<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Nenek &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/nenek/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 24 Jun 2023 08:58:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Nenek &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Terkubur dalam Lumpur, Nenek di Situbondo Ditemukan Meninggal</title>
		<link>https://memontum.com/terkubur-dalam-lumpur-nenek-di-situbondo-ditemukan-meninggal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Jun 2023 05:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[dalam]]></category>
		<category><![CDATA[di]]></category>
		<category><![CDATA[Ditemukan]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[lumpur,]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[Nenek]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[terkubur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191723</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Keheningan malam warga di Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo, berubah menjadi haru, Jumat (23/06/2023) malam. Itu karena, seorang nenek yang diketahui bernama Sulastri atau yang akrab dipanggil Nenek Min (70), ditemukan meninggal dunia terkubur dalam lumpur di muara sungai, yang tidak jauh dari rumahnya. Kepala Desa Kilensari, Sugiono, menjelaskan bahwa kejadian [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Keheningan malam warga di Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo, berubah menjadi haru, Jumat (23/06/2023) malam. Itu karena, seorang nenek yang diketahui bernama Sulastri atau yang akrab dipanggil Nenek Min (70), ditemukan meninggal dunia terkubur dalam lumpur di muara sungai, yang tidak jauh dari rumahnya.</p>



<p>Kepala Desa Kilensari, Sugiono, menjelaskan bahwa kejadian itu bermula ketika sejak Kamis (22/06/2023) lalu, dirinya mendapat informasi kalau Nenek Min yang hidup di dekat muara sungai, dikabar hilang karena tidak terlihat di rumah. Karenanya, kejadian itupun dilaporkan juga kepada petugas.</p>



<p>&#8220;Akhirnya, sejak pagi warga bersama petugas dari Polsek dan Koramil 0823/05 Panarukan, melakukan pencarian di sekitar lokasi. Namun, Nenek Min justru baru diketemukan pada Jumat sekitar pukul 21.00. Saat ditemukan, itu sudah dalam keadaan meninggal dunia terpendam lumpur,” jelas Sugiono.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Setelah ditemukan, tambahnya, jenazah Nenek Min segera dievakuasi ke RS dr Abdoer Rahem Situbondo. Tampak petugas kepolisian, TNI, BPBD Situbondo bersama warga, bergotong royong mengevakuasi jenazah korban.</p>



<p>Kapolsek Panarukan, AKP Effendy Nawawi, saat dikonfirmasi membenarkan adanya penemuan jenazah Nenek Min dengan kondisi terbenam dalam lumpur. &#8220;Untuk memastikan penyebabnya, kami belum bisa memastikan dan masih menunggu tim Identifikasi dari Polres Situbondo,&#8221; kata Kapolsek Panarukan.</p>



<p>Perlu diketahui, bahwa menurut keterangan warga, Nenek Min selama ini tinggal sendiri di lokasi dekat lumpur yang tidak lain adalah kawasan tambak yang berdekatan dengan muara sungai. “Dahulu korban tinggal di lokasi tambak bersama suaminya. Namun sejak suaminya meninggal dunia, korban tinggal sendirian di tambak,&#8221; tambah warga setempat. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191723</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bakti Bhayangkara, Polresta Malang Kota Datangi Nenek Sebatang Kara Berumur 105 Tahun</title>
		<link>https://memontum.com/bakti-bhayangkara-polresta-malang-kota-datangi-nenek-sebatang-kara-berumur-105-tahun</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Jun 2023 05:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[bakti]]></category>
		<category><![CDATA[berumur]]></category>
		<category><![CDATA[bhayangkara]]></category>
		<category><![CDATA[datangi]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[kara]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Nenek]]></category>
		<category><![CDATA[polresta]]></category>
		<category><![CDATA[sebatang]]></category>
		<category><![CDATA[tahun]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191626</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wakapolresta Malang Kota, AKBP Apip Ginanjar, bersama jajarannya mendatangi rumah nenek sebatang kara di Jalan Sawojajar Gang XIX, Kelurahan Sawojajar, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Jumat (23/06/2023) tadi. Dalam giat Bakti Bhayangkara menjelang peringatan ke-77 Bhayangkara tahun 2023 ini,Wakapolresta langsung bertemu dengan Nenek Lina yang kini usianya sudah mencapai 105 tahun. Tampak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="https://memontum.com">Memontum </a>Kota Malang</strong> &#8211; Wakapolresta Malang Kota, AKBP Apip Ginanjar, bersama jajarannya mendatangi rumah nenek sebatang kara di Jalan Sawojajar Gang XIX, Kelurahan Sawojajar, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Jumat (23/06/2023) tadi.</p>



