan Kuda Putih Mayangkara&#8217; yang dikomandani Mayor Djarot Subiantoro, saat melawan penjajah Belanda tahun 1945 hingga 1955 di daerah Mantup Lamongan, tetap diingat oleh generasi muda. Apalagi, kata &#8216;Mantup&#8217; sendiri berasal dari kalimat Amantubbillahi yang artinya percaya kepada Allah. Itulah semboyan yang selalu diucapkan oleh pasukan Kuda Mayangkara, yang percaya akan pertolongan Allah. Berkat kegigihan dan semangat mereka, akhirnya berhasil mengusir pasukan Belanda dari wilayah tersebut. Maka dari itu, daerah yang dipertahankan disebut dengan Desa Mantup.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jalin-kebersamaan-baznas-kota-probolinggo-gelar-doa-bersama-ulama-dan-umaroh">Jalin Kebersamaan, Baznas Kota Probolinggo Gelar Doa Bersama Ulama dan Umaroh</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sambut-lebaran-healing-asyik-di-lereng-argopuro-dari-kebun-teh-hingga-jejak-purba">Sambut Lebaran, Healing Asyik di Lereng Argopuro dari Kebun Teh hingga Jejak Purba</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/lindungi-pemudik-dari-hujan-ektrem-pemprov-jatim-siapkan-operasi-modifikasi-cuaca">Lindungi Pemudik dari Hujan Ektrem, Pemprov Jatim Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/operasi-ketupat-semeru-2026-polres-pasuruan-siapkan-4-pospam-2-posyan-dan-1-pos-terpadu">Operasi Ketupat Semeru 2026, Polres Pasuruan Siapkan 4 Pospam, 2 Posyan dan 1 Pos Terpadu</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/perkuat-jaring-pengaman-sosial-bupati-jember-minta-camat-kawal-ketersediaan-pangan-jelang-idul-fitri">Perkuat Jaring Pengaman Sosial, Bupati Jember Minta Camat Kawal Ketersediaan Pangan Jelang Idul Fitri</a></li>
</ul>


<p>Untuk mengenang jasa prajurit Mayangkara tersebut, Bupati Yuhronur mengajak seluruh masyarakat terutama generasi muda Lamongan, untuk terus mempertahankan nilai-nilai perjuangan, patriotisme dan nasionalisme dalam mempertahankan Kesatuan Republik Indonesia. &#8220;Terus, kita lestarikan dan kita tanamkan di hati masing-masing para generasi muda Lamongan dan nilai-nilai itulah yang terus kita bawa terus kita pertahankan dalam mencapai kejayaan Lamongan yang berkeadilan,&#8221; papar Bupati Yuhronur, sebelum memberangkatkan peserta, Minggu (04/09/2022) tadi.</p>



<p>Semangat para peserta gerak jalan Mayangkara tidak hanya ditampilkan lewat kekuatan fisik yang menempuh perjalanan hingga 19 kilometer. Namun juga, terlihat dari penampilan para peserta yang tidak biasa. Mulai dari berpakaian layaknya militer, anak sekolah dasar, prajurit jawa lengkap dengan blangkonnya, pakaian adat daerah hingga berkostum layaknya masyarakat jaman dahulu.</p>



<p>Gerak jalan yang turut dihadiri Forkopimda Lamongan, ini juga menyedot perhatian masyarakat yang memadati bahu jalan disepanjang jalur yang dilalui para peserta gerak jalan napaktilas Mayangkara untuk menyaksikan secara langsung. <strong>(zen/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">174730</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Polres Malang Lakukan Penutupan dan Pengalihan Jalur Napak Tilas HUT Ke-35 Arema</title>
		<link>https://memontum.com/polres-malang-lakukan-penutupan-dan-pengalihan-jalur-napak-tilas-hut-ke-35-arema</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Aug 2022 01:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Arema]]></category>
		<category><![CDATA[Arema FC]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[HUT]]></category>
		<category><![CDATA[HUT Arema]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Napak Tilas]]></category>
		<category><![CDATA[polres malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=173570</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Kapolres Malang, AKBP Ferli Hidayat, melalui Kasat Lantas Polres Malang, AKP Agnis Juwita Manurung, melakukan upaya rekayasa arus Lalu Lintas untuk penutupan dan pengalihan jalur napak tilas dalam rangka HUT Ke-35 Arema di sekitar wilayah Kecamatan Kepanjen, Kamis (11/08/2022) nanti. &#8220;Penutupan jalur akan kami lakukan sejak pagi hari, tentunya sebelum masyarakat beraktivitas. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Kapolres Malang, AKBP Ferli Hidayat, melalui Kasat Lantas Polres Malang, AKP Agnis Juwita Manurung, melakukan upaya rekayasa arus Lalu Lintas untuk penutupan dan pengalihan jalur napak tilas dalam rangka HUT Ke-35 Arema di sekitar wilayah Kecamatan Kepanjen, Kamis (11/08/2022) nanti.</p>



