<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>ngadiluwih &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/ngadiluwih/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 17 May 2025 12:55:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>ngadiluwih &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Revitalisasi Pasar Ngadiluwih Dimulai, Bangunan Usung Konsep Tradisional, Modern dan Berbudaya</title>
		<link>https://memontum.com/revitalisasi-pasar-ngadiluwih-dimulai-bangunan-usung-konsep-tradisional-modern-dan-berbudaya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 May 2025 12:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bangunan]]></category>
		<category><![CDATA[berbudaya]]></category>
		<category><![CDATA[dimulai]]></category>
		<category><![CDATA[konsep]]></category>
		<category><![CDATA[modern]]></category>
		<category><![CDATA[ngadiluwih]]></category>
		<category><![CDATA[Revitalisasi]]></category>
		<category><![CDATA[tradisional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222123</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Pembangunan fisik proyek revitalisasi Pasar Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, yang mengalami kebakaran pada 2022 silam, kini mulai dikerjakan. Pekerjaan pembangunan sendiri, ditargetkan bakal selesai selama delapan bulan. Proyek revitalisasi Pasar Ngadiluwih, ini dikerjakan PT Elaine Karya Abadi dalam waktu delapan bulan, tepatnya 241 hari sejak penandatanganan kontrak pada 23 April hingga 23 Desember [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Pembangunan fisik proyek revitalisasi Pasar Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, yang mengalami kebakaran pada 2022 silam, kini mulai dikerjakan. Pekerjaan pembangunan sendiri, ditargetkan bakal selesai selama delapan bulan.</p>



<p>Proyek revitalisasi Pasar Ngadiluwih, ini dikerjakan PT Elaine Karya Abadi dalam waktu delapan bulan, tepatnya 241 hari sejak penandatanganan kontrak pada 23 April hingga 23 Desember 2025. Saat ini, lokasi pekerjaan telah diratakan dan truk pengangkut material pun sudah masuk keluar lokasi proyek. Sementara sejumlah pekerja, juga sudah terlihat mulai mengerjakan pembuatan pondasi untuk pagar sisi depan.</p>



<p>Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Kediri, Tutik Purwaningsih, mengatakan bahwa berdasarkan arahan Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, revitalisasi Pasar Ngadiluwih ini akan mengusung konsep dasar tradisional, modern dan berbudaya. Sebagaimana Pasar Wates yang menjadi role model, pasar tradisional Ngadiluwih juga akan dilengkapi sarana prasarana modern termasuk dalam desain memasukkan sentuhan seni budaya.</p>



<p>Begitu juga desain bangunan Pasar Ngadiluwih, berbeda dengan Pasar Wates. Sebagai contoh, pintu masuk maupun keluar nantinya dibuat seperti gunungan yang dibagi dua.</p>



<p>&#8220;Untuk atap los juga berbeda. Kalau di Pasar Wates atap los tertutup, kalau di Ngadiluwih ada space (jarak). Jadi, nanti ada sentuhan seni tersendiri diantara los itu,&#8221; terangnya, Kamis (15/05/2025) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Terkait pekerjaan pembangunan, diungkapkan, berdasarkan kontrak kerja dengan kontraktor, revitalisasi Pasar Ngadiluwih secara keseluruhan terdapat 18 item pekerjaan yang akan dilakukan. &#8220;Kami selaku direksi juga pengawas dan kontraktor sebelum pergantian pekerjaan, selalu melakukan evaluasi sebagai bentuk pengendalian. Karena kami tidak ingin ada permasalahan yang dapat mengurangi waktu dari rencana awal,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Dengan waktu pekerjaan delapan bulan, selama proses berjalan, kondisi cuaca yang kerap turun hujan di sore hari belakangan terakhir juga tak dipungkiri menjadi tantangan dalam penyelesaian pekerjaan. Supaya pekerjaan selesai tepat waktu berdasarkan timeline yang telah ditentukan, Tutik menyebutkan ada beberapa strategi yang dapat dilakukan. Salah satunya, dengan melakukan pekerjaan secara simultan atau bersamaan.</p>