<p>Dalam giat Bakti Bhayangkara menjelang peringatan ke-77 Bhayangkara tahun 2023 ini,Wakapolresta langsung bertemu dengan Nenek Lina yang kini usianya sudah mencapai 105 tahun. Tampak raut wajah bahagia dari Nenek Lina, saat bertemu langsung dengan orang kedua di jajaran Polresta Malang Kota ini. Bahkan, di usianya yang sudah tua, Nenek Lina masih bisa ngobrol santai bersama AKBP Apip.</p>



<p>Wakapolresta Malang Kota, AKBP Apip Ginanjar, mengatakan bahwa agenda ini adalah Bakti Bhayangkara berkolaborasi dengan jajarah Kelurahan Sawojajar, Dinas Sosial P3AP2KB Kota Malang, untuk melakukan pendataan kependudukan dan penyanluran bantuan sosial. &#8220;Kedatangan kami juga menyalurkan bantuan Sembako, obat-obatan serta melakukan pengecekan kesehatan. Alhamdulillah, kondisi Nenek Lina ini sehat, dan dari pengakuan beliau, kini sudah hampir berusia 105 tahun. Sehari-harinya Nenek Lina tingga di rumah ini seorang diri,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Baca juga:</p>





<p>Dijelaskannya, bahwa Nenek Lina dalam kehidupan sehari-hari mendapat bantuan dari masyarakat. &#8220;Informasinya, anaknya sudah meninggal dunia dan cucunya sudah tidak sanggup untuk merawat. Nenek ini tinggal di sini sudah 10 tahun. Sebelumnya lebih dari lima tahun, tinggal di gubuk kecil. Dan kemudian dibangunkan rumah tinggal, oleh salah satu gereja,&#8221; urainya.</p>



<p>Hal itu, dibenarkan oleh Lurah Sawojajar, Lukman Hidayat, yang juga hadir di lokasi Bakti Bhayangkara. &#8220;Nenek Lina sebelumnya tinggal di Jalan Selorejo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Dia kemudian datang ke Sawojajar, karena ingin menempati tanah miliknya. Ini tanah miliknya sendiri,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Meskipun usianya sudah tua dan sebatang kara, namun Nenek Lina selalu menolak kalau akan dirawat di Panti Jumpo. &#8220;Dia tidak mau meninggalkan tanahnya. Ke depannya, kita akan membantu untuk mendapatkan kartu identitas di Sawojajar. Akan kita bantu ke Dispendukcapil Kota Malang, untuk melakukan tracing dan pendataan. Agar nenek Lina terdaftar, dan bisa menggunakan fasilitas yang sudah disiapkan pemerintah,&#8221; tambahnya saat bertemu Memontum.com.&nbsp;<strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191626</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Nenek 70 Tahun Dilaporkan Hilang di Kawasan Taman Nasional Baluran Situbondo</title>
		<link>https://memontum.com/nenek-70-tahun-dilaporkan-hilang-di-kawasan-taman-nasional-baluran-situbondo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Jul 2022 11:59:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Nenek]]></category>
		<category><![CDATA[orang hilang]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Taman]]></category>
		<category><![CDATA[taman nasional baluran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=171772</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Seorang perempuan atau Nenek Sadi alias Bu Totok (70), dilaporkan hilang dan hingga Selasa (05/07/2022) tadi, masih dalam pencarian. Sebelumnya, sang nenek dilaporkan hilang di kawasan Blok Lempuyang Resort Balanan, Taman Nasional (TN) Baluran, Dusun Sidomulyo Merak, Desa Sumberwaru, Kecamatan Banyuputih, Situbondo, Minggu (03/07/2022) sekitar pukul 22.00. Koordinator Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Seorang perempuan atau Nenek Sadi alias Bu Totok (70), dilaporkan hilang dan hingga Selasa (05/07/2022) tadi, masih dalam pencarian. Sebelumnya, sang nenek dilaporkan hilang di kawasan Blok Lempuyang Resort Balanan, Taman Nasional (TN) Baluran, Dusun Sidomulyo Merak, Desa Sumberwaru, Kecamatan Banyuputih, Situbondo, Minggu (03/07/2022) sekitar pukul 22.00.</p>



