<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>ngantor &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/ngantor/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 02 Apr 2026 11:57:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>ngantor &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Gerakan Hemat Energi dan BBM, Bupati Banyuwangi Berangkat Ngantor dengan Bersepeda</title>
		<link>https://memontum.com/gerakan-hemat-energi-dan-bbm-bupati-banyuwangi-berangkat-ngantor-dengan-bersepeda</link>
					<comments>https://memontum.com/gerakan-hemat-energi-dan-bbm-bupati-banyuwangi-berangkat-ngantor-dengan-bersepeda#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Apr 2026 10:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[berangkat]]></category>
		<category><![CDATA[Bersepeda]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[dengan]]></category>
		<category><![CDATA[Energi]]></category>
		<category><![CDATA[gerakan]]></category>
		<category><![CDATA[ngantor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231437</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Gerakan hemat energi dan Bahan Bakar Minyak (BBM) mulai dipromosikan di Banyuwangi. Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, pun terlihat bersepeda saat berangkat ke kantor pemerintahan, Rabu (01/04/2026) tadi. Bahkan, Bupati Ipuk mengajak ASN untuk mengurangi penggunaan BBM dengan bersepeda ke kantor, karena rumahnya dekat atau menggunakan transportasi umum dan online. Sementara Bupati Ipuk [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Gerakan hemat energi dan Bahan Bakar Minyak (BBM) mulai dipromosikan di Banyuwangi. Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, pun terlihat bersepeda saat berangkat ke kantor pemerintahan, Rabu (01/04/2026) tadi.</p>



<p>Bahkan, Bupati Ipuk mengajak ASN untuk mengurangi penggunaan BBM dengan bersepeda ke kantor, karena rumahnya dekat atau menggunakan transportasi umum dan online. Sementara Bupati Ipuk sendiri, mengayuh sepeda dari rumahnya menuju Kantor Kecamatan Banyuwangi, yang berjarak sekitar 2 kilometer.</p>



<p>&#8220;Ini adalah langkah kecil untuk menghemat energi, terutama bahan bakar. Hari ini saya sengaja pergi ke kantor. Selain lebih bugar, saya juga bisa bersosialisasi langsung dengan orang-orang,&#8221; kata Bupati Ipuk.</p>



<p>Dalam perjalanan ke kantor, Bupati Ipuk juga menyempatkan diri untuk menyapa orang-orang yang ditemuinya di sepanjang jalan. Dirinya mengatakan, bahwa bersepeda tidak hanya menghemat bahan bakar, tetapi juga memberikan kesempatan untuk berinteraksi lebih dekat dengan masyarakat.</p>



<p>Bahkan, Bupati Ipuk juga terlihat mengendarai sepeda saat memeriksa sejumlah layanan publik. Salah satunya, adalah ketika meninjau kemajuan pembangunan gedung baru Perpustakaan Distrik.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bupati Ipuk juga mengajak ASN, untuk membiasakan diri bersepeda dan bahkan berjalan kaki di lingkungan ASN, bagi mereka yang tinggal dekat dengan tempat kerja. &#8220;Saya mengajak semua ASN untuk mulai membiasakan diri bersepeda atau berjalan kaki, terutama bagi mereka yang rumahnya berdekatan. Terutama, bagi mereka yang bekerja di balik meja, duduk dalam waktu lama dan ini harus dimanfaatkan, bahkan dijadikan budaya karena menyehatkan,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Jauh sebelum wacana penghematan bahan bakar, atau sejak Februari 2026, Bupati Ipuk juga telah mengeluarkan kebijakan pergerakan untuk menggunakan transportasi umum setiap hari Jumat. Dalam pergerakan tersebut, ASN diminta untuk menggunakan ojek online serta transportasi umum untuk pergi ke kantor.</p>



<p>Program ini, tidak hanya bertujuan untuk mengurangi konsumsi bahan bakar, tetapi juga membantu meningkatkan pendapatan para pengemudi. Mengenai kebijakan pemerintah pusat yang memberlakukan kerja dari rumah (WFH) setiap hari Jumat mulai 1 April 2026 untuk ASN dan sektor swasta, Bupati Ipuk mengatakan bila Pemerintah Kabupaten Banyuwangi masih akan membahasnya.</p>



<p>&#8220;Inilah yang sedang kita diskusikan, apakah Banyuwangi juga memungkinkan untuk menerapkan WFH. Jika banyak orang yang menggunakan Angkot atau Ojol, berjalan kaki atau bersepeda, saya rasa WFH akan menjadi pilihan terakhir,&#8221; katanya.</p>