<p>&#8220;Jadi ada strategi tertentu yang itu akan dikendalikan dari kami direksi, pengawas maupun tim kontraktor,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Direktur Utama sekaligus Project Manager PT Elaine Karya Abadi, Mochamad Bagus Abadi, secara terpisah mengakui kondisi cuaca saat ini cukup menjadi tantangan pekerjaan. Meskipun demikian, pihaknya tetap optimis dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai batas akhir yang ditentukan.</p>



<p>&#8220;Untuk mengejar waktu, nantinya bisa juga dilakukan kerja lembur. Kita tetap optimis pekerjaan bisa selesai tepat waktu,&#8221; ujarnya. <strong>(kom/pan/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222123</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Revitalisasi Pasar Ngadiluwih Kediri Ditargetkan Rampung Desember</title>
		<link>https://memontum.com/revitalisasi-pasar-ngadiluwih-kediri-ditargetkan-rampung-desember</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Apr 2025 07:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[desember]]></category>
		<category><![CDATA[ditargetkan]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[ngadiluwih]]></category>
		<category><![CDATA[rampung,]]></category>
		<category><![CDATA[Revitalisasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=221036</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Revitalisasi Pasar Ngadiluwih-Kediri, bakal mulai dikerjakan tahun ini. Proyek yang menjadi program kerja Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana dan bernilai puluhan miliar itu, akan dikerjakan dalam satu tahap. Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Kediri, Tutik Purwaningsih, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengeluarkan surat penunjukan penyedia barang dan jasa (SPPBJ) terkait revitalisasi pasar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Revitalisasi Pasar Ngadiluwih-Kediri, bakal mulai dikerjakan tahun ini. Proyek yang menjadi program kerja Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana dan bernilai puluhan miliar itu, akan dikerjakan dalam satu tahap.</p>



<p>Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Kediri, Tutik Purwaningsih, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengeluarkan surat penunjukan penyedia barang dan jasa (SPPBJ) terkait revitalisasi pasar Ngadiluwih. &#8220;Di timeline kami, mudah-mudahan di pertengahan April ini sudah bisa berkontrak (mulai pembangunan fisik),&#8221; katanya, Jumat (11/04/2025) tadi.</p>



<p>Sehingga, lanjutnya, setelah penandatanganan kontrak kerja dengan penyedia jasa atau kontraktor dilakukan dan telah dikeluarkan surat perintah mulai kerja (SPMK), dirinya berharap pembangunan fisik Pasar Ngadiluwih segera bisa dimulai. Karena, proses revitalisasi Pasar Ngadiluwih menjadi perhatian Mas Dhito-sapaan Bupati Kediri.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Masih menurutnya, bahwa proses pembangunan pun berdasarkan timeline, diproyeksikan selesai di Desember 2025. Sementara, untuk pekerjaan proyek revitalisasi Pasar Ngadiluwih, telah melalui proses tender dini pada November 2024. Hanya saja, dalam prosesnya mengalami perubahan waktu karena pemenang tidak melanjutkan proses lelang dan proses beralih ke cadangan pertama.</p>



<p>&#8220;Memang sempat ada perubahan, karena tata waktu. Kalau semula kami merencanakan pembangunan Pasar Ngadiluwih kisaran 274 hari, dengan proses kemarin yang ada perubahan, maka ini ada kurang lebih 234 hari,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Pasar Ngadiluwih secara luasan area dan jumlah pedagang, ungkapnya, lebih besar dari Pasar Wates yang terlebih dahulu direvitalisasi. Adapun nilai proyek ini, berdasarkan pemenang penawaran pekerjaan sekitar Rp 23,8 miliar.</p>



<p>Sedangkan untuk konsep dasar revitalisasi Pasar Ngadiluwih, sesuai arahan bupati, yaitu sama dengan Pasar Wates yakni tetap mengusung tema berbudaya, tradisional dan modern. <strong>(kom/pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">221036</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkab Kediri Targetkan Revitalisasi Pasar Ngadiluwih Dimulai 2025</title>
		<link>https://memontum.com/pemkab-kediri-targetkan-revitalisasi-pasar-ngadiluwih-dimulai-2025</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Apr 2024 09:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[dimulai]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[ngadiluwih]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[Revitalisasi]]></category>
		<category><![CDATA[targetkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=208811</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Pemerintah Kabupaten Kediri berkomitmen melakukan revitalisasi pasar-pasar tradisional di Bumi Panjalu. Kali ini, Pasar Ngadiluwih menjadi target berikutnya guna mengubah wajah pasar dengan mempadukan nuansa wisata, budaya dan tradisional modern. Pasar yang sempat mengalami kebakaran pada 2022 lalu tersebut, kini akan dilakukan revitalisasi dengan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) kurang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Kediri berkomitmen melakukan revitalisasi pasar-pasar tradisional di Bumi Panjalu. Kali ini, Pasar Ngadiluwih menjadi target berikutnya guna mengubah wajah pasar dengan mempadukan nuansa wisata, budaya dan tradisional modern.</p>