<p>Koordinator Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Situbondo, Puriyono, saat dikonfirmasi mengatakan, Sabtu (02/07/2022) seorang petugas dari Taman Nasional Baluran, Resort Balanan, Seksi Bekol, masih mendapati Nenek Sadi sedang mencari biji akasia di Blok Sirondo. “Saat bertemu petugas, Nenek Sadi sempat disapa dan diminta untuk egera balik ke Lempuyang, karena kondisinya sudah sepuh dan pikun,” ucapnya, Selasa (05/07/2022) tadi.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>Puriyono menambahkan, pada Minggu (03/07/2022) sekitar pukul 22.00, seorang petugas Resort Balanan mendapat laporan dari keluarga korban, bahwa Nenek Sadi belum pulang ke rumahnya. “Karenanya, kemudian petugas dibantu oleh warga setempat langsung melakukan pencarian di Blok Balanan, Simacan serta Sirondo. Namun, tidak berhasil menemukan keberadaan korban,” imbuhnya.</p>



<p>Petugas dan warga setempat, akhirnya kembali melakukan pencarian terhadap Nenek Sadi, pada Senin (04/07/2022). Kali ini, lokasi pencarian di sekitar area pencarian di kawasan Lempuyang. &#8220;Akan tetapi, usaha kita masih belum membuahkan hasil,” jelasnya.</p>



<p>Saat dinyatakan hilang, korban memakai baju putih yang sudah terlihat kotor dan pakai sampir jarik batik warna coklat. “Kepada masyarakat yang merasa pernah bertemu atau mengetahui keberadaan korban, agar segera melapor ke petugas TN Baluran. Atau, bisa ke Polsek dan Koramil terdekat,” bebernya. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">171772</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ungkap Pembantaian Nenek dan Cucu, Polres Malang Periksa Tujuh Warga dan Pastikan Tak Ada Barang Beharga Raib</title>
		<link>https://memontum.com/ungkap-pembantaian-nenek-dan-cucu-polres-malang-periksa-tujuh-warga-dan-pastikan-tak-ada-barang-beharga-raib</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Jun 2022 14:06:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Nenek]]></category>
		<category><![CDATA[Pembantaian]]></category>
		<category><![CDATA[polres malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=170360</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Polisi masih terus mendalami kasus dugaan pembunuhan yang terjadi di Dusun Manggisari, Desa Bocek, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Selasa (07/06/2022) tadi. Kapolres Malang, AKBP Ferli Hidayat, melalui Kasat Reskrim, AKP Donny K Bara&#8217;langi, mengatakan bahwa dalam olah TKP, pihaknya menemukan beberapa barang bukti seperti pisau yang diduga digunakan untuk membunuh dan menganiaya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Polisi masih terus mendalami kasus dugaan pembunuhan yang terjadi di Dusun Manggisari, Desa Bocek, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Selasa (07/06/2022) tadi.</p>



<p>Kapolres Malang, AKBP Ferli Hidayat, melalui Kasat Reskrim, AKP Donny K Bara&#8217;langi, mengatakan bahwa dalam olah TKP, pihaknya menemukan beberapa barang bukti seperti pisau yang diduga digunakan untuk membunuh dan menganiaya korban. Kemudian, juga ditemukan handphone, yang diduga kuat milik korban.</p>



<p>&#8220;Jadi, kesimpulan kami untuk di awal, bahwa kejadian ini murni penganiayaan dan pembunuhan. Karena, beberapa barang penting yang memiliki nilai jual, tidak diambil oleh terduga pelaku alias masih berada di TKP. Kami masih dalami dan nanti mohon waktu kami update,&#8221; kata AKP Donny K Bara&#8217;langi, Selasa (07/06/2022).</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>Dirinya juga menjelaskan, bahwa pihaknya saat ini tengah meminta keterangan tujuh orang warga dan saksi. &#8220;Yang jelas, sudah ada sekitar tujuh saksi, yang kita minta keterangan. Pertama, tetangga sekitar tiga orang. Tetangga tersebut, masih ada hubungan keluarga sebanyak dua orang. Lalu sisanya, saksi yang menolong pertama korban pada saat kejadian itu,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>AKP Donny juga menjelaskan, bahwa pihaknya masih mendalami motif dari kasus tersebut. &#8220;Belum, masih terus kami dalami untuk motifnya. Mohon waktu, nanti kita update,&#8221; terangnya.</p>