<p>&#8220;Penutupan jalur akan kami lakukan sejak pagi hari, tentunya sebelum masyarakat beraktivitas. Kemudian, terkait pengalihan arus lalu lintas akan kami berikan petunjuk, melalui arus terdekat dengan tujuan pengguna jalan,&#8221; kata AKP Agnis Juwita Manurung, Kamis (11/08/2022) tadi.</p>



<p>Dijelaskannya, langkah penutupan dan pengalihan jalur napak tilas, merupakan langkah yang dilakukan guna menghindari adanya penumpukan volume kendaraan imbas dari kegiatan napak tilas yang dilakukan dalam rangka HUT Ke-35 Arema. Karena, pemusatan pelaksanaan akan dilakukan di Kecamatan Kepanjen atau Stadion Kanjuruhan.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jalin-kebersamaan-baznas-kota-probolinggo-gelar-doa-bersama-ulama-dan-umaroh">Jalin Kebersamaan, Baznas Kota Probolinggo Gelar Doa Bersama Ulama dan Umaroh</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sambut-lebaran-healing-asyik-di-lereng-argopuro-dari-kebun-teh-hingga-jejak-purba">Sambut Lebaran, Healing Asyik di Lereng Argopuro dari Kebun Teh hingga Jejak Purba</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/lindungi-pemudik-dari-hujan-ektrem-pemprov-jatim-siapkan-operasi-modifikasi-cuaca">Lindungi Pemudik dari Hujan Ektrem, Pemprov Jatim Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/operasi-ketupat-semeru-2026-polres-pasuruan-siapkan-4-pospam-2-posyan-dan-1-pos-terpadu">Operasi Ketupat Semeru 2026, Polres Pasuruan Siapkan 4 Pospam, 2 Posyan dan 1 Pos Terpadu</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/perkuat-jaring-pengaman-sosial-bupati-jember-minta-camat-kawal-ketersediaan-pangan-jelang-idul-fitri">Perkuat Jaring Pengaman Sosial, Bupati Jember Minta Camat Kawal Ketersediaan Pangan Jelang Idul Fitri</a></li>
</ul>


<p>Jalur Napak Tilas Arema dari Lapangan Rampal, Kota Malang menuju Stadion Kanjuruhan, terbagi menjadi dua jalur. Seperti halnya, dari arah Simpang 4 Gadang menuju Stadion Kanjuruhan dan dari arah Simpang 3 Kacuk menuju Stadion Kanjuruhan.</p>



<p>&#8220;Sehingga, kami berharap jalur yang akan dilalui napak tilas dapat steril dari kendaraan. Pengalihan arus Lalu Lintas ini kami maksud demi menjaga situasi kondusif bagi semua pengguna jalan, lebih tepatnya agar tidak sampai terjadinya penumpukan volume kendaran yang mengakibatkan terganggunya kenyamanan para pengguna jalan lain,&#8221; jelasnya.</p>



<p>AKP Agnis Juwita Manurung juga memaparkan, rekayasa arus Lalu Lintas akan dilaksanakan di beberapa simpul jalur persimpangan di sekitar Stadion Kanjuruhan. &#8220;Kami tutup dan kami alihkan ke beberapa simpul jalur persimpangan menuju pusat kegiatan. Untuk itu, kami menghimbau kepada pengguna jalan untuk melintasi jalur alternatif yang kami sediakan atau langsung bertanya kepada petugas yang sedang bertugas,&#8221; terangnya. <strong>(cw1/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">173570</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jelang Setahun Pengabdian, Bupati dan Wabup Napak Tilas Sejarah Peradaban Islam di Lamongan</title>
		<link>https://memontum.com/jelang-setahun-pengabdian-bupati-dan-wabup-napak-tilas-sejarah-peradaban-islam-di-lamongan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Feb 2022 12:48:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[bupati lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[Napak Tilas]]></category>
		<category><![CDATA[pengabdian]]></category>
		<category><![CDATA[wabup lamongan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=164519</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Menjelang satu tahun pengabdian sebagai Bupati dan Wakil Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi bersama Wakil Bupati, KH Abdul Ro&#8217;uf, melakukan napak tilas dengan mengunjungi Makam Sunan Drajat dan Mbah Anggungboyo atau yang oleh warga sekitar dianggap dan dikenal sebagai Makam Joko Tingkir. Kunjungan ini dalam rangka introspeksi serta refleksi diri terhadap keteladanan penyebar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8211; Menjelang satu tahun pengabdian sebagai Bupati dan Wakil Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi bersama Wakil Bupati, KH Abdul Ro&#8217;uf, melakukan napak tilas dengan mengunjungi Makam Sunan Drajat dan Mbah Anggungboyo atau yang oleh warga sekitar dianggap dan dikenal sebagai Makam Joko Tingkir.</p>



