<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Ngamuk &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/ngamuk/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 02 Apr 2018 07:59:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Ngamuk &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Gagal Masuk, Ngamuk, Puluhan Supporter Diamankan Polresta Sidoarjo</title>
		<link>https://memontum.com/gagal-masuk-ngamuk-puluhan-supporter-diamankan-polresta-sidoarjo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Apr 2018 07:58:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[Gagal Masuk]]></category>
		<category><![CDATA[Ngamuk]]></category>
		<category><![CDATA[Puluhan Supporter Diamankan Polresta Sidoarjo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=34783</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo&#8212;- Sedikitnya 64 pemuda yang tak lain adalah supporter bola diamankan petugas Polresta Sidoarjo, Minggu (1/4/2018) petang. Para pemuda ini diamankan karena diduga mengamuk dan terlibat kericuhan pasca pertandingan sepak bola Liga 3 antara Persekabpas Pasuruan melawan Putra Jombang di Stadion Jenggolo, Sidoarjo. Berdasarkan datanya, dari puluhan supporter itu, diketahui ada lima perempuan. Sedangkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo&#8212;-</strong> Sedikitnya 64 pemuda yang tak lain adalah supporter bola diamankan petugas Polresta Sidoarjo, Minggu (1/4/2018) petang. Para pemuda ini diamankan karena diduga mengamuk dan terlibat kericuhan pasca pertandingan sepak bola Liga 3 antara Persekabpas Pasuruan melawan Putra Jombang di Stadion Jenggolo, Sidoarjo.</p>
<p>Berdasarkan datanya, dari puluhan supporter itu, diketahui ada lima perempuan. Sedangkan puluhan lainnya adalah laki-laki. Selain itu, sesuai identitasnya, mayoritas berasal dari Kabupaten Pasuruan dan sekitar 4 pemuda berasal dari Kabupaten Sidoarjo.</p>
<p>Kasus ini bermula saat, ada puluhan supporter bola mengamuk di sekitar Stadion Jenggolo yang ada di JL A Yani, Sidoarjo. Mereka diduga kecewa karena tidak bisa masuk ke stadion untuk menyaksikan pertandingan tim bola kesayangannya.</p>
<p><a href="https://memontum.com/34783-gagal-masuk-ngamuk-puluhan-supporter-diamankan-polresta-sidoarjo/img-20180401-wa0116-copy-2" rel="attachment wp-att-34790"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-34790" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/04/IMG-20180401-WA0116-copy-1.jpg?resize=500%2C250&#038;ssl=1" alt="" width="500" height="250" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/04/IMG-20180401-WA0116-copy-1.jpg?w=500&amp;ssl=1 500w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/04/IMG-20180401-WA0116-copy-1.jpg?resize=300%2C150&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/04/IMG-20180401-WA0116-copy-1.jpg?resize=200%2C100&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" data-recalc-dims="1" /></a><br />
Bahkan amukan para pemuda itu memicu kericuhan. Dari sekitar Stadion Jenggolo, mereka mengamuk di jalan dengan merusak beberapa pot bunga dan sejumlah barang lain yang ada di pinggiran Jalan Raya Utama Sidoarjo &#8211; Surabaya itu. Salah satunya, diduga menyebabkan pecahnya kaca RM Leko yang dipicu terkena lemparan batu dan benda tumpul itu.</p>
<p>&#8220;Karena keributan itu, mereka (para supporter) ini diamankan petugas ke Polresta Sidoarjo. Kemudian menjalani pemeriksaan. Seluruhnya mereka juga diminta keterangan dan didata petugas, satu per satu sesuai identitasnya,&#8221; terang Wakapolresta Sidoarjo, AKBP Pasma Roice kepada Memontum, Minggu (01/04/2018) malam.</p>
<p><a href="https://memontum.com/34783-gagal-masuk-ngamuk-puluhan-supporter-diamankan-polresta-sidoarjo/img-20180401-wa0114-copy" rel="attachment wp-att-34788"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-34788" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/04/IMG-20180401-WA0114-copy.jpg?resize=500%2C250&#038;ssl=1" alt="" width="500" height="250" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/04/IMG-20180401-WA0114-copy.jpg?w=500&amp;ssl=1 500w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/04/IMG-20180401-WA0114-copy.jpg?resize=300%2C150&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/04/IMG-20180401-WA0114-copy.jpg?resize=200%2C100&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" data-recalc-dims="1" /></a><br />
Menurut Pasma, selain mereka didata, juga diambil sidik jarinya. Identitas supporter ini bakal dicocokkan dengan rekaman video aksi perusakan dan kericuhan yang terjadi di sepanjang JL A Yani, Sidoarjo itu.</p>
<p>&#8220;Tapi pasca didata, mereka dipulangkan. Hanya saja, sewaktu-waktu jika dibutuhkan mereka bakam dipanggil lagi oleh penyidik. Terutama jika ada yang diduga terlibat dalam aksi perusaman itu,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Pasma memastikan jika laga pertandingan sepakbola Persekabpas melawan Jombang Putra itu digelar tanpa penonton. Akan tetapi, puluhan supporter tetap berusaha masuk ke dalam stadion.</p>
<p>&#8220;Kesepakatan tanpa penonton ini seharusnya dipahami agar tidak menimbulkan masalah,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Sedangkan salah seorang supporter mengaku sebelum pertandingan digelar, tidak ada pengumuman jika supporter tidak diperbolehkan menyaksikan pertandingan di Stadion Jenggolo, Sidoarjo itu.</p>