<p>Pasar yang sempat mengalami kebakaran pada 2022 lalu tersebut, kini akan dilakukan revitalisasi dengan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) kurang lebih mencapai Rp 30 miliar. Besaran nilai tersebut, menyusul keberadaan pasar yang nantinya mengusung konsep tematik.</p>



<p>Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kediri, Tutik Purwaningsih, menyampaikan bahwa konsep pembangunan Pasar Ngadiluwih menjadi harapan Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, dalam membangun pasar tradisional dengan mengedepankan kenyamanan dan memuat unsur budaya lokal menyesuaikan wilayah masing-masing di Kabupaten Kediri. Pembangunan Pasar Ngadiluwih sendiri, sejauh ini masih dalam proses penafsiran nilai bangunan pasar yang dilakukan oleh tim appraisal. Mengingat, revitalisasi pasar direncanakan akan menggunakan sistem pelelangan.</p>



<p>“Saat ini sedang dilakukan appraisal terkait nilai asetnya,” kata Tutik, Senin (22/04/2024) tadi.</p>



<p>Ditambahkannya, revitalisasi Pasar Ngadiluwih akan dilaksanakan melalui dua tahap yaitu lelang bongkar dan lelang pembangunan. Di mana, selama proses kedua tahap tersebut masing-masing akan menggunakan satu tender.</p>



<p>Oleh karena itu, ujarnya, pihaknya menargetkan pembongkaran pasar dapat terselesaikan pada Oktober 2024. Sehingga, apabila berjalan sesuai rencana, revitalisasi Pasar Ngadiluwih diharapkan telah memiliki tender di ujung tahun 2024.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Target kami sudah ada kontrak di Maret (2025, red). Kalau sesuai timeline begitu, tapi kita juga akan menyesuaikan dengan situasi nantinya,” ujarnya.</p>



<p>Sementara itu, Kepala BPKAD Kabupaten Kediri, Erfin Fatoni, menambahkan bahwa aset pembongkaran Pasar Ngadiluwih kini masih dalam proses appraisal sebagai tahapan untuk menafsirkan kondisi dan harga bangunan. Dalam proses lelang tersebut, Pemerintah Kabupaten Kediri menggandeng Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Malang sebagai langkah untuk memperlancar pembongkaran pasar yang terletak di Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri itu.</p>



<p>“Kewenangan kami adalah melakukan appraisal dengan melibatkan penilaian publik atau pemerintah,” kata Erfin.</p>



<p>Erfin menyebut, penilaian aset bongkar nantinya berdasarkan penilai publik atau menggunakan Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP), yang mana berfungsi sebagai wadah penilai dalam memberikan asumsi nilai mengenai jumlah rupiah aset. &#8220;Kemudian, akan kita berikan kepada KPKNL Malang sebagai pejabat lelang untuk ditindaklanjuti melakukan lelang secara online,” ungkapnya.</p>