<p>Sebagaimana diberitakan sebelumnya, warga Dusun Manggisari, Desa Bocek, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, dihebohkan dengan adanya pembantaian nenek dan cucuk. Akibat kejadian itu, seorang nenek yang diketahui bernama Wurlin (70), meninggal di lokasi kejadian atau di dalam rumahnya. Sementara cucunya, M Saifudin (17), mengalami luka sabetan benda tajam dan harus menjalani perawatan. <strong>(cw1/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">170360</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Miliki KKS dan Rumah Berplangkat Keluarga Miskin, Nenek 92 Tahun di Lumajang Tergolek Tanpa Bantuan</title>
		<link>https://memontum.com/miliki-kks-dan-rumah-berplangkat-keluarga-miskin-nenek-92-tahun-di-lumajang-tergolek-tanpa-bantuan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 May 2022 15:56:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[KKS]]></category>
		<category><![CDATA[Nenek]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=169062</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Memiliki kartu keluarga sejahtera (KKS) dan rumahnya berplangkat atau tertulis sebagai &#8216;Keluarga miskin penerima bantuan sosial PKH dan BPNT&#8217;, bukan jaminan akan mendapatkan bantuan pemerintah. Realita dan nasib miris itulah, yang dialami perempuan renta yakni Bu Kesah atau Nenek Esa, warga Jalan Ade Irma Suryani RT05 RW02, Kelurahan Rogotrunan, Kecamatan/Kabupaten Lumajang. Nenek [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Memiliki kartu keluarga sejahtera (KKS) dan rumahnya berplangkat atau tertulis sebagai &#8216;Keluarga miskin penerima bantuan sosial PKH dan BPNT&#8217;, bukan jaminan akan mendapatkan bantuan pemerintah. Realita dan nasib miris itulah, yang dialami perempuan renta yakni Bu Kesah atau Nenek Esa, warga Jalan Ade Irma Suryani RT05 RW02, Kelurahan Rogotrunan, Kecamatan/Kabupaten Lumajang.</p>



<p>Nenek yang tertulis di KTP-nya kelahiran 01 Januari 1930 atau berusia 92 tahun itu, harus pasrah dengan kondisi kesehatannya saat ini. Ketika memontum.com mengunjungi rumahnya, sang nenek hanya bisa terbaring lemah di lantai ruang tamu rumahnya.&nbsp;</p>



<p>Nenek Esa saat ditanya media online ini, mengaku hanya punya anak satu. Itu pun, sang buah hati sudah meninggal dunia. Sehingga, untuk keseharian sementara hidup bersama saudara di kanan-kiri rumahnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>Yang cukup aneh, tentumeski punya kartu KKS, sang nenek tidak pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah. &#8220;Anak saya sudah meninggal. Saya tidak pernah mendapat bantuan,&#8221; ujarnya sambil terbaring.</p>



<p>Ketua RT05, Toyib, saat dikonfirmasi juga mengatakan bahwa pihaknya sudah berusaha mengkonfirmasikan hal itu kepada RW hingga Kelurahan Rogotrunan. Hanya saja, hingga saat ini Nenek Esa memang tidak pernah mendapatkan bantuan.</p>



<p>&#8220;Konfirmasi ke Pak RW hingga Kelurahan, sudah saya lakukan. Ternyata, ya memang tidak pernah mendapat bantuan. Baik bantuan BLT maupun PKH,&#8221; terangnya. <strong>(adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">169062</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Demi Dukung Program Pemerintah, Anggota Polres Jember Gendong Nenek Ratusan Meter ke Lokasi Vaksin</title>
		<link>https://memontum.com/demi-dukung-program-pemerintah-anggota-polres-jember-gendong-nenek-ratusan-meter-ke-lokasi-vaksin</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Jan 2022 10:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Gendong Nenek]]></category>
		<category><![CDATA[Nenek]]></category>
		<category><![CDATA[polres jember]]></category>
		<category><![CDATA[Vaksin]]></category>
		<category><![CDATA[vaksin covid-19]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=161878</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Capaian vaksinasi di Kabupaten Jember hingga saat ini masih berkisar 67,5 persen dari target pemerintah sebayak 70 persen. Untuk mengejar target tersebut,.semua instansi terus dilibatkan, termasuk TNI dan Polri. Salah cara agar masyarakat mendapatkan layanan vaksin, adalah dengan melaksanakan jemput bola terutama di wilayah terpencil di Kabupaten Jember. Petugas, tanpa lelah mendatangi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Capaian vaksinasi di Kabupaten Jember hingga saat ini masih berkisar 67,5 persen dari target pemerintah sebayak 70 persen. Untuk mengejar target tersebut,.semua instansi terus dilibatkan, termasuk TNI dan Polri.</p>