<p>&#8220;Tidak ada pengumuman dan pemberitahuan sebelumnya. Sementara kami sudah terlanjur datang ke Stadion Jenggolo, tetapi tidak boleh masuk stadion. Wajar kalau kemudian banyak yang memprotes pertandingan ini. Kami ingin menyaksikan langsung laga itu,&#8221; tandas salah satu supporter.</p>
<p>Sebelum kericuan, para supporter ini sempat berusaha memaksa masuk ke dalam stadion. Akan tetapi dihalau petugas keamanan. Bahkan ada supporter yang berhasil masuk ke dalam Stadion Jenggolo juga dikeluarkan petugas keamanan. Kekecewaan inilah yang diduga memicu kericuhan diluar stadion itu. (wan/nay)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">34783</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Geng Motor Mabuk, Ngamuk, Serang Kantor Desa Sidorejo, Diseret Buser Polres Banyuwangi</title>
		<link>https://memontum.com/geng-motor-mabuk-ngamuk-serang-kantor-desa-sidorejo-diseret-buser-polres-banyuwangi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 30 Dec 2017 16:10:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Diseret Buser Polres Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Geng Motor Mabuk]]></category>
		<category><![CDATA[Ngamuk]]></category>
		<category><![CDATA[Serang Kantor Desa Sidorejo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=16464</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi&#8212; Selain mengungkap kejadian ditahun 2017, Polres Banyuwangi juga melakukan pers realese penyerangan Kantor Desa Sidorejo, Kecamatan Purwoharjo, yang diduga dilakukan segerombolan pemuda bermotor pada Rabu (27/12/2017) lalu, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) berhasil mengungkap dan menyeret empat orang yang diduga menjadi pelaku penyerangan tersebut, dan saat ini, keempat terduga diamankan di Mapolres Banyuwangi, untuk [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Banyuwangi&#8212;</strong> Selain mengungkap kejadian ditahun 2017, Polres Banyuwangi juga melakukan pers realese penyerangan Kantor Desa Sidorejo, Kecamatan Purwoharjo, yang diduga dilakukan segerombolan pemuda bermotor pada Rabu (27/12/2017) lalu, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) berhasil mengungkap dan menyeret empat orang yang diduga menjadi pelaku penyerangan tersebut, dan saat ini, keempat terduga diamankan di Mapolres Banyuwangi, untuk menjalani pemeriksaan.</p>
<p>Dikatakan, Kapolres Banyuwangi, AKBP. Donny Aditiyawarman, empat orang terduga penyerangan kantor desa Sidorejo, mereka adala MDR, DGS, DD dan US. Dua nama didepan tercatat tinggal di Desa Glagah Agung, Kecamatan Purwoharjo. Sementara DD dan US merupakan warga desa Sidorejo.<br />
“Pelakunya masih dibawah umur ada tiga orang. Mereka diancam pasal 170 ayat 1 tentang pengeroyokan dengan ancaman diatas lima tahun,”ujar Kapolres Banyuwangi, Sabtu (30/12/2017</p>
<p>Menurut Kapolres Banyuwangi, Penyerangan secara sporadis oleh kawanan pelaku ini diawali dari aksi pesta miras di hutan Desa Glagah Agung. Usai menenggak minuman yang sangat memabukkan itu, ketujuh pemuda ini meluncur menuju Desa Kradenan, Kecamatan Purwoharjo untuk melihat tontonan orkes dangdut. Nah, tiba di pertigaan Kantor Desa Sidorejo, rombongan pemuda yang mengendarai 4 unit sepeda motor ini didahului oleh pemotor lain dengan memainkan gas motor.</p>
<p>“Merasa diledek, akhirnya empat dari tujuh pelaku mengejar pemotor yang menyalip. Namun upaya mereka gagal lantaran kehilangan jejak,” kisah AKBP Donny.</p>
<p>Selanjutnya, empat orang yang mengejar pemotor kembali ke Balai Desa Sidorejo. Di lokasi telah berkumpul banyak warga yang tertegun lantaran kebisingan yang dipicu dari suara knalpot motor yang diblayer-blayer. Selaku pamong desa, Winarti, akhirnya menegur kawanan pemotor asal Desa Glagah Agung agar membubarkan diri. Warga pun mendukung langkah pemimpin desanya.</p>
<p>“Ditegur bukannya bubar malah emosi. Sempat terjadi adu mulut antara warga dan pelaku. Ketegangan memuncak ketika BM secara tiba-tiba melempari kantor desa menggunakan batu. Ironisnya tindakan ini diikuti rekan-rekannya, lalu kabur,” kupas Kapolres menceritakan kronologi kejadian.<br />
Kades Winarti yang berupaya menentramkan justru menjadi korban. Dia pun mengadukan kasus penyerangan ini kepada aparat Polsek Purwoharjo. Atas laporan ini petugas polsek setempat akhirnya melakukan pengejaran terhadap para pelaku.</p>
<p>“Awalnya kasus ini memang ditangani aparat Polsek Purwoharjo. Demi menciptakan ketenangan di kalangan masyarakat kita perintahkan Kasat Reskrim AKP Sodiq untuk melakukan pengejaran terhadap pelaku,” jelasnya didampingi sejumlah kepala bagian dan satuan.</p>
<p>Bukti penguat atas aksi kriminal yang dilakukan para pelaku juga ditunjukkan aparat saat menggelar jumpa pers di Mapolres Banyuwangi. Benda itu berupa 2 bilah potongan kayu, 20 batu, pecahan genteng dan pecahan lampu kantor desa. Sementara tiga pelaku lain, yakni MZN, LDC, BM masih diburu aparat karena kabur ke luar kota.</p>
<p>“Tahun Baru kemungkinan banyak kasus seperti ini. Maka kita lakukan antisipasi di penggal-penggal jalan yang dianggap rawan dengan melibatkan 910 personil gabungan TNI dan Polri,” pungkasnya. (ras/yan)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">16464</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