<p>Kunjungan ini dalam rangka introspeksi serta refleksi diri terhadap keteladanan penyebar Agama Islam di Kabupaten Lamongan. Napak tilas yang dilakukan oleh Bupati Yuhronur beserta Wabub, Kyai Ro&#8217;uf ini diharapkan mampu memberikan energi serta spirit baru yang lebih dalam pengabdian untuk mensejahterakan masyarakat, serta merekonstruksi dan membawa kejayaan Kabupaten Lamongan.</p>



<p>&#8220;Ini sebagai bentuk introspeksi diri. Meneladani ajaran adi luhung tokoh yang tengah mengantarkan kejayaan Lamongan di masa lalu. Semoga napak tilas ini bisa memberi energi lebih bagi kami untuk meneruskan pengabdian, membawa kejayaan Lamongan yang berkeadilan,&#8221; ungkapnya. Jumat (25/02/2022).</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jalin-kebersamaan-baznas-kota-probolinggo-gelar-doa-bersama-ulama-dan-umaroh">Jalin Kebersamaan, Baznas Kota Probolinggo Gelar Doa Bersama Ulama dan Umaroh</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sambut-lebaran-healing-asyik-di-lereng-argopuro-dari-kebun-teh-hingga-jejak-purba">Sambut Lebaran, Healing Asyik di Lereng Argopuro dari Kebun Teh hingga Jejak Purba</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/lindungi-pemudik-dari-hujan-ektrem-pemprov-jatim-siapkan-operasi-modifikasi-cuaca">Lindungi Pemudik dari Hujan Ektrem, Pemprov Jatim Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/operasi-ketupat-semeru-2026-polres-pasuruan-siapkan-4-pospam-2-posyan-dan-1-pos-terpadu">Operasi Ketupat Semeru 2026, Polres Pasuruan Siapkan 4 Pospam, 2 Posyan dan 1 Pos Terpadu</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/perkuat-jaring-pengaman-sosial-bupati-jember-minta-camat-kawal-ketersediaan-pangan-jelang-idul-fitri">Perkuat Jaring Pengaman Sosial, Bupati Jember Minta Camat Kawal Ketersediaan Pangan Jelang Idul Fitri</a></li>
</ul>


<p>Tidak hanya melakukan ziarah, Bupati Yuhronur juga meninjau pelaksanaan renovasi komplek Makam Sunan Drajat yang dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum. Komplek Makam Sunan Drajat yang merupakan kawasan peruntukan pariwisata dan cagar budaya, juga bernilai sejarah. Kawasan ekonomi khusus ini dianggap perlu untuk dilakukan revitalisasi perbaikan prasarana kawasan dengan maksud untuk menunjang kegiatan.</p>



<p>Dari Makam Sunan Drajat di Kecamatan Paciran Lamongan, Bupati Yuhronur dan Kyai Ro&#8217;uf bergerak menuju makam Mbah Anggungboyo di Dusun Dukoh, Desa Pringgoboyo, Kecamatan Maduran. Makam Mbah Anggungboyo ini mulai dinamakan Makam Joko Tingkir sejak adanya kunjungan KH Abdurrahman Wahid, yang menurutnya makam tersebut adalah makam Joko Tingkir.</p>



<p>Kedua tempat tersebut merupakan bentuk peninggalan sejarah penyebaran Agama Islam di Lamongan. Banyak hal menurut Bupati Yuhronur yang bisa dijadikan teladan dari cerita sejarah keberadaan makam-makam tersebut. Diharapkan mampu menjadi pemicu semangat dalam mewujudkan Lamongan yang lebih baik kedepannya. &#8220;Budaya, sejarah ini lah yang akan menjadi spirit booster untuk memperkuat tekad dan niat pengabdian demi kesejahteraan dan kejayaan Kabupaten Lamongan,&#8221; ujarnya. <strong>(zen/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">164519</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Napak Tilas PDAM Kota Malang 1915-2020, Selalu Utamakan Pelayanan Terbaik Untuk Masyarakat</title>
		<link>https://memontum.com/napak-tilas-pdam-kota-malang-1915-2020-selalu-utamakan-pelayanan-terbaik-untuk-masyarakat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Mar 2020 13:01:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Napak Tilas]]></category>