<p>Adapun Pasar Ngadiluwih yang berada di Jalan Tamtama, Desa Purwokerto, Kecamatan Ngadiluwih, kini telah dilakukan pembongkaran bangunan kios dan lapak. Hal itu, pasca seluruh pedagang berhasil dipindahkan ke Tempat Penampungan Pedagang Sementara (TPPS) yang berlokasi tak jauh di sebelah timur Pasar Ngadiluwih. <strong>(kom/pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">208811</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pasar Ngadiluwih Dibongkar, Pemkab Minta Pedagang Tempati TPPS Maksimal 17 Maret</title>
		<link>https://memontum.com/pasar-ngadiluwih-dibongkar-pemkab-minta-pedagang-tempati-tpps-maksimal-17-maret</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Mar 2024 07:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[dibongkar]]></category>
		<category><![CDATA[maksimal,]]></category>
		<category><![CDATA[ngadiluwih]]></category>
		<category><![CDATA[Pedagang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[tempati]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=205008</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Perdagangan menargetkan para pedagang supaya menempati Tempat Penampungan Pedagang Sementara (TPPS) Pasar Ngadiluwih maksimal 17 Maret 2024. Ini disampaikan, menyusul pembongkaran Pasar Ngadiluwih Lama dan dinas telah melakukan himbauan melalui pemasangan spanduk yang berisikan tiga hal berikut di TPPS Pasar Ngadiluwih. Pertama, pedagang sudah harus menempati TPPS [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Perdagangan menargetkan para pedagang supaya menempati Tempat Penampungan Pedagang Sementara (TPPS) Pasar Ngadiluwih maksimal 17 Maret 2024. Ini disampaikan, menyusul pembongkaran Pasar Ngadiluwih Lama dan dinas telah melakukan himbauan melalui pemasangan spanduk yang berisikan tiga hal berikut di TPPS Pasar Ngadiluwih.</p>



<p>Pertama, pedagang sudah harus menempati TPPS Pasar Ngadiluwih maksimal 17 Maret 2024. Kedua, bagi pedagang yang merasa memiliki aset pribadi di Pasar Ngadiluwih yang lama supaya segera diambil maksimal 15 Maret 2024. Ketiga, Pasar Ngadiluwih yang lama terhitung 18 Maret 2024 sudah tidak boleh ada aktivitas jual beli atau kosong.</p>



<p>Menyikapi hal tersebut, pedagang sayur Pasar Ngadiluwih, Isdayatin, mengaku jika pihaknya menyadari adanya pemindahan pedagang ke tempat penampungan sementara. Menurutnya, alokasi pedagang itu menjadi hal yang lumrah ketika terdapat rencana pengembangan pasar dengan wajah yang lebih modern.</p>



<p>“Nggih seneng mawon (Iya suka saja, red), alasane nantinya kan dibangun. Untuk sementara pindah, ya kita harus mengikuti anjuran dari pemerintah supaya nantinya bisa memiliki pasar baru yang lebih modern,” ujar Isdayatin, Selasa (12/03/2024) tadi.</p>



<p>Meski pada penampungan pedagang tersebut disediakan luas lapak yang terbatas, Isdayatin sementara ini hanya bisa legowo. Pihaknya harus menyesuaikan persiapan sesuai ruang lapak yang disediakan, seperti biaya pemasangan lapak, pengurangan jumlah dagangan yang disediakan kepada penjual.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Kita pasrah saja. Insyaallah rezeki nggak akan lari kemana. Mudah-mudahan di pasar sementara ini diberi kelancaran, dimudahkan rezekinya. Kita optimis saja, kalau kita berpikiran lancar Insyaallah akan lancar,” tambah pedagang asal Kecamatan Ngadiluwih.</p>



<p>Hal senada juga diungkapkan pedagang perancangan kebutuhan pokok, Arif. Dirinya mengaku, dengan adanya pasar penampungan sementara itu juga mengurangi jumlah barang dagangan. Mengingat lapak yang disediakan hanya berukuran sekitar 2&#215;2 meter.</p>



<p>Keterbatasan tersebut, tidak mengurangi semangat bagi penjual asal Desa Seketi, Kecamatan Ngadiluwih, itu untuk terus berjualan di TPPS. Terlebih, pemerintah daerah menyediakan pasar penampungan itu secara gratis atau tak menarget biaya sewa sepeserpun.</p>



<p>Arif mengatakan keterbatasan itu masih dapat disiasati dengan menyimpan stok barang dagangan di rumah. Namun bagi Arif, yang tak kalah penting adalah bagaimana berupaya memberi tahu pelanggan lama terkait lokasi lapak yang baru di TPPS.</p>



<p>“Kalau lokasi (TPPS), alhamdulillah sudah bagus. Ya semoga untuk Pasar Ngadiluwih yang baru segera diselesaikan,” ungkapnya.</p>



<p>Sekedar diketahui, TPPS Pasar Ngadiluwih tidak berjarak jauh dari lokasi Pasar Ngadiluwih, keduanya terpaut sekitar 700 meter yang terletak di Jalan Tamtama 519, Purwoharjo, Purwokerto, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri. <strong>(kom/pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">205008</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
