<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>nararya &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/nararya/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 16 Dec 2025 12:04:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>nararya &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Peringatan Harjalu Ke-770, Bupati Lumajang Tegaskan Arah Pembangunan Daerah melalui 8 Asta Cita Nararya</title>
		<link>https://memontum.com/peringatan-harjalu-ke-770-bupati-lumajang-tegaskan-arah-pembangunan-daerah-melalui-8-asta-cita-nararya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Dec 2025 09:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Harjalu]]></category>
		<category><![CDATA[ke-770,]]></category>
		<category><![CDATA[melalui]]></category>
		<category><![CDATA[nararya]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan]]></category>
		<category><![CDATA[tegaskan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228783</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, memaknai peringatan Hari Jadi Lumajang (Harjalu) ke-770 tahun 2025, sebagai momentum strategis untuk menegaskan arah pembangunan daerah yang terstruktur dan berbasis nilai. Melalui delapan arah kebijakan Asta Cita Nararya, Pemerintah Kabupaten Lumajang meneguhkan visi Amanah, Manusiawi dan Berkeadilan sebagai landasan utama dalam menata masa depan daerah. &#8220;Pembangunan Lumajang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, memaknai peringatan Hari Jadi Lumajang (Harjalu) ke-770 tahun 2025, sebagai momentum strategis untuk menegaskan arah pembangunan daerah yang terstruktur dan berbasis nilai. Melalui delapan arah kebijakan Asta Cita Nararya, Pemerintah Kabupaten Lumajang meneguhkan visi Amanah, Manusiawi dan Berkeadilan sebagai landasan utama dalam menata masa depan daerah.</p>



<p>&#8220;Pembangunan Lumajang tidak disusun secara sektoral, melainkan dirancang saling terhubung dan berorientasi pada kebutuhan riil masyarakat. Asta Cita Nararya kami susun sebagai arah pembangunan yang saling menguatkan. Tidak ada kebijakan yang berdiri sendiri, karena pembangunan Lumajang harus berjalan utuh, terencana dan berpihak pada masyarakat,” kata Bupati Indah, dalam prosesi Harjalu ke-770 yang digelar di Pendopo Arya Wiraraja, Senin (15/12/2025) tadi.</p>



<p>Pilar Lumajang Melayani, menurut Bupati yang akrab disapa Bunda Indah, menjadi fondasi utama dalam mewujudkan pemerintahan yang amanah. Peningkatan kualitas dan kecepatan layanan publik dipandang sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah dalam menghadirkan keadilan dan kepastian layanan bagi seluruh warga.</p>



<p>“Pelayanan publik yang baik bukan sekadar prosedur, tetapi wujud kehadiran pemerintah yang melayani dengan hati dan rasa tanggung jawab,” tegasnya.</p>



<p>Sementara itu, pilar Lumajang Tangguh diarahkan untuk memperkuat kesiapsiagaan daerah menghadapi berbagai tantangan, baik kebencanaan, dinamika sosial, maupun perubahan global. Ketangguhan diposisikan sebagai karakter kolektif yang tumbuh dari solidaritas dan kekuatan sosial masyarakat.</p>



<p>“Ketangguhan Lumajang bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga ketangguhan sosial, bagaimana kita saling menguatkan dan bangkit bersama dalam situasi apa pun,” imbuh Bunda Indah.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam pilar Lumajang Membangun, pemerintah memastikan pembangunan berjalan merata dan berkeadilan. Akses infrastruktur, pelayanan dasar dan peluang ekonomi dirancang agar menjangkau seluruh wilayah tanpa meninggalkan kelompok mana pun.</p>



<p>Pilar Lumajang Eksotik menjadi upaya menjaga keseimbangan antara pembangunan dan pelestarian identitas daerah. Budaya, sejarah, dan pariwisata dipandang sebagai kekuatan strategis yang mampu menggerakkan ekonomi sekaligus memperkuat jati diri Lumajang.</p>



<p>Pada aspek sosial, Lumajang Peduli menegaskan keberpihakan pemerintah terhadap kelompok rentan melalui penguatan perlindungan sosial dan kebijakan yang inklusif. “Pembangunan harus memberi rasa aman dan perlindungan, terutama bagi masyarakat yang paling membutuhkan,” ujar Bunda Indah.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, menambahkan bahwa pilar Lumajang Unggul menjadi investasi jangka panjang daerah melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia. “Kunci kemajuan Lumajang ada pada manusianya. Karena itu, pendidikan, kesehatan dan penguatan kapasitas generasi muda menjadi prioritas pembangunan,” kata Wabup Yudha.</p>



<p>Dalam konteks keberlanjutan, Lumajang Lestari diposisikan sebagai komitmen menjaga keseimbangan antara pertumbuhan dan daya dukung lingkungan. “Kita ingin Lumajang tumbuh tanpa mengorbankan lingkungan. Pembangunan hari ini harus tetap memberi ruang hidup bagi generasi yang akan datang,” tegas Mas Yudha-sapaannya.</p>