<p>Bupati Ipuk juga mengatakan, efisiensi BBM harus tetap sejalan dengan kualitas pelayanan publik. Menurutnya, pemerintah daerah masih membutuhkan kecepatan kerja dan koordinasi, agar berbagai permasalahan masyarakat dapat ditangani secara optimal. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/gerakan-hemat-energi-dan-bbm-bupati-banyuwangi-berangkat-ngantor-dengan-bersepeda/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231437</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Semakin Dekat dengan Masyarakat, Bupati Banyuwangi Kembali Ngantor di Desa</title>
		<link>https://memontum.com/semakin-dekat-dengan-masyarakat-bupati-banyuwangi-kembali-ngantor-di-desa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 May 2024 09:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[dengan]]></category>
		<category><![CDATA[kembali]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[ngantor]]></category>
		<category><![CDATA[semakin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=209266</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Terus melakukan penggalian potensi desa berikut mendekatkan layanan kepada masyarakat, Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, kembali melaksanakan Program Bupati Ngantor di Desa (Bunga Desa). Kali ini, Bupati Ipuk ngantor di Desa Banyuanyar, Kecamatan Kalibaru, Rabu (08/05/2024) tadi. Di desa ini, Bupati Ipuk seperti biasa mensuport dan menggali berbagai potensi di desa, untuk didukung [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Terus melakukan penggalian potensi desa berikut mendekatkan layanan kepada masyarakat, Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, kembali melaksanakan Program Bupati Ngantor di Desa (Bunga Desa). Kali ini, Bupati Ipuk ngantor di Desa Banyuanyar, Kecamatan Kalibaru, Rabu (08/05/2024) tadi.</p>



<p>Di desa ini, Bupati Ipuk seperti biasa mensuport dan menggali berbagai potensi di desa, untuk didukung dan dikembangkan lebih lanjut. Terutama, di sektor pertanian yang menjadi potensi utama di desa ini.</p>



<p>Desa Banyuanyar sendiri, terletak di lereng Gunung Raung dan memiliki hawa yang sejuk. Sehingga, sangat cocok untuk pengembangan berbagai komoditas pertanian. Seperti kopi, sayur mayur, buah-buahan, hingga hewan ternak khususnya domba serta beragam potensi lainnya.</p>



<p>Dalam Program Bunga Desa ini, Bupati Ipuk bertemu dan berdialog dengan kelompok peternak domba. Desa ini, juga dikenal sebagai salah satu sentra domba di Banyuwangi. Bahkan, terdapat total populasi domba sekitar 5.000 ekor. Ada domba Sopas, Dormas, juga ras ekor gemuk.</p>



<p>&#8220;Ini bagus. Kami akan minta Dinas Pertanian untuk mendampingi terus dan memberikan pelatihan-pelatihan bagi para peternak. Misalnya pelatihan pembuatan kompos ataupun pembuatan pakan ternak,&#8221; kata Bupati Ipuk, saat mengunjungi paguyuban ternak domba.</p>



<p>Desa Banyuanyar sendiri, juga dikenal sebagai daerah penghasil kopi. Luasan kebun kopi rakyat di desa ini 50,82 ha dengan produksi antara 3 kwintal hingga 1,5 ton. Di desa ini, memiliki kopi andalan yakni Kopi Yellow dan Orange Bourbound.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Biji kopi ini berwarna kuning dan oranye yang merupakan biji kopi peninggalan zaman Belanda. &#8220;Untuk kopi Dinas Koperasi dan UMKM bisa membantu untuk branding dan packaging, agar pasarnya lebih luas. Kopi ini bisa menjadi khas Kalibaru,&#8221; tambah Bupati Ipuk.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, dirinya juga mengunjungi sentra pertanian, yang berada di Dusun Lekap Pekarangan. Warga di dusun ini, mayoritas menanam sayur mayur di lereng Gunung Raung, secara tumpangsari di kebun tanaman kopi. Sayur mayur yang dihasilkan dari sini, dipasok ke berbagai pasar di Banyuwangi.</p>



<p>Selain itu, Program Bunga Desa ini dimanfaatkan Bupati Ipuk untuk mengetahui permasalahan desa setempat guna dicarikan solusi. Seperti, meninjau program jemput bola layanan kesehatan bagi Lansia.</p>



<p>&#8220;Kami ingin memastikan bahwa warga Lansia terutama yang sebatang kara rutin dijenguk dan diperiksa petugas kesehatan. Karena mereka tidak memungkinkan berobat ke Puskesmas,&#8221; kata Ipuk, saat mengunjungi rumah salah satu Lansia.</p>



<p>Dalam Bunga Desa itu, Bupati Ipuk juga bertemu dengan insan kesehatan dan pendidik di desa setempat untuk sharing terkait masalah pendidikan dan kesehatan. Selama berkantor di desa, juga diselenggarakan layanan publik, seperti administrasi kependudukan, perizinan usaha mikro berbasis OSS, perpajakan hingga tes kesehatan, konseling, pelatihan UMKM dan lainnya.</p>



<p>Tidak ketinggalan, di sela Bunga Desa di Banyuanyar, Bupati Ipuk juga melakukan salat berjamaah bersama warga setempat. Momentum ini dimanfaatkan juga sebagai ajang silaturahmi dengan tokoh agama dan masyarakat. <strong>(kom/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">209266</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