<p>Salah cara agar masyarakat mendapatkan layanan vaksin, adalah dengan melaksanakan jemput bola terutama di wilayah terpencil di Kabupaten Jember. Petugas, tanpa lelah mendatangi satu persatu rumah warga yang belum disuntik vaksin.</p>



<p>Seperti yang dilakukan oleh anggota polisi yang menggendong seorang nenek bernama Sutiha B Halim warga RT 06 RW 02 Dusun Krajan Kidul, Desa Curahlele, Kecamatan Balung, yang ramai diperbincangkan di grup-grup whatsapp. Dari informasi yang diperoleh, kondisi nenek berumur 60 tahun itu, tengah dalam keadaan lumpuh. Namun, secara fisik, kondisinya sehat.</p>



<p>Menurut Kapolsek Balung, AKP Sunarto, Nenek Sutiha antusias ingin divaksin Covid. Namun, karena fisiknya yang lumpuh, akhirnya dibantu anggota Mapolsek Balung, untuk menggendongnya ke lokasi vaksin di masjid desa setempat.</p>



<p>&#8220;Nenek itu adalah warga Desa Curahlele dan fisiknya lumpuh,&#8221; kata Sunarto saat dikonfirmasi di Mapolsek Balung, Sabtu (15/01/2022).</p>



<p>Terkait aksi anggota Mapolsek Balung bernama Bripka Andri Widiatmoko yang menggendong Nenek Sutiha ke lokasi vaksin, juga diketahui Sunarto. Termasuk, jika aksi terpuji tersebut juga ramai dibahas di grup-grup Whatsapp.</p>



<p>&#8220;Tindakan anggota kami sebenarnya adalah hal wajar. Karena merupakan bagian dari tugas. Apalagi, kondisi si nenek sedang lumpuh dan memang perlu dibantu. Karenanya, anggota kami (Polsek Balung) Bripka Andri Widiatmoko, menggendong sang nenek dari rumahnya ke lokasi vaksinasi di masjid desa setempat,&#8221; ujar Sunarto.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>Sunarto menjelaskan, si nenek sampai harus digendong anggota polisi, karena jarak tempuh dari rumah ke lokasi vaksin cukup jauh. &#8220;Jarak tempuhnya dari rumah si nenek ke lokasi vaksin lumayan, sekitar 200 sampai 300 meter. Jadi, digendong itu oleh anggota kami. Karena kasihan, apalagi beliau (Nenek Sutiha) sangat antusias ingin divaksin,&#8221; kata mantan anggota Densus 88 Anti Teror ini.</p>



<p>Terkait alasan si nenek sampai harus digendong, lanjut Sunarto, karena lokasi rumahnya berada di dalam gang-gang sempit. &#8220;Mobil tidak bisa menjangkau rumahnya. Untuk naik motor juga kasihan si nenek, karena tidak bisa dibonceng. Jadi satu-satunya cara, ya digendong itu. Nenek ini kondisinya sehat, tapi lumpuh. Jadi ya dibantu oleh anggota kami. Satu-satunya pilihan alternatif digendong itu,&#8221; sambungnya.</p>



<p>Diketahui, Nenek Sutiha dapat melakukan vaksinasi di Masjid Desa Curahlele. Nenek tersebut, mendapat suntikan vaksin jenis Pfizer dosis pertama.</p>



<p>Terpisah, Anggota Polsek Balung Bripka Andri Widiatmoko, juga membenarkan tentang tindakannya menggendong nenek ke lokasi vaksin. &#8220;Apa yang kami lakukan, sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat. Apalagi, agar capaian vaksinasi di Jember bisa segera sesuai target minimal 70 persen,&#8221; katanya.</p>



<p>Pria yang akrab dipanggil Andri ini mengaku menggendong si nenek ke lokasi vaksin, karena jika harus berjalan, maka kondisi jalanan bekas hujan dikhawatirkan licin. &#8220;Kita bantu karena memang fisiknya lumpuh dan sampun sepuh (tua, red) untuk berjalan (jarak jauh) gak kuat. Yang penting kita lakukan dengan ikhlas dan siap untuk melaksanakan tugas,&#8221; katanya.</p>



<p>Terkait jarak tempuh menggendong, diakui cukup jauh. &#8220;Jaraknya juga lumayan, kondisi jalan juga licin dan bletok (berlumpur, red) karena habis hujan,&#8221; katanya.</p>