<p>Adapun pilar Lumajang Lumbung Pangan menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan daerah sebagai fondasi ekonomi dan sosial masyarakat. “Ketahanan pangan adalah kekuatan dasar daerah. Dari sinilah stabilitas dan kemandirian Lumajang dibangun,” tambahnya.</p>



<p>Melalui delapan pilar Asta Cita Nararya, Pemerintah Kabupaten Lumajang menegaskan bahwa pembangunan diarahkan secara terintegrasi, berkesadaran dan berbasis nilai. Harjalu ke-770 menjadi penanda bahwa perjalanan Lumajang ke depan tidak hanya mengejar pertumbuhan, tetapi juga menjaga kemanusiaan, keadilan dan keberlanjutan. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228783</post-id>	</item>
		<item>
		<title>FKP RPJMD dan Musrenbang 2026, Bunda Indah Siap Bawa Lumajang Jadi Daerah Asta Cita Nararya</title>
		<link>https://memontum.com/fkp-rpjmd-dan-musrenbang-2026-bunda-indah-siap-bawa-lumajang-jadi-daerah-asta-cita-nararya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Mar 2025 11:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Musrenbang]]></category>
		<category><![CDATA[nararya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=220709</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Pemerintah Kabupaten Lumajang menggelar kegiatan Forum Konsultasi Publik (FKP) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2025-2030 dan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2026, di Pendopo Arya Wiraraja Kabupaten Lumajang, Kamis (27/03/2025) tadi. Kegiatan yang dibuka Bupati Lumajang, Indah Amperawati dan Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Lumajang menggelar kegiatan Forum Konsultasi Publik (FKP) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2025-2030 dan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2026, di Pendopo Arya Wiraraja Kabupaten Lumajang, Kamis (27/03/2025) tadi. Kegiatan yang dibuka Bupati Lumajang, Indah Amperawati dan Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda, Kepala OPD, Camat, Lurah dan berbagai unsur masyarakat.</p>



<p>Dalam sambutannya, Bupati Lumajang yang akrab disapa Bunda Indah, menyampaikan tahapan FKP dan Musrenbang merupakan tahapan yang krusial sebagai bagian dari komitmen untuk terus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam proses perencanaan pembangunan. &#8220;Saya ingin ke depan, Musrenbang ini menjadi ajang yang sesuai dengan keinginan dan harapan masyarakat. Kita adalah pelayan, karena itu kita harus bisa memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat,&#8221; kata Bunda Indah.</p>



<p>Tujuan diselenggarakannya kegiatan tersebut, paparnya, adalah untuk mendapatkan masukan dan saran, serta penyelarasan prioritas dan sasaran pembangunan Kabupaten Lumajang. Tentunya, yang sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi masyarakat, serta merumuskan dan menyepakati rencana pembangunan daerah.</p>



<p>&#8220;Kami mengundang berbagai unsur masyarakat, dengan tujuan agar ada masukan dan saran yang lebih kompleks untuk dapat menyempurnakan perencanaan pembangunan daerah Kabupaten Lumajang,&#8221; tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bunda Indah berharap, melalui serangkaian tahapan itu, maka dapat menjadikan Kabupaten Lumajang menjadi daerah yang amanah, manusiawi dan berkeadilan melalui 8 misi &#8216;Asta Cita Nararya&#8217; Kabupaten Lumajang. Diantaranya, Lumajang Melayani, meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui pengembangan sistem tata kelola yang inovatif. Lumajang Aman, meningkatkan keamanan dan kondusifitas wilayah melalui penguatan kewaspadaan terhadap ancaman ideologi, politik, ekonomi, sosial dan budaya. Lumajang Membangun, meningkatkan pemerataan akses infratruktur daerah yang berkelanjutan.</p>



<p>Kemudian, Lumajang Eksotik, yaitu meningkatkan perekonomian daerah melalui pengembangan potensi wisata dan hilirisasi industri. Lumajang Peduli, meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan komunitas dan peningkatan akses terhadap kesempatan ekonomi secara inklusif.</p>



<p>Selanjutnya, Lumajang Unggul, yakni meningkatkan kualitas SDM melalui peningkatan akses terhadap pendidikan dan kesehatan, serta pengembangan inovasi teknologi secara inklusif. Lumajang Tangguh, mewujudkan daerah yang tangguh bencana melalui penguatan infrastruktur, peningkatan kapasitas SDM dan kualitas lingkungan hidup.</p>



<p>&#8220;Terakhir, Lumajang Lumbung Pangan, yaitu meningkatkan produktivitas pertanian dan perikanan melalui optimalisasi pengelolaan dan pengendalian alih fungsi lahan,&#8221; ujarnya. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">220709</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