		<category><![CDATA[PDAM Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Perumda Tugu Tirta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=109882</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Untuk ukuran sebuah perusahaan daerah, usia PDAM Kota Malang atau kini dikenal sebagai Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tugu Tirta tergolong tua. Usianya mencapai 105 tahun. PDAM Kota Malang lahir sekitar tahun 1915, jauh sebelum Indonesia merdeka. Lantas dibalik usianya yang tua, bukan berarti mengendorkan pelayanan kepada masyarakat. Kini diera modern, dimana [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Untuk ukuran sebuah perusahaan daerah, usia PDAM Kota Malang atau kini dikenal sebagai Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tugu Tirta tergolong tua. Usianya mencapai 105 tahun. PDAM Kota Malang lahir sekitar tahun 1915, jauh sebelum Indonesia merdeka. Lantas dibalik usianya yang tua, bukan berarti mengendorkan pelayanan kepada masyarakat. Kini diera modern, dimana hampir 90% kehidupan manusia dipengaruhi teknologi informasi. PDAM Kota Malang terus berbenah menyesuaikan dengan arus perkembangan zaman.</p>
<p>Satu semangat yang diusung PDAM Kota Malang yakni selalu mengutamakan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Pelayanan Terbaik Adalah Kebanggaan Kami” begitulah semangat dan motivasi yang diusung oleh seluruh karyawan bersama Direksi PDAM Kota Malang dalam melayani warga Kota Malang. Direktur Utama PDAM, Kota Malang M Nor Muhlas menjelaskan, pada 31 maret 1915, merupakan awal PDAM Kota Malang melayani air bersih untuk warga Kota Malang. Saat itu memanfaatkan sumber mata air Karangan.</p>
<p>“Waktu itu masih dikelola oleh pemerintahan Hindia Belanda, perusahaannya diberinama Waterleiding Verordening,” tutur Muhlas. Lantas pada tahun 1928, PDAM Kota Malang menerapkan system, penyadap berupa Brom Captering pada sumber Sumbersari,</p>
<p>Kata Muhlas air yang berasal dari sumber-sumber tersebut ditransmisikan secara gravitasi pada reservoir Dinoyo dan Betek. Ditahun 1935, Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Malang meningkatkan debit air bersih dengan memanfaatkan sumber mata air Binangun, di Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Debit air yang dimanfaatkan dari sumber mata air Binangun mencapai 215 liter/detik. Lantas pada 18 Desember 1974, diterbitkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 11 tahun 1974, unit air minum berubah dengan status Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).</p>
<p>“Saat itu, PDAM Kota Malang mempunyai badan hukum dan mempunyai hak otonomi dalam pengelolaan air minum,” urai Muhlas. Antara tahun 1978-2004, seiring bertambahnya penduduk Kota Malang dan peningkatan kebutuhan air bersih di masyarakat. Maka PDAM Kota Malang bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Malang, memanfaatkan sumber mata air wendit dengan menerapkan system pompanisasi. Masuk pada era tahun 2004, PDAM Kota Malang mencoba inovasi baru. Yaitu menerapkan program Zona Air Minum Prima (ZAMP).</p>
<p>Sasaran utamanya di Perumahaan Pondok Blimbing Indah, sebagai lokasi pilot projectnya. Kata Muhlas, pada tahun 2006, PDAM Kota Malang melakukan pemetaan GIS dengan foto udara dan membangun billing system sehingga pekerjaan tidak lagi dengan manual. Berikutnya Antara tahun 2007-2012, PDAM Kota Malang memperluas cakupan wilayah program ZAMP hingga kesuluruh wilayah Kota Malang. “Sampai saat ini Program ZAMP sudah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, Kota Malang,” ungkap Muhlas.</p>
<p>Selanjutnya diterangkan, pada tahun 2010, PDAM Kota Malang mulai melakukan program penurunan kehilangan air dengan membangun District Meter Area serta mulai ikut serta dalam program hibah air minum yang diberikan oleh Ausaid dan Kementrian PUPR untuk peningkatan jumlah pelanggan.</p>
<p>“Ini cikal bakal kami diera teknologi informasi, mulai tahun 2012 PDAM Kota Malang mengintegrasikan keseluruhan proses bisnis dengan pembentukan portal Total Water Utility Integrated Network (TWUIN). Aplikasi TWUIN bisa diakses lewat android, pengembangan dan penerapan tekhnologi TWUIN dilakukan secara bertahap,” beber Muhlas.</p>
<p>Lantas masuk pada tahun 2014-2016, untuk mencapai target 100-0-100, PDAM Kota Malang membangun jaringan distribusi dan beberapa tendon air untuk meningkatkan jumlah pelanggan dan area pelayanan.</p>