<p>Nenek Sutiha, kata anggota polisi yang pernah mendapat reward dari Kapolda Jatim ini, tinggal dan hidup seorang diri di rumahnya. &#8220;Tidak ada siapa-siapa di rumah, anaknya sendiri juga kerja di luar pulau. Sehingga dengan kondisi seperti itu, jadi kita merasa prihatin dan niat membantu itu. Ke depan, semoga ada yang bisa memperhatikan keseharian si nenek. Karena kesulitannya hidup seorang diri itu,&#8221; ucapnya.<strong>(ark/rio/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">161878</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Terjatuh Saat Menunggu Angkot, Nenek Sawojajar Tewas</title>
		<link>https://memontum.com/terjatuh-saat-menunggu-angkot-nenek-sawojajar-tewas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Dec 2020 13:20:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Nenek]]></category>
		<category><![CDATA[Sawojajar]]></category>
		<category><![CDATA[Terjatuh]]></category>
		<category><![CDATA[tewas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=129709</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Berencana naik Angkot, Merina (76) warga Jl Danau Maninjau Selatan, RT 07/RW 08, Kelurahan Sawojajar, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, tiba-tiba terjatuh di trotoar Halte Angkot Jl Basuki Rachmat, Kelurahan Kauman, Kecamatan Klojen, Kota Malang atau tepatnya depan Gramedia, Senin (14/12/2020) pukul 10.15 WIB. Saat warga melakukan pertolongan, Marina sudah dalam kondisi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Berencana naik Angkot, Merina (76) warga Jl Danau Maninjau Selatan, RT 07/RW 08, Kelurahan Sawojajar, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, tiba-tiba terjatuh di trotoar Halte Angkot Jl Basuki Rachmat, Kelurahan Kauman, Kecamatan Klojen, Kota Malang atau tepatnya depan Gramedia, Senin (14/12/2020) pukul 10.15 WIB.</p>
<p>Saat warga melakukan pertolongan, Marina sudah dalam kondisi tak bernyawa dengan luka di bagian pelipis kiri. Kejadian ini selanjutnya dilaporkan ke Polsek Klojen hingga jenazah Marina dibawa ke kamar mayat RSSA Malang.</p>
<p>Informasi Memontum.com bahwa sebelum kejadian Marina terlihat menyebrang dari arah timur. Dia kemudian menunggu Angkot MM (Madyopuro-Mulyorejo) di halte depan Gramedia.</p>
<p><div id="attachment_129711" style="width: 860px" class="wp-caption alignnone"><a href="https://i0.wp.com/s3-id-jkt-1.kilatstorage.id/memontum/2020/12/marina.jpg?ssl=1"><img aria-describedby="caption-attachment-129711" decoding="async" class="size-full wp-image-129711" src="https://i0.wp.com/s3-id-jkt-1.kilatstorage.id/memontum/2020/12/marina.jpg?resize=740%2C392&#038;ssl=1" alt="Nenek Marina sempat mendapatkan pertolongan." width="740" height="392" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/12/marina.jpg?w=850&amp;ssl=1 850w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/12/marina.jpg?resize=300%2C159&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/12/marina.jpg?resize=768%2C407&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/12/marina.jpg?resize=400%2C212&amp;ssl=1 400w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></a><p id="caption-attachment-129711" class="wp-caption-text">Nenek Merina sempat mendapatkan pertolongan.</p></div></p>
<p>Tak lama kemudian datang Angkot MM. Mengetahui ada angkot MM, Marina pun berjalan mendekat. Namun saat berjalan, Marina terjatuh dengan posisi kepala membentur aspal.</p>
<p>Pelipis kirinya terlihat mengeluarkan darah. Saat itu Marina sempat ditolong oleh Dodi (48) tukang becak. Dia pun dibawa duduk bersandar di kursi halte.</p>
<p>Kejadian ini selanjutnya dilaporkan ke Pos Polisi 9.0. Saat itu kondisi Marina sudah meninggal dunia hingga jenazahnya dibawa mobil ambulan ke kamar mayat RSSA Malang.</p>
<p>Kapolsek Klojen AKP Fani Rakhim SIK saat dikonfirmasi Memontum.com membenarkan adanya kejadian itu. &#8220;Dari keterangan saksi, korban sempat terjatuh kemudian meninggal dunia,&#8221; ujar AKP Fani. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">129709</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
