<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>ngobrol &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/ngobrol/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 12 Aug 2025 13:57:47 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>ngobrol &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Melalui Lukisan, Siswa MTs Negeri di Kediri Bisa Komunikasi dan Ngobrol di Ruang Kerja Bupati</title>
		<link>https://memontum.com/melalui-lukisan-siswa-mts-negeri-di-kediri-bisa-komunikasi-dan-ngobrol-di-ruang-kerja-bupati</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Aug 2025 12:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[lukisan]]></category>
		<category><![CDATA[melalui]]></category>
		<category><![CDATA[Negeri]]></category>
		<category><![CDATA[ngobrol]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=224890</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, menyambut kedatangan Rifqi Nadhim Uqail (13), siswa MTs Negeri 9 Kediri di Kantor Pemkab Kediri, Senin (11/08/2025) tadi. Dengan masih mengenakan seragam biru putih, sepulang sekolah, Nadhimi-sapaan si pelajar, didampingi oleh ayahnya, kepala sekolah dan beserta Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Kediri, Mochamad Muhsin, untuk bisa bertemu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, menyambut kedatangan Rifqi Nadhim Uqail (13), siswa MTs Negeri 9 Kediri di Kantor Pemkab Kediri, Senin (11/08/2025) tadi. Dengan masih mengenakan seragam biru putih, sepulang sekolah, Nadhimi-sapaan si pelajar, didampingi oleh ayahnya, kepala sekolah dan beserta Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Kediri, Mochamad Muhsin, untuk bisa bertemu langsung dengan Bupati Kediri.</p>



<p>Siapa sangka, ternyata selama ini, Nadhim mengaku sering berkomunikasi dengan bupati melalui pesan singkat. Meski sering berkomunikasi, namun Nadhim memang belum pernah bertemu langsung dengan sosok Mas Dhito-sapaan Bupati Kediri. Dalam pertemuannya yang pertama kali tersebut, Nadhim terlihat sangat bahagia.</p>



<p>Saat itu, Mas Dhito bahkan mengajaknya masuk ke ruang kerjanya. Dari obrolan mereka, baru diketahui rupanya pelajar yang memiliki hobi melukis ini telah lama mengidolakan sosok Mas Dhito. Bahkan, sang bupati juga menjadi salah satu objek lukisannya.</p>



<p>Lukisan dari Nadhim tersebut, ditaruh di ruang kerja bupati. Untuk membuat lukisan bupati, Nadhim mengaku mencari referensi dari gambar yang ada di internet.</p>



<p>“Ya memang telah lama mengidolakan,” ucap Nadhim.</p>



<p>Menurut Nadhim, dirinya mengenal sosok Mas Dhito melalui media sosial. Dari sana, dirinya mengetahui gebrakan-gebrakan yang dilakukan bupati muda tersebut dalam membangun Kabupaten Kediri. Diantaranya, dalam sektor pendidikan yang memberikan pendidikan gratis bagi anak keluarga miskin, termasuk dalam bidang infrastruktur. “Mas Dhito inikan membangun Stadion Gelora Daha Jayati, kebetulan saya juga suka sepakbola,” tambah pelajar kelas VIII itu.</p>



<p>Di tengah obrolan tersebut, Kepala Sekolah MTS Negeri 9 Kediri, Sunarto, yang ikut mendampingi Nadhim, mengaku penasaran bahwa apa benar muridnya sering berkomunikasi dengan bupati. Nadhim lantas menunjukkan, ponselnya yang berisi pesan singkat antara dirinya dengan Mas Dhito.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Saya malah heran, baru tahu sekarang, ternyata Nadhim bisa komunikasi langsung dengan Mas Dhito,” ucap Sunarto.</p>



<p>Menjawab rasa penasaran kepala sekolah tersebut, Mas Dhito menceritakan begitu menerima kiriman lukisan dari Nadhim, sekitar Juli lalu. Dirinya mengirim pesan, untuk mengucapkan terima kasih. Dari pesan yang dikirim, Nadhim lantas mengutarakan keinginannya untuk bisa bertemu hingga akhirnya pertemuan dilakukan siang itu.</p>



<p>“Memang saya yang lebih dulu mengirim pesan, terus dia menyampaikan ingin bertemu,” terang Mas Dhito.</p>



<p>Nadhim yang merupakan anak bungsu dari tiga bersaudara, ini rupanya telah mewarisi darah seni melukis dari ayahnya. Dalam obrolannya dengan Mas Dhito, Nadhim juga mengaku memiliki keinginan untuk bisa memperdalam bakat melukisnya. Bahkan, dia berkeinginan bisa melanjutkan pendidikan di Institut Seni Indonesia (ISI).</p>



<p>Mendengar pengakuan itu, Mas Dhito menyatakan kesiapannya mendukung pendidikan Nadhim hingga ke jenjang yang lebih tinggi. Sebagai bentuk apresiasi, Mas Dhito juga memberikan bantuan peralatan sekolah maupun melukis kepada Nadhim.</p>



<p>Setelah cukup lama mengobrol, sebelum meninggalkan ruang kerja bupati, Nadhim bersama ayahnya dan kepala sekolah, pun diajak Mas Dhito untuk foto bareng. Dirinya juga berpesan supaya pelajar ini tidak sungkan untuk selalu memberi kabar.</p>



<p>“Kamu bilang teman-temanmu, aku saiki koncone Mas Bupati,” pesan Mas Dhito memberikan isyarat kedekatan hubungannya dengan pelajar asal Desa Pagu, Kecamatan Wates tersebut. <strong>(kom/pan/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">224890</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