<p>Pada tahun 2016, PDAM Kota Malang mulai menggunakan SCADA (Supervisor Control And Data Acguisition) untuk system kendali dan monitoring jarak jauh. “Tahun 2018, kami meresmikan program TWUIN Command Center untuk monitoring jarak jauh keseluruhan Sistem Penyediaan Air minum (SPAM) PDAM Kota Malang dari produksi hingga distribusi pelayanan pelanggan,” tegas Muhlas.</p>
<p>Masuk pada tahun 2020, PDAM Kota Malang terus berusaha meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Memang selama berjalannya waktu, banyak kendala dan rintangan yang hidapi PDAM Kota Malang.</p>
<p>Seperti pipa bocor dan kendala lainnnya. “Sesuai komitmen kami. Kami akan selalu memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan. Pelayanan terbaik adalag kebanggan kami,” ungkap Muhlas percaya diri.</p>
<p>Ditambahkan, saat ini jumlah pelanggan PDAM Kota Malang terus meningkat. Cakupannya mencapai 96.79% dari luas wilayah Kota Malang. Hingga 1 Februari 2020, jumlah pelanggan PDAM Kota Malang mencapai 169.381 pelanggan.</p>
<p>Lantas jumlah reservoir tersebar di 41 titik dengan kapasitas 40.271 meter kubik. “Saat ini seluruh wilayah pelayanan PDAM Kota Malang adalah air siap minum yang statusnya dapat dicek melalui website.</p>
<p>“Kini PDAM Kota Malang memiliki 133 water tap yang dapat digunakan masyarakat Malang untuk minum ataupun mengisi ulang botol minum yang tersebar di fasilitas umum, taman, sekolah-sekolah, instansi pemerintah dan perkantoran,” jelas Muhlas.</p>
<p>Paling membangakan, kata Muhlas tingkat kehilangan air PDAM Kota Malang terus turun setelah dilakukan berbagai upaya penurunan sejak tahun 2010. “Tahun 2012 tingkat kehilangan air mencapai 32%. Lantas tahun 2020 tingakt kehilangan air tinggal 18.57% saja,” ujar dia.</p>
<p>Yang terakhir, bawasaannya saat ini Portal TWUIN telah terintegrasi dengan keseluruhan proses bisnis PDAM Kota Malang. Portal TWUIN terdiri atas empat modul utama. Yaitu CIS (Customer Information System) untuk system informasi pelangggan.</p>
<p>GIS (Geographical Information Sistem) untuk system pemetaan pelanggan dan asset SPAM (Sistem Penyediaan Air Minum), Berikutnya WUIN (Water Utility Integrated Network). Yaitu system monitoring SPAM, UAS (Utility Administration System) adalah system administrasi perkantoran. <strong>(man/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">109882</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Polda Jatim Gelar Napak Tilas Pahlawan Kepolisian</title>
		<link>https://memontum.com/polda-jatim-gelar-napak-tilas-pahlawan-kepolisian</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Nov 2019 16:41:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Napak Tilas]]></category>
		<category><![CDATA[Polda Jatim]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/99314-polda-jatim-gelar-napak-tilas-pahlawan-kepolisian</guid>

					<description><![CDATA[MEMONTUM MALANG &#8211; Untuk menyambut HUT Ke 74 Korps Brimob Polri, Satbrimob Polda Jatim gelar napak tilas pahlawan kepolisian Agen Polisi III Katjoeng Permadi yang gugur mempertahankan kemerdekaan. Napak tilas yang diikuti oleh anggota Brimob Polri dan TNI dilakukan dengan melakukan longmarch sepanjang 68 kilometer. Rutenya melewati beberapa lokasi perjuangan seperti Kabupaten Jombang &#8211; Desa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MEMONTUM MALANG</strong> &#8211; Untuk menyambut HUT Ke 74 Korps Brimob Polri, Satbrimob Polda Jatim gelar napak tilas pahlawan kepolisian Agen Polisi III Katjoeng Permadi yang gugur mempertahankan kemerdekaan. Napak tilas yang diikuti oleh anggota Brimob Polri dan TNI dilakukan dengan melakukan longmarch sepanjang 68 kilometer.</p>
<p>Rutenya melewati beberapa lokasi perjuangan seperti Kabupaten Jombang &#8211; Desa Kemiri &#8211; Kecamatan Ngantang &#8211; Desa Pandesari dan berakhir di Monumen Perjuangan Status Quo yang berada di Kantor Kecamatan Pujon. Napak tilas digelar sejak tanggal 3 November 2019 hingga 6 November 2019.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-99316" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191106-WA0033-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191106-WA0033-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191106-WA0033-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191106-WA0033-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191106-WA0033-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Menurut Wakapolda Jatim, Brigjen Djamaludin, napak tilas dan upacara peringatan ini sebagai penghargaan dan mengenang jasa pahlawan bhayangkara sejati dalam menghalau penjajah dan mempertahankan kemerdekaan RI. Ia berharap seluruh jajaran kepolisian bisa menjadikan teladan serta semangat para pahlawan terdahulu.</p>
<p>&#8221; Terutama pengabdian, loyalitas, dedikasi Katjoeng Permadi dalam berjuang. Untuk itu kita harus bisa mengisi kemerdekaan dengan melanjutkan pengabdian kepada masyarakat, mengedepankan pelayanan dan melindungi keamanan,&#8221; kata dia ketika mewakili Kapolda Jatim Irjen. Pol. Luki Hermawan di Pendopo Kecamatan Pujon, Rabu (6/11/2019).</p>
<p>Keberadaan Katjoeng, lanjut Djamaludin menunjukkan kesetiaannya dalam menjalankan tugas kepolisian. Ia menunjukkan jiwa satria, menunjukkan ideologi Polri yang loyalitas dan berani.</p>
<p>&#8220;Kita harus memaknainya dan meniru serta melanjutkan perjuangan mereka. Terima kasih Kaporles Batu yang lama sudah mengaggas hal besar ini,&#8221; tambahnya.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-99315" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191106-WA0032-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191106-WA0032-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191106-WA0032-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191106-WA0032-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191106-WA0032-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Kepala Satbrimob Polda Jatim, Kombes. Pol. I Ketut Gede Wijatmika mengaku tertarik menggelar upacara dan napak tilas karena melihat semangat dan perjuangan luar biasa dari pahlawan kepolisian terdahulu mempertahankan kemerdekaan.</p>
<p>Total ada 210 anggota Brimob terlibat dalam acara longmarch yang juga diisi dengan beberapa kegiatan, misalnya santunan anak yatim, bantuan fakir miskin di tempat yang berdekatan dengan lokasi napak tilas serta pengarahan kepada masyarakat untuk menjaga stabilitas keamanan.</p>
<p>&#8220;Dia adalah pengantin baru tapi rela berjuang untuk negara dan bangsa mengorbankan seluruh jiwa raganya. Maka kita patut menghargai dan siap meneruskan perjuangan mengisi kemerdekaan,&#8221; ungkap Wijatmika.</p>
<p>Kemudian, perlu diketahui saat tragedi peperangan, para pejuang dari kepolisian dan Tentara Keamanan Rakyat (TKR) bahu membahu saling tembak menembak melawan penjajah secara sporadis. Dari sana menunjukkan sinergitas antara kepolisian dengan TNI demi menjaga NKRI sudah terbangun sejak lama dan wajib ditingkatkan serta diteladani.</p>
<p>&#8220;Kegiatan ini baru pertama kali kita gelar, Alhamdulillah dalam pelaksanaan, kita mendapat sambutan baik dari masyarakat sekitar. Ide ini muncul usai kita membaca buku perjuangan AP III Katjoeng Permadi dan ingin menggaungkan salah satu pahlawan dari kepolisian dengan menggelar acara ini,&#8221; tambahnya.</p>
<p>&#8220;Terpenting bisa meneladani kebersamaan kepolisian dan TNI demi keutuhan NKRI. Kuatnya suatu negara tercermin dari kuatnya kedua instansi ini,&#8221; sambungnya.</p>
<p>AKBP Budi Hermanto selaku inisator dan penggagas pahlawan perjuangan AP III Katjoeng Permadi menjelaskan secara singkat, awalnya ia melihat ada monumen perjuangan yang kurang terawat dan menanyakannya.</p>
<p>Ternyata monumen dua pria yang mengendong satu pria disamping mobil willyz merupakan salah satu tokoh perjuangan kemerdekaan dari agen kepolisian. Mendengar informasi tersebut, Buher sapaan akrabnya langsung membentuk tim kerja untuk menelusuri sejarah.</p>
<p>&#8220;Selain merekondisi monumen, saya melaporkan ke Polda Jatim. Setelah mendapat izin kami langsung bergerak menggandeng sejarawan, pustakawan, dan masyarakat sekitar untuk menggali informasi,&#8221; jelas mantan Kapolres Batu ini.</p>
<p>Setelah mendapatkan seluruh informasi, tim kerja langsung membuat video dokumenter tentang kepahlawan dariekan seperjuangan. Bukan hanya itu, tim bersama keluarga serta saksi kejadian merangkum seluruh kejadian di buku sejarah perjuangan AP III Katjoeng Permadi dan merubah nama jalan menuju Mapolres Batu menjadi Jalan AP III Katjoeng Permadi sebelumnya Jalan Bhayangkara.</p>
<p>&#8221; Terima kasih pada seluruh jajaran terlebih Satbrimob Polda Jatim yang sudah menggelorakan kembali sosok prajurit kepolisian di masa kemerdekaan,&#8221; urainya.</p>
<p>Selain doa bersama, acara juga diisi dengan pementasan drama perjuangan AP III Katjoeng Permadi yang diperankan oleh pelajar SMA Islam Pujon yang menceritakan tragedi status quo sehingga menyebabkan Katjoeng meninggal. Lalu pemberian tali asih kepada keluarga dan rekan seperjuangan almarhum.</p>
<p>Perlu diketahui, Katjoeng adalah warga Pujon yang baru saja menyandang status pengantin baru. Ia diberi tugas berdasarkan instruksi Jawatan Kepolisian Negara RI harus menjaga garis demarkasi yang akrab disebut Garis Van Mook yang merupakan hasil perjanjian Renville.</p>
<p>Berdasarkan instruksi ini, polisi berada di garis depan, berhadapan langsung dengan wilayah Belanda yang saat itu berada di Kota Batu pada agresi Belanda ke-II tersebut. 18 Desember 1948 pukul 23.40 WIB Belanda mengirimkan telegram yang berisi bahwa Belanda tidak terikat lagi dengan perjanjian Renvile.</p>
<p>Tanggal 19 Desember 1948 pagi, Belanda bergerak maju dari Batu menuju ke wilayah Pujon, mereka pun melakukan serangan. Satu kompi pasukan dibawah pimpinan Kapten Bosch bergerak dari arah Batu menuju ke Kasembon. Target penyerangan saat itu adalah Pusat Pembangkit Tenaga Listrik Mendalan, Kasembon.</p>
<p>Tidak hanya kalah persenjataan, Belanda lebih unggul di bidang telekomunikasi, karena itu meskipun malam Belanda sudah mengirim telegram bahwa tidak terikat lagi dengan perjanjian Renville, pejuang kita tidak ada yang tahu, termasuk Katjoeng Permadi.</p>
<p>Tentara Belanda sengaja tidak melewati jalan utama, namun mereka melewati Batu-Kelet (Pujon Kidul)-Selatan Desa Bian-Bakir- Bendosari-kawasan hutan-Pakan Ngantang-Banu-Sromo-Selorejo.</p>
<p>Saat itu tentara Belanda menyerang pos status quo yang dijaga Katjoeng. Ia tewas dadanya tertembus peluru musuh, begitu juga dengan rekannya Sujadi. <strong>(bir/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">99314</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kasdim 0815 dan Kapolres Mojokerto Kota Lepas Ngonthel Napak Tilas Jenderal Soedirman</title>
		<link>https://memontum.com/kasdim-0815-dan-kapolres-mojokerto-kota-lepas-ngonthel-napak-tilas-jenderal-soedirman</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Dec 2018 15:18:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mojokerto]]></category>
		<category><![CDATA[Jenderal Soedirman]]></category>
		<category><![CDATA[Napak Tilas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=68726</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Mojokerto &#8211; Dandim 0815 Mojokerto yang diwakili Kasdim 0815 Mayor Inf Nuryakin, S.Sos bersama unsur Kapolres Mojokerto Kota AKBP Sigit Dany Setiyono, SH., S.IK., M.Sc (Eng), memberangkatkan peserta Ngonthel Napak Tilas Jenderal Sudirman, di depan Makodim 0815 Mojokerto Jalan Majapahit Nomor 1 Kota Mojokerto, Jaw Timur, Sabtu (15/12/2018). Turut hadir dalam kegiatan, antara lain [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Mojokerto</strong> &#8211; Dandim 0815 Mojokerto yang diwakili Kasdim 0815 Mayor Inf Nuryakin, S.Sos bersama unsur Kapolres Mojokerto Kota AKBP Sigit Dany Setiyono, SH., S.IK., M.Sc (Eng), memberangkatkan peserta Ngonthel Napak Tilas Jenderal Sudirman, di depan Makodim 0815 Mojokerto Jalan Majapahit Nomor 1 Kota Mojokerto, Jaw Timur, Sabtu (15/12/2018).</p>
<p>Turut hadir dalam kegiatan, antara lain Presiden LCC Indonesia yang juga Sekdakab Jombang Dr. H. Akhmad Jazuli, SH., M.Si, Para Pasi dan Danramil Jajaran Kodim 0815 Mojokerto, Ketua Tim Ngonthel Napak Tilas Panglima Besar Jenderal Sudirman, Cut Amirulloh beserta 24 peserta lainnya.</p>
<p>Pada kesempatan tersebut, Kasdim 0815 Mojokerto Mayor Inf Nuryakin, S.Sos, menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Paguyuban Sepeda Koeno Patriot Sedjati (Senopati) yang telah melaksanakan Ngonthel Napak Tilas Jenderal Sudirman dengan jarak 300 kilometer, start di Pacitan dan finish di Lapangan  Kodam V/Brawijaya, Surabaya.</p>
<p>Masih tutur Kasdim, Ngonthel Napak Tilas Jenderal Sudirman yang dimulai tanggal 11 hingga 16 Desember 2018  ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Juang Kartika Ke-73 dan HUT Kodam V/Brawijaya Ke-70 Tahun 2018. </p>
<p>“Kegiatan ini bertujuan untuk mengenang jasa-jasa dan perjuangan Panglima Besar Jenderal Sudirman bagi negara Indonesia. Ini merupakan salah satu wujud cinta tanah air, sikap patriotisme dan bela negara yang patut diapresiasi dan ditiru oleh generasi muda lainnya,” ungkap Kasdim. </p>
<p>Berikutnya Kapolres Mojokerto Kota AKBP Sigit Dany Setiyono, SH., S.IK., M.Sc (Eng), memberikan sambutan dilanjutkan dengan memberangkatkan peserta Ngonthel Napak Tilas Jenderal Sudirman di depan Makodim 0815 Mojokerto menuju Jalan Majapahit  &#8211; Jalan WR Supratman &#8211; Jalan Taman Siswa &#8211; Jalan Gajah Mada &#8211; Jalan Raya Mlirip &#8211; Balai Desa Mlirip, dengan didampingi Tim Onthelis Kodim 0815 Mojokerto dan  LCC Indonesia sejumlah 80 orang.</p>
<p>Saat di Balai Desa Mlirip, dilaksanakan serah terima Tim Ngonthel Napak Tilas Panglima Besar Jenderal Sudirman oleh Pasiter Kodim 0815 Mojokerto Kapten Arh Supriyono dan Pasandi Kodim 0816 Sidoarjo. Selanjutnya Peserta Ngonthel Napak Tilas diberangkatkan oleh Kapolsek Jetis Kompol Subiyanto dengan didampingi Danramil 0815/07 Jetis Kapten Inf Sasminto menuju Lapangan Kodam V/Brawijaya.<strong> (den/gan/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">68726</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sepeda Onthel Napak Tilas Panglima Besar Jenderal Soedirman Tiba di Makodim Mojokerto</title>
		<link>https://memontum.com/sepeda-onthel-napak-tilas-panglima-besar-jenderal-soedirman-tiba-di-makodim-mojokerto</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Dec 2018 15:07:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mojokerto]]></category>
		<category><![CDATA[Jenderal Soedirman]]></category>
		<category><![CDATA[kodim 0815]]></category>
		<category><![CDATA[Napak Tilas]]></category>
		<category><![CDATA[Sepeda Onthel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=68718</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Mojokerto &#8211; Tim Sepeda Onthel Kodam V/Brawijaya &#8220;Sepeda Koeno Patriot Sedjati (Senopati) Surabaya&#8221; Napak Tilas Route Gerilya Panglima Besar Jenderal Soedirman, memasuki Makodim 0815 Mojokerto Jalan Majapahit Nomor 1 Kota Mojokerto Jawa Timur, Jum&#8217;at (14/12/2018). Sebelumnya Tim Onthel ini diterima Pasiter Kodim 0815 Mojokerto Kapten Arh Supriyono di Makoramil 0815/02 Trowulan sekaligus serah terima [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Mojokerto</strong> &#8211; Tim Sepeda Onthel Kodam V/Brawijaya &#8220;Sepeda Koeno Patriot Sedjati (Senopati) Surabaya&#8221; Napak Tilas Route Gerilya Panglima Besar Jenderal Soedirman, memasuki Makodim 0815 Mojokerto Jalan Majapahit Nomor 1 Kota Mojokerto Jawa Timur, Jum&#8217;at (14/12/2018).</p>
<p>Sebelumnya Tim Onthel ini diterima Pasiter Kodim 0815 Mojokerto Kapten Arh Supriyono di Makoramil 0815/02 Trowulan sekaligus serah terima route perjalanan Napak Tilas dengan Kodim 0814 Jombang, yang dihadiri Danramil 0815/02 Trowulan Kapten Inf Herman Hidayat, Kanit Sabhara Polsek Trowulan dan Pasiter Kodim 0814 beserta anggota.</p>
<p>Semangat pantang mundur tetap terpatri, tidak menyurutkan tekad untuk terus maju dan melaju, kendati dalam kondisi basah kuyup akibat guyuran hujan deras selama perjalanan dari Trowulan menuju Makodim 0815 yang melintasi wilayah Koramil 0815/03 Sooko dan Koramil 0815/01 Prajurit Kulon. </p>
<p>Menurut Keterangan Pasiter Kodim 0815 Mojokerto Kapten Arh Supriyono,  Tim Onthel Napak Tilas Panglima Besar Jenderal Sudirman dari &#8220;Sepeda Koeno Patriot Sedjati (Senopati) Surabaya berjumlah 25 peserta, selama perjalanan menuju Makodim 0815 didampingi Tim Onthel Kodim 0815 serta mendapat pengawalan dari Denpom V/2, Patwal Polres Mojokerto dan Provost Kodim 0815. </p>
<p>&#8220;Tim Onthel ini menempuh jarak 300 kilometer dengan route Pacitan – Ponorogo – Madiun – Caruban – Saradan – Nganjuk – Jombang – Mojokerto – Siodarjo – Surabaya  ditempuh mulai tangga1 11- 16 Desember 2018. Kegiatan napak tilas ini terselenggara atas kerja sama Kodam V/Brawijaya dan Sepeda Koeno Patriot Sedjati (Senopati) Surabaya,&#8221; ungkapnya. <strong>(den/gan/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">68718</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
